Antisipasi Bencana Alam, Forkopimda Siapkan Strategi Penanggulangan

Surabaya,- Apel kontijensi bencana alam yang digelar di Lapangan Makodam V/Brawijaya, Surabaya kali ini, membahas berbagai persiapan antisipasi terjadinya bencana alam adanya peralihan cuaca yang terjadi di Jawa Timur. Beberapa pucuk Forkopimda nampak hadir dalam apel itu, diantaranya Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta. Senin, 25 Oktober 2021 pagi. Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan, apel itu melibatkan berbagai unsur selain TNI-Polri dan Pemprov Jatim. Sesuai prediksi yang dilakukan oleh BMKG, Kusdi menyebut jika pihak BMKG telah menegaskan akan terjadi peralihan musim, tepatnya musim kemarau ke musim penghujan. “Itu terjadinya pada bulan Nopember mendatang,” kata Kapendam. Tidak hanya itu saja, dalam apel tersebut Gubernur Jawa Timur menambahkan jika peralihan musim itu biasa disebut Hydrometeorology. Menurutnya, hydrometeorology itu diakibatkan terjadinya cuaca ekstrim yang menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan, salah satunya ialah terjadinya bencana longsor. “Oleh sebab itu, semua pihak di Jawa Timur harus bersinergi melakukan kesiapsiagaan, termasuk mitigasi agar bias mengantisipasi segala sesuatu yang terjadi,” kata Khofifah. Dijelaskan Khofifah, bencana alam juga berdampak pada roda perekonomian.

Pasalnya, rusaknya insfrastruktur yang ada di setiap daerah akibat bencana itu, menjadi salah satu penghambat aktifitas masyarakat. “Untuk daerah yang dulu sudah mendapatkan pelatihan siaga bencana, khususnya terhadap para relawan agar bisa siaga terhadap terjadinya bencana,” bebernya.

Pembangunan Asrama Yonif Mekanis 516/CY Capai Tahap 96 Persen

Gresik,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto meninjau pembangunan asrama milik Yonif Mekanis 516/CY yang berlokasi di Desa Wedoroanom, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Jumat, 22 Oktober 2021.Kunjungan yang dilakukan oleh Pangdam tersebut, digelar ketiga kalinya.

Bahkan, Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa pun, turut meninjau progres pembangunan itu.Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra mengatakan jika pembangunan asrama tersebut, merupakan bentuk kepedulian pimpinan TNI-AD terhadap kesejahteraan prajurit.”Pembangunan itu diawali bulan Januari lalu. Dipastikan bulan Desember mendatang sudah selesai,” kata Kusdi.

Pembangunan asrama itu, kata Kusdi, terbagi menjadi 2 tipe. Diharapkan, dengan adanya pembangunan rumdis tersebut, nantinya bisa digunakan sebaik mungkin oleh prajurit.”Rumah dinas itu harus bisa dijaga dan dirawat sebaik mungkin,” pungkasnya.

KASAD dan Kasdam V/Brawijaya Tinjau Pembangunan Rumdis di Yonif 511/DY

Blitar,- Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Darat di wilayah teritorial Kodam V/Brawijaya, terus berlanjut.
Setelah sebelumnya melakukan peninjauan ke Mako Yonif 511/DY, orang nomor satu di tubuh TNI-AD itu menggelar kunjungannya ke Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Kamis, 21 Oktober 2021 siang.
Beberapa pejabat TNI pun, turut hadir mendampingi kunjungan KASAD, diantaranya Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan, hingga Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo.


“Hanya meninjau rumah dinas saja. Kebetulan, disana sedang ada pembangunan rumdis. KASAD hanya meninjau sejauh mana pengerjaannya,” ujar Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra ketika dihubungi melalui via seluler miliknya.
Selain meninjau pembangunan rumah dinas, KASAD dan Kasdam juga membagikan beberapa bingkisan berupa paket sembako ke masyarakat. Sembako itu, merupakan bentuk kepedulian dari TNI-AD terhadap warga terdampak Covid-19.
“Sasarannya, adalah warga kurang mampu. Tadi dibagikan langsung oleh KASAD, Kasdam dan beberapa pejabat Makodam lainnya. Pembagian ditujukan pada warga Sanan Wetan,” bebernya.

Pangdam Brawijaya Pantau Vaksinasi di Situbondo

Situbondo,- Upaya mewujudkan herd immunity kian digencarkan di Jawa Timur. Pelaksanaan vaksinasi pun, dilakukan di seluruh daerah. Salah satunya, di Situbondo, Jawa Timur. Vaksinasi massal kali ini, menyasar Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Jalan KHR Syamsul Arifin, Sukorejo, Sumberejo, Kecamatan Banyuputih. Pelaksanaan vaksinasi itupun, dipantau langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto.

Tak hanya itu saja, ternyata vaksinasi yang saat ini digalakkan tersebut juga menyita perhatian Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin. Pejabat nomor dua di Indonesia itupun, juga turut memantau pelaksanaan vaksinasi massal tersebut. Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan jika vaksinasi itu, dipastikan berjalan dengan berpedoman pada protokol kesehatan. “Iya, itu wajib (patuh prokes, red),” kata Kusdi. Kamis, 21 Oktober 2021 siang. Meski sudah di vaksin, kata Kusdi, bukan berarti masyarakat bisa kebal dari serangan pandemi. Menurutnya, patuh terhadap protokol kesehatan merupakan senjata utama yang harus dilakukan oleh masyarakat dalam melawan Covid. “Vaksin hanya memperkuat kekebalan tubuh. Tapi, bukan berarti kita kebal terhadap Covid,” pungkasnya.

Lihat Kondisi Anak Prajuritnya, Jenderal Andika Tanggung Biaya Pengobatan Hingga Sembuh

Lumajang,- Dalam kunjungannya ke Yonif 527/BY, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, serangkaian kegiatan digelar oleh KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa, bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Selain meninjau perbaikan dan pembangunan rumah dinas prajurit, di lokasi itu Jenderal Andika juga mengunjungi beberapa rumah prajurit Yonif 527/BY. Diantaranya, rumah Kopda Hidayatus Sobri dan Koptu Julian Mandatjan.

Kondisi memprihatinkan, seakan menyelimuti kunjungan KASAD beserta sang Istri, Hetty Andika Perkasa usai berkunjung ke rumah prajurit tersebut. Betapa tidak, putra dari Kopda Hidayatus Sobri ternyata menderita tuna rungu dan tuna wicara. Sedangkan, putri dari Koptu Julian menderita kurang gizi. “Tadi sudah disampaikan oleh bapak KASAD, anak dari masing-masing prajurit itu mendapat pengobatan penuh dari KASAD,” ujar Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra ketika dihubungi melalui via seluler miliknya pada Selasa, 19 Oktober 2021 sore.Tak tanggung-tanggung, Kusdi menjelaskan jika KASAD telah menunjuk salah satu rumah sakit untuk selanjutnya dijadikan rujukan pengobatan anak-anak prajurit tersebut. “Sudah, rencananya akan dibawa ke RSPAD Gatot Subroto. Disana, KASAD juga sudah menyiapkan para dokter ahli,” ungkap Kusdi.

KASAD dan Pangdam Brawijaya Tinjau Pembangunan Rumah Dinas di Lumajang

Lumajang,- Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Prakasa bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto beserta beberapa pejabat TNI lainnya meninjau pelaksanaan pembangunan rumah dinas di Yonif 527/BY, Lumajang, Jawa Timur.

Setidaknya terdapat 148 rumah dinas, sekaligus 3 unit barak milik Yonif 527 yang saat ini telah memasuki proses pembangunan dan perbaikan.“Pembangunannya sudah 70 persen. Namun dipastikan, awal tahun depan sudah bisa ditempati,” kata Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra. Selasa, 19 Oktober 2021 sore. Kusdi menambahkan, pembangunan dan perbaikan rumah dinas itu merupakan kebijakan ataupun kesejahteraan yang diberikan oleh Komando Atas, terutama bagi para prajurit Yonif 527/BY. “Pembangunan itu, adalah bentuk kepedulian dari pimpinan,” papar Kusdi.

Tiba di Jawa Timur, Pangdam Brawijaya Tegaskan para Atlet Untuk Dikarantina

Surabaya,- Kedatangan para atlet PON XX Papua disambut oleh Forkopimda Jawa Timur. Selain Sekdaprov Jatim dan Kapolda, kedatangan para atlet itu juga disambut oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Senin, 18 Oktober 2021. Beberapa medali, sebelumnya telah berhasil disabet oleh para atlet asal Provinsi Jawa Timur melalui beberapa kejuaraan yang berlangsung di Papua beberapa waktu lalu itu.

Apresiasi pun, tak lepas diungkapkan oleh Pangdam atas keberhasilan para atlet selama mengikuti kejuaraan tersebut. “Atlet-atlet Jawa Timur menunjukkan prestasi yang luar biasa,” kata Suharyanto. Meski demikian, aturan protokol kesehatan pun wajib dipatuhi oleh para atlet. Salah satunya prosesi karantina yang harus diikuti oleh para atlet setibanya di Surabaya. “Meskipun hasil PCR tidak menunjukkan positif terkonfirmasi Covid, atlet ini wajib dikarantina selama 5 hari,” tegas Pangdam. Dirinya mengungkapkan, beberapa tempat sudah disediakan oleh Forkopimda Jatim. Lokasi-lokasi itu, nantinya dijadikan tempat isolasi bagi para atlet. “Beberapa waktu lalu ada informasi, bahawa Jawa Timur tidak melaksanakan program karantina. Itu tidak betul. Para atlet, tetap kita karantina,” bebernya. Untuk diketahui, Jawa Timur berhasil menduduki peringkat ketiga PON XX Papua. Hasil itu, seakan menjadi kebanggaan bagi masyarakat. Sebab, beberapa atlet telah berhasil menunjukkan kemampuannya dalam ajang bergengsi itu, salah satunya prestasi yang berhasil diraih Sisilia Agustiani Ora. Sisilia, telah berhasil membawa medali perak dalam cabang olahraga Karate perorangan.

Pengerjaan Rumah Dinas di Yonmek 521/DY Disidak Pangdam Brawijaya

Tuban,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto meninjau pengerjaan rumah dinas TNI-AD yang saat ini berjalan di Kompi Senapan Yonmek 512/DY di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Pembangunan rumah dinas itu, saat ini sudah mencapai tahap 90 persen. Artinya, rumah itu sebentar lagi dinyatakan siap untuk dihuni.
Kepala Penerangan Kodam, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan jika pembangunan rumah dinas itu dipastikan terselesaikan secepat mungkin. Kunjungan yang dilakukan oleh Pangdam, kata dia, dilakukan hanya untuk memastikan secara langsung progress penyelesaian rumah dinas tersebut,
“Pengecekan memang harus dilakukan secara terperinci. Bahan bangunan juga diharuskan sesuai kualitas ataupun spek,” ujar Kusdi ketika dihubungi berkaitan kunjungan yang dilakukan oleh Mayjen Suharyanto hari Sabtu, 16 Oktober 2021 kemarin.

Serbuan Vaksinasi di Banyuwangi Lebihi Batas Target

Banyuwangi,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi yang digelar di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Selain Pangdam, terlihat beberapa pejabat teras TNI-Polri yang hadir meninjau serbuan vaksinasi tersebut, diantaranya ialah Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta.
Ditemui usai mendampingi peninjauan serbuan vaksinasi, Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan jika adanya serbuan vaksinasi itu mendapat respon positif dari masyarakat.
Itu terbukti ketika banyak masyarakat yang tiba ke lokasi vaksinasi berlangsung. Setidaknya, terdapat 45 titik vaksinasi yang disediakan pada serbuan vaksinasi saat ini.
“Trend kasus Covid sudah turun. Tapi, masyarakat harus waspada. Kewaspadaan itu bisa dilakukan melalui cara patuh protokol kesehatan,” kata Kusdi. Kamis, 14 Oktober 2021 siang.
Kusdi pun juga mengapresiasi antusias masyarakat Banyuwangi yang secara sukarela mendaftarkan diri menjadi pemohon vaksin. “Sesuai informasi, sore ini sudah mencapai 17 ribu pemohon. Vaksin ini khusus untuk lansia. Padahal sesuai targetnya, hanya 15 ribu,” jelasnya.

AKABRI 89 Turun Tangan Sukseskan Vaksinasi Nasional

Bangkalan,- Alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau yang sekarang dikenal dengan sebutan Akademi Militer (Akmil, red) 1989 turun tangan dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 di Jawa Timur. Daerah yang disasar, ialah Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur. Lokasi vaksinasi dan bakti sosial itu, terbagi di beberapa titik area yang ada di Kabupaten Bangkalan, salah satunya di Ponpes Nurul Cholil. Setidaknya, terdapat seribu nakes yang dilibatkan dalam kegiatan vaksinasi tersebut.

Para nakes itu, diambil dari para pengurus Ponpes setempat. “Untuk hari ini, vaksinasi di Ponpes ini sudah mencapai tahap 75 persen,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Rabu, 13 Oktober 2021 siang. Selain di Bangkalan, ternyata vaksinasi yang digelar oleh alumni AKABRI 89 itu juga berlangsung di Kabupaten Sampang, Pamekasan dan Sumenep. “Madura adalah yang paling rendah cakupan vaksinasinya di Jawa Timur. Sehingga, kita (TNI-Polri, red) bersinergi supaya bisa mencapai standar nasional,” kata dia. Beberapa starategi, saat ini digagas oleh dirinya dalam upaya mewujudkan program vaksinasi nasional, diantaranya ialah vaksinasi secara door to door, hingga vaksin mobile respon cepat. “Mobil vaksin respon cepat ini untuk mendatangi masyarakat yang belum tervaksin. Selain itu juga, kita siagakan Satgas yang terdiri dari TNI-Polri untuk mencari orang-orang yang belum divaksin,” ungkapnya. Selain vaksinasi, Suharyanto menegaskan jika kegiatan itu nantinya akan dibalut dengan adanya kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako. Sembako itu, kata dia, ditujukan bagi warga terdampak pandemi. “Bantuan itu juga kita berikan untuk warga yang sudah divaksin,” pungkasnya.