Babinsa Kawal Petani Mataraman Wujudkan Ketahanan Pangan dan Kedekatan TNI Rakyat

MADIUN — Kehadiran Babinsa di sawah wilayah Mataraman hampir terlihat setiap hari, menunjukkan peran nyata mereka dalam membantu petani mulai pendampingan teknis hingga dukungan sosial. Kehadiran ini membawa manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat upaya ketahanan pangan daerah.
Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa bersifat menyeluruh, mulai penyiapan lahan hingga panen. Ia menegaskan para Babinsa juga membantu penyerapan gabah petani melalui kerja sama dengan Bulog, memastikan hasil panen tersalurkan tepat sasaran sesuai kebutuhan wilayah.
Dalam menghadapi persoalan air, Babinsa turut terlibat dalam pelaksanaan pipanisasi dan pompanisasi yang diprogramkan TNI AD bersama Kementerian Pertanian. Program ini menjadi solusi bagi petani saat kekurangan pasokan air sehingga proses tanam tetap berjalan dan produksi pangan tetap terjaga seluruhnya pada musim tanam.
Ismail menilai peran Babinsa memiliki dimensi lebih luas dari sekadar bantuan teknis, karena ikut menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan. Ia menyebut kehadiran Babinsa memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui interaksi langsung di lapangan yang mampu menciptakan hubungan emosional positif antara aparat teritorial dan petani daerah.
Ia menegaskan komitmen satuan untuk selalu responsif terhadap kesulitan rakyat, sebagai wujud TNI yang lahir dari rakyat dan mengabdi untuk rakyat. Statement tersebut menggambarkan tanggung jawab moral TNI dalam mendukung masyarakat dan memberikan solusi konkret terhadap berbagai hambatan di sektor pertanian wilayah setempat.
Dengan berbagai langkah yang dilakukan, Babinsa menjadi motor penggerak ketahanan pangan dan jembatan emosional antara TNI serta masyarakat. Sinergi berkelanjutan ini diharapkan terus memperkuat kemandirian pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendampingan serta kolaborasi di wilayah Mataraman.



