Isra Mi’raj 1446 H: Kodim 0808/Blitar Gelar Siraman Rohani bagi Prajurit dan Persit

Blitar – Kodim 0808/Blitar menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H/2025 M yang dirangkaikan dengan siraman rohani bagi prajurit dan Persit. Acara ini mengusung tema “Membangun Mentalitas Tangguh Menghadapi Percepatan Zaman” dan berlangsung di Masjid Al Ikhlas Kodim 0808/Blitar, Jl. A. Yani Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, Kamis (30/1/2025).

Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Joni Morwantoto dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj menjadi momen penting bagi prajurit dan anggota Persit untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai spiritual dan mentalitas tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan di era modern yang semakin kompleks.

Siraman rohani dalam acara ini diisi dengan ceramah yang memberikan pemahaman mendalam tentang makna Isra Mi’raj serta pentingnya memperkuat keimanan dan ketakwaan. Dengan memiliki mentalitas yang kokoh, prajurit dan keluarga besar Kodim 0808/Blitar diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan lebih baik, baik dalam kehidupan kedinasan maupun keluarga.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Kodim 0808/Blitar. Dengan semangat kebersamaan dan keteladanan Rasulullah SAW, para prajurit dan anggota Persit diharapkan semakin termotivasi dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna serta menghadapi berbagai tantangan dengan sikap yang bijak dan penuh kesabaran.

Prajurit Kodim 0813 Bojonegoro Ikuti Latorsar untuk Asah Kemampuan Dasar Teritorial

BOJONEGORO, – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan pfofesionalisme prajurit, Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menggelar Latihan Perorangan Dasar (Latorsar) Teritorial dan Intelijen tahun 2025 di Markas Kodim setempat, Kamis (30/1/2025).

Adapun materi Latihan Dasar Perorangan (Latorsar) ini sesuai dengan Buku Pedoman Umum Prajurit (BPUP) 2 sampai dengan 8 diantaranya Pam dan Intelijen, Ilmu medan, pionir, teknik pertempuran dasar, pengetahuan senjata ringan, siber, hukum, dan lainya.

Kapten Inf Surahmat, selaku Komandan Latihan (Danlat), menyampaikan bahwa kegiatan Latorsar dilaksanakan dengan tujuan untuk memelihara, serta meningkatkan kemampuan baik itu pengetahuan, maupun ketrampilan perorangan dasar yang sesuai dengan tingkat kecakapan/pangkat masing-masing prajurit teritorial dalam upaya mewujudkan prajurit yang profesional.

Sebagai Satuan Teritorial, TNI dituntut profesional dalam melaksanakan tugas dan harus benar-benar bertanggung jawab sesuai jabatan yang diemban termasuk meningkatkan kwalitas dan kemampuan setiap prajurit demi keberhasilan tugas khususnya yang bertugas di komando kewilayahan.

“Untuk itu, ikuti latihan ini dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab. Serap semua ilmu yang sudah diberikan oleh para pemateri, sehingga para prajurit selalu siap dalam melaksanakan tugas teritorial dilapangan,” pesan Danlat Kapten Inf Surahmat.

Latihan Perorangan Dasar Teritorial Digelar Korem 081/DSJ untuk Asah Keterampilan Prajurit

Madiun, – Di awal tahun 2025, Korem 081/DSJ terus berupaya meningkatkan profesionalisme prajuritnya. Salah satunya dengan menggelar latihan perorangan dasar teritorial (Latorsarter) di Asrama Bosbow, Jl. Diponegoro No. 39 Kota Madiun, Kamis (30/1/2025).

Dankimarem 081/DSJ Kapten Inf Muhammad Umagapi selaku komandan latihan (Danlat) menyebut, Latorsarter yang diselenggarakan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki prajurit.

“Tujuan dari latihan ini adalah untuk terus mengasah dan bahkan meningkatkan kemampuan serta keterampilan prajurit,” kata Umagapi di lokasi.

Dengan terasah dan meningkatnya kemampuan, diharapkannya, hal itu dapat mendukung optimalisasi pencapaian tugas sehari-hari mereka sebagai prajurit teritorial.

Terlebih, diakuinya, tantangan tugas ke depan semakin kompleks dan dinamis, sehingga dibutuhkan kemampuan yang lebih untuk dapat menghadapinya.

“Kita menyadari tantangan tugas ke depan tidaklah semakin mudah. Untuk itu kami tidak bisa berdiam diri dan harus terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan kami,” ujarnya.

Terkait materi yang diberikan pada Latorsarter, Umagapi mengungkapkan, materi didasarkan sesuai dengan kecakapan masing-masing prajurit berdasar kepangkatannya.

Fogging di Desa Soko: Upaya Babinsa Cegah Wabah Demam Berdarah Dengue

Lamongan,- Guna mengantisipasi timbulnya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) pada masa peralihan musim, Babinsa Desa Soko Kecamatan Glagah Koramil 0812/22 Glagah Serda Hendri P bersama Babinkamtibmas Polsek Glagah melaksanakan pendampingan kegiatan Fogging oleh petugas Puskesmas Glagah di wilayah Desa Soko Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan. Kamis (30/01/2025).

Fogging atau pengasapan dilakukan sebagai salah satu metode pengendalian faktor penyebab penyakit DBD, dengan menggunakan mesin yang mengeluarkan asap berisi insektisida. Insektisida ini yang kemudian akan membunuh nyamuk dewasa penyebab utama penyakit DBD.

Kegiatan Fogging yang dilakukan petugas Puskesmas, Babinsa dan petugas kelurahan tersebut dilakukan dengan menyisir rumah-rumah warga, khususnya di lingkungan yang memiliki genangan air atau berpotensi berkembangnya jentik nyamuk Aedes Aegypti.
Serda Hendri P menuturkan, kegiatan fogging ini dilakukan sebagai sarana pencegahan terhadap penyebaran penyakit demam berdarah. Selain mendampingi penyemprotan fogging, babinsa juga melakukan imbauan supaya warga lebih peduli dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Untuk memutus perkembangan nyamuk Aedes Aegypti tidak cukup hanya dengan Fogging saja, tetapi juga dengan bantuan warga sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan 3M, yaitu menguras, menutup dan mengubur barang-barang yang dapat menampung air. Lingkungan bersih wargapun sehat,” pungkasnya.

Kodim 0815/Mojokerto Bersama Pemkab dan Pemkot Mojokerto Gelar Rakor Swasembada Pangan

Mojokerto – Dalam rangka memaksimalkan capaian target swasembada pangan, Kodim 0815/Mojokerto menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Pemerintah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Pertemuan ini membahas sinkronisasi dan penyesuaian data Luas Tambah Tanam (LTT) serta kondisi saluran irigasi di wilayah tersebut. Rakor berlangsung di Ruang Data Makodim 0815/Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 1, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (30/01/2025).

Dandim 0815/Mojokerto diwakili Kasdim 0815/Mojokerto, Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., menegaskan bahwa ketersediaan dan kondisi jaringan irigasi masih menjadi tantangan di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas sektor untuk mengidentifikasi kebutuhan pembangunan, peningkatan, atau rehabilitasi jaringan irigasi baik primer, sekunder, maupun tersier serta normalisasi saluran di masing-masing wilayah.

“Dalam proses identifikasi dan pemutakhiran data, sangat penting untuk berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait guna memastikan kesamaan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kasdim.

Ia juga menekankan dalam pelaksanaan program ini, semua pihak harus mengesampingkan ego sektoral demi kelancaran dan keberhasilan program irigasi yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Kasdim 0815 meminta agar data saluran irigasi tersier yang belum tercakup dalam program pemerintah daerah dapat diajukan kembali untuk diprioritaskan. “Saluran tersier menjadi salah satu fokus utama karena memiliki dampak langsung terhadap produktivitas pertanian masyarakat,” tambahnya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Ir. Rinaldi Rizal Sabirin, S.T., MBA., dalam kesempatan yang sama, mengajak seluruh pihak untuk memiliki komitmen yang sama dalam menangani permasalahan irigasi. Ia juga mengingatkan bahwa meskipun ada batasan kewenangan di masing-masing instansi, kolaborasi dan dukungan dari semua pihak sangat diperlukan agar program ini berjalan optimal.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Mojokerto, Muradji, S.T., M.Si., menegaskan pentingnya koordinasi dalam penyamaan data guna mendukung program nasional pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. “Kesamaan data yang akurat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan infrastruktur irigasi yang lebih efektif dan berkelanjutan,” tandasnya.

Dengan adanya rakor ini, diharapkan langkah konkret dapat segera diambil untuk memperbaiki dan meningkatkan sistem irigasi di Mojokerto, sehingga dapat mendukung peningkatan produksi pertanian serta kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

Fogging di Magetan: Sinergi TNI dan Petugas Kesehatan Basmi Nyamuk Berbahaya

Magetan,- Bati Tuud Koramil Tipe B 084/08 Barat Serma Suwandi bersama petugas dinas kesehatan UPTD Puskesmas Rejomulyo melaksanakan kegiatan Fogging di Desa Purwodadi Kecamatan Barat Kabupaten Magetan.

Dengan dilakukannya Fogging tersebut, dapat membasmi serangga nyamuk sehingga dapat terhindar dari ancaman nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit Demam berdarah Dengue (DBD), sasaran Fogging dilakukan di area outdoor seperti taman, halaman gedung, tempat parkir, parit dan seterusnya karena itu harus dilakukan dengan benar dan oleh tenaga ahli, Fogging yang dilakukan asal-asalan dapat berbahaya karena bahan kimianya yang beracun.

Bati Tuud Serma Suwandi menuturkan, Kegiatan Fogging ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran penyakit Deman berdarah, di samping mendampingi petugas penyemprotan Fogging, Ia juga melakukan imbauan kepada warga peduli terhadap lingkungan serta menjaga kebersihan diri maupun lingkungan untuk selalu berpedoman langkah 3M yaitu menguras, menutup dan mengubur barang yang tidak diperlukan, kegiatan ini sangat penting mengingat peningkatan kasus DBD di musim penghujan.

Dengan adanya sinergi antara TNI dan Polri dan petugas kesehatan yang ada di wilayah, diharapkan upaya pencegahan DBD dapat berjalan maksimal agar menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi masyarakat.

Babinsa Koramil 0815/15 Jatirejo Dampingi Petani Desa Bleberan Tanam Padi Bersama

Mojokerto,– Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Gading Koramil 0815/15 Jatirejo Kodim 0815/Mojokerto, Serda Boby Warsito, melaksanakan kegiatan pendampingan penanaman padi di Desa Bleberan, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (30/01/2025).

Kegiatan pendampingan ini dilakukan di lahan seluas 0,6 hektare milik Suyitno, yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Tani Manunggal II Desa Bleberan.

Serda Boby Warsito menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pendampingan pertanian merupakan bagian dari tugas membantu masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kehadiran kami (Babinsa) di tengah-tengah warga binaan untuk memberikan semangat dan memastikan proses penanaman padi berjalan dengan baik. Selain itu, kami juga terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL) agar petani mendapatkan pendampingan yang optimal,” ujar Serda Boby Warsito.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, bahwa program pendampingan ini sejalan dengan arahan dari Komando Atas guna mendukung program swasembada pangan di wilayah.

Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen petani serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Mojokerto. Sinergitas ini akan terus dilakukan Babinsa bersama para petani dan instansi terkait guna memastikan sektor pertanian tetap produktif dan berkelanjutan.

Babinsa Ponteh Berikan Dukungan kepada Petani untuk Tingkatkan Produksi Pangan

PAMEKASAN – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Ponteh, Koptu Dedi Krisna, melaksanakan pendampingan penanaman padi milik Pardi (47), seorang petani di Dusun Karang Panasan, Desa Ponteh, Kecamatan Galis.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pertanian ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para petani serta dukungan dalam meningkatkan produksi pangan. “Kehadiran Babinsa dalam pertanian sebagai bentuk kepedulian terhadap para petani serta untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional guna meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Koptu Dedi Krisna.

Dalam musim tanam kali ini, Koptu Dedi Krisna bersama masyarakat Desa Ponteh tampak bersemangat. Mereka berharap hasil panen tahun ini meningkat, sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

“Semoga hasil panen tahun ini bisa meningkat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga mendukung swasembada pangan,”ucapnya.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya terbatas pada penanaman padi, tetapi juga memberikan motivasi serta edukasi tentang teknik pertanian yang lebih efektif. Dengan adanya sinergi antara TNI dan petani, diharapkan sektor pertanian semakin maju dan ketahanan pangan nasional semakin kuat.

Keterlibatan Babinsa Teja Timur Tingkatkan Produktivitas Pertanian Lewat Pembajakan Sawah

PAMEKASAN – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Teja Timur, Sertu Mashur, melaksanakan pendampingan pertanian dengan membantu petani membajak sawah di Dusun Jalmak Tinggi, Desa Teja Timur, Kecamatan Pamekasan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan musim tanam padi dengan memanfaatkan sistem irigasi yang tersedia di musim hujan. Selain membantu proses pembajakan sawah, Babinsa juga memberikan motivasi kepada para petani agar tetap bersemangat dalam mengolah lahan pertanian mereka.

Menurut Sertu Mashur, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas hasil panen, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat setempat. “Kami hadir di tengah-tengah petani untuk memberikan semangat dan memastikan mereka mendapatkan pendampingan dalam proses pengolahan lahan, sehingga hasil panen nantinya dapat lebih optimal,” ujarnya.

Program pendampingan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan swasembada pangan serta mendukung suksesnya ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas. Dengan adanya sinergi antara TNI dan petani, diharapkan sektor pertanian semakin maju dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Para petani pun menyambut baik kehadiran Babinsa yang turut membantu proses persiapan lahan. Mereka merasa terbantu, terutama dalam menghadapi tantangan pertanian di musim penghujan. “Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, kami semakin bersemangat dan optimis bisa mendapatkan hasil panen yang lebih baik,” ujar Miski salah satu petani setempat.

Masyarakat berharap pendampingan dari Babinsa dan pemerintah dapat terus berlanjut sehingga pertanian di Desa Teja Timur semakin berkembang dan mampu mendukung ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.

Babinsa Posramil Karang Penang Bantu Warga Desa Bulmatet Jemur Jagung Bersama

Sampang,– Dalam upaya mendukung kegiatan pertanian dan mempererat hubungan dengan masyarakat, Sertu Mohammad Idrus, Babinsa Posramil 14/Karang Penang, melaksanakan kegiatan pendampingan dengan membantu warga Desa Bulmatet, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, dalam penjemuran jagung.

Sertu Idrus menyampaikan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, terutama dalam hal mendukung perekonomian petani di wilayah binaannya. Selain itu, dengan membantu penjemuran jagung, diharapkan dapat mempercepat proses produksi pertanian yang akan berdampak pada hasil yang maksimal bagi para petani.

“Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat, membantu apa yang bisa dilakukan agar kegiatan pertanian di desa ini bisa berjalan dengan baik. Ini juga untuk meningkatkan hubungan silaturahmi antara TNI dan warga,” ujar Sertu Mohammad Idrus.

Warga setempat mengungkapkan terima kasih atas kehadiran Babinsa yang selalu memberikan dukungan langsung, baik dalam kegiatan pertanian maupun dalam menjaga keamanan di desa. Mereka berharap kerjasama ini terus berlanjut demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen TNI dalam menjaga ketahanan pangan dan turut serta dalam mendukung program-program pemerintah yang berfokus pada sektor pertanian.