Babinsa 0822/16 Cermee Berperan Aktif dalam Posyandu, Tingkatkan Edukasi Kesehatan untuk Balita

Bondowoso – Dalam upaya mendukung program kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan, Babinsa 0822/16 Cermee Desa Bercak Asri, Serka M. Chozin, menunjukkan peran aktif dan produktifnya dengan mendampingi kegiatan Posyandu bersama Bidan Suliyana, yang digelar di Desa Bercak Asri, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, Senin (26/5).

Kegiatan Posyandu ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memantau tumbuh kembang balita dan memberikan edukasi kesehatan bagi para ibu. Kehadiran Serka Chozin tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai motivator dan fasilitator agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi warga.

“Sebagai Babinsa, kami tidak hanya fokus pada tugas keamanan, tapi juga punya tanggung jawab sosial dalam membantu pemerintah meningkatkan taraf hidup masyarakat, termasuk di bidang kesehatan,” ujar Serka Chozin saat ditemui di lokasi kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Chozin turut membantu proses penimbangan balita, membagikan makanan tambahan, serta ikut menyosialisasikan pentingnya gizi seimbang dan imunisasi. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Babinsa bukan sekadar formalitas, melainkan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bidan Suliyana, M.Ked., mengapresiasi dukungan dari TNI melalui Babinsa. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Selain menjaga ketertiban, beliau juga aktif mengajak warga datang ke Posyandu. Ini sangat positif,” ungkapnya.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dan tenaga kesehatan dalam memperkuat sistem kesehatan di tingkat desa. Peran produktif Babinsa seperti yang ditunjukkan oleh Serka Chozin diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk terus mempererat kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan rakyat.

Karya Bakti di Desa Cangkring: Sertu Kunaidi Perkuat Gotong Royong dan Silaturahmi Masyarakat

Bondowoso – Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali diperlihatkan oleh Sertu Kunaidi, Babinsa Koramil 0822/14 Prajekan, yang terjun langsung dalam kegiatan karya bakti bersama masyarakat dan Kepala Dusun Desa Cangkring, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, Senin (26/5).

Kegiatan yang dilaksanakan bersama warga ini difokuskan pada pembersihan lingkungan, perbaikan akses jalan, serta penataan fasilitas umum desa. Tidak sekadar hadir, Sertu Kunaidi juga aktif memimpin dan memberikan semangat kepada warga agar tetap menjaga budaya gotong royong.

“Babinsa bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Melalui karya bakti ini, kami ingin membangun semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Sertu Kunaidi dengan penuh semangat.

Kepala Dusun Desa Cangkring menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa dalam mendampingi dan memotivasi warga. “Pak Babinsa selalu hadir dalam setiap kegiatan warga. Beliau bukan hanya memberi contoh, tapi juga membaur, mengangkat semangat warga untuk bergerak bersama,” ungkapnya.

Karya bakti ini bukan hanya sekadar bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara aparat TNI dan masyarakat. Peran Babinsa yang aktif, peduli, dan selalu hadir dalam kegiatan kemasyarakatan menjadi gambaran nyata bahwa TNI selalu ada di hati rakyat.

Kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama membangun desa dari bawah, memperkuat ketahanan wilayah, serta menumbuhkan kembali nilai-nilai luhur gotong royong yang menjadi jati diri bangsa.

Kepedulian TNI Terhadap Lingkungan Pendidikan: Sertu Teguh Laksanakan Inspeksi Sanitasi di SMPN 2 SATAP

Bondowoso – Kepedulian TNI terhadap kesehatan lingkungan di dunia pendidikan kembali terlihat melalui aksi nyata Babinsa Posramil 0822/15 Ijen, Sertu Teguh Yuli H, yang melaksanakan pendampingan kegiatan inspeksi sanitasi lingkungan sekolah di SMPN 2 SATAP Sempol, Desa Kali Gedang, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Senin (26/5).

Kegiatan yang digelar bersama petugas dari Puskesmas Sempol ini bertujuan untuk menilai kondisi kebersihan lingkungan sekolah, terutama fasilitas umum seperti toilet, tempat cuci tangan, saluran air, dan area makan siswa. Kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam mencegah penyakit menular dan menciptakan suasana belajar yang sehat bagi siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Teguh Yuli H tidak hanya mendampingi secara fisik, tetapi juga turut memberikan edukasi kepada siswa dan staf sekolah tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.

“Kebersihan adalah bagian dari pertahanan diri. Kami dari TNI, khususnya Babinsa, mendukung penuh kegiatan seperti ini karena kesehatan lingkungan adalah pondasi utama bagi tumbuh kembang generasi muda,” ujar Sertu Teguh.

Pihak sekolah menyambut baik kehadiran Babinsa yang dinilai turut memotivasi siswa untuk lebih sadar terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Dengan adanya sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan pihak sekolah, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Musyawarah Desa Khusus: TNI Dukung Perekonomian Warga Melalui Pembentukan Koperasi

Bondowoso – Babinsa Posramil 0822/05 Pakem Desa Kupang, Serma Umarudin, menunjukkan komitmen nyata dalam mendampingi pembangunan desa dengan menghadiri secara langsung kegiatan Musyawarah Desa Khusus Insidental (Musdesus) Pembentukan Koperasi Merah Putih yang digelar di Balai Desa Kupang, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso, Minggu (25/5).

Kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat perekonomian warga melalui pembentukan koperasi yang berbasis gotong royong dan kemandirian. Hadirnya Babinsa tidak hanya sebagai bentuk sinergitas TNI dengan pemerintah desa, namun juga sebagai penjaga stabilitas dan motivator bagi warga dalam membangun desa.

Dalam keterangannya, Serma Umarudin menyampaikan bahwa kehadiran TNI melalui Babinsa di tengah masyarakat adalah bentuk nyata dari tugas pembinaan teritorial.

“Kami mendukung penuh pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai langkah awal menuju desa yang mandiri secara ekonomi. Kehadiran kami adalah untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, serta memberikan semangat kepada warga,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Pakem Yuhyi Fahyudi, S.Sos, Kasi Pemerintahan dan Kasi PMD Kecamatan Pakem, Pj. Kepala Desa Kupang H. Azis Affendi, Ketua BPD, Bhabinkamtibmas, serta seluruh perangkat desa dan perwakilan masyarakat.

Musdesus ini juga menjadi wadah diskusi warga untuk menyampaikan harapan dan ide dalam pengelolaan koperasi, dengan harapan Koperasi Merah Putih mampu menjadi penggerak roda ekonomi lokal.

Peran aktif Babinsa dalam kegiatan desa seperti ini semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI sebagai mitra pembangunan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Pendampingan Petani di Ponorogo: TNI Perkuat Program Swasembada Pangan Nasional

Ponorogo,- Sertu Hartoyo anggota Koramil Tipe B 0802/03 Babadan, Kodim 0802/Ponorogo hari ini melaksanakan kegiatan pendampingan petani di Desa Japan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, Senin (26/05/2026).

Aktivitas yang dilakukan yakni membantu Bapak Kusnadi salah satu petani Desa Japan yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Makmur yang sedang melakukan penyiangan gulma tanaman padi.

” Kegiatan yang ada di wilayah desa binaan hari ini salah satunya yaitu membantu Bapak Kusnadi yang tergabung dalam Poktan Makmur yang melakukan penyiangan gulma tanaman padi di lahan seluas 3 kotak, ” kata Babinsa Japan.

” Pendampingan dan pengawalan merupakan salah satu kegiatan yang terus kami lakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga termasuk para petani, ” ujar Sertu Hartoyo.

Tidak hanya itu, pendampingan tersebut juga sebagai upaya untuk menyukseskan program Pemerintah dan Komando Atas terkait Program Swasembada Pangan Nasional.

Musyawarah Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih: Langkah Strategis untuk Ekonomi

Blitar – Sinergi tiga pilar wujudkan kemandirian ekonomi warga, bertempat di Balai Desa Gadungan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, telah dilaksanakan Musyawarah Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Gadungan, Senin (26/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat yang menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan ekonomi lokal melalui koperasi.

Acara diawali dengan pembukaan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menambah semangat kebersamaan. Selanjutnya rangkaian sambutan dari para tokoh serta pembahasan teknis mengenai pembentukan dan mekanisme kerja Koperasi Merah Putih menjadi inti musyawarah. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai wujud harapan atas kelancaran koperasi ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Gandusari beserta Sekcam, perwakilan dari Dinas Koperasi Kabupaten Blitar, Kepala Desa Gadungan, Ketua BPD Desa Gadungan, Pendamping Desa, Babinsa Desa Gadungan Serda Frengky, Bhabinkamtibmas Gadungan, perangkat desa, ketua RT se-Desa Gadungan, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Babinsa Desa Gadungan, Serda Frengky, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa TNI selalu siap mendukung program yang mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. “Koperasi ini bisa menjadi wadah ekonomi rakyat yang kuat jika dikelola dengan baik dan penuh semangat gotong royong. Kami sebagai Babinsa hadir untuk memastikan keamanan, sekaligus menjadi bagian dari pendamping masyarakat,” ujar Serda Frengky.

Camat Gandusari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembentukan koperasi ini dan berharap koperasi menjadi motor penggerak ekonomi warga. “Koperasi Merah Putih ini adalah langkah nyata membangun ekonomi desa dari bawah. Harapannya, koperasi ini mampu menjadi alat pemberdayaan ekonomi masyarakat yang transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Sementara itu, Danramil 0808/15 Gandusari Kapten Inf Slamet Gunarto, memberikan dukungan penuh atas terbentuknya koperasi ini. “Ini adalah contoh sinergi yang baik antara pemerintah desa, aparat dan masyarakat. Koperasi bisa menjadi kekuatan besar jika dijalankan dengan integritas dan semangat nasionalisme, sejalan dengan semangat Merah Putih,” tegas Danramil.

Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Gadungan ini menjadi momentum penting dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Sinergi solid antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat membawa koperasi ini berkembang pesat dan memberi manfaat nyata bagi warga Desa Gadungan.

Koramil 0815/09 Mojosari Gelar Upacara Bendera, Dorong Siswa Menjadi Generasi Tangguh dan Berkarakter

Mojokerto – Komandan Koramil 0815/09 Mojosari, Kapten Inf Benny Irawan, A.Md., memimpin langsung upacara bendera di SMK Raden Rahmat Mojosari, Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (26/05/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar 800 siswa, para guru, serta staf sekolah dengan penuh khidmat dan disiplin.

Upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin ini terlihat berbeda dengan hadirnya Kapten Benny sebagai Pembina Upacara. Kehadiran beliau disambut hangat Kepala Sekolah H. Nanang bersama jajaran dewan guru. Turut hadir pula Babinsa Desa Awang-Awang, Serka Arlin, serta Serda Vanny Darmawan dari Koramil 0815/09 Mojosari.

Dalam amanatnya, Kapten Benny menyampaikan pesan-pesan kebangsaan, pentingnya disiplin, serta motivasi bagi para siswa untuk menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, dan mencintai tanah air. Ia mengingatkan pentingnya memahami jati diri sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

“Siapa pun yang taat kepada orang tua dan guru, serta menjaga ibadahnya, maka hidupnya akan diberkahi dan cita-citanya lebih mudah tercapai”, ungkapnya, seraya mengajak para siswa untuk menghormati orang tua dan guru serta meningkatkan ibadah sebagai fondasi hidup yang barokah.

Lebih lanjut, Kapten Benny juga membuka wawasan siswa mengenai peluang berkarier di TNI AD dan melanjutkan pendidikan ke Universitas Pertahanan (UNHAN). Ia menginformasikan bahwa pendaftaran calon prajurit TNI AD (Caba PK dan Cata PK) telah dibuka dan bisa diakses secara online melalui situs resmi TNI AD.

“Kami di Koramil 0815/09 Mojosari siap membantu bimbingan fisik, mental, ideologi, serta konsultasi secara gratis bagi siswa yang berminat”, tambahnya.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang terlihat fokus menyimak setiap materi yang disampaikan. Kepala SMK Raden Rahmat Mojosari, H. Nanang, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Danramil dan jajarannya yang telah memberikan inspirasi dan motivasi bagi para siswa.

“Semoga kegiatan ini menjadi suntikan semangat baru bagi anak-anak kami untuk lebih mencintai tanah air dan menanamkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari”, ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, dan menyiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang unggul, bermartabat, dan siap menghadapi masa depan.

Dharma Santi Waisak: TNI Perkuat Persatuan dan Kesatuan Melalui Kegiatan Keagamaan

Banyuwangi.– Dalam upaya memperkuat tali silaturahmi serta menjaga kerukunan antarumat beragama, Bati Tuud dan didampingi oleh Babinsa Desa Yosomulyo Koramil 06 Kodim 0825 Banyuwangi menghadiri acara Dharma Santi Waisak 2569 BE/2025 yang berlangsung Vihara Jaya Manggala, Minggu, 25-05-2025.

Kehadiran Bati Tuud dalam kegiatan keagamaan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung kebebasan beragama dan memupuk toleransi di tengah masyarakat. Acara Dharma Santi Waisak, yang merupakan rangkaian perayaan Hari Raya Waisak, diisi dengan berbagai kegiatan spiritual dan kebudayaan yang dihadiri oleh umat Buddha serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Danramil 06 Gambiran Melalui Bati Tuud Pelda Mujiono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini yang penuh kedamaian dan kebersamaan. “Kehadiran kami di sini adalah wujud dukungan TNI terhadap setiap kegiatan Yang Produktif, Adaptif dan Inovatif bertujuan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Perbedaan adalah kekayaan, dan melalui kegiatan seperti ini, kita bisa saling memahami dan menghargai satu sama lain,” ujarnya.

Bati Tuud juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. “Gotong royong dan kebersamaan adalah kunci dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif. Mari kita terus jaga toleransi dan saling menghormati,” tambahnya.

Ditempat yang sama Ketua Panitia pelaksana kegiatan Dharma Santi Waisak Suporno M Pd menyampaikan banyak Terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir bahwasanya kegiatan ini adalah bentuk silaturahmi dan refleksi sepiritual Umat Budha dan tidak itu saja melainkan sebagai bentuk harmonisasi antar umat agama di Indonesia Tambahnya.

Partisipasi Bati Tuud dan Babinsa Yosomulyo ini mendapat sambutan positif dari para tokoh agama dan masyarakat. Mereka menilai bahwa kehadiran aparat keamanan dalam acara keagamaan seperti Dharma Santi Waisak dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi umat yang merayakan, sekaligus menjadi contoh nyata dari kerukunan antarumat beragama di Wilayah desa Yosomulyo Khususnya dan wilayah Kecamatan Gambiran pada Umumnya.

Acara Dharma Santi Waisak ini berjalan dengan khidmat dan lancar, ditutup dengan doa bersama untuk kedamaian bangsa dan negara.

Pangdam Mayjen TNI Rudy Dampingi Kunjungan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Malang,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, mendampingi kunjungan kerja yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan RI, Letjen TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A di Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur. Senin (26/05/2025).

Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau dan memberikan pembekalan terhadap para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI yang saat ini telah mengikuti pelatihan bela negara selama kurun waktu tiga bulan.

“SPPI merupakan komponen cadangan yang nantinya diterjunkan di masyarakat, tugasnya mempersiapkan diri apabila negara memerlukan untuk kebutuhan pembangunan, kepentingan keamanan dan kedaulatan negara,” jelas Menhan.

“Tapi, tidak untuk membentuk selayaknya prajurit TNI,” tambah Menteri Sjafrie Sjamsoeddin.

Tak hanya itu, Menhan menambahkan, para SPPI itu nantinya juga akan dibekali kemampuan manajerial yang nantinya akan ditugaskan di dapur lapangan.

“Oleh karena itu, saya minta untuk para SPPI ini betul-betul memahami berbagai pembekalan yang disampaikan oleh para pelatih disini,” tandasnya.

Terpisah, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, mengapresiasi perhatian Menhan terhadap pembangunan kekuatan pertahanan negara saat ini.

Bahkan, Pangdam berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelatihan yang saat ini dijalani oleh para SPPI saat ini.

“Kami siap melatih, membina, dan mendampingi para anggota SPPI agar mereka mampu menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan negara,” ujar Pangdam.

Dalam kunjungan itu, beberapa fasilitas yang ada di Rindam ditinjau langsung oleh Menhan bersama Pangdam, sekaligus Perwira TNI-AD lainnya. Diantaranya adalah barak, ruang makan, kamar mandi hingga dapur lapangan.

Kodim 0825/Banyuwangi Laksanakan Program Gelas Wangi untuk Kembangkan Karakter Generasi Muda

Banyuwangi, – Kodim 0825/Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui Program “Gelas Wangi” (Gerakan Peduli Anak Sekolah Banyuwangi). Kali ini, program tersebut diimplementasikan melalui kegiatan Puncak Tema Profesi Mancakrida Outbond murid – murid TK R.A. Annur Bengkak Wongsorejo
pada hari Senin, 26/02/2025. Kegiatan ini bertujuan memupuk rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, serta kedisiplinan sejak usia dini.

Mancakrida adalah padanan kata dari “outbound” dalam bahasa Indonesia. Mancakrida adalah kegiatan di luar ruangan yang bertujuan untuk mengembangkan karakter diri dan kerja sama, biasanya berbentuk pelatihan atau permainan yang memanfaatkan alam terbuka sebagai media

Dalam kegiatanan Mancakrida Outbond Tema Profesi class ini, 120 Murid, 8 Guru dan di dampingi Anggota Staf Pers Kodim 0825 Banyuwangi memperkenalkan lingkungan Kodim 0825 Banyuwangi sambil mengikuti serangkaian aktivitas edukatif yang menyenangkan. Para peserta diajarkan tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila, Profesi, Sejarah perjuangan Bangsa, serta praktik kedisiplinan dan permainan kebangsaan yang disesuaikan dengan usia anak.

Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo., S.Sos, M.Han., menyatakan bahwa Program Gelas Wangi merupakan bentuk sinergi TNI dengan dunia pendidikan. “Kami ingin menanamkan jiwa nasionalisme, semangat persatuan, dan kedisiplinan sejak dini. Anak-anak adalah calon pemimpin masa depan, sehingga perlu dibekali mental yang tangguh dan cinta terhadap bangsa,” ujarnya.

Ibu Eni Widarti Guru TK mengapresiasi inisiatif Kodim 0825 Banyuwangi. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan siswa, tetapi juga melatih kemandirian dan kerja sama. “Anak-anak sangat antusias. Mereka belajar sambil bermain, dan ini menjadi pengalaman berharga yang akan terus mereka ingat,” tuturnya.

Program Gelas Wangi sendiri telah menjadi agenda rutin Kodim 0825 Banyuwangi dalam mendukung pendidikan karakter di wilayahnya. Kegiatan ini diharapkan dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain, baik tingkat PAUD, TK, maupun SD, sebagai upaya membentuk generasi muda yang berintegritas, Produktif, Inovatif, Adaptif dan berjiwa patriotik.