HUT ke-63 Kowad: Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Surabaya.

Surabaya,— Wakaotmilti III Surabaya Kolonel Chk (K) Esy Wahyu Widajati, S.H., M.H., memimpin ziarah di Taman Makam Pahlawan 10 November Surabaya. Ziarah ini memperingati HUT ke-63 Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD).

“Ziarah ini adalah wujud penghormatan kami kepada para pahlawan bangsa,” ujar Kolonel Chk (K) Esy Wahyu Widajati, S.H., M.H. Upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran Kowad sejajaran Kodam V/Brawijaya, menegaskan dedikasi mereka dalam melanjutkan semangat perjuangan para pendahulu.

Kegiatan dimulai dengan upacara penghormatan di depan tugu makam pahlawan. Prosesi dilanjutkan dengan tabur bunga yang dipimpin langsung oleh Kolonel Chk (K) Esy Wahyu Widajati, S.H., M.H., sebagai simbol penghargaan atas jasa para pahlawan.

Momentum ini tidak hanya menjadi penghormatan, tetapi juga refleksi terhadap nilai-nilai juang yang telah diwariskan. Para Kowad diajak untuk terus menjaga semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, di tengah peran penting mereka di militer.

Taman Makam Pahlawan 10 November dipilih karena memiliki nilai historis tinggi. Tempat ini menjadi pengingat abadi akan pengorbanan besar para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kowad sejajaran Kodam V/Brawijaya tampil penuh semangat dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka mencerminkan pentingnya peran perempuan di TNI, tidak hanya sebagai pendukung tetapi juga pelopor dalam berbagai misi dan tugas.

Diharapkan ziarah ini menginspirasi seluruh Kowad untuk terus melanjutkan perjuangan dengan penuh dedikasi. “Semoga semangat juang para pahlawan menjadi pendorong pengabdian terbaik kami,” tutup Kolonel Chk (K) Esy Wahyu Widajati, S.H., M.H.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Satgas Pamtas RI-MLY di Kalbar, Ingatkan Pentingnya Menghindari Pelanggaran

Kalimantan Barat,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. melakukan kunjungan kerja ke Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW di wilayah Kalimantan Barat Sektor Timur, Kamis (12/12/2024).

Dalam kunjungannya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. mengingatkan kepada seluruh anggota Satgas Pamtas untuk menghindari pelanggaran sekecil apapun dan melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Ia juga menekankan pentingnya beribadah dengan baik dan selalu bersyukur atas nikmat yang telah Tuhan berikan.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. juga menyempatkan diri untuk melihat hasil kegiatan selama Satgas Pamtas melaksanakan tugas. Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H memperlihatkan hasil kegiatan berupa pengolahan bahan pangan mentah menjadi makanan siap saji untuk dipasarkan.

Kegiatan ini merupakan perwujudan dari 8 wajib TNI yang salah satunya adalah membantu rakyat dalam kesulitan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan yang dihadapi.

Kunjungan Pangdam V/Brawijaya ke Satgas Pamtas RI-MLY di Kalbar merupakan bentuk dukungan dan motivasi bagi para prajurit yang bertugas menjaga perbatasan. Ia berharap agar para prajurit dapat terus menjalankan tugas dengan penuh semangat dan dedikasi.

Pendam V/Brawijaya Raih Juara I Satuan Penerangan Terbaik Kategori Inovasi 2024

Jakarta,– Pendam V/Brawijaya berhasil meraih penghargaan Juara I Satuan Penerangan Terbaik Tahun Anggaran (TA) 2024 kategori Inovasi. Penghargaan ini mengapresiasi kontribusi besar Pendam dalam mengembangkan penerangan di TNI AD.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, S.E., M.M., pada acara Rapat Fungsi Teknis Bidang Penerangan TNI AD di Jakarta. Penghargaan ini menjadi pencapaian besar.

Rapat ini bertujuan untuk membahas berbagai aspek terkait fungsi penerangan, memberikan masukan strategis, dan meningkatkan kemampuan personel penerangan TNI AD. Fungsi utama penerangan menjadi topik utama dalam kegiatan tersebut.

Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati, S.Sos., dalam wawancara menyampaikan rasa syukur atas penghargaan ini. Menurutnya, pencapaian ini bukan hanya hasil kerja keras pribadi, tetapi juga tim penerangan Kodam V/Brawijaya.

Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati, S.Sos. juga mengungkapkan pentingnya peran penerangan dalam mendukung tugas pokok TNI AD. Penerangan berperan vital dalam menghadapi tantangan informasi yang terus berkembang pesat di era digital ini.

Kadispenad, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, S.E., M.M., menekankan bahwa penghargaan ini mendorong seluruh satuan penerangan untuk terus berinovasi. Adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan komunikasi menjadi hal yang sangat penting.

Harapannya, penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk terus berkarya. Seluruh satuan penerangan TNI AD diharapkan semakin berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan demi mendukung tugas pokok TNI AD ke depannya.

Pangdam V/Brawijaya Pimpin Sidang Pantukhir Tingkat Subpanpus Penerimaan Caba PK TNI-AD

Malang,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, memimpin berlangsungnya sidang pantukhir tingkat Subpanpus dalam rangka seleksi Calon Bintara Prajurit Karier atau Caba PK TNI-AD gelombang II, tahun 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Kota Malang pada Rabu (11/12/2024) itu, merupakan tahap terakhir dari proses seleksi penerimaan prajurit TNI-AD.

“Proses ini bertujuan untuk memastikan hanya calon terbaik yang memenuhi syarat secara fisik, mental, akademik, dan psikologis yang akan melanjutkan ke tahap Pendidikan,” kata Pangdam.

Proses seleksi itu, kata Mayjen TNI Rudy Saladin, harus berjalan secara transparan, objektif, dan berintegritas.

“Kita harus memastikan bahwa setiap calon yang lulus dari tahap ini adalah mereka yang benar-benar siap menjadi prajurit profesional dan memiliki loyalitas tinggi terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.

Proses seleksi tersebut, melibatkan berbagai tahapan, termasuk pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, dan wawancara. Para calon yang hadir telah melewati tahapan seleksi awal di tingkat daerah sebelum sampai pada Sidang Pantukhir Tingkat Subpanpus tersebut.

Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada tim seleksi yang telah bekerja keras memastikan jalannya proses seleksi dengan baik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam menjalankan proses seleksi ini. Semoga kita semua diberikan kelancaran dalam melaksanakan tugas hingga selesai,” tambahnya.

Pangdam berharap para calon yang terpilih dapat menunjukkan dedikasi, semangat, dan integritas selama menjalani pendidikan serta saat mengemban tugas di masa mendatang.

“Hasil dari Sidang Pantukhir ini akan menentukan calon-calon yang lolos untuk mengikuti pendidikan tahap selanjutnya di lembaga pendidikan TNI-AD,” kata Pangdam.

17 Kodim di Wilayah Kodam V/Brawijaya Siap Sukseskan Program Dapur Sehat

Surabaya,- Sebanyak 17 Kodim di wilayah teritorial Kodam V/Brawijaya siap mensukseskan program Dapur Sehat. Bahkan, beberapa Kodim tersebut, sudah dinyatakan siap menjalankan program yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.

Hal itu dikatakan oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, pada acara pengarahan dan pengecekan kesiapan operasional gizi yang berlangsung di Ruang Hayam Wuruk Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Senin (09/12/2024).

Pangdam menjelaskan, program makan bergizi gratis merupakan salah satu program unggulan dari Presiden RI. Makan Bergizi Gratis atau MBG tersebut diprioritaskan untuk seluruh anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita

“Program itu bertujuan untuk mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik melalui target gizi seimbang masyarakat Indonesia, dan juga meningkatkan perekonomian nasional melalui pengutamaan sumber daya lokal dari petani dan pelaku usaha mikro, usaha kecil dan koperasi (UMKK) setempat,” kata Mayjen TNI Rudy Saladin.

Dijelaskan Pangdam, pada tahap I ini terdapat 17 dapur yang sudah terbangun pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kodam V/Brawijaya. 16 dapur tersebut diantaranya sudah dinyatakan siap untuk beroperasi.

“Masih terdapat SPPG yang belum 100 persen, berada di Kodim Magetan namun secepatnya siap beroperasi mensukseskan program Dapur Sehat. Perbaikan SPPG tersebut sudah mencapai tahap 86 persen,” ungkap Pangdam.

Bahkan, dalam rakor tersebut Mayjen TNI Rudy Saladin memastikan jika SPPG yang berada di wilayah teritorialnya, telah siap beroperasi demi mensukseskan program Pemerintah, khususnya program Dapur Sehat.

Selain Kodim Pacitan, beberapa SPPG di wilayah Kodam Brawijaya nantinya akan mendukung program Pemerintah, yakni Dapur Sehat. Beberapa Kodim itu, ialah Kodim Ponorogo, Kodim Madiun, Kodim Ngawi, Kodim Tulunggagung, Kodim Magetan, Kodim Bojonegoro, Kodim Malang, Kodim Probolinggo, Kodim Bondowoso, Kodim Situbondo, Kodim Jember, Kodim Banyuwangi, Kodim Pamekasan, Kodim Sumenep, Kodim Bangkalan dan Kodim Sidoarjo.

Batik Tulis dan Ecoprint Kreasi Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya Tampil di Program Persit Bisa

Jakarta,- Banyaknya kemampuan kreatif istri prajurit TNI-AD rupanya perlu ditampilkan dan diapresiasi. Langkah itu bertujuan agar para istri prajurit bisa mengembangkan kemampuan dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Uli Simanjuntak saat meluncurkan program Persit Bisa di Balai Kartini, Jakarta Selatan.

Program Persit Bisa diadakan untuk menggugah para istri prajurit TNI-AD untuk mampu berkarya dan menciptakan inovasi serta kegiatan bermanfaat bagi organisasi maupun keluarga.

“Pembangunan bangsa yang kuat berawal dari keluarga sebagai pilar utama masyarakat. Dalam perannya, Persit terus berupaya mendukung terbentuknya keluarga yang Tangguh, mandiri dan berdaya. Untuk memperkuat peran tersebut, kami telah meluncurkan platform atau wadah Persit Bisa,” ujar Uli Simanjuntak. Senin (09/12/2024).

Program Persit Bisa, merupakan salah satu wadah yang mencakup berbagai hal diantaranya pengembangan UMKM, pelestarian seni dan budaya, peningkatan literasi keuangan, hingga penguatan komunikasi yang berdampak positif.

Salah satunya, ialah kreatifitas Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya yang memperkenalkan hasil karya budaya daerah berupa Batik Tulis Yan Khurin dan Ecoprint.

Kedua produk hasil karya Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya itu, diakurasi langsung oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Uli Simanjuntak.

Produk Batik Tulis Yan Khurin, merupakan sebuah karya seni batik yang dibuat dengan cara tradisional oleh Hariyani, istri dari Serma Adik Wisnu. Serma Adik Wisnu, diketahui berdinas di Kodim 0832/Surabaya Selatan.

Produk batik milik istri Serma Adik Wisnu itu, tak hanya memiliki pola maupun desain yang cukup indah saja. Namun, produk buatan tangan Hariyani itu, memiliki banyak makna.

Selain produk Batik Tulis Yan Khurin, Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya juga menyajikan produk Ecoprint. Produk tersebut, merupakan hasil kreasi tangan Ika Donatus. Ika Donatus, merupakan istri dari Serma Donatus, anggota Kodim 0818-Malang.

Ecoprint yang dibuat oleh Ika Donatus tersebut, dibuat dari bahan yang cukup alami berupa dedaunan. Kreatifitas Ika, ternyata mampu menciptakan pola yang khas dan berbeda dari produk konvensional. Ecoprint karya Ika, bukan hanya sebuah produk seni, tetapi juga menjadi contoh nyata dari usaha menjaga kelestarian alam sambil menciptakan produk bernilai jual tinggi. 

Pelatihan Pengendalian Hama Tikus: Babinsa dan Petani Bersatu untuk Ketahanan Pangan

Sidoarjo – Babinsa Koramil 0816/17 Gedangan, Serda Ator Sarjono, bersama para petani, petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Gedangan, dan sejumlah pihak terkait melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Tikus pada Sabtu, 7 Desember 2024. Kegiatan berlangsung di area pesawahan Telaga RT 02 RW 02 Desa Ganting, Kecamatan Gedangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen yang berperan penting dalam sektor pertanian Kepala Desa Ganting – Bapak Anwar Rokip, S.H., Koordinator PPL Kecamatan Gedangan – Bapak Hari, Mantri Pertanian Kecamatan Gedangan – Ibu Esti, Babinsa Desa Ganting – Serda Ator Sarjono, Ketua Poktan Ganting Makmur – Bapak Achmad Aris, Anggota Poktan Ganting Makmur – Sebanyak 25 orang.

Sambutan Kepala Desa Ganting, Bapak Anwar Rokip, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam Gerdal ini. Menurutnya, kerja sama yang baik antara petani, pemerintah desa, dan TNI sangat penting untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.

Sambutan Ketua Kelompok Tani Ganting Makmur, Bapak Achmad Aris, yang mengajak seluruh petani untuk bersatu dalam memerangi hama tikus yang merugikan hasil pertanian.
Sambutan Koordinator PPL Kecamatan Gedangan, Bapak Hari, yang memberikan penjelasan teknis terkait metode pengendalian hama tikus.

Praktek Penggunaan Racun Tikus, kegiatan dilanjutkan dengan praktek langsung penggunaan racun tikus jenis Klerat 0,005BB. Para petani diberikan pelatihan bagaimana mengaplikasikan racun tikus secara efektif dan aman.

Babinsa Koramil 0816/17 Gedangan Desa Ganting, Serda Ator Sarjono, yang menekankan pentingnya sinergi antara petani, pemerintah, dan TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta bukti nyata kerja sama antara petani, pemerintah, dan TNI. Dengan semangat gotong royong, saya yakin hasil panen di Desa Ganting dapat meningkat, dan kesejahteraan petani pun terjamin.”

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Diharapkan, upaya bersama ini mampu menekan populasi hama tikus yang selama ini menjadi ancaman bagi hasil pertanian, sekaligus menciptakan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Gedangan.

Pendampingan Babinsa Jombang Dukung Petani dari Persiapan Lahan hingga Panen

JOMBANG – Pendampingan terhadap petani terus dilakukan oleh Babinsa guna meningkatkan hasil pertanian sehingga mewujudkan ketahanan pangan di wilayah.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Sertu Puguh Babinsa Koramil 17/Wonosalam melaksanakan pendampingan, membantu Bapak Suraji petani binaan di Dusun Gotean, Desa Wonomerto Kec. Wonosalam Kab. Jombang untuk menanam padi di sawah. Sabtu, (7/12/2024).

Babinsa Sertu Puguh mengatakan bahwa kegiatan pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan, dari awal penyiapan lahan, masa tanam hingga panen dan terus berulang.

Menurutnya hal itu dilakukan karena setiap tahap dalam usaha pertanian diperlukan pendampingan, dengan harapan adanya Babinsa, para petani bisa termotivasi sehingga semakin semangat dalam mengelola pertanian di wilayah.

Seperti pendampingan pada tahap awal, persiapan lahan merupakan salah satu faktor terpenting yang perlu dilakukan untuk memulai usaha dalam pertanian. Sebelum melakukan penanaman, persiapan lahan yang baik akan berpengaruh dengan produktivitas yang akan ditanam.

“Sebagai Babinsa akan selalu berkomitmen mendampingi petani dari mulai awal hingga panen untuk mewujudkan ketahanan pangan wilayah. Untuk sebelumnya sudah dilakukan pendampingan dalam penyiapan lahan, dan sekarang mulai melakukan penanaman.”ungkap Babinsa

“Kegiatan penanaman, kami Babinsa juga turun langsung melaksanakan pendampingan petani di sawah.”imbuhnya.

Kerja Sama TNI dan Masyarakat Percepat Perbaikan Atap Rumah di Jombang

Jombang – Babinsa Koramil 0814-15/Mojowarno Sertu Endro Aribowo bersama Masyarakat bergotong- royong membantu pembongkaran atap rumah warga yang rusak dan selanjutnya akan diperbaiki kembali, bertempat di Dusun Cakul Kidul Desa Sukomulyo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Sabtu (07/12/2024).

Sertu Endro menyampaikan bahwa apa yang dilakukannya bersama warga masyarakat ini adalah suatu bentuk kepedulian seorang Babinsa kepada Warga Binaannya.

Giono salah satu warga Desa Sukomulyo menyampaikan sangat senang atas kegiatan ini, dengan diprakarsai Babinsa Sertu Endro, pekerjaan menjadi lebih ringan dan semoga segera terselesaikan dengan baik. “Hal ini berkat kerjasama dan saling membantu antara TNI dan warga, terimakasih Babinsa, semoga TNI dan masyarakat hubungannya semakin erat,”  ucap Giono.

Sertu Gogot Subiyanto Koordinasi dengan Warga untuk Atasi Luapan Air di Madiun

Madiun, – Babinsa Kelurahan Pikangbango Koramil 0803-15/Kartoharjo, Sertu Gogot Subiyanto, melaksanakan siaga dan pemantauan terhadap situasi bencana yang disebabkan oleh luapan air dari Sungai Piring, pada Jumat (6/12) malam. Kejadian ini bermula ketika intensitas hujan yang cukup deras mengguyur kawasan Madiun, mengakibatkan volume air sungai meningkat pesat. Tumpukan bambu yang terbawa arus dan tersangkut di jembatan menghalangi aliran air, sehingga menyebabkan terjadinya luapan. Babinsa setempat segera turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan memastikan keselamatan warga di daerah terdampak.

Diperkirakan ketinggian air yang meluap mencapai 20 cm hingga 40 cm, yang menggenangi sebagian jalan dan permukiman penduduk di sekitar RT 21 dan RT 18. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, namun sejumlah kendaraan yang melintas di area tersebut sempat terhambat, dan beberapa rumah penduduk tergenang air dalam jumlah terbatas. Babinsa bersama warga setempat bahu-membahu untuk mengamankan barang-barang berharga dan memberikan bantuan sementara kepada warga yang terdampak.

Sebagai bagian dari tugasnya, Sertu Gogot Subiyanto segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan atas kondisi yang terjadi. Ia juga berkoordinasi dengan aparat kelurahan dan perangkat setempat untuk memberikan peringatan dini kepada warga dan mencegah dampak yang lebih parah. Selain itu, Babinsa turut mengingatkan agar warga yang berada di daerah yang rawan terkena dampak genangan segera waspada dan mengambil langkah-langkah antisipasi.

Sertu Gogot Subiyanto tidak hanya mengandalkan pemantauan secara langsung, namun juga aktif berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk segera menindaklanjuti penanganan dan pembersihan bambu yang menyumbat saluran aliran air di jembatan. Upaya ini dilakukan agar aliran sungai dapat kembali normal dan mengurangi potensi terjadinya banjir lebih lanjut.

Meskipun ketinggian air tidak mencapai level yang membahayakan, siaga dan kewaspadaan tetap diperlukan untuk mencegah dampak yang lebih besar. Dalam situasi ini, kehadiran Babinsa seperti Sertu Gogot Subiyanto sangat penting untuk memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat. Kolaborasi antara aparat TNI, pemerintah setempat, dan warga diharapkan dapat mengatasi permasalahan ini dengan cepat dan mengurangi risiko bencana yang lebih besar.