Kegiatan TMMD ke-124: Masyarakat Batu Karang Berpartisipasi Dalam Pengecoran Jalan Rabat Beton

Sampang,– Semangat gotong royong kembali terpancar dari Desa Batu Karang, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas Kodim 0828/Sampang bersama masyarakat setempat bahu membahu menyelesaikan pengecoran jalan rabat beton.

Proyek pembangunan infrastruktur ini menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD, yang bertujuan membuka akses dan meningkatkan konektivitas antar dusun. Tak sekadar fungsional, pengecoran jalan juga dikerjakan dengan polesan rapi nan estetis, mencerminkan dedikasi serta rasa cinta TNI dan rakyat terhadap desa.

“Jalan ini bukan hanya penghubung antarwilayah, tapi juga simbol sinergi dan harapan baru bagi masyarakat,” ujar Komandan Kodim 0828/Sampang, Letkol Czi Suprobo Harjo Subroto S.E., M.Han selaku Dansatgas TMMD.

Masyarakat Desa Batu Karang pun menyambut hangat kehadiran Satgas TMMD. Mereka terlibat langsung dalam proses pembangunan—dari pengadukan adonan, pengecoran, hingga tahap finishing—membuktikan bahwa kemajuan desa dapat diraih bersama.

Jalan rabat beton ini diharapkan mampu mendongkrak mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menumbuhkan geliat ekonomi lokal.

TMMD ke-124 bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat persatuan, kerja sama, dan optimisme dari akar rumput.

Pembinaan Linmas: Anggota Diajarkan Teknik Pengamanan Lingkungan dan Penanganan Situasi Darurat.

MADIUN – Sertu Hendro, anggota Koramil 0803/01 bersama tiga pilar melaksanakan kegiatan Pembinaan Linmas di Kelurahan Manisrejo. Kegiatan ini berlangsung pada hari ini, Rabu (21/5), bertempat di pendopo Kelurahan Manisrejo, Jalan Tanjung Raya No. 44, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Pembinaan Linmas (Perlindungan Masyarakat) ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan anggota Linmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Manisrejo. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah yang dikenal sebagai tiga pilar.

Dalam sambutannya, Sertu Hendro menekankan pentingnya peran Linmas sebagai mitra TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat kelurahan. “Anggota Linmas adalah ujung tombak keamanan di level paling bawah. Kemampuan mereka dalam deteksi dini dan cegah dini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib,” ujarnya.

Kegiatan pembinaan ini mencakup beberapa materi penting seperti teknik pengamanan lingkungan, koordinasi dengan aparat keamanan, penanganan situasi darurat, serta peningkatan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Lurah Manisrejo, Gandung Triyanto, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini dan berharap para anggota Linmas dapat menerapkan ilmu yang didapat untuk pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan anggota Linmas semakin profesional dalam menjalankan tugasnya melindungi masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh anggota Linmas Kelurahan Manisrejo ini berlangsung secara interaktif dan diakhiri dengan sesi tanya jawab serta diskusi mengenai permasalahan keamanan aktual di wilayah Kelurahan Manisrejo.

Meningkatkan Produktivitas Pertanian, Babinsa Terjun Langsung untuk Dukung Petani di Pamekasan

PAMEKASAN – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian masyarakat, Babinsa Koramil 0826-13 Pasean, Serda Hermanto, terjun langsung ke sawah membantu petani di Desa Dempo Timur, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Serda Hermanto turut serta dalam kegiatan perawatan tanaman jagung milik warga dengan melakukan penyemprotan hama dan gulma. Kehadirannya disambut hangat oleh para petani yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa di tengah-tengah aktivitas pertanian mereka.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai aparat kewilayahan untuk mendampingi dan memberi motivasi kepada petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertaniannya,” ujar Serda Hermanto.

Selain membantu secara langsung, Babinsa juga memberikan arahan kepada petani mengenai pentingnya perawatan tanaman secara rutin untuk menghindari serangan hama yang dapat menurunkan hasil panen.

Danramil 0826-13 Pasean Kapten Cba Benny Purwanto menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa di sektor pertanian merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan hasil panen jagung di Desa Dempo Timur dapat meningkat dan memberikan kesejahteraan lebih bagi para petani setempat.

Kodim 0812/Lamongan Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Peternakan untuk Meningkatkan Ekonomi Lokal.

Lamongan,- Kodim 0812/Lamongan dan Dinas Peternakan Kabupaten Lamongan menggelar pelatihan pengolahan hasil peternakan dalam rangka TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Ke-124 di Balai Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan.

Dalam sambutannya, Kapten Inf Sugeng, Danramil 0812/16 Sekaran, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satgas TMMD 124 Kodim 0812/Lamongan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membangun ekonomi lokal.

“Pelatihan ini sengaja digelar untuk menambah wawasan Warga Kebalankulon sehingga nantinya akan mampu berwirausaha” Ujarnya.

Sementara,Mamik Umaiyyah, selaku Kabid PPHP Dinas Peternakan Kabupaten Lamongan, menyampaikan bahwa pelatihan pengolahan hasil peternakan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah hasil peternakan menjadi produk yang bernilai ekonomis.

Edukasi Tanggap Bencana: Babinsa dan BPBD Gelar Sosialisasi di SDN Gadang 1 untuk Anak-Anak

Kota Malang,- Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana sejak usia dini, Babinsa Kelurahan Gadang, Koramil 0833 -04/ Sukun, bersama BPBD Kota Malang menggelar sosialisasi darurat bencana di SDN Gadang 1, Rabu, (21/05/2025).

Kegiatan edukatif ini diikuti antusias oleh para siswa dan guru, yang dibekali pengetahuan dasar tentang jenis-jenis bencana, cara evakuasi, serta tindakan awal yang harus dilakukan saat terjadi gempa atau kebakaran.

Babinsa Gadang, Peltu Sugianto, menegaskan pentingnya membangun budaya tanggap bencana di lingkungan sekolah. “Anak-anak harus tahu apa yang harus dilakukan saat bencana datang. Kesiapan mereka bisa menyelamatkan banyak nyawa,” ujarnya.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari sinergi antara TNI, BPBD, dan dunia pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan tanggap terhadap situasi darurat.

Kegiatan ditutup dengan simulasi evakuasi gempa yang melibatkan seluruh siswa dan tenaga pengajar, menciptakan suasana latihan yang serius namun tetap menyenangkan.

Babinsa Koramil 0833: Membangun Kemandirian Petani Melalui Pendampingan Panen Padi

Kota Malang,- Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terasa hangat di tengah hamparan sawah kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Babinsa Koramil 0833 – 05/ Lowokwaru kelurahan Tunggulwulung, Serda Mahmudin turun langsung ke lahan pertanian untuk mendampingi para petani dalam kegiatan panen padi sebagai bentuk pendampingan terhadap wilayah binaannya, Rabu, (21/05/2025).

Pendampingan Babinsa ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah petani bukan hanya memberikan motivasi, tetapi juga menunjukkan kedekatan serta peran aktif TNI AD dalam membina dan memberdayakan wilayah pedesaan.

“Pendampingan panen ini adalah bentuk nyata dukungan kami kepada petani. Kami ingin memastikan bahwa para petani merasa didampingi dan diperhatikan, terutama dalam proses penting seperti panen,” ungkap Serda Mahmudin.

Panen yang dilakukan di lahan milik Kelompok Tani Kencana Wulung ini menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Para petani mengaku senang dan terbantu dengan kehadiran Babinsa yang turut serta bekerja bersama mereka di lapangan.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi contoh positif bagi masyarakat lain untuk terus memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, dan kemandirian dalam sektor pertanian. Peran Babinsa sebagai ujung tombak di wilayah binaan kembali terlihat bukan hanya dalam bidang pertahanan, tetapi juga dalam pembangunan sosial ekonomi masyarakat.

Dandim 0820 Probolinggo Hadiri Upacara Harkitnas ke-117: Kebangkitan Nasional untuk Tantangan Zaman

Probolinggo, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya P menghadiri upacara peringatan hari kebangkitan nasional (Harkitnas) ke 117 yang digelar oleh Pemerintah Kota Probolinggo di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo, Rabu (21/5/2025).

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya P menekankan bahwa kebangkitan nasional bukan sekadar momen mengenang sejarah tetapi momentum untuk menyalakan semangat kebangkitan yang relevan dengan tantangan zaman.

Seperti disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global dan ancaman terhadap kedaulatan digital. “Pemerintah menegaskan arah pembangunan dengan menetapkan Asta Cita sebagai kompas kebangkitan nasional,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya P.

Ditambahkan Dandim 0820/Probolinggo bahwa pihaknya mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga kebangkitan dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah, perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat namun kokoh menopang kehidupan.

“Karena sesungguhnya.kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama,”ujarnya.

Lebih lanjut perwira berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan bahwa kegiatan ini untuk menumbuhkan semangat persatuan dan nasionalisme, membangkitkan semangat persatuan, rasa cinta tanah air serta penghormatan terhadap perjuangan para tokoh bangsa.

Menguatkan jiwa nasionalisme dan demokrasi memelihara, menumbuhkan dan menguatkan jiwa nasionalisme sebagai landasan dasar dalam menegakkan nilai-nilai demokrasi dan mewujudkan Indonesia Emas.

“Sekaligus untuk menginspirasi generasi muda dalam enumbuhkan semangat inovasi dan harapan terutama di kalangan generasi muda sebagai penggerak masa depan dan penjaga nilai-nilai kebangsaan,”jelasnya.

Pemusnahan Barang Bukti di Probolinggo: Dandim Tegaskan Penegakan Hukum dan Keamanan Wilayah

Probolinggo,- Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya P ikut ambil bagian dalam kegiatan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah mempunyai hukum tetap atau Inkracht di Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo, Rabu (21/5/2025)

Letkol Arh Iwan Hermaya P mengatakan bahwa kewenangan melakukan eksekusi terhadap putusan pengadilan diatur dalam pasal 270 KUHAP yang menyatakan bahwa pelaksanaan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dilakukan oleh jaksa yang untuk itu panitera mengirimkan salinan surat putusan padanya.

Kegiatan pemusnahan barang bukti yang dilakukan pada hari ini merupakan kegiatan eksekusi barang Bmbukti perkara pidana yang diputus pengadilan dirampas untuk dimusnahkan dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap dari jumlah kurang lebih 48 perkara pada Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo.

“Jumlah perkara tersebut masih didominasi oleh perkara Narkotika (39,58%), obat- obatan terlarang (27,08%), pencurian (10,41%), perjudian (10,41%), dan selebihnya adalah perkara tindak pidana lainnya seperti penganiayaan, membawa senjata tajam, asusila dan miras,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya P.

Ditambahkan Dandim 0820 bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti ini sebagai salah satu bentuk upaya kejaksaan negeri Kota Probolinggo dalam menciptakan Kota Probolinggo yang aman, nyaman, damai dan tertib dari segala bentuk pelanggaran hukum, ancaman-ancaman yang dapat menimbulkan suatu tinda pidana dan stabilitas keamanan suatu wilayah, baik pengaruh yang datang dari luar ataupun wilayah Kota Probolinggo.

Dengan memusnahkan barang bukti ini kita akan memberikan pesan yang kuat kepada para pelaku kejahatan dan juga masyarakat bahwa negara tidak akan mentoleransi tindakan kriminal dan akan bertindak tegas untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum. “Ini adalah bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, dimana hukum berlaku adil dan setiap orang dapat hidup dengan damai dan tentram,”ujarnya.

Lebin lanjut perwira berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan bahwa dominasi perkara adalah narkotika dan obat-obatan terlarang, kami berpesan dan menghimbau kepada generasi muda Kota Probolinggo untuk dapat menghindari dan menjauhi Narkoba. “Karena narkoba terbukti merusak generasi bangsa, negara membutuhkan anda.dan masa depan bangsa ini ada di tangan anda,”tuturnya.

Wawasan Kebangsaan: Ajak Pelajar MAN 2 Gresik Cintai Tanah Air dan Jauhi Dampak Negatif

Gresik, Selasa (20/05/2025) – Dalam rangka mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025, Kodim 0817/Gresik menggelar kegiatan non fisik berupa pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada para pelajar MAN 2 Gresik. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula MAN 2 Gresik, Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, dan diikuti oleh 285 siswa-siswi yang mengikuti dengan penuh antusias.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0817/Gresik, Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos., serta dihadiri oleh Kapten Arh Kuntoko (Danramil 0817-10/Benjeng), para dewan guru MAN 2 Gresik, dan dipandu oleh penanggung jawab kegiatan, Bapak H. Samari, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala MAN 2 Gresik.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah MAN 2 Gresik, Bapak H. Samari, S.Pd., M.Pd. menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada Dandim 0817/Gresik, serta mengajak para siswa untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar dapat menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada sesi pemaparan materi, Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos. menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dampak negatif penggunaan handphone di kalangan pelajar. Beliau mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh gaya hidup yang merugikan masa depan, dan mendorong mereka untuk terus bersikap rendah hati, menghargai orang lain, serta menjauhi sikap sombong.

“Fokuslah mengejar cita-cita kalian, jangan terlena oleh pergaulan dan gaya hidup masa kini. Isilah waktu kalian dengan kegiatan yang positif, karena jika tidak, kalian akan mudah terdistraksi oleh hal-hal yang tidak bermanfaat,” ujar Dandim.

Program Wawasan Kebangsaan ini merupakan bagian dari kegiatan non fisik TMMD yang bertujuan untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berjiwa nasionalis, taat kepada orang tua, cinta tanah air, dan memiliki semangat untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

TMMD ke-124: TNI Manunggal Membangun Desa, Pembangunan Drainase di Dusun Bareng Gresik

Gresik- Terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 124 wilayah Teritorial Kodim 0817/Gresik. Salah satu kegiatan fisik yang menjadi fokus utama dalam program kali ini adalah pembangunan saluran drainase di wilayah Timur Dalam, Dusun Bareng, Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Rabu (21/5/2025).

Pembangunan drainase ini dilaksanakan sebagai upaya nyata dalam mengatasi permasalahan lingkungan yang kerap dihadapi oleh masyarakat setempat, khususnya terkait genangan air dan banjir yang terjadi saat musim penghujan. Kondisi saluran air yang sebelumnya tidak memadai menjadi salah satu penyebab utama terganggunya aktivitas warga dan menurunnya kualitas lingkungan pemukiman.

Komandan Kodim 0817/Gresik selaku Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan pembangunan drainase ini merupakan bagian dari sasaran fisik yang dirancang secara terencana dan terpadu dalam program TMMD.

“Melalui TMMD ke-124 ini, kami hadir untuk membantu mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur. Pembangunan drainase di Dusun Bareng ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, baik dari segi lingkungan maupun kesehatan,” ujar Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar.

Proses pembangunan dilaksanakan secara bergotong royong dengan melibatkan unsur TNI, Pemerintah Desa, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Pengerjaan saluran drainase dilakukan dengan sistem kerja bersama, dengan target penyelesaian sesuai jadwal pelaksanaan TMMD yang berlangsung selama 30 hari.

Masyarakat memberikan apresiasi atas perhatian dan bantuan dari TNI melalui program TMMD. Menurutnya kehadiran personel Satgas di desa bukan hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga membangkitkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Dengan mengusung semangat TMMD ke-124 di wilayah Kodim 0817/Gresik menjadi wujud nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.