Warga Nunukan Serahkan Senjata Rakitannya kepada Satgas Yonarhanud demi Keamanan Masyarakat

Nunukan,– Warga Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Simanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, berinisial AS (32), secara sukarela menyerahkan sebuah senjata rakitan laras panjang jenis penabur beserta amunisi kepada Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC.

Penyerahan tersebut dilakukan di Pos Kanduangan, Desa Sekaduyan, pada hari Jumat (22/3/2024).

Penyerahan senjata ini bermula saat personel Satgas Yonarhanud 8/MBC melakukan anjangsana di salah satu rumah warga di Desa Sekaduyan Taka. Di sana, mereka bertemu dengan AS, yang ternyata memiliki senjata rakitan laras panjang.

“Personel Satgas kemudian memberikan pemahaman kepada AS tentang bahaya dan konsekuensi hukum dari kepemilikan senjata api ilegal,” kata Danki SSK II Kapten Arh Rochman Hidayat.

Pemahaman yang diberikan oleh Satgas dapat diterima dengan baik oleh AS. Alhasil, AS pun dengan sukarela menyerahkan senjata rakitan beserta amunisi yang dimilikinya kepada Pos Satgas.

Penyerahan senjata ini merupakan salah satu hasil dari pembinaan wilayah yang dilakukan oleh Danpos Kanduangan, Serka Ronaldo Steven Nanlohy.

“Danpos Kanduangan terus berupaya untuk meningkatkan komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat setempat,” kata Danki.

Upaya komsos ini bertujuan untuk membangun hubungan yang baik antara Satgas dan masyarakat, serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kepemilikan senjata api ilegal.

Danki SSK II Kapten Arh Rochman Hidayat mengapresiasi langkah AS yang telah secara sukarela menyerahkan senjata rakitannya kepada Satgas.

“Kami mengapresiasi kesadaran dan kepedulian AS terhadap keamanan dan ketertiban di wilayahnya,” kata Danki.

Danki berharap, tindakan AS ini dapat menjadi contoh bagi warga lainnya yang masih memiliki senjata api ilegal untuk menyerahkannya kepada pihak berwenang.

Pangdam V/Brawijaya Pastikan Kesiapan Program Hanpangan dan Pompanisasi.

Surabaya – Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya (Pangdam V/Brawijaya), Mayjen TNI Rafael Granada Bay, memastikan kesiapan program Hanpangan dan Pompanisasi melalui paparan yang dilaksanakan pada hari ini. Acara tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran perencanaan dan kesiapan dalam pelaksanaan program Hanpangan oleh para Danrem satuan jajaran Kodam V/Brawijaya, yang bekerja sama dengan semua elemen terkait.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya sinergi antara Kodam V/Brawijaya, instansi terkait, dan masyarakat dalam pelaksanaan program Hanpangan dan Pompanisasi. Ia menyadari bahwa kontribusi dari semua pihak akan menjadi faktor penentu keberhasilan program ini. Kecepatan, ketepatan, dan kerja nyata juga menjadi hal-hal yang sangat ditekankan demi suksesnya program ini.

Pangdam V/Brawijaya juga mengajak semua hadirin untuk bersatu dalam tekad menjadikan Jawa Timur sebagai lumbung pangan utama nasional. Ia percaya bahwa swasembada pangan akan sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, program Hanpangan dan Pompanisasi diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mencapai tujuan tersebut.

Program Hanpangan bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Jawa Timur dengan melibatkan semua elemen terkait, seperti petani, pemerintah daerah, dan lembaga terkait lainnya. Melalui program ini, diharapkan dapat ditingkatkan produksi pangan, pengelolaan sumber daya alam, dan teknologi pertanian. Selain itu, program Pompanisasi juga menjadi fokus dalam rangka meningkatkan efisiensi pengairan di sektor pertanian.

Pangdam juga menegaskan bahwa program ini tidak dapat berhasil tanpa kerjasama yang baik antara semua pihak terkait. Ia juga meminta para Danrem untuk memastikan kesiapan dan pelaksanaan program ini berjalan dengan baik di wilayah masing-masing.

Sebagai penutup sambutannya, Pangdam V/Brawijaya mengajak semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan program Swasembada Pangan di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Dengan sinergi dan kerja sama yang kuat, diharapkan program Hanpangan dan Pompanisasi dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.

Bangkitkan Iman Bersama Pangdam V/BRW: Buka Puasa dan Sholat Teraweh Bersama Prajurit Kodam V/BRW dan Dr.KH.RP Ahmad Mujahid Ansori.M.Si

Surabaya,- Balai Prajurit Kodam V/Brw Surabaya menjadi lokasi acara yang mempertemukan Mayjen TNI Rafael Granda Baay, S.E., M.M. (Pangdam V/Brw), Ketua Persit KCK PD V/Brw, dan 400 prajurit di bawah bimbingan Kolonel Inf Abdul Razak Rangkuti, S.Sos., M.Han., M.Si. (Aspers Kasdam V/Brw). Acara ini dimaksudkan untuk mempererat Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan antar umat Islam dan sebagai ajang silaturahmi bagi para prajurit yang bertugas di bawah Kodam V/Brw.

Berbagai kegiatan dilakukan selama acara tersebut. Buka puasa diiringi penampilan hadrah dari Yonif Raider 500/Sikatan. Mayjen TNI Rafael Granda Baay, S.E., M.M. (Pangdam V/Brw) dan Ketua Persit KCK PD V/Brw membagikan santunan kepada anak yatim piatu sembari anggota Yonif Raider 500/Sikatan membacakan ayat suci Alquran. Video aktivitas Mayjen TNI Rafael Granda Baay, S.E., M.M (Pangdam V/Brw) dan Ibu Lisa Fikadila Rafael Granada Baay (Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya) juga diperlihatkan kepada para hadirin.

Ceramah keagamaan disampaikan oleh Dr. KH. RP Ahmad Mujahid Ansori.M. Si, menyoroti pentingnya bulan suci Ramadhan, pentingnya keikhlasan dan pengendalian diri selama berpuasa, serta peluang keberkahan yang ditawarkan Ramadhan. Ceramah tersebut mengajak para prajurit untuk menunjukkan barokah, yaitu limpahan kebaikan dan keberkahan yang dianugerahkan Allah kepada orang-orang yang bertakwa, sehingga memudahkan mereka dalam meraih kesuksesan hidup dan pengabdian kepada negara.

Dr.KH. RP Ahmad Mujahid Ansori.M. dalam ceramah juga menyinggung perlunya persatuan dan persaudaraan, Tentara didorong untuk berpartisipasi dengan menjaga persatuan dan kesatuan dengan mendamaikan perpecahan anak bangsa yang berbeda pandangan politik.

Acara diakhiri dengan salat Maghrib dan Tarawih berjamaah, dilanjutkan dengan pemutaran pertandingan sepak bola antara Indonesia dan Vietnam. Secara keseluruhan, acara buka puasa dan salat Tarawih merupakan ajang sukses bagi para prajurit untuk berkumpul, mempererat tali silaturahmi, dan merefleksikan tugas dan tanggung jawabnya terhadap negara.

Pangdam V/Brawijaya dan Ketua Persit KCK Daerah V Brawijaya melaksanakan Safari Ramadhan di Yonif 511/DY

Blitar,- Pangdam V/Brawijaya bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD V Brawijaya, pada Jumat, 16 April 2021 melaksanakan Safari Ramadhan di Yonif 511/DY. Dalam kunjungannya, Pangdam bersama ibu ketua KCK Daerah V/Brawijaya melakukan interaksi dan memberikan semangat di bulan suci Ramadhan.

Dalam acara tersebut, Pangdam dan ibu ketua KCK Daerah V/Brawijaya menyapa anak-anak dari anggota Yonif 511/DY dengan penuh kehangatan. Meraka bermain, bercerita dan bersama-sama menyiapkan kebersihan lingkungan sekitar. Pangdam dan ibu ketua KCK Daerah V/Brawijaya memberikan kata-kata semangat serta motivasi kepada anak-anak, mengajak mereka untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh kegembiraan dan keikhlasan.

Sepertinya pangdam V/Brawijaya dan ibu ketua KCK Daerah V/Brawijaya menghabiskan waktu yang menyenangkan dengan anak-anak dari anggota Yonif 511/DY. Safari Ramadhan ini membuat anak-anak tersebut merasa dihargai dan dicintai, serta mengajarkan mereka untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh kegembiraan dan keikhlasan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kegiatan tersebut dan memperoleh foto-fotonya, silakan hubungi Humas Kodam V/Brawijaya.

Meningkatkan Standar Upaya Masa Depan: Pencapaian TMMD 119 Menetapkan Standar Tinggi dalam Pembangunan Infrastruktur dan Masyarakat

Blitar,– Setelah melalui kerja keras selama sebulan, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 berhasil mencapai tujuan utamanya yaitu mempercepat pembangunan di wilayah tersebut. TMMD ke-119 bertajuk “Darma Bakti TMMD Percepat Pembangunan Daerah” melibatkan beberapa wilayah di wilayah Kodim 0808/Blitar, 0812/Lamongan, 0817/Gresik, 0819/Pasuruan, dan 0826/Pamekasan, dimana prajurit TNI bekerjasama dengan masyarakat setempat. untuk melaksanakan proyek-proyek pembangunan yang bermanfaat.

Dalam acara penutupan TMMD yang digelar di Kodim 0808/Blitar, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada pemerintah daerah, prajurit TNI, dan masyarakat yang berperan aktif menyukseskan program tersebut.

Pencapaian TMMD ke-119 diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama melalui peningkatan kesejahteraan. Untuk menjaga dampak dan keberlanjutannya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya evaluasi program secara berkala untuk menyempurnakan pelaksanaan TMMD ke depan.

Upacara penutupan TMMD ke-119 resmi menandai dimulainya mengatasi berbagai kesulitan yang ada di masyarakat. Acara tersebut menunjukkan semangat kerja sama dan saling pengertian antara TNI dan rakyat, bersama-sama membangun daerah. Kesuksesan TMMD ke-119 diharapkan dapat menjadi contoh kesuksesan daerah ke depan.

Masyarakat setempat sudah merasakan dampak signifikan dan positif dari TMMD ke-119. Program ini telah menghasilkan peningkatan infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan baru, peningkatan sanitasi, dan pembangunan sosial-ekonomi berbasis lokal.

Masyarakat bersyukur atas inisiatif dan kehadiran pemerintah dan TNI yang mempercepat laju pembangunan daerah, menghubungkan daerah-daerah terpencil dan memperbaiki kondisi kehidupan di daerah-daerah yang sebelumnya tertinggal. Kehadiran anggota TNI juga memberikan bantuan krusial dalam mitigasi dan pemulihan bencana alam di wilayah provinsi Jawa Timur di bawah Kodam V/Brawijaya.

Dengan adanya hasil positif dari TMMD ke-119, masyarakat berjanji akan terus gotong royong dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan daerah. TMMD ke-119 menekankan bahwa kemitraan TNI-militer yang kuat sangat penting dalam memungkinkan terjadinya perubahan sosial-ekonomi dan budaya yang positif pada masyarakat setempat.

Upaya Bersama TNI dan Polri Atasi Masalah Keamanan Pasca Proses Pemilu yang Menegangkan.

Surabaya,- Dalam rangka menjaga kondisi keamanan pasca pemilu yang menegangkan, TNI dan Polri melalui kegiatan rakor intelijen telah melakukan sinergi untuk membangun sharing informasi dalam mengelola keamanan.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa tanggal 19 Maret 2024 di Gedung Mahameru Polda Jatim, hadir seluruh Kasat Intel dan Pasi Intel Kodim se-Jawa Timur serta pejabat Intelijen lainnya.

“Sangat penting bagi jajaran TNI dan Polri untuk bersinergi dalam pelaksanaan tugas dalam bentuk sharing informasi dalam mengelola keamanan,” ujar Dirintelkam Polda Jatim dalam sambutannya.

Tindaklanjuti arahan Panglima TNI dan Kapolda Jatim, kegiatan rakor intelijen ini bertujuan untuk sharing informasi intelijen dan menjelang pengumuman Pemilu Tahun 2024, dimana pimpinan tidak menerima informasi yang berbeda dan memetakan kerawanan paska pemilu yang dianggap dugaan adanya kecurangan pemilu.

Dalam kegiatan tersebut terdapat pula sesi tanya jawab yang dilanjutkan dengan kegiatan buka puasa bersama, yang dilaksanakan dengan lancar, aman, dan terkendali.

“Harapan saya dengan Asintel Kasdam V/Brw, agar memberikan informasi sama jangan saling menutupi sehingga pimpinan tidak menerima informasi yang berbeda dan memetakan kerawanan paska pemilu yang di anggap dugaan ada kecurangan pemilu, dari sinilah kita bisa antisipasi kerawanan yang akan terjadi,” tambah Dirintelkam Polda Jatim.

Dalam waktu dekat akan dilaksanakan Pilkada serentak dan dengan adanya kegiatan sinergi Apintel baik dari TNI dan Polri, diharapkan dapat bersinergi dalam memetakan setiap ancaman yang ada di wilayah.

TNI dan Polri akan terus bekerja sama dalam mengatasi masalah keamanan pasca pemilu.

Membuka Potensi: Mengeksplorasi 498.038 Hektar Lahan Pertanian di Jawa Timur.

Surabaya,- Jawa Timur lahir sebagai harapan bagi Indonesia dalam menyelesaikan krisis pangan, terutama beras dan jagung. Provinsi ini memiliki potensi lahan sawah dengan luas mencapai 498.038 hektar, di mana 36.620 hektar lahan telah terlayani dengan penggunaan 3.662 pompa eksisting, sementara 463.317 hektar lahan masih membutuhkan 46.332 unit pompa.

Untuk menambah area tanam di wilayah provinsi Jawa Timur, Bapak Panglima TNI dan Kasad telah melakukan MoU dengan Menteri Pertanian. Kodam V/BRW siap mendukung program pompanisasi/pipanisasi. Dalam hal ini, para dandim dan kepala dinas pertanian kabupaten/kota didorong untuk bersama-sama melaksanakan survei dan mendata sumber air, aliran sungai yang tidak kering saat musim kemarau, dan sumur bor.

Para dandim dan kepala dinas pertanian kabupaten/kota membuka posko bersama, memberikan pendampingan kepada poktan. Selain itu, mereka yang memanfaatkan lahan perhutani/hutan sosial mengusulkan CPCL petani yang tergabung dalam LMDH dan kelompok tani hutan ke Dinas Pertanian Kabupaten/Kota.

Dalam rangka menambah luas area tanam di Jawa Timur, mari bergandengan tangan dan mendukung gerakan tambah olah tanah dan tanam.

Siapkan Diri Jadi Pemimpin Setingkat Regu: Prodi Diktukba TNI AD 2024 Dibuka

Jember,- Upacara Pembukaan Prodi Diktukba TNI AD TA 2024 telah dilaksanakan di Lapangan Upacara Secaba Rindam V/Brawijaya dengan partisipasi 277 siswa. Acara ini dipimpin oleh Kolonel Inf Renal Aprindo Sinaga, M.Han., selaku Danrindam V/Brawijaya.

Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya kebulatan tekad dalam menjalani pendidikan, serta perubahan pola pikir siswa dari Tamtama menjadi Bintara. Para siswa diharapkan memiliki kualifikasi dan kemampuan yang diperlukan untuk menjadi pemimpin setingkat regu dengan integritas kepribadian yang tinggi.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, pendidikan ini direncanakan berlangsung selama 2,5 bulan, yang didalamnya Danrindam dan pelatih diminta untuk membentuk dan mendidik siswa dengan profesional. Diharapkan bahwa para siswa akan berkembang menjadi Bintara TNI AD dengan jiwa kejuangan, disiplin, dan loyalitas yang tinggi.

Prodi Diktukba TNI AD TA 2024 di Rindam V/Brawijaya ini ternyata menjadi topik yang banyak dibicarakan oleh masyarakat. Maka tidaklah mengherankan jika acara ini menjadi populer dan sukses dilaksanakan. Para pelajar telah menikmati upacara pembukaan yang sangat berkesan dalam upacara militer dan tampak sangat semangat serta antusias dalam menghadapi program pendidikan mereka selama 2,5 bulan mendatang.

Semoga dengan adanya program ini, para siswa mampu membentuk karakter dan kemampuan yang diperlukan untuk menjadi pemimpin setingkat regu yang dapat diandalkan dengan integritas kepribadian yang tinggi dengan harapan mereka mampu menjadi insan TNI yang handal dan berkarakter tinggi. Semoga upacara pembukaan ini dapat menjadi awal yang baik bagi kesuksesan program pendidikan tersebut.

Mentan dan Pangdam V/Brawijaya Serahkan Bantuan Benih dan Pompa Air untuk Petani di Bojonegoro

Bojonegoro,- Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. Andi Amran Sulaeman, MP, dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, hari ini melakukan kunjungan kerja ke Desa Tulungagung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempercepat tanam padi melalui sistem pompanisasi dan meningkatkan produksi pertanian secara nasional. Dalam upaya meningkatkan swasembada pangan di Indonesia, mereka menyerahkan bantuan benih jagung, benih padi, dan pompa air kepada petani setempat.

Diharapkan, langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan negara secara signifikan. Melalui sistem pompanisasi yang efektif, petani dapat menanam padi lebih cepat dan efisien, sehingga mempercepat produksi pangan di Indonesia.

Ini adalah bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan produksi pertanian dan mencapai swasembada pangan di negara ini. Kita semua berharap bahwa upaya ini akan berdampak positif bagi petani dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Melindungi Karir dan Menghindari Jebakan Hukum: Wawasan Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H

Surabaya,- Lebih kurang 200 personil Militer, PNS, dan Persit dari berbagai satuan seperti Pendam, Pomdam, Infolahtadam, Sansidam, Denmadam V/Brawijaya, dan Puskodalops Kodam V/Brawijaya, tas menerima penyuluhan dari Yongmoodo Terampil dengan topik “Optimalisasi Peran Hukum bagi Prajurit, PNS TNI AD beserta Keluarga guna mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Penyuluhan ini dilakukan oleh Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H., dalam rangka memberikan pemahaman hukum dan hal-hal pelanggaran yang harus dihindari bagi personil Militer, PNS, dan Persit. Beberapa hal yang disampaikan antara lain Desersi, THTI, Asusila, Percerian, Penipuan, Nikah Ganda, KDRT, Narkoba, Pelanggaran Lalin, Pencurian, serta Penyalahgunaan Jabatan.

“Kita diberikan pangkat, jabatan, fasilitas lainnya adalah untuk berbuat sesuatu yang berguna bagi bangsa dan negara. Jadilah prajurit yang baik dan profesional,” ucap Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H.

Dalam acara ini, diharapkan seluruh personil Militer, PNS, dan Persit dapat meningkatkan pemahaman tentang hukum dan dapat menerapkannya dalam tugas sehari-hari untuk mendukung Tugas Pokok TNI AD.