Bersama Rakyat, TNI Menyatu: Kegiatan Bela Negara dan Pengelolaan Sumber Daya Air

Sidoarjo – Rabu, 28 Mei 2025. Balai Desa Gempolklutuk, Kecamatan Tarik, menjadi saksi hidup semangat kebangsaan yang tumbuh dari akar rumput. Di tengah suasana pagi yang cerah, ratusan warga bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UIN Sunan Ampel Surabaya dan personel TNI dari Kodim 0816/Sidoarjo berkumpul dalam kegiatan bertajuk “Wawasan Kebangsaan dan Karya Bhakti Pengelolaan Sumber Daya Air”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kodim 0816/Sidoarjo dalam rangka membumikan nilai-nilai cinta tanah air melalui pendekatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Dengan tema “Bersama Rakyat, TNI Menyatu Menjaga Negeri”, acara ini dirancang bukan hanya sebagai edukasi kebangsaan, tetapi juga sebagai bentuk nyata bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0816/11 Tarik, Lettu Inf Yahman, didampingi oleh Pelda Sutrisno, Bati Teritorial Kodim 0816/Sidoarjo, bersama jajaran Babinsa. Kepala Desa Gempolklutuk, Bapak Sugiono, S.E., M.M., menyambut langsung kehadiran para tamu bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda setempat. Tak ketinggalan, perwakilan dari Puskesmas Tarik (Ibu Tutut) ikut hadir, memperlihatkan sinergi lintas sektor dalam pembangunan desa.

Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, menggetarkan semangat nasionalisme seluruh peserta. Dalam sambutannya, Kades Sugiono mengungkapkan rasa syukurnya atas kolaborasi yang terjalin antara TNI dan masyarakat desa. “Kami merasa terhormat dan berterima kasih atas kehadiran TNI di desa kami. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi wujud nyata dari kepedulian dan kemitraan dalam membangun desa. Semoga semangat bela negara ini terus hidup dalam diri seluruh warga kami,” ujar Sugiono dengan penuh haru.

Sementara itu, Lettu Inf Yahman menyampaikan bahwa membela negara tidak harus dilakukan di medan perang, tetapi bisa dimulai dari lingkungan sendiri. “Bela negara hari ini bisa diwujudkan dengan menjaga alam, merawat sumber daya air, serta hidup dalam kerukunan. Dari sinilah kekuatan bangsa tumbuh,” ujarnya menekankan.

Materi inti disampaikan oleh Pelda Sutrisno dengan gaya yang hangat dan membumi. Ia mengajak peserta merenungkan makna bela negara di tengah perubahan zaman yang serba cepat. “Menjadi warga negara yang baik itu sederhana: saling tolong-menolong, peduli lingkungan, dan aktif dalam pembangunan desa. Itulah pilar kebangsaan yang akan menguatkan bangsa kita dari bawah,” tutur Pelda Sutrisno, disambut anggukan antusias dari peserta.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, dan kemajuan Desa Gempolklutuk. Lagu Bagimu Negeri menggema mengiringi penutupan, menggugah rasa haru sekaligus kebanggaan seluruh peserta.Melalui kegiatan ini, Kodim 0816/Sidoarjo membuktikan bahwa nilai-nilai kebangsaan dapat ditanamkan tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di sawah, di balai desa, dan di tengah masyarakat. Dari Desa Gempolklutuk, semangat bela negara tumbuh dalam bentuk gotong royong, kepedulian, dan sinergi lintas elemen masyarakat. Kodim 0816 berharap, kegiatan ini bisa menjadi pemantik semangat nasionalisme di desa-desa lainnya. Karena mencintai tanah air tidak harus menunggu panggilan perang—cukup dengan berbuat nyata dari desa, untuk negeri.

Panen Padi Menggunakan Mesin Modern: Upaya Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Sidoarjo

Sidoarjo – Rabu, 28 Mei 2025, Pagi yang cerah menyambut Desa Gedangrowo, Kecamatan Prambon, dengan semangat baru dari hamparan sawah yang membentang luas. Sejak pukul 08.00 WIB, aroma padi yang menguning memenuhi udara, menjadi pertanda datangnya masa panen yang dinanti. Di lahan seluas ± 9 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera 1, ratusan batang padi dipanen dengan penuh antusias, dipimpin langsung oleh para petani bersama Babinsa Desa Gedangrowo, Serka Yakin Sujoto dari Koramil 0816/12 Prambon.

Panen kali ini menggunakan mesin modern combine harvester, alat pertanian canggih yang memungkinkan proses pemanenan lebih cepat, efisien, dan mengurangi risiko kehilangan hasil. Padi yang telah dipanen kemudian langsung disalurkan kepada PT. Padi Indonesia Maju (PIM) dengan harga jual yang menggembirakan, yakni Rp 7.200,- per kilogram.

Ketua Poktan Sejahtera 1, Bapak Pujo, bersama anggota kelompok tani dari Dusun Gedangrowo, turun langsung ke sawah. Suasana akrab dan hangat tercipta dari kerja bersama di bawah sinar matahari pagi. Senyum penuh rasa syukur menghiasi wajah para petani—sebuah ekspresi kepuasan setelah berbulan-bulan menanti hasil jerih payah.

Dalam kegiatan yang penuh kebersamaan itu, Serka Yakin Sujoto memberikan apresiasi atas kekompakan dan semangat tinggi para petani. Ia menegaskan bahwa TNI, khususnya melalui peran Babinsa, senantiasa hadir dan berperan aktif dalam mendampingi masyarakat, termasuk dalam mendukung sektor pertanian sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional. “Panen ini bukan hanya soal hasil pertanian, tapi tentang harapan yang tumbuh dari kerja keras dan kekompakan. Kami dari Koramil hadir untuk menjadi penguat semangat, memastikan bahwa para petani tidak berjalan sendiri. Ketahanan pangan dimulai dari sawah-sawah desa seperti ini,” ungkap Serka Yakin Sujoto dengan semangat.

Panen raya ini menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan—ia menjelma menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun kemandirian desa. Kehadiran Babinsa di tengah petani tidak hanya memberi rasa aman, tetapi juga menanamkan rasa percaya diri untuk terus berkembang dan berinovasi dalam mengelola pertanian.

Dukungan moral dan teknis yang diberikan oleh aparat kewilayahan memberikan motivasi besar kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas di masa-masa mendatang. Di tengah tantangan cuaca yang tak menentu dan fluktuasi harga pasar, sinergi ini menjadi pondasi kokoh bagi kemajuan pertanian desa.

Semangat gotong royong yang terpancar dari panen kali ini membawa pesan mendalam—bahwa ketika aparat dan rakyat bergandengan tangan, tidak ada yang mustahil. Sawah akan tetap hijau, hasil akan melimpah, dan desa akan terus tumbuh menjadi pilar ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Kerja Keras Babinsa dalam Mewujudkan Program-Program Prioritas TNI

Ponorogo, – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin memberikan apresiasinya terhadap kerja keras anggotanya, khususnya para Babinsa. Sebagai ujung tombak, ia menilai, Babinsa telah berhasil melaksanakan berbagai program-program yang telah dicanangkan dengan baik.

“Saya atas nama pribadi dan mewakili seluruh pejabat utama Kodam, Korem, Kodim, menyampaikan banyak terima kasih, khususnya kepada rekan-rekan Babinsa. Program-program prioritas dari pusat maupun program yang sudah kita canangkan, baik oleh Angkatan Darat, Kodam, sudah berhasil dilaksanakan dan banyak capaian-capaian yang sudah kita raih,” kata Rudy dalam arahannya kepada prajurit, PNS, dan Persit di Kodim 0802/Ponorogo, Rabu (28/5/2025).

“Anda (Babinsa) semua adalah penjuru dan ujung tombak, ke depan apapun yang kita rencanakan pasti akan terealisasi apabila para ujung tombak ini bekerja secara optimal,” lanjutnya.

Meski demikian, sebutnya, keberhasilan itu juga tidak terlepas dari dukungan para ibu-ibu Persit yang telah dengan tulus dan setia mendampingi suaminya.

Terkait masalah kesehatan, ia mengimbau untuk selalu memperhatikan dan menjaganya. Karena ungkapnya, kesehatan merupakan kunci utama dalam melaksanakan berbagai tugas dan pengabdian.

“Di mana-mana saya selalu menekankan masalah kesehatan, karena itu modal kita dalam bekerja, modal kita dalam beraktivitas. Kita akan bisa berkarya apabila kondisi kita prima dan itu bukan hal yang sulit, tapi juga bukan hal yang mudah dan bisa kita abaikan,” terangnya.

“Ingat sehat itu pilihan, sakit itu cobaan. Sehat itu pilihan kita, mau hidup sehat atau tidak? Kalau ingin sehat ya olahraga yang cukup, juga jaga pola makan dan pola hidup kita, itu yang utama,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Rudy juga mengingatkan anggotanya untuk menjauhi dan tidak berbuat pelanggaran. Baik itu judi online, narkoba, dan jenis-jenis pelanggaran lainnya. Kalau tujuannya untuk mendapatkan penghasilan tambahan, ia mengimbau untuk mengembangkan potensi diri masing-masing, salah satunya melalui UMKM.

Di ujung arahannya, peraih Adhi Makayasa Akmil 1997 itu pun menekankan untuk selalu berbuat yang terbaik dan mampu mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Kalian harus luangkan waktu, tenaga, pikiran secara optimal, harus kerja keras, kerja nyata, harus turun belanja masalah, dan betul-betul kerahkan inspirasi untuk membantu masyarakat,” sebutnya.

“Kita harus punya legacy, kita harus punya kesan yang tidak dilupakan oleh warga kita. Inilah peran Babinsa, kerja keras, kerja nyata, tulus, ikhlas, dan bermakna,” imbuhnya.

Babinsa Balasklumprik Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Pendampingan Penanaman Padi

Surabaya — Peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Balasklumprik, Koramil 0830/19 Karangpilang, Sertu Kristoforus Laya. Pada Rabu (28/05), ia turun langsung ke lapangan untuk mendampingi para petani dalam kegiatan penanaman padi di lahan pertanian milik Bapak Sumantri yang terletak di RT 04 RW 02, Kelurahan Balasklumprik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata Babinsa dalam mendukung sektor pertanian, yang merupakan salah satu tulang punggung ketahanan pangan daerah. Dengan semangat gotong royong, Sertu Kristoforus bersama empat orang petani penggarap melaksanakan proses tanam padi jenis Pak Tiwi, varietas yang dikenal memiliki daya hasil tinggi dan cocok untuk kondisi iklim di wilayah Surabaya.

Menurut Sertu Kristoforus, keterlibatannya dalam kegiatan ini bukan hanya sebatas kewajiban sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga wujud nyata dari komitmen TNI dalam mendampingi dan membantu masyarakat, khususnya di bidang pertanian. “Kami ingin memastikan bahwa para petani mendapatkan pendampingan dan motivasi agar tetap semangat bertani. Ini bagian dari pengabdian kami kepada rakyat,” ujar Sertu Kristoforus di sela-sela aktivitas.

Sementara itu, Bapak Sumantri selaku pemilik lahan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang selama ini aktif hadir membantu warga, termasuk dalam hal pertanian. “Dengan adanya pendampingan dari Pak Babinsa, kami merasa lebih semangat dan terbantu, baik secara fisik maupun mental. Kehadiran beliau menambah semangat kami dalam bekerja,” tuturnya.

Kegiatan pendampingan pertanian seperti ini memang sudah menjadi rutinitas Babinsa di berbagai wilayah, sebagai bagian dari program pembinaan teritorial TNI AD. Selain mendukung ketahanan pangan, kehadiran Babinsa juga memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat, menciptakan sinergi dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan di tingkat lokal.

Diharapkan dengan adanya kolaborasi ini, hasil panen padi jenis Pak Tiwi dapat memenuhi harapan petani dan memberikan kontribusi positif bagi ketersediaan beras di wilayah Karangpilang. Pendampingan seperti ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara petani dan TNI mampu memberikan dampak langsung yang positif bagi pembangunan sektor pertanian nasional.

Pelatihan Keterampilan Mandiri: Kodim 0825 Siapkan Babinsa Hadapi Masa Purna Tugas Secara Produktif

BANYUWANGI – Dalam rangka membekali prajurit untuk menghadapi masa purna tugas secara produktif, Kodim 0825/Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan pembekalan keterampilan mandiri berupa pelatihan budidaya ayam petelur. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Panglima Sudirman, Makodim 0825 Banyuwangi, Jalan RA Kartini Nomor 02, Kelurahan Kepatihan, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (28/05/2025).

Pelatihan ini diikuti oleh para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0825 dengan tujuan memberikan pengetahuan praktis dan peluang usaha di bidang peternakan, khususnya dalam budidaya ayam petelur, sebagai salah satu alternatif kegiatan produktif setelah pensiun dari dinas militer.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Indra selaku Marketing dari PT Vega Nusa Agrita memberikan materi seputar teknik budidaya ayam petelur yang efisien, mulai dari pemilihan bibit unggul, pembuatan kandang yang sesuai standar, pengelolaan pakan, hingga strategi pemasaran hasil produksi telur.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud perhatian TNI AD terhadap kesejahteraan prajurit, baik selama berdinas maupun saat memasuki masa pensiun.

“Kami ingin para Babinsa memiliki bekal keterampilan yang bisa diaplikasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari setelah purna tugas. Budidaya ayam petelur ini merupakan peluang usaha yang menjanjikan dan dapat dikelola secara mandiri oleh anggota dan keluarganya,” ujar Letkol Joko Sukoyo.

Diharapkan, melalui kegiatan pembekalan seperti ini, para anggota Kodim dapat terus produktif dan berdaya guna, serta mampu menjadi contoh kemandirian ekonomi di lingkungan masyarakat.

Latihan Teknis Kodim 0825 Di Singojuruh: Persiapkan Prajurit Hadapi Tugas Kewilayahan dengan Optimal

BANYUWANGI – Dalam rangka menjaga serta meningkatkan produktifitas dan ketangkasan prajurit, Kodim 0825/Banyuwangi menggelar kegiatan Latihan Teknis dan Taktis Teritorial (Latnis/Tis Ter) Hanpangan Proglatsi Sistem Blok TA. 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, dan berlangsung selama tujuh hari, mulai tanggal 26 s.d 28 Mei, dilanjutkan pada 30 Mei serta 2 s.d 4 Juni 2025.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam melaksanakan tugas-tugas kewilayahan, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan pelaksanaan program latihan teritorial yang berorientasi pada kesiapan operasional.

Sebelum pelaksanaan latihan dimulai, seluruh personel yang terlibat terlebih dahulu menerima pengarahan dari Pelda Andi Purnomo, selaku Batiops (Bintara Tinggi Operasi) Staf Operasional Kodim 0825/Banyuwangi. Pengarahan tersebut difokuskan pada prosedur pelaksanaan latihan, disiplin lapangan, dan pencapaian sasaran latihan agar berjalan efektif dan sesuai rencana.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa latihan ini merupakan bentuk konsistensi satuan dalam menjaga profesionalisme prajurit di wilayah teritorial.

“Hari ini, para prajurit Kodim melaksanakan kegiatan Latnister hari ke-2. Ini adalah bagian dari rangkaian latihan yang tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dan taktis, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam mendukung ketahanan wilayah melalui program latihan yang terencana dan terukur,” ujar Letkol Joko Sukoyo.

Diharapkan, melalui Latnis/Tis Ter ini, para prajurit Kodim 0825/Banyuwangi mampu mengimplementasikan keterampilan yang didapat dalam tugas-tugas kewilayahan sehari-hari serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Babinsa Tangsil Kulon Dampingi Penyaluran Ikan Segar untuk Tingkatkan Gizi Ibu Hamil dan Balita

Bondowoso – Babinsa Tangsil Kulon, Serka Budi P, hadir dan mendampingi kegiatan penyaluran bantuan ikan segar dari Dinas Perikanan di Balai Desa Tangsil Kulon, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Rabu (28/5/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan balita di wilayah tersebut.

Sebanyak 60 penerima bantuan yang terdiri dari 49 balita dan 11 ibu hamil mendapatkan masing-masing 2,5 kg ikan segar, sehingga total ikan yang dibagikan mencapai 150 kg. Program ini merupakan bagian dari kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digagas oleh Dinas Perikanan guna mendukung pemenuhan gizi seimbang 4 sehat 5 sempurna.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Dinas Perikanan, Ita, Kepala Desa Tangsil Kulon H. Zahrony Sugiono, Babinsa Serka Budi P, Bhabinkamtibmas Aiptu Prim S, tenaga kesehatan dari Puskesmas serta bidan desa. Kehadiran unsur aparat dan petugas kesehatan turut menjamin kelancaran serta keamanan proses distribusi bantuan.

Babinsa Serka Budi P menyampaikan bahwa peran TNI dalam kegiatan ini adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tepat sasaran. Semoga bantuan ini dapat membantu meningkatkan asupan gizi bagi warga, khususnya balita dan ibu hamil,” ungkapnya.

Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar. Masyarakat tampak antusias menerima bantuan tersebut. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan angka konsumsi ikan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola makan bergizi demi kesehatan keluarga.

Kunker di Kodim Ponorogo, Mayjen TNI Rudy Himbau Prajurit Persiapkan Masa Depan Anak

Ponorogo,- Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, kini menyasar Kodim 0802/Ponorogo.

Pada kesempatan kunjungan yang berlangsung pada Rabu (28/05/2025) itu, Pangdam bersama para PJU di lingkungan Kodam Brawijaya menggelar olahraga bersama dengan personel dan Persit di Kodim Ponorogo.

Bukan hanya sebatas mewujudkan ketahanan fisik saja. Namun, olahraga bersama tersebut, bertujuan untuk meningkatkan keharmonisan dan sinergitas antara pimpinan dengan prajurit.

“Olahraga bersama ini, tentunya bisa memperkokoh sinergitas dan komunikasi,” kata Pangdam.

Selain olahraga bersama, kunjungan tersebut turut diwarnai dengan adanya apresiasi kepada para Babinsa yang telah berhasil menjalankan tugas dengan baik.

“Babinsa adalah ujung tombak Satuan. Dan itu terbukti melalui berbagai program yang telah diselesaikan dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, Mayjen TNI Rudy, turut menyoroti pentingnya kesehatan prajurit dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

“Sebab, kesehatan itu prioritas utama. Penunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab bagi prajurit,” tandasnya.

Sebelum mengakhiri pengarahannya, Pangdam menghimbau seluruh prajurit untuk mempersiapkan anak-anak mereka dengan baik, terutama berkaitan dengan masa depan anak.

Bukan tanpa sebab, Mayjen TNI Rudy berujar, itu semua dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Persiapkan anak-anak kita dengan baik untuk masa depan yang akan datang,” pungkasnya.

Mayjen TNI Rudy Saladin Minta Babinsa Bisa Memberikan Makna di Masyarakat

Pacitan,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, menghimbau para Babinsa di wilayah teritorial Kodim 0801/Pacitan, agar bisa memberikan makna dan arti di masyarakat.

Pasalnya, keberadaan Babinsa sebagai ujung tombak TNI-AD, harus memberikan manfaat, dan diharuskan untuk bisa mengatasi segala permasalahan yang ada di masyarakat.

“Kita tidak punya pamrih apapun, tidak punya tendensi lain. Bantu masyarakat dengan tulus dan ikhlas,” kata Mayjen TNI Rudy dalam kunjungannya di Kodim Pacitan pada Rabu (28/05/2025).

Selain itu, apresiasi juga tak lepas disampaikan oleh Pangdam terhadap kinerja para Danramil dan Babinsa yang telah berhasil menyelesaikan tugas dengan baik, terutama dalam pelaksanaan program-program Pemerintah yang ada di daerah, khususnya Kabupaten Pacitan.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kinerja, performa, loyalitas, kerja keras dan kerja nyata para Babinsa. Saya akui, peran paling utama adalah Babinsa” ungkapnya.

Selain apresiasi, pada kesempatan kunjungan itu, Pangdam juga mengingatkan para prajurit untuk bisa menjaga kesehatan tubuh.

“Karena tugasnya berat, saya titip kepada istri para Babinsa dan Danramil, agar suaminya didampingi dan diingatkan pola makan, pola istirahat. Betul-betul dilihat (kesehatannya), bu. Tugas beliau sangat mulia,” pesan Pangdam.

INDO DEFENCE 2024 Expo dan Forum

“Melindungi adalah dengan kekuatan.” — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto @prabowo.

Pernyataan Presiden mencerminkan filosofi pertahanan modern Indonesia: bahwa kekuatan bukan untuk mengintimidasi, tetapi untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan masa depan bangsa. Sejalan dengan prinsip klasik Si Vis Pacem, Para Bellum — “Jika ingin damai, bersiaplah untuk perang” — kekuatan pertahanan menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai dinamika dan ancaman global.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Indo Defence 2024 Expo & Forum akan diselenggarakan pada 11–14 Juni 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, mengusung tema: “Defence Partnerships for Global Peace & Stability.”

Inilah pameran pertahanan internasional non-APBN terbesar di Indonesia, yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-10 sejak pertama kali digelar pada 2004.

Lebih dari sekadar pameran, Indo Defence adalah: Forum diplomasi pertahanan dan kerja sama strategis antarnegara; Wadah transfer teknologi dan penguatan industri pertahanan dalam negeri; Respons aktif terhadap tantangan global—mulai dari ancaman militer, terorisme, kejahatan siber, hingga krisis iklim dan bencana alam.

Dengan ribuan delegasi, pelaku industri, dan pemangku kepentingan dari seluruh dunia, Indo Defence mempertegas posisi Indonesia sebagai bagian dari solusi global—menghadirkan perdamaian melalui kekuatan dan kolaborasi.

@indo_defence 2024 bukan sekedar agenda—ini adalah momentum strategis.
Bersiaplah menjadi bagian dari transformasi pertahanan indonesia menuju masa depan yang lebih kuat, stabil dan berdaulat.