Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Koptu Alam Ajak Dialog Bersama Pengrajin Anyaman Bambu

Bondowoso — Dalam upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil 0822/08 Grujugan, Koptu Alam, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama para pengrajin anyaman bambu di Dusun Krajan Tengah, Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Minggu (27/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di rumah salah satu pengrajin, Ibu Sutija, RT 14 RW 02 ini menjadi sarana penting bagi Babinsa dalam memahami kondisi sosial dan ekonomi warga binaannya. Melalui dialog santai, Koptu Alam mendengarkan aspirasi, keluhan, serta harapan warga terhadap perkembangan usaha kerajinan bambu di wilayah tersebut.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa mengetahui secara langsung kondisi warga sekaligus menjalin silaturahmi. Kehadiran Babinsa bukan hanya untuk keamanan, tetapi juga sebagai pendamping masyarakat dalam setiap lini kehidupan,” ujar Koptu Alam di sela-sela kegiatan.

Warga menyambut baik kegiatan tersebut. Ibu Sutija, salah satu pengrajin yang dikunjungi, mengaku senang atas perhatian dari TNI, khususnya Babinsa. “Kami merasa diperhatikan dan didukung. Semoga kerajinan kami bisa berkembang dan dikenal luas,” ungkapnya.

Komunikasi Sosial ini merupakan salah satu program rutin Babinsa yang bertujuan untuk membangun keakraban serta menciptakan sinergi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat dalam menjaga ketahanan wilayah.

Dandim 0820/Probolinggo: Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Rakyat yang Modern dan Berkelanjutan.

Probolinggo – Dengan mengambil tema “koperasi maju Indonesia adil makmur, koperasi bangkit Probolinggo Sae” Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui dinas terkait memperingati puncak hari koperasi ke 78 tahun 2025 dengan melaksanakan gowes bersama.

Dengan mengambil start dan finis di Halaman Gelora Merdeka Kraksaan, kegiatan mancal bareng dalam rangka peringatan puncak hari koperasi ke 78 tahun 2025 dihadiri oleh Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo serta sejumlah tamu undangan.

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya dalam sambutannya menyampaikan ucapkan selamat hari koperasi ke 78 tahun 2025, semoga koperasi Kabupaten Probolinggo semakin maju dan sukses
sesuai dengan tema yakni koperasi maju Indonesia adil makmur, koperasi bangkit Probolinggo Sae.

Kami berharap semoga seluruh gerakan koperasi di Kabupaten Probolinggo lebih semangat, kreatif dan meningkatkan usahanya sehingga menjadi lembaga yang mensejahterakan anggotanya.Tema ini menjadi penegas bahwa koperasi merupakan instrumen penting dalam mewujudkan cita-cita keadilan sosial dan pemerataan ekonomi di Indonesia.

“Koperasi harus tampil sebagai kekuatan utama ekonomi rakyat yang modern, tangguh dan berkelanjutan, koperasi bukan hanya alat ekonomi, tetapi juga gerakan sosial yang mampu menjembatani kesenjangan, memperkuat solidaritas serta menumbuhkan semangat gotong royong,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Menurut Dandim, pentingnya koperasi dalam mewujudkan pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Penguatan koperasi sebagai Identitas ekonomi rakyat adalah bagian dari strategi nasional dalam menciptakan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Koperasi memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan ekonomi nasional juga menjadi ujung tombak demokratisasi ekonomi, yang menjunjung tinggi prinsip gotong royong, inklusivitas, dan keberlanjutan.”Melalui peringatan hari koperasi tahun ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, gerakan koperasi dan masyarakat luas dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur dan berdaulat yakni secara ekonomi melalui koperasi yang maju, mandiri, modern serta mari bersama-sama berkomitmen untuk memajukan koperasi di Kabupaten Probolinggo,”tuturnya.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Tertibkan Aktivitas Layang-Layang untuk Lindungi Tanaman Padi di Bondowoso

Bondowoso – Upaya penertiban aktivitas bermain layang-layang yang meresahkan kembali dilakukan aparat gabungan TNI-Polri. Kali ini, Babinsa Koramil 0822-08/Grujugan bersama Bhabinkamtibmas dan aparat desa turun langsung ke area persawahan Dusun Dakon 1, RT 13 RW 03, Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Minggu, 27 Juli 2025.

Kegiatan yang dipimpin oleh Babinsa Kejawan, Serda Didit Yuhandoko ini bertujuan memberikan himbauan keras dan larangan terhadap aktivitas bermain layangan di sekitar sawah milik warga. Pasalnya, aktivitas tersebut telah mengakibatkan kerusakan pada tanaman padi milik sejumlah petani. Selain mengganggu produktivitas pertanian, layangan yang jatuh ke sawah kerap menimbulkan jejak rusak akibat pijakan para pencari layangan putus.

“Kami sudah sering mengingatkan, tapi anak-anak tetap nekat. Baru setelah Babinsa dan polisi datang, mereka mau berhenti,” ujar Pak Tohari, salah satu pemilik lahan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap pengawasan dapat terus dilakukan demi menjaga hasil panen warga.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bhabinkamtibmas Desa Kejawan, Kasun Dusun Dakon 1, serta sejumlah petani yang menjadi korban kerusakan sawah. Aparat memberikan edukasi secara humanis kepada para remaja yang kerap bermain layangan, sekaligus meminta kerja sama dari masyarakat untuk melaporkan jika kegiatan serupa terjadi kembali.

Serda Didit Yuhandoko dalam keterangannya mengatakan bahwa upaya ini adalah bentuk kepedulian aparat terhadap keamanan dan ketertiban di wilayah desa binaan. “Kami tidak melarang main layangan, tapi harus di tempat yang aman dan tidak merugikan orang lain, terutama para petani yang saat ini sedang memasuki masa panen,” tegasnya.

Langkah cepat yang dilakukan Babinsa dan jajaran aparat desa mendapat apresiasi dari warga. Mereka berharap kegiatan serupa dapat rutin dilakukan untuk menciptakan lingkungan desa yang aman dan produktif, tanpa konflik sosial akibat hal sepele seperti layang-layang.

Babinsa Koramil 0820-12/Kraksaan Pastikan Distribusi Beras Tepat Sasaran untuk Warga Kurang Mampu.

Probolinggo, — Koramil 0820/12 Kraksaan melalui Babinsa Desa Rondo Kuning, Serda Heri Suprianto, turut serta dalam kegiatan pendampingan penyaluran bantuan pangan beras untuk warga Desa Rondo Kuning, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Sabtu (27/07/2025)

Kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu, 26 Juli 2025 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini bertempat di Kantor Desa Rondo Kuning. Bantuan pangan yang disalurkan merupakan alokasi untuk bulan Juni dan Juli 2025 dengan total sebanyak 20 kilogram beras untuk setiap penerima.

Sebanyak 178 warga tercatat sebagai penerima manfaat dalam program ini. Penyaluran bantuan dilakukan dengan pengawasan langsung dari berbagai pihak, antara lain Sekretaris Desa Rondo Kuning Bapak Suudi, Babinsa Rondo Kuning Serda Heri Suprianto, perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo, serta perangkat desa setempat.

Serda Heri Suprianto menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses distribusi berjalan dengan tertib, transparan, dan tepat sasaran. “Kami hadir sebagai bentuk tanggung jawab dan dukungan kepada masyarakat agar bantuan dari pemerintah ini dapat diterima dengan baik dan merata,” ujarnya.

Kegiatan penyaluran bantuan pangan ini berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif. Partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Dandim 0807/Tulungagung Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk Masyarakat Kurang Mampu.

Tulungagung – Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Kav Muhammad Nashir, S.Hub.Int., bersama unsur Forkopimda turut mendampingi Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., dalam kegiatan penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat kurang mampu, Minggu (27/07/2025).

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di tiga lokasi berbeda, yakni Desa Srikaton dan Desa Padangan di Kecamatan Ngantru, serta Desa Nyawangan di Kecamatan Sendang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan serta mendukung masyarakat terdampak inflasi dan kondisi ekonomi pasca pandemi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, S.H., S.I.K., MTCP., perwakilan Kejaksaan Negeri Tulungagung, Pimpinan Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, serta jajaran Kepala OPD terkait.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu, menjelaskan bahwa bantuan pangan ini merupakan program nasional melalui Badan Pangan Nasional dan Bulog. Karena adanya keterlambatan penyaluran di bulan sebelumnya, maka setiap penerima kali ini memperoleh 20 kilogram beras.

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial di Tulungagung,” ujar Bupati Tulungagung.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan perlindungan kepada warganya, khususnya yang berada dalam kondisi rentan.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sekitar 4.990 ton beras untuk wilayah kerja Bulog Tulungagung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.640 ton dialokasikan untuk tahap awal penyaluran bantuan tahun ini.

“Seluruh beras yang disalurkan merupakan bagian dari cadangan beras pemerintah. Kami memastikan kualitas dan ketepatan distribusi agar program ini benar-benar tepat guna,” jelas Yonas.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI-Polri dalam memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan banyak pihak.

Satgas Yonif 512/QY Cukur Rambut Untuk Masyarakat Kampung Tatakra sebagai Wujud Cinta Tanah Air.

Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua — Wajah-wajah polos itu tampak riang, satu per satu duduk di kursi sederhana. Tak ada tangis, hanya tawa dan canda. momen sederhana itu menjadi bukti nyata bahwa cinta Tanah Air bisa hadir lewat kepedulian sekecil apapun. Satgas Yonif 512/QY kembali menunjukkan komitmennya, kali ini lewat mencukur rambut anak-anak kampung Tatakra. Minggu, (27/7/2025).

Dengan peralatan seadanya dan senyum tulus anak-anak antre untuk dicukur. Bukan hanya tentang penampilan, ini adalah menjadi wujud perhatian akan kebersihan dan kerapian anak-anak yang selama ini sulit mendapatkan akses layanan dasar seperti potong rambut.

Adolf Ball, salah satu orang tua anak mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Anak-anak jadi bersih, rapi, dan senang. Biasa susah cari tukang cukur, apalagi jauh kemana-kemana dari sini.” ucapnya.

Momen kecil ini menjadi potret besar dari wajah persaudarann yang ditunjukkan Satgas Yonif 512/QY di wilayah pedalaman Papua. Tak hanya mengamankan batas negeri, tapi juga merawat senyum anak-anak bangsa.

Purna Tugas 14 Prajurit: Penghormatan di Tugu Pahlawan untuk Dedikasi dan Pengabdian yang Tanpa Cacat.

SURABAYA – Tugu Pahlawan yang selama ini menjadi simbol perjuangan arek-arek Suroboyo, kembali menjadi saksi bisu momen bersejarah. Sebanyak 14 prajurit Kodim 0830/Surabaya secara resmi diwisuda dalam upacara purna tugas yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., Jumat (25/7/2025). Selain itu, dua prajurit lainnya dilepas karena mutasi ke satuan baru.

Upacara dilangsungkan dengan penuh khidmat di Lapangan Tugu Pahlawan Sepuluh November, Jalan Pahlawan, Alun-Alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Kehadiran para prajurit yang telah menyelesaikan masa baktinya kepada TNI AD disambut dengan penghormatan tinggi dari rekan sejawat serta keluarga besar Kodim 0830/Surabaya.

Dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara, Kolonel Didin menyampaikan rasa bangga dan penghargaan yang mendalam atas loyalitas dan dedikasi para prajurit selama bertugas. Ia menegaskan bahwa melepas prajurit purna tugas bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk penghormatan atas pengabdian tanpa cela.

“Merupakan suatu kehormatan untuk mengantarkan rekan-rekan hingga akhir masa baktinya kepada TNI AD tanpa cacat atau masalah. Kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan,” tegas Kolonel Didin.

Lebih jauh, Dandim juga memberikan pesan kepada para wisudawan agar terus menjadi teladan di lingkungan masyarakat setelah kembali ke kehidupan sipil. Ia mengajak mereka untuk tetap menjaga nama baik institusi dan menjalin hubungan emosional dengan keluarga besar TNI.

“Silaturahmi jangan sampai terputus. Ikatan emosional dengan keluarga besar TNI tetap harus dijaga,” pesannya mengakhiri sambutan.

Acara ditutup dengan pemberian cinderamata serta ucapan selamat dari seluruh peserta upacara kepada para wisudawan dan prajurit pindah satuan. Momen haru tak terelakkan ketika keluarga turut memberikan pelukan hangat, sebagai bentuk kebanggaan atas pengabdian para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara ini menjadi pengingat bahwa masa tugas boleh berakhir, namun semangat pengabdian dan jiwa ksatria tetap melekat sepanjang hayat.

Dukungan Babinsa dalam Ketahanan Pangan: Panen Padi di Desa Lumbang Berhasil dengan Baik.

Probolinggo, 25 Juli 2025 — Kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terlihat nyata di Dusun Tengir, Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Pada hari Rabu, 25 Juli 2025, Babinsa Koramil 0820-09/Lumbang, Koptu Dadang Wibi, melaksanakan kegiatan pendampingan panen padi milik Bapak Susi, seorang petani setempat.

Kegiatan panen yang berlangsung dengan lancar tersebut menghasilkan sebanyak 27 sak gabah, yang menjadi bukti kerja keras petani dan dukungan aktif dari TNI dalam mendampingi masyarakat di sektor pertanian.

Koptu Dadang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari wujud nyata peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat hubungan emosional dan sosial antara TNI dan masyarakat.

“Kami hadir untuk membantu dan memberi semangat kepada para petani, karena ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. TNI siap mendampingi rakyat di segala bidang,” ujarnya di sela kegiatan panen.

Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa tidak hanya sebatas tenaga fisik, tetapi juga memberikan motivasi serta edukasi kepada petani agar lebih semangat dan optimal dalam bertani.

Dengan kegiatan ini, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Lumbang semakin meningkat dan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin erat demi mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Gowes Bersama Forkopimda Probolinggo: Memperkenalkan Koperasi kepada Generasi Muda

Probolinggo, Dalam rangka gebyar memperingati hari koperasi ke 78 tahun 2025, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya gowes bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo dengan mengambil start dan finish depan kantor Walikota Probolinggo, Sabtu (26/7).

Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan, gowes bersama ini disamping berolahraga sekaligus ingin mengenalkan koperasi kepada masyarakat umum. Harapannya koperasi bisa dikenal juga pada generasi muda.

Semoga koperasi di Kota Probolinggo semakin maju dan berkembang sebagaimana cita – cita Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia. “Bahwa koperasi itu merupakan soko guru perekonomian Indonesia yang memiliki tujuan mulia mensejahterahkan anggotanya dan masyarakat di sekitarnya,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Dandim menambahkan bahwa jumlah koperasi di kota ini sebanyak 234 koperasi, namun yang aktif hanya 154 koperasi. “Sesuai dengan tema hari koperasi Ke 78 koperasi maju Indonesia adil makmur semoga seluruh gerakan koperasi di Kota Probolinggo lebih semangat, kreatif dan meningkatkan usahanya sehingga benar – benar menjadi lembaga yang mensejahterakan anggotanya,”ujarnya.

Lebih lanjut perwira berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan bahwa hari koperasi nasional ini juga ditandai dengan launching koperasi merah putih yang dilakukan secara serentak di Indonesia termasuk di Kota Probolinggo. “Sementara untuk rangkaian peringatan hari koperasi di Kota Probolinggo juga dilaksanakan upacara, tasyakuran, gowes dan pemilihan duta koperasi,”tuturnya.

Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 3/AC Amankan TKI Non-Prosedural di Perbatasan Nanga Badau

Nanga Badau – Anggota Pos Kotis Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 3/AC berhasil mengamankan satu orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Non-Prosedural yang berupaya melintasi perbatasan melalui jalur tidak resmi (jalan tikus). Sabtu, (26/7/2025).

Penangkapan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB saat personel Satgas Pamtas melaksanakan jaga di sektor jalur perbatasan wilayah Perbatasan, Kec. Badau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat. Petugas mencurigai gerak-gerik satu orang yang muncul dari arah Malaysia dan melewati kawasan ladang sawit tanpa melalui pos pemeriksaan resmi.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, diketahui bahwa orang tersebut adalah seorang pria berinisial LM (36), warga asal Sungai Beliung Kec. Pontianak Barat, Kab. Pontianak Kalimantan Barat. Ia mengaku baru kembali dari Malaysia, setelah bekerja secara ilegal selama lebih dar lima bulan. LM tidak memiliki dokumen resmi seperti paspor atau surat jalan dari instansi terkait.

Dansatgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 3/AC, Letkol Kav Alfid Dwi Arisanto, S.Sos, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan negara dan mencegah perlintasan ilegal di wilayah perbatasan.

“Kami terus meningkatkan patroli dan pengawasan di sektor-sektor rawan perlintasan ilegal. Penangkapan TKI Non-Prosedural ini menjadi bukti nyata bahwa jalan tikus masih menjadi jalur favorit untuk aktivitas lintas batas ilegal,” ujar Dansatgas.

Selanjutnya, orang tersebut telah diserahkan kepada pihak Imigrasi Badau untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 3/AC mengimbau kepada masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri agar menempuh jalur yang legal dan sesuai prosedur demi keamanan dan keselamatan diri.