Dandim 0815/Mojokerto Pimpin Karya Bakti Mitigasi Bencana Alam

MOJOKERTO – Kodim 0815/Mojokerto menunjukkan komitmen nyata dalam mitigasi bencana melalui kegiatan Karya Bakti Mitigasi Bencana Alam yang dipimpin langsung Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kegiatan tersebut diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Dandim 0815/Mojokerto. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan kepedulian bersama dalam mengantisipasi potensi bencana, khususnya banjir akibat tersumbatnya aliran sungai oleh sampah dan tanaman liar.

Usai apel, seluruh peserta melaksanakan aksi pembersihan sungai. Prajurit TNI bersama masyarakat turun langsung ke aliran sungai membersihkan eceng gondok, sampah, dan material lain yang berpotensi menghambat kelancaran aliran air di wilayah tersebut.

Kegiatan berlangsung penuh semangat gotong royong. Kebersamaan antara aparat dan warga terlihat jelas saat seluruh peserta tanpa ragu bekerja di tengah aliran sungai demi menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan terbebas dari ancaman bencana alam.

Sebagai wujud kepedulian sosial, Dandim 0815/Mojokerto juga menyerahkan bantuan sosial kepada perwakilan masyarakat setempat. Penyerahan bantuan tersebut menjadi simbol perhatian TNI terhadap kesejahteraan warga sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.

Letkol Inf Abi Swanjoyo menegaskan bahwa mitigasi bencana merupakan tanggung jawab bersama. Karya bakti ini tidak hanya berfokus pada pencegahan bencana, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan pertahanan wilayah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin solid dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Kodim 0807/Tulungagung Raih Prestasi Festival Sholawat TNI–Polri Jawa Timur

TULUNGAGUNG – Anggota Kodim 0807/Tulungagung bersama Tim Hadrah Nurul Islam Kodim Tulungagung berpartisipasi dalam Festival ke-8 Sholawat Khusus TNI–Polri se-Jawa Timur yang digelar di Yayasan Darul Hikmah An-Nawawi sebagai ajang pembinaan mental spiritual dan silaturahmi antar satuan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 18 Januari 2026 tersebut diikuti oleh perwakilan TNI dan Polri dari berbagai satuan di Jawa Timur. Kodim 0807/Tulungagung mengirimkan personel terbaik untuk mengikuti lomba Bilal serta Festival Hadrah yang berlangsung khidmat dan kompetitif.

Pada lomba Bilal, dua personel Kodim 0807/Tulungagung, PNS Fahrodin Saeroji dan Sertu M. Munir, tampil mewakili satuan. Sementara itu, Tim Hadrah Nurul Islam Kodim Tulungagung yang beranggotakan 20 personel turut berkompetisi dengan tim hadrah lainnya.

Berkat kekompakan, kekhusyukan, serta kualitas vokal yang ditampilkan, Tim Hadrah Nurul Islam Kodim Tulungagung berhasil meraih Juara II kategori Suara Terbaik. Pada lomba Bilal, Sertu M. Munir dan PNS Fahrodin Saeroji meraih Juara Harapan.

Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh. Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter prajurit dan PNS TNI yang beriman serta berakhlak baik.

Festival Sholawat Khusus TNI–Polri ini tidak hanya menjadi ajang prestasi, namun juga sarana memperkuat ukhuwah, meningkatkan keimanan, serta membangun sinergi antar aparat dalam mendukung pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui keikutsertaan dan prestasi yang diraih, diharapkan pembinaan mental rohani prajurit Kodim 0807/Tulungagung semakin optimal dalam mewujudkan personel TNI yang profesional, humanis, dan berkarakter religius.

Satgas Yonif 511/DY Pos Popome Gelar Karya Bakti Bersama Warga Papua

KAMPUNG POPOME – Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 511/DY Pos Popome melaksanakan karya bakti bersama masyarakat Distrik Mokoni, Kabupaten Lanny Jaya, sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat setempat.

Kegiatan karya bakti dilaksanakan pada Minggu, 18 Januari 2026, dengan sasaran pembersihan jalan utama kampung yang selama ini ditumbuhi rumput liar, sehingga mengganggu kenyamanan dan aktivitas masyarakat dalam mendukung mobilitas serta kesehatan lingkungan sekitar.

Personel Satgas Yonif 511/DY bersama warga bergotong royong membersihkan rumput dan sampah di sepanjang akses jalan kampung. Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan, mencerminkan hubungan harmonis antara prajurit TNI dan masyarakat Papua Pegunungan di wilayah penugasan.

Selain menjaga stabilitas keamanan, Satgas Yonif 511/DY juga aktif melaksanakan pembinaan teritorial melalui pendekatan humanis. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan dan memperkuat persatuan bangsa di wilayah perbatasan.

Danpos Popome Lettu Inf Arif Syarifudin menyampaikan bahwa karya bakti ini bertujuan mempererat persaudaraan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehat dan tertib.

Masyarakat Kampung Popome menyambut positif kegiatan tersebut. Salah satu pemuda setempat, Nemi Murib, mengapresiasi kepedulian Satgas Yonif 511/DY yang selalu hadir dan berperan aktif membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan hubungan harmonis antara Satgas Yonif 511/DY dan masyarakat Papua Pegunungan semakin kuat serta mampu menciptakan lingkungan kampung yang bersih, aman, dan kondusif secara berkelanjutan.

Koramil Dawarblandog Gelar Pengambilan Badge Saka Wira Kartika Bentuk Generasi Muda

MOJOKERTO – Koramil 0815/08 Dawarblandog Kodim 0815/Mojokerto sukses melaksanakan kegiatan Pengambilan Badge Saka Wira Kartika Pramuka selama dua hari di Makoramil dan wilayah Kecamatan Dawarblandog sebagai bagian pembinaan generasi muda.

Kegiatan diawali upacara pembukaan pada Sabtu (17/01/2026) yang dipimpin Danramil 0815/08 Dawarblandog Kapten Kav Rohyadi dan diikuti 45 peserta terdiri dari anggota Saka Wira Kartika serta Dewan Saka.

Usai pembukaan, peserta melaksanakan pengembaraan dengan menempuh sejumlah etape yang menguji lima Krida Saka Wira Kartika meliputi kemampuan fisik, mental, pengetahuan, keterampilan kepramukaan, dan bela negara.

Pada sore hingga malam hari, peserta melanjutkan perjalanan menuju pos ketiga untuk melaksanakan kegiatan malam dan bermalam di Balai Dusun Silogendogo, Desa Sumberwuluh, sebagai bagian pembentukan ketahanan mental dan kebersamaan.

Memasuki hari kedua, Ahad (18/01/2026), kegiatan dilanjutkan dengan pengembaraan lanjutan menuju pos keempat yang memuat materi mountaineering, menitikberatkan ketangkasan, kerja sama tim, dan daya tahan fisik.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan upacara penutupan di Makoramil 0815/08 Dawarblandog yang menandai berakhirnya pelaksanaan Pengambilan Badge Saka Wira Kartika secara tertib, aman, dan lancar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk generasi muda berkarakter, berdisiplin, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki semangat bela negara dan cinta tanah air.

Babinsa Leces Tanggap Puting Beliung Probolinggo Amankan Wilayah Terdampak Bencana

PROBOLINGGO – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (17/01/2026), mengakibatkan angin puting beliung yang merusak rumah warga dan memutus aliran listrik di Dusun Kolla, Desa Leces.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB setelah hujan berintensitas tinggi sejak sore hari. Satu pohon mangga tumbang dan beberapa atap rumah warga mengalami kerusakan ringan akibat terpaan angin kencang.

Babinsa Desa Leces Koramil 0820-03/Leces segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan, dan penanganan awal bersama unsur terkait sebagai bentuk respon cepat TNI AD di wilayah binaan.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil tercatat berupa kerusakan ringan pada empat unit rumah warga, meliputi atap rumah, kanopi, atap gudang, serta gangguan aliran listrik.

Danramil 0820-03/Leces langsung memerintahkan Babinsa berkoordinasi dengan Muspika dan pihak PLN guna percepatan perbaikan jaringan listrik serta pembersihan pohon tumbang di lokasi kejadian.

Babinsa bersama anggota Koramil, perangkat desa, petugas PLN, dan masyarakat melaksanakan gotong royong membersihkan material pohon tumbang serta memperbaiki atap rumah warga yang terdampak bencana.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, diharapkan kondisi wilayah tetap aman dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap cuaca ekstrem semakin meningkat di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Dandim 0802/Ponorogo Beri Pengarahan Kades Sawoo Program Koperasi Merah Putih

PONOROGO — Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (17/01/2026), terkait percepatan pelaksanaan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kegiatan yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Sawoo tersebut dihadiri unsur Forkopimcam dan kepala desa. Pengarahan difokuskan pada pemahaman tujuan, mekanisme, serta peran strategis pemerintah desa dalam menyukseskan program nasional tersebut.

Dalam arahannya, Dandim 0802/Ponorogo menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan instrumen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan dan terukur.

“Program KDKMP adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memperkuat ekonomi rakyat. Diperlukan kontribusi maksimal seluruh elemen agar pelaksanaannya tepat sasaran,” tegas Letkol Arh Farauk Saputra di hadapan peserta kegiatan.

Dandim juga menjelaskan bahwa koperasi tersebut dirancang memperkuat UMKM, menyediakan layanan terpadu, membuka lapangan kerja, serta mengoptimalkan potensi lokal desa sebagai pilar pembangunan ekonomi mandiri.

Camat Sawoo menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI AD dalam mengawal program strategis pemerintah. Ia menilai pengarahan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan langkah seluruh desa di wilayah Sawoo.

Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan desa, diharapkan implementasi KDKMP di Kecamatan Sawoo berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Ponorogo.

Kodim 0819 Pasuruan Laksanakan Reboisasi Sumber Air Banyu Gede Strategis

PASURUAN — Kodim 0819/Pasuruan melaksanakan reboisasi di kawasan sumber air Banyu Gede, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (17/01/2026). Kegiatan ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi keberlanjutan sumber mata air strategis wilayah dataran tinggi.

Reboisasi dilaksanakan sebagai wujud sinergi Kodim 0819/Pasuruan bersama Perhutani serta melibatkan pelajar SMP dan SMAK Baithani. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi lingkungan sekaligus menanamkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian alam berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, ratusan bibit pohon cemara dan sama kesek berhasil ditanam. Jenis pohon tersebut dipilih karena memiliki kemampuan ekologis tinggi dalam meningkatkan daya serap air, mencegah erosi tanah, serta menjaga keseimbangan ekosistem kawasan sumber mata air.

Danramil 0819/26 Tosari Kapten Inf Nurkholiq mewakili Dandim 0819/Pasuruan menyampaikan bahwa reboisasi merupakan bagian komitmen TNI AD mendukung pelestarian lingkungan dan ketahanan wilayah, khususnya daerah resapan air yang memiliki nilai strategis.

“Kegiatan ini bertujuan menjaga kelestarian sumber air Banyu Gede serta mengantisipasi potensi bencana seperti longsor dan kekeringan,” tegas Kapten Inf Nurkholiq dalam keterangannya di sela kegiatan penanaman pohon bersama seluruh peserta.

Lebih lanjut, keterlibatan pelajar diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam. Perwakilan Perhutani juga mengapresiasi sinergi TNI dan pelajar dalam menjaga fungsi hutan lindung agar tetap lestari.

Kegiatan reboisasi berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Diharapkan penanaman pohon ini memberi dampak positif jangka panjang bagi kelestarian lingkungan serta mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah Tosari dan sekitarnya.

TNI Polri BPBD Tangani Longsor Bambu di Jalur Nasional Trenggalek Ponorogo

TRENGGALEK — Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan rumpun bambu longsor dan menutup sebagian Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo Km 12, Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu, Sabtu sore, sehingga arus lalu lintas sempat tersendat pada jalur penghubung antar-kabupaten.

Peristiwa terjadi akibat cuaca ekstrem sejak pukul 15.30 WIB hingga 17.00 WIB yang mengakibatkan tanah di tepi jalan menjadi labil. Tiupan angin kencang memperparah kondisi hingga bambu tumbang melintang dan membahayakan pengguna jalan.

Sekitar pukul 16.45 WIB, warga melaporkan kejadian tersebut ke Koramil 0806-09/Tugu dan Polsek Tugu. Laporan cepat ini menjadi dasar penanganan segera karena lokasi merupakan jalur nasional dengan intensitas lalu lintas tinggi.

Menindaklanjuti laporan, Bati Tuud Koramil 0806-09/Tugu Peltu Arif segera mengerahkan personel ke lokasi. Ia menyatakan bahwa respons cepat diperlukan mengingat potensi cuaca ekstrem dapat memicu kejadian serupa di titik lain.

Personel gabungan Koramil 0806-09/Tugu, Polsek Tugu, dan BPBD Kabupaten Trenggalek tiba di lokasi dan melakukan pengecekan awal. Langkah ini memastikan tidak terdapat korban jiwa sebelum proses evakuasi material longsoran dimulai.

Sinergi TNI, Polri, dan BPBD terlihat saat proses pemotongan serta pembersihan bambu dilakukan. Sementara itu, kepolisian melaksanakan pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.

Sekitar pukul 18.25 WIB, evakuasi selesai dan jalan kembali normal. Diharapkan kesiapsiagaan lintas sektor terus terjaga guna meminimalkan dampak cuaca ekstrem terhadap aktivitas masyarakat dan stabilitas wilayah.

Babinsa Selorejo Gotong Royong Bersihkan Irigasi Sawah Dukung Ketahanan Pangan

BLITAR — Babinsa Desa Boro Koramil 0808/21 Selorejo, Sertu Yudha Irawanto, bersama petani melaksanakan pembersihan saluran irigasi sawah di Dusun Ngaglik, Desa Ngreco, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, sebagai upaya menjaga kelancaran pengairan pertanian wilayah binaan.

Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026, dengan melibatkan anggota Kelompok Tani Ngaglik sebagai bagian dari pendampingan Babinsa dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Selorejo.

Pembersihan difokuskan pada jalur irigasi yang tersumbat lumpur, rumput liar, dan sampah. Hambatan aliran air tersebut berpotensi mengganggu suplai air ke persawahan sehingga memerlukan penanganan bersama secara cepat dan berkelanjutan.

Sertu Yudha Irawanto menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk nyata dukungan TNI AD terhadap petani. “Irigasi yang lancar sangat menentukan keberhasilan tanam dan panen padi di wilayah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendampingan pertanian menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk memastikan petani mampu mengelola lahan secara optimal serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian secara berkesinambungan.

Anggota Poktan Ngaglik mengapresiasi kehadiran Babinsa yang dinilai mampu memotivasi petani menjaga kebersihan dan pemeliharaan sarana irigasi sebagai fasilitas vital dalam mendukung keberlangsungan usaha tani.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi TNI dan masyarakat semakin kuat, kelancaran irigasi terjaga, serta pembangunan pertanian di Kecamatan Selorejo terus berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah.

Babinsa Dampingi BUMDes Petung Perkuat Ekonomi Desa Berbasis Peternakan Ayam

BONDOWOSO — Pendekatan teritorial TNI kembali menyentuh sektor ekonomi desa melalui kegiatan komunikasi sosial Babinsa Desa Petung, Sertu M. Fauzi, bersama pengelola Badan Usaha Milik Desa Permata Indah Petung di Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di unit usaha peternakan ayam petelur milik BUMDes sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa melalui pendampingan langsung di lapangan.

Tidak hanya berdialog, Babinsa turut membantu aktivitas peternakan mulai dari pemberian pakan hingga panen telur ayam. Kehadiran tersebut menciptakan suasana kerja yang produktif serta mempererat hubungan antara TNI dan pengelola usaha desa.

Sertu M. Fauzi menyampaikan bahwa komunikasi sosial merupakan sarana efektif membangun kedekatan dan memahami kendala pelaku usaha desa. “Kami ingin memastikan BUMDes berjalan baik karena ekonomi desa yang kuat berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pengelola unit peternakan ayam petelur BUMDes Permata Indah Petung, Nadif, mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang dinilai memberikan dukungan moril sekaligus motivasi bagi para pekerja dalam mengembangkan usaha peternakan tersebut.

Menurutnya, kehadiran Babinsa memberi semangat baru dan rasa diperhatikan sehingga pengelola semakin termotivasi meningkatkan produktivitas usaha yang dikelola bersama masyarakat desa.

Melalui kegiatan ini diharapkan BUMDes Desa Petung mampu meningkatkan kapasitas produksi secara berkelanjutan serta berkontribusi nyata dalam memperkuat ekonomi lokal dan kesejahteraan warga Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.