Sinergi TNI Polri Amankan Wisata Pantai Konang Wujudkan Ketertiban dan Kenyamanan Wisatawan

TRENGGALEK – Sinergitas TNI–Polri kembali terlihat dalam menjaga keamanan dan ketertiban kawasan wisata Pantai Konang, Desa Nglebeng, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Minggu (4/1/2026). Kegiatan pengamanan dilaksanakan melalui kolaborasi Koramil 0806-11/Panggul, Polsek Panggul, serta Pramuka Saka Wira Kartika.

Sejak pagi, aparat keamanan tampak menyatu dengan aktivitas wisatawan yang memadati Pantai Konang. Pantai di pesisir selatan ini dikenal memiliki panorama menawan dan ombak khas Samudera Hindia yang menjadi daya tarik utama wisatawan terutama pada akhir pekan.

Meningkatnya jumlah pengunjung menjadi perhatian serius aparat gabungan. Melalui patroli terpadu di sepanjang kawasan wisata, TNI–Polri memastikan suasana tetap aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat serta wisatawan yang menikmati keindahan Pantai Konang.

Kekompakan dan keakraban aparat terlihat selama kegiatan berlangsung. Selain patroli, petugas juga berinteraksi dengan wisatawan, pedagang, dan pengelola wisata. Pendekatan humanis ini menjadi cara efektif untuk meningkatkan rasa aman dan kedekatan antara aparat dan masyarakat.

Bati Tuud Koramil 0806-11/Panggul, Peltu Suyanto, menegaskan bahwa kehadiran TNI–Polri di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen menjaga stabilitas wilayah. “TNI–Polri akan terus hadir menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban, terutama di kawasan wisata,” tegasnya.

Selain pengamanan, aparat TNI–Polri bersama Pramuka Saka Wira Kartika turut memberikan imbauan keselamatan kepada wisatawan. Pengunjung diminta tetap berhati-hati terutama saat bermain air karena ombak Pantai Konang dikenal cukup kuat dan menantang.

Dengan sinergi solid antara TNI–Polri, Pramuka, dan masyarakat, kawasan wisata Pantai Konang diharapkan terus menjadi destinasi yang aman, tertib, dan ramah bagi wisatawan, serta turut mendorong pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Trenggalek.

Babinsa Kudu Dampingi Posyandu Balita Ketapang Kuning Dukung Kesehatan Ibu Anak

JOMBANG—Babinsa Desa Ketapang Kuning, Serda Hermawan Koramil 0814-09/Kudu, mendampingi Posyandu Balita di Balai Desa Ketapang Kuning, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Minggu (4/1/2026). Kegiatan ini memperkuat dukungan TNI AD terhadap program kesehatan ibu dan anak.

Pendampingan dilakukan untuk memastikan pelayanan Posyandu berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Kehadiran Babinsa juga mendorong partisipasi warga membawa balita dan ibu, sehingga pemantauan kesehatan rutin dapat terlaksana, serta data tumbuh kembang anak tercatat dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mendampingi Bidan Desa Ketapang Kuning, Ika, yang memberikan layanan penimbangan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, serta pemberian vitamin. Pelayanan terpadu ini membantu deteksi dini masalah gizi dan kesehatan, sekaligus memperkuat edukasi kesehatan keluarga.

“Kehadiran kami untuk memberi rasa aman dan mendukung kelancaran pelayanan Posyandu,” kata Serda Hermawan. Pernyataan ini menegaskan komitmen aparat teritorial dalam membantu program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya bagi balita dan ibu di wilayah binaan.

Serda Hermawan menyampaikan, pendampingan Posyandu merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sinergi Babinsa, tenaga kesehatan, dan perangkat desa diharapkan memperkuat akses layanan dasar, serta menumbuhkan kesadaran warga tentang pentingnya pemeriksaan berkala.

Kegiatan Posyandu Balita menjadi sarana pemantauan tumbuh kembang anak secara terukur melalui pencatatan hasil pemeriksaan. Dengan pemantauan rutin, risiko stunting dan gangguan kesehatan lain dapat diantisipasi lebih awal, serta penanganan lanjutan dapat segera diarahkan.

Melalui Posyandu Balita, diharapkan tumbuh kembang anak terpantau optimal sehingga terwujud generasi sehat dan berkualitas di Ketapang Kuning. Harapan ini memperkuat komitmen Babinsa dan tenaga kesehatan dalam menjaga layanan dasar tetap berjalan berkesinambungan bagi masyarakat setempat.

Babinsa Tegalsiwalan Dampingi Tanam Padi Warga Paras Dukung Ketahanan Pangan Nasional

PROBOLINGGO—Babinsa jajaran Kodim 0820/Probolinggo memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan pertanian di wilayah binaan. Minggu, 04 Januari 2026, Koptu Hadi Purwanto Koramil 0820-26/Tegalsiwalan mendampingi tanam padi milik Lukman di Desa Paras, Tegalsiwalan.

Pendampingan dilaksanakan di lahan padi milik Bapak Lukman, warga Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Koptu Hadi Purwanto hadir memastikan kegiatan tanam berlangsung tertib, aman, dan sesuai tahapan budidaya, sekaligus membangun komunikasi efektif bersama petani setempat.

Kegiatan ini merupakan wujud peran Babinsa membantu petani sejak pengolahan lahan hingga masa tanam. Pendampingan diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung kesejahteraan masyarakat, dengan memastikan proses tanam berjalan tepat waktu, tepat cara, dan sesuai rencana.

“Kami hadir untuk mendampingi petani agar proses tanam berjalan baik dan hasilnya meningkat,” ujar Koptu Hadi Purwanto saat kegiatan. Pernyataan ini menegaskan komitmen Babinsa dalam penguatan ketahanan pangan melalui keterlibatan langsung di lapangan, bersama petani di wilayah binaan.

Selain membantu teknis pelaksanaan tanam, Babinsa juga memberikan motivasi kepada petani agar tetap konsisten mengelola lahan dan menjaga kualitas tanaman. Kehadiran aparat teritorial di sawah memperkuat rasa aman, meningkatkan semangat kerja, dan mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.

Pendampingan pertanian ini menjadi bagian dari upaya Kodim 0820/Probolinggo membangun sinergi dengan kelompok tani dan perangkat desa. Kolaborasi diarahkan pada penguatan produksi padi, pemanfaatan sumber daya lokal, serta pemantauan kendala lapangan untuk ditindaklanjuti.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi TNI dan masyarakat, khususnya petani, semakin kuat guna mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan di Kabupaten Probolinggo. Harapan ini menjadi landasan kerja bersama dalam menjaga stabilitas produksi pangan daerah.

Babinsa Tutur Dorong Ketahanan Pangan Lewat Komsos Perawatan Daun Bawang Ngadirejo

PASURUAN—Babinsa Koramil 0819/24 Tutur, Sertu Suyanto, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (04-01-2026). Kegiatan menekankan perawatan tanaman daun bawang sebagai dukungan ketahanan pangan.

Komsos tersebut membahas cara perawatan daun bawang agar produktivitas meningkat dan kualitas panen terjaga. Sertu Suyanto berinteraksi langsung dengan petani setempat untuk mendengar kendala lapangan, sekaligus menyampaikan poin teknis perawatan yang memerlukan perhatian ekstra secara berkelanjutan.

Sertu Suyanto menyampaikan bahwa bawang prei atau daun bawang lebar merupakan produk unggulan petani sayur di Desa Ngadirejo, selain kubis dan kentang. Komoditas ini diminati karena masa tanam hingga panen relatif singkat, sekitar dua sampai tiga bulan.

Ia menambahkan, bawang prei memiliki ciri aroma menyengat dan nilai jual yang masih relatif stabil. Kondisi tersebut menjadikan daun bawang sebagai pilihan strategis bagi petani untuk menjaga kesinambungan pendapatan, sekaligus memperkuat pasokan komoditas sayuran di wilayah setempat.

Dalam kesempatan itu, Babinsa mengingatkan petani agar memperhatikan kendala-kendala saat budidaya daun bawang, mulai dari perawatan rutin hingga pengendalian faktor yang dapat menurunkan hasil. Penanganan tepat sejak awal dinilai menentukan kualitas, kuantitas, dan ketahanan tanaman.

Menurutnya, tanaman daun bawang memerlukan perawatan ekstra untuk menghasilkan panen yang baik. Komsos juga menjadi sarana memperkuat sinergi TNI dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan, melalui pendampingan komunikasi dan pemantauan perkembangan pertanian warga.

Sertu Suyanto berharap panen daun bawang ke depan memiliki harga sesuai yang dikehendaki petani, sehingga mampu membantu perekonomian petani daun bawang di Desa Ngadirejo. Harapan itu diiringi komitmen pendampingan dan koordinasi agar budidaya berjalan optimal dan berkelanjutan.

Koramil 0820-06/Wonoasih dan Warga Kareng Lor Gelar Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Bersama

PROBOLINGGO – Dalam upaya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, Koramil 0820-02/Wonoasih bersama masyarakat Kelurahan Kareng Lor melaksanakan kerja bakti membersihkan selokan dan jalan yang dipenuhi semak serta sampah pada Minggu (4/1). Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari warga setempat.

Kopka Hakim, anggota Koramil 0820-02/Wonoasih, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digelar karena kondisi jalan dan selokan sudah memprihatinkan akibat tersumbatnya saluran air dan tumbuhnya semak belukar di beberapa titik yang menghambat aliran air serta mengganggu kenyamanan lingkungan.

“Sebelum pelaksanaan kerja bakti ini kami melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan, dan alhamdulilah direspons positif bahkan mereka memerintahkan jajarannya untuk turut serta membersihkan lingkungan,” kata Kopka Hakim saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, kerja bakti yang dilakukan bersama masyarakat ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan serta bukti bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan yang berdampak positif bagi warga sekitar.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya membantu membersihkan jalan, tetapi juga menunjukkan bahwa TNI dan rakyat adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan,” tegas Kopka Hakim dalam pernyataannya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Kareng Lor yang enggan disebutkan namanya menyampaikan rasa terima kasih kepada TNI yang telah mempelopori kegiatan tersebut. Ia menilai, pasca kerja bakti ini kondisi jalan terlihat lebih indah, bersih, dan nyaman dilalui.

Babinsa Kopka Hakim berharap agar kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkesinambungan dengan dukungan dari pemerintah kelurahan dan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata rapi di wilayah Kareng Lor.

Prajurit Yonif TP 836/BY Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Banjir Aceh

PIDIE JAYA – Pasca terjadinya bencana alam banjir di wilayah Provinsi Aceh, prajurit Batalyon Infanteri Tempur (Yonif TP) 836/BY dikerahkan untuk membantu masyarakat terdampak. Tindakan cepat ini merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab TNI AD kepada rakyat.

Sejak banjir melanda, personel Yonif TP 836/BY langsung turun ke lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi warga, membantu pemindahan barang, membersihkan material banjir, serta menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat di sejumlah titik yang terisolasi akibat meluapnya air.

Komandan Yonif TP 836/BY menyampaikan bahwa keterlibatan prajurit TNI AD ini merupakan bentuk pengabdian yang tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat dalam situasi bencana. “Prajurit Yonif TP 836/BY hadir untuk membantu warga hingga situasi kembali normal,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan fisik, prajurit Yonif TP 836/BY juga turut memberikan dukungan moril kepada warga yang terdampak, khususnya anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Pendekatan ini bertujuan mengurangi trauma dan menumbuhkan semangat masyarakat yang kehilangan harta benda.

Warga setempat menyampaikan apresiasi atas kehadiran prajurit TNI yang sigap dan tanggap di lapangan. Mereka menilai kehadiran TNI AD sangat membantu dan memberikan rasa aman di tengah kondisi sulit akibat bencana banjir.

Kegiatan ini juga menjadi bukti sinergitas TNI dengan pemerintah daerah, relawan, dan instansi terkait dalam menangani dampak bencana alam. Kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.

Danyonif TP 836/BY menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah rakyat. TNI AD akan terus berperan aktif tidak hanya dalam menjaga pertahanan negara, tetapi juga dalam meringankan beban masyarakat di setiap situasi darurat kemanusiaan.

Satgas Yonif 511/DY Belanja Hasil Bumi Dukung Perekonomian Warga Perbatasan Papua

LANNY JAYA – Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 511/DY terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di daerah penugasan. Salah satunya dengan membeli hasil bumi penduduk lokal di Pasar Tradisional Kabupaten Tiom, Lanny Jaya, sebagai upaya membantu perekonomian masyarakat, Sabtu (03/01/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Pembinaan Teritorial (Binter) Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 511/DY. Melalui langkah sederhana tersebut, prajurit TNI berhasil membangun hubungan sosial yang harmonis dengan warga sekitar wilayah penugasan di pegunungan Papua.

Danpos Tiom, Kapten Inf Dwi Supriono, menjelaskan bahwa kegiatan belanja hasil bumi masyarakat lokal ini dilakukan secara rutin oleh personel Satgas. “Dengan membeli hasil bumi masyarakat lokal, kami berupaya membantu meringankan beban ekonomi mereka,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa perdagangan hasil bumi merupakan salah satu sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat di daerah perbatasan. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui interaksi sosial yang positif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ibu Maria (45), pedagang dari suku OAP, mengaku senang dengan kehadiran prajurit Satgas Yonif 511/DY di pasar. Ia menyebut para anggota TNI selalu bersikap ramah dan kerap berbelanja kebutuhan sayur-mayur untuk keperluan Pos Tiom.

Tidak hanya di Pos Kotis Tiom, kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh pos-pos Satgas Yonif 511/DY lainnya yang tersebar di sepanjang wilayah pegunungan Papua. Langkah ini menjadi bagian dari upaya merebut hati dan pikiran masyarakat di daerah penugasan.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 511/DY berharap dapat terus memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat, sekaligus berkontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan kestabilan sosial di wilayah perbatasan.

Kodim 0814/Jombang Tanam Perdana Program Bongkar Ratoon Dukung Swasembada Gula

JOMBANG – Kodim 0814/Jombang melaksanakan Tanam Perdana Program Bongkar Ratoon Tahun 2025/2026 di lahan milik Kodim 0814/Jombang, Jalan Raya Diwek, Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan TNI AD terhadap ketahanan pangan dan swasembada gula nasional, Sabtu (3/1/2026).

Kegiatan tanam perdana tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., dan turut dihadiri Bupati Jombang Abah Warsubi, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi terkait, serta para undangan. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam mendukung program nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Jombang Abah Warsubi menyampaikan bahwa sektor pergulaan di Kabupaten Jombang terus mengalami perkembangan positif. Berdasarkan data tahun 2024, luas areal tanam tebu mencapai 10.787 hektare dengan total produksi 787.246 ton dan rendemen rata-rata 7,11 persen.

Program Bongkar Ratoon, lanjut Abah Warsubi, berperan penting dalam menjaga produktivitas dan kualitas tebu. Dengan mengganti tanaman tebu lama, diharapkan hasil panen meningkat serta memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan dan swasembada gula nasional.

Dandim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., menegaskan bahwa keterlibatan Kodim 0814/Jombang dalam program ini merupakan pelaksanaan langsung dari perintah pimpinan TNI AD untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif milik TNI.

Kodim 0814/Jombang memanfaatkan sekitar tiga hektare lahan untuk penanaman tebu sebagai bukti keseriusan dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. “Kami siap bersinergi dengan semua pihak demi tercapainya swasembada gula nasional,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin erat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan serta memperkuat kemandirian ekonomi di Kabupaten Jombang.

Babinsa Kodim 0820 Probolinggo Dampingi Petani Wujudkan Ketahanan Pangan di Wilayah

PROBOLINGGO – Babinsa Kodim 0820/Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Sabtu (3/1/2026), Babinsa Koramil 0820-15/Pajarakan, Sertu M. Soleh, melaksanakan pendampingan terhadap perkembangan tanaman padi milik warga binaan di Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan pendampingan ini menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam membantu petani memastikan pertumbuhan tanaman padi berjalan optimal serta memberikan dukungan moral agar petani tetap bersemangat mengelola lahan pertaniannya di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu.

Sertu M. Soleh menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa di sektor pertanian merupakan bentuk nyata peran TNI AD dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas ketahanan pangan. “Kami hadir untuk mendampingi para petani agar hasil panen meningkat dan perekonomian masyarakat semakin baik,” ujarnya.

Pendampingan yang dilakukan mencakup pengecekan kondisi tanaman, kebersihan saluran irigasi, hingga pemantauan penggunaan pupuk dan pestisida agar sesuai anjuran. Dengan demikian, diharapkan hasil panen padi dapat meningkat baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.

Selain memberikan pendampingan teknis, Babinsa juga turut memotivasi petani agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan pertanian. Kehadiran Babinsa menjadi dorongan tersendiri bagi masyarakat desa untuk terus berproduksi secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat, khususnya di bidang pertanian, yang menjadi sektor strategis dalam mendukung kemandirian pangan nasional dan ketahanan ekonomi rakyat.

Melalui peran aktif Babinsa di lapangan, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Probolinggo semakin meningkat, sehingga dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah binaan.

Dandim 0808/Blitar Tinjau Kesiapan Sasaran Program TMMD ke-127 Tahun 2026

BLITAR – Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.M., M.H.I., bersama personel Koramil 0808/15 Gandusari meninjau sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Sabtu (3/1/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kelayakan sasaran TMMD, baik fisik maupun nonfisik. Dandim menekankan pentingnya validasi data lapangan agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta menjawab kebutuhan prioritas masyarakat di wilayah pedesaan.

Dalam keterangannya, Letkol Inf Virlani Arudyawan menjelaskan bahwa sasaran utama TMMD ke-127 di Desa Krisik mencakup pembangunan rabat jalan selebar 6 meter sepanjang 1.080 meter, serta pembangunan jembatan sepanjang 12 meter dan lebar 2 meter guna memperlancar akses transportasi warga.

Selain itu, sasaran tambahan meliputi pembangunan 15 unit rumah tidak layak huni (RTLH), 15 unit jambanisasi, 2 tandon air untuk memenuhi kebutuhan 200 kepala keluarga, serta 3 titik sumur bor yang diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar.

Dandim juga menyampaikan bahwa TMMD ke-127 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik berupa 12 item penyuluhan. Kegiatan tersebut meliputi bidang wawasan kebangsaan, pertanian, kesehatan, kesadaran hukum, serta peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“TMMD merupakan bentuk nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujar Letkol Inf Virlani Arudyawan.

Melalui pelaksanaan TMMD ke-127 Tahun 2026 ini, diharapkan pembangunan di wilayah pedesaan Kabupaten Blitar semakin maju dan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program lintas sektoral tersebut.