Danrem 081/DSJ Resmikan Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Penghubung Dua Kecamatan Nganjuk

NGANJUK,– Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Sukomoro dengan Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, pada Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pembangunan infrastruktur penting yang ditunggu masyarakat.

Dalam sambutannya, Kolonel Untoro menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini diharapkan dapat menggantikan jembatan lama yang sudah tidak layak digunakan serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar. Jembatan tersebut akan menjadi akses vital yang menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat setempat.

“Kami berharap jembatan gantung ini dapat semakin mempermudah warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun sosial,” ujar Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto usai melaksanakan peletakan batu pertama di lokasi kegiatan.

Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang sekitar 60 meter dan lebar 1,8 meter. Dengan ukuran tersebut, jembatan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna yang melintas, serta mendukung konektivitas antara dua kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

Kolonel Untoro menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II. Program tersebut merupakan wujud nyata TNI AD dalam membantu pemerintah mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam hal akses dan mobilitas di wilayah terpencil.

Selain melakukan peletakan batu pertama, Danrem 081/DSJ juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh warga yang hadir.

Melalui pembangunan ini, diharapkan jembatan gantung tersebut dapat memperkuat akses antarwilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nganjuk. Kehadiran TNI AD melalui program pembangunan infrastruktur menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat di berbagai bidang.

Babinsa Desa Ringintelu Aktif Dukung Pencegahan Stunting di Posyandu Bangau Banyuwangi 2026

BANYUWANGI,– Senyum ceria balita dan ramah tamah warga menjadi pemandangan hangat di Posyandu Bangau, Dusun Ringinmulyo, pada Sabtu (10/01/2026) pagi. Di tengah hiruk pikuk penimbangan dan pengukuran, terlihat sosok berseragam loreng, Serka Made Wahyu, Babinsa Desa Ringintelu, turut ambil bagian aktif dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran Babinsa dalam memonitoring kegiatan ini bukan hanya sekadar formalitas, namun menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan dan tumbuh kembang generasi penerus bangsa. Serka Made Wahyu ikut membantu kader dalam pelayanan dan memberi semangat kepada para orang tua balita.

Dengan sigap, Serka Made Wahyu sesekali membantu menenangkan balita yang rewel saat ditimbang atau membantu kader melakukan pengukuran tinggi badan agar proses pelayanan berjalan lancar. Ia berinteraksi akrab dengan kurang lebih 23 balita yang hadir dan memperkuat peran TNI di tengah masyarakat.

Sinergi yang terjalin antara Babinsa, Bidan Desa Ringintelu Ibu Anis, Amd.Keb., dan enam orang kader posyandu menciptakan suasana yang nyaman, tertib, serta partisipatif. Fokus utama kegiatan ini adalah pencegahan stunting dan memastikan seluruh balita di wilayah Ringintelu mendapatkan pelayanan kesehatan optimal.

Kegiatan ini juga menegaskan bahwa TNI tidak hanya berperan menjaga keamanan, namun turut aktif mendukung kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan sosial dan kesehatan di desa binaannya. Upaya Babinsa menjadi bentuk nyata kehadiran TNI dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

“Melihat anak-anak tumbuh sehat adalah kebahagiaan kita semua. Kami akan terus mendukung kegiatan positif seperti Posyandu ini agar tumbuh kembang anak-anak di Ringintelu selalu terpantau dengan baik,” ujar Serka Made Wahyu di sela kegiatan berlangsung.

Komitmen ini menegaskan bahwa TNI, melalui peran aktif Babinsa, akan senantiasa hadir di tengah masyarakat guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan desa yang sehat, kuat, dan sejahtera.

Koramil 0825-12/Rogojampi Tanam Jagung Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional 2026

BANYUWANGI, 10 Januari 2026 – Dalam upaya mendukung program pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, jajaran Koramil 0825/12 Rogojampi melaksanakan kegiatan penanaman jagung di lahan produktif milik TNI AD yang dikelola oleh Koramil Rogojampi pada Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata TNI mendukung ketahanan pangan.

Penanaman tersebut dipimpin langsung oleh Bati Tuud Koramil 0825/12 Rogojampi, Peltu M. Fahrur Rozi, dengan melibatkan seluruh anggota Koramil. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif yang bermanfaat bagi ketersediaan pangan masyarakat di wilayah Rogojampi.

Peltu M. Fahrur Rozi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari instruksi komando untuk memastikan setiap satuan kewilayahan memiliki kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Ia menekankan pentingnya peran TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal.

“Kami memanfaatkan lahan di lingkungan Koramil Rogojampi untuk ditanami jagung. Selain mendukung program ketahanan pangan nasional, kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa lahan sekecil apa pun jika dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat ekonomi dan pangan,” ujar Peltu Fahrur Rozi.

Melalui penanaman jagung ini, hasil panen nantinya diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan baik untuk kebutuhan internal satuan maupun membantu masyarakat sekitar. Program ini menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat wilayah.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat gotong royong. Para anggota Koramil 0825/12 Rogojampi menunjukkan dedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas kewilayahan yang tidak hanya berfokus pada pertahanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan sosial masyarakat secara langsung dan berkelanjutan.

Melalui langkah ini, TNI AD berharap keberhasilan program penanaman jagung di wilayah Rogojampi dapat menjadi contoh implementasi nyata komitmen prajurit dalam menjaga ketahanan pangan serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Wilayah Blitar

BLITAR – Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Arm Untoro Haryanto, S.I.P., M.I.P., beserta rombongan meninjau langsung lokasi sasaran pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah jajaran Kodim 0808/Blitar, Jawa Timur, pada Sabtu (10/01/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda kerja Korem 081/DSJ.

Peninjauan dilaksanakan di dua titik wilayah, yakni Kecamatan Talun dan Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar. Lokasi pertama terletak di Dusun Tawang, Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, sementara lokasi kedua berada di Desa Jugo, Kecamatan Kesamben. Keduanya menjadi bagian dari program strategis pembangunan Jembatan Perintis Garuda Presiden RI.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan lapangan serta kelancaran pelaksanaan pembangunan. Rombongan Danrem 081/DSJ didampingi Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.M., M.H.I., bersama Kasiter Korem 081/DSJ Letkol Inf Subagya Pujiarno, Danden Zibang 3/V Madiun Letkol Czi Hery K, dan Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail.

Hadir pula dalam kegiatan ini unsur Forkopimcam, aparat desa, serta staf Kodim 0808/Blitar. Mayor Cke Supriono, selaku Pabung Kodim 0808/Blitar, memaparkan kondisi awal lokasi pembangunan jembatan di Dusun Tawang yang akan menjadi penghubung antara tiga desa yaitu Desa Tumpang, Desa Jeblog, dan Desa Bendosewu.

Jembatan yang direncanakan memiliki panjang 40 meter dan lebar 3 meter ini sebelumnya hanya berupa jembatan bambu hasil swadaya warga, dengan kedalaman sungai mencapai 4,5 meter yang dapat meningkat hingga 7 meter saat banjir. Kondisi tersebut menimbulkan risiko tinggi bagi aktivitas masyarakat sekitar.

Rencana pembangunan dimulai dengan pengukuran pada 5 Januari 2026, dilanjutkan pengiriman material 9 Januari 2026, dan pelaksanaan konstruksi mulai 10 Januari hingga ditargetkan selesai pada 30 Januari 2026. Tahapan pembangunan mencakup pemasangan jembatan gantung, seling, serta papan penghubung utama.

Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan menegaskan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan proyek strategis Presiden RI sekaligus simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ia berharap, jembatan ini dapat meningkatkan mobilitas warga serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Blitar secara berkelanjutan.

Danrem 081/Dhirotsaha Jaya dan Dandim Tulungagung Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Perintis Strategis

TULUNGAGUNG — Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., mendampingi Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P., meninjau calon sasaran pembangunan jembatan perintis jenis Armco dan beton di Desa Karanganom dan Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (10/01/2026).

Peninjauan dilakukan untuk mengecek langsung kondisi lapangan, aspek teknis, serta kelayakan lokasi sebelum ditetapkan sebagai sasaran pembangunan. Rencana pembangunan jembatan ini diharapkan dapat menjadi sarana vital bagi masyarakat dalam mengakses pendidikan, fasilitas umum, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Danrem 081/Dhirotsaha Jaya bersama Dandim 0807/Tulungagung meninjau kondisi geografis, lebar bentangan sungai, serta potensi manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Data hasil peninjauan menjadi dasar evaluasi untuk menentukan apakah lokasi memenuhi standar teknis serta administrasi pembangunan.

Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, menegaskan bahwa kegiatan ini belum menjadi keputusan akhir. “Peninjauan ini bertujuan memastikan kelayakan lokasi. Jika hasil pengecekan tidak memenuhi persyaratan teknis, maka pembangunan tidak akan dilaksanakan di titik tersebut,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam setiap rencana pembangunan agar hasilnya aman, bermanfaat, dan tepat sasaran. “Kami ingin memastikan setiap pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” imbuhnya.

Selain menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah, kegiatan ini juga menunjukkan peran aktif TNI AD dalam membantu mempercepat pembangunan wilayah melalui pendekatan teritorial yang humanis dan solutif, khususnya di daerah pedesaan dan terpencil.

Dandim berharap peninjauan ini menghasilkan data lapangan yang akurat sehingga keputusan pembangunan jembatan perintis nantinya benar-benar mendukung kepentingan masyarakat dan memperkuat konektivitas wilayah Kabupaten Tulungagung secara menyeluruh.

Tim Wasev Kodam V/Brawijaya Tinjau Program Koperasi Merah Putih Didampingi Dandim Probolinggo

PROBOLINGGO — Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama para perwira staf menyambut kunjungan kerja Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Kodam V/Brawijaya dalam rangka peninjauan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sabtu (10/01/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.

Ketua Tim Wasev Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kodam V/Brawijaya, Kolonel Inf Agus Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan progres pembangunan KDKMP berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

KDKMP merupakan program strategis pemerintah Indonesia yang bertujuan memperkuat ekonomi desa dan kelurahan melalui pembentukan koperasi multifungsi yang modern dan terintegrasi. Program ini menggabungkan layanan simpan pinjam, kios sembako, apotek, klinik kesehatan, hingga platform digital untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kolonel Inf Agus Supriyanto menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan KDKMP membutuhkan sinergi lintas sektor, terutama dukungan dari TNI di tingkat satuan teritorial. “Koperasi ini adalah program strategis pemerintah yang harus kita dukung bersama agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya menegaskan kesiapan Kodim dalam mendukung penuh pelaksanaan program pemerintah tersebut. Ia berharap ke depan KDKMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian masyarakat di wilayah Probolinggo dan sekitarnya.

“Kodim 0820/Probolinggo siap mengawal program-program strategis pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan rakyat agar berjalan optimal dan tepat sasaran,” ungkap Letkol Iwan dalam kesempatan tersebut, menekankan komitmen TNI sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Wasev Kodam V/Brawijaya meninjau pembangunan pada enam titik lokasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah Kodim 0820/Probolinggo, yakni di Kelurahan Pilang, Kanigaran, Jrebeng Wetan, serta Desa Laweyan, Muneng, dan Klampok. Diharapkan seluruh titik dapat beroperasi secara profesional dan berkelanjutan.

Satgas Yonif 511/Dibyatara Yodha Gelar Makan Bersama Gratis Bangun Kedekatan dengan Warga Tima

LANNY JAYA, PAPUA PEGUNUNGAN — Satgas Yonif 511/Dibyatara Yodha melaksanakan kegiatan makan bersama gratis Minggu ke-9 bersama masyarakat Kampung Tima, Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya, pada Sabtu (10/01/2026). Kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga sebagai wujud nyata kepedulian dan kedekatan TNI dengan masyarakat setempat.

Makan bersama ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas Yonif 511/Dibyatara Yodha. Tujuannya mempererat silaturahmi, meningkatkan rasa kebersamaan, serta membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di wilayah penugasan yang menjadi fokus pembinaan satuan dalam mendukung kesejahteraan rakyat.

Komandan SSK 2 Pos Tima Yonif 511/Dibyatara Yodha Kapten Inf Gatot Primadasa, S.Tr.(Han), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar berbagi makanan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi sosial dan pendekatan humanis antara TNI dan masyarakat dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai saudara yang siap membantu dan berbagi kebahagiaan,” ujar Kapten Inf Gatot Primadasa dalam kesempatan tersebut, menegaskan pentingnya hubungan emosional antara prajurit dan warga binaan.

Salah satu tokoh agama Kampung Tima, Bapak Deus (48), menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih kepada Satgas Yonif 511/Dibyatara Yodha. Ia menilai bahwa kegiatan ini mencerminkan kehadiran TNI yang bersahabat dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat di pedalaman Papua Pegunungan.

“Kami sebagai masyarakat adat Kampung Tima sangat senang dan berterima kasih. TNI sudah datang, makan bersama kami, dan menunjukkan perhatian kepada warga. Ini membuat kami merasa aman dan tidak sendiri,” ungkap Bapak Deus dengan penuh rasa syukur.

Melalui kegiatan makan bersama ini, Satgas Yonif 511/Dibyatara Yodha berharap terjalin kepercayaan yang lebih kuat antara TNI dan masyarakat, serta tercipta suasana aman, harmonis, dan kondusif guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan di wilayah Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya.

Dandim 0806/Trenggalek Kawal Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Wujudkan Kemandirian Ekonomi Rakyat

TRENGGALEK – Komitmen TNI dalam mendukung program strategis pemerintah terus diperkuat hingga tingkat desa. Melalui satuan teritorial, TNI aktif mengawal pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai langkah nyata memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Komitmen tersebut ditunjukkan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., dengan meninjau langsung proses pembangunan KDMP di Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (9/1/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Letkol Roy menegaskan bahwa keterlibatan TNI melalui satuan teritorial merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat. “TNI melalui Kodim 0806/Trenggalek akan terus memantau dan mengawal pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini,” ujarnya.

Menurutnya, KDMP tidak hanya dimaknai sebagai proyek fisik, tetapi sebagai instrumen strategis penggerak ekonomi desa. Koperasi ini diharapkan mampu memperkuat kelembagaan usaha rakyat, meningkatkan produktivitas ekonomi, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Letkol Roy juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan pembangunan KDMP. Ia menilai bahwa kolaborasi pemerintah daerah, aparat desa, masyarakat, serta unsur TNI-Polri menjadi kunci utama agar program ini berjalan optimal, tepat waktu, dan berkelanjutan.

Kehadiran TNI dalam proses pembangunan desa merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial yang menjadi bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat. Melalui peran ini, TNI tidak hanya menjaga stabilitas dan pertahanan wilayah, tetapi juga aktif dalam mendukung pembangunan nasional berbasis kerakyatan.

Masyarakat Desa Ngetal menyambut positif keterlibatan Dandim 0806/Trenggalek dalam pembangunan KDMP. Dengan pengawalan TNI, pembangunan koperasi diharapkan berjalan lancar dan menjadi contoh kolaborasi efektif antara negara dan masyarakat menuju kemandirian ekonomi desa.

Babinsa Surabaya Gelar Jumat Berkah Wujudkan Kepedulian Sosial dan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

SURABAYA – Kepedulian terhadap warga kurang mampu terus ditunjukkan aparat teritorial TNI AD. Babinsa Kelurahan Karangpilang, Koramil 0830-19/Karangpilang, melaksanakan kegiatan sosial Jumat Berkah dengan berbagi kepada warga binaan di wilayah Kelurahan Karangpilang, Kecamatan Karangpilang, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut dipusatkan di Karangpilang Gang Mawar RT 05 RW 01. Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Danposramil Karangpilang Peltu Sugeng Hariyono, bersama Babinsa Kelurahan Karangpilang Serda Abdul Rochman, serta unsur masyarakat dan Kader Surabaya Hebat.

Bantuan disalurkan kepada warga lanjut usia kurang mampu, Ibu Baktiningsi (62), sebagai bentuk nyata empati dan kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan sosial ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari warga sekitar.

Danposramil Karangpilang Peltu Sugeng Hariyono menegaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah binaan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan memberi manfaat langsung bagi warga,” tegasnya.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan Babinsa Kelurahan Darmo Koramil 0830-17/Wonokromo, Sertu Munawar, di Jalan Ronggowarsito, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa menyalurkan bantuan sembako kepada warga binaan yang membutuhkan, bersama Ketua RW 10 Bapak Supriadi.

Bantuan tersebut diberikan kepada warga Bapak Suraji dan Bapak Agus Kurniawan sebagai bentuk perhatian TNI terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Kehadiran Babinsa diharapkan terus memperkuat ikatan sosial dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap peran TNI di wilayah.

Melalui kegiatan berbagi ini, diharapkan dapat meringankan beban warga serta menumbuhkan semangat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Babinsa Garum Pimpin Penanaman Pohon untuk Cegah Longsor dan Lindungi Lingkungan Blitar

BLITAR – Dalam upaya mengantisipasi bencana alam dan menjaga kelestarian lingkungan, Babinsa Kelurahan Garum, Koramil 0808/02 Garum, Serda Olvi Andrian Manafe, memimpin aksi penanaman pohon keras. Kegiatan ini dilaksanakan bersama warga Lingkungan Magersari pada Jumat (9/1/2026).

Kegiatan fokus pada area dengan tingkat kemiringan tanah curam dan rawan pergeseran tanah. Pemilihan pohon keras dilakukan karena sistem perakarannya yang kuat, dianggap mampu mengikat struktur tanah dengan lebih stabil dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu.

Serda Olvi menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud kepedulian TNI terhadap keselamatan warga. “Kami mengajak masyarakat untuk sadar akan pentingnya menjaga ekosistem. Dengan menanam pohon, kita membangun benteng alam melindungi pemukiman dari bahaya tanah longsor di masa depan,” jelasnya.

Antusiasme warga Lingkungan Magersari terlihat tinggi dalam kegiatan gotong royong ini. Masyarakat bahu-membahu menyiapkan lubang tanam dan memposisikan bibit pohon secara strategis. Kolaborasi ini diharapkan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dan menciptakan lingkungan yang hijau dan aman.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan terus meningkat. Serda Olvi juga menghimbau agar warga aktif merawat pohon-pohon yang ditanam agar dapat tumbuh maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.

Penanaman pohon ini menjadi bagian dari komitmen Koramil 0808/02 Garum dalam mendukung mitigasi bencana berbasis masyarakat di wilayah Kabupaten Blitar. Harapan besar agar langkah ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua penghuni.