Babinsa Serma Dwi Hartanto Laksanakan Pengamanan di Pasar Baru Desa Langkap, Bangkalan

Bangkalan – Dalam upaya menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, Babinsa Koramil 0829-04/Burneh, Serma Dwi Hartanto, melaksanakan kegiatan pengamanan di Pasar Baru Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, pada Minggu (18/5/25).

Kegiatan pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI terhadap stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat, khususnya di lokasi yang menjadi pusat aktivitas ekonomi seperti pasar tradisional. Serma Dwi Hartanto secara aktif memantau situasi pasar, berdialog dengan para pedagang, dan mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban serta kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.

“Pengamanan ini adalah bagian dari tugas kami sebagai Babinsa untuk memastikan wilayah tetap aman dan kondusif. Pasar sebagai pusat keramaian menjadi perhatian utama kami dalam menjaga stabilitas,” ungkap Serma Dwi Hartanto saat ditemui di lokasi.

Selain menjaga keamanan, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial antara Babinsa dengan masyarakat. Diharapkan kehadiran aparat TNI di tengah-tengah masyarakat mampu menciptakan suasana yang tenteram sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

Kegiatan pengamanan oleh Babinsa akan terus dilakukan secara rutin, terutama di tempat-tempat strategis, sebagai bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Kesehatan Lansia Diperhatikan: Sosialisasi Hidup Sehat di Posko TMMD Ke-124 Sampang Mendapat Respon Positif

Sampang, 18 Mei 2025 — Dalam rangka mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Kodim 0828/Sampang menggelar kegiatan non-fisik berupa sosialisasi hidup sehat yang ditujukan khusus bagi para lansia di Desa Batu Karang, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Kegiatan ini berlangsung di Posko TMMD dan diikuti puluhan lansia yang hadir dengan antusias. Sosialisasi dipandu oleh tim kesehatan dan personel TNI yang menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan diri, pola makan sehat, aktivitas fisik ringan, serta pemeriksaan kesehatan rutin bagi usia lanjut.

Komandan Kodim 0828/Sampang, Letkol Czi Suprobo Harjo Subroto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia.

“Kami ingin membangun bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga ketahanan masyarakat dari sisi kesehatan dan kesadaran hidup sehat,” ujar Dandim.

Acara ini turut mendapat sambutan positif dari warga. Banyak lansia merasa terbantu dengan edukasi dan perhatian yang diberikan. Dengan semangat kebersamaan, TMMD ke-124 terus melangkah membawa harapan baru bagi masyarakat desa.

Pentingnya Perawatan Tanaman Jagung: Babinsa Serda Andi Lutfi Berikan Pendampingan di Pamekasan

PAMEKASAN,– Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan membantu masyarakat, Serda Andi Lutfi, Babinsa Koramil 0826-10 Waru, turut membantu warga dalam melakukan perawatan dan pemeliharaan tanaman jagung di Desa Tagangser Laok, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Sapra’i (55), warga Dusun Tengah, yang tengah merawat tanaman jagung miliknya. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pembumbunan, yaitu proses menimbun tanah di sekitar pangkal batang tanaman untuk menutup akar yang muncul di permukaan tanah. Teknik ini bertujuan untuk memperkokoh tanaman dan meningkatkan pertumbuhan yang optimal.

“Perawatan tanaman jagung sangat penting dilakukan sejak fase bibit hingga tanaman mencapai usia dewasa,” ujar Serda Andi Lutfi. Ia menambahkan bahwa pemeliharaan yang baik akan berdampak langsung pada kualitas hasil panen.

Menurutnya, untuk menghasilkan jagung yang berkualitas tinggi, diperlukan perhatian serius dalam proses perawatan setelah penanaman bibit. “Perawatan dan pemeliharaan ini merupakan kunci agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal,” jelasnya.

Serda Andi Lutfi berharap kehadirannya dapat memotivasi para petani di Desa Tagangser Laok agar lebih giat dalam bertani dan mendukung program swasembada pangan nasional.

Gotong Royong Warga dan TNI: Pembangunan Saluran Irigasi untuk Atasi Genangan Air di Sumenep

SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/15 Batu Putih, Serka Guno Widagdo bersama warga Desa Sergang, Kecamatan Batu Putih Kabupaten Sumenep, gotong royong membangun saluran irigasi di sepanjang jalan kampung, Minggu (18/5/2025).

Pembangunan saluran irigasi ini merupakan inisiatif warga yang didanai secara swadaya, sebagai upaya mengatasi genangan air yang kerap terjadi saat musim hujan.

“Genangan air selama ini dinilai mengganggu aktivitas warga dan merusak kondisi jalan kampung, jadi perlu adanya pembangunan saluran irigasi,” ungkap Serka Guno Widagdo saat dikonfirmasi.

Serka Guno Widagdo mengatakan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai Babinsa, kami selalu hadir di tengah masyarakat, mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan warga,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, yang bahu-membahu menyelesaikan pembangunan saluran irigasi dengan semangat kebersamaan.

Dengan adanya saluran irigasi ini, diharapkan dapat memperlancar aliran air saat hujan turun, serta meminimalisir kerusakan infrastruktur jalan akibat genangan air.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun desa secara mandiri dan berkelanjutan.

Kodim 0820/Probolinggo Lakukan Pendampingan Panen Padi untuk Antisipasi Krisis Pangan Nasional

Probolinggo,- Dalam rangka mendukung program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Babinsa Desa Dhumon, Serda Nengah, melaksanakan pendampingan kegiatan panen padi di wilayah binaannya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kodim 0820/Probolinggo dalam menjamin ketahanan pangan masyarakat di tengah berbagai potensi krisis pangan nasional,(18/5).

Pendampingan dilakukan terhadap Ibu Marpuah, salah satu petani di Dusun Krajan, RT 03 RW 02, Desa Dhumon, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Luas lahan yang dipanen mencapai 1.000 meter persegi dan menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan.

Serda Nengah menyampaikan bahwa kehadirannya sebagai Babinsa bukan hanya untuk memastikan keamanan wilayah, tetapi juga mendukung para petani dalam mengelola lahan pertanian mereka. “Kami siap mendampingi warga, apalagi dalam situasi yang menuntut kesiapsiagaan pangan nasional. Pertanian adalah urat nadi ketahanan wilayah,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat perhatian dari masyarakat sekitar dan menjadi bukti konkret sinergi antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh.

Ketahanan Pangan: Babinsa Sumenep Terjun Langsung Dampingi Petani dari Pengolahan hingga Panen

SUMENEP – Ketahanan pangan bukan hanya urusan petani dan pemerintah. Di Kabupaten Sumenep semangat kebersamaan terdengar hingga ke petak-petak sawah.

Para Babinsa turun ke sawah mendampingi petani dari pengolahan lahan hingga tuntas panen, demi menjaga swasembada pangan.

Bertempat di Desa Bantelan, Kecamatan Batu Putih, Babinsa Koramil 0827/15 Batu Putih Serka Sunarko membantu kelompok tani Sabilul Muttaqin memanen padi seluas 1 hektar.

Di tengah hamparan sawah yang menguning, Serka Sunarko Babinsa Bantelan menyatu dengan petani. Ia mengawal seluruh proses pertanian, dari cangkul pertama hingga karung gabah terakhir diangkut.

“Kami hadir sejak awal. Ini sebagai bukti nyata sinergi TNI dengan para petani yang merupakan bagian dari tugas kami, dimana salah satunya menjaga ketahanan pangan,” ungkapnya. Minggu (18/5/2025).

Ia mengatakan hasil panen kali ini cukup maksimal dengan capaian 6 ton per hektar.

“Panen dilakukan secara bertahap. Saat ini 1 hektar, dan masih ada beberapa hektar yang belum kita panen. Alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan,” kata Serka Sunarko.

Kehadiran TNI mendapat sambutan hangat dari petani. Pemilik lahan bapak Rahem, tak bisa menyembunyikan rasa terima kasihnya.

“Para Babinsa ini bukan cuma mendampingi, mereka jadi bagian dari kami. Kami lebih tenang, lebih semangat,” ucap Rahem.

TNI tak bekerja sendiri. Mereka bersinergi erat dengan penyuluh pertanian, menggarap lahan, memupuk, mengendalikan hama, hingga menimbang hasil panen.

Dari total target 10 hektar lahan, semuanya telah berhasil diolah, dan saat ini baru 1 hektar yang bisa dipanen dan akan bertahap.

Kegiatan Karya Bhakti TNI: Pembangunan Rumah Mesin Air Sibel untuk Petani Desa Kepet Madiun

MADIUN,- Babinsa Desa Kepet Koramil 0803-14/Dagangan, Sertu Hendrik, bersama dengan warga setempat melaksanakan kegiatan Karya Bhakti pembuatan rumah mesin air Sibel untuk pengairan di area persawahan Dusun Kepet, Desa Kepet, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Minggu (18/5).

Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya petani yang memerlukan sistem pengairan yang memadai untuk lahan pertanian mereka. Pembangunan rumah mesin air Sibel ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Desa Kepet.

Sertu Hendrik mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung pembangunan di wilayah binaan. “Kami berharap dengan adanya rumah mesin air Sibel ini dapat membantu petani dalam mengatasi masalah pengairan terutama pada musim kemarau,” ujarnya.

Masyarakat Desa Kepet menyambut baik dan sangat antusias dalam berpartisipasi pada kegiatan Karya Bhakti ini. Kerjasama antara Babinsa dan warga dalam membangun fasilitas pengairan ini menunjukkan kebersamaan dan semangat gotong royong yang masih kuat di masyarakat desa.

Pembangunan rumah mesin air Sibel tersebut dikerjakan secara bergotong royong selama beberapa hari dan saat ini telah selesai dan siap dioperasikan untuk mengairi area persawahan di Dusun Kepet.

Dandim 0822/Bondowoso Tegaskan Tidak Ada Penyanderaan Anggota TNI di Desa Kaligedang.

Bondowoso,- Dandim 0822/Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani, menanggapi insiden yang terjadi di Desa Kaligedang, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, beberapa waktu lalu yang menyebut adanya penyanderaan terhadap tiga anggota TNI dari Yonif 514/Sabaddha Yudha yang dilakukan oleh warga Desa Kaligedang pada Kamis Malam (15/05/2025)

Hal itu ditegaskan oleh Dandim pada konferensi pers yang digelar di Makodim dengan dihadiri langsung oleh Danyonif 514/Sabaddha Yudha, Letkol Inf Mohammad Ibrahim Sidik Soulisa, Kapolres Bondowoso dan pihak PTPN XII, pada Sabtu Malam (17/05/2025)

“Itu hanya kesalahpahaman, tidak ada penyanderaan seperti yang dikabarkan. Itu semua hanya kesalahpahaman saja. Sudah saya konfirmasi langsung dengan Danyon,” ujarnya.

Tak hanya itu, Letkol Arh Achmad Yani, mengungkapkan pasca terjadinya kesalahpahaman tersebut Danyonif 514 pun datang ke lokasi didampingi Kapolsek dan Danposramil serta forkopimcam untuk bertemu langsung dengan warga Desa Kaligedang.

“Pertemuannya berlangsung hangat dan santai. Mereka ngobrol bareng, ngopi bareng. Tidak ada ketegangan apapun. Sekali lagi, ini murni kesalahpahaman saja,” tegasnya.

Pada kesempatan itu pula, Dandim juga menghimbau semua pihak untuk tak terpengaruh dengan adanya informasi maupun isu-isu yang beredar. Letkol Achmad Yani, menegaskan jika isu penyanderaan yang dilakukan oleh warga terhadap prajurit Yonif 514 tersebut tak benar dan situasi kondisi Bondowoso saat ini kondusif, warga masyarakat beraktifitas seperti biasa.

“Saya meminta pada semua pihak dan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu yang beredar. Itu semua tidak benar,” jelasnya.

Sebelumnya, beredar kabar tiga anggota Yonif 514 disandera oleh warga Desa Kaligedang pada Kamis malam. Namun, kabar tersebut dibantah oleh Danyonif 514/Sabaddha Yudha, Letkol Inf Mohammad Ibrahim Sidik Soulisa.

Danyonif mengungkapkan, waktu itu terdapat anggotanya yang melakukan pemetaan lahan yang nantinya akan digunakan sebagai optimalisasi ketahanan pangan.

Selama prosesi pemetaan lahan itu anggotanya tak melarang adanya pembangunan Pos Kamling yang akan dilakukan oleh warga Desa Kaligedang di lokasi tanaman Toga milik PTPN XII.

Bahkan rencananya, kata Letkol Inf Mohammad Ibrahim Sidik, pada pelaksaanan optimalisasi ketahanan pangan di lahan milik PTPN itu, pihaknya bakal merangkul warga yang tergabung dalam kelompok tani atau poktan untuk terlibat langsung mensukseskan program Pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan.

Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Majelis Sholawat Al-Madinah di Bondowoso dengan Dukungan TNI-Polri

Bondowoso, 18 Mei 2025 – Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti Pondok Pesantren YPI Nurul Hasan, Dusun Kenanga, Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso. Sabtu malam (17/5), ribuan jamaah menghadiri Haflatul Imtihan ke-34 sekaligus pengajian Majelis Sholawat Al-Madinah yang berlangsung meriah dan aman berkat pengamanan ketat dari aparat TNI, Polri, dan panitia lokal.

Babinsa Desa Kejawan, Serda Didit Yuhandoko, turut hadir dan mengawal langsung jalannya acara yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Bersama satu personel Polri dan dukungan 25 panitia, pengajian tersebut berlangsung lancar tanpa kendala, menunjukkan sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan kegiatan keagamaan.

Acara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti KH. Moh. Hasan Abdul Mu’iz dari Koncer, Kyai Moh. Hasan selaku pengasuh Ponpes YPI Nurul Hasan, Kepala Desa Kejawan, serta Bhabinkamtibmas Desa Kejawan. Jumlah jamaah yang hadir diperkirakan mencapai 500 orang, memenuhi area pesantren dengan lantunan sholawat dan doa bersama.

Kegiatan rutin tahunan ini menjadi salah satu agenda religius terbesar di wilayah Kejawan, yang tidak hanya menguatkan ukhuwah islamiyah, tetapi juga mempererat hubungan antara tokoh agama, aparat, dan warga. Babinsa menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat ketahanan sosial dan spiritual masyarakat.

Dengan berakhirnya acara dalam suasana yang tertib dan aman, masyarakat mengapresiasi keterlibatan aparat dan panitia dalam menyukseskan kegiatan. Pengajian dan sholawat malam itu meninggalkan kesan mendalam bagi jamaah, serta menjadi inspirasi dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebersamaan.

Koperasi Merah Putih Resmi Didirikan: Upaya Desa Banjarkemantren Mewujudkan Kesejahteraan Bersama

Sidoarjo, 17 Mei 2025 — Malam itu, Balai Desa Banjarkemantren dipenuhi semangat gotong‑royong ketika Pemerintah Desa bersama masyarakat menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk mendirikan Koperasi Merah Putih. Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB ini merupakan langkah nyata menindaklanjuti instruksi Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, agar ekonomi desa tumbuh kolektif dan berkeadilan.

Acara diawali dengan sambutan hangat oleh Ibu Erni Filliawati, Kepala Desa Banjarkemantren. Dengan penuh keyakinan, Ia menyatakan, “Koperasi bukan sekadar lembaga—ia adalah nafas baru bagi perekonomian desa. Melalui koperasi, kita akan memperkuat modal sosial, mengurangi kesenjangan, dan mewujudkan kesejahteraan bersama.”

Suasana kian khidmat saat peserta melakukan penghormatan bendera, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Hadir dalam forum ini tokoh-tokoh desa, pengurus RT/RW, anggota PKK, karang taruna, hingga pelaku usaha mikro dan kecil.

Bapak Subagio, Kasi Pemerintahan Kecamatan Buduran, mengapresiasi antusiasme warga. Ia mendorong setiap lapisan masyarakat untuk turut aktif: “Dari pengurus RT hingga pelaku UMKM, mari bersinergi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan koperasi ini. Keberhasilan kita adalah keberhasilan bersama.”

Puncak Musdesus ditandai dengan pemutaran video arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan pentingnya koperasi sebagai tulang punggung ekonomi nasional berbasis gotong‑royong. Dalam pesannya, Presiden mengajak seluruh desa untuk menjadikan koperasi “soko guru” kesejahteraan rakyat.

Berikutnya, Pendamping Desa, Bapak Yusak, memaparkan visi-misi dan struktur organisasi awal Koperasi Merah Putih. Ia menjelaskan program jangka pendek—seperti pelatihan manajemen usaha, pendampingan akuntansi sederhana, dan fasilitasi akses modal mikro—serta target jangka panjang berupa pengembangan produk unggulan desa, misalnya kerajinan bambu dan agribisnis hortikultura lokal.

Tak kalah penting, kehadiran Serma Tedi Sampurna, Babinsa Koramil 0816/03 Buduran, menjadi bukti komitmen TNI dalam pemberdayaan ekonomi rakyat. Dalam sambutannya, Serma Tedi mendorong: “Koperasi ini akan menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi warga, khususnya bagi keluarga kurang mampu dan kelompok rentan. Mari kita pelihara semangat gotong‑royong agar manfaatnya bisa dirasakan semua.”

Musdesus diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah. Dengan resmi terbentuknya Koperasi Merah Putih Desa Banjarkemantren, warga diharapkan segera membangun unit usaha kolektif, memperkuat jaringan pemasaran, dan mewujudkan desa yang mandiri, inklusif, serta berkelanjutan.