Pangdam V/Brawijaya Bersama PJU Kodam V/Brawijaya Ziarah Ke Makam Waliyullah Tuban

Tuban : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya melakukan ziarah ke makam waliyullah sekaligus silaturahmi dengan Bupati dan Tokoh Agama di Kabupaten Tuban, Selasa, (3/1/2023).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf didampingi Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Piek Budyakto, S.H, M.H, Asintel Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Agus Wahyudi Irianto, S.I.P., Asops Kasdam V/Brw, Kolonel Inf Fadli Mulyono, S.I. P., M.Sos., Aster Kasdam V/Brw, Kolonel Arm Wijang Rimoko Ardani, S.Sos., dan Kapendam V/Brw, Kolonel Arm Kusdi Yuli Suhandra.

Setibanya di Pendopo Kabupaten Tuban, Pangdam V/Brawijaya disambut hangat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky dan Habib Husein Baagil. Konon, Bupati Tuban yang sekarang merupakan anak dari mantan Bupati Tuban dua periode sejak 2001 hingga 2011, Haeny Relawati Rini Widyastuti.

“Ini menunjukkan berhasilnya orang tua Mas Bupati, utamanya dalam mendidik putra-putrinya. Sehingga mas Bupati bisa seperti sekarang. Bahkan adik Mas Bupati yakni Kapten Laut (P) Aldwin Hafidz Harsandi merupakan lulusan terbaik di Akademi Angkatan Laut TNI 2009. Dia juga peraih Adhi Makayasa di Akademi Angkatan Laut,” unkap Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Pangdam V/Brawijaya bersama Rombongan kemudian melakukan ziarah ke Makam Raden Maulana Makhdum Ibrahim atau yang dikenal dengan sebutan Sunan Bonang. Sunan Bonang merupakan putera dari Raden Rachmat Rahmatullah atau Sunan Ampel.

Selain Sunan Bonang, Rombongan Pangdam V/Brawijaya juga melakukan ziarah ke makam Syekh Maulana Ishaq. Syekh Maulana Ishaq merupakan putera dari Syekh Ibrahim Asmarakandi. Sedangkan Putera Syekh Maulana Ishaq yakni Raden Ainul Yaqin atau dikenal dengan sebutan Sunan Giri.

“Dari sinilah saya memahami peran serta ulama besar yang ada di Tuban. Dengan karomah dan berkahnya beliau, masyarakat Tuban ini sangat rukun dan harmonis,” kesan Mayjen TNI Farid Makruf.

Meminimalisir Pelanggaran, Pangdam V/Brawijaya Tekankan Prajurit Mempedomani Tujuh Pelanggaran Berat di Lingkungan TNI AD

SURABAYA- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., memberikan pengarahan kepada seluruh Prajurit dan PNS di lingkungan Kodam V/Brawijaya bertempat di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Jalan. Raden Wijaya nomor 1, Surabaya. (2/1/2023).

Pada kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya menekankan kepada seluruh prajurit untuk mempedomani tujuh pelanggaran berat yang ada di lingkungan TNI AD. Sehingga mampu meminimalisir berbagai pelanggaran yang terjadi di lingkungan TNI AD khususnya di satuan jajaran Kodam V/Brawijaya.

“Jadilah prajurit yang dewasa dengan cara mengurangi pelanggaran-pelanggaran yang ada. Laksanakan tugas dengan jujur, tulus dan ikhlas,” papar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

“Pelanggaran tidak hanya merugikan diri sendiri. Melainkan keluarga dan orang lain. Kalau bisa sejahterakan keluarga kalian. Begitupun dengan para Dansat agar bisa mensejahterakan anggotanya,” tambah Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Dalam melaksanakan tugas, lanjut Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., prajurit harus mengedepankan etika, moral, dan prosedur yang ada. Sebagaimana semboyan “Bhirawa Anoraga” Gagah Perkasa tetapi Tetap Rendah Hati.

“Tingkatkan potensi diri kalian di masing-masing satuan. Tumbuhkan kepercayaan diri dalam menjalankan tugas dimana pun berada. Sehingga mampu menjadi prajurit yang Tanggap Tanggon, dan Trengginas,” tegas Pangdam V/Brawijaya .

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya juga berpesan agar prajurit menghindari kasus-kasus yang mengarah pada kekerasan KDRT.

Bahkan, Mayjen TNI Farid Makruf meminta jika ada keluarga anggota yang mengalami sakit agar segera dilaporkan kepada Komandan satuan. Sehingga dapat memberikan pertolongan atau bantuan untuk meringankan beban keluarga prajurit.

Pangdam V/Brawijaya Salurkan Bantuan Makanan dan Air Bersih Untuk Korban Banjir di Kabupaten Bangkalan dan Sampang

Madura,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., melakukan kunjungan ke lokasi korban bencana alam banjir di kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Minggu, (1/1/2023).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf M.A., didampingi Aster Kasdam V/Brawijaya mengecek dan meninjau secara langsung warga yang menjadi korban bencana alam banjir di dua Kabupaten tersebut. Diantaranya, Desa Blega, Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan dan Kecamatan Kota, Kabupaten Sampang.

Di Desa Blega, Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bertemu dengan beberapa warga terdampak. Dari keterangan warga, banjir setinggi dada orang dewasa tersebut disebabkan adanya curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari ini dan terjadinya pendangkalan sungai. Sehingga keberadaan sungai tidak mampu menampung intensitas air hujan.

“Bencana banjir ini sangat signifikan dan merugikan warga. Sejak tadi malam mereka sudah ada yang mengungsi di masjid, ada juga yang mengungsi di rumah keluarganya,” ujar Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Sementara di Kecamatan Kota Kabupaten Sampang, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., didampingi Bupati Sampang Slamet Junaidi, Dandim 0828/Sampang Letkol CZI Suprobo Harjo Subroto, Kapolres Sampang AKBP Arman dan unsur Forkopimda Kabupaten Sampang. Dari hasil peninjauan di lokasi, genangan air setinggi dada orang dewasa tersebut membuat akses kota lumpuh total.

“Disini banyak sekali rumah-rumah yang terendam banjir, warga pun juga banyak yang mengungsi,” terang Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Melihat kondisi tersebut, Pangdam V/Brawijaya berinisiatif untuk menyalurkan bantuan makanan, paket sembako dan air bersih untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang.

“Kami berharap malam ini banjir bisa menyusut. Sehingga masyarakat bisa melakukan aktifitas kembali. Selain itu, kami juga menghimbau kepada warga untuk tetap hati-hati dan waspada terhadap terjadinya banjir susulan,” tandasnya.

Pangdam V/Brawijaya bersama Gubernur Jawa Timur dan Kapolda Jatim Melaksanakan Patroli Dalam Rangka Pengamanan Malam Pergantian Tahun 2022-2023

Surabaya – Usai dilantik sebagai Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., saat ini resmi menjadi warga Kodam V/Brawijaya. Hal itu ditandai dengan adanya tradisi Penerimaan warga baru Kodam V/Brawijaya bertempat di Makodam V/Brawijaya, Jalan Raden Wijaya No.1 Surabaya, Jumat, (30/12/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. diterima oleh Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., dan disambut oleh seluruh Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya dan Dansat jajaran Kodam V/Brawijaya beserta prajurit, PNS dan Persit di lingkungan Kodam V/Brawijaya. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lepas sambut Pangdam V/Brawijaya yang dilaksanakan di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak beserta istri, Kapolda Jatim, Kajati Jatim, Kabinda Jatim dan unsur Pejabat TNI-Polri di wilayah Jawa Timur. Meski digelar secara sederhana, namun kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan cukup meriah.

“Alhamdulillah ibunda saya juga hadir disini. Rekan-rekan dan seluruh pejabat Forkopimda juga turut hadir disini. Terima kasih semuanya. Dan saya harap silaturahmi ini tetap akan terjalin,” ucap Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf dalam sambutannya.

Dihadapan seluruh tamu yang hadir, Mayjen TNI Farid Makruf tak pernah menyangka dapat mengemban tugas dan amanah di Kota Pahlawan. Pria kelahiran Madura tersebut sebelumnya lebih banyak bertugas di Lombok, Poso, dan Palu.

Di Lombok, Mayjen TNI Farid Makruf diamanahkan menjadi Dansatgas Komando Satgas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) dalam Operasi Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mayjen TNI Farid berhasil membuat system’ bantuan pemerintah yakni rumah senilai Rp.50 juta per unit.

“Alhamdulillah sudah terbangun 47 rumah di Lombok. Sampai akhirnya saya keterima di Lemhanas tanpa tes,” terangnya.

Selain itu, dia pernah ditugaskan Panglima TNI untuk mengatasi radikalisme di Poso. Saat itu, dia turun langsung ke lapangan bersama anak buahnya untuk memburu sisa-sisa anggota Mujahiddin Indonesia Timur (MIT), Ali Kalora cs.

“Berbagai kesulitan itu yang membuat saya bisa beradaptasi. Sebagai orang baru, kami mohon dukungan, bantuan dan saran. Karena di era ketidakpastian ini tidak ada yang bisa memecahkan persoalan seorang diri. Kita butuh kerjasama dan sinergitas antar elemen. Sehingga mampu menyelesaikan berbagai kesulitan yang ada di Jawa Timur,” tandasnya.

Sementara diakhir kegiatan, juga dilaksanakan tradisi pelepasan terhadap Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., beserta Ny. Evi Nurchahyanto sebagai warga Kodam V/Brawijaya.

Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., Resmi Menjadi Warga Kodam V/Brawijaya

Surabaya – Usai dilantik sebagai Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., saat ini resmi menjadi warga Kodam V/Brawijaya. Hal itu ditandai dengan adanya tradisi Penerimaan warga baru Kodam V/Brawijaya bertempat di Makodam V/Brawijaya, Jalan Raden Wijaya No.1 Surabaya, Jumat, (30/12/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. diterima oleh Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., dan disambut oleh seluruh Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya dan Dansat jajaran Kodam V/Brawijaya beserta prajurit, PNS dan Persit di lingkungan Kodam V/Brawijaya. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lepas sambut Pangdam V/Brawijaya yang dilaksanakan di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak beserta istri, Kapolda Jatim, Kajati Jatim, Kabinda Jatim dan unsur Pejabat TNI-Polri di wilayah Jawa Timur. Meski digelar secara sederhana, namun kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan cukup meriah.

“Alhamdulillah ibunda saya juga hadir disini. Rekan-rekan dan seluruh pejabat Forkopimda juga turut hadir disini. Terima kasih semuanya. Dan saya harap silaturahmi ini tetap akan terjalin,” ucap Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf dalam sambutannya.

Dihadapan seluruh tamu yang hadir, Mayjen TNI Farid Makruf tak pernah menyangka dapat mengemban tugas dan amanah di Kota Pahlawan. Pria kelahiran Madura tersebut sebelumnya lebih banyak bertugas di Lombok, Poso, dan Palu.

Di Lombok, Mayjen TNI Farid Makruf diamanahkan menjadi Dansatgas Komando Satgas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) dalam Operasi Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mayjen TNI Farid berhasil membuat system’ bantuan pemerintah yakni rumah senilai Rp.50 juta per unit.

“Alhamdulillah sudah terbangun 47 rumah di Lombok. Sampai akhirnya saya keterima di Lemhanas tanpa tes,” terangnya.

Selain itu, dia pernah ditugaskan Panglima TNI untuk mengatasi radikalisme di Poso. Saat itu, dia turun langsung ke lapangan bersama anak buahnya untuk memburu sisa-sisa anggota Mujahiddin Indonesia Timur (MIT), Ali Kalora cs.

“Berbagai kesulitan itu yang membuat saya bisa beradaptasi. Sebagai orang baru, kami mohon dukungan, bantuan dan saran. Karena di era ketidakpastian ini tidak ada yang bisa memecahkan persoalan seorang diri. Kita butuh kerjasama dan sinergitas antar elemen. Sehingga mampu menyelesaikan berbagai kesulitan yang ada di Jawa Timur,” tandasnya.

Sementara diakhir kegiatan, juga dilaksanakan tradisi pelepasan terhadap Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., beserta Ny. Evi Nurchahyanto sebagai warga Kodam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya Selaku Dankogartap III/Surabaya Pimpin Serah Terima Jabatan Kaskogartap III/Surabaya.

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., selaku Dankogartap III/Surabaya memimpin upacara serah terima jabatan Kaskogartap III/Surabaya bertempat di Gedung Serbaguna Makogartap III/Surabaya Jalan Walikota Mustajab, Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jumat, (28/10/2022).

Dalam acara tersebut, Dankogartap III/Surabaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc. bertindak sebagai inspektur upacara serah terima jabatan Kaskogartap III/Surabaya dari Brigjen TNI (Mar) Much. Sulchan, M.Tr (Han)., M.Tr.Opsla kepada Kolonel (Mar) Harry Indarto, S.E., M.M.

Dalam sambutannya, Dankogartap III/Surabaya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas pengabdiannya selama bertugas di Kogartap III/Surabaya. Sementara itu, kepada pejabat yang baru, Dankogartap III/Surabaya menyampaikan ucapan selamat atas jabatan yang baru diemban dan berharap agar dapat meneruskan program yang sudah dilaksanakan oleh pejabat lama.

“Amanah ini hendaknya bisa diterima dengan rasa syukur disertai dengan rasa tanggungjawab dan diwujudkan dengan kinerja terbaik. Saya yakin dengan bekal yang didapat sebelumnya, saudara mampu mengemban dan menjalankan tugas ini dengan baik,” pesan Dankogartap III/Surabaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc,

Diakhir amanatnya, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., mengingatkan agar para pejabat dapat melaksanakan amanah yang diberikan dengan penuh rasa tanggung jawab dan berbuat yang terbaik untuk satuan Kogartap III/Surabaya sesuai dengan tugas dan jabatan masing-masing.

“Segera sesuaikan. Tidak ada pekerjaan tentara yang sulit. Yang penting kita punya niat yang baik, lakukan pekerjaan sesuai tupoksi, dan kita juga bertanggung jawab kepada satuan Kogartap III/Surabaya,” tandasnya.

MENGINAP DI POS KOTIS KASDAM V/BRW DEMI MENINGKATKAN MORIL PASUKAN BADAK HITAM DI PERBATASAN RI-PNG

Merauke – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto, S.H.,M.H., bersama Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Deni Rejeki dan Asops Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Andy Mustafa mengunjungi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Papua Nugini (PNG) Yonif 511/DY dalam rangka pengendalian dan pengawasan operasi (dalwasops) di Wilayah Merauke Provinsi Papua Selatan. Kamis (27/10/22).

Komandan Satuan Tugas Pamtas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P.,M.I.P., melaporkan kepada Kasdam V/Brawijaya tentang kondisi pos dan kegiatan yang sudah dilaksanakan Satgas dari jajaran Pos Satgas Yonif 511/DY.

Dansatgas mengatakan pula, selain melaksanakan tugas pokok, personel satgas pamtas selama menjalankan tugas di wilayah Merauke bertujuan untuk membantu penduduk mengatasi kesulitan-kesulitan agar masyarakat terbantu dengan keberadaan personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY dan semua kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi positif dari penduduk setempat.

Kepada prajurit Yonif 511/DY Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto, S.H.,M.H., menegaskan bahwa melaksanakan tugas operasi merupakan suatu kehormatan oleh karena itu laksanakan tugas dengan baik dengan penuh rasa tanggung jawab dan juga memberi pengarahan kepada seluruh personel Satgas agar tetap mempertahankan motivasi, tetap semangat dan meningkatkan pencapaiannya saat ini, serta terus loyal terhadap pimpinan.

Dalam kunjungannya, Kasdam V/Brawijaya juga mengecek langsung kondisi pos dan juga memberikan penekanan kepada personel Satgas agar selalu melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin. Kasdam juga menyampaikan untuk selalu menjalin hubungan baik dengan masyarakat dan selalu sigap dalam membantu segala kesulitan masyarakat di wilayah penugasan di Perbatasan RI-PNG.

Kedatangan Kasdam V/Brawijaya beserta rombongan disambut langsung oleh Dansatgas Yonif 511/DY, Kepala PLBN Sota, Wakapolsek Sota, Danramil Sota dan Kadistrik Sota. Dari serangkaian kegiatan kunjungan ini, diakhiri dengan penanaman pohon oleh Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto, S.H.,M.H.

Pangdam V/Brawijaya bersama Prajurit Kodam V/Brawijaya ikuti Apel Kesiapsiagaan TNI AD TA. 2022 Yang Dipimpin Kasad

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., didampingi seluruh Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya beserta 1500 Prajurit Kodam V/Brawijaya mengikuti kegiatan Apel Kesiapsiagaan TNI AD Tahun 2022 yang dipimpin langsung oleh Kasad, Jenderal TNI DR. Dudung Abdurachman secara virtual bertempat di Lapangan A. Yani Makodam V/Brawijaya Jalan Raden Wijaya No.1 Surabaya, Rabu, (26/10/2022).

Pada Amanatnya, Kasad, Jenderal TNI DR. Dudung Abdurachman menyampaikan bahwa kegiatan Apel Kesiapsiagaan memiliki makna yang sangat penting dan strategis sebagai indikator untuk mengukur kesiapsiagaan seluruh satuan TNI Angkatan Darat dalam menghadapi perkembangan situasi atau kontinjensi yang mungkin terjadi di wilayah NKRI.

“Apabila setiap satuan dan seluruh Prajurit memiliki kesiapsiagaan yang mantap dan meyakinkan, maka akan menjadi jaminan bagi stabilitas keamanan wilayah Indonesia yang terjaga baik dan kondusif,” Tegas Jenderal TNI Dudung Abdurachman di hadapan seluruh prajurit TNI Angkatan Darat.

Kasad juga menekankan kepada seluruh satuan dan prajurit TNI Angkatan Darat agar menjalankan peran, tugas serta fungsinya secara optimal dan maksimal untuk membantu menyukseskan program pemerintah dalam penanganan COVID-19, pemulihan ekonomi nasional, penanganan bencana alam, mencegah dan mengatasi ancaman radikalisme, menjaga netralitas TNI dan ikut menyukseskan penyelenggaraan KTT – G20, serta meningkatkan pelaksanaan ketahanan pangan, stunting dan TNI AD Manunggal Air dalam rangka membantu kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kasad mengingatkan agar setiap Prajurit TNI Angkatan Darat dapat memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan tetap berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI serta berpegang teguh pada Tujuh Perintah Harian Kasad.

“Jangan pernah ragu dalam melakukan tindakan yang cepat, terarah dan terukur sesuai Standard Operating Procedure (SOP) maupun aturan yang berlaku lainnya,” Pesan Kasad, Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Di akhir pelaksanaan apel tersebut, Kasad menyapa dan berdialog dengan seluruh Pangdam di jajaran TNI Angkatan Darat melalui video conference. Dalam kesempatan tersebut Pangdam V/Brawijaya melaporkan kepada Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, bahwa Kodam V/Brawijaya siap melaksanakan tugas menghadapi Kontinjensi di wilayah Kodam V/Brawijaya.

Selesai Pelaksanan kegiatan Apel Kesiapsiagaan TNI AD TA. 2022, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc. juga memberikan pengarahan kepada Prajurit Kodam V/Brawijaya agar selalu menjaga hubungan baik dengan Rakyat dimanapun berada, karena Rakyat sudah sangat baik dengan TNI terlebih dengan prajurit Kodam V/Brawijaya.

Forkopimda Jawa Timur Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di Lapangan Brawijaya Makodam V/Brawijaya

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., bersama Forkopimda Jawa Timur menggelar apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di Wilayah Jawa Timur bertempat di Lapangan Brawijaya Makodam V/Brawijaya Jl. R. Wijaya no 1 Surabaya, Kamis, (20/10/2022).

Pada kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa bertindak selaku Pimpinan Apel dengan didampingi oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Tony Hermanto dan Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Dr. Tolhas Sininta Nauli Basana Hutabarat, M.M.S, serta dihadiri oleh para pejabat utama di satuan jajaran TNI -Polri yang berada di Jawa Timur.

Apel Gelar Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di wilayah Jawa Timur digelar untuk antisipasi dan mitigasi bila terjadi bencana alam akibat cuaca ekstrim yang akhir-akhir ini terjadi, mengingat wilayah Provinsi Jawa Timur memiliki kondisi geografi, geologi, hidrologi dan demografi yang berpotensi terjadinya bencana alam.

Sehingga perlu adanya kesiapsiaagaan baik dari Unsur Pemerintah Daerah, Unsur TNI – Polri, BPBD dan seluruh elemen masyarakat dalam menanggulangi berbagai resiko yang terjadi akibat bencana alam.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi Keologi dan Geofisika (BMKG) pada 17 Oktober 2022, dari hasil analisa dinamika atmosfer di wilayah Provinsi Jawa Timur terkini menunjukkan adanya pola konvergensi serta perambatan kecepatan angin yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan.

Menurutnya, aktifnya fenomena gelombang atmosfer serta suhu muka laut di perairan Jawa Timur masih hangat dengan anomali antara 0,5 sampai 2,5 derajat Celcius yang mengakibatkan suplai uap air akan semakin banyak. Nah, kondisi inilah yang mempengaruhi pembentukan awan-awan komulonimbus yang semakin intens dan dapat menyebabkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, angin puting beliung dan terjadinya hujan es.

“Jadi, berkenaan dengan itu masing-masing kepala daerah, saya harap bisa membuat rencana kontingensi sesuai dengan potensi peta bencana yang akan terus di update oleh BMKG. Sehingga kemungkinan terjadinya kerugian yang bisa ditimbulkan akibat bencana alam bisa diminimalisir secara bersama-sama,” tambahnya.

Disamping itu, Khofifah menyarankan agar melaksanakan simulasi gladi dan latihan-latihan secara terpadu sehingga masing-masing sektor akan mengerti apa yang akan dilakukan pada saat terjadinya bencana alam.

Melalui Apel Gelar Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di Wilayah Jawa Timur ini, diharapkan dapat memberikan penguatan -penguatan tentang pentingnya kesiapsiagaan, kewaspadaan dan tanggap darurat di daerah masing-masing, serta dapat mewujudkan kesamaan gerak dan langkah dalam upaya penanggulangan bencana alam yang terjadi di Jawa Timur secara lebih optimal.

Pangdam V/Brawijaya Meninjau Lokasi Terdampak Banjir Bandang di Wilayah Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang

Malang – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., didampingi Danrem 083/BDJ, Kolonel. Inf. Muhammad Imam Gogor Agnie Aditya, Asops Kasdam V/Brawijaya, Aster Kasdam V/Brawijaya, Bupati Malang, H. M. Sanusi, Dandim 0818/Kab. Malang, Ketua BPBD serta unsur pejabat terkait di Kabupaten Malang, melaksanakan peninjauan ke lokasi terdampak bencana banjir bandang di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu, (19/10/2022).

Pada kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa TNI AD khususnya Kodam V/Brawijaya setelah menerima informasi terjadinya bencana banjir bandang langsung bergerak dengan mengerahkan personel dan peralatannya untuk membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Malang dalam penanggulangan bencana banjir bandang yang terjadi sejak beberapa hari ini. Mulai dari evakuasi warga, distribusi logistik, dan membantu memulihkan sarana prasarana serta rumah warga yang terkena bencana banjir.

“Ada empat SSK pasukan yang kami terjunkan, 10 kendaraan, dan lainnya,” jelas Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc.,

Hingga saat ini, situasi dan kondisi di lokasi bencana sudah mulai kondusif. Disamping itu, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa Kodam V/Brawijaya bersama Pemerintah Daerah, BPBD dan instansi terkait akan segera melakukan mitigasi bencana guna mengantisipasi dan meminimalisir korban bila terjadi bencana susulan.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc. juga memberikan bantuan berupa paket sembako untuk korban bencana banjir bandang di wilayah tersebut.

Sementara, salah satu warga, Sugeng Wiyono mengungkapkan hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut sejak empat hari yang lalu. Saat itu, warga hendak bertani. namun terpaksa mengurungkan niatnya lantaran hujan tak kunjung reda.

“Ketinggian air (banjir) mencapai 1,5 meter hingga 2 meter. Malem nya pun juga turun hujan, esok nya juga sama. terus begitu sampai hari ini,” jelas Sugeng.

Meski demikian, Sugeng yang tinggal bersama istri dan ibunya cuma bisa pasrah dan menunggu bantuan dari pemerintah agar persoalan banjir bisa segera teratasi.

“Apapun bantuannya tetap kami terima. Dan saya sangat berterima kasih kepada bapak Pangdam V/Brawijaya yang sudah membantu meringankan kami,” singkatnya.