Babinsa Sepulu Sigap Evakuasi Warga Tersambar Petir di Tengah Sawah

BANGKALAN – Hujan deras disertai petir yang melanda wilayah Kecamatan Sepulu pada Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 11.20 WIB menyebabkan seorang warga Dusun Sibalan, Desa Kelbung, tersambar petir saat berada di sawah. Korban bernama Marsunah (55), seorang petani setempat.

Menurut keterangan keluarga, sebelum berangkat ke sawah korban sempat diingatkan agar menunggu hujan reda. Namun saat cuaca tampak mulai terang, korban tetap berangkat. Tak lama kemudian petir menyambar dan mengenai tubuh korban bagian kiri hingga membuatnya tak sadarkan diri.

Mendapat laporan warga, Babinsa Koramil 0829-16/Sepulu Serka Purwanto dan Sertu Wahyu Handoyo bersama anggota Polsek Sepulu segera menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi. Dengan sigap, mereka bersama keluarga mengevakuasi korban ke Puskesmas Sepulu untuk mendapatkan perawatan medis.

Setibanya di Puskesmas, korban langsung mendapat tindakan darurat dari tim medis. Berkat respons cepat aparat dan tenaga kesehatan, kondisi Ibu Marsunah kini mulai sadar dan masih dalam perawatan intensif di ruang pemulihan.

Serka Purwanto menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih berhati-hati saat cuaca ekstrem. “Kami imbau masyarakat menunda aktivitas di sawah atau ladang ketika hujan disertai petir demi keselamatan,” ujarnya.

Ia berharap warga semakin waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu. Kewaspadaan dan kerja sama antara aparat dan masyarakat menjadi kunci dalam mengantisipasi potensi bahaya di lingkungan sekitar.

Sinergi TNI Polri dan Damkar Trenggalek Evakuasi Ular Piton di Permukiman Warga

TRENGGALEK – Sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, dan Damkar Trenggalek kembali diuji dalam situasi darurat permukiman warga. Seekor ular piton sepanjang empat meter berhasil dievakuasi dari lingkungan padat penduduk di Dusun Krajan, Desa Puru, Kecamatan Suruh, Rabu pagi (22/10/2025).

Informasi pertama datang dari Nanang, warga setempat, sekitar pukul 06.10 WIB. Saat hendak memberi makan ayam, ia menyadari ada ayam hilang secara tidak wajar. Setelah memeriksa pagar samping rumah, ia melihat ular piton besar melilit tiang dan segera menghubungi Babinsa Puru, Serda Alvian.

Merespons laporan tersebut, Serda Alvian dari Posramil 0806/Suruh langsung melakukan koordinasi terpadu. Ia menghubungi Polsek Suruh serta Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek untuk menuju lokasi. Dalam waktu kurang dari 10 menit, seluruh unsur gabungan tiba di tempat kejadian.

Situasi langsung dikendalikan dengan taktis. Warga diminta menjaga jarak demi keamanan, terutama anak-anak dan lansia yang sempat mendekat karena penasaran. Akses belakang rumah juga diamankan agar ular tidak berpindah ke area sulit dijangkau.

Proses penangkapan berlangsung dramatis namun terkendali. Ular sempat bergerak ke arah kebun, namun personel berhasil mengamankan tubuh dan kepala reptil menggunakan tongkat penangkap satwa. Evakuasi selesai aman tanpa risiko pada warga maupun petugas.

Ular kemudian diserahkan kepada petugas Damkar Trenggalek untuk penanganan lanjutan dan dipindahkan ke penangkaran. Serda Alvian menegaskan pentingnya kecepatan komunikasi warga dalam menghadapi situasi berpotensi bahaya. Ia berharap sinergi lintas sektor terus terjaga untuk menjaga keamanan lingkungan masyarakat.

Babinsa Plandaan Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Disiplin Siswa SD di Jombang

JOMBANG – Dalam upaya menanamkan semangat cinta tanah air sejak dini, Babinsa Desa Plandaan Koramil 0814-08/Plandaan, Sertu Rikzal memberikan materi wawasan kebangsaan dan pelatihan peraturan baris berbaris (PBB) kepada siswa SD Plandaan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Rabu (22/10/2025).

Kegiatan yang diikuti dengan antusias oleh para siswa ini bertujuan menumbuhkan rasa nasionalisme, disiplin, dan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, Babinsa berupaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan agar generasi muda memiliki karakter kuat dalam mencintai bangsa dan negara.

Dalam penyampaiannya, Sertu Rikzal menjelaskan pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta bangga terhadap simbol-simbol negara seperti bendera Merah Putih dan lagu Indonesia Raya. Ia juga menekankan pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Selain memberikan materi wawasan kebangsaan, Babinsa juga melatih peraturan baris berbaris untuk meningkatkan kedisiplinan dan kekompakan siswa. Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat, diwarnai antusiasme siswa yang berusaha mengikuti setiap instruksi dengan baik.

Kepala Sekolah SD Plandaan menyampaikan apresiasi kepada Babinsa atas dedikasi dan kepeduliannya dalam membina karakter siswa. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki dampak positif dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air di lingkungan pendidikan dasar.

Diharapkan melalui kegiatan ini, semangat nasionalisme dan kedisiplinan terus tumbuh dalam diri para siswa, sehingga terbentuk generasi muda yang berkarakter kuat, cinta tanah air, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Babinsa Koramil Kudu Lakukan Komsos Dukung Ketahanan Pangan di Musim Kemarau

JOMBANG – Babinsa Koramil 0814-09/Kudu, Sertu M. Mofik Afandi melaksanakan anjangsana ke wilayah binaan di Desa Sumberteguh untuk melakukan komunikasi sosial (Komsos) bersama para petani cabai, guna mendengar langsung kondisi dan kendala di lapangan. Rabu (22/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Mofik berdialog dengan para petani yang tengah menghadapi tantangan pengairan di tengah musim kemarau. Ia menegaskan pentingnya menjaga solidaritas antarpetani serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi keterbatasan sumber air yang berpengaruh pada hasil pertanian.

Selain itu, Babinsa juga memberikan masukan terkait pengaturan pola tanam dan penggunaan air secara efisien. Ia mengingatkan bahwa kolaborasi antara petani dan pemerintah menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah pedesaan yang rentan kekeringan.

Warga dan perangkat desa mengapresiasi langkah aktif Babinsa yang turun langsung memberikan motivasi dan solusi di lapangan. Kehadirannya dinilai mampu memperkuat semangat petani dalam menghadapi situasi sulit dan menjaga produktivitas pertanian tetap berjalan baik.

Sertu Mofik menyampaikan bahwa kegiatan Komsos ini merupakan bagian dari tugas TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. “Kami hadir bukan hanya untuk pengamanan wilayah, tetapi juga memastikan masyarakat tetap produktif di segala kondisi,” tegasnya.

Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara Babinsa dan masyarakat desa semakin erat, serta mampu mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan di tengah tantangan perubahan musim.

TK Kartika IV-20 Ponorogo Gelar Eduwisata Kenalkan Cinta Alam Sejak Usia Dini

PONOROGO – Para siswa-siswi Yayasan Kartika Jaya (YKJ) TK Kartika IV-20 Kodim Ponorogo melakukan kegiatan eduwisata ke Penangkaran Burung Merak Dalem Kerto, Dusun Gentan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan berlangsung penuh antusias dan kegembiraan. Rabu (22/10/2025).

Acara dipandu langsung oleh Kepala TK Kartika IV-20 Ponorogo, Sukowarni, S.Pd., bersama guru pendamping, pengurus Yayasan Kartika Jaya, dan beberapa prajurit Kodim 0802/Ponorogo. Dengan kendaraan dinas Kodim, anak-anak tampak ceria selama perjalanan sambil bernyanyi penuh semangat menuju lokasi eduwisata.

Setibanya di lokasi, para siswa terlihat antusias menyaksikan secara dekat burung merak yang terkenal dengan keindahan bulunya. Tak hanya itu, mereka juga belajar mengenal peternakan kambing, kebun jambu kristal, dan kolam ikan hias sebagai bagian dari pembelajaran langsung di alam.

Menurut Sukowarni, S.Pd., kegiatan ini menjadi langkah positif dalam menumbuhkan rasa cinta anak terhadap alam dan ciptaan Tuhan. “Eduwisata ini bertujuan memberikan wawasan nyata kepada anak-anak tentang kebesaran ciptaan Tuhan,” ujar Sukowarni di sela kegiatan edukatif tersebut.

Bendahara Yayasan TK Kartika IV-20 Ponorogo, Ibu Eko Hadi, mewakili Ketua Yayasan Ibu Dina Soerjono yang juga Ketua Persit KCK Cabang XVI Dim Ponorogo, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia menilai eduwisata dapat membentuk kemandirian serta meningkatkan kreativitas anak melalui interaksi langsung dengan lingkungan.

Kegiatan eduwisata ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang peduli terhadap alam dan memiliki rasa ingin tahu tinggi melalui pembelajaran menyenangkan di luar kelas.

Babinsa Turun Langsung Dampingi Petani Panen Kubis Dukung Ketahanan Pangan Nasional

PASURUAN – Suasana hangat penuh semangat tampak di Desa Blarang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, saat panen kubis dilakukan di lahan pertanian milik Bapak Salam, salah satu petani setempat. Kegiatan ini terasa istimewa karena turut melibatkan Koptu Arif Kurniawan, Babinsa Gendro dari Koramil 0819-24/Tutur, yang aktif mendampingi para petani dalam mendukung ketahanan pangan wilayah. Rabu (22/10/2025).

Kerja sama antara TNI dan petani ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian adalah urusan bersama. Koptu Arif tampak akrab dan sigap membantu proses panen mulai dari pencabutan hingga pengumpulan hasil. Dukungan langsung dari Babinsa seperti ini memberi semangat tersendiri bagi petani, terutama di wilayah pegunungan yang masih mengandalkan pertanian sebagai sumber penghidupan utama.

“Dalam situasi apa pun, ketahanan pangan adalah fondasi penting bagi ketahanan negara. Kehadiran kami di lapangan bukan sekadar simbol, tapi bentuk nyata bahwa TNI siap mendampingi rakyat, khususnya petani,” ujar Koptu Arif Kurniawan saat ditemui di sela kegiatan panen. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat harus terus diperkuat demi kesejahteraan bersama.

Sementara itu, Bapak Salam selaku pemilik lahan merasa terbantu dan bangga bisa panen bersama Babinsa. “Alhamdulillah, hasil panennya bagus. Kami senang karena Babinsa juga peduli dengan kami para petani. Semoga ke depan kerja sama seperti ini terus berjalan,” ungkapnya.

Kebersamaan seperti ini menjadi gambaran harmoni antara TNI dan rakyat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Satgas TMMD Percepat Rehab Atap SDN Sumbertanggul 2 Demi Keselamatan Siswa

Mojokerto – Program TMMD ke-126 Kodim 0815/Mojokerto terus menunjukkan progres signifikan di berbagai sasaran fisik. Salah satu sasaran yang menjadi perhatian utama adalah rehab atap Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sumbertanggul 2, yang kini telah mencapai 85 persen pengerjaan dari total tiga ruang kelas yang direhab.

Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Sumbertanggul, Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Rabu (22/10/2025), sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan dan fasilitas belajar bagi generasi penerus bangsa di wilayah pedesaan.

Pantauan di lapangan, anggota Satgas TMMD bersama warga bergotong-royong mengganti rangka dan penutup atap sekolah yang sudah lapuk. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran pekerjaan, sementara semangat kebersamaan tampak dari interaksi antara personel TNI dan masyarakat yang saling membantu dalam proses pengerjaan.

Danki Satgas TMMD ke-126 Kapten Inf Warsito menjelaskan, kegiatan rehab ini menjadi prioritas karena kondisi atap sekolah sebelumnya sudah tidak layak dan membahayakan keselamatan siswa. “Kami berupaya mempercepat penyelesaian rehab atap SDN Sumbertanggul 2 agar segera dapat digunakan kembali secara maksimal. Saat ini progresnya sudah mencapai 85 persen dan diharapkan dalam waktu dekat bisa rampung seluruhnya. Sekolah ini merupakan sarana penting bagi anak-anak di Desa Sumbertanggul, sehingga kami ingin memastikan mereka belajar dalam kondisi yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapten Warsito menambahkan, semangat gotong royong masyarakat sangat membantu percepatan pekerjaan di lapangan. “Kami mengapresiasi antusiasme warga yang ikut turun tangan bersama Satgas TMMD. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa,” tambahnya.

Dengan capaian progres 85 persen ini, diharapkan rehab SDN Sumbertanggul 2 segera selesai dan dapat memberikan manfaat nyata bagi ratusan siswa yang bersekolah di tempat tersebut.

Babinsa Patihan Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani di Lahan Padi Madiun

Madiun – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaannya, Babinsa Kelurahan Patihan, Posramil 0803-18/Manguharjo, Sertu Sumarno turut membantu warga petani melaksanakan kegiatan penyiangan lahan padi, Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Babinsa terhadap ketahanan pangan nasional.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan hasil pertanian sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat. Sertu Sumarno tampak berbaur dengan para petani, ikut mencabut gulma yang tumbuh di antara tanaman padi agar pertumbuhannya lebih optimal dan hasil panen meningkat.

“Penyiangan ini penting dilakukan agar tanaman padi tidak terganggu oleh rumput liar yang bisa menghambat pertumbuhan dan menurunkan hasil panen. Kami terus mendorong petani agar tetap semangat mengelola lahan pertaniannya,” ujar Sertu Sumarno di sela kegiatan.

Sementara itu, salah satu petani setempat, Bapak Suyono, mengaku senang dengan kehadiran Babinsa yang turut membantu di sawah. “Kami merasa terbantu dengan Pak Babinsa yang mau turun langsung ke lapangan. Kehadiran beliau memberi semangat bagi kami untuk terus bekerja demi hasil panen yang lebih baik,” ungkapnya.

Kegiatan pendampingan petani oleh Babinsa ini menunjukkan kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.

Dengan kerja sama yang terus terjalin antara Babinsa dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal serta memberikan hasil positif bagi peningkatan kesejahteraan petani di wilayah Madiun.

Satgas TMMD Kodim 0815 Maksimalkan Pembangunan Lima Titik Sumur Bor di Mojokerto

Mojokerto – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 Kodim 0815/Mojokerto terus menunjukkan progres positif di berbagai sasaran fisik maupun nonfisik. Salah satu yang menjadi fokus percepatan kali ini adalah sasaran tambahan program unggulan Kasad berupa pembangunan lima titik sumur bor (TMAB) di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Secara keseluruhan, progres pengerjaan TMAB telah mencapai 70 persen, dengan rincian tiga titik telah rampung dan dua titik tengah dikerjakan. Khusus sumur bor di Dusun/Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, saat ini pengerjaannya telah mencapai 50 persen.

Pantauan di lapangan, anggota Satgas TMMD Kodim 0815/Mojokerto bersama warga setempat tampak bergotong-royong menggali tanah dan menyiapkan pondasi untuk tandon air yang akan menjadi bagian utama dari instalasi sumur bor. Proses ini dilakukan secara manual dengan peralatan sederhana, namun semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci utama percepatan pembangunan.

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., selaku Dansatgas TMMD ke-126, menyampaikan, sasaran tambahan program unggulan Kasad ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah yang rawan kekeringan. “Pembuatan sumur bor ini merupakan bagian dari upaya nyata TNI AD untuk membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih, terutama di wilayah yang selama ini kesulitan air saat musim kemarau. Kami bersinergi dengan masyarakat agar pekerjaan dapat segera selesai dan bermanfaat bagi warga,” ujarnya.

Selain di Dusun Sumbertanggul, empat titik sumur bor lainnya berada di Dusun Wonokoyo, Dusun Sambigeneng Desa Kertosari, Dusun Bendorejo Desa Bendunganjati, dan Dusun Nampes Desa Payungrejo. Program TMMD ke-126 ini tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh sektor nonfisik seperti penyuluhan, pelayanan administrasi kependudukan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata, Satgas TMMD Kodim 0815/Mojokerto terus berupaya menyelesaikan seluruh sasaran tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.

Satgas TMMD Mojokerto Percepat Pembangunan Dua Pompa Air Pertanian di Sumbertanggul

MOJOKERTO — Satgas TMMD ke-126 Kodim 0815/Mojokerto terus memaksimalkan waktu pelaksanaan sasaran fisik di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Salah satu sasaran yang kini tengah dikebut pengerjaannya adalah pembangunan dua unit pompa air pertanian di Dusun Wonokoyo dan Dusun Wonosari, Rabu (22/10/2025).

Terlihat di lapangan, anggota Satgas TMMD bersama warga bergotong royong melanjutkan pekerjaan pengecatan dan penyempurnaan bangunan pompa air. Kegiatan dilakukan dengan penuh semangat, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik demi kepentingan bersama.

Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Cba Dodik Satrio Nugroho menjelaskan, pembangunan pompa air pertanian ini merupakan salah satu program vital TMMD yang manfaatnya akan langsung dirasakan oleh para petani di wilayah tersebut. Infrastruktur ini diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian desa.

“Pompa air ini nantinya akan membantu memperlancar pengairan lahan pertanian di wilayah Sumbertanggul dan sekitarnya, terutama saat musim kemarau. Dengan ketersediaan air yang cukup, produktivitas pertanian bisa meningkat dan kesejahteraan masyarakat pun diharapkan ikut terdongkrak,” terangnya.

Lebih lanjut, Kapten Dodik menambahkan, kedua titik pompa air tersebut akan mendukung sistem irigasi sederhana yang mengalir ke area persawahan warga. Pembangunan ini tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat agar mandiri dalam mengelola sumber daya air.

Diketahui, dari dua unit pompa air pertanian yang menjadi sasaran fisik TMMD ke-126 Kodim 0815/Mojokerto, pompa di Dusun Wonokoyo telah mencapai progres sekitar 55 persen, sementara di Dusun Wonosari mencapai 15 persen. Personel Satgas optimis proyek ini selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.