Wujud Kepedulian TNI: Babinsa Koramil 0823/01 Kota Bagikan Paket Sembako kepada Tukang Becak

Situbondo,– Wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat terus ditunjukkan melalui berbagai kegiatan positif. Salah satunya dilakukan oleh Babinsa Koramil 0823/01 Kota, Koptu Erfandi, yang melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada para tukang becak di sekitar kantor Koramil 01/Kota, Kabupaten Situbondo. Rabu 07/05/2025

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu masyarakat kurang mampu serta mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan warga binaannya.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya para tukang becak yang setiap hari berjibaku mencari nafkah. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar Koptu Erfandi di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya TNI hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga dalam bentuk nyata kepedulian sosial.

Para tukang becak yang menerima bantuan tampak bahagia dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka mengaku sangat terbantu, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban, mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Sigap Tanggapi Bencana: Babinsa Songgon Evakuasi Rumah Roboh Akibat Hujan Deras, Selamatkan Warga

Banyuwangi,- Babinsa Koramil 0825/20 Songgon, Serka Eko Purwanto bersama rekannya Serka Suhartono dari Babinsa Sragi menunjukkan kesiapsiagaan dalam merespons bencana di wilayah tugasnya. Pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIB, keduanya memimpin evakuasi rumah roboh milik Ibu Sri Rezeki yang terletak di Dusun Sumberasri RT 02 RW 02, Desa Songgon, Kecamatan Songgon. Rabu (07/05/2025)

Rumah tersebut mengalami keruntuhan akibat curah hujan tinggi yang melanda kawasan tersebut. Meski kerugian material diperkirakan mencapai 40 juta rupiah, berkat respons cepat aparat TNI tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Kami langsung bergerak begitu menerima laporan kejadian,” ujar Serka Eko Purwanto. “Keselamatan warga adalah prioritas utama, dan kami memastikan proses evakuasi berjalan dengan aman.”

Dalam operasi evakuasi tersebut, para Babinsa bekerja sama dengan Bripda Nandito dari Babinkamtibmas, Kepala Desa Songgon M. Qoderi SH, Kepala Dusun Arif, serta sejumlah warga setempat. Tim gabungan ini berhasil mengevakuasi puing-puing reruntuhan rumah dengan cepat dan terkoordinasi.

Selain memimpin evakuasi, para Babinsa juga aktif melakukan pendataan terhadap keluarga korban untuk keperluan tindak lanjut bantuan yang diperlukan. Kegiatan ini mencerminkan peran vital Babinsa sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana di tingkat desa.

Kehadiran Babinsa yang cepat dan terampil membuktikan komitmen TNI dalam mengamankan dan melindungi masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam. Melalui koordinasi yang baik dengan berbagai pihak, operasi evakuasi ini berjalan lancar dan aman.

Tingkatkan Produksi Padi: Koramil 0812/01 dan UNISLA Sukseskan Penyiapan Lahan Tanam PMJ 01

Lamongan, – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan produksi pertanian, koramil 0812/01 Kota Jajaran Kodim 0812 Lamongan bersinergi bersama UNISLA menggelar karya bakti penyiapan lahan untuk kesiapan tanam padi jenis PMJ 01, Kegiatan ini bertujuan untuk memberi contoh dan membantu petani dalam menyiapkan lahan pertanian mereka, sehingga dapat meningkatkan hasil panen dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Karya bakti ini melibatkan anggota Koramil, masyarakat setempat, dan petani. Mereka bekerja sama membersihkan lahan, memperbaiki saluran irigasi, dan melakukan penyiapan lahan lainnya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan petani dapat lebih mudah dan efektif dalam menanam padi dan meningkatkan produktivitas lahan mereka.

“Kegiatan karya bakti ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi petani dan meningkatkan hasil panen mereka,” ujar Danramil 0812/01 Kota Lamongan kapten Kav Sumaji.

Tak hanya itu, melalui kegiatan ini, Koramil 0812/01 Kota Jajaran Kodim 0812 Lamongan menunjukkan komitmennya bersama UNISLA dalam mendukung program ketahanan pangan dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Babinsa Tapen Bina Generasi Muda: Latih PBB Santri Ponpes Nurul Ulum, Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh dua personel Babinsa, yakni Serka Roby Widiawan dari Desa Cindogo dan Serka Lolok Sugianto dari Desa Tapen. Pelatihan berlangsung hingga selesai dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Dalam pelatihan ini, para santri diajarkan dasar-dasar PBB seperti sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan-kiri, serta gerakan berjalan dan berhenti. Tak hanya melatih fisik, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepemimpinan, dan disiplin.
“Melalui latihan PBB ini, kami ingin membentuk karakter para santri agar lebih disiplin, tangguh, dan memiliki semangat cinta Tanah Air,” ujar Serka Roby Widiawan.

Kegiatan ini disambut baik oleh pihak pesantren. Mereka mengapresiasi peran aktif TNI dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis keagamaan seperti pesantren.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Babinsa yang sudah meluangkan waktu membina santri kami. Ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan serta semangat mereka,” ujar salah satu pengasuh pondok.

Kegiatan semacam ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial yang rutin dilakukan TNI AD di wilayah binaan, untuk mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat serta mendukung terciptanya generasi muda yang berkarakter dan cinta NKRI.

Tragedi Gunung Saeng: Remaja Jember Tewas Terjatuh, Susun SOP Pendakian Ketat demi Keamanan Pendaki.

Bondowoso – Duka mendalam menyelimuti dunia pendakian di Bondowoso. Seorang remaja asal Jember, Fahrul Hidayatullah (18), ditemukan tak bernyawa setelah dinyatakan hilang selama tiga hari di kawasan Gunung Saeng, Kecamatan Binakal. Fahrul diketahui terpeleset dan jatuh ke jurang sedalam 150 meter saat menuruni jalur pendakian via Desa Sumberwaru pada Rabu (07/05/2025).

Tragedi ini menjadi perhatian luas masyarakat dan pihak berwenang. Proses pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan, relawan, dan warga setempat akhirnya membuahkan hasil, meski tak seperti yang diharapkan. Jenazah Fahrul berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia di dasar jurang yang curam dan sulit dijangkau.

Sebagai bentuk tindak lanjut atas kejadian tersebut, pemerintah desa bersama aparat TNI dan tokoh masyarakat menggelar musyawarah desa pada Rabu (7/5/2025) bertempat di Balai Desa Sumber Waru, Kecamatan Binakal.

Musyawarah ini dipimpin oleh Babinsa Posramil 0822/02 Binakal Kopka Tri Arso Laksono, dan dihadiri oleh Danposramil 0822/02 Binakal, perangkat desa, serta perwakilan warga. Agenda utama adalah membahas langkah-langkah preventif untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

“Musibah ini jadi pelajaran berharga. Kami bersepakat menyusun SOP pendakian yang lebih ketat dan membentuk tim relawan lokal tanggap darurat,” ujar Kopka Tri dalam sambutannya.

Sejumlah poin penting yang dihasilkan dari musyawarah tersebut antara lain:

1.Pemasangan rambu peringatan dan jalur aman di Gunung Saeng

2.Pelarangan pendakian tanpa izin dan tanpa pemandu

3.Pelatihan relawan desa dalam penanganan darurat pendakian

4.Sosialisasi keselamatan gunung kepada warga dan pendaki luar daerah

Langkah-langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan para pendaki serta menjaga kelestarian alam Gunung Saeng yang mulai banyak diminati para pencinta alam.

Gunung Saeng sendiri merupakan salah satu destinasi pendakian yang mulai populer di wilayah Bondowoso, namun belum memiliki sistem pengelolaan yang memadai. Ke depan, pemerintah desa berkomitmen mengembangkan kawasan ini secara lebih aman dan bertanggung jawab.

Pendampingan Babinsa Sidoarjo Sukseskan Panen Padi Petani Desa Lebo, Harga di Atas UMP

Sidoarjo.- Babinsa Desa Lebo Serka Dudik H dari Koramil 0816/01 Sidoarjo melaksanakan pendampingan terhadap Satgas Sergap (Serap Gabah Petani) bersama Kelompok Tani (Poktan) dalam kegiatan panen padi di Desa Lebo Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo , Selasa ( 07/05/2025 ).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama Satgas Sergap turut membantu proses panen padi milik bpk Munif, warga Desa Lebo RT 05 RW 03 Kecamatan Sidoarjo,dengan Luas lahan sawah yang dipanen mencapai 2 hektare, Panen kali ini dilakukan bersama Kelompok Tani yakni bernama Rukun Makmur 1 dengan hasil panen mencapai 12,5 Ton gabah kering panen (GKP).

Gabah hasil panen tersebut kemudian disalurkan/dibeli Tengkulak dengan harga diatas harga Gabah Kering Panen(GKP) yang telah di tentukan oleh Pemerintah yaitu 6500 per kilogram,sebagai pihak penerima, dalam rangka mendukung program serapan gabah yang digagas pemerintah guna menstabilkan harga gabah di tingkat petani sekaligus menjamin ketersediaan stok beras nasional.

Serka Dudik H menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukannya merupakan bentuk nyata peran Babinsa di wilayah dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian. Ia berharap hasil panen yang diperoleh dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan terus memotivasi mereka dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.

Sedangkan ketua kelompok tani desa Lebo bpk.Aziz menyampaikan terima kasih atas pendampingan pertanian yang diberikan oleh Babinsa dan PPL (Petugas Penyuluh Lapangan). Pendampingan ini membantu petani dalam berbagai aspek, yang berdampak positif terhadap hasil panen dan ketahanan pangan.

Kodim 0807/Tulungagung Gelar Tes Kesamaptaan: Jaga Fisik dan Mental untuk Tugas Optimal di Lapangan.

Tulungagung – Anggota jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0807/Tulungagung melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik I Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Lapangan Stadion Rejoagung, Tulungagung, Rabu (07/05/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur tingkat kebugaran fisik prajurit serta sebagai tolok ukur hasil pembinaan yang telah dilakukan.

Kepala Staf Kodim 0807/Tulungagung, Mayor Arh Untung Wiyono, S.T., hadir langsung dalam kegiatan ini. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan selama pelaksanaan tes.

“Setiap anggota harus memahami kondisi tubuhnya masing-masing. Jangan memaksakan diri jika merasa tidak mampu, karena yang paling tahu kemampuan tubuh adalah diri sendiri,” ujar Kasdim Tulungagung.

Sebelum memasuki sesi utama tes, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan tensi oleh tim kesehatan dari Polkesdim Tulungagung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa kondisi fisik anggota dalam keadaan layak dan aman untuk melaksanakan kegiatan yang menuntut kebugaran tinggi. Setelah pemeriksaan kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemanasan bersama yang dipimpin oleh tim Jasmani Korem 081/DSJ. Pemanasan ini bertujuan untuk mempersiapkan otot dan sendi para peserta agar terhindar dari risiko cedera selama pelaksanaan tes.

Pelaksanaan tes kesamaptaan diawasi secara ketat oleh tim dari Jasrem 081/DSJ guna menjamin keberlangsungan dan keadilan selama kegiatan berlangsung. Adapun jenis tes yang diberikan terbagi menjadi dua bagian, yaitu Tes Kesegaran “A” yang meliputi lari selama 12 menit, serta Tes Kesegaran “B” yang mencakup beberapa item seperti pull-up, sit-up, push-up, shuttle run, dan renang. Seluruh rangkaian tes tersebut dirancang untuk mengukur kekuatan, daya tahan, serta kelincahan fisik prajurit.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh prajurit Kodim 0807/Tulungagung dapat terus menjaga serta meningkatkan kondisi fisik dan mental sebagai bekal dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok di lapangan dengan optimal.

Babinsa Merjosari Ajak Warga Jaga Kebersihan: Karya Bakti Bersihkan Sungai, Ciptakan Lingkungan Sehat.

Kota Malang,- Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih, Babinsa Merjosari, Serda Rohman bersinergi aktif dengan warga melaksanakan karya bakti berfokus pada pembersihan sampah di sepanjang perengan sungai wilayah Rw. 12 Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Rabu (07/05/2025).

Kegiatan ini merupakan inisiatif bersama yang muncul dari kepedulian Babinsa Merjosari terhadap kondisi lingkungan dan antusiasme warga untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan asri.

Dengan semangat gotong royong mereka bahu-membahu membersihkan sampah plastik, dedaunan kering, dan material lain yang mengotori lingkungan.

Babinsa Merjosari turut aktif dalam kegiatan ini, memberikan semangat, arahan, serta berbaur langsung dengan masyarakat. Kehadiran Babinsa tidak hanya memotivasi warga, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Serda Rohman mengapresiasi semangat gotong royong warga Merjosari. Kegiatan ini adalah bukti nyata sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang sehat dan nyaman,” ujarnya.

Sinergi antara Babinsa dan masyarakat Merjosari ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi kelurahan-kelurahan lain di Kota Malang dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Babinsa Kebonsari Semangat Dampingi Petani: Sukseskan Panen Padi, Wujudkan Ketahanan Pangan.

Kota Malang,- Dalam rangka mendukung program pemerintah guna percepatan serapan gabah dan ketahanan pangan, Babinsa Kebonsari, Serda Sulistiono terus aktif bantu petani panen padi di Jl. Kebonsari Rt. 05 Rw. 02 Kelurahan Kebonsari Kecamatan Sukun Kota Malang, Rabu (07/05/2025).

Kegiatan pendampingan ini meliputi berbagai aspek, mulai dari membantu petani dalam memilih bibit unggul, memberikan sosialisasi tentang teknik bercocok tanam yang baik dan benar, hingga memantau perkembangan tanaman dan membantu dalam mengatasi kendala di lapangan seperti hama dan penyakit. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani memberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi mereka.

Serda Sulistiono menyampaikan, “Kami sebagai Babinsa memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Mendampingi petani bukan hanya tugas, tetapi juga wujud kepedulian kami terhadap ketahanan pangan di wilayah Kebonsari,” ujarnya.

Kegiatan pendampingan petani ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di wilayah Kebonsari dan sekitarnya.

Wujudkan Ketahanan Pangan: Babinsa Grujugan Dampingi Perawatan dan Pengendalian Hama.

Bondowoso,- Guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0822/08 Grujugan, Serma Roni Faslah, terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya. Salah satu bentuk nyata kegiatan tersebut terlihat saat Serma Roni membantu petani dalam perawatan tanaman dan pengendalian hama di lahan pertanian Desa Grujugan Kidul, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Rabu (07/05/2025).

Kegiatan ini tidak hanya sekadar membantu secara fisik, namun juga memberikan edukasi kepada para petani terkait cara-cara penanggulangan hama yang efektif dan ramah lingkungan.

“Kami dari Koramil 0822/08 selalu siap mendampingi para petani, karena sektor pertanian adalah tulang punggung perekonomian masyarakat desa. Pendampingan ini juga merupakan bagian dari tugas TNI dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ujar Serma Roni.

Pendekatan yang dilakukan Babinsa di lapangan mendapat respon positif dari masyarakat. Para petani mengaku termotivasi dengan keterlibatan TNI, yang tidak hanya hadir saat keamanan dibutuhkan, tetapi juga aktif dalam urusan sosial dan ekonomi masyarakat.

Dengan semangat gotong royong, Serma Roni berharap kehadirannya di tengah para petani mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan hasil produksi pertanian dan memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat.