Pelatihan Pengendalian Hama Tikus: Babinsa dan Petani Bersatu untuk Ketahanan Pangan

Sidoarjo – Babinsa Koramil 0816/17 Gedangan, Serda Ator Sarjono, bersama para petani, petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Gedangan, dan sejumlah pihak terkait melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Tikus pada Sabtu, 7 Desember 2024. Kegiatan berlangsung di area pesawahan Telaga RT 02 RW 02 Desa Ganting, Kecamatan Gedangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen yang berperan penting dalam sektor pertanian Kepala Desa Ganting – Bapak Anwar Rokip, S.H., Koordinator PPL Kecamatan Gedangan – Bapak Hari, Mantri Pertanian Kecamatan Gedangan – Ibu Esti, Babinsa Desa Ganting – Serda Ator Sarjono, Ketua Poktan Ganting Makmur – Bapak Achmad Aris, Anggota Poktan Ganting Makmur – Sebanyak 25 orang.

Sambutan Kepala Desa Ganting, Bapak Anwar Rokip, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam Gerdal ini. Menurutnya, kerja sama yang baik antara petani, pemerintah desa, dan TNI sangat penting untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.

Sambutan Ketua Kelompok Tani Ganting Makmur, Bapak Achmad Aris, yang mengajak seluruh petani untuk bersatu dalam memerangi hama tikus yang merugikan hasil pertanian.
Sambutan Koordinator PPL Kecamatan Gedangan, Bapak Hari, yang memberikan penjelasan teknis terkait metode pengendalian hama tikus.

Praktek Penggunaan Racun Tikus, kegiatan dilanjutkan dengan praktek langsung penggunaan racun tikus jenis Klerat 0,005BB. Para petani diberikan pelatihan bagaimana mengaplikasikan racun tikus secara efektif dan aman.

Babinsa Koramil 0816/17 Gedangan Desa Ganting, Serda Ator Sarjono, yang menekankan pentingnya sinergi antara petani, pemerintah, dan TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta bukti nyata kerja sama antara petani, pemerintah, dan TNI. Dengan semangat gotong royong, saya yakin hasil panen di Desa Ganting dapat meningkat, dan kesejahteraan petani pun terjamin.”

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Diharapkan, upaya bersama ini mampu menekan populasi hama tikus yang selama ini menjadi ancaman bagi hasil pertanian, sekaligus menciptakan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Gedangan.

Pendampingan Babinsa Jombang Dukung Petani dari Persiapan Lahan hingga Panen

JOMBANG – Pendampingan terhadap petani terus dilakukan oleh Babinsa guna meningkatkan hasil pertanian sehingga mewujudkan ketahanan pangan di wilayah.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Sertu Puguh Babinsa Koramil 17/Wonosalam melaksanakan pendampingan, membantu Bapak Suraji petani binaan di Dusun Gotean, Desa Wonomerto Kec. Wonosalam Kab. Jombang untuk menanam padi di sawah. Sabtu, (7/12/2024).

Babinsa Sertu Puguh mengatakan bahwa kegiatan pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan, dari awal penyiapan lahan, masa tanam hingga panen dan terus berulang.

Menurutnya hal itu dilakukan karena setiap tahap dalam usaha pertanian diperlukan pendampingan, dengan harapan adanya Babinsa, para petani bisa termotivasi sehingga semakin semangat dalam mengelola pertanian di wilayah.

Seperti pendampingan pada tahap awal, persiapan lahan merupakan salah satu faktor terpenting yang perlu dilakukan untuk memulai usaha dalam pertanian. Sebelum melakukan penanaman, persiapan lahan yang baik akan berpengaruh dengan produktivitas yang akan ditanam.

“Sebagai Babinsa akan selalu berkomitmen mendampingi petani dari mulai awal hingga panen untuk mewujudkan ketahanan pangan wilayah. Untuk sebelumnya sudah dilakukan pendampingan dalam penyiapan lahan, dan sekarang mulai melakukan penanaman.”ungkap Babinsa

“Kegiatan penanaman, kami Babinsa juga turun langsung melaksanakan pendampingan petani di sawah.”imbuhnya.

Kerja Sama TNI dan Masyarakat Percepat Perbaikan Atap Rumah di Jombang

Jombang – Babinsa Koramil 0814-15/Mojowarno Sertu Endro Aribowo bersama Masyarakat bergotong- royong membantu pembongkaran atap rumah warga yang rusak dan selanjutnya akan diperbaiki kembali, bertempat di Dusun Cakul Kidul Desa Sukomulyo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Sabtu (07/12/2024).

Sertu Endro menyampaikan bahwa apa yang dilakukannya bersama warga masyarakat ini adalah suatu bentuk kepedulian seorang Babinsa kepada Warga Binaannya.

Giono salah satu warga Desa Sukomulyo menyampaikan sangat senang atas kegiatan ini, dengan diprakarsai Babinsa Sertu Endro, pekerjaan menjadi lebih ringan dan semoga segera terselesaikan dengan baik. “Hal ini berkat kerjasama dan saling membantu antara TNI dan warga, terimakasih Babinsa, semoga TNI dan masyarakat hubungannya semakin erat,”  ucap Giono.

Sertu Gogot Subiyanto Koordinasi dengan Warga untuk Atasi Luapan Air di Madiun

Madiun, – Babinsa Kelurahan Pikangbango Koramil 0803-15/Kartoharjo, Sertu Gogot Subiyanto, melaksanakan siaga dan pemantauan terhadap situasi bencana yang disebabkan oleh luapan air dari Sungai Piring, pada Jumat (6/12) malam. Kejadian ini bermula ketika intensitas hujan yang cukup deras mengguyur kawasan Madiun, mengakibatkan volume air sungai meningkat pesat. Tumpukan bambu yang terbawa arus dan tersangkut di jembatan menghalangi aliran air, sehingga menyebabkan terjadinya luapan. Babinsa setempat segera turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan memastikan keselamatan warga di daerah terdampak.

Diperkirakan ketinggian air yang meluap mencapai 20 cm hingga 40 cm, yang menggenangi sebagian jalan dan permukiman penduduk di sekitar RT 21 dan RT 18. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, namun sejumlah kendaraan yang melintas di area tersebut sempat terhambat, dan beberapa rumah penduduk tergenang air dalam jumlah terbatas. Babinsa bersama warga setempat bahu-membahu untuk mengamankan barang-barang berharga dan memberikan bantuan sementara kepada warga yang terdampak.

Sebagai bagian dari tugasnya, Sertu Gogot Subiyanto segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan atas kondisi yang terjadi. Ia juga berkoordinasi dengan aparat kelurahan dan perangkat setempat untuk memberikan peringatan dini kepada warga dan mencegah dampak yang lebih parah. Selain itu, Babinsa turut mengingatkan agar warga yang berada di daerah yang rawan terkena dampak genangan segera waspada dan mengambil langkah-langkah antisipasi.

Sertu Gogot Subiyanto tidak hanya mengandalkan pemantauan secara langsung, namun juga aktif berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk segera menindaklanjuti penanganan dan pembersihan bambu yang menyumbat saluran aliran air di jembatan. Upaya ini dilakukan agar aliran sungai dapat kembali normal dan mengurangi potensi terjadinya banjir lebih lanjut.

Meskipun ketinggian air tidak mencapai level yang membahayakan, siaga dan kewaspadaan tetap diperlukan untuk mencegah dampak yang lebih besar. Dalam situasi ini, kehadiran Babinsa seperti Sertu Gogot Subiyanto sangat penting untuk memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat. Kolaborasi antara aparat TNI, pemerintah setempat, dan warga diharapkan dapat mengatasi permasalahan ini dengan cepat dan mengurangi risiko bencana yang lebih besar.

Babinsa Ujung Gelar Komsos untuk Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban Lingkungan

Surabaya, – Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah, Babinsa Kelurahan Ujung, Koramil 0830/02 Semampir, Sertu Pindah Mardiono, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Ketua RT 2 RW 11 Sawah Puloh, Jumat malam (6/12). Kegiatan yang berlangsung pukul 20.40 WIB ini bertujuan untuk menggalang kerja sama antara Babinsa dan masyarakat guna meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan (Kamtibmas).

Dalam pertemuan tersebut, Sertu Pindah Mardiono mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan kerja sama yang solid, segala bentuk gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami selalu berusaha hadir di tengah masyarakat untuk mendengar dan mendukung kebutuhan keamanan mereka. Salah satu caranya adalah melalui kegiatan Komsos ini. Dengan komunikasi yang baik, kami berharap potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir,” ujar Sertu Pindah.

Selain memberikan himbauan, Babinsa juga mengajak Ketua RT dan warga setempat untuk tetap waspada terhadap segala bentuk ancaman, baik berupa kriminalitas maupun peredaran narkoba. Ia mengingatkan pentingnya mendukung program Siskamling sebagai salah satu langkah konkret dalam menjaga ketertiban lingkungan.

Ketua RT 2 RW 11, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Babinsa. “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang rutin memberikan arahan dan motivasi kepada warga. Hal ini membuat kami semakin bersemangat untuk menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa untuk memantau dan memastikan stabilitas keamanan di wilayah binaannya. Selain itu, kegiatan Komsos juga bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus memberikan ruang untuk berdiskusi terkait permasalahan yang dihadapi warga.

Dengan adanya sinergi antara Babinsa dan masyarakat, diharapkan wilayah Kelurahan Ujung, khususnya RW 11, dapat terus menjadi contoh lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan keamanan.

Bersama Warga, Babinsa Posramil Gondang Dukung Penyuluhan Tanaman Alpukat di Bojonegoro

BOJONEGORO, – Bersama warga masyarakat diwilayah binaan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Posramil 19/Gondang Kodim 0813 Bojonegoro turut mengikuti kegiatan penyuluhan bibit tanaman alpukat di Desa Pajeng Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Riset Inovasi Indonesia (BRIN) ini dilaksanakan dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas disektor pertanian khususnya divariates alpukat.

Harapannya, dengan adanya bakti inovasi ini bisa meningkatkan kemampuan para petani yang hadir pada kegiatan penyuluhan, serta dapat disebarkan kepada masyarakat sekitar dalam rangka mengangkat nilai tambah tanaman alpukat dan perekonomian masyarakat setempat.

Danramil Kawedanan Pimpin Kegiatan Penghijauan dalam Rangka Hari Menanam Sedunia

Nganjuk,- Danramil Tipe B 0804/10 Kawedanan , Lettu Inf Riza Muhsin Setyo Utomo Beserta Forkompimca adakan kegiatan penghijauan melalui penanaman pohon dalam rangka hari menanan sedunia bertempat di Desa Garon, Kec. Kawedanan Kab. Magetan.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari menanam sedunia yang dipimpin langsung oleh Camat Kawedanan Ibu Ari Budi Astuti, didampingi Danramil Kawedanan Lettu Inf Riza Muhsin Setyo Utomo, Wakapolsek Kawedanan Iptu Eko Pramono S.Kep.Ners, ASN Kec. Kawedanan dan seluruh Kepala Desa Sekec. Kawedanan.

Dalam kegiatan penanaman pohon kali ini ditanam pohon Tabe puya dan pohon alpukat sejumplah 30 batang.

Maksud dan tujuan pelaksanaan penanaman pohon yaitu untuk mengantisipasi terjadinya perubahan Iklim dan mencegah terjadinya kebakaran akibat terjadinya kegersangan pada tanah,” ucap Camat Kawedanan.

Di tempat sama Danramil Kawedanan Lettu Inf. Riza Muhsin Setyo Utomo mengatakan, penghijauan ini sebagai momentum Peringatan hari menanam sedunia yang digelar Kec. Kawedanan dalam rangka menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

Selain itu Untuk menjaga keberlangsungan tanaman ini agar lebih terjamin dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, diperlukan koordinasi dan kerjasama semua pihak untuk mengawasi dan merawat fisik tanaman tersebut,” tambah Danramil.

“Kami semua berharap, semoga tanaman tersebut bisa tumbuh kembang dengan baik, dan tidak ada yang merusak pohon yang sudah ditanam agar kelak bisa dinikmati oleh anak cucu kita dimasa yg akan datang,” Pungkasnya.

Sertu Syaiful Anam Bersama PPL Laksanakan Pendampingan Penanaman Padi di Pamekasan

PAMEKASAN – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Sokolelah, Sertu Syaiful Anam, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kadur, melaksanakan pendampingan penanaman padi di sawah milik Sulastri, yang berlokasi di Dusun Baban, Desa Sokolelah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (07/11/2024).

Sertu Syaiful Anam menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Angkatan Darat dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Keterlibatan TNI dalam sektor pertanian merupakan wujud nyata dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

“Kami, sebagai bagian dari TNI Angkatan Darat, terus mendampingi dan mendukung para petani untuk meningkatkan hasil produksi pertanian. Ini adalah salah satu langkah strategis dalam mendukung program ketahanan pangan,” ujar Sertu Syaiful Anam di sela-sela kegiatan penanaman padi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan setiap lahan kosong yang tersedia agar dapat diolah menjadi lahan produktif. Menurutnya, pemanfaatan lahan secara maksimal dapat memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan hasil pertanian di wilayah tersebut.

“Selain itu, kami juga mendorong masyarakat agar tetap aktif dalam bidang pertanian. Dengan semangat gotong royong dan pendampingan yang kita lakukan, saya berharap hasil pertanian di Desa Sokolelah akan semakin meningkat,” imbuhnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa dan PPL yang tidak hanya memberikan pendampingan teknis, tetapi juga memotivasi para petani untuk lebih giat mengelola lahan pertanian mereka.

Babinsa Loceret Dampingi Petani dalam Pemantauan Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan

Nganjuk – Guna percepatan masa tanam, Babinsa Koramil 0810/03 Loceret Koptu Sarwoko bersama masyarakat melaksanakan Pemantauan Tanaman Jagung di desa Gejakan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk. kemarin Jumat (06/12/2024)

Koptu Sarwoko menjelaskan tujuan dari pendampingan ini untuk mempercepat masa tanam dan bentuk kepedulian TNI, khususnya Babinsa Koramil 0810/03 Loceret.selain itu hal ini juga untuk mendukung pemerintah daerah terutama di kecamatan loceret dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Dalam pelaksanaan nya, kehadiran Babinsa disambut baik oleh para petani.para petani tersebut menjadi sangat bersemangat dalam menanam Jagung.penanaman jagung tersebut disesuaikan dengan penyuluhan dan arahan dari dinas pertanian setempat, selain menanam jagung,Babinsa juga membantu dalam menyiapkan dan mengolah lahan hingga masa panen mendatang.

Dirinya berharap kegiatan ini akan terus berlanjut sehingga para petani bisa ikut menciptakan swasembada pangan secara nasional sekaligus agar warga tidak sampai kekurangan pangan.

“Babinsa akan berupaya selalu menjadi yang terdepan dalam segala kegiatan, terutama dalam pendampingan dalam hal program swasembada pangan.keberadaan Babinsa sendiri adalah sebagai motor penggerak kemajuan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan kemanunggalan TNI.

Pembinaan Kedisiplinan di Jatikalen: Membangun Karakter Generasi Muda Sejak Dini

Nganjuk – Pembinaan teritorial pada hakikatnya adalah mencakup segala unsur potensi wilayah geografi, demografi dan kondisi sosial agar terciptanya suatu kekuatan kewilayahan sebagai ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh dalam mengatasi segala ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap kelangsungan hidup bangsa dan negara serta jalannya pembangunan nasional.

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 0810/19 Jatikalen melaksanakan Pembinaan Kedisiplinan Untuk siswa siswi SD-SLTP SeKecamatan Jatikalen Kabupten Nganjuk.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya peningkatan kemampuan serta menanamkan disiplin dan membentuk karakter generasi bangsa sejak dini kepada siswa/siswi sekolah.

Adapun yang dilaksanakan antara lain pemberian materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dasar yaitu gerakan di tempat dan juga gerakan berjalan , baik secara teori maupun praktek lapangan.

Latihan PBB ini bertujuan untuk melatih fisik, sikap dan mental serta meningkatkan kedisiplinan agar siswa/siswi sekolah mampu mewarisi nilai luhur budaya bangsa yang kini sudah mulai memudar di kalangan generasi muda kita.

Pelatihan PBB juga sangat bermanfaat bagi anak-anak sekolah diantaranya adalah untuk melatih daya konsentrasi, belajar tentang kekompakan yg bertujuan untuk menanamkan rasa solidaritas, belajar tentang makna kepatuhan untuk melaksanakan suatu perintah serta belajar untuk diam dalam kesabaran yang bertujuan untuk mengatur emosi.

Selain pelatihan PBB, siswa/ siswi sekolah juga diberikan materi tentang wawasan kebangsaan dan Bela Negara. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat jiwa patriotisme, nasionalisme dan cinta tanah air serta memberikan pemahaman tentang makna persatuan dan kesatuan.

Apabila kegiatan ini dilaksanakan secara terus menerus, tersusun, terukur dan terarah diharapkan bermanfaat untuk penyiapan generasi bangsa dalam rangka pertahanan Nasional.

Inti pokok dari kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan generasi bangsa yang tangguh, berjiwa nasionalis, patriotis, memiliki disiplin tinggi serta rasa tanggung jawab.