Kodam V/Brawijaya dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Keamanan Jalur Pipa BBM

Surabaya,– Pertamina Patra Niaga resmi menjalin kerjasama teknis dengan Kodam V/Brawijaya untuk mengamankan jalur pipa distribusi BBM bawah tanah di Jawa Timur. Kesepakatan ini ditandatangani di Makodam V/Brawijaya Jln. Raden Wijaya No.1 Surabaya. Kamis (21/11/2024)

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menjelaskan, pengamanan ini adalah bagian tugas TNI menjaga obyek vital nasional (obvitnas). “Sinergi ini menjadi wujud nyata peran TNI menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A.,.

Jalur pipa distribusi BBM menjadi vital karena mendukung pasokan BBM dari Fuel Terminal Tuban ke Integrated Terminal Surabaya. Upaya ini memastikan kelancaran distribusi energi ke seluruh wilayah Jawa Timur.

Perjanjian ini memperkuat keamanan aset strategis Pertamina dari potensi ancaman, termasuk pencurian dan sabotase. Kodam V/Brawijaya akan melakukan patroli rutin dan pengawasan jalur pipa bersama tim Pertamina.

Harry Malonda, Group Head Operation Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, menyatakan pentingnya pengamanan ini untuk mencegah gangguan yang dapat menghambat pasokan energi dan berdampak pada masyarakat luas.

Kerjasama ini juga mencakup pengamanan di jalur pipa FT Tuban, IT Surabaya, hingga Aviation Fuel Terminal Juanda. Langkah ini bertujuan menciptakan keamanan energi yang optimal di Jawa Timur.

Dengan pengamanan ini, distribusi BBM dapat berjalan lancar tanpa gangguan. Hal ini sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan memastikan keberlanjutan pasokan energi untuk masyarakat.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., berharap sinergi ini terus berjalan lancar. “Keamanan energi adalah tanggung jawab bersama. Kami optimis kerjasama ini berkontribusi besar bagi stabilitas energi dan kemajuan bangsa,” tutupnya.

Pangkogabwilhan II Gelar Kunjungan Kerja ke Markas Kodam Brawijaya

Surabaya,- Pangkogabwilhan II, Marsekal Madya TNI M. Khairil, menggelar kunjungan kerja ke Markas Komando Daerah Militer V/Brawijaya, Surabaya, pada Kamis (21/11/2024).

Kunjungan itu bertujuan untuk mempererat hubungan dan sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait dalam meningkatkan kesiapsiagaan operasional serta mendiskusikan strategi pengamanan wilayah di Jawa Timur.

Kunjungan kerja Pangkogabwilhan II tersebut disambut langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, beserta pejabat umum Kodam Brawijaya.

Dalam pertemuan yang diadakan di ruang rapat Makodam Brawijaya, kedua pimpinan tersebut membahas berbagai isu strategis terkait dengan stabilitas keamanan, kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan, dan penanganan situasi darurat.

Pangkogabwilhan II, Marsekal Madya TNI M. Khairil, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur.

“Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait agar kita dapat bekerja lebih optimal dalam menjaga stabilitas keamanan, baik dalam operasi militer maupun dalam tugas-tugas kemanusiaan,” ujarnya.

Selain itu, Pangkogabwilhan II juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Kodam Brawijaya dalam memperkuat pertahanan wilayah, serta berharap agar sinergi yang telah terjalin selama ini dapat semakin ditingkatkan untuk menghadapi tantangan yang ada di masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Mayjen TNI Rudy Saladin, menyampaikan laporan mengenai kesiapan operasional Satuan Kodam Brawijaya dalam mendukung berbagai kegiatan pengamanan, mulai dari pengamanan wilayah, penanggulangan bencana alam, hingga kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi ancaman keamanan.

“Kodam Brawijaya selalu siap bersinergi dengan Pangkogabwilhan II dalam mendukung tugas-tugas pengamanan wilayah Jawa Timur,” kata Pangdam.

Kunjungan ini, kata Pangdam, diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kerja sama antara TNI, Polri, dan pihak terkait lainnya.

“Terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur,” tandas Pangdam.

Terima Kunjungan Menteri Pekerjaan Umum, Pangdam V/Brawijaya komitmen dukung percepatan pembangunan infrastruktur.

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, menerima kunjungan resmi dari Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo di Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Kamis (21/11/2024).

Kunjungan itu bertujuan untuk memperkuat sinergi antara TNI, khususnya Kodam Brawijaya dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam upaya pembangunan infrastruktur di wilayah Jawa Timur.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Pangdam Brawijaya menyambut baik kedatangan Menteri Dody Hanggodo dan membahas berbagai program kerjasama antara Kodam dengan Kementerian PU, terutama terkait dengan pembangunan infrastruktur yang mendukung ketahanan wilayah dan kesejahteraan masyarakat di Jatim.

Kegiatan tersebut juga mencakup pembahasan mengenai peran TNI dalam mendukung proyek-proyek infrastruktur yang bersifat strategis, termasuk jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.

Berkaitan dengan hal itu, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, menyampaikan jika Kodam Brawijaya memiliki komitmen penuh dalam mendukung program pembangunan yang menjadi kebijakan Pemerintah, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum.

“Kodam Brawijaya siap bersinergi dengan Kementerian PU untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, yang merupakan salah satu pilar penting bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pangdam.

Kegiatan itu diakhiri dengan diskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam pembangunan infrastruktur di daerah, serta langkah-langkah yang perlu diambil untuk menyelesaikan kendala-kendala tersebut.

Mayjen TNI Rudy menegaskan jika pihaknya akan terus bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan instansi lainnya untuk mempercepat pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan antara TNI dan Pemerintah, serta mempercepat pelaksanaan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Jawa Timur, demi mewujudkan kemajuan ekonomi dan kesejahteraan rakyat,” tegas Pangdam.

Pangdam Brawijaya Turut Serta Resmikan Program Gugus Tugas Polri Dukung Ketahanan Pangan

Sidoarjo,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, turut serta dalam acara peluncuran Program Gugus Tugas Ketahanan Pangan yang berlangsung di Desa Bulalang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. Rabu (20/11/2024).

Program itu, diresmikan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Pelaksanan Gugus Tugas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Program itu, bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur melalui kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat setempat.

Program Gugus Tugas Ketahanan Pangan itu, dirancang untuk memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produksi pangan lokal, dan mendorong kemandirian pangan di daerah.

Selain itu, program tersebut juga bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian, pemberdayaan petani, serta distribusi pangan yang lebih efisien.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam mengatakan jika Kodam V/Brawijaya akan bersinergi dengan Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri dalam mensukseskan program Pemerintah, seperti melalui program pekarangan lahan bergizi dan program pemanfaatan lahan non produktif.

“Kami berharap, dengan dukungan semua pihak, khususnya petani lokal, ketahanan pangan di wilayah ini akan semakin baik. TNI siap memberikan dukungan penuh dalam mengawal program ini,” ujar Pangdam.

Tak hanya itu, peluncuran program itu juga disertai dengan penyerahan bibit pertanian dan beberapa alat pendukung pertanian oleh Panglima TNI dan Kapolri. Bantuan itu, diberikan kepada dua orang perwakilan dari Kelompok Tani. (*)

Mayjen TNI Rudy Saladin Dampingi Kunker Panglima TNI dan Kapolri di Surabaya

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, mendampingi kunjungan kerja yang dilakukan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Surabaya, Jawa Timur.

Kunjungan kedua petinggi TNI dan Polri itu, dilakukan dalam rangka meninjau kesiapan pengamanan yang akan dilakukan oleh personil TNI dan Polri selama pelaksanaan Pemilukada serentak 2024 di Jawa Timur.

Dalam Kunker yang dilakukan di Mapolda Jatim pada Selasa (19/11/2024) itu, Panglima TNI dan Kapolri meninjau perlengkapan pengamanan milik personil TNI-Polri.

Pada kesempatan tersebut, kedua petinggi TNI dan Polri tersebut juga mengadakan rapat koordinasi dengan jajaran TNI-Polri di Jawa Timur serta Pemerintah Daerah, guna memastikan sinergi yang optimal antara TNI, Polri, dan juga Pemerintah Daerah dalam menjaga keamanan dan kondusifitas di wilayah Jawa Timur.

Ditemui di sela pendampingan tersebut, Mayjen TNI Rudy Saladin, menegaskan jika Kodam V/Brawijaya siap mendukung dan selalu bersinergi dengan Polda Jatim untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan kondusifitas di wilayah Jawa Timur.

“Kami akan terus menjaga sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri agar wilayah Jawa Timur selalu aman dan nyaman serta kondusif bagi masyarakat, khususnya selama pelaksanaan Pemilukada,” kata Pangdam, singkat.

Tak hanya itu, Pangdam berharap jika kunker tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“TNI-Polri di Jawa Timur akan terus bersinergi dan berkoordinasi dalam mengawal pesta demokrasi yang aman dan damai,” tegasnya. (*)

Pangdam V/Brawijaya Pimpin Upacara Bendera, Serukan Netralitas TNI AD

Surabaya,– Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., memimpin Upacara Bendera 17an di Lapangan Brawijaya Surabaya. (Senin, 18/11/2024) Beliau membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD).

Dalam amanatnya, Kasad mengapresiasi dedikasi seluruh prajurit dan PNS TNI AD dalam menjalankan tugas negara. Selain itu Kasad juga menekankan pentingnya netralitas TNI AD menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak mendatang.

“TNI AD tetap menjaga netralitasnya dan tidak terlibat politik praktis,” tegas Mayjen Rudy Saladin saat menyampaikan amanat Kasad. Pesan ini menjadi komitmen TNI AD dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan.

Selain itu, Kasad menginstruksikan agar realisasi anggaran dievaluasi dengan seksama, memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan negara demi meningkatkan kinerja organisasi.

Kasad juga menekankan kesiapan menghadapi bencana alam dan bahaya digital, seperti judi online dan pinjaman ilegal, dengan edukasi masyarakat untuk mengurangi dampak buruknya terhadap kehidupan sosial.

Melalui amanat tersebut, TNI AD diharapkan tetap solid, profesional, dan adaptif menghadapi tantangan, baik fisik maupun digital, demi melindungi kedaulatan negara serta kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Semoga TNI AD terus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, kedaulatan, dan keamanan bangsa, serta membawa kemajuan bagi Indonesia. Dedikasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Pangdam Mayjen TNI Rudy Saladin Ikuti Rakor Pengamanan Pemilukada di Polda Jatim

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, menghadiri rapat koordinasi yang membahas pengamanan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak di Jawa Timur.

Rapat yang digelar di Gedung Rupatama Mapolda Jatim pada Jumat (15/11/2024) pagi itu melibatkan berbagai unsur Pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan kelancaran dan keamanan dalam pelaksanaan Pemilukada serentak di Jatim.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam Brawijaya menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif selama tahapan Pemilukada berlangsung.

“Sebagai aparat keamanan, kami dari Kodam Brawijaya bersama dengan Polda Jatim dan pihak terkait lainnya akan berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan di seluruh wilayah Jawa Timur. Pengamanan ini tidak hanya mencakup saat pemungutan suara, tetapi juga seluruh rangkaian tahapan Pemilukada, mulai dari kampanye hingga perhitungan suara,” ujar Mayjen TNI Rudy.

Selain TNI dan Polri, Pangdam juga menekankan perlunya keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung kelancaran Pemilukada dengan menjaga ketertiban dan menghindari potensi kerusuhan yang dapat mengganggu jalannya demokrasi.

“Tentunya, itu juga memerlukan peran serta masyarakat, terutama kesadaran masyarakat dalam ikut serta berpartisipasi mewujudkan Pemilukada serentak yang aman dan damai,” pintanya.

Selain soal sinergitas, Pangdam juga menegaskan jika prajuritnya bakal bersikap netral selama ajang Pemilukada berlangsung. Mayjen TNI Rudy meyakinkan jika netralitas, sudah menjadi harga mati.

“Netralitas itu sudah jadi harga mati bagi prajurit TNI,” tegasnya. (*)

Pangdam Mayjen TNI Rudy Saladin M.A. Ikut Berpartisipasi Dalam Gerakan Minum Susu di Pasuruan

Pasuruan,- Aksi buang susu sapi yang sempat viral di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur beberapa waktu lalu, menyita perhatian Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Itu dibuktikan dengan adanya kehadiran Mentan pada pelaksanaan Gerakan Minum Susu untuk anak sekolah di Pasuruan pada Kamis (14/11/2024).

Tak sendirian, kedatangan Mentan di Pasuruan itu juga didampingi oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A.

Di sela sela pelaksanaan Gerakan Minum Susu tersebut, Pangdam menyampaikan jika acara itu digelar dengan tujuan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak sekolah dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi susu dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.

Pada kesempatan itupula, Mayjen TNI Rudy, juga menyempatkan diri untuk memberikan motivasi kepada anak-anak untuk rajin minum susu demi kesehatan dan kecerdasan. Pangdam, juga menekankan pentingnya pemenuhan nutrisi bagi generasi muda sebagai penerus bangsa.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menanamkan kesadaran gizi sejak dini. Minum susu bukan hanya sekadar kebiasaan, tetapi kebutuhan untuk mendukung pertumbuhan dan kecerdasan anak-anak,” ujar Pangdam.

Selain pemberian susu, kegiatan itu juga diwarnai dengan adanya penandatanganan MoU para peternak susu yang ada di Pasuruan.

Penandatanganan itu, sebagai komitmen dari hasil pertemuan antara Menteri Pertanian dengan peternak susu di Pasuruan yang dilakukan pada Senin (11/11/2024) di Jakarta.

Sekedar informasi, selain dihadiri Pangdam V/Brawijaya, Gerakan Minum Susu yang digelar di Pasuruan itu, juga dihadiri Pejabat Eselon I Lingkup Kementerian Pertanian, Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, Kasatgas Pangan Kepolisian RI, Aster KSAD, Kapolda Jatim dan Kajati Jatim. (*)

Pangdam Brawijaya Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Monumen Tugu Pahlawan

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, mengikuti berlangsungnya upacara peringatan Hari Pahlawan yang digelar di monumen Tugu Pahlawan, Kota Surabaya. Minggu (10/11/2024) pagi.

Upacara yang dipimpin oleh Pj Gubernur Adhy Karyono itu, tampak berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh sejumlah kalangan.

Ditemui usai mengikuti upacara tersebut, Mayjen TNI Rudy Saladin, mengatakan jika pelaksanaan upacara itu merupakan bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan.

“Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang perjuangan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneruskan cita-cita kemerdekaan, menjaga kedaulatan, serta memajukan bangsa,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam berharap, pelaksanaan upacara peringatan itu, harus bisa dijadikan momentum bagi masyarakat untuk senantiasa menghormati dan menghargai jasa pahlawan.

“Sebab, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan menghormati jasa pahlawan,” tegasnya. (*)

Koptu Parnianto: Saat Wayang Jadi Jembatan Babinsa Menyapa Masyarakat

Nganjuk,- Koptu Parnianto, seorang Babinsa di Kodim 0810/Nganjuk, memiliki cara unik dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Ia memanfaatkan seni wayang, warisan budaya adiluhung, sebagai jembatan komunikasi yang efektif dan humanis.

Ketertarikannya pada wayang berawal dari kebiasaan masa kecilnya menonton pertunjukan wayang. Ia pun belajar membuat wayang dari kardus dan mendalaminya hingga kini. Bagi Koptu Parnianto, wayang bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarat akan filosofi kehidupan.

“Wayang mengajarkan tentang toleransi, dialog dalam perbedaan, dan nilai-nilai keutamaan hidup. Semua itu relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Koptu Parnianto.

Salah satu contoh penerapannya adalah ketika ia menyampaikan pesan tentang bahaya membakar lahan di musim kemarau. Ia menyelipkan kisah Batara Brahma, dewa api dalam mitologi Jawa, dalam setiap dialognya dengan masyarakat.

Tak hanya itu, Koptu Parnianto juga memanfaatkan tokoh-tokoh pewayangan seperti Petruk, Gareng, dan Bagong untuk memperkenalkan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada anak-anak. Metode ini dinilai efektif karena mudah dipahami dan membekas di ingatan.

Dandim 0810/Nganjuk, Letkol Inf Andi Sasmito, mengapresiasi dedikasi dan kreativitas Koptu Parnianto. Ia berharap upaya pelestarian budaya dan pendekatan humanis ini dapat diteruskan dan menginspirasi para Babinsa lainnya.

Diharapkan, metode Komunikasi yang unik ini dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan agar pesan-pesan kebangsaan dan kemasyarakatan dapat tersampaikan dengan baik dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.