TNI-Polri Bersinergi Laksanakan Patroli dan Penanganan Longsor di Wilayah Tiris

PROBOLINGGO — Dalam rangka memastikan kondisi wilayah pasca hujan deras serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, Danramil 0820-24/Tiris Lettu Ctp Budi Hartono bersama anggota Koramil dan instansi terkait melaksanakan kegiatan pemantauan wilayah serta patroli terpadu, Minggu (14/12/2025).

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai dengan sasaran utama pemantauan dampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Fokus penanganan dilakukan pada titik longsor di Jalan Timur Sungai RT 011 RW 006, Desa Tiris.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tiris, Danramil 0820-24/Tiris beserta anggota, Kapolsek Tiris dan jajaran, personel Brimob Yon B Apeldento Malang, serta masyarakat setempat. Kegiatan diawali dengan koordinasi personel gabungan di Kantor Desa Tiris sebelum melaksanakan patroli bersama.

Sekitar pukul 07.30 WIB, tim gabungan menemukan titik longsor yang menutupi sebagian bahu jalan di Dusun Timur Sungai Desa Tiris. Dengan sigap, personel TNI, Polri, Brimob, dan masyarakat bergotong royong melakukan pembersihan material hingga akses jalan kembali normal.

Setelah kegiatan penanganan selesai, tim Muspika Kecamatan Tiris melaksanakan konsolidasi di Kantor Kecamatan untuk mengevaluasi pelaksanaan patroli. Secara keseluruhan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar berkat koordinasi yang solid antara semua pihak.

Danramil 0820-24/Tiris Lettu Ctp Budi Hartono menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah binaan.

Kasdam V/Brawijaya Hadiri Penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf dan Tempat Ibadah Nasional

SURABAYA – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. menghadiri kegiatan penyerahan sertifikat tanah wakaf dan tempat-tempat ibadah umat beragama Provinsi Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Menteri ATR/BPN RI dan Gubernur Jatim di Masjid Nasional Al Akbar, Sabtu (13/12/2025).

Kegiatan ini diikuti sekitar ±200 peserta dengan penanggung jawab Yetty Nutrbuh Kenanti, S.H., M.H. (Kabid Tata Usaha Prov. Jatim). Penyerahan dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah memberikan kepastian hukum terhadap aset tanah wakaf dan tempat ibadah umat beragama di wilayah Jawa Timur.

Menteri ATR/BPN RI Nusron Wahid, S.S., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa masalah tanah merupakan salah satu persoalan sosial paling krusial di Indonesia. Pemerintah menargetkan percepatan sertifikasi tanah wakaf guna mencegah sengketa dan menjaga aset umat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Dr. Drs. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan jajaran BPN dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga aset keagamaan yang menjadi simbol toleransi dan keberagaman masyarakat Jawa Timur.

Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar menegaskan bahwa kehadiran TNI merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keamanan kegiatan keagamaan serta memperkuat nilai kebersamaan antarumat beragama di wilayah teritorial Kodam V/Brawijaya.

Diharapkan dengan penyerahan sertifikat ini, seluruh aset wakaf dan tempat ibadah memiliki kepastian hukum yang jelas, terlindungi dari potensi sengketa, serta menjadi dasar penguatan peran tempat ibadah dalam pembinaan moral dan sosial masyarakat Jawa Timur.

Satgas Yonif 511/DY Gelar Pengajian dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026

TIOM — Dalam rangka memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan semangat spiritual di penghujung tahun, Satgas Yonif 511/DY Pos Tiom turut serta dalam kegiatan pengajian rutin jama’ah dan doa bersama di Masjid Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Minggu (14/12/2025).

Kapten Inf Dwi Supriono selaku perwira Satgas Yonif 511/DY menyampaikan bahwa keterlibatan prajurit dalam kegiatan pengajian merupakan bagian dari program non-fisik Satgas tahun 2025 yang berfokus pada pembinaan mental spiritual dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Ia menambahkan, kegiatan pengajian ini diikuti puluhan jama’ah yang dengan antusias mengikuti rangkaian acara sejak awal hingga akhir. Kebersamaan ini menunjukkan kedekatan antara prajurit Satgas dan warga dalam membangun suasana religius yang penuh kehangatan dan kebersamaan.

“Pengajian ini bukan hanya memperkuat iman dan takwa kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat, sekaligus wujud rasa syukur menyambut tahun baru,” ungkap Kapten Inf Dwi Supriono.

Lebih lanjut, Kapten Inf Dwi Supriono menjelaskan bahwa Satgas Yonif 511/DY tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti infrastruktur, tetapi juga aktif dalam pembangunan non-fisik yang meliputi bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan untuk memperkokoh hubungan kemanunggalan TNI–rakyat.

Kegiatan pengajian dan doa bersama ini berjalan dengan aman dan lancar. Diharapkan kegiatan spiritual serupa terus terlaksana guna mempererat persaudaraan, menjaga kebersamaan, serta memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan.

Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri Festival Kita Bisa Dukung Pendidikan Inklusif Hari Disabilitas 2025

BANYUWANGI — Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto menghadiri pembukaan Festival Kita Bisa dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Banyuwangi Park, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Kehadiran unsur TNI dalam kegiatan ini menegaskan komitmen dukungan lintas sektor terhadap penguatan pendidikan inklusif dan berkeadilan di Kabupaten Banyuwangi. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi simbol kebersamaan dalam mengedepankan kesetaraan hak bagi seluruh warga.

Pembukaan festival turut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, Kapolresta Banyuwangi, Danlanal Banyuwangi, pimpinan OPD, serta perwakilan guru dan siswa SD–SMP se-Kabupaten Banyuwangi. Rangkaian acara diawali dengan santunan anak yatim, lagu kebangsaan, tari daerah, dan doa bersama.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, menyampaikan bahwa Festival Kita Bisa merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang belajar yang setara bagi semua anak, termasuk penyandang disabilitas. “Perbedaan adalah kekuatan, pendidikan Banyuwangi harus menjadi pendidikan untuk semua,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan tidak ada perbedaan nilai maupun martabat di antara warga masyarakat. Ia berharap seluruh pihak dapat terus berkolaborasi menciptakan lingkungan yang inklusif, saling menghargai, dan memberdayakan seluruh potensi anak bangsa tanpa terkecuali.

Kegiatan pembukaan Festival Kita Bisa berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kolaborasi lintas sektor ini memperkuat semangat kebersamaan untuk membangun Banyuwangi yang ramah disabilitas, berkeadilan, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam setiap aspek kehidupan masyarakat.

Babinsa Sumobito Dampingi Fogging Bersama Petugas Kesehatan Cegah Penyebaran DBD di Jombang

JOMBANG – Dalam rangka mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di musim penghujan, Babinsa Koramil 0814-11/Sumobito Sertu Heri Agus S. mendampingi kegiatan fogging bersama petugas kesehatan di Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Sabtu (13/12/2025).

Sertu Heri Agus menjelaskan bahwa kegiatan fogging ini merupakan langkah preventif untuk menekan perkembangan nyamuk Aedes aegypti, khususnya di lingkungan yang rawan genangan air. Selain pendampingan fogging, Babinsa juga turut mengedukasi warga agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola hidup bersih melalui gerakan 3M.

Menurutnya, pelibatan Babinsa dalam kegiatan kesehatan masyarakat merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan warga binaan. “Kami tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu memastikan lingkungan masyarakat tetap sehat dan terhindar dari penyakit menular,” ujar Sertu Heri.

Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menekan potensi munculnya wabah penyakit. Pendampingan fogging oleh Babinsa menunjukkan peran aktif TNI AD dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan lingkungan.

Masyarakat Desa Budugsidorejo mengaku sangat terbantu dengan pelaksanaan kegiatan fogging tersebut. Kehadiran aparat TNI bersama petugas kesehatan memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit DBD.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan sinergitas antara Babinsa, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan terus terjalin dengan baik sehingga mampu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari ancaman penyakit di wilayah Kecamatan Sumobito.

Babinsa Mojowarno Dampingi Petani Gondek Tingkatkan Produktivitas Padi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

JOMBANG,– Babinsa Koramil 0814-15/Mojowarno Kodim 0814/Jombang melaksanakan pendampingan pemupukan tanaman padi milik Bapak Sugiono (49) di Dusun Rejosari, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata TNI AD dalam mendukung produktivitas pertanian, Sabtu (13/12/2025).

Babinsa Desa Gondek, Sertu Mohammad Soleh, menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tanggung jawab Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, khususnya swasembada pangan. Kehadiran TNI di lapangan diharapkan memberi semangat bagi para petani.

Menurut Sertu Soleh, Babinsa tidak hanya hadir pada masa panen, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahapan pertanian, mulai dari penyiapan lahan, penanaman, perawatan, pemupukan hingga masa panen. Hal ini menunjukkan konsistensi TNI dalam membantu masyarakat desa.

“Melalui pendampingan seperti ini, kami ingin memastikan bahwa petani mendapatkan hasil maksimal sekaligus merasa didampingi dalam menjalankan kegiatan pertanian. Sinergi antara Babinsa dan petani menjadi bagian penting dari ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan. Dengan kehadiran Babinsa, diharapkan petani semakin termotivasi dalam menerapkan pola tanam yang baik demi meningkatkan hasil produksi pertanian di Mojowarno.

Upaya pendampingan Babinsa terhadap para petani ini diharapkan dapat memperkuat komitmen TNI AD dalam mendukung kemandirian pangan serta mendorong masyarakat untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian guna meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan ekonomi di wilayah pedesaan.

Sinergitas TNI Polri Kawal Penyaluran BLT Dana Desa di Kedungsigit Trenggalek

TRENGGALEK,– Sinergitas TNI–Polri di wilayah Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan peran pentingnya dalam mendukung program pemerintah desa. Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kedungsigit turut mendampingi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Balai Desa Kedungsigit, Sabtu (13/12/2025).

Pendampingan tersebut dilakukan oleh Babinsa Sertu Yasak dari Koramil 0806-08/Karangan bersama Bhabinkamtibmas Aipda Ali Usman. Kehadiran mereka bertujuan memastikan proses penyaluran berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran bagi warga penerima manfaat di Kecamatan Karangan.

Sejak pagi, masyarakat penerima BLT telah hadir secara tertib. TNI–Polri bersama perangkat desa bekerja sama mengatur jalannya kegiatan, membantu warga lanjut usia dalam proses administrasi, serta menjaga keamanan agar distribusi bantuan tidak mengalami hambatan di lapangan.

Sertu Yasak menegaskan bahwa peran aparat kewilayahan adalah memastikan program pemerintah berjalan efektif. “Kami hadir untuk memastikan penyaluran BLT-DD berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tegasnya di sela kegiatan pendampingan.

Sebanyak 15 keluarga penerima manfaat menerima bantuan BLT-DD yang telah diverifikasi sesuai ketentuan. Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah desa dinilai efektif dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan pendampingan ini, sinergitas TNI–Polri terbukti menjadi pilar stabilitas sosial di tingkat desa. Kolaborasi yang solid dengan pemerintah desa diharapkan terus memperkuat program kesejahteraan masyarakat agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di wilayah Trenggalek.

Kodim 0825 Banyuwangi Didik Generasi Muda Lewat Kunjungan Wawasan Kebangsaan Pelajar Muncar

BANYUWANGI,– Dalam rangka menanamkan semangat kebangsaan sejak dini, SMP Negeri 3 Muncar melaksanakan kunjungan edukatif ke Markas Kodim 0825/Banyuwangi, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini menjadi pembelajaran langsung mengenai peran TNI dalam menjaga keutuhan NKRI.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., menyambut rombongan siswa dan guru pendamping dengan penuh antusias. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membangun karakter dan kedisiplinan generasi muda di wilayah Banyuwangi.

“Kami ingin adik-adik memahami bahwa TNI lahir dari rakyat dan berjuang untuk rakyat. Disiplin, nasionalisme, dan cinta tanah air harus ditanamkan sejak bangku sekolah,” ujar Letkol Arm Tryadi Indrawijaya dalam sambutannya di hadapan para siswa.

Kepala SMP Negeri 3 Muncar, Suhartatik, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran kontekstual di luar kelas agar siswa mengenal langsung nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan pengabdian terhadap bangsa. Ia mengapresiasi sambutan hangat dari jajaran Kodim 0825.

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan, mulai dari pengenalan struktur organisasi TNI, tugas pokok Kodim, hingga simulasi kedisiplinan dasar. Mereka juga berkesempatan berdialog langsung dengan prajurit dan menyaksikan peragaan peralatan militer.

Kunjungan edukatif ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam menumbuhkan semangat nasionalisme, rasa bangga terhadap TNI, serta kesadaran untuk berperan aktif menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dandim 0820 Probolinggo Pimpin Karya Bakti TNI Tangani Dampak Banjir dan Longsor Tiris

PROBOLINGGO,– Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama Forkopimda Kabupaten Probolinggo melaksanakan karya bakti penanganan bencana alam banjir dan tanah longsor di Desa Tiris dan Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (13/12/2025).

Dalam keterangannya, Letkol Arh Iwan Hermaya menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah daerah saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak. “Kami siapkan jembatan darurat, bantuan makanan, pakan, dan kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya saat meninjau lokasi terdampak banjir.

Dandim menambahkan bahwa tingginya debit air menjadi penyebab utama banjir. Ia memastikan tidak ditemukan indikasi penebangan liar yang memperburuk kondisi. “Pengecekan lanjutan akan dilakukan di hulu sungai untuk memastikan tidak ada potensi banjir susulan,” katanya.

Pemerintah daerah dan jajaran TNI memberikan apresiasi kepada warga yang telah sigap melakukan evakuasi mandiri. Dandim mengungkapkan kebanggaannya terhadap masyarakat yang tanggap menghadapi bencana, sehingga proses evakuasi dapat berjalan cepat dan tanpa menimbulkan korban tambahan.

Hingga saat ini, tidak ada korban jiwa yang tercatat kecuali satu korban di Dusun Puncaksari yang telah ditangani. Dandim dan Bupati Probolinggo juga memastikan seluruh jembatan terdampak akan dibangun lebih tinggi dan tangguh agar tahan terhadap banjir berikutnya.

Karya bakti difokuskan pada pembersihan jalan dari longsoran tanah, perbaikan jembatan sementara, serta pembersihan lumpur di rumah warga. Selain itu, TNI bersama Forkopimda juga menyalurkan bantuan sembako bagi masyarakat terdampak sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga di wilayah bencana.

Satgas Yonif 511/DY Pererat Toleransi Lewat Ibadah dan Pembagian Alkitab di Tolikara

TOLIKARA, PAPUA PEGUNUNGAN,– Dalam rangka memperkuat toleransi dan kebersamaan, Satgas Pamtas Yonif 511/DY melaksanakan ibadah sekaligus membagikan Alkitab di Gereja Ebenheizer, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, pada Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini berlangsung penuh khidmat dan bermakna spiritual.

Serda Foutuho selaku Bintara Kesehatan (Bakes) Pos Karubaga (KOUT) menyampaikan bahwa kegiatan ibadah kali ini terasa istimewa karena selain beribadah rutin, dilanjutkan dengan penyerahan Alkitab kepada jemaat Gereja Ebenheizer sebagai wujud kepedulian terhadap kehidupan rohani masyarakat sekitar.

“Pemberian bantuan Alkitab dari Satgas Pamtas Yonif 511/DY Pos Karubaga (KOUT) ini dilakukan sebagai sarana meningkatkan kebersamaan dengan masyarakat sekitar agar hubungan yang baik tetap terjalin antara anggota Satgas dan warga,” ujar Serda Foutuho dalam keterangannya.

Sebanyak 80 jemaat, terdiri dari personel Satgas, tokoh agama, dan masyarakat Tolikara turut hadir dalam acara tersebut. Warga menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas Yonif 511/DY atas perhatian dan dukungan yang diberikan terhadap kegiatan keagamaan di gereja.

Pendeta Yakob Yikwa (43), selaku pengurus Gereja Ebenheizer, menyampaikan apresiasi kepada Satgas TNI Pos Karubaga atas kehadiran dan pemberian Alkitab. “Saya mengapresiasi kegiatan ini. Ibadah bersama serta bantuan Alkitab menambah kekhusyukan beribadah dan memotivasi meningkatkan keimanan,” ujarnya.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kehangatan. Satgas Yonif 511/DY berharap kegiatan seperti ini terus memperkuat tali persaudaraan antara prajurit TNI dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat toleransi di wilayah perbatasan Papua Pegunungan.