Edukasi Pencegahan PMK oleh Dinas Pertanian kepada Peternak di Desa Becirongengor

Sidoarjo,– Babinsa Desa Becirongengor, Serda Saiful Rizal, bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sidoarjo melaksanakan kegiatan pengecekan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi milik Bapak Ali Akbar, seorang peternak di Dusun Ciro RT 2 RW 1, Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu.

Kegiatan yang dimulai ini dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, di antaranya Dinas Pertanian dan Peternakan yang diwakili oleh Bapak Tony beserta tiga staf pendamping, Kepala Desa Becirongengor, yang turut mendukung kegiatan ini, Babinsa Desa Becirongengor, Serda Saiful Rizal, Bapak Ali Akbar, peternak yang menjadi tuan rumah pengecekan.

Pengecekan Kondisi Ternak Tim dari Dinas Pertanian dan Peternakan memeriksa sapi-sapi milik Bapak Ali Akbar untuk memastikan kondisi kesehatan hewan, terutama terkait gejala PMK.
Pemilahan Sapi Berdasarkan Status Vaksinasi Sapi-sapi yang telah divaksin dan yang belum mendapatkan vaksinasi dipisahkan guna mencegah potensi penyebaran penyakit.

Arahan dan Edukasi Bapak Tony selaku perwakilan dari Dinas Pertanian dan Peternakan memberikan arahan langsung kepada Bapak Ali Akbar terkait langkah-langkah pencegahan PMK, pentingnya vaksinasi, dan tata cara perawatan ternak yang baik dan benar.

Babinsa Serda Saiful Rizal menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam mengendalikan penyebaran PMK yang masih menjadi ancaman bagi peternakan di wilayah Sidoarjo. “Kami terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memberikan pendampingan dan edukasi kepada para peternak agar mampu menghadapi tantangan ini dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Ali Akbar mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan pendampingan yang diberikan. “Kami sangat terbantu dengan adanya pengecekan dan arahan ini. Semoga ternak kami selalu sehat dan hasil peternakan dapat meningkat,” katanya.

Kegiatan berlangsung lancar hingga selesai dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan ternak di Desa Becirongengor. Kerja sama yang solid antara Dinas Pertanian, Babinsa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan peternakan yang lebih maju dan bebas dari ancaman penyakit.

Dandim 0816/Sidoarjo Dampingi Pj Gubernur Jatim Kunjungi Warga Terdampak Banjir

Sidoarjo, Dalam rangka memastikan penanganan dan pemberian bantuan kepada warga terdampak banjir, Pj Gubernur Jawa Timur, Bapak Adhy Karyono, A. KS., M.AP., bersama Forkopimda Sidoarjo melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Kendalpecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 22 Januari 2025, pukul 11.00 WIB hingga selesai, dengan titik fokus di Perum Tirta Delta yang menjadi salah satu wilayah terdampak banjir.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH., M.Kn., Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos., dan sejumlah pejabat penting dari pemerintah provinsi maupun kabupaten. Kegiatan ini juga melibatkan sekitar 100 peserta yang terdiri dari jajaran pemerintahan, TNI-Polri, dan masyarakat setempat.

Kegiatan dimulai dengan peninjauan langsung oleh Pj Gubernur Jatim bersama Forkopimda ke lokasi terdampak banjir di Desa Kendalpecabean. Pj Gubernur beserta rombongan mengunjungi Posko BPBD di RT 1 RW 5 Perum Gren Residen, tempat bantuan logistik disalurkan. Dalam kesempatan ini, bantuan berupa sembako diserahkan secara simbolis kepada warga terdampak banjir untuk meringankan beban mereka.

Kunjungan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Bapak Adhy Karyono, A. KS., M.AP. (Pj. Gubernur Jawa Timur), H. Subandi, SH., M.Kn. (Plt. Bupati Sidoarjo), Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos. (Dandim 0816/Sidoarjo), Perwakilan Kajari Sidoarjo, Bapak Novan Basuki Aria to, S.H., M.H., Bapak Ir. Hadi Pramoedjo, S.T., M.T. (Kepala Dinas PU Provinsi Jatim), Bapak Gatot Soebroto, SE., M.PSDM. (Kepala BPBD Provinsi Jatim), Pejabat lainnya dari kabupaten Sidoarjo, termasuk Camat Candi dan Danramil 0816/04 Candi.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Forkopimda, BPBD, dan masyarakat setempat dalam penanganan banjir. Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana serta mengimbau agar pemerintah daerah terus mengutamakan keselamatan warga.

Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo juga menekankan bahwa TNI siap mendukung penuh penanganan bencana, baik dalam distribusi bantuan maupun pemulihan wilayah terdampak.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi momentum untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal, tetapi juga wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Babinsa Ajak Peternak Ayam Perhatikan Kebersihan dan Nutrisi untuk Optimalisasi Hasil

Ngawi – Untuk meningkatkan perekonomian warga masyarakat diwilayahnya, Babinsa Karangjati melakukan pendampingan usaha ternak ayam daging serta membantu memasarkannya, kebutuhan daging ayam selama ini terus bertambah. Selain dijual dalam kondisi hidup, potongan daging mentahan juga digunakan sebagai bahan baku olahan makanan ringan, ini salah satu peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian warga sekitarnya.

Sehubungan dengan itu, Babinsa Serda Joko Trapsilo aktif melakukan pendampingan usaha peternakan ayam yang ada di wilayahnya.

Kali ini Babinsa mengunjungi langsung ke tempat usaha peternakan ayam milik Pak Nurdin yang berada di Desa Jatipuro, Kec Karangjati, Kamis (23/01/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa memberikan himbauan agar selalu memperhatikan faktor kebersihan kandang ayam, serta kebersihan lingkungan kandang, karena kebersihan kandang cukup efektif dalam memberikan tempat yang nyaman untuk ayam ternak supaya tumbuh berkembang dengan maksimal. Secara otomatis berpengaruh terhadap kuantitas dan kualitas ayam ternak.

“Selain kebersihan kandang, pemberian pakan dengan kadar protein dan nutrisi yang cukup juga akan mampu mendongkrak laju perkembangan ayam ternak,” terangnya.

Ia juga mengajak untuk menjaga kestabilan usaha para peternak lainnya, untuk saling mendukung dan bekerjasama yang lebih baik. Demi memenuhi permintaan daging ayam ternak di pasaran.

Aspers Kasdam V/Brw Dorong Generasi Muda Bangun Karakter Kuat Lewat Wawasan Kebangsaan

Surabaya – Kolonel Inf Rio Neswan, S.E., M.M., M.I.K., Aspers Kasdam V/Brw, menjadi narasumber seminar bertema “Wawasan Kebangsaan Membangun Karakter Generasi Muda” di SMKN 4 Surabaya, Seminar ini dihadiri seluruh siswa kelas X.

Dalam penyampaiannya, Kolonel Inf Rio Neswan, S.E., M.M., M.I.K. menekankan pentingnya wawasan kebangsaan untuk membentuk karakter kuat di era globalisasi. “Generasi muda adalah tonggak masa depan bangsa. Karakter yang kuat menentukan arah Indonesia,” ujarnya.

Seminar ini bertujuan membangun kesadaran nasionalisme dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan pada pelajar. Peserta aktif berdiskusi, menyampaikan ide, serta berkomitmen untuk mengimplementasikan wawasan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan suasana seminar yang interaktif, para siswa tampak antusias mengikuti paparan narasumber. Materi yang disampaikan tak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk siap menghadapi tantangan globalisasi.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Kepala SMKN 4 Surabaya berharap seminar seperti ini terus dilakukan agar semakin banyak siswa memahami pentingnya wawasan kebangsaan.

Diharapkan, melalui seminar ini, generasi muda semakin menyadari peran mereka dalam menjaga keutuhan bangsa dan menjadi pribadi yang berkarakter kuat demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Dukungan penuh Kodam V/Brawijaya, Pangdam Mayjen TNI Rudy Saladin Hadiri Rakor Sosialisasi Pengadaan Beras

Sidoarjo,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, menghadiri rapat koordinasi sosialisasi pengadaan beras atau gabah yang digelar gudang Bulog Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Rakor itu dihadiri oleh sejumlah pihak terkait lainnya dalam rangka mendukung ketersediaan pangan nasional.

Ditemui usai mengikuti rakor itu Mayjen TNI Rudy Saladin menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran distribusi beras, terutama di daerah-daerah yang rawan kekurangan pangan.

“Pengadaan beras bukan hanya soal logistik, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Pangdam.

Rakor itu juga membahas strategi pengadaan beras dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, inflasi, serta distribusi yang efisien.

Tak hanya itu, Mayjen TNI Rudy Saladin juga mengapresiasi kerjasama antar instansi dalam mendukung program Pemerintah, seperti penyaluran bantuan beras kepada masyarakat miskin dan penguatan cadangan pangan strategis.

“Kami dari TNI akan terus mendukung penuh, baik melalui pengamanan distribusi maupun pelaksanaan program strategis lainnya,” tambahnya.

Dengan diadakannya rakor itu, Pangdam berharap para pihak terkait dapat melakukan langkah-langkah konkret dalam pengadaan Beras terutama di Jawa Timur.

“Sehingga nantinya dapat segera diimplementasikan untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks,” tandasnya.

Selain itu, dalam upaya mendukung, sekaligus mensukseskan swasembada ketahanan pangan, Pangdam juga menginstruksikan kepada seluruh Dansat di wilayah teritorial Kodam Brawijaya, agar mengerahkan para Babinsa.

“Babinsa harus terjun langsung bersama petani, dan melakukan pendampingan kepada petani. Itu semua, demi meningkatkan ketahanan pangan di Jatim,” pinta Mayjen TNI Rudy.

Sukses Jalankan LTT di Jatim, Mayjen TNI Rudy Saladin Fokus ke Jaringan Irigasi Tersier

Surabaya,- Komitmen Kodam V/Brawijaya dalam mendukung program Pemerintah, ternyata tak main-main. Salah satunya, dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam hal percepatan Luas Tambah Tanam atau program LTT padi di Jatim.

Dalam rakor yang berlangsung di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Jumat (24/01/2025) pagi, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, mengungkapkan jika capaian LTT di Jatim saat ini, telah mencapai 217.711 hektar.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa sampai dengan minggu ke-3 Januari 2025, capaian luas tambah tanam di Jawa Timur telah mencapai 217.711 hektar,” kata Pangdam.

“Perlu saya sampaikan bahwa target luas tambah tanam padi di Jawa Timur pada tahun 2025 telah ditetapkan sebesar 2.748.760 hektar. Pencapaian ini bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan kerjasama yang baik dari semua pihak saya yakin target tersebut dapat tercapai,” imbuh Mayjen TNI Rudy Saladin.

Selain luas tambah tanam, pada kesempatan rakor yang dihadiri oleh Pj Kementan RI di Jatim, hingga stakeholder terkait itu, Mayjen TNI Rudy Saladin juga membahas persoalan jaringan irigasi tersier.

Tak tanggung-tanggung, demi tercapainya swasembada pangan di Jatim, Pangdam menghimbau seluruh pihak terkait untuk segera merealisasikan keberadaan jaringan irigasi tersier. “Segera laksanakan sinkronisasi, percepatan realisasi perbaikan dan pembangunan saluran irigasi tersier,” tegas Pangdam.

Jaringan irigasi tersier, merupakan jaringan irigasi yang berfungsi untuk melayani air irigasi di petak tersier. Jaringan itu terdiri dari saluran tersier, saluran kuarter, dan bangunan pelengkapnya. Jaringan irigasi tersebut, nantinya membawa air ke petak-petak yang dilayani. Saluran itu merupakan bagian dari saluran irigasi.

Sekedar diketahui, program ketahanan pangan menjadi perhatian serius bagi Kodam V/Brawijaya, Bahkan, dalam upaya mensukseskan program itu, Babinsa di seluruh jajaran Kodam V/Brawijaya telah diterjunkan di setiap lahan pertanian yang ada di masing-masing wilayah Babinsa.

Bukan hanya sekedar pendampingan kepada para petani saja. Namun, para Babinsa juga memantau setiap sarana dan prasarana pertanian, salah satunya ialah saluran irigasi yang mengaliri area pertanian milik para petani yang ada di wilayah teritorial Babinsa.

Selain dihadiri Pj Kementan RI di Jatim, rakor tersebut juga turut dihadiri oleh Kadis PU Sumber Daya Air Provinsi Jatim, Direktur Irigasi Kementan RI, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim, Kepala BBWS Bengawan Solo, Kepala BBWS Sungai Brantas, GM PLN Unit Jatim, para Dandim di jajaran Kodam V/Brawijaya, Kepala Dinas Pertanian se-Jatim, hingga Kadis PU SDA se-Jatim.

Babinsa Somalang Bantu Warga Pasang Pompa Sibel untuk Irigasi Sawah Padi

PAMEKASAN – Babinsa Desa Somalang, Serda Imam Buhari, menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan petani di wilayah binaannya dengan turun langsung membantu warga memasang pompa Sibel, Selasa. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pasokan air bagi tanaman padi tetap terpenuhi, terutama di tengah musim tanam yang membutuhkan irigasi optimal.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Imam Buhari bersama warga bekerja sama memasang pompa air di salah satu sumur yang ada di desa tersebut. Pompa Sibel ini diharapkan mampu mengalirkan air ke area persawahan, sehingga kebutuhan air untuk tanaman padi dapat tercukupi.

“Kami ingin memastikan para petani tidak mengalami kesulitan air, khususnya untuk mengairi sawah mereka. Semoga sumur pompa ini bisa berfungsi dengan baik dan membantu meningkatkan hasil panen petani,” ujar Serda Imam Buhari.

Warga desa mengapresiasi bantuan dan dukungan Babinsa yang selalu hadir memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat. Salah satu petani setempat, Sutrisno, menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Terima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu sigap membantu kami. Dengan adanya pompa ini, kami jadi lebih mudah mengairi sawah dan tidak khawatir tanaman padi kekurangan air,” katanya.

Babinsa berharap, kolaborasi antara TNI dan masyarakat dapat terus terjalin erat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian desa.

Langkah seperti ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui peran aktif Babinsa di setiap wilayah.

Babinsa Koramil 13 Bendo Dampingi Vaksinasi Hewan Ternak untuk Antisipasi PMK

Magetan- Dalam rangka mengantisipasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku),Babinsa Koramil Tipe B 0804/13 Bendo Jajaran Kodim 0804 Magetan Serda Joko Susilo Gercep ( gerak cepat) dampingi petugas Disnakkan Kab Magetan melakukan Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) di Desa Bulugledeg Kec. Bendo Kab. Magetan.

“Vaksin diterima oleh Dinaskkan untuk didistribusikan ke petugas kesehatan hewan dan langsung disuntikkan pada hewan sehat untuk menjaga dan membatasi penyebaran PMK,” ujar drh. Hajid salah satu petugas Vaksinasi sambil melakukan vaksinasi pada beberapa hewan ternak.

Ia menambahkan, distribusi vaksin PMK mencapai 100 dosis atau untuk 100 ekor sapi untuk desa Bulugledeg kec Bendo Kab Magetan.

Dalam pendampingan Vaksinasi Serda Joko Susilo menyampaikan pada warga yg memiliki hewan ternak “Vaksinasi adalah , sangat penting untuk menjaga kesehatan ternak dan mencegah penularan penyakit, termasuk PMK. Pengendalian penyakit hewan sangat diperlukan untuk mendukung ketahanan pangan hewani dan memperkuat subsektor peternakan “imbuhnya

Kades Bulugledeg Bp.Suyadi Anto W. S.E, mengatakan Sinergi antara pemerintah, produsen obat hewan, dan stakeholder terkait lainnya, menjadi kunci dalam mengatasi wabah PMK. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan penyebaran PMK dapat dikendalikan, sehingga subsektor peternakan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.” Ujarnya.

Penanaman Serentak Jagung di Gresik Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Gresik,- Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0817/Gresik Mayor Inf Siari turut menghadiri kegiatan penanaman bibit jagung secara serentak yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual bertempat di Desa Propoh, Kec. Panceng, Kab. Gresik

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional. Penanaman jagung dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan dipusatkan di Subang dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

Hadir pada kegiatan penanaman, Mayor Inf Siari Kasdim 0817/Gresik dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata sinergitas antara TNI dan Polri bersama elemen masyarakat dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan.

“Kegiatan ini juga untuk memastikan ketahanan pangan di wilayah dan mengantisipasi potensi krisis pangan global. Kami berharap hasil dari penanaman ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.”ujarnya.

Penanaman di wilayah Kabupaten Gresik dilakukan dengan melibatkan sejumlah petani dan kelompok tani. Selain itu, peserta juga diberikan edukasi terkait teknik bercocok tanam yang baik agar hasil panen lebih maksimal.

Acara tersebut berlangsung lancar dan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak yang terlibat. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian khususnya di wilayah Kabupaten Gresik.

Anak-anak Papua Ceria Bermain Bersama Anggota Satgas Yonif 512/QY di Batom

Pegunungan Bintang, Papua – Keceriaan dan kebahagiaan terpancar dari wajah-wajah anak-anak Papua yang bermain riang bersama Anggota Satgas Yonif 512/QY. Moment ini berlangsung di Distrik Batom. Kegiatan ini menjadi simbol kedekatan dan sinergi antara TNI dan masyarakat setempat, khususnya anak-anak yang merasakan dampak positif dari keberadaan Satgas Yonif 512/QY di wilayah tersebut. Kamis, (23/1/2025).

Mama Ulis, salah satu orang tua, menyampaikan rasa senang dan terima kasihnya.

“Saya senang sekali melihat anak-anak saya bermain dan tumbuh bersama abang-abang tentara. Abang-abang tentara tidak hanya memberikan rasa aman untuk kami, tetapi juga kebahagiaan bagi anak-anak kami. Anak-anak sangat menyukai waktu bermain dengan tentara, anak-anak merasa seperti memiliki teman baru, bukan hanya seorang prajurit,” ujar Mama Ulis dengan penuh haru.

Keceriaan yang terpancar dari wajah anak-anak Distik Batom adalah simbol dari kedekatan yang terjalin erat antara Satgas Yonif 512/QY dan masyarakat Papua. Semoga hubungan ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat Papua.