Latihan Lapangan Kodim Tulungagung Latih Kesiapsiagaan Gabungan Hadapi Bencana Alam Besar

Tulungagung – Hari ketiga pelaksanaan Latihan Lapangan Kodim 0807/Tulungagung berlangsung di kawasan Pantai Popoh dan Pantai Sidem, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Rabu (15/10/2025). Kegiatan ini diisi dengan simulasi terpadu penanganan dan evakuasi korban bencana alam.

Simulasi melibatkan sinergi berbagai unsur seperti personel TNI, BPBD Tulungagung, Basarnas, PMI, Damkar, serta tim kesehatan. Mereka berkolaborasi secara solid mengevakuasi korban gempa bumi dan tsunami, melatih koordinasi lintas instansi dalam menghadapi situasi darurat secara cepat dan efektif.

Dalam skenario latihan, tim gabungan mengevakuasi korban luka dan meninggal di beberapa titik, mulai dari bibir pantai hingga area laut. Proses penyelamatan di laut dilakukan menggunakan perahu aret untuk memastikan seluruh korban dibawa ke lokasi aman dan ditangani medis.

Pasiops Kodim 0807/Tulungagung, Kapten Inf Sugeng, menjelaskan bahwa simulasi lapangan ini menjadi puncak seluruh rangkaian kegiatan latihan. “Simulasi ini menggambarkan kondisi nyata saat terjadi bencana, sehingga melatih kecepatan, ketepatan, serta kerja sama antarpihak,” ujarnya.

Latihan gabungan ini juga menjadi sarana evaluasi kesiapsiagaan setiap unsur dalam menghadapi potensi bencana di wilayah pesisir selatan Tulungagung. Kegiatan berlangsung tertib dan aman dengan dukungan penuh dari masyarakat sekitar yang turut menyaksikan proses latihan.

Melalui latihan terpadu ini, Kodim 0807/Tulungagung berharap seluruh instansi terkait semakin solid dan siap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayah, demi keselamatan dan keamanan masyarakat Tulungagung serta sekitarnya.

Dandim 0830/Surabaya Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih Dukung Ekonomi Masyarakat

Surabaya – Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han., didampingi Kepala Staf Kodim (Kasdim) Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E., M.Tr.(Han), meninjau pembangunan Koperasi Merah Putih di Jalan Tambak Wedi Lama, Komplek KMS, RW 1 RT 1, Kelurahan Tambak Wedi, Rabu (15/10/2025).

Peninjauan tersebut menandai dukungan penuh TNI terhadap program ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Dandim dan jajaran menjadi bentuk komitmen nyata untuk memperkuat peran koperasi sebagai pilar kemandirian ekonomi warga Surabaya.

Kolonel Inf Bambang Raditya menyampaikan bahwa pendirian Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi wadah ekonomi produktif yang berkelanjutan. “Dengan adanya koperasi ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjadi contoh pengelolaan ekonomi yang sehat dan transparan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasdim Letkol Inf Ahmad Fauzi menambahkan bahwa keberadaan koperasi juga merupakan langkah strategis dalam mendukung program pemerintah di bidang pemberdayaan ekonomi. Ia menilai koperasi mampu menciptakan lapangan usaha dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Tambak Wedi beserta staf, Danramil 0830-12 Kenjeran, Babinsa, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka memperlihatkan sinergi lintas elemen dalam membangun kesejahteraan berbasis ekonomi rakyat.

Dandim 0830/Surabaya berharap keberadaan Koperasi Merah Putih dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi model pemberdayaan ekonomi lokal yang berlandaskan semangat gotong royong dan nasionalisme.

Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo Tekankan Pentingnya Wawasan Kebangsaan bagi Taruna PPI Madiun

Madiun – Wawasan kebangsaan menjadi landasan penting dalam membentuk karakter dan integritas generasi muda. Hal tersebut disampaikan Pasibinpuanter Korem 081/DSJ Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo saat memberikan ceramah kebangsaan kepada para taruna Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, Rabu (15/10/2025).

Mayor Timbul menjelaskan, wawasan kebangsaan mencakup cara pandang dan sikap bangsa Indonesia terhadap diri sendiri serta lingkungannya, yang menempatkan persatuan, kesatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai hal utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan meliputi kesadaran akan jati diri bangsa, rasa cinta tanah air, menghormati perbedaan, serta komitmen menjaga kedaulatan negara. “Dengan wawasan kebangsaan, kita mampu memperkuat keharmonisan dan stabilitas nasional di tengah tantangan global,” tegas Mayor Timbul.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan menjadi pondasi membentuk generasi muda yang berdaya saing, berintegritas, dan memiliki semangat bela negara. Ia menekankan pentingnya generasi muda tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Mayor Timbul juga berpesan kepada para taruna PPI Madiun agar bersungguh-sungguh dalam belajar dan mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin bangsa. “Kalian adalah generasi masa depan bangsa yang akan menentukan arah Indonesia ke depan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran kebangsaan yang kuat di kalangan generasi muda, khususnya para taruna PPI Madiun, agar mampu berkontribusi nyata dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa di masa mendatang.

Satgas TMMD ke-126 Mojokerto Gelar Penyuluhan Adminduk Tingkatkan Pelayanan Publik Desa Sumbertanggul

Mojokerto – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0815/Mojokerto kembali melanjutkan sasaran nonfisik dengan menggelar penyuluhan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Kegiatan ini berfokus pada Pelayanan Publik dan Administrasi Kependudukan di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Rabu (15/10/2025).

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan yang benar. Narasumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mojokerto, Adi Sucipto dan Siti Mariyah, menjelaskan secara rinci prosedur pengurusan dokumen kependudukan dan layanan publik terkait.

Kepala Desa Sumbertanggul, Candra Pambudi, S.T., menyampaikan apresiasi atas inisiatif TMMD dan Dukcapil. “Kami sangat terbantu. Warga kini lebih memahami tata cara pengurusan dokumen Adminduk. Ini penting untuk kepastian hukum dan peningkatan layanan publik,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Anggota Satgas TMMD 126/Mojokerto, Serka Indra Rizal Subekti, Serda Fiar, Kopka Erwin, dan Pratu Solikhan, bersama Babinkamtibmas, perangkat desa, serta puluhan warga yang tampak antusias mengikuti penyuluhan hingga selesai.

Seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan nonfisik TMMD ke-126 berlangsung tertib dan lancar. Melalui kegiatan ini, Kodim 0815/Mojokerto terus menegaskan komitmennya mendukung pembangunan yang berkelanjutan, tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga penguatan sumber daya manusia dan pelayanan masyarakat.

Kodim 0806/Trenggalek Tanamkan Nilai Kebangsaan Anak Usia Dini Lewat Outing Class Edukatif

Trenggalek – TNI melalui satuan teritorialnya kembali memperlihatkan wajah humanis dalam membangun karakter bangsa sejak usia dini. Di Kabupaten Trenggalek, prajurit Kodim 0806 menjadi ikon baru kegiatan pendidikan nonformal bagi anak-anak sekolah melalui program outing class yang sarat nilai kebangsaan.

Rabu (15/10/2025), PAUD Gugus 5 Kecamatan Pogalan mendapat kesempatan mengikuti outing class di Markas Kodim 0806/Trenggalek. Sejak pagi, suasana Makodim tampak semarak oleh tawa anak-anak. Para prajurit menyambut ramah dan mempersiapkan kegiatan edukatif bernuansa nasionalisme yang menyenangkan.

Pelda Suwoto, prajurit pilihan Kodim, menjadi pemateri utama sesi Wawasan Kebangsaan. Dengan gaya komunikatif dan penuh canda, ia menanamkan semangat cinta tanah air dan gotong royong. “Anak-anak hebat harus cinta Indonesia,” ujarnya disambut riuh semangat peserta.

Kegiatan berlanjut dengan latihan dasar baris-berbaris (PBB) bersenjata yang dipandu Serka Pait dari Staf Operasional Kodim 0806/Trenggalek. Anak-anak tampak antusias menirukan setiap gerakan dasar, memperlihatkan semangat dan keceriaan belajar langsung dari prajurit TNI di lapangan.

Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., menegaskan Kodim terbuka bagi sekolah yang ingin belajar Wasbang dan kedisiplinan. Ia berharap kegiatan ini terus berjalan sebagai bentuk pembinaan karakter dan cinta tanah air bagi generasi penerus bangsa.

TMMD ke-126 Kodim Mojokerto Bangun Sumur Bor Dukung Program TNI Manunggal Air Bersih

Mojokerto, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0815/Mojokerto terus menunjukkan progres nyata di lapangan. Salah satu sasaran tambahan dalam kegiatan ini adalah pembangunan sumur bor yang menjadi bagian dari program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB).

Program unggulan Kasad ini bertujuan menyediakan akses air bersih bagi masyarakat pedesaan. Dari lima titik sasaran TMMD ke-126, salah satunya berada di Dusun Sumbertanggul, Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Progres pengeboran telah mencapai kedalaman 60 meter.

Pasiter Kodim 0815/Mojokerto, Kapten Cba Dodik Satrio Nugroho, menjelaskan di lokasi, Rabu (15/10/2025), bahwa hingga hari ketujuh pelaksanaan TMMD, progres pembangunan sumur bor telah mencapai sekitar 20 persen sejak kegiatan dibuka pada 8 Oktober 2025.

“Pengerjaan sasaran tambahan berupa sumur bor ini merupakan tindak lanjut dari program prioritas Kasad untuk mendukung ketersediaan air bersih di wilayah yang membutuhkan. Hingga saat ini, progres pengerjaan sudah mencapai 20 persen dengan kedalaman pengeboran mencapai 60 meter,” ungkap Kapten Dodik.

Kapten Dodik menambahkan bahwa keberadaan sumur bor tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar, terutama pada musim kemarau. “Kami berharap fasilitas ini nantinya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga, dan menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah rakyat,” pungkasnya.

Babinsa Blega Dampingi Proyek Optimasi Lahan Dukung Pembangunan Infrastruktur Desa Lomaer

Bangkalan — Babinsa Koramil 0829-09/Blega, Sertu Akhmad Syaiful Bahri, melaksanakan kegiatan pendampingan pengerjaan proyek optimasi lahan (oplah) di Dusun Gin Laok, Desa Lomaer, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Rabu (15/10/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembangunan dengan dukungan alat berat berupa excavator melalui anggaran tahun 2025. Pendampingan Babinsa bertujuan memastikan kegiatan berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberi manfaat bagi masyarakat setempat.

Sertu Akhmad Syaiful Bahri menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mempercepat pembangunan di desa. “Kami ikut membantu dan mengawasi agar pelaksanaan kegiatan ini berjalan sesuai rencana dan membawa dampak positif bagi warga,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan mendapat sambutan baik dari masyarakat Desa Lomaer yang antusias menyambut adanya pembangunan infrastruktur di wilayah mereka.

Babinsa Jogoroto Dampingi Petani Desa Jarakkulon Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Jombang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0814-18/Jogoroto Serka Syaipul Amin melaksanakan pendampingan kepada petani di Desa Jarakkulon, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini dilakukan dengan membantu proses pengairan tanaman jagung di lahan milik petani binaan bersama PPL setempat. (Rabu, 15/10/2025)

Serka Syaipul Amin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memotivasi para petani agar lebih semangat dalam mengolah lahan dan meningkatkan hasil produksi pertanian. “Dengan turun langsung ke sawah, kami berharap dapat memberikan dorongan dan semangat kepada petani dalam mengoptimalkan hasil panen,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 0814-18/Jogoroto Kapten Inf Muhammad Usman menegaskan bahwa Babinsa akan terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani sebagai wujud nyata TNI dalam membantu pemerintah mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

Babinsa Desa Sumberkare Dukung Sosialisasi PKH Wujudkan Kesejahteraan Keluarga Pra-Sejahtera

Probolinggo – Dalam upaya memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah desa, Serda Bahrin, Babinsa Desa Sumberkare Koramil 0820-07/Wonomerto, menghadiri kegiatan Sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH) yang digelar di Balai Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, pada Rabu (15/10/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sumberkare ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang maksud, tujuan, dan manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Serda Bahrin menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memahami serta mendukung pelaksanaan program pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata. Ia juga menegaskan bahwa TNI selalu siap mendukung kegiatan positif yang menyentuh langsung kepentingan warga di wilayah binaannya.

“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat bisa memahami dengan jelas tujuan dari PKH, sehingga tidak timbul kesalahpahaman dan program bisa berjalan tepat sasaran,” ujar Serda Bahrin di sela kegiatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Desa Sumberkare, Babinsa Desa Sumberkare, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Sumberkare yang tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat dalam mendukung program-program kesejahteraan yang dicanangkan pemerintah pusat.

Program TNI AD Menyatu dengan Alam Pulihkan Ekosistem Lereng Gunung Lawu

Ngawi – Kita tentu masih mengingat peristiwa kebakaran hebat yang melanda kawasan Gunung Lawu pada Oktober 2023. Kebakaran tersebut menghanguskan lebih dari 1.900 hektare lahan yang tersebar di tiga kabupaten, yaitu Ngawi, Magetan, dan Karanganyar.

Dua tahun berselang, kondisi kawasan tersebut telah berubah drastis. Lahan-lahan yang sebelumnya gersang dan gundul akibat kebakaran, kini telah hijau kembali dengan berbagai tanaman produktif yang ditanam melalui program TNI AD Menyatu dengan Alam yang diprakarsai oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Desember 2023.

Hartoyo, warga Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, mengapresiasi langkah TNI AD yang telah melakukan penghijauan kembali di lereng Gunung Lawu. Ia menyebut, program tersebut sangat berdampak positif bagi kelestarian alam dan dapat mencegah terjadinya bencana alam.

“Kegiatan (penghijauan) yang dilakukan di lereng Gunung Lawu bersama bapak-bapak dari TNI Angkatan Darat kemarin sangat bermanfaat. Program ini tidak hanya membantu dalam mencegah kebakaran hutan, tetapi juga berperan penting dalam menahan erosi tanah,” kata pria paruh baya itu di lokasi lahan bekas kebakaran yang kini telah hijau kembali, Selasa (14/10/2025). Selain itu, menurutnya, tanaman produktif seperti kopi, duwet, dan nangka yang telah ditanam turut memberi nilai tambah bagi perekonomian warga. Selain berfungsi menjaga ekosistem, hasil dari tanaman tersebut juga bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Lawu Utara itu pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD yang dinilainya sangat peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga berharap, kegiatan positif semacam itu dapat terus dilakukan.

“ Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas program dari TNI Angkatan Darat ini. Semoga ke depannya program-program seperti ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan, khususnya dari ancaman kebakaran hutan,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa program TNI AD Menyatu dengan Alam merupakan salah satu inisiatif TNI AD yang bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menjaga kelestarian kawasan hutan nasional. “Dengan menggandeng pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya, TNI AD berupaya menjaga kelestarian alam, khususnya kawasan hutan yang rawan bencana. Jadi tidak hanya di Gunung Lawu, tetapi juga di kawasan-kawasan rawan bencana lainnya di seluruh Indonesia,” terangnya.

Sejalan dengan itu, Untoro juga mengingatkan bahwa upaya menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya satu institusi. “Menjaga kelestarian alam adalah tugas kita semua. Ini merupakan investasi jangka panjang yang penting demi keberlangsungan hidup generasi yang akan datang,” sebutnya.