Generasi Muda Didorong Babinsa Wonokusumo untuk Manfaatkan Teknologi Secara Positif

Surabaya, – Dalam rangka membangun karakter generasi muda yang cerdas dan berdaya saing, Babinsa Kelurahan Wonokusumo Koramil 0830/02 Semampir Serma Moch Ilyas, melaksanakan kegiatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dengan tema pemberian motivasi kepada siswa-siswi MTs Sunan Giri. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 14 Januari 2025, pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di halaman Kantor Koramil 0830/02 Semampir, Jalan Wonosari Tegal No. 1, RT 10 / RW 2, Kelurahan Wonokusumo.

Acara ini dihadiri oleh puluhan siswa dan siswi MTs Sunan Giri yang dengan antusias mengikuti arahan dari Serma Moch Ilyas. Dalam penyampaiannya, Serma Ilyas mengajak para siswa untuk menghadapi tantangan dunia digital dengan bijak. Ia menekankan pentingnya menggunakan teknologi, khususnya ponsel dan media sosial, secara positif dan produktif.

“Gunakan kecanggihan teknologi untuk belajar, memperluas wawasan, dan mencari informasi yang bermanfaat. Jangan sampai media sosial malah menjadi sarana yang merugikan, baik untuk diri sendiri maupun orang lain,” tegas Serma Moch Ilyas dalam motivasinya.

Babinsa juga mengingatkan para siswa tentang pentingnya menjaga etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di dunia maya. Menurutnya, generasi muda harus mampu menjadi pelopor dalam menggunakan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang untuk memberikan motivasi, tetapi juga sebagai momen refleksi bagi para siswa dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar yang efektif. Beberapa siswa mengaku termotivasi dan terinspirasi untuk lebih bijak dalam menggunakan ponsel dan media sosial.

“Setelah mendengar arahan dari Pak Babinsa, saya jadi lebih sadar bahwa teknologi bisa sangat bermanfaat kalau digunakan dengan benar. Saya akan mencoba lebih fokus menggunakan HP untuk belajar,” ungkap salah satu siswa MTs Sunan Giri.

Kegiatan ini sejalan dengan visi pendidikan nasional untuk membentuk generasi yang unggul, bermoral, dan siap bersaing di era global. Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan penuh percaya diri.

Babinsa Kelurahan Wonokusumo menyampaikan komitmennya untuk terus mendampingi dan memberikan motivasi kepada generasi muda. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, karena membentuk generasi yang tangguh adalah tanggung jawab bersama, baik keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” tutup Serma Moch Ilyas.

Metode GASING Diterapkan oleh Koramil Taman untuk Pembelajaran Matematika di Sidoarjo

Sidoarjo,– Anggota Koramil 0816/14 Taman melaksanakan kegiatan pembelajaran matematika dengan metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) di SDN Wonocolo 4, Kelurahan Wonocolo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung hingga selesai ini diikuti oleh 45 siswa dengan penuh semangat.

Kegiatan ini dipimpin oleh Serda Abdullah Fawaid beserta dua anggota Koramil 0816/14 Taman, dengan turut serta Kepala Sekolah SDN Wonocolo 4, Ibu Titik, M.Pd., serta para guru. Pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan matematika dasar siswa dengan cara yang interaktif dan menyenangkan.

Metode GASING yang diterapkan dalam pembelajaran ini mengajarkan konsep matematika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Setiap materi diberikan waktu pengerjaan selama 10 menit tanpa menggunakan alat bantu seperti kalkulator atau ponsel, sehingga siswa dilatih untuk berpikir cepat dan logis.

Seluruh siswa terlihat antusias mengikuti post-test tersebut. Dengan pendekatan yang humanis dan menyenangkan, siswa tidak hanya belajar berhitung, tetapi juga belajar percaya diri dalam menyelesaikan soal-soal matematika secara mandiri.

Kepala Sekolah, Ibu Titik, M.Pd., mengapresiasi kehadiran anggota Koramil yang telah memberikan pembelajaran dengan metode inovatif. “Metode GASING ini sangat membantu siswa memahami matematika dengan mudah. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut untuk mendukung kualitas pendidikan di sekolah kami,” ujar beliau.

Sementara itu, Serda Abdullah Fawaid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Koramil 0816/14 Taman untuk mendukung program pendidikan dan membangun kedekatan antara TNI dan masyarakat, khususnya generasi muda.

Kegiatan pembelajaran matematika metode GASING ini berjalan lancar dan aman hingga selesai. Semangat belajar para siswa menjadi bukti bahwa metode ini efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermanfaat.

Babinsa Sidomulyo dan Hotel Aston Gelar Karya Bhakti Bersihkan Mushola Pagerwojo

Sidoarjo,– Dalam semangat kebersamaan dan gotong royong, Sersan Dua (Serda) Hefarizon, Babinsa Desa Sidomulyo, Kecamatan Buduran, Koramil 0816/03 Buduran, bersama karyawan Hotel Aston menggelar kegiatan Karya Bhakti dengan membersihkan Mushola di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa pagi ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah masyarakat setempat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI, dunia usaha, dan masyarakat. Serda Hefarizon menuturkan bahwa aksi ini adalah wujud nyata kepedulian bersama terhadap fasilitas umum, terutama tempat ibadah yang digunakan oleh masyarakat sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama mushola yang menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Kebersamaan ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa kita,” ujar Serda Hefarizon.

Puluhan orang terlibat aktif dalam kegiatan ini, termasuk anggota Koramil 0816/03 Buduran, karyawan Hotel Aston, dan warga Desa Pagerwojo. Dengan peralatan kebersihan yang lengkap, mereka membersihkan area dalam dan luar mushola, termasuk tempat wudhu, lantai, dinding, serta halaman mushola.

Ibu Rina, perwakilan dari manajemen Hotel Aston, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam kegiatan tersebut. “Kami merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat seperti ini. Harapannya, mushola ini dapat menjadi tempat ibadah yang lebih nyaman bagi masyarakat,” katanya.

Kepala Desa Pagerwojo, Bapak Slamet Riyadi, turut hadir dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa dan pihak Hotel Aston atas inisiatif yang sangat berarti bagi masyarakat. “Karya Bhakti ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ujarnya.

Kegiatan Karya Bhakti ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan gotong royong. Warga yang hadir juga memanfaatkan momen tersebut untuk berinteraksi dengan Babinsa dan perwakilan Hotel Aston, menciptakan hubungan yang lebih dekat antara masyarakat, TNI, dan sektor swasta.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif untuk terus menjaga kebersihan, tidak hanya di tempat ibadah tetapi juga di seluruh lingkungan masyarakat. Mushola yang kini terlihat lebih bersih dan rapi menjadi bukti nyata dari kerja sama yang harmonis dan sinergi yang kuat antar elemen masyarakat.

Kegiatan berakhir menjelang siang hari dengan doa bersama, sebagai penutup dari aksi kebersamaan yang sukses dan penuh makna ini.

Pendampingan Babinsa Kwadungan Bantu Petani Mandiri dan Tingkatkan Hasil Pertanian

Ngawi – Pembinaan Teritorial dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah terus ditingkatkan, Seperti yang dilakukan Serda Gaip Babinsa Koramil 0805/06 Kwadungan Kodim 0805/Ngawi dengan turun langsung ke sawah mendampingi kegiatan petani dalam kegiatan pendampingan perawatan tanam padi yang berada di Desa Budug Kec. Kwadungan Kab. Ngawi, Selasa (14/1/2025).

Karena tingkat kebutuhan pangan merupakan kebutuhan utama , sektor pertanian merupakan tulang punggung ketahanan pangan dan sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat.

Serda Gaip mengatakan Bahwa melaksanakan kegiatan pendampingan merupakan upaya untuk memberikan dorongan motivasi terhadap petani binaan agar lebih mandiri dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah.

“Pendampingan tersebut di mulai tahap pengolahan lahan, tanam ,pemeliharaan/perawatan sampai dengan panen dan pasca panen , diharapkan dengan adanya pendampingan dan penyuluhan,petani bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan lebih meningkat, sehingga mampu membantu meningkatkan perekonomian warga.”terangnya.

Kegiatan Tanam Padi Bersama Forkopimcam di Talun Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Blitar,- Dalam upaya mendukung program swasembada pangan Koramil 0808/16 Talun bersama Forkopimcam Talun dan masyarakat melaksanakan kegiatan tanam padi serentak di Dusun Sonogunting RT. 1 RW. 7 Desa Pasirharjo Kec. Talun Kab. Blitar. Acara ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk petani, perangkat desa, PPL, BPP dan tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan yang berlangsung di area persawahan di wilayah Talun, dihadiri oleh Dandim 0808/Blitar Letkol Inf. Hendra Sukmana, Camat Talun Sulison Padangestu S.sos Msi, Kapolsek Iptu Bambang, dan Danramil 0808/16 Talun Kapten Czi Wikodo. Mereka turun langsung ke sawah bersama petani untuk menanam padi sebagai simbol semangat kerja sama dalam meningkatkan produktivitas pangan di wilayah Talun.

Dandim 0808/Blitar Letkol Inf. Hendra Sukmana dalam sambutannya sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Talun dalam mendukung program swasembada pangan Nasional.

Swasembada pangan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan nasional, sehingga memungkinkan kita untuk menyediakan kebutuhan pangan sendiri melalui berbagai kegiatan untuk memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua BPP (Balai Penyuluh Pertanian) Kec.Talun, ibu Damiati, menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan. “Kegiatan ini menunjukkan komitmen kami dalam mendukung swasembada pangan. Dengan kerja sama yang solid, kami yakin Talun bisa menjadi salah satu wilayah penghasil padi terbaik di daerah ini,”

Kendala dilapangan seperti pengairan, saluran air pupuk dan bibit bisa kita komunikasi bersama.Saat ini untuk kebutuhan air di Kec.Talun ini kita ambil dengan sumur air dangkal dengan pengeboran ujar Ibu Dimiati.

Para petani yang hadir juga merasa terbantu dengan adanya dukungan dari Forkopimcam Talun. Salah satu petani, Pak Sumarno, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami merasa lebih semangat karena mendapat dukungan langsung dari pemerintah dan aparat. Harapannya, hasil panen kali ini bisa melimpah,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan, sekaligus mendorong kemandirian pangan di tingkat daerah hingga nasional.

Program Ketahanan Pangan: Babinsa Koramil 0809/20 Dukung Petani Tanam Benih Padi

Kediri,- Koptu Dedi Irawanto, Babinsa Koramil 0809/20 Ngancar melaksanakan pendampingan petani menanam benih padi di Desa Bedali, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.

Pendampingan tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung program Pemerintah khususnya program swasembada pangan.

Koptu Dedi Irawanto Babinsa Desa Bedali menyampaikan, kegiatan pendampingan kepada kelompok tani merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan.

“Ini sudah merupakan tugas kami sebagai aparatur kewilayahan membantu para petani mensukseskan program ketahanan pangan, seperti kegiatan tanam padi ini, selain itu, kegiatan ini juga sebagai sarana kami untuk silaturahmi dengan warga binaan,” ujarnya.

Danramil 0809/20 Ngancar Kapten Inf Wahyudi saat dikonfirmasi mengatakan pendampingan kepada Petani yang dilakukan Babinsa Koramil 0809/20 Ngancar bukan hanya saat panen padi saja tetapi juga disaat penyemaian bibit, pengolahan lahan sawah, perawatan sampai panen padi sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam program ketahanan pangan.

Harapannya dengan hadirnya Babinsa turun ke sawah membantu langsung kepada para petani, dapat memberikan motivasi bagi petani agar lebih bersemangat dalam meningkatkan hasil pertanian, sekaligus dapat mempererat hubungan kemanunggalan TNI-Rakyat.” ungkap Kapten Inf Wahyudi.

Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk di Karangsoko untuk Cegah Demam Berdarah Dengue

Trenggalek – Waspada! Demam Berdarah Dengue (DBD) bisa menyerang siapa saja, kapan saja. Untuk itu, Babinsa Koramil 0806-01/Trenggalek Serka Siswanto bersama Bhabinkamtibmas dan Dinas Kesehatan Trenggalek bergerak cepat dengan menggelar Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak di Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, Selasa (14/1/2025).

Kegiatan ini menyasar langsung titik-titik rawan perkembangbiakan nyamuk, mulai dari rumah warga di RT 01 RW 1, SDN Karangsoko, SMPN 4 Trenggalek, MTsN 1 Trenggalek, SMK Kesehatan, hingga SMK Karya Dharma. Serka Siswanto mengajak seluruh masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam gerakan ini.

“Pemberantasan sarang nyamuk bukan hanya tugas petugas, tapi tanggung jawab kita semua! Mari bersama menjaga kebersihan lingkungan agar Desa Karangsoko bebas dari DBD,” tegas Serka Siswanto.

Kegiatan ini turut dihadiri Kabid Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Kabupaten Trenggalek, Agus Hari Widodo, S.Kep., M.Kep., Camat Trenggalek Drs. Kiki Wahyu Rezeki, Kepala Puskesmas Trenggalek dr. Murti Rukyandari, 3 Pilar Desa Karangsoko, kepala sekolah dari berbagai lembaga pendidikan, dan Bidan Desa Karangsoko, Yuyun Wahyu Retnowati, A.Md., Keb.

Agus Hari Widodo mengapresiasi sinergi yang terjalin antara TNI, Polri, dan Dinas Kesehatan. “Inilah contoh nyata kolaborasi yang efektif dalam melindungi masyarakat dari DBD. Gerakan seperti PSN harus menjadi kebiasaan agar kita semua aman dari ancaman nyamuk Aedes aegypti,” ujarnya.

Tak hanya melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di tempat penampungan air, PSN juga diisi dengan pemberian larvasida dan edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat.

Kepala Puskesmas Trenggalek, dr. Murti Rukyandari, mengingatkan kembali pentingnya menerapkan *Gerakan 3M Plus, Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang, serta langkah tambahan seperti penggunaan kelambu dan penanaman tanaman pengusir nyamuk. “DBD bisa dicegah jika kita peduli dan disiplin. Yuk, mulai dari rumah sendiri!” ajaknya penuh semangat.

Antusiasme warga terlihat jelas. Kepala SMPN 4 Trenggalek menyampaikan bahwa gerakan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran siswa dan guru akan bahaya DBD.

Kini saatnya bertindak! Jadikan PSN sebagai gaya hidup sehari-hari. Dengan langkah kecil yang konsisten, Desa Karangsoko dan seluruh Trenggalek bisa menjadi wilayah bebas DBD.

Bakti Sosial TNI: Membagikan Makanan kepada Warga Kurang Mampu di Surabaya

Surabaya,– Dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Koramil jajaran Kodim 0830/Surabaya Utara menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dengan membagikan makanan kepada masyarakat, Selasa (14/01). Kegiatan ini diawali dengan doa bersama dan dilakukan serentak di dua lokasi, yaitu Koramil 0830/02 Semampir dan Koramil 0830/05 Tandes.

Ratusan paket makanan berupa nasi dibagikan langsung oleh anggota TNI dalam hal ini para Babinsa kepada warga kurang mampu, seperti pekerja harian, lansia, dan keluarga prasejahtera di wilayah binaan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh masing-masing Danramil dan bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dandim 0830/Surabaya Utara, Kolonel Inf Dharmawan Setyo Nugroho, S.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga ungkapan rasa syukur serta upaya untuk mempererat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Selain itu, ini juga menjadi wujud kepedulian kami terhadap sesama,” ujar Kolonel Dharmawan.

Selain membagikan makanan, kegiatan ini menjadi ajang interaksi langsung antara anggota TNI dan masyarakat. Anggota TNI mendatangi rumah-rumah warga dan lokasi tertentu untuk menyerahkan bantuan secara langsung. Aksi ini menunjukkan bahwa TNI hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat menyambut kegiatan ini dengan antusias dan penuh rasa syukur. Salah satu warga di wilayah Semampir menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam kondisi sulit seperti sekarang,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, TNI berharap dapat terus membangun hubungan yang erat dengan masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan rakyat. Kegiatan Baksos ini menjadi bukti nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat, yang tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga peduli terhadap kebutuhan sosial masyarakat.

Pendampingan Imunisasi oleh Babinsa di SDN 1 Klatakan Wujudkan Anak Sehat dan Kuat

SITUBONDO- Dalam upaya mendukung program kesehatan pemerintah dan menciptakan generasi muda yang sehat dan kuat, Babinsa Koramil 0823-06/Kendit Serda Yudianto melaksanakan pendampingan kegiatan imunisasi dan pemberian vaksin di SDN 1 Klatakan, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. Selasa 14/01/2025

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD, khususnya Babinsa, dalam mendukung program kesehatan masyarakat, termasuk imunisasi dan vaksinasi bagi anak-anak sekolah. Kehadiran Serda Yudianto tidak hanya untuk memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memberikan motivasi kepada siswa, guru, dan orang tua agar lebih memahami pentingnya imunisasi dalam mencegah penyakit menular.

Menurut Serda Yudianto, imunisasi merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama di kalangan anak-anak yang rentan terhadap berbagai penyakit. “Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan kepada para tenaga medis dan memastikan proses imunisasi berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan protokol kesehatan,” ujarnya.

Dengan adanya sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, dan pihak sekolah, diharapkan program imunisasi dapat terus berjalan sukses, sehingga anak-anak di wilayah Kecamatan Kendit terlindungi dari berbagai penyakit yang dapat dicegah.

Kegiatan pendampingan imunisasi ini merupakan salah satu wujud nyata peran Babinsa dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera, sekaligus sebagai bentuk pengabdian TNI kepada rakyat.

Pembersihan Saluran Irigasi oleh Babinsa dan Warga Cegah Banjir serta Penyakit DBD

Lamongan, – Dalam upaya untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk yang menjadi penyebab utama penyakit demam berdarah (DBD) di musim penghujan, petugas TNI dari Koramil 0812/23 Solokuro bersama Masyarakat desa Solokuro melaksanakan kerjabakti pembersihan saluran air di lingkungan Desa Solokuro, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

Terlihat mereka bergotong-royong membersihkan lingkungan sebagai langkah pencegahan sarang nyamuk dan antisipasi banjir.

“Kegiatan kerja bakti ini bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mengantisipasi banjir menjelang musim hujan,”tutur Danramil 0812/23 Solokuro, Kapten Arm Hari, Selasa (14/01/2025)

Danramil menambahkan gotong royong ini merupakan wujud sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pembersihan dilakukan disepanjang aliran sungai dan perbaikan saluran irigasi.

“Hari ini kami bersama warga membersihkan selokan dan lingkungan. Tujuannya agar banjir dapat dicegah serta mencegah sarang nyamuk terutama di daerah pinggiran sungai dan selokan,” katanya.

Menurutnya, saluran irigasi penting kegunaannya selain untuk pengairan ke sawah juga sebagai tempat penampungan air. Dikhawatirkan, jika tidak segera dibersihkan saluran airnya bisa mampet dan menyebabkan luapan air apalagi di musim penghujan seperti ini

Luapan air pun bisa membahayakan warga sekitar. Karena bisa menyebabkan banjir dan membuat lingkungan tergenang air.

“Melalui kegiatan ini, harapannya kita bisa menghindari bencana alam, terutama saat musim hujan,” tandasnya.

Sementara, Kepala Desa Solokuro, mengapresiasi tindakan para petugas. Ia mewakili warga desa mengucapkan terima kasih atas perhatian petugas terhadap lingkungan mereka.

“Kami ucapkan terima kasih kepada TNI. Dengan bantuan mereka, pekerjaan menjadi lebih cepat selesai dan kami semakin bersemangat,”terangnya.

Dalam hal ini Danramil juga menambahkan pentingnya kepedulian jajarannya terhadap kondisi lingkungan di wilayah masing-masing. Melalui aksi gotong royong ini, diharapkan sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya bencana alam.

“Kami akan terus melakukan kerja bakti, bakti sosial, dan kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.