Mayjend TNI Rudi Saladin Meninjau Ketersediaan Air Warga Arjosari

Pasuruan,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, meninjau lokasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Air yang berlokasi di Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Rabu (04/09/2024).

Dijelaskan Pangdam, peninjauan itu dilakukan guna memastikan jika sumur bor yang disediakan oleh pihak Kodim 0819/Pasuruan itu, benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

“Saya berharap, kita semua dapat merawat keberadaan sumur bor ini,” kata Pangdam.

TNI Manunggal Membangun Air, jelas Mayjen TNI Rudy, merupakan program prioritas yang saat ini digagas oleh TNI-AD.

Tujuannya, ungkap Pangdam, adalah untuk membantu masyarakat dalam penyediaan air bersih guna kebutuhan sehari-hari.

“Saya pribadi mewakili Kodam Brawijaya, mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak terkait dalam mendukung suksesnya program ini,” ungkap Pangdam. (*)

Mayjen TNI Rudy Saladin Pimpin Sidang Pantukhir Caba Sub Panpus Kodam Brawijaya

Malang,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, memimpin berlangsungnya sidang penentuan terakhir atau Pantukhir kepada para calon siswa Bintara PK TNI-AD yang saat ini berada di Marindam V/Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur.

Sebelumnya, para casis tersebut telah mengikuti berbagai seleksi maupun tahapan yang telah dilakukan oleh panitia.

“Proses pantukhir ini dilakukan guna menjaring bibit-bibit prajurit TNI sesuai kriteria yang sudah ditentukan,” kata Pangdam. Rabu (04/09/2024).

Bukan hanya itu, selama proses pantukhir itu Pangdam menekankan betapa pentingnya obyektivitas dan integritas selama berlangsungnya proses pantukhir tersebut.

“Kita harus memastikan bahwa calon-calon yang terpilih adalah yang terbaik, baik dari segi fisik, mental, maupun intelektual. Mereka akan menjadi prajurit TNI AD yang memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kedaulatan negara dan melindungi masyarakat,” tegas Jenderal Bintang Dua yang pernah menjabat sebagai Sesmilpres ini.

Sekedar diketahui, Sidang pantukhir itu melibatkan tim penilai yang terdiri dari para pejabat Kodam Brawijaya, yang bertanggung jawab untuk melakukan penilaian secara komprehensif terhadap para calon.

Setiap aspek mulai dari kesehatan, kemampuan fisik, hingga potensi kepemimpinan, menjadi pertimbangan dalam proses seleksi tersebut.

Proses seleksi yang ketat serta transparan itu diharapkan dapat menghasilkan prajurit-prajurit TNI AD yang unggul dan siap menjalankan tugas-tugas negara dengan profesionalisme tinggi. (*)

Penuh kebanggaan, Dangartap Mayjen TNI Rudy Saladin sambut Kedatangan Satgas Yonarhanud 8/MBC

Surabaya,- Setelah mengemban tugas sebagai pasukan penjaga perbatasan antar negara, kini Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC kembali ke Home Base.

Berbagai prestasi berhasil diukir oleh pasukan dibawah kendali Letkol Arh Iwan Hermaya selama berada di perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Diantaranya, ialah berbagai aksi penggagalan penyelundupan barang-barang ilegal hingga narkoba.

Bahkan, kedatangan Satgas di Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya pada Selasa (03/09/2024) itu, disambut langsung oleh Pangdam V/Brw yang juga selaku Dangartap III/Surabaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A.

Dalam sambutanya Dangartap mengapresiasi atas keberhasilan satgas Yonarhanud 8/MBC, yang dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan menorehkan beberapa prestasi membanggakan.

Meski begitu, Mayjen TNI Rudy menghimbau seluruh pasukan berjuluk Sriti tersebut untuk tak terlena dengan keberhasilan mereka selama menjalankan misi di perbatasan antar negara.

“Tingkatkan terus kemampuan dengan bekal pengalaman selama melaksanakan Pamtas, untuk mengemban tugas selanjutnya,” tegas Dangartap.

Untuk diketahui, tak hanya menjaga kondusifitas dan stabilitas wilayah saja. Selama berada di medan tugas, prajurit Yonarhanud 8/MBC juga berhasil menyelesaikan misi-misi dalam rangka menciptakan serta meningkatkan Kemanunggalan TNI dan rakyat.

Misi itu, merupakan salah satu tugas terpenting yang harus dilakukan semua prajurit TNI selama di daerah perbatasan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Wilayah NKRI (*)

Mayjen TNI Rudy Saladin Sambut Kedatangan Panglima TNI

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, menyambut kedatangan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto di Lanudal Juanda, Surabaya. Sabtu (31/08/2024).

Kedatangan Panglima TNI tersebut, dalam rangka meninjau pelaksanaan Latgabma SGS di Puslatpur 5 Marinir Baluran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Pelaksanaan latihan itu, juga dihadiri langsung oleh Komandan Komando Indo Pasifik Amerika Serikat, Laksamana Samuel Paparo.

Latihan penyerbuan gabungan itu melibatkan berbagai matra Angkatan bersenjata, yaitu Angkatan Darat, Laut dan Udara dari sejumlah negara peserta.

Selama pelaksanaan Latgabma SGS 2024 itu, diwarnai dengan berbagai serangan terkoordinasi dan terintegrasi menggunakan berbagai platform militer seperti pesawat tempur, kapal perang, artileri dan pasukan darat dalam satu operasi terpadu.

Latihan gabungan tersebut, memanfaatkan berbagai teknologi militer canggih, diantaranya sistem komunikasi dan rantai komando yang sistematis untuk mengkoordinasikan serangan di berbabagi medan termpur secara tepat waktu.

Pahami Tugas Dan Jaga Kondusifitas Wilayah, Pesan Pangdam Mayjen TNI Rudy kepada Prajurit Yonif 512/QY

Bogor,- Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, memberikan pembekalan kepada ratusan prajurit Yonif 512/QY yang saat ini mengikuti pelatihan di Mako Pusat Stand by Operasi Pemeliharaan Perdamaian atau PSOPP Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pembekalan itu, dilakukan menjelang penugasan yang nantinya akan diemban oleh prajurit Yonif 512/QY di perbatasan Indonesia, Papua Nugini, tepatnya di Kabupaten Keerom, Papua.

“Seluruh personil Satgas harus memahami betul tugas di daerah operasi. Seperti apa dan bagaimana melaksanakan tugas secara benar sesuai tugas pokok masing-masing,” kata Pangdam dalam pengarahannya dihadapan ratusan prajurit yang memiliki julukan Semut Hitam tersebut. Kamis (29/08/2024).

Setiap pos Satgas, Mayjen TNI Rudy memerintahkan untuk bisa menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah serta masyarakat, dengan dengan melakukan identifikasi adanya berbagai praktik penyelundupan maupun pelanggaran yang terjadi di daerah perbatasan.

“Tingkatkan insting, dan utamakan faktor keamanan dan kewaspadaan,” tegasnya.

Tiba di Gedung Negara Grahadi, Kedatangan Mayjen TNI Rudy Disambut Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono

Surabaya,- Setelah sebelumnya menggelar kunjungan kerja di Mapolda Jatim, kini Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, kembali menggelar kunjungan kerjanya ke Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya. Rabu (28/08/2024).

Dengan didampingi para PJU Kodam V/Brw, kedatangan Jenderal Bintang dua itu disambut langsung oleh Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono.

Beberapa hal menjadi topik pembahasan pada kunjugan kerja tersebut, salah satunya membahas soal sinergitas dan kerjasama antara kedua instansi.

“Komitmen Kodam V/Brawijaya dalam membantu Pemerintah Provinsi untuk pembangunan, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat di Jawa Timur akan terus kita pelihara dan tingkatkan melalui Sinergitas dengan seluruh instansi serta komponen masyarakat” tegas Pangdam.

Bukan hanya itu saja, pihak Pemprov Jatim juga bakal terus melanjutkan kerjasama dengan pihak Kodam V/Brawijaya. Program itu, tentunya mencakup tentang upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.

“Sejauh ini kerjasama antara Pemprov Jatim dengan Kodam V/Brawijaya sudah berjalan dengan baik. Semisal, adanya kerjasama pada program RTLH, ketahanan pangan Stunting dan beberapa program sosial lainnya,” jelas Mayjen TNI Rudy. (*)

Mayjen TNI Rudy Saladin Lakukan Kunjungan Perdana ke Mapolda Jatim

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, menggelar kunjungan kerja perdananya ke Mapolda Jatim.

Dengan didampingi para PJU, kedatangan orang nomor satu di wilayah teritorial Koda V/Brawijaya itu, langsung disambut oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto, serta Wakapolda Jayim Brigjen Pol Akhmad Yusel Gunawan. Selasa (27/08/2024).

Dijelaskan Pangdam, kunjungan yang ia lakukan itu, dalam rangka melanjutkan sinergitas antara Kodam Brawijaya dengan Mapolda Jatim.

“Sinergitas antara Kodam Brawijaya dan Polda Jatim sudah sangat cukup baik. Maka dari itu, tugas saya ialah melanjutkan sinergitas ini,” ujar Pangdam.

Selain memperkuat sinergitas, kunjungan yang dilakukan oleh Mayjen TNI Rudy Saladin itu, juga dalam rangka menjalin silaturahmi.

“Guyub, rukun, kompak dan soliditas sudah menjadi harga mati bagi TNI-Polri,” pesan Pangdam.

Dalam kesempatan kunjungan itupun, mantan Sekretaris Militer Presiden itu, juga berkomitmen untuk bersinergi menjaga Kamtibmas di Jatim.

“Kondusifitas wilayah yang sudah tercipta ini, akan terus kami jaga dan kami tingkatkan melalui berbagai kegiatan,” tandasnya.

Mayjen TNI Rudy Saladin M.A. Hadiri Pembukaan Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield

Sidoarjo,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, menghadiri pembukaan Latgabma Super Garuda Shield Tahun 2024 yang digelar di Base Ops Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut Juanda, Sidoarjo. Senin (26/08/2024).

Latihan gabungan bersama Super Garuda Shield (SGS) tahun 2024 itu, yang dibuka secara resmi oleh Wadankodiklat TNI, Marsekal Muda TNI Widyargo Ikoputra bersama Mayjen Joseph R. Harris 2nd Hawai Air National Guard Commander tersebut ditandai dengan penyemaatan tanda peserta latihan kepada dua orang prajurit perwakilan peserta latihan.

Ditemui usai mengikuti prosesi pembukaan tersebut, Pangdam mengatakan jika Latgabma itu diikuti oleh ribuan prajurit TNI dan prajurit militer dari negara sahabat di kawasan Indo-Pasifik, diantarnya Amerika Serikat, Australia, Jepang, Singapura, Inggris, Kanada, Thailand, Korea Selatan, Perancis, Selandia Baru, dan negara pengamat dari Brazil, Malaysia, Filipina, Belanda, Papua Nugini, Brunei Darussalam, Arab Saudi, India dan Timor Leste.

“Latgabma SGS ini akan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus hingga 06 September,” kata Mayjen TNI Rudy.

Tujuan digelarnya Latgabma tersebut, kata Pangdam, ialah untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan untuk merencanakan sekaligus melaksanakan operasi gabungan bersama yang didukung oleh Staf Fungsi Gabungan.

“Latihan ini juga digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama bilateral antar militer, serta meningkatkan interoperability TNI dan US Indopacom dalam hal kapasitan untuk merencanakan operasi gabungan bersama,” jelas Pangdam V/Brawijaya.

Mayjen TNI Rudy Saladin Lakukan Kunjungan Kerja ke Kogartap III/Surabaya

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, menggelar kunjungan kerjanya ke Mako Gartap III/Surabaya. Kunjungan yang dilakukan pada Jumat (24/08/2024) itu, bertujuan untuk menjalin silaturahmi.

“Saya selaku Dangartap yang menggantikan pejabat sebelumnya, juga bertujuan untuk memperkenalkan diri,” ucap Mayjen TNI Rudy.

Tak hanya itu, Mayjen TNI Rudy juga mengapresiasi kinerja personil Gartap III/Surabaya. Pasalnya, angka pelanggaran yang terjadi pada anggota TNI di wilayah Kogartap III/Surabaya bisa dicegah dengan baik.

“Sejauh ini, angka pelanggaran yang terjadi di lingkungan TNI, khususnya di wilayah Kogartap III/Surabaya sangat minim. Itu patut diapresiasi,” tandasnya.

Dangartap berharap, adanya sinergitas dan kekompakan dalam upaya penindakan dan pencegahan yang dilakukan oleh personil Gartap III/Surabaya, bisa terus ditingkatkan.

“Sinergitas dan kekompakan ini, harus terpelihara dengan baik,” pintanya. (*)

Prosesi Lepas Sambut Pangdam V/Brawijaya Diwarnai Nuansa Keharmonisan

Surabaya,- Nuansa keharmonisan dan kekeluargaan seketika tercipta ketika proses lepas sambut Pangdam V/Brawijaya dari Mayjen TNI Rafael Granada Baay ke Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, yang digelar di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Jumat (23/08/2024) malam.

Pada pelakasanaan acara yang dihadiri Forkopimda Jatim, beserta stakeholder serta sejumlah pihak lainnya itu, diwarnai sejumlah pesan.

Pesan itu, tertuju pada sinergitas antar semua pihak di Jawa Timur yang selama ini sudah terjalin dan terwujud dengan sangat baik.

“Tentunya, saya sebagai Pangdam V/Brawijaya akan melanjutkan program-program dan sinergitas pejabat sebelumnya,” ucap Mayjen TNI Rudy.

Mayjen TNI Rudy berharap, proses lepas sambut saat ini bisa dijadikan momentum bagi semua pihak untuk memperkuat Persatuan dan Kesatuan. “Semua itu, tentunya demi menjaga Persatuan dan Kesatuan yang sudah tercipta di Jawa Timur ini,” jelas Pangdam. (*)