Kesiapsiagaan Babinsa di Puspo, Penanganan Cepat Longsor Lindungi Warga dan Infrastruktur

Pasuruan,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Puspo pada Minggu sore menyebabkan terjadinya tanah longsor di Dusun Wonogriyo, Desa Pusungmalang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Tanah longsor terjadi sekitar pukul 16.30 WIB hingga 18.00 WIB dan mengakibatkan sebagian teras depan rumah milik Bapak Su’ali longsor dan menimpa tembok bangunan belakang SDN 2 Pusungmalang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Minggu (11/5/25).

Menanggapi kejadian tersebut, Babinsa Desa Pusungmalang Koramil 0819/16 Puspo, Kopda Eko Mardianto, bersama perangkat desa, Bhabinkamtibmas Polsek Puspo, dan anggota Satpol PP Kecamatan Puspo segera mendatangi lokasi bencana. Mereka bergerak cepat untuk melakukan pendataan dan membantu warga membersihkan material longsor serta memasang terpal di area terdampak guna mencegah longsor susulan.

“Kami langsung turun ke lokasi begitu mendapat laporan dari warga. Bersama tim gabungan dan masyarakat, kami bahu membahu membersihkan material tanah serta memasang terpal sebagai langkah antisipasi. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai aparat kewilayahan dalam memberikan rasa aman dan sigap membantu warga,” ujar Kopda Eko Mardianto di lokasi kejadian.

Satu rumah milik Bapak Su’ali, seorang petani berusia 41 tahun yang tinggal bersama keluarganya di RT 004/RW 002 Dusun Wonogriyo, menjadi korban terdampak langsung. Selain kerusakan pada rumah, tembok bangunan belakang sekolah dasar terdekat juga tertimpa longsoran, namun tidak mengganggu aktivitas belajar karena terjadi di luar jam sekolah.

Upaya penanganan cepat ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Koordinasi yang solid antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan bencana. Seluruh perkembangan kejadian ini telah dilaporkan ke komando atas sebagai langkah tindak lanjut dan pemantauan lanjutan terhadap potensi longsor susulan di wilayah tersebut. Hal ini dilakukan sabagai wujud implementasi dari visi babinsa yang PRODUKTIF (Profesional dalam menjalankan tugas dan mendukung program pemerintah dan komando atas serta adaptif dan inovatif menyesuaikan diri dengan perkembangan situasi dan memiliki inovasi yang bermanfaat.

Babinsa Tanggap Banjir di Bondowoso, Kerja Sama dengan BPBD Mitigasi Dampak Luapan Saluran Irigasi

Bondowoso, 11 Mei 2025 – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Bondowoso pada Sabtu sore menyebabkan luapan saluran irigasi dari Kelurahan Tamansari ke arah Kelurahan Kademangan. Akibatnya, banjir menggenangi wilayah RW.03 dan RW.04, khususnya di Jalan KH. Hasyim Asy’ari RT.21 RW.04 atau yang dikenal dengan sebutan Kampung Arab. Meski tidak ada korban jiwa maupun kerusakan materiil, banjir sempat mengganggu aktivitas warga hingga malam hari.

Babinsa Kelurahan Kademangan menunjukkan tanggap cepat setelah menerima laporan dari warga pada pukul 18.00 WIB. Sekitar pukul 18.30 WIB, Babinsa langsung turun ke lokasi untuk mengecek kondisi dan memastikan keselamatan warga. Tak lama kemudian, tim BPBD Bondowoso yang berjumlah sepuluh orang turut datang ke lokasi untuk melakukan penanganan awal terhadap genangan air dan mengidentifikasi potensi risiko lanjutan.

Banjir disebabkan oleh meluapnya saluran air irigasi yang tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi sejak pukul 13.00 WIB. Air mulai memasuki rumah-rumah warga dan membanjiri jalan lingkungan sejak pukul 16.00 WIB. Upaya mitigasi dan koordinasi dilakukan dengan sigap antara Babinsa, BPBD, Koramil, serta tokoh masyarakat setempat seperti Ketua RW.03 dan RW.04.

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa ini. Namun demikian, warga sempat mengalami kepanikan akibat cepatnya air meluap. Menjelang pukul 21.00 WIB, air berangsur surut, dan kondisi mulai kembali terkendali setelah dilakukan pengecekan pada bak kontrol dan saluran irigasi oleh tim gabungan bersama warga.

Pihak Babinsa dan BPBD menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih mungkin terjadi. Kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana ini secara cepat dan efektif. Kesiapsiagaan menjadi penting agar bencana serupa dapat ditanggulangi lebih baik di masa mendatang.

Babinsa Koramil 0823/04 Mangaran Dukung Ketahanan Pangan dengan Pendampingan Penyerapan Gabah.

Situbondo – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 0823/04 Mangaran, Sertu Nandang, melaksanakan pendampingan sekaligus pengawalan kegiatan penyerapan gabah milik petani di Desa Mangaran dan Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo. Minggu 11/05/2025

Kegiatan ini berlangsung di area persawahan seluas 0,8 hektare dan berhasil menyerap gabah petani sebanyak 7.511 kg. Gabah tersebut kemudian dikirim dan diserap oleh Maklom Harmoni, atas nama H. Farid, yang berasal dari Desa Trebugan Kecamatan Mangaran.

Sertu Nandang menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta menjaga agar hasil panen petani dapat tersalurkan dengan baik dan memperoleh harga yang layak.

“Kami hadir untuk memastikan proses penyerapan gabah berjalan lancar dan aman. Ini juga merupakan bentuk sinergi antara TNI dan petani dalam mewujudkan kedaulatan pangan di wilayah,” ujar Sertu Nandang.

Dengan adanya dukungan dari aparat kewilayahan, diharapkan petani merasa lebih aman dan terbantu dalam memasarkan hasil panennya. Program ini juga menjadi bukti nyata peran aktif TNI dalam mendukung pembangunan pertanian di daerah.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Koramil 0820/09 Lumbang Gelar Kerja Bakti Pelebaran Jalan Umum

Probolinggo,- Koramil 0820/09 Lumbang bersama masyarakat Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo melaksanakan kerja bakti. Adapun sasaran dalam kegiatan kerja bakti kali ini adalah berupa pelebaran jalan di wilayah desa setempat, Minggu (11/5).

Anggota Koramil 0820/09 Lumbang Peltu Mangku Hidayat menyampaikan kerja bakti yang dilakukan pihaknya bersama pemerintah desa dan masyarakat Desa Negororejo merupakan wujud kepedulian dan kemanunggalan TNI khususnya Koramil 0820/09 Lumbang. “Kegiatan ini adalah kepedulian kami dalam membantu warga dalam mewujudkan jalan yang layak sebagai akses untuk beraktivitas,” kata Peltu Mangku Hidayat.

Ia menambahkan bahwa kehadiran TNI dalam kerja bakti ini juga merupakan upaya dalam mewujudkan kepedulian bersama dalam menjaga sarana yang ada terutama jalur perekonomian masyarakat. Hal ini sebagai upaya bersama masyarakat agar selalu peduli dengan kondisi lingkungan terutama jalan umum yang mana sarana tersebut merupakan salah satu akses utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.“Sekali lagi kami tegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,”ujarnya.

Babinsa berpostur tinggi tegap ini berharap dengan kehadiran pihaknya di wilayah binaan akan membuat warga semakin semangat dalam bekerja bakti, Sejatinya Babinsa selaku aparat teritorial harus membantu warga yang mengalami kesulitan.“Kami berharap dengan kerja bakti ini menumbuhkan kembali sifat kegotongroyongan di tengah masyarakat yang sejak dulu memang sudah ada, Mari kita lestarikan budaya ini,”tuturnnya.

Semangat Kebersamaan di Papua, Satgas Yonif 512/QY dan Petani Rayakan Panen Perdana Padi Gogo.

Keerom, Papua – Semangat kebersamaan dan kerja keras membuahkan hasil manis di Distrik Senggi. Untuk pertama kalinya, para petani bersama Satgas Yonif 512/QY Pos Kout berhasil melakukan panen perdana padi gogo, jenis padi tangguh yang mampu tumbuh di lahan terbatas air. Minggu, (11/5/2025).

Panen ini berlangsung di lahan milik Bapa Suroso, seorang petani lokal yang menjadi pionir dalam menanam padi gogo di kawasan ini. Dalam suasana penuh keakraban dan gotong royong, anggota Satgas Yonif 512/QY bahu-membahu bersama kelompok tani setempat, memanen hasil jerih payah yang selama ini ditunggu-tunggu.

“Kami sangat bersyukur. Ini bukan hanya hasil dari tanah, tapi juga hasil dari kerja sama, semangat, dan keyakinan bahwa di tanah Papua pun ketahanan pangan bisa kita bangun,” ujar Bapa Suroso

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi distrik-distrik lain di Keerom untuk mengembangkan pertanian yang adaptif terhadap kondisi alam.

Dengan panen perdana ini, harapan akan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Papua kembali bersinar.

TMMD Ke-124 Nganjuk Luncurkan Pembangunan Sumur Bor, Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan

Nganjuk, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Nganjuk terus menunjukkan keperkasaannya dalam upaya mengakselerasikan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Berbagai pembangunan infrastruktur terus dikejar dalam pelaksanaan TMMD di Kota Angin itu, sebutan lain untuk Kabupaten Nganjuk, Sabtu (10/5/2025). Termasuk pembangunan 5 unit sumur bor yang salah satunya di Dusun Bajulan, Desa Prayungan, Kecamatan Lengkong.

Sumur bor yang berlokasi di lahan pertanian milik Poktan Marsudi Tani itu terus dikebut pengerjaannya oleh para prajurit TNI yang manunggal bersama masyarakat.

Diperkirakan, keberadaan sumur bor iti nantinya dapat mengairi puluhan hektare lahan pertanian milik petani di sana.

“Dari perkiraan kami berdasar dari kemampuan atau debet air yang dihasilkan, sumur bor di Dusun Bajulan ini nanti akan mampu mengairi 20 sampai 30 hektare lahan pertanian warga,” kata Dandim 0810/Nganjuk, Letkol Inf Andi Sasmito, selaku Dansatgas TMMD ke-124 dalam keterangannya.

Andi berharap, adanya sumur bor itu akan mampu berdampak luas bagi sektor pertanian di sana.

“Tentunya kita berharap, sumur bor yang dihasilkan dapat mendongkrak hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujarnya.

Lebih dari itu, Andi menyebut, pembangunan sumur bor yang dilakukan juga sebagai salah satu upaya untuk lebih mengoptimalkan program ketahanan pangan yang terus digenjot oleh satuannya.

“Air ini kan kebutuhan utama untuk pertanian. Ketika kebutuhan itu kita penuhi, maka tentunya sangat mendukung keberhasilan dari upaya-upaya kami dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan,” terangnya.

Perkemahan Jumat-Sabtu SMAN 22 Surabaya, TNI Ajak Siswa Jadi Calon Pemimpin yang Disiplin dan Tangguh

Surabaya – Semangat kebangsaan kembali dikobarkan di kalangan generasi muda. Koramil 0830/19 Karangpilang, melalui Bati Tuud Peltu Sugeng Hariyono dan para Babinsa, resmi menutup kegiatan Perkemahan Jum’at–Sabtu (Perjusa) SMAN 22 Surabaya yang digelar di Lapangan RW 1 Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri, Sabtu (10/5).

Perjusa ini bukan sekadar perkemahan biasa. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan calon Bantara dan Laksana dewan ambalan SMAN 22 Surabaya calon pemimpin muda yang tangguh, disiplin, dan siap mengabdi untuk negeri.

“Kami hadir tidak hanya untuk mendampingi secara fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur kebangsaan,” ujar Peltu Sugeng Hariyono.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mendapatkan materi penting seputar wawasan kebangsaan, bela negara, dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang disampaikan secara interaktif oleh anggota Koramil. Suasana penuh semangat dan antusiasme siswa mencerminkan bahwa generasi muda siap menjadi garda depan penjaga persatuan bangsa.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara institusi pendidikan dan TNI dalam mencetak generasi muda yang tak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berjiwa pejuang.

Babinsa Koramil Gandusari Berkolaborasi dengan Petani, Pastikan Kelancaran Irigasi di Desa Sumberagung

Blitar – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kelancaran pertanian, Babinsa Desa Sumberagung Koramil 0808/15 Gandusari Kodim 0808/Blitar Serda Candra bersama warga yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Tirto Agung Dusun Loding RT. 1 RW. 6 Desa Sumberagung Kecamatan Gandusari Kab. Blitar, melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan saluran air atau parit yang mengaliri persawahan yang tersumbat, Sabtu (10/5/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi tersumbatnya aliran air irigasi yang selama ini menghambat distribusi air ke area persawahan warga. Dengan adanya pembersihan ini diharapkan pasokan air ke lahan pertanian dapat kembali lancar, sehingga produktivitas pertanian masyarakat tetap terjaga.

Serda Candra selaku Babinsa mengatakan bahwa gotong royong seperti ini merupakan bentuk nyata dari sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. “Kami dari Koramil siap mendukung segala kegiatan positif masyarakat, khususnya di bidang pertanian. Saluran air yang lancar sangat penting bagi keberhasilan panen para petani. Ini wujud kepedulian bersama terhadap lingkungan dan kesejahteraan warga,” ujar Babinsa.

Ketua Poktan Tirto Agung Bapak Rojib (46) juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Kehadiran beliau memberikan semangat bagi anggota kelompok tani untuk terus menjaga kebersihan saluran irigasi. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berkelanjutan,” tutur Rojib.

Sementara itu ditemui terpisah Danramil 0808/15 Gandusari Kapten Inf. Slamet Gunarto menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan tugas TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. “Kami akan terus mendorong para Babinsa untuk aktif di wilayah binaan, khususnya dalam kegiatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Bersama rakyat, TNI kuat,” tegas Kapten Slamet.

Dengan kegiatan gotong royong ini, diharapkan tidak hanya memperlancar irigasi, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat Desa Sumberagung.

Babinsa Koramil 0816/12 Prambon Turun ke Sawah, Perkuat Kemitraan TNI dengan Petani Desa Cangkring

Sidoarjo, 10 Mei 2025 – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0816/12 Prambon, Kopda Tonny D. S., turun langsung ke sawah mendampingi kegiatan panen padi di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Omeha seluas kurang lebih 5 hektare, yang terletak di Dusun Cangkring, Desa Cangkring Turi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (10/05/2025)

Panen kali ini dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan alat mesin pertanian modern (alsintan) jenis combine harvester, yang mampu mempercepat proses panen sekaligus meningkatkan efisiensi dan hasil kerja petani. Menariknya, seluruh hasil panen tersebut tidak diperuntukkan untuk dijual, melainkan akan disimpan sebagai stok cadangan pangan oleh kelompok tani dan digunakan untuk kebutuhan konsumsi internal, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan mandiri di tingkat desa.

Dalam keterangannya, Kopda Tonny D. S. menegaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada tugas pengamanan wilayah, tetapi juga mencakup pembinaan dan pendampingan di berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk pertanian.

“Kehadiran kami di tengah-tengah petani merupakan bentuk nyata kepedulian dan dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. Petani adalah pahlawan pangan, dan tugas kami adalah memberikan motivasi serta membantu mereka agar tetap semangat dan produktif,” ujar Kopda Tonny.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Poktan Omeha atas semangat gotong royong dan kerja keras para anggotanya dalam mewujudkan panen yang berhasil. Pendekatan yang dilakukan Babinsa ini menjadi bagian dari kemitraan strategis antara TNI AD dengan petani, yang diharapkan dapat menciptakan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan pendampingan seperti ini merupakan wujud komitmen TNI AD, khususnya jajaran Kodim 0816/Sidoarjo melalui para Babinsa, dalam membantu masyarakat desa, sekaligus menjaga stabilitas wilayah melalui pemberdayaan sektor pertanian sebagai pilar utama kehidupan rakyat.

Kolaborasi TNI dan Petani, Panen Padi di Sidoarjo Hasilkan 8,518 Ton Gabah Kering Panen

SIDOARJO – Semangat gotong royong mewarnai panen raya padi di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Pada Sabtu (10/05/2025), Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0816/06 Tanggulangin, Sertu Imron, aktif mendampingi Kelompok Tani (Poktan) Barokah II yang diketuai Bapak Moh. Sholeh dalam memanen padi varietas unggul MR (Mekongga Rendah).

Kolaborasi apik ini membuahkan hasil menggembirakan dengan total produksi mencapai 8,518 ton Gabah Kering Panen (GKP). Lebih istimewa, seluruh hasil panen dihargai Rp6.500 per kilogram dengan sistem pembelian Dores dan langsung diserap oleh Perum Bulog. Langkah ini memberikan kepastian harga bagi petani sekaligus memperkuat stok pangan nasional.

Sertu Imron menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung sektor pertanian di wilayahnya. “Kami hadir mendampingi petani sejak masa tanam hingga panen. Ini adalah dukungan moril dan teknis agar petani semakin semangat. TNI siap bersinergi demi ketahanan pangan,” ujarnya penuh optimisme di sela-sela panen.

Lebih dari sekadar mendongkrak produksi, pendampingan ini juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan kembali nilai gotong royong antara TNI dan masyarakat petani.

Ketua Poktan Barokah II, Bapak Moh. Sholeh, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran dan dukungan Babinsa. “Kehadiran Pak Babinsa adalah suntikan semangat bagi kami. Beliau tidak hanya membantu fisik, tetapi juga memotivasi kami untuk terus bertani,” ungkapnya haru.

Panen raya di Desa Putat ini diharapkan menjadi inspirasi sinergi antara petani dan aparat negara dalam mewujudkan kemandirian pangan, baik di tingkat lokal maupun nasional.