Babinsa dan Petugas Fogging Desa Ngampal Cegah Wabah Demam Berdarah

BOJONEGORO, – Sebagai upaya mengantisipasi timbulnya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) pada peralihan musim, Babinsa Koramil 09/Sumberrejo Kodim 0813 Bojonegoro, Serma Suharsono, bantu petugas kesehatan melaksanakan pengasapan (Fogging) dipemukiman penduduk Desa Ngampal Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan fogging ini dilakukan dengan menyisir rumah-rumah warga beserta lingkunganya khususnya dilingkungan yang memiliki genangan air atau berpotensi berkembangnya jentik nyamuk Aedes Aegypti.

Selain melakukan pengasapan, petugas juga memberikan imbauan kepada warga diwilayah binaan supaya lebih peduli dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan program 3M yakni Menguras bak mandi dan tempat penampungan air, Menutup rapat tempat penampungan air dan Memanfaatkan kembali limbah barang berkas.

Babinsa dan Petani Bersatu Pantau Tanaman Padi untuk Panen Optimal

Madiun – Dalam rangka memastikan hasil pertanian yang optimal, Babinsa Desa Banaran, Sertu Agus Fatari, dari Koramil 0803/11 Geger melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman padi menjelang panen. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan Kelompok Tani (Poktan) Mardi Tresno di Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun pada Minggu (8/12). Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesehatan tanaman padi serta kesiapan lahan sebelum masa panen.

Sertu Agus Fatari mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung para petani dalam mempersiapkan hasil pertanian yang maksimal. “Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan tanaman padi dalam kondisi baik, serta untuk memberikan pendampingan kepada petani agar proses panen berjalan lancar tanpa kendala,” jelasnya. Selain itu, pengecekan juga dilakukan untuk mengetahui apakah ada hama atau penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

Salah satu anggota Poktan Mardi Tresno, Supriyanto, menyambut baik kegiatan pengecekan ini. Menurutnya, pendampingan dari Babinsa sangat penting bagi para petani, terutama dalam menghadapi masa panen. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya Babinsa yang selalu mendampingi dan memberikan arahan mengenai cara mengatasi masalah yang mungkin muncul di lahan pertanian,” kata Supriyanto.

Selama pengecekan, Sertu Agus Fatari bersama anggota Poktan Mardi Tresno memeriksa beberapa titik tanaman padi di area persawahan Desa Banaran. Mereka memastikan tidak ada gangguan hama atau penyakit yang dapat merusak hasil panen. Selain itu, Babinsa juga memberikan penyuluhan kepada petani mengenai teknik pemeliharaan yang baik menjelang panen, termasuk cara memilih waktu yang tepat untuk mulai memanen padi.

Kegiatan pengecekan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para petani Desa Banaran. Dengan adanya pendampingan dari Babinsa dan Poktan Mardi Tresno, diharapkan hasil panen padi kali ini dapat maksimal dan mendukung kesejahteraan para petani. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, kelompok tani, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian di wilayah tersebut.

Kerja Sama Babinsa dan Warga: Semen Bersatu, Beban Terbagi

SUMENEP – Ikut berperan dalam mengatasi beban warga binaan, Babinsa Koramil 0827/20 Sapudi Sertu Haidir membantu mencampur adukkan semen untuk suatu bangunan di wilayah, bertempat di Desa Jambuir Kecamatan Ganyam Kabupaten Sumenep. Minggu (08/12/2024).

Membantu meringankan beban masyarakat merupakan usaha Babinsa untuk terus menjalin tali silaturahmi dan kerjasama dengan warga yang ada di wilayah binaan.

Danramil 0827/20 Sapudi Kapten Inf Suparman berpesan. Ikut andil bersama masyarakat dalam kegiatan kemasyarakatan, selain bertujuan meringankan beban masyarakat, juga merupakan bentuk upaya Babinsa menjalin tali silaturahmi dan kedekatan ditengah masyarakat.

Dikatakan Babinsa Sertu Haidir mengaduk campuran semen ini guna untuk bahan cor bangunan rumah, sehingga kegiatan mencampur ini tidak dilakukan satu orang sehingga pekerjaan cepat terselesaikan.

“Walaupun di bawah panas terik matahari tidak menyurutkan semangat kami dalam bekerja, karena sistem yang digunakan adalah kebersamaan,” paparnya.

Di samping itu bapak Mislan yang berprofesi sebagai tukang bangunan ini sangat berterima kasih kepada bapak Babinsa karena telah ikut campur tangan dalam proses pekerjaannya.

“Kami sangat terbantu atas kehadiran serta kepedulian bapak Babinsa dalam membantu pekerjaan ini, sehingga apa yang dilakukan semoga menjadi berkah,” tutupnya.

Babinsa Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jalan Rabat Beton di Giligenting

SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/23 Giligenting Serka M. Supriyadi membantu warga bangun jalan rabat beton di Dusun Tanodung, Desa Lombang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep. Minggu (8/12/2024).

Pembangunan jalan rabat beton dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat.

Serka M. Supriyadi mengatakan pembangunan jalan rabat beton itu menggunakan dana desa. Jalan yang dibangun sepanjang 500 meter lebar 1,5 meter.

“Seluruh tenaga kerja dilakukan secara swadaya masyarakat. Dan jalan rabat ini untuk kesejahteraan masyarakat agar tidak becek saat hujan,” katanya.

Pihaknya berharap jalan rabat betom itu dapat bermanfaat bagi masyarakat. Kehadirannya dilokasi sebagai bentuk nyata peran TNI dalam membantu kesulitan rakyat.

“Mudah-mudahan minggu ini sudah selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mempermudah akses bagi masyarakat setempat,” ungkap Serka M. Supriyadi.

Babinsa Dampingi Monev Dana Desa untuk Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana

SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/18 Kangean Kopda Abdurahman dampingi kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) realisasi anggaran pembangunan dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) TA 2024

Kegiatan berlangsung di beberapa titik Desa Gelaman, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep.

Bangunan fisik yang di tinjau antara lain irigasi, rabat beton, tembok penahan tanah (TPT) dan jalan aspal.

Kopda Abdurahman memgatakan bahwa tujuan Monev ini adalah untuk memastikan bahwa anggaran yang telah dialokasikan benar-benar digunakan sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan pembangunan fisik.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari Dana Desa dan Alokasi Dana Desa digunakan secara efektif dan efisien, serta memberikan manfaat bagi masyarakat desa,” ujarnya. Minggu (8/12/2024).

Pihaknya berharap kegiatan Monev ini dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa serta peran aktif masyarakat dalam mendukung dan mengawasi pelaksanaan pembangunan desa.

“Masyarakat harus turut serta dalam mengawasi penggunaan dana desa agar pembangunan dapat berjalan sesuai dengan harapan bersama,” harapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Desa Gelaman dapat terus meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya melalui penggunaan anggaran yang tepat dan efektif.

Babinsa dan BPBD Bersama Warga Tangani Longsor Wonokerto dengan Gotong Royong

Trenggalek – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Trenggalek sejak Sabtu (7/12/2024) pukul 13.00 hingga 22.00 WIB memicu bencana tanah longsor di RT 12 RW 03 Dusun Jirak, Desa Wonokerto, Kecamatan Suruh. Material tanah dan batuan dari tebing penahan jalan yang tidak mampu menahan derasnya aliran air longsor ke badan jalan, memutus akses transportasi dan mengancam pemukiman warga.

Dalam semangat kebersamaan, tim gabungan dari Posramil 0806/Suruh, Polsek Suruh, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Trenggalek bersama warga bergerak cepat. Mereka bahu-membahu membersihkan material longsor sejak Sabtu pagi (8/12/2024), dengan penuh dedikasi meski medan yang sulit menjadi tantangan.

“Kami bersama tim gabungan dan warga terus berupaya membersihkan material longsor menggunakan alat manual sambil menunggu bantuan alat berat untuk menyingkirkan batu-batu besar yang menghalangi jalan,” ungkap Babinsa Wonokerto, Sertu Aris Rohman, yang memimpin langsung proses evakuasi.

Namun, kewaspadaan tetap menjadi prioritas. “Kami mengimbau warga untuk menjauhi area rawan longsor dan segera melapor jika ada tanda-tanda pergerakan tanah. Keselamatan adalah yang utama,” tambahnya dengan nada tegas.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Drs. Stefanus Triadi Atmono, M.Si, juga memastikan pihaknya bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama dinas terkait. “Keselamatan warga adalah prioritas kami. Bantuan alat berat dalam perjalanan untuk mempercepat penanganan. Kami akan terus memantau situasi,” tegasnya.

Bencana ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan semangat gotong royong. Kolaborasi solid antara TNI, Polri, BPBD dan masyarakat setempat membuktikan bahwa persatuan dan kerja sama adalah kunci dalam menghadapi tantangan alam di Kabupaten Trenggalek.

Babinsa Koramil Wringin Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Desa Gubrih

Bondowoso, Dalam rangka meningkatkan infrastruktur dan mendukung aksesibilitas di desa, Serka Madhasim, Babinsa Koramil 0822/05 Wringin, bersama dengan rekan-rekan Babinsa dari jajaran Kodim 0822 Bondowoso, melaksanakan kegiatan karya bakti pemasangan dan pelebaran jalan di Desa Gubrih, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Minggu (8/12).

Kegiatan yang dilaksanakan dengan penuh semangat gotong-royong ini bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang menjadi akses utama warga desa dalam beraktivitas sehari-hari. Pemasangan dan pelebaran jalan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, memperlancar transportasi barang dan hasil pertanian, serta mendukung perekonomian lokal.

Danramil 0822/05 Wringin Lettu Arh Ari, mengapresiasi langkah para Babinsa yang terlibat langsung dalam kegiatan karya bakti tersebut. “Karya bakti ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian TNI terhadap pembangunan di wilayah, khususnya dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang lebih baik,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menggambarkan semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun desa menjadi lebih maju dan berkembang. “Kita berharap, melalui karya bakti ini, Desa Gubrih akan semakin maju, dan warga dapat merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Serka Madhasim, Babinsa setempat.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Babinsa Koramil 0822/05 Wringin dan melibatkan warga setempat yang secara aktif berpartisipasi. Dengan kerja keras dan kebersamaan, proses pelebaran dan pemasangan jalan ini diharapkan selesai tepat waktu dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pemasangan jalan ini juga menjadi bagian dari upaya TNI dalam mendukung ketahanan wilayah, dengan memastikan kemudahan transportasi dan konektivitas antarwilayah, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Babinsa Tembelang Hadiri Grand Opening Car Free Day di Sentul Jombang

Jombang-Dalam rangka mendukung pembinaan ekonomi kreatif dan wisata kuliner UMKM di wilayah binaan, Babinsa Koramil 03/Tembelang Kodim 0814 Jombang Sertu Khoirul Anam bersama Tiga Pilar menghadiri Giat Grand Opening Car Free Day ,(Hari Bebas Kendaran Bermotor) yang berlokasi di Sepanjang Jalan desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Minggu(08/12/2024).

Komandan Koramil 03/Tembelang Kapten Arm yang diwakili oleh Sertu Khoirul Anam selaku Babinsa Desa Sentul mengungkapkan, “Acara Grand Opening Car Free Day ditandai dengan pemotongan pita oleh Koordinator Moh Fais,”.

“Car Free Day merupakan sebuah hari Bebas Kendaraan Bermotor, wisata kuliner yang terdiri dari banyak stand makanan dan minuman yang memberdayakan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM binaan dari Suku Dinas PPKUKM Administrasi ”, Tembelang Sertu Khoirul Anam .

Solidaritas Tanpa Batas, Kodim Tulungagung Dukung Inklusi Melalui Senam Bersama

Tulungagung – Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh setiap tanggal 3 Desember, Kepala Staf Kodim 0807/Tulungagung Mayor Inf Zuhal Muhammad Hasan mengikuti acara spesial senam bersama di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Minggu (08/12/2024).

Acara senam bersama ini dirancang tidak hanya sebagai bentuk olahraga kolektif, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat hubungan sosial antara masyarakat umum dengan penyandang disabilitas. Selain senam, rangkaian kegiatan meliputi penyuluhan edukatif mengenai hak-hak disabilitas dan pameran hasil karya penyandang disabilitas.

Kasdim Tulungagung menyampaikan pentingnya kegiatan semacam ini dalam membangun kesadaran dan empati di masyarakat. “Peringatan Hari Disabilitas Internasional bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga panggilan untuk kita semua agar lebih peduli dan berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan yang inklusif. Penyandang disabilitas adalah bagian penting dari masyarakat yang memiliki hak yang sama untuk berkembang dan berprestasi,” ujar Kasdim.

Beliau juga menambahkan bahwa melalui senam bersama, masyarakat diajak untuk menyadari bahwa keberagaman bukanlah hambatan, melainkan kekuatan. “Kegiatan ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi simbol solidaritas kita terhadap saudara-saudara penyandang disabilitas,” tambahnya.

Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pejabat daerah, komunitas disabilitas, hingga pelajar dan relawan. Antusiasme peserta menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi dalam mendukung gerakan inklusivitas di Tulungagung.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya memberikan ruang yang setara bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan potensi mereka, sekaligus menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung untuk semua.

Babinsa Jombang Dampingi Petani Olah Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jombang, -Pendampingan Ketahanan Pangan, Bertempat di Dusun weru, desa Mojongapit Kec/Kab. Jombang Koptu Bagus S Babinsa Koramil 0814-01/Jombang Jajaran Kodim 0814/Jombang telah melaksankan kegiatan di wilayah binaan yaitu pendampingan Hanpangan (Ketahanan Pangan) kepada para petani. Minggu (8/12/2024).

Bapak Alim salah satu petani yang beralamatkan di Dusun Weru , Mojongapit adalah seorang Petani yang mempunyai semangat kerja yang tinggi dalam mengolah lahan untuk dijadikan lahan penanaman yang baik dan subur. Saya selaku Babinsa selalu memberikan motivasi kepada warga binaan salah satunya para petani agar lebih giat lagi dan rutin merawat tanamannya. Dengan cara melakukan pengolahan lahan agar siap tanam, pembibitan, pemupukan, pembersihan dan penyemprotan sehingga tanaman tidak diserang hama penyakit dan tumbuh subur sehingga mendapatkan hasil panen yang melimpah.” ujar Koptu Bagus.

 “Seperti saat ini yang kami dilakukan Babinsa bersama masyarakat membantu kegiatan Pengolahan lahan tanam milik Bapak Alim sebagai wujud rasa kepedulian terhadap para petani dan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” ujar Babinsa.

Upaya kerja keras Bapak Alim selama ini mulai dari pengolahan lahan,menanam sampai dengan melakukan perawatan tanaman, berharap pada saat musim panen mendapat hasil yang maksimal sesuai dengan harapan. Oleh karenanya dalam memberikan perawatan secara ekstra sehingga pada saat panen hasilnya nanti akan meningkat.

Kendala yang ada, “kami para petani pada saat curah hujan tinggi sering terjadi banjir yang mengakibatkan tanaman kami sampai banyak yang mati, selain banjir hama ulat juga yang menjadi kendala utama kami sehingga hasil panen kami menurun drastis”. Ungkapnya.

Bapak Alim dalam penyampaiannya Selaku petani saya sangat berterima kasih atas kehadiran bapak Babinsa yang selalu hadir mendampingi dan peduli kepada para petani mulai dari pengolahan lahan,penanaman sampai  perawatan sehingga apa yg menjadi permasalahan petani dapat kami sampaikan dan terbantu.

“Tidak hanya memberikan pendampingan tapi juga turun langsung bersama sama kami ke sawah dan Kami berharap Komunikasi selalu terjalin dengan baik dan selalu memberikan motivasi ke para petani”. pungkasnya.