Peletakan Batu Pertama Gapura Yonif 515-Kostrad di Banyuwangi: Momen Penting Pembangunan Infrastruktur Militer

BANYUWANGI – Suasana khidmat mewarnai acara peletakan batu pertama pembangunan gapura Batalyon Infanteri (Yonif) 515-Kostrad di Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (27/4/2025).

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letnan Kolonel Arh Joko Sukoyo, S.Sos.M.Han, turut hadir dalam momen penting tersebut.

Prosesi peletakan batu pertama ini dipimpin langsung oleh Komandan Brigade Infanteri 9/DY Kostrad, Kolonel Inf Dr. La Ode Muhammad Nurdin, S.Sos.M.I.Pol.

Kehadiran perwira tinggi ini semakin menegaskan arti penting pembangunan infrastruktur bagi satuan tempur tersebut.

Selain Dandim Joko Sukoyo, sejumlah pejabat penting daerah juga tampak hadir. Di antaranya adalah Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Banyuwangi, Komisaris Besar Polisi Rama Samtama Putra, S.I.K., M.S.I., Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi, Letnan Kolonel Laut (P) Mohammad Fuji Santoso, M.Sc., Komandan Rayon Militer (Danramil) 0825/14 Kabat, Kapten Inf Makali, serta berbagai tamu undangan lainnya. Sinergi antara unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah terlihat jelas dalam acara ini.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0825/Banyuwangi menyampaikan harapannya agar pembangunan gapura Yonif 515-Kostrad ini dapat memberikan dampak positif bagi wilayah Kabupaten Banyuwangi secara keseluruhan.

Simbol fisik berupa gapura diharapkan dapat semakin memperkuat citra dan keberadaan batalyon di tengah masyarakat. Pembangunan gapura ini diharapkan tidak hanya menjadi penanda fisik markas batalyon, tetapi juga sebagai representasi semangat dan dedikasi prajurit Yonif 515-Kostrad dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara, khususnya di wilayah Banyuwangi.

Rehabilitasi Lahan Kritis: Kodim 0825/Banyuwangi Dukung Pelestarian Lingkungan Melalui Penanaman Pohon

Banyuwangi,- Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo S.Sos M.Han, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyuwangi menghadiri kegiatan Ceremoni Rehabilitasi Lahan Kritis (KPS) yang dilaksanakan di Aghatis Forest, Dusun Rembang, Desa Banjar, Kecamatan Licin pada Minggu (27/4/2025). Kegiatan yang bertujuan untuk merehabilitasi kawasan perlindungan setempat (KPS) Perhutani Banyuwangi Barat dan Selatan ini diikuti oleh sekitar 100 orang.

Acara yang dimulai dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu oleh Forkopimda Banyuwangi, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa. Sambutan-sambutan disampaikan oleh General Manajer Operasional PT. BSI, Rully Franza, dan Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd.

Dalam sambutannya, Rully Franza menyampaikan bahwa kegiatan penanaman bersama ini merupakan upaya rehabilitasi lahan kritis dengan menanam 6.666 bibit pohon serbaguna di lahan seluas 60 hektar. Ia berharap penanaman ini dapat memulihkan ekosistem alam dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani menekankan bahwa kegiatan ini adalah wujud komitmen bersama untuk peduli dan menjaga bumi. Ia mengapresiasi dukungan PT. BSI dalam upaya menjaga ekosistem alam Banyuwangi, yang memiliki potensi alam yang beragam dan telah diakui oleh UNESCO melalui geoparknya. Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk menanam dan merawat pohon demi masa depan Banyuwangi yang lebih hijau.

Puncak acara adalah penanaman pohon jenis petai secara simbolis oleh Forkopimda Banyuwangi. Kegiatan Ceremoni Rehabilitasi Lahan Kritis ini selesai di siang hari berjalan dengan tertib dan lancar.

“Kegiatan rehabilitasi lahan kritis ini merupakan langkah penting dalam menjaga kelestarian lingkungan di Banyuwangi. Kodim 0825/Banyuwangi sangat mendukung upaya-upaya pelestarian alam dan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya untuk mewujudkan Banyuwangi yang hijau dan lestari. Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar upaya ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi yang akan datang.” Ucap Dandim 0825″

Kegiatan penanaman bersama ini merupakan wujud nyata upaya konservasi dan rehabilitasi hutan untuk mengurangi dampak perubahan iklim, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan.

Kodim 0830/Surabaya Gelar Bakti Sosial Bersama Yayasan Joel Ministry untuk Warga Kecamatan Genteng

SURABAYA – Kodim 0830/Surabaya berkolaborasi dengan Yayasan Joel Ministry menggelar bakti sosial yang menyentuh langsung warga Surabaya. Kegiatan yang berlangsung Minggu, 27 April 2025 di SMP Negeri 37, Jalan Kalianyar 18-20, Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng, ini meliputi pengobatan gratis dan pembagian sembako.

Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., Komandan Kodim 0830/Surabaya, turut hadir dan meninjau langsung kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi warga Kecamatan Genteng, meringankan beban mereka terutama dalam hal kesehatan dan pemenuhan kebutuhan pokok. “Semoga bakti sosial dan pengobatan gratis ini bisa membantu,” ujarnya.

Kolonel Didin juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Yayasan Joel Ministry, berharap sinergi positif ini berkelanjutan dan semakin memberikan kontribusi bagi masyarakat Surabaya.

Antusiasme warga sekitar sangat tinggi. Layanan kesehatan dan bantuan sembako diterima dengan hangat, menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap rakyat. Kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata Kodim 0830/Surabaya dan Yayasan Joel Ministry dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Surabaya.

MTT di Koramil 0818/29 Dau: Meningkatkan Profesionalisme TNI dalam Pembinaan Teritorial dan Lingkungan

Kab. Malang,- Koramil 0818/29 Dau menjadi pusat pelaksanaan Mobile Training Team (MTT) bagi Danramil dan Babinsa jajaran Kodam V Brawijaya. Kegiatan yang diikuti oleh 30 personel ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para komandan teritorial dan pembina desa dalam melaksanakan tugas-tugas pembinaan wilayah. Acara yang berlangsung di wilayah Koramil 29 Dau ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, menunjukkan sinergitas yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah desa.

Letkol Inf Noviandri selaku Ketua Tim peserta MTT hadir langsung untuk memberikan arahan dan materi pelatihan. Turut mendampingi Mayor Inf Alex dari Pusterad (Pusat Teritorial Angkatan Darat). Komandan Koramil (Danramil) 0818/29 Dau, Kapten Inf Agung Wibowo, menyambut hangat kedatangan tim MTT dan para peserta. Selain itu, Aipda Arif hadir mewakili Kapolsek Dau, serta Ibu Ririn, Kepala Desa Sumbersekar, menunjukkan dukungan penuh dari unsur kepolisian dan pemerintah desa terhadap kegiatan ini.

Para peserta MTT dibagi menjadi dua kelompok kegiatan yang berbeda namun saling melengkapi. Kelompok pertama fokus pada Bidang Tahwil (Pembinaan Wilayah), yang melaksanakan kegiatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) di SMP PGRI Dau. Kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan pemahaman ideologi bangsa dan meningkatkan kedisiplinan generasi muda.

Sementara itu, kelompok kedua melaksanakan kegiatan Bidang Bakti TNI berupa karya bakti penghijauan di sumber mata air Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap pelestarian lingkungan dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Ibu Ririn selaku Kepala Desa Sumbersekar menyampaikan apresiasinya atas kegiatan penghijauan ini, yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi desa.

Kapten Inf Agung Wibowo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan MTT ini sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme Danramil dan Babinsa dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial. “Melalui pelatihan ini, diharapkan para Danramil dan Babinsa semakin mahir dalam melaksanakan pembinaan wilayah, membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat, serta bersinergi dengan instansi terkait seperti Polri dan pemerintah desa,” ujarnya.

Letkol Inf Noviandri menambahkan bahwa kegiatan MTT ini merupakan program dari Kodam V Brawijaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di jajaran teritorial. Beliau berharap, ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan secara maksimal di wilayah tugas masing-masing.

Kegiatan MTT di Koramil 0818/29 Dau ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Sinergi yang terjalin antara TNI, Polri, dan pemerintah desa menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas dan kemajuan wilayah.

Pendampingan Babinsa pada Program Sergab: Mendorong Sinergi TNI dan Petani untuk Ketahanan Pangan

Madiun, – Babinsa Kelurahan Manguharjo dari Posramil 0803/18 Manguharjo, Peltu Handoko, telah melaksanakan pendampingan serapan gabah (Sergab) terhadap hasil panen padi milik Bapak Yahya, anggota Poktan Tani Makmur 1 Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Minggu (27/4). Hasil panen yang berhasil diserap mencapai 10 ton gabah.

Program Serapan Gabah (Sergab) merupakan kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga padi/gabah di tingkat petani. Dalam kegiatan ini, Babinsa berperan sebagai pendamping dan fasilitator untuk memastikan penyerapan hasil panen berjalan dengan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Peltu Handoko mengatakan bahwa kegiatan pendampingan Sergab ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Kami dari TNI Angkatan Darat berkomitmen untuk mendampingi para petani dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Menurut Bapak Yahya, anggota Poktan Tani Makmur 1, kehadiran Babinsa dalam program Sergab sangat membantu para petani. “Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, proses serapan gabah menjadi lebih lancar dan transparan. Kami juga merasa terlindungi dari praktik tengkulak yang kadang merugikan petani,” tuturnya.

Pgs Danposramil 0803/18 Manguharjo, Lettu Inf Jaimin menyampaikan bahwa pendampingan terhadap petani melalui program Sergab ini adalah wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah. “Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional, sehingga TNI AD turut berperan aktif di dalamnya,” jelasnya.

Total 10 ton gabah yang diserap dari hasil panen milik Bapak Yahya tersebut akan didistribusikan ke Bulog untuk kemudian diproses menjadi beras berkualitas yang akan disalurkan ke masyarakat. Program ini diharapkan dapat memberikan jaminan harga yang layak bagi petani sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Selain melakukan pendampingan Sergab, Babinsa Kelurahan Manguharjo juga aktif memberikan penyuluhan dan bimbingan teknis kepada para petani terkait budidaya padi yang baik dan benar, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.

Kegiatan pendampingan Sergab ini mendapat apresiasi dari pihak Kelurahan Manguharjo dan Dinas Pertanian Kota Madiun, karena dianggap sangat membantu dalam mendukung program ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Babinsa Koramil 0804/01 Magetan Pastikan Kelancaran Pengiriman Hasil Panen Padi ke Bulog untuk Ketahanan Pangan

Magetan,- Babinsa kelurahan Kepolorejo Koramil Tipe B 0804/01 Magetan Kodim Magetan Sertu Irvan melaksanakan pengiriman hasil panen padi dari kelurahan Kepolorejo Kecamatan Magetan ke Bulog Sentral Penggilingan Padi Magetan milik Bpk Suprapto dengan berat padi yg dikirim 5.390 kg.

Dalam upaya memastikan kelancaran dan keamanan proses pembelian gabah oleh Dinas Bulog, Babinsa desa Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan melaksanakan pendampingan kepada warga binaannya. Kegiatan ini berlangsung di rumah bapak Desa kecamatan Magetan kabupaten Magetan.

Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses transaksi antara petani dan pihak Bulog berjalan dengan lancar, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kehadiran Babinsa juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjual hasil panennya.

Sertu Irvan menegaskan bahwa TNI AD selalu siap mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya dalam penyerapan hasil pertanian masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa proses pembelian gabah berjalan sesuai aturan, tanpa ada kendala atau praktik yang merugikan petani. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Magetan,”pungkasnya.

Danrem 081/DSJ Tinjau Pra TMMD di Ngluyu: Sinergi TNI-Rakyat Wujudkan Desa Mandiri

Nganjuk,- Ngluyu adalah kecamatan di Kabupaten Nganjuk yang terletak di ujung utara. Ngluyu terletak di kawasan Pegunungan Kendeng dan terisolir dari kecamatan lainnya di Nganjuk. Geografisnya juga dikelilingi oleh perbukitan dan hutan jati yang dikelola oleh Perhutani.

Kondisi ini berbanding lurus dengan tertinggalnya Ngluyu dibanding kecamatan-kecamatan lainnya di Nganjuk. Hal ini diakibatkan kurangnya sarana infrastruktur yang layak untuk menunjang aktivitas warganya sehari-hari.

Begitu pula dengan kondisi masyarakat, kita dapat dengan mudah menjumpai rumah-rumah warga yang tidak layak huni.

Melihat kondisi itu, tentunya tak salah jika Ngluyu dipilih menjadi salah satu sasaran dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124. Tak hanya di Ngluyu, TMMD di Nganjuk juga akan menyasar Kecamatan Lengkong. Meski belum resmi dibuka, namun geliat dan semangat membangun sudah begitu terasa dalam pra TMMD yang baru dilakukan beberapa hari.

“Tadi kita lihat antusias dan semangat masyarakatnya sungguh luar biasa. Mereka bekerja keras dan bergotong-royong dengan para prajurit yang diterjunkan,” kata Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto di lokasi pengecoran jalan di Desa Lengkong Lor, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Minggu (27/4/2025).

“Kita semua dapat merasakan keinginan yang kuat dari masyarakat di Ngluyu ini untuk dapat hidup lebih baik,” tambahnya.

Sebagai sasaran utama, pengecoran jalan yang dilakukan akan menghubungkan Desa Lengkong Lor di Kecamatan Ngluyu dan Desa Sumbermiri di Kecamatan Lengkong.

Danrem optimis, peningkatan kondisi jalan sepanjang 1.100 meter itu dapat berbanding lurus dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat di sana.

“Jadi jalan ini kan fungsinya sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Ketika akses jalannya bagus, tentu kegiatan mereka akan lebih lancar. Baik itu untuk aktivitas pertanian, peternakan, jual beli, pendidikan, dan lain sebagainya,” terangnya.

“Dengan begitu tentunya masyarakat dapat lebih sejahtera dan ekonominya juga terangkat,” lanjutnya.

Untuk diketahui, selain pengecoran jalan, pada TMMD ke-124 di Desa Lengkong Lor dan Sumbermiri juga dilakukan berbagai sasaran lainnya. Mulai dari pembuatan 5 unit sumur bor, renovasi 2 unit Rutilahu (rumah tidak layak huni), penanaman jagung di lahan seluas 2 hektare, penanaman 1.500 pohon produktif, penanganan stunting, serta berbagai penyuluhan yang bermanfaat untuk masyarakat.

Satgas Yonif 512/QY Hadiri Ibadah di Gereja Kampung Tatakra Papua: Wujud Kehadiran TNI di Tengah Rakyat

Keerom, Papua – Di tengah sunyi dan teduhnya Distrik Web, kehadiran Satgas Yonif 512/QY di Gereja ST Yahanes, Kampung Tatakra, menghadirkan kehangatan yang tak mudah dilupakan.
Pada Minggu pagi yang penuh berkah ini, para prajurit sebagai saudara seiman, bersujud dan memanjatkan doa bersama masyarakat yang mereka cintai. Minggu, (27/4/2025).

Suasana penuh haru terasa sejak ibadah dimulai. Jemaat yang terbiasa beribadah dalam kesederhanaan, kini terselimuti oleh rasa syukur dan kebersamaan yang mendalam. Tidak ada lagi jarak antara prajurit dan rakyat semua bersisian, bernyanyi, dan berdoa dalam satu suara.

Bapa Frater Aji, Pendeta Distrik Web yang memimpin ibadah, tak mampu menyembunyikan rasa harunya menyampaikan,
“Beta lihat kehadiran TNI di tengah-tengah jemaat ini adalah jawaban doa kami. Mereka bukan hanya menjaga tanah ini, tapi juga membawa cinta, membawa damai. Beta percaya, Tuhan sendiri yang kirim mereka untuk jaga hati kita di sini.”

Kehadiran Satgas Yonif 512/QY dalam ibadah ini menunjukkan bahwa tugas menjaga negeri ini tidak berhenti di medan tugas semata, tetapi juga meliputi sentuhan kemanusiaan yang menguatkan iman dan mempererat tali persaudaraan.

Karena menjaga perbatasan negeri bukan hanya soal garis di peta, tetapi tentang menjaga cinta kasih yang hidup di dalam hati rakyatnya.

Pangdam V/Brawijaya Hadiri Jatim Retreat 2025 di Pusdik Arhanud Kota Batu

Kota Batu,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, menghadiri berlangsungnya Jatim Retreat 2025 yang diikuti oleh 72 Kepala OPD di lingkungan Pempriv Jatim.

Kegiatan yang digelar di Pusdik Arhanud, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur itu berlangsung selama dua hari.

Selain Pangdam, kegiatan tersebut nampak dihadiri oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, Sekda Prov Jatim Adhy Karyono, serta sejumlah pejabat TNI di Jatim.

Ditemui di sela kegiatan itu, Pangdam mengungkapkan, pelaksanaan Jatim Retreat 2025 itu, merupakan acara penting dalam menyelaraskan visi misi nasional dan daerah.

“Jatim Retreat ini bertujuan untuk menyelaraskan Asta Cita dengan Nawa Bhakti Satya,” kata Pangdam. Sabtu (26/04/2025).

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah mengungkapkan ditetapkannya Pusdik Arhanud sebagai lokasi Jatim Retreat, dikarenakan letak lokasinya yang sangat repretentatif.

“Sebelum masuk Musrenbang para Kepala OPD kami kumpulkan, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih komposit, tentang bagaimana mengintegrasikan antara Asta Cita dengan Nawa Bhakti Satya,” jelas Gubernur Khofifah.

Menurutnya, mengintegrasikan visi misi tersebut menjadi hal yang harus dilakukan. Sehingga program yang diturunkan oleh Pemerintah Pusat, ketika sampai di tingkat bawah realisasinya bisa langsung dengan cepat, baik dan cermat.

“Misalnya di Nawa Bhakti Satya ada Jatim Lestari, nah ini berurusan denga Asta Cita ke delapan, jadi ini nyambung, maka Kepala OPD harus paham,” jelasnya.

Babinsa Koramil 0808/16 Talun Bersama Warga Gelar Gotong Royong untuk Kebersihan Lingkungan

Blitar,- Dalam upaya mempererat kebersamaan dan Silaturahmi serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Babinsa Kelurahan Kaweron Serda Edi Prasetiyo dari Koramil 0808/16 Talun Kodim 0808/Blitar, bersama warga binaannya melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan kanan – kiri sepanjang jalan desa di Lingk. Gogolatar RT. 02 RW. 02 Kelurahan Kaweron Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, Sabtu (26/4/2025).

Serda Edi Prasetiyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan sebagai sarana mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat. “Kegiatan gotong royong seperti ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga menjadi ajang memperkuat tali silaturahmi serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Salah satu warga yang turut serta dalam kegiatan Bapak Supeno (42), mengapresiasi kehadiran dan peran aktif Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan. “Kami merasa sangat terbantu dan lebih semangat jika Babinsa ikut turun langsung. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga lingkungan bersama-sama,” ucapnya.

Sementara itu ditemui terpisah Danramil 0808/16 Talun Kapten Czi Wikodo, juga memberikan apresiasi atas kekompakan Babinsa dan warga. “Kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan dan menjadi budaya, karena selain menjaga kebersihan, juga memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat. Kami berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif,” tutur Kapten Wikodo.

Kegiatan gotong royong tersebut berjalan dengan lancar, penuh semangat dan diwarnai suasana keakraban antar warga serta Babinsa dan warga setempat.