SATGAS YONIF 527/BY BERHASIL TEMBAK MATI ANGGOTA OPM, INI BARANG BUKTI YANG DI BAWA

Paniai,- Dalam sebuah operasi gabungan TNI-Polri, Satgas Yonif 527/BY berhasil menembak mati seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) OPM saat kerusuhan di Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Kejadian ini berlangsung pada Selasa malam (21/5/24).

Pasca operasi, Satgas Yonif 527/BY, Satgas Mandala, Bais TNI, dan Polres Paniai menggelar konferensi pers untuk memamerkan barang bukti yang disita dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut meliputi: 1 pucuk Senjata api jenis Pistol P1 Pindad kaliber 9 mm lengkap dengan Magasen, 1 Buah Teleskop dan beberapa barang bukti lainnya.

Dansatgas Yonif 527/BY, Letkol Inf Ragil Jaka Utama S, Hub.Int, M.H., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada aparat TNI-Polri dan masyarakat atas kerjasama mereka dalam menjaga keamanan wilayah.

“Saya tidak lupa ucapkan terimakasih banyak kepada Aparat keamanan TNI-Polri yang bekerja siang malam untuk menjaga wilayah tetap aman dan kondusif, selain itu masyarakat juga turut serta untuk lapor cepat dan kooperatif saat kejadian malam itu,” ucap Dansatgas Yonif 527/BY.

KKB yang ditembak mati tersebut diketahui bernama Desman Kogoya. Dia merupakan anggota kelompok OPM pimpinan Undinus Kogoya di wilayah Intan Jaya.

Saat ini, barang bukti tersebut masih berada di Mapolres Paniai untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Penyelidikan ini diharapkan dapat membantu pihak berwenang untuk mengungkap jaringan dan aktivitas KKB di wilayah tersebut.

Dansatgas Yonif 527/BY kembali menegaskan kepada seluruh anggota KKB untuk menghentikan aksi kekerasan dan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

“Saya menghimbau kepada seluruh KKB untuk menghentikan aksi kekerasan dan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Mari kita bersama-sama membangun Papua yang damai dan sejahtera,” pesan Dansatgas Yonif 527/BY.

57 Prajurit Terpilih Terjunkan Baret Yudha Wastu Pramuka di Pantai Jangkar Situbondo

Situbondo,– Dalam upacara penutupan latihan Yuddha Wastu Pramuka di Pantai Jangkar, Situbondo, 57 prajurit pilihan resmi menyandang Baret Yudha Wastu Pramuka. Dipimpin oleh Kolonel Inf Mukhamad Albar, S.E., Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam V/Brawijaya), upacara ini menandai berakhirnya latihan intensif bagi para prajurit muda TNI Angkatan Darat.

Upacara ini dihadiri oleh para pejabat tinggi TNI AD, keluarga prajurit, dan tamu undangan lainnya. Danpussenif dalam amanatnya yang dibacakan oleh Danrindam V/Brawijaya menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada para prajurit atas keberhasilan mereka menyelesaikan latihan dengan gemilang.

Penyematan Baret Yudha Wastu Pramuka menjadi simbol kehormatan dan pengakuan atas kemampuan prajurit infanteri dalam bergerak di berbagai medan pertempuran. Kemampuan ini menjadikan mereka sebagai “Ratu Pertempuran” yang siap bertempur di garis depan.

Lebih lanjut, Kolonel Inf Mukhamad Albar, S.E., dalam Jam Komandan menekankan beberapa pesan penting kepada para prajurit. Pertama, brivet yang mereka kenakan bukan sekadar hiasan, melainkan lambang kehormatan yang harus dijaga dan dijunjung tinggi. Kedua, prajurit infanteri harus selalu dekat dengan senjatanya, sesuai dengan moto infanteri “Cari, Dekati, Hancurkan.” Ketiga, prajurit infanteri harus memiliki keimanan yang kuat kepada Tuhan Yang Maha Esa dan selalu ingat bahwa segala sesuatu adalah jalan dari Tuhan.

Dengan berakhirnya latihan ini, diharapkan para prajurit muda TNI AD ini siap mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab dan kehormatan, serta selalu siap sedia untuk bertempur di medan pertempuran mana pun.

Perkuat Ketahanan Pangan, Pangdam V/Brawijaya Pimpin Panen Raya Jagung.

Lamongan, 28 Mei 2024 – Mayjen TNI Rafael Granada Bay, Pangdam V/Brawijaya, memimpin kegiatan Panen Raya Jagung Tahun 2024 di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Kodim 0812/Lamongan, KPH Mojokerto dan Gapoktan Abadi Kabupaten Lamongan.

Dalam kesempatan ini, Pangdam V/Brawijaya mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pendampingan kegiatan mulai dari awal penanaman hingga panen raya saat ini. Ia menyampaikan bahwa selama proses penanaman telah dilakukan berbagai inovasi dan kreasi untuk meningkatkan produktivitas.

“Dengan kegiatan ini, saya berharap apa yang telah dilakukan dapat menjadi contoh bagi kelompok-kelompok tani lainnya di wilayah Lamongan bahkan di Jawa Timur,” ujar Pangdam.

Dari laporan yang diterima, Kodim 0812/Lamongan berkolaborasi dengan KPH Mojokerto dan Gapoktan Abadi Kabupaten Lamongan berhasil melaksanakan panen raya di lahan seluas 250 hektare dari total areal tanam seluas 1.213 hektare di Desa Mojorejo, Kecamatan Modo.

Hasil panen raya ini tidak hanya mencapai swasembada pangan, tetapi juga telah memperkuat ketahanan pangan di tingkat regional sehingga memiliki stok yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat maupun daerah-daerah sekitarnya.

Pangdam meyakini bahwa dengan kesungguhan dan pemanfaatan teknologi tepat guna, hasil produksi pertanian dapat ditingkatkan untuk memperkuat stok jagung di Jawa Timur dalam rangka meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional.

Di tempat terpisah Bupati Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi sekali dalam panen raya jagung ini, untuk ke depan pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus berupaya meningkatkan luas lahan tanam supaya hasilnya lebih maksimal sehingga Kabupaten Lamongan bisa surplus dari hasil panen sehingga Masyarakat Kabupaten Lamongan lebih sejahtera.

Kedepan Pangdam mengajak semua pihak dan masyarakat untuk melaksanakan pembersihan dan normalisasi Sungai Brantas dan Bengawan Solo yang melintas Jawa Timur. Hal ini dilakukan untuk menghadapi kemarau panjang yang diperkirakan terjadi akibat fenomena El Nino, sehingga pasokan air untuk pertanian dapat terjaga.

Apa yang sudah di capai dari hasil panen jagung saat ini, Pangdam berharap atas kerja sama dan pemanfaatan teknologi modern dalam pertanian, hasil produksi di wilayah ini dapat terus ditingkatkan. Hal ini akan mendukung upaya menjadikan Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional.

Pangdam Mayjen TNI Rafael Tinjau Pipanisasi dan Tanam Jagung di Nganjuk

Nganjuk,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay meninjau pelaksanaan program pipanisasi dan ganam jagung yang digelar di Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Senin (27/05/2024).

Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan jika pelaksanaan program pipanisasi dan tanam jagung di Kabupaten Nganjuk, berjalan dengan optimal.

“Pipanisasi ini merupakan program bantuan dari bapak KSAD dalam rangka mendukung pengoptimalan tanam jagung,” ucap Pangdam.

Pangdam menambahkan, pelaksanaan program itu melibatkan beberapa pihak, salah satunya Pemerintah Daerah. Pasalnya, sinergitas itu dinilai sangat penting dalam upaya mensukseskan ketahanan pangan.

“Petani juga berperan penting demi terciptanya ketahanan pangan ini,” ujar Mayjen TNI Rafael.

Bukan hanya itu, Pangdam juga mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.

“Tentunya kami berharap adanya dukungan dari bapak KSAD ini, bisa menambah capaian target ketahanan pangan, khususnya jagung di Jawa Timur,” jelas Mayjen TNI Rafael.

Kasdam V/Brawijaya Dampingi Asops Panglima TNI Tinjau Kesiapan Pasukan Yonzipur 5/ABW

Malang,- Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Endro Satoto meninjau kesiapan pasukan Yonzipur 5/ABW.

Rencananya, pasukan Yonzipur nantinya bakal mengemban misi menjaga kedaulatan di perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Yonzipur 5 ini nantinya akan ditugaskan di perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kalimantan Barat sektor timur,” kata Kasdam. Senin (27/05/2024).

Beberapa hal disampaikan oleh Kasdam dihadapan pasukan Yonzipur, salah satunya harus bisa menjalankan tugas dengan baik.

“Semua tugas harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Itu semua demi menjaga kedaulatan dan integritas wilayah negara,” jelas Brigjen Endro.

Terpisah, Danyonzipur Letkol Czi Sobirin Setio Utomo mengungkapkan, adanya peninjauan yang dilakukan oleh Kasdam saat ini, seakan menjadi penyemangat bagi prajuritnya.

Bahkan, ia juga memotivasi seluruh prajurit Yonzipur 5/ABW agar bisa melaksanakan tugas dengan baik.

“Selama di daerah perbatasan, kami juga memiliki misi yaitu mewujudkan Kemanunggalan TNI dan rakyat,” tegasnya.

Pangdam Brawijaya Beserta PJ Gubernur Lepas Peserta Surabaya Medic Air Run 2024

Surabaya,- Pelaksanaan Surabaya Medic Air Run 2024 ternyata mampu menyita antusias masyarakat.

Itu terlihat ketika perlombaan itu diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah.

Acara yang digelar di Kampus A Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada Minggu (26/05/2024) pagi itu, dihadiri oleh Forkopimda Jatim. Bahkan, pelepasan peserta itu dilakukan langsung oleh Forkopimda.

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mengapresiasi adanya pelaksanaan kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya.

“Terima kasih kepada penyelenggara dan seluruh pihak yang ikut serta mendukung kegiatan ini. Olahraga merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Pj Gubernur Adhy.

Senada, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay menambahkan, pelaksanaan olahraga tersebut mampu menggugah antusias masyarakat.

Pangdam menyebut, jika pelaksanaan even itu seakan menunjukkan jika olahraga, sudah semakin disukai oleh masyarakat.

“Ada 3.000 peserta yang ikut serta mengikuti perlombaan ini. Bisa kita lihat bersama, masyarakat sudah mulai menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, serta ucapan terimakasih kepada peserta dan pendukung, sehinga kegiatan ini berjalan tertib aman dan sukses, jelas Pangdam.

Letkol Arh Iwan Hermaya Lakukan Kunjungan ke Beberapa pos Satgas Yonarhanud 8/MBC

Nunukan,- Dansatgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC menggelar kunjungan ke beberapa pos Satgas yang tersebar di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Sabtu (25/05/2024).

Kunjungan kerja kali ini dilaksanakan bersama Bea Cukai, Imigrasi dan Balai Karantina dalam rangka meninjau langsung kondisi prajurit Satgas, dan fasilitas PLBN Labang yang menjadi salah satu entry point perbatasan Indonesia-Malaysia. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Bea Cukai Nunukan Bapak Danang Seno Bintoro S.E., M.M.

Selain di pos Labang, kunjungan itu juga dilakukan di pos Simantipal. Kedua pos tersebut, merupakan pos yang letaknya hanya dapat diakses melalui jalur perairan/sungai.
Dalam peninjauan itu beberapa hal disampaikan oleh Dansatgas secara langsung dihadapan personil Pamtas yang berada di masing-masing pos tersebut.

Selain soal menjaga kedaulatan Negara, Letkol Arh Iwan Hermaya juga menghimbau personilnya untuk tetap menjaga keamanan selama pelaksanaan tugas dan terus membantu kesulitan masyarakat di Perbatasan. “Tujuannya, adalah untuk menjaga rasa cinta tanah air,” kata Dansatgas.

Selain itu, sinergitas pun tak lepas ditegaskan oleh Dansatgas kepada seluruh personilnya. Ia menilai, sinergitas dengan instansi terkait merupakan kunci utama suksesnya pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai pasukan penjaga perbatasan antar negara.

“Sinergitas itu penting. Tanpa sinergitas, tugas dan tanggung jawab ini akan sulit untuk diselesaikan dengan baik,” jelas. Letkol Iwan. PenArh8

Apel Komandan Satuan di Banyuwangi, Pangdam Sampaikan Empat Point Penting

Banyuwangi,- Terdapat empat point penting yang disampaikan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay pada pelaksanaan Apel Komandan Satuan yang berlangsung di Banyuwangi, Jawa Timur.

Selain penyamaan visi dan misi, AKS yang dihadiri oleh para Danrem, Dandim, Danyon dan Kabalak jajaran Kodam V Brawijaya tersebut, juga bertujuan untuk menyampaikan berbagai program yang saat ini dilaksanakan oleh TNI-AD.

“Seorang Komandan, harus bisa menjadi contoh dan tauladan bagi prajuritnya,” kata Pangdam. Selasa (21/05/2024).

Pengecekan terhadap kondisi Satuan , kata Mayjen TNI Rafael, harus selalu dilakukan oleh seluruh Dansat. “Termasuk juga melakukan pengecekan dan peduli terhadap anak buah serta keluarga,” ujarnya.

Saat ini terdapat beberapa program yang menjadi titik fokus TNI-AD. Selain program ketahanan pangan, pihak TNI AD juga mulai gencar melakukan berbagai program yang berkaitan dengan menjaga kelestarian alam serta program program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat

“Program-program yang berkaitan dengan TNI AD manunggal air, ketahanan pangan, Rutilahu dan penghijauan harus dijalankan oleh seluruh jajaran KodamV Brawijaya” tegas Mayjen TNI Rafael.

Sebagai implementasi program kegiatan yang berkaitan dengan kepedulian lingkungan hidup dan menjaga kelestarian alam, diakhir pelaksanaan AKS dilakukan penanaman Pohon , dan pelepasan Tukik di kawasan Pantai Boom, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
“Penanaman pohon dan pelepasan tukik salah satu contoh nyata tindakan menjaga kelestarian lingkungan, masyarakat diharapkan ikut berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam” ujar Mayjen Rafael disela sela penanaman pohon dan pelepasan tukik.

Kodim 0812 Lamongan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional dengan Kampung Pandu

Lamongan,- TNI AD tak hanya bertugas menjaga pertahanan negara, tetapi juga berperan aktif dalam membantu program pemerintah, termasuk dalam hal ketahanan pangan nasional. Salah satu contohnya adalah Kodim 0812 Lamongan yang membuat Kampung Pandu (Kampung Pangan Terpadu) di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung.

Kampung Pandu ini merupakan sebuah kawasan terpadu yang terdiri dari sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Di sini, diterapkan sistem pertanian terpadu (integrated farming) yang memanfaatkan limbah dari satu sektor untuk kebutuhan sektor lainnya.

Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., menjelaskan bahwa Kampung Pandu bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dan menjadi contoh bagi masyarakat.

“Ketersediaan bahan pangan merupakan syarat mutlak bagi negara, dan petani memiliki peran penting dalam mewujudkannya,” ujar Letkol Wira.

Beliau juga menghimbau para Babinsa untuk proaktif membantu petani dengan sepenuh hati.

Kampung Pandu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan program ketahanan pangan yang serupa.

Brigjen TNI Endro Satoto Ikuti Upacara Harkitnas ke-116

Surabaya,- Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Endro Satoto mengikuti berlangsungnya upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Senin (20/05/2024).

Selain dihadiri Kasdam, upacara yang dipimpin Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono itu, juga turut diikuti oleh sejumlah pejabat dan Perwira TNI-Polri.

Ditemui usai pelaksanaan upacara peringatan itu, Kasdam mengatakan peringatan Harkitnas tersebut tak hanya dijadikan sebagai ajang seremonial semata.

Menurutnya, peringatan Harkitnas harus bisa dijadikan sebagai momentum dalam meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam mewujudkan Indonesia Emas.

“Kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru. Kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari peradaban kita hari ini, inovasi-inovasi teknologi telah mendorong perubahan hidup manusia secara revolusioner,” kata Kasdam.

Untuk itu, tambah Brigjen TNI Endro, dirinya mengajak seluruh generasi muda untuk bisa menguasai teknologi guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Yang menguasai teknologi, maka akan menguasai peradaban. Penguasaan teknologi merupakan keniscayaan bagi kita. Untuk itu generasi muda Indonesia harus tampil sebagai penguasa teknologi, untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ungkap Brigjen TNI Endro.