Program Seribu Jamban di Kodam Brawijaya Dapat Dukungan Masyarakat

Surabaya,- Program seribu jamban yang sebelumnya pernah digencarkan oleh pihak Kodam V/Brawijaya, kini bakal kembali dilaksanakan.
Program itu dilakukan dalam rangka menciptakan pola hidup bersih dan sehat pada masyarakat, khususnya warga di Surabaya dan beberapa daerah lainnya.
Meski belum berjalan, ternyata program itupun mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya dari Rotary Club Surabaya. Salah satu komunitas yang memberikan perhatian penuh di bidang kemanusiaan.
Kedatangan Rotary Club ke Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Senin, 08 Nopember 2021 siang, disambut oleh beberapa pejabat teras Makodam, salah satunya ialah Kepala Staf Kodam, Brigjen TNI Agus Setiawan beserta beberapa pejabat teras Makodam lainnya.
Kepala Penerangan Kodam, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra mengatakan jika pihak Kodam, sangat mengapresiasi adanya dukungan yang diberikan oleh Rotary Club tersebut.
Pasalnya, Kusdi menyebut jika program yang ada pada Rotary, khususnya di bidang kemanusiaan sangat sejalan dengan visi dan misi Kodam. “Terutama soal kesehatan,” ujar Kapendam.
Ia berharap, dengan adanya program jambanisasi itu, pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat bisa terus meningkat, terutama ditengah pandemi saat ini. “Pola hidup bersih dan sehat itu, pondasi utama kesehatan,” bebernya. (*)

Kodam Brawijaya Back Up Upaya Penanggulangan Banjir di Kota Batu

Surabaya,- Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhadnra menegaskan jika pihak Kodam bakal memberikan bantuan bagi petugas gabungan yang saat ini sedang melakukan upaya evakuasi, dan penanggulangan di lokasi pasca banjir yang ada di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Hal itu, dikatakan oleh Kusdi ketika di konfirmasi melalui via seluler miliknya pada Minggu, 07 Nopember 2021 siang. “Iya, sekang Kodam sudah mengambil sikap menanggulangi adanya bencana itu. Dapur darurat juga sudah didirkan,” kata Kusdi. Dijelaskan Kusdi, selain Kodam, upaya penanggulangan itu juga didukung oleh stakeholder terkait lainnya, terutama Forkopimda Jatim beserta para relawan yang sudah bersiaga di lokasi pasca banjir. “Semuanya saling bersinergi,” tegasnya.

Program Pembinaan Lingkungan Hidup, Kodim 0804/Magetan Gelar Penghijauan

Magetan. Komando Distrik Militer  0804/Magetan menggelar kegiatan program pembinaan lingkungan hidup khususnya dalam kegiatan penghijaun, dengan melibatkan karang taruna dan elemen masyarakat di  Embung Duwet Sewu Desa Baleasri, Kec. Ngariboyo, Magetan,   Sabtu (06/11/2021).

Kegiatan diawali dengan apel bersama ini dihadiri langsung oleh Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Ismulyono Tri Widodo, Bupati Magetan Suprawoto, Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, perwira staf,  prajurit, dan tamu undangan yang terdiri dari pemuka masyarakat Baleasri dan karang taruna.

Menurut  Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Ismulyono Tri Widodo, penyelenggaraan program pembinaan lingkungan hidup ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan gerakan menjaga dan melestarikan Lingkungan Hidup khususnya dalam kegiatan Penghijauan”, ucapnya.

Dengan kegiatan Penghijauan ini, kita dapat mengurangi dampak kerusakan lingkungan yang dapat mengakibatkan bencana alam di Kab. Magetan.

Dandim mengajak seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat tanaman ini. Mari kita jaga bersama sehingga nanti setelah berbuah dapat bermanfaat bagi anak cucu kita, ” tutupnya”.

Hal Senada juga disampaikan Bupati Magetan Suprawoto, Ia sangat berterima kasih kepada TNI Khususnya Kodim 0804/Magetan karena sangat peduli terhadap lingakungan terutama pada penghijauan, mengigat di Kabupaten Magetan masih rentan terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor jadi saya rasa langkah ini sagat tepat, “ucapnya”. (MC0804)

Kota Batu Banjir Bandang, Kapenrem 081/DSJ Beri Pesan Kepada Masyarakat

MALANG, Memasuki bulan November ini, BMKG mencatat curah hujan di berbagai wilayah di Indonesia cukup tinggi, tak terkecuali di Jawa Timur.Bahkan hari ini, sejak pagi guyuran hujan intensitas sedang hingga tinggi hampir merata di Jawa Timur. Hal itu pulalah yang mengakibatkan Kota Batu sore ini diterjang oleh banjir bandang.

Banjir bandang yang terjadi di Kota Batu hingga sepanjang aliran Sungai Brantas itu telah banyak menimbulkan kerugian, khususnya dari segi materill.Atas musibah yang terjadi itu, Kapenrem 081/DSJ Mayor Arm Nurwahyu Sujatmiko turut menyampaikan rasa keprihatinannya.“Duka mendalam bagi saudara-saudara kami di Kota Batu yang tertimpa musibah banjir. Semoga mereka yang terdampak senantiasa diberikan ketabahan dan kesabaran,” kata Kapenrem melalui rilis tertulisnya, Kamis (4/11/2021).

Dia berharap, musibah tersebut dapat dijadikan pelajaran yang berharga agar bencana tersebut dapat dicegah dan diminimalisir supaya tidak terulang kembali.“Mari jadikan musibah banjir di Kota Batu sebagai pelajaran yang berharga, agar kita dapat lebih peduli dalam menjaga dan memelihara lingkungan,” terangnya.Dijelaskannya, kepedulian terhadap lingkungan dapat dilakukan dengan tidak sembarangan menggunduli lahan, baik di hutan ataupun di sekitar aliran sungai.“Dan yang tak kalah pentingnya adalah tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di sungai,” imbuhnya.Kapenrem juga berharap, musibah banjir bandang di Kota Batu itu tidak akan terulang lagi. “Semoga tidak akan terjadi lagi hal serupa, khususnya di Jawa Timur,” pungkasnya.(Arw/Ang).

Dandim 0822 Hadiri Rapat Paripurna 6 (Enam) Reperda Propemperda Tahun 2021

Propemperda merupakan instrumen perencanaan program pembentukan peraturan daerah yang dilakukan secara terencana, terpadu dan sistematis yang dilaksanakan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun yang disusun berdasarkan skala prioritas dan ditetapkan sebelum rancangan peraturan daerah tentang APBD disahkan.

Bertempat Di Ruang Rapat Graha Paripurna DPRD Bondowoso Jl. KH.R As’ad Syamsul Arifin No. 100 Kec.Tenggarang Kab. Bondowoso telah di laksanakan Rapat Paripurna dengan agenda Nota Penjelasan Bupati Bondowoso Terhadap 6 ( enam ) Reperda Propemperda Tahun 2021, Senin (1/11/2021).

Turut hadir dalam rapat tersebut Bupati Bondowoso Drs. KH. Salwa Arifin, Ketua DPRD Kab Bondowoso H. Ahmad Dhafir, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Kav Widi Widayat, ST., Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto S.I.K, Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar Rahmad, SE., M.Si, Wakil Ketua DPRD Drs. H. Buchori Mun’im, Wakil Ketua DPRD H.Moh Supriadi , S.E, dan Kasi Intel Kejari Bondowoso Sucipto, SH, serta Ketua Pengadilan Negeri Bondowoso I Gede Susila Genuyasa, SH.

Penyampaian Nota Penjelasan 6 (Enam) Reperda Propemperda Tahun 2021 oleh Bupati Bondowoso Drs. KH. Salwa Arifin mengatakan, “Raperda perubahan tentang retribusi jasa umum, agar dapat di nikmati oleh masyarakat umum, dalam perkembangan nya di butuhkan kontribusi oleh semua pihak, sehingga berpotensi untuk pendapatan Daerah.

Jasa pengusaha, telah diatur dalam peraturan Daerah Nomor 17 tahun 2010. Merupakan salah satu bidang penting dalam membantu retribusi Daerah, sehingga dalam rangka upaya peningakatan pembangunan Daerah sehingga membentuk peraturan yang mengatur tentang retribusi jasa pengusaha.

Perindustrian sangat penting dalam membantu dan mendongkrak perekonomian masyarakat sehingga masyarakat dapat sejahtera, diharapkan mampu mendorong ekonomi masyarakat. Laporan keuangan diwilayah Bondowoso, perlu di kaji dengan lebih matang sehingga penggunaan nya lebih produktif dan efisien dan tepat program.

Perubahan rencana pembangunan daerah 2018-2023, tentang rencana pembangunan Nasional, klasifikasi perlu pembentukan pemantauan dan laporan hasil pembangunan menengah ke atas, dengan semakin berkurangnya lahan pertanian akibat alih fungsi, sehingga perlu dikeluarkan peraturan guna untuk membatasi perubahan alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman”,fadillah KOREM 083 / BDJ

Dharma Pertiwi Kenalkan Kerajinan Nusantara

Surabaya,- Dharma Pertiwi memperkenalkan beberapa produk hasil UMKM yang ada di wilayah masing-masing. Perkenalan produk itu, dilakukan secara virtual. Acara yang dipimpin langsung oleh Ketua Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto, yang tak lain adalah istri Panglima TNI tersebut, diyakini bisa memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM ditengah pandemi Covid-19. “Kegiatan itu merupakan wujud perhatian Dharma Pertiwi dalam upaya melestarikan kerajinan nusantara,” ujar Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra. Senin, 01 Nopember 2021 siang. Selain diikuti Persit Kartika Chandra Kirana, Kusdi menjelaskan jika acara itu juga turut diikuti oleh Jalasenastri dan PIA Ardhya Garini. Ketiga organisasi itu, merupakan organisasi istri prajurit TNI, baik dari matra darat, laut dan udara. “Acara itu, adalah wadah bagi istri prajurit untuk menggali potensi, sekaligus memantapkan langkah Dharma Pertiwi untuk selalu berkarya, dan mewadahi UMKM yang ada di lingkungan Keluarga Besar TNI,” jelasnya. Selain pengenalan produk-produk UMKM, acara yang digelar secara virtual itu juga diwarnai dengan adanya peresmian Museum.

Kodam V Brawijaya: Video Viral Pemaksaan Vaksin di Sampang Ternyata Setingan LSM

Surabaya (beritajatim.com) – Sempat beredar beberapa waktu lalu video anggota TNI Kodim 0828/Sampang dituduh telah melakukan pemaksaan terhadap salah seorang warga untuk mengikuti vaksinasi. Video yang viral di sejumlah media sosial itupun menuai respon dari pihak Kodam V Brawijaya.Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan jika pihaknya sudah berkoordinasi, dan melakukan penelusuran berkaitan beredarnya video tersebut.

“Ternyata, itu disengaja. Itu dilakukan untuk menggalang suatu opini buruk terkait adanya vaksinasi yang sudah menjadi program prioritas pemerintah dalam memutus rantai pandemi,” ujar Kusdi, Rabu (27/10/2021) malam.Kusdi menjelaskan, kesengajaan itu terlihat ketika warga tersebut mendatangi posko vaksinasi.“Ada petugas yang bersiaga di posko. Mereka (petugas) sudah melihat gelagat aneh. Ternyata, warga itu sudah menyiapkan alat perekam dibalik jaketnya,” ungkap Kapendam.Setiba di pos vaksinasi, warga yang diketahui sebagai salah satu anggota LSM di Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur itupun sengaja memancing emosi petugas TNI yang sudah bersiaga di posko vaksinasi tersebut.“Awalnya mendaftarkan diri untuk divaksin. Terus menolak, dan mengajak petugas berdebat. Dari situlah petugas terpancing emosinya,” bebernya.

Kusdi pun menampik jika petugas TNI tersebut telah melakukan pemaksaan seperti video yang sudah diedarkan oleh oknum warga tersebut.“Itu video sudah dipotong alias diedit. Tidak seperti itu kronologis sebenarnya,” tegasnya.Ia pun menyesalkan adanya tindakan yang dilakukan oleh oknum warga tersebut. Pasalnya, ditengah serangan pandemi Covid-19 saat ini, adanya vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah dinilai penting untuk dilakukan pada masyarakat.“Padahal, program vaksinasi itu bagus. Tujuannya, untuk menyelematkan banyak manusia. Sudah jelas, kalau vaksin itu aman, dan halal. MUI dan BPOM pun sudah mengeluarkan mandat itu,” kata dia.Atas kejadian tersebut, pihak Kodim pun mengambil jalur hukum dengan melaporkan tindakan yang dilakukan oleh Mino (36), warga Dusun Sendeng, Desa Torjunan, Kecamatan Robatal ke Polres Sampang. Laporan itu, tertera pada surat laporan bernomor STTLP-B/234/X/2021/SPKT/Polres Sampang/Polda Jawa Timur.Dalam surat laporan itu, Mino dilaporkan atas dugaan pidana sesuai yang tertera di dalam Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan transaksi elektronik atau UU ITE. (ted)

Ditjen Pothan Kemhan Bahas Kesejahteraan Veteran

Surabaya,- Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Direktorat Veteran, Brigjen TNI Echsan Sutadji menjelaskan pentingnya peningkatan pelayanan bagi para Veteran, terutama menyangkut persoalan adminitrasi. Dikatakan Brigjen Echsan, terdapat banyak kekurangan yang ditemukan selama proses penyelesaian administrasi, salah satunya penulisan nama calon Veteran yang tak sesuai dengan data kependudukan atau data pensiun. “Proses penyelesaian administrasi Veteran membutuhkan ketelitian, koordinasi dan komunikasi yang baik antara Pusat, Daerah dan Stakeholder,” kata Ditjen Pothan Kemhan dihadapan Kakaminved yang ada di jajaran Babinminvetcatdam V/Brawijaya. Kamis, 28 Oktober 2021 siang. Echsan menilai, adanya sosialiasi yang dilakukan oleh dirinya saat ini, ditujukan untuk menyelaraskan data secara digital. “Sehingga, kesalahan administrasi tidak terjadi lagi atau Zero Mistake, atau paling tidak masih bisa diminimalisir,” bebernya. Adanya pandemi, kata Dirjen Pothan, seakan mendorong semua pihak untuk lebih memperhatikan kesejahteraan para Veteran. Pelayanan bagi Veteran, menurutnya, bukan terhubung dengan beberapa institusi saja. Namun, pelayanan itu, juga terhubung dengan berbagai Kementerian/Lembaga, TNI, Polri dan Pemda hingga instansi terkait lainnya. “Ini sesuai dengan Perpres yang tertera di nomor 79 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan UU nomor 15 tahun 2021, khususnya mengenai hak-hak tertenu bagi veteran. Maka dari itu, dibutuhkan koordinasi, integrase, sinkronisasi dan sinergi semua lintas,” ujarnya.

Tak Mau Divaksin, Oknum LSM di Sampang Bikin Gaduh

Surabaya, SMNNews.co.id- Sempat beredar beberapa waktu lalu video yang menuduh anggota TNI yang diketahui berdinas di Kodim 0828/Sampang, dituduh telah melakukan pemaksaan terhadap salah seorang warga untuk mengikuti adanya vaksinasi.

            Video yang viral di sejumlah media sosial itupun menuai respon dari pihak Kodam V/Brawijaya.

            Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra ketika dikonfirmasi berkaitan beredarnya video tersebut menjelaskan jika pihaknya sudah berkoordinasi, dan melakukan penelusuran berkaitan beredarnya video tersebut.

            “Ternyata, itu disengaja. Itu dilakukan untuk menggalang suatu opini buruk terkait adanya vaksinasi yang sudah menjadi program prioritas Pemerintah dalam memutus rantai pandemi,” ujar Kusdi. Selasa, 26 Oktober 2021 malam.

            Kusdi menjelaskan, kesengajaan itu terlihat ketika warga tersebut mendatangi posko vaksinasi. “Ada petugas yang bersiaga di posko. Mereka (petugas, red) sudah melihat gelagat aneh. Ternyata, warga itu sudah menyiapkan alat perekam dibalik jaketnya,” ungkap Kapendam.

            Setiba di pos vaksinasi, warga yang diketahui sebagai salah satu anggota LSM di Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur itupun sengaja memancing emosi petugas TNI yang sudah bersiaga di posko vaksinasi tersebut.

            “Awalnya mendaftarkan diri untuk divaksin. Terus menolak, dan mengajak petugas berdebat. Dari situlah petugas terpancing emosinya,” bebernya.

            Kusdi pun menampik jika petugas TNI tersebut telah melakukan pemaksaan seperti video yang sudah diedarkan oleh oknum warga tersebut. “Itu video sudah dipotong alias diedit. Tidak seperti itu kronologis sebenarnya,” tegasnya.

            Ia pun menyesalkan adanya tindakan yang dilakukan oleh oknum warga tersebut. Pasalnya, ditengah serangan pandemi Covid-19 saat ini, adanya vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah dinilai penting untuk dilakukan pada masyarakat.

            “Padahal, program vaksinasi itu bagus. Tujuannya, untuk menyelematkan banyak manusia. Sudah jelas, kalau vaksin itu aman, dan halal. MUI dan BPOM pun sudah mengeluarkan mandat itu,” kata dia.

            Atas kejadian tersebut, pihak Kodim pun mengambil jalur hukum dengan melaporkan tindakan yang dilakukan oleh Mino (36), warga Dusun Sendeng, Desa Torjunan, Kecamatan Robatal ke Polres Sampang. Laporan itu, tertera pada surat laporan bernomor STTLP-B/234/X/2021/SPKT/Polres Sampang/Polda Jawa Timur.

            Dalam surat laporan itu, Mino dilaporkan atas dugaan pidana sesuai yang tertera di dalam Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan transaksi elektronik atau UU ITE. (*)

Danrem 082/CPYJ Ikuti Rakor Evaluasi PPKM Wilayah Jawa-Bali

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto mengikuti Rakor Evaluasi PPKM Jawa – Bali bersama Menko Marves Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan secara Vicon bertempat Ruang Puskodalops Makorem 082/CPYJ, Jalan Veteran nomor 3 Kota Mojokerto.Minggu, (24/10/2021)Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa – Bali diperpanjang mulai 19 Oktober sampai dengan 1 November 2021.Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerbitkan peraturan teknis Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Level 3, Level 2 dan Level 1 Covid -19 di wilayah Jawa – Bali.

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, ada sembilan daerah di Jawa – Bali yang menerapkan PPKM Level 1 selama dua pekan ke depan yakniUntuk Jawa Barat Kab. Pangandaran dan Kota Banjar.Jawa Tengah Kota Tegal dan Kota Semarang.Jawa Timur Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kota Blitar dan Kota Pasuruan.Daerah yang menerapkan PPKM Level 1 ini dianggap telah memenuhi syarat indikator dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO. Indikator tersebut dilihat dari angka kasus Konfirmasi positif Covid-19 kurang dari 20 orang per 100 ribu penduduk dalam satu minggu. Kemudian jumlah pasien rawat inap di rumah sakit kurang dari 5 orang per 100 ribu penduduk dan kasus kematian kurang dari 1 orang per 100 ribu penduduk.Menko Marves juga menyampaikan, pemerintah juga mengubah syarat cakupan Vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu indikator untuk menurunkan Level PPKM.