Berhasil Kembalikan Kejayaan Sumenep, Mayjen Farid Makruf Apresiasi Dandim

Sumenep – Kinerja Dandim 0827/Sumenep, Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi dalam mengembalikan kejayaan Sumenep, ternyata menyita perhatian Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Dalam waktu yang terhitung singkat sejak dilantiknya Letkol Donny telah berhasil berkolaborasi dengan Pemda dan Polres dalam mengembalikan kejayaan Kabupaten Sumenep melalui budidaya ternak sapi dan penanaman jagung.

Apresiasi itu, dikatakan oleh Pangdam usai meresmikan adanya renovasi Gedung milik Kodim Sumenep pada Kamis (02/01/2023) pagi.

“Ternak sapi dan tanam jagung ini budaya turun-temurun yang diturunkan oleh para leluhur Sumenep,” ungkap Pangdam.

Pangdam menilai, upaya yang dilakukan oleh pihak Kodim itu sejalan dengan adanya visi dan misi yang saat ini menjadi prioritas bagi dirinya, terutama mampu menangani kesulitan di masyarakat.

“Kehadiran seluruh prajurit Kodam V/Brawijaya, harus menjadi solusi permasalahan di masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya itu, apresiasi itu juga diberikan pada pihak Kantor Pertanahan yang telah menyerahkan sertifikat tanah ke Pangdam V/Brawijaya.

Bahkan, Mayjen TNI Farid Makruf pun mempersilahkan pihak yang ingin melakukan gugatan berkaitan tanah milik negara yang diamanahkan kepada Kodim 0827/Sumenep tersebut.

“Saya selaku Pangdam menegaskan, tanah ini milik negara dan milik Kodim. Makannya kami bangun. Kami siap mempertahankan tanah ini, karena ini bukan kepentingan kami pribadi. Dari pihak manapun yang ingin mencoba mengganggu gugat tanah ini, saya siap hadapi,” tegas Jenderal Bintang Dua jebolan Kopassus tersebut.

Mayjen Farid Makruf Yakin menanam jagung untuk Silase Mampu Dongkrak Perekonomian Warga Sumenep

Sumenep – Tanam jagung untuk silase, ternyata mampu membuahkan hasil yang cukup optimal.

Hal itu, terbukti dengan adanya panen jagung yang dilakukan oleh Pangdam di Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur pada Kamis (02/02/2023) siang.

Tanam jagung untuk silase ini sudah membuktikan, hari ini saya panen dengan masa tanam yang sangat pendek. Biasanya bibit bisa dipanen itu 105 hari, sekarang hanya 80 hari. Itu suatu keunggulan,” kata Pangdam. Kamis (02/02/2023).

Selain keunggulan masa panen yang cukup pendek, Mayjen Farid menambahkan jika tanam jagung di gunakan untuk silase itu dipercaya bisa menambah penghasilan warga Sumenep yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

“Hasil panen, itu nanti dibeli oleh pengusaha dengan harga khusus. Jadi, 1 hektar bisa dapat Rp 38 juta. Lebih cepat, lebih besar keuntungannya,” jelasnya.

Mantan Danrem 132/Tadulako itu, juga meyakini jika tanam jagung untuk silase tersebut, mampu meningkatkan perekonomian warga.

“Ini harus disebarkan, dan disosialisasikan. Ayolah masyarakat Sumenep, kita ramai-ramai nanam jagung dengan metode silase. Ini akan menambah penghasilan, dan membuat pengerjaan pertanian jagung lebih mudah,” pinta Pangdam.

Pangdam V/Brawijaya Dukung Program Revitalisasi Omah Rembug dan Siskamling di Jawa Timur

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama Forkopimda Jawa Timur menggelar kegiatan sarapan bareng tiga pilar Desa/Kelurahan serta Revitalisasi Omah Rembug dan Siskamling di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Selasa, (31/1/2023).

Kegiatan Omah Rembug dan Siskamling tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jajaran Forkopimda Jawa Timur dalam menyederhanakan persoalan yang ada di masyarakat. Sehingga dapat memberikan kemudahan dan kecepatan dalam penyelesaian.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., menyambut baik terkait program revitalisasi Omah Rembug dan Siskamling. Menurutnya, jika program tersebut dapat berjalan dengan efektif, maka segala persoalan yang ada ditingkat bawah bisa terselesaikan.

“Selain penyelesaian masalah, saya berharap program Omah Rembug dan Siskamling mencegah terjadinya persoalan. Nah, bagaimana caranya? Rutin berkomunikasi dan diskusi dengan masyarakat,” jelas Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Terlebih, lanjut Pangdam V/Brawijaya, wilayah Jawa Timur beberapa bulan belakang kerap terjadi insiden yang mengganggu ketertiban di masyarakat. Seperti gangster, gesekan antar kelompok dan lainnya. Diharapkan dengan adanya gagasan program tersebut dapat mencegah terjadinya permasalahan yang dapat mengganggu ketertiban di masyarakat.

“Di era modern seperti ini memang dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi antar instansi. Untuk itu saya memerintahkan seluruh Babinsa yang ada di Jawa Timur untuk mendukung dan mensukseskan program tersebut,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya Terjunkan Ribuan Personel Dalam Pengamanan VVIP Pada Peringatan Satu Abad NU di Sidoarjo

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., mendukung 100 persen kegiatan perayaan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) yang bakal dihadiri Presiden RI, Joko Widodo dan Wakil Presiden RI, KH. Makruf Amin di Stadion GOR Sidoarjo pada 7 Februari 2023 mendatang.

Hal itu disampaikan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., saat menghadiri Rapat Koordinasi pengamanan Satu Abad NU di Gedung Rupatama Polda Jatim, Selasa, (31/1/2023). Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jatim, Kabinda Jatim, Panitia Penyelenggara Kegiatan, dan seluruh stakeholder terkait.

“Kami mendukung seratus persen kegiatan 1 Abad NU yang digelar di Sidoarjo,” ungkap Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Dalam hal pengamanan, lanjut Pangdam V/Brawijaya, pihaknya menerjunkan sekitar 400 personel yang akan ditempatkan dibeberapa titik, dan kurang lebih 1.300 personel untuk pengamanan VVIP. Dengan harapan, kegiatan tersebut dapat berjalan lancar tanpa kendala apapun.

Disisi yang lain, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., juga menyatakan siap membantu angkutan truk maupun bus, jika dibutuhkan dalam kegiatan tersebut. Mengingat kegiatan tersebut bakal dihadiri jutaan warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia.

“Siapkan segala sesuatunya, terutama hal-hal yang perlu diantisipasi saat jalannya acara. Misal di tempat parkir, atau tempat keluar masuknya tempat acara,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya berharap segala bentuk kesiapsiagaan yang direncanakan sebelumnya dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.

Berkunjung Ke Kantor Muhammadiyah, Pangdam V/Brawijaya Jalin Sinergitas Dalam Peningkatan SDM dan Keagamaan

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama PJU Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, selain bersilaturahmi juga memohon doa restu, saran dan masukan dalam bersama-sana memajukan Jawa Timur, terutama dalam bidang SDM dan Keagamaan.

Kehadiran Pangdam V/Brawijaya disambut hangat Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Dr. dr. Sukadiono, MM, dan beberapa Wakil Ketua PWM, Dr. Hidayatullah, Dr. Syamsuddin, dan Dr. Muhammad Sholihin.

Adapun maksud dan tujuan kedatangan Pangdam V/Brawijaya, selain bersilaturahmi juga meminta doa dan dukungan dari Muhammadiyah agar dapat mengemban amanah, tugas dan tanggungjawab sebagai Pangdam V/Brawijaya dalam menjaga kondusifitas di wilayah Jawa Timur.

“Saya yakin tidak ada manusia yang super, dan tidak ada juga lembaga yang super body. Maka dari itu, kami memohon doa dan dukungan para Kiai agar kami bisa bekerja dengan baik,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Disamping itu, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., juga meminta saran dan masukan kepada Muhammadiyah dalam meningkatkan kemajuan Jawa Timur. Baik dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM) maupun keagamaan.

“Harapannya sinergitas ini mampu menjadikan Jawa Timur lebih baik lagi,” tegas Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Berlatar Belakang NU, Pangdam V/Brawijaya Minta Do’a Restu Ulama NU Dalam Menjaga Kondusifitas Masyarakat Jawa Timur

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama PJU Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke kantor PWNU Jawa Timur. Dalam kunjungannya tersebut, Pangdam V/Brawijaya yang memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama meminta doa restu sekaligus saran dan masukan dalam membantu menciptakan kondusifitas keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur.

Kedatangan Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan disambut baik Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, KH. Abdul Matin Djawahir dan jajaran pengurus PWNU Jawa Timur.

“Maksud kedatangan kami disini, selain bersilaturahmi dengan para ulama, kami jugal m memohon doa semoga saya sebagai Pangdam V/Brawijaya bisa berbuat yang terbaik untuk Jawa Timur. Terutama dalam membantu masyarakat Jatim,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Disamping itu, Mayjen TNI Farid Makruf juga memohon bimbingan, arahan, serta masukan dari para ulama di Jawa Timur dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur. Mengingat, Nahdlatul Ulama merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia.

“Akhir-akhir ini, kami melihat masih banyak yang membuat kegaduhan mengatasnamakan agama, aliran sesat, dan lain sebagainya. Maka dari itu, kami meminta bimbingan, arahan dan masukan dari para ulama untuk tetap menjaga kondusifitas di tengah masyarakat,” tambah Pangdam V/Brawijaya.

Menurut Pangdam V/Brawijaya, peran serta para ulama dan umara (pemerintah) tidak dapat terpisahkan dalam menjaga kondusifitas keamanan dan kenyamanan ditengah masyarakat. Sehingga dibutuhkan sinergitas dan kerjasama yang baik untuk masyarakat Jawa Timur.

Terlebih, Pangdam V/Brawijaya adalah putra kelahiran Bangkalan Madura yang memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama. Konon, Paman Pangdam V/Brawijaya, Yakni Dr. KH. Malik Madani pernah menjabat sebagai Katib Aam Syuriah PBNU periode 2010-2015.

“Meski saya tentara, saya juga pernah nyantri di Bangkalan. Selain itu, saya juga pernah diminta menjadi pengawal Pribadi Gusdur. Kebetulan saya keponakan dari KH. Malik Madani (PBNU),” ungkap Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Pangdam V/Brawijaya berharap dengan adanya dukungan para ulama, TNI AD dapat membantu menciptakan suasana yang kondusif, serta dapat hadir (membantu) ditengah-tengah kesulitan warga.

KOLABORASI ; Pangdam V/Brawijaya Gelar Cangkru’an Bareng Kakanwil Kemenkeu di Wilayah Jatim

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf l, M.A., menggelar Cangkru’an bareng bersama para Kepala Kantor Wilayah Kementerian Keuangan Wilayah Jawa Timur di Lapangan Tembak Batalyon Raider 500/MY Jalan Gajah Mada No.1, Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo Surabaya, Selasa, (24/1/2023).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya didampingi Kasdam V/Brawijaya, Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya dan PJU Kodam V/Brawijaya. Kegitan cangkruan bareng ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Kodam V/Brawijaya bersama Kanwil Kemenkeu di wilayah Jawa Timur.

Selain itu, bertujuan untuk menjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung semua pelaksanaan tugas-tugas negara.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur I, Untung Basuki menghaturkan terima kasihnya atas support dan dukungan Pangdam V/Brawijaya dalam kegiatan silaturahmi tersebut.

Selain kegiatan silaturahmi, para Kakanwil Kemenkeu Wilayah Jawa Timur diberi kesempatan untuk mencoba senapan jenis SN Varian 4 dengan kaliber 5,56 mm. Senjata api tersebut merupakan produk buatan dalam negeri yakni PT. Pindad (Persero) dengan panjang 10,25 cm, dan berat 4,15 kg.

Asops Kasdam V/Brawijaya Mewakili Pangdam V/Brawijaya Pimpin Upacara Penerimaan Satgas Apter Kodam XVII/Cenderawasih

Surabaya – Puluhan personel Kodam V/Brawijaya yang bertugas sebagai pasukan BKO Satgas Apter Kodam XVII/Cenderawasih akhirnya kembali dengan selamat. Pangdam V/Brawijaya melalui Asops Kasdam V/Brawijaya meminta kepada seluruh prajurit yang bertugas untuk mengecek segala perlengkapan dan melakukan pemeriksaan kesehatan pasca penugasan operasi di wilayah Papua.

“Saya selaku Asisten Operasi Kasdam V/Brawijaya mewakili Pangdam V/Brawijaya dan seluruh prajurit Kodam V/Brawijaya menyampaikan selamat datang kembali di Kodam V/Brawijaya, selamat kepada kalian yang telah melaksanakan tugas dengan baik sebagai Satgas Apter di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih,” ujar Kolonel Inf Fadli Mulyono,S.I.P., M.Sos saat memimpin upacara penerimaan di Lapangan Yonif Raider 500/MY, Senin, (23/1/2023).

Menurut Asops, acara penerimaan ini sebagai bentuk manifestasi dari rasa hormat dan bangga sekaligus sebagai wujud penghargaan kepada prajurit Kodam V/Brawijaya yang telah berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas dengan baik selama kurun waktu kurang lebih 13 bulan. Hal ini dapat dilihat dari tidak adanya pelanggaran selama pelaksanaan tugas.

“termasuk keberhasilan merebut hati dan pikiran rakyat untuk tetap berada dalam bingkai NKRI,” terangnya.

Dalam penugasan, lanjut Asops Kasdam V/Brawijaya, prajurit sedianya menjadikan sebagai bentuk pelajaran berharga untuk penugasan-penugasan berikutnya. Sehingga apapun yang ditugaskan kepada prajurit dapat terselesaikan dengan baik.

“Silahkan cek semua alat kelengkapan kalian, dan pastikan kalian juga melakukan pemeriksaan kesehatan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Gelar Cangkru’an Bareng Insan Media, Ini Harapan Pangdam V/Brawijaya untuk Jawa Timur

SURABAYA – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., menggelar Cangkru’an bersama Insan Media se-Jawa Timur bertempat di Lapangan Tembak Batalyon Raider 500/Sikatan Jalan Raden Wijaya, Sawunggaling, Wonokromo, Surabaya. Kamis (19/1/2023).

Dalam Cangkru’an tersebut, Pangdam V/Brawijaya menginginkan adanya kolaborasi antara Kodam V/Brawijaya dengan insan pers dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur. Sedikitnya ada sekitar 60 insan media dari berbagai perusahaan media di Jawa Timur. Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut, perwakilan organisasi PWI Jawa Timur, AMSI, dan IJTI.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya mengungkapkan maksud dan tujuan digelarnya Cangkru’an bersama insan media sebagai bentuk pilar keempat demokrasi. Menurutnya peran serta pers sangat berpengaruh dalam menjaga dan menciptakan stabilitas keamanan dan kenyamanan khususnya di Jawa Timur.

Pangdam V/Brawijaya yang juga asli Jawa Timur mengaku bersyukur bisa bertemu dan berkenalan langsung dengan para pimpinan media di Jawa Timur. Baginya, insan pers bukanlah sesuatu hal yang baru mengingat Mayjen TNI Farid Makruf pernah menjabat sebagai Kepala Penerangan Kopasus.

“Pertama saya ingin berkenalan dengan rekan-rekan disini. Dan kedua, saya memohon support, masukan dan dukungan. Kira-kira apa yang harus dilakukan Kodam V/Brawijaya kedepan,” jelas Pangdam V/Brawijaya.

Kodam V/Brawijaya sebagai satuan operasional dan satuan pembinaan, mendapat tugas dan mandat dari Kasad. Diantaranya, Ketahanan Pangan, TNI Manunggal Air, Mengurangi Angka Stunting, dan Babinsa masuk dapur warga.

“Sebagaimana perintah Panglima TNI dan Kasad, TNI harus hadir ditengah-tengah masyarakat, artinya, masyarakat harus hadir dalam membantu segala kesulitan warga. Termasuk program Babinsa masuk dapur warga,” terangnya.

Disisi yang lain, Kodam V/Brawijaya memiliki tugas dan peranan penting dalam menjaga dan menciptakan kondusifitas ditengah masyarakat. Beberapa bulan sebelumnya sempat terjadi insiden yang dapat mengganggu stabilitas keamanan ditengah masyarakat. Seperti munculnya gangster cilik dengan membawa senjata tajam. Perseteruan antar perguruan silat dan lain sebagainya.

“Kedepan akan kita masifkan lagi penanganan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat. Jangan sampai warga merasa ketakutan di rumahnya sendiri,” tegasnya.

Disamping itu, Pangdam V/Brawijaya mendapat masukan untuk memperbaiki hubungan antar suporter Arema dan Bonek Persebaya. Mengingat perselisihan antar suporter ini akan menjadi polemik berkepanjangan, jika tidak diselesaikan dengan baik.

“Bagi saya ini masukan yang sangat bagus. Dan kita akan terus berupaya untuk memperbaiki hubungan antar suporter ini. Dengan harapan situasi dan kondisi di Jawa Timur aman dan damai,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kababinminvetcaddam

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bertindak sebagai inspektur upacara serah terima jabatan Kababinminvetcaddam V/Brawijaya dari Kolonel Inf Sudung Hasiholan, C.H., kepada Letkol Inf Idang Ismail, S.Pd., M.Si bertempat di Gedung Balai Prajurit Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

Pada kesempatan itu, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas pengabdiannya selama bertugas di Kodam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya meyakini dengan bekal dan pengalaman selama bertugas di Kodam V/Brawijaya, prajurit mampu melaksanakan tugas dengan baik ditempat yang baru.

“Serah terima jabatan bagi saya adalah sesuatu yang lumrah dan merupakan bagian dari penyegaran suatu organisasi. Saya yakin dengan bekal yang didapat sebelumnya, saudara mampu mengemban dan menjalankan tugas ini dengan baik,” terang Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Sementara itu, kepada pejabat yang baru, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan ucapan selamat atas jabatan yang baru diemban dan berharap agar dapat segera beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Pangdam V/Brawijaya mengingatkan agar para pejabat dapat melaksanakan amanah yang diberikan dengan penuh rasa tanggung jawab dan berbuat yang terbaik untuk satuannya sesuai dengan tugas dan jabatan masing-masing guna mendukung kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan tugas Pokok Kodam V/Brawijaya.

“Amanah ini hendaknya bisa diterima dengan rasa syukur disertai dengan rasa tanggungjawab dan diwujudkan dengan kinerja terbaik,” tegasnya.