Dandim 0802/Ponorogo Tinjau Pembangunan KDKMP Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa

PONOROGO — Upaya mendukung program pemerintah terus diperkuat Kodim 0802/Ponorogo melalui pengawalan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dandim Letkol Arh Farauk Saputra turun langsung meninjau progres pembangunan demi memastikan kesesuaian standar teknis. “Pembangunan berjalan baik,” ujarnya.

Peninjauan dilakukan di sejumlah desa untuk memastikan seluruh proses konstruksi memenuhi spektek yang telah ditetapkan. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen TNI dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa melalui pembangunan fasilitas yang mampu menggerakkan kegiatan usaha dan pelayanan berbasis kebutuhan warga.

Dandim menjelaskan bahwa KDKMP merupakan program strategis yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan pendampingan berkelanjutan, pembangunan diharapkan berjalan tepat waktu sehingga koperasi segera dapat dimanfaatkan sebagai pusat layanan ekonomi yang terpadu dan berkeadilan.

Ia menegaskan pembangunan KDKMP menjadi langkah penting dalam memajukan perekonomian lokal. Fasilitas ini disiapkan sebagai pusat kegiatan multifungsi, melayani kebutuhan pangan, layanan simpan pinjam, distribusi produk, serta peluang usaha baru yang mendorong peningkatan produktivitas warga di berbagai sektor.

Kodim 0802/Ponorogo mencatat tiga desa di Kecamatan Sukorejo telah memulai pembangunan gedung KDKMP, yaitu Desa Sukorejo, Serangan, dan Kranggan. Sementara 38 desa lainnya sedang menyelesaikan tahap persiapan sebagai bagian dari perluasan program koperasi untuk seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo.

Dengan pengawasan ketat dan sinergi lintas sektor, pembangunan KDKMP diharapkan berjalan optimal dan memberi dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran koperasi ini menjadi langkah maju dalam memperkuat kemandirian desa melalui pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan.

Babinsa Dampingi Program Gizi SPPG Dukung Kesehatan Siswa di Jampirogo

MOJOKERTO — Program pemenuhan gizi anak sekolah semakin diperkuat melalui pelaksanaan SPPG di Desa Jampirogo. Babinsa Koramil 0815/03 Sooko Sertu Mudali hadir mendampingi penyaluran konsumsi gizi seimbang untuk siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Terdapat satu pernyataan penting yang menegaskan dukungan TNI terhadap program ini.

Kegiatan SPPG dilaksanakan dengan melibatkan Mitra SPPG Jampirogo dan Yayasan Nur-Rahmah Petungasri Pandaan sebagai penyelenggara layanan gizi. Para siswa dari jenjang KB hingga SMA menerima makanan bergizi yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan nutrisi harian sekaligus menekan potensi gangguan kesehatan saat proses belajar.

Sertu Mudali menegaskan bahwa program MBG sangat membantu pemenuhan gizi anak-anak di wilayah Jampirogo. Ia menyampaikan bahwa Koramil 0815/03 Sooko selalu siap mendukung kelancaran kegiatan agar distribusi makanan bergizi tepat sasaran dan berjalan tertib demi keberlanjutan kesehatan generasi muda.

Sebanyak 3.301 peserta didik dari 32 sekolah menjadi penerima manfaat program SPPG Hybrid/Mandiri Jampirogo. Menu makan yang disalurkan terdiri dari nasi putih, ikan dori tepung, sambel goreng tempe, saus asam manis, serta buah jeruk sebagai asupan vitamin bagi para siswa di wilayah tersebut.

Di lapangan, Babinsa aktif membantu guru dan pendamping memastikan seluruh siswa menerima makanan secara merata. Edukasi ringan tentang pola makan sehat juga disampaikan kepada anak-anak agar mereka memahami pentingnya menjaga asupan gizi seimbang dalam mendukung tumbuh kembang dan aktivitas belajar.

Pelaksanaan program berjalan aman, tertib, dan penuh keceriaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung generasi muda melalui pemenuhan gizi yang baik. Melalui pendampingan berkelanjutan, diharapkan kualitas kesehatan dan semangat belajar para siswa di Jampirogo terus meningkat.

Sinergi Aparat Desa Perkuat Pembekalan Satlinmas Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah

TRENGGALEK — Sinergitas TNI-Polri bersama Satpol PP di Desa Nglinggis kembali menguat melalui pembekalan Satlinmas yang digelar di Balai Desa. Kegiatan ini menarik perhatian karena menghadirkan tiga unsur pengayom masyarakat untuk memperkuat ketahanan keamanan desa. Terdapat satu pernyataan penting dalam sesi arahan.

Sejak pagi, anggota Satlinmas hadir menunjukkan kesiapan menjaga ketertiban desa. Seragam hijau yang mereka kenakan mencerminkan komitmen dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang. Peran Satlinmas dinilai vital sebagai garda terdepan pendukung stabilitas keamanan wilayah di tingkat desa.

Dalam penyampaiannya, Babinsa Nglinggis Sertu Agus Erwanto menegaskan bahwa Satlinmas memiliki fungsi strategis dalam sistem pengamanan wilayah. Ia menilai keberadaan mereka bukan sekadar struktur formal, tetapi bagian penting dalam mitigasi gangguan keamanan maupun bencana sehingga perlu terus diperkuat kapasitasnya.

Sertu Agus juga mengingatkan pentingnya kepekaan terhadap perubahan sosial dan kemajuan teknologi yang memengaruhi pola ancaman. Menurutnya, keamanan wilayah lahir dari kolaborasi seluruh unsur masyarakat. Ia menyampaikan bahwa tindakan kolektif menjadi landasan terciptanya lingkungan yang stabil dan aman dari berbagai potensi gangguan.

Pada sesi berikutnya, Bhabinkamtibmas Bripka Arwani menekankan pentingnya koordinasi tiga pilar desa. Ia mencontohkan berbagai peristiwa yang berhasil ditangani cepat berkat komunikasi efektif antar unsur pengaman. Ia menilai Satlinmas sebagai mitra strategis yang memperkuat stabilitas wilayah melalui deteksi dini dan pelaporan cepat.

Kasat Pol PP Kecamatan Tugu Antun Yuwono menambahkan materi mengenai ketertiban umum dan kedisiplinan. Ia menyebut bahwa Satpol PP dan Satlinmas merupakan unsur yang saling menguatkan dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, kehadiran Satlinmas turut menopang pengamanan kegiatan desa dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.

Latihan lapangan menjadi penutup kegiatan untuk meningkatkan disiplin dan respons cepat anggota Satlinmas. Simulasi pengamanan diberikan agar mereka lebih siap terjun pada kegiatan masyarakat yang padat tahun ini. Melalui pembekalan ini, tercipta harapan agar kemampuan teknis dan semangat pengabdian Satlinmas semakin meningkat dan berkelanjutan.

Babinsa Kademangan Dampingi Perawatan Padi Inpari-32 Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

BONDOWOSO — Upaya peningkatan ketahanan pangan kembali diperkuat jajaran TNI AD melalui pendampingan langsung kepada petani. Babinsa Kelurahan Kademangan, Serka Ahmad Basyuni, turun ke sawah mendampingi perawatan padi varietas Inpari-32 di RT 08 RW 02. “Kami selalu siap membantu petani,” tegasnya.

Pendampingan berlangsung pada areal seluas 0,8 hektare milik Imam, petani setempat. Serka Ahmad Basyuni memastikan seluruh proses perawatan berjalan baik mulai pemupukan, pengecekan lahan, hingga antisipasi hama. Langkah ini merupakan bagian dari program LTT yang terus digencarkan untuk mendukung produktivitas pertanian rakyat.

Menurut Serka Ahmad Basyuni, pendampingan dilakukan agar petani mendapat arahan perawatan tanaman secara tepat. Ia menilai varietas Inpari-32 memiliki potensi hasil tinggi bila dirawat benar dan tepat waktu. Pendampingan ini sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa melalui peningkatan produktivitas panen.

Imam menyampaikan terima kasih atas pendampingan Babinsa yang rutin dilakukan. Ia mengaku terbantu terutama dalam pengawasan pertumbuhan padi serta langkah teknis yang selama ini kurang ia perhatikan. Kehadiran Babinsa menjadi dorongan penting bagi petani dalam menjaga kualitas pertanian desa.

Kegiatan perawatan tanaman padi berlangsung aman dan tertib dengan partisipasi aktif petani setempat. Sinergi Babinsa dan petani dalam mendukung sektor pertanian dinilai memberi dampak positif bagi kesejahteraan warga dan kemajuan ketahanan pangan wilayah secara berkelanjutan.

Seluruh rangkaian pendampingan memperlihatkan komitmen TNI AD untuk terus hadir dalam mendukung petani. Diharapkan langkah ini memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan hasil panen masyarakat di wilayah Bondowoso.

Koramil Dringu Kawal Monev Ketahanan Pangan Peternakan Sapi Desa Sumber Agung

PROBOLINGGO – Upaya memperkuat ketahanan pangan di sektor peternakan kembali digelar melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Ketahanan Pangan Tahun 2025 di Balai Desa Sumber Agung. Kegiatan ini melibatkan Koramil 0820/22 Dringu sebagai unsur pengawal pelaksanaan program bersama pemerintah desa serta masyarakat.

Sejak pukul 08.00 WIB, kegiatan Monev dihadiri jajaran pemerintahan desa, kecamatan, aparat kewilayahan, dan tokoh masyarakat yang berkomitmen memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai sasaran. Pelaksanaan ini juga memberikan pendampingan intensif bagi kelompok masyarakat pengembang usaha peternakan sapi di wilayah Dringu.

Sekcam Dringu Alim Susilo hadir bersama Kepala Desa Sumber Agung Elmidi, Kasi Pem Kecamatan Dringu Rini S.Sos, serta Pendamping Desa Ali S.H. Turut mendampingi Babinsa Sumber Agung Sertu Rachmad Kurniawan dan Bhabinkamtibmas Aiptu Toni yang selama ini bersinergi mendukung pemberdayaan desa secara berkelanjutan.

Kegiatan juga melibatkan perangkat desa, Ketua BPD beserta anggota, serta ketua RW dan RT se-Desa Sumber Agung. Partisipasi aktif unsur masyarakat mencerminkan bahwa pembangunan sektor peternakan merupakan kepentingan bersama yang memerlukan kerja kolaboratif untuk memperkuat perekonomian tingkat desa.

Para peserta melakukan pemantauan menyeluruh terkait keberlanjutan program peternakan sapi selama tahun 2025. Evaluasi dilakukan guna mengidentifikasi capaian, hambatan, serta potensi pengembangan sehingga program dapat memberikan dampak optimal bagi kesejahteraan masyarakat Desa Sumber Agung.

Babinsa Sumber Agung, Sertu Rachmad Kurniawan, menegaskan komitmen Koramil dalam mendampingi kegiatan pemberdayaan masyarakat. Ia menyatakan bahwa pendampingan TNI pada program ketahanan pangan bertujuan memperkuat ekonomi lapisan bawah dan berharap kegiatan ini dapat terus meningkatkan taraf hidup masyarakat desa ke depan.

Dialog Forkopimda Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Pembangunan Kota Probolinggo

PROBOLINGGO – Dialog interaktif Forkopimda bersama aparatur negara dan masyarakat digelar untuk memperkuat komunikasi serta koordinasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kasdim 0820/Probolinggo Mayor Inf Herawadi Karnawan menegaskan kegiatan ini penting untuk memahami arah pembangunan dan keterbukaan informasi bagi seluruh elemen.

Mayor Inf Herawadi Karnawan menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menghimpun aspirasi dan kebutuhan masyarakat sebagai bahan penyusunan kebijakan. Ia menyampaikan pentingnya kolaborasi agar pembangunan dapat berjalan tepat sasaran dan selaras dengan perencanaan daerah yang sudah ditetapkan pemerintah.

Wali Kota Aminuddin dalam sambutannya menekankan bahwa dialog ini merupakan wadah komunikasi efektif antara pemerintah daerah, Forkopimda, aparatur negara, dan masyarakat. Ia menilai komunikasi yang baik akan memastikan pesan pembangunan tersampaikan dengan jelas serta dapat diterima seluruh lapisan warga.

Pemerintah daerah, lanjut Wali Kota Aminuddin, mendukung berbagai program pusat seperti koperasi merah putih dan sekolah rakyat yang memerlukan dukungan aparatur hingga tingkat kelurahan. Ia mengingatkan pentingnya kerja keras bersama agar seluruh program dapat terlaksana secara optimal sesuai ketentuan pemerintah pusat.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Aminuddin juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo naik dua persen pada semester kedua. Ia menilai capaian tersebut merupakan prestasi yang harus dirawat serta ditingkatkan melalui kebijakan yang tepat dan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui kegiatan dialog interaktif ini diharapkan komunikasi lintas unsur semakin kuat dan pembangunan Kota Probolinggo dapat berlanjut secara berkesinambungan demi kesejahteraan masyarakat serta penguatan tata kelola pemerintahan di daerah.

Satgas Yonif 511 Popome Jalin Kedekatan Warga Lewat Anjangsana dan Bantuan Sembako

LANNY JAYA – Personel Satgas Yonif 511/DY Pos Popome melaksanakan anjangsana ke rumah tokoh adat di Kampung Popome Distrik Mokoni. Kehadiran prajurit disambut hangat warga yang gembira dapat berinteraksi langsung dan menerima dukungan berupa bantuan sembako sebagai wujud kepedulian satuan.

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat hubungan baik antara personel Pos Popome dan masyarakat. Interaksi yang terjalin menjadi bagian penting dari pembinaan teritorial selama penugasan, sekaligus memastikan suasana aman tetap terjaga di wilayah yang menjadi tanggung jawab operasional satuan.

Danpos Popome Lettu Inf Arif Syarifudin menjelaskan bahwa anjangsana bertujuan menjalin kedekatan dengan warga. Ia menegaskan kegiatan seperti ini penting untuk membangun kepercayaan dan memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan yang diharapkan dapat terus terjaga selama penugasan berlangsung.

Bantuan sembako diberikan langsung kepada warga di rumah masing-masing sebagai bentuk perhatian prajurit kepada masyarakat. Para personel juga meluangkan waktu untuk berdialog, mendengar masukan warga, dan memastikan hubungan komunikasi berjalan baik dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Tokoh adat Kampung Popome, Bapak Reimon Murib, menyampaikan apresiasi kepada personel Pos Popome atas kunjungan dan kepedulian mereka. Ia menilai kegiatan ini membawa rasa aman bagi warga serta memperkuat hubungan adat dan TNI dalam menjaga keharmonisan wilayah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara masyarakat dan Pos Popome Satgas Yonif 511/DY semakin erat sehingga tugas pengamanan dan pembinaan wilayah dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga setempat.

Sinergi TNI Dukung Pelaksanaan Latsar CPNS Kejaksaan RI Berlangsung Aman

PROBOLINGGO – Pelaksanaan Pelatihan Dasar bagi CPNS Kejaksaan RI di Alun-Alun Kraksaan berjalan tertib, aman, dan penuh antusias. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan dukungan penuh Koramil 0820-12/Kraksaan yang memastikan keamanan selama rangkaian acara berlangsung bagi seluruh peserta.

Dalam laporan tertulis, Serma Gangsar Setyo Nugroho menyampaikan bahwa kehadiran aparat kewilayahan merupakan wujud sinergi TNI–Kejaksaan mendukung peningkatan disiplin dan kapasitas peserta Latsar. Ia menegaskan kegiatan berjalan lancar dari pembukaan hingga penyampaian seluruh materi pelatihan yang dijadwalkan penyelenggara.

Pendampingan dilakukan Koramil 0820-12/Kraksaan sebagai bentuk komitmen menjaga kondusivitas selama pelaksanaan kegiatan di ruang publik. Pengawasan dilakukan menyeluruh untuk memastikan peserta dapat mengikuti agenda tanpa gangguan, sekaligus memberikan dukungan moral kepada para calon aparatur negara.

Latsar CPNS menjadi tahapan penting dalam membentuk karakter, integritas, serta profesionalisme peserta. Keterlibatan Koramil 0820-12/Kraksaan memberikan dampak positif terhadap ketertiban pelaksanaan, sehingga seluruh rangkaian berlangsung optimal dan memberikan pengalaman belajar yang efektif bagi peserta.

Dukungan pengamanan dari TNI ikut memperkuat pelaksanaan program pembinaan aparatur ini. Setiap sesi dapat berjalan sesuai rencana penyelenggara dan meninggalkan kesan positif bagi peserta maupun unsur instansi terkait yang hadir di lapangan bersama tenaga pendukung kegiatan lainnya.

Koramil 0820-12/Kraksaan berharap kegiatan ini mampu memperkuat kesiapan para peserta dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Harapan tersebut diiringi dorongan agar nilai-nilai ASN dan semangat pengabdian Kejaksaan RI terus tertanam dalam pelaksanaan tugas ke depan.

Satgas Yonif 511 Perkuat Silaturahmi dan Hormati Budaya Lokal di Distrik Kanggime

TOLIKARA — Satgas Yonif 511/DY melaksanakan kegiatan komunikasi sosial dan silaturahmi dengan tokoh adat serta tokoh agama di Distrik Kanggime sebagai langkah memperkuat hubungan masyarakat. Wadanpos Kanggime Letda Inf Arief Reskianto memimpin langsung kegiatan ini sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial satgas.

Pertemuan dilaksanakan di lingkungan pemukiman warga dengan suasana penuh kekeluargaan. Kepala Suku menyampaikan pesan adat dan kearifan lokal yang menjadi pedoman hidup masyarakat setempat. Beliau menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik antara masyarakat dengan aparat yang bertugas di wilayah pegunungan tersebut.

Satgas juga melakukan tatap muka dengan Pendeta yang selama ini berperan menjaga keharmonisan masyarakat. Beliau memberikan pandangan terkait pentingnya kasih, persatuan, serta sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan kedamaian di tengah keberagaman budaya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan khidmat dan penuh makna. Personel satgas mendengarkan langsung harapan warga terkait stabilitas keamanan, sambil menyampaikan komitmen untuk selalu hadir mendukung masyarakat. Kegiatan ini juga memperkuat pemahaman terhadap nilai budaya lokal yang menjadi identitas Distrik Kanggime.

Interaksi positif ini menunjukkan kedekatan satgas dengan masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas operasi. Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi landasan kuat dalam menjaga keamanan wilayah, sekaligus mendukung terciptanya hubungan harmonis antara satuan tugas dan warga pegunungan tengah Papua.

Satgas berharap jalinan kebersamaan ini dapat terus terpelihara sehingga memberi manfaat luas bagi masyarakat Distrik Kanggime dan memperkuat kerja sama yang telah terbangun dengan baik selama pelaksanaan tugas.

Dandim Jombang Tinjau Kesiapan Lahan Rencana Pembangunan Batalyon Teritorial Baru

JOMBANG – Dandim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo meninjau kesiapan lahan rencana pembangunan Batalyon Teritorial di Desa Karangwinangon, Kecamatan Mojoagung, pada Selasa pagi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pendukung benar–benar siap sebelum pembangunan dimulai demi menunjang kebutuhan satuan.

Kegiatan peninjauan ini menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan lokasi yang direncanakan. Dandim bersama unsur staf Kodim, perangkat desa, dan perwakilan pemerintah kecamatan meninjau berbagai aspek teknis, termasuk aksesibilitas dan kondisi lingkungan sekitar yang mendukung pembangunan.

Rombongan menyusuri beberapa titik yang telah dipetakan sebelumnya. Akses jalan menuju lahan, kontur wilayah, dan kebutuhan fasilitas tambahan menjadi bagian dari evaluasi awal. Semua dilakukan agar seluruh tahapan pembangunan dapat terlaksana dengan terukur serta selaras kebutuhan operasional satuan teritorial.

Dandim menegaskan pembangunan Batalyon Teritorial merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembinaan teritorial dan meningkatkan kualitas pelayanan TNI kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya memilih lokasi yang memenuhi standar serta memiliki nilai strategis jangka panjang.

“Lokasi ini menjadi salah satu opsi strategis karena aksesibilitasnya yang baik dan berada di wilayah yang terus berkembang. Kami ingin memastikan bahwa rencana pembangunan dapat berjalan sesuai standar serta membawa manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dengan adanya peninjauan ini, diharapkan proses perencanaan pembangunan Batalyon Teritorial dapat berjalan lancar dan menghasilkan fasilitas yang mampu mendukung tugas TNI secara optimal di wilayah Jombang.