Babinsa Labang Dampingi Monev Dana Desa Tahap II, Pastikan Tepat Sasaran

BANGKALAN — Babinsa Koramil 0829-07/Labang, Sertu Mohamad Rois dan Sertu Supriyadi, mendampingi Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap II TA 2025 di Desa Sendeng Dejjeh dan Desa Jukong, Kecamatan Labang, Senin (12/1/26), untuk memastikan pelaksanaan Sapras dan Nonsapras sesuai rencana.

Kegiatan Monev dipimpin Camat Labang Abdul Hadi, SE., MM, didampingi Kasi PMD Kecamatan Labang Maksum. Tim memeriksa kesesuaian program bersumber Dana Desa terhadap perencanaan, ketepatan sasaran, serta kelengkapan administrasi dan capaian fisik, guna menjamin akuntabilitas dan transparansi.

Lokasi monitoring mencakup kegiatan Sarana Prasarana dan Non Sarana Prasarana pada Tahap II Tahun Anggaran 2025. Pemeriksaan dilakukan melalui pengecekan dokumen, peninjauan lapangan, dan klarifikasi kepada perangkat desa, agar setiap tahapan dapat dipertanggungjawabkan secara prosedural.

Turut hadir Bhabinkamtibmas Polsek Sukolilo Ipda Yusup, Kepala Desa Jukong, Sekretaris Desa Sendeng Dejjeh, pendamping desa, serta perwakilan BPD. Kehadiran lintas unsur memperkuat pengawasan bersama demi kepentingan masyarakat, sekaligus memperkecil potensi penyimpangan penggunaan anggaran.

Babinsa menegaskan pendampingan merupakan komitmen TNI mendukung tata kelola pemerintahan desa yang bersih. “Kami hadir untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sertu Mohamad Rois saat kegiatan berlangsung.

Pendampingan Babinsa juga berfungsi memperkuat koordinasi kewilayahan, menjaga stabilitas, serta membantu kelancaran pelaksanaan program desa. Sinergi dengan kecamatan, kepolisian, dan unsur desa diarahkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, serta efektif.

Selama pelaksanaan, monitoring dan evaluasi berjalan lancar, aman, dan mendapat respons positif dari pihak terkait. Diharapkan hasil Monev memperkuat perbaikan pelaksanaan program berikutnya, sehingga Dana Desa semakin tepat guna dan berdampak pada kesejahteraan warga.

Dandim 0807/Tulungagung Tinjau Progres KDKMP Enam Desa, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

TULUNGAGUNG — Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh. Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., meninjau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di enam desa, dua kecamatan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (12/01/2026), guna memastikan kesiapan program ekonomi strategis nasional berjalan.

Peninjauan dilakukan di Desa Kaliwungu, Gilang, Pulosari, dan Jabalsari, Kecamatan Ngunut, serta Desa Tanggulwelahan dan Keboireng, Kecamatan Besuki. Kegiatan ini memantau capaian fisik bangunan, kesiapan pendukung, serta kesesuaian jadwal pembangunan terhadap rencana yang ditetapkan.

Di lokasi, Dandim berinteraksi dengan aparat desa dan pihak terkait untuk memperoleh informasi perkembangan serta kendala lapangan. Langkah ini mendukung koordinasi lintas unsur agar pelaksanaan pembangunan berjalan tertib, akuntabel, dan tepat sasaran, sekaligus mempercepat penyelesaian sesuai target waktu.

Letkol Arh. Hanny Galih Satrio menegaskan komitmen Kodim 0807/Tulungagung mendukung program nasional pemerintah pusat dalam memperkuat perekonomian masyarakat. “KDKMP merupakan program strategis pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tegasnya saat peninjauan berlangsung.

Kodim 0807/Tulungagung juga menyatakan kesiapan mengawal pembangunan dan pelaksanaan operasional KDKMP agar sesuai tujuan. Dukungan ini diarahkan pada penguatan tata kelola, pemanfaatan fasilitas, dan pengawasan progres, sehingga koperasi benar-benar menjadi instrumen ekonomi kerakyatan yang bermanfaat bagi warga.

Dandim menilai keberadaan koperasi harus dimanfaatkan optimal setelah beroperasi, termasuk membuka peluang usaha dan memperkuat daya saing ekonomi desa. Pembangunan yang tepat mutu dan tepat waktu diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperluas akses layanan ekonomi di tingkat desa.

Melalui peninjauan langsung, pembangunan KDKMP di Tulungagung diharapkan selesai tepat waktu, tepat sasaran, dan mendukung terwujudnya desa mandiri serta sejahtera. Kodim 0807/Tulungagung berharap seluruh pihak menjaga sinergi agar manfaat koperasi dirasakan nyata oleh masyarakat.

Dandim 0830/Surabaya Tinjau Lima Titik Karya Bakti Rehabilitasi Jembatan Demi Keselamatan Warga

SURABAYA – Dalam rangka rencana pembangunan dan rehabilitasi jembatan jalan kaki di wilayah Kodim 0830/Surabaya, Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han, didampingi Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Mayor Arh Suhardi, meninjau langsung lima titik lokasi sasaran kegiatan karya bakti. Peninjauan dilaksanakan pada Senin, (12/1/2026).

Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han menegaskan bahwa kegiatan karya bakti ini menyasar lima lokasi prioritas yang dinilai membutuhkan penanganan segera demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Adapun sasaran pertama berada di Bratang Wetan No. 36/Krukah Timur (depan SMPN 24) Kecamatan Wonokromo, dengan rencana pelebaran jembatan selebar 1,5 meter dan panjang 10,5 meter. Sasaran kedua di Jalan Broggalan depan Jalan Jolontundo Baru II, dengan kondisi jalan rusak berat pada sisi timur akibat amblas dan membahayakan pengguna jalan, direncanakan pelebaran jembatan selebar 1,2 meter dan panjang 7 meter.

Sasaran ketiga berlokasi di Jalan Tambak Boyo depan SDN Pekel 1, dengan kondisi jembatan relatif baik namun pagar pembatas rusak, sehingga direncanakan pelebaran jembatan selebar 1,2 meter dan panjang 9,4 meter. Sasaran keempat berada di Jalan Raya Wiyung dan Jalan Raya Menganti, Kecamatan Wiyung, dengan rencana pelebaran jembatan selebar 1,5 meter dan panjang 10 meter.

Sasaran kelima terletak di Jalan Tambak Asri, Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo, dengan rencana pelebaran jembatan selebar 1,5 meter dan panjang 30 meter.

Melalui peninjauan ini, Dandim berharap seluruh rencana rehab jembatan dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mendukung keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.

Babinsa Wiyung Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Disiplin Siswa MI Bahrul Ulum Surabaya

SURABAYA– Babinsa Kelurahan Wiyung Koramil 0830-19/Karangpilang Koptu Farie Dwi A bersama Batituud Peltu Sugeng Hariyono bertindak sebagai pembina upacara bendera di MI Bahrul Ulum, Jl. Wiyung II, Kecamatan Wiyung, sekaligus memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada para siswa, Senin (12/1/2026).

Kegiatan upacara bendera diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh siswa-siswi MI Bahrul Ulum. Upacara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Sekolah Ibu Hanik, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan, serta para guru dan tenaga pendidik. Suasana berlangsung tertib dan penuh semangat.

Dalam amanatnya, Batituud Peltu Sugeng Hariyono menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Nilai tersebut meliputi cinta tanah air, semangat persatuan, kedisiplinan, serta menghormati guru dan orang tua. Ia juga mendorong siswa untuk rajin belajar dan berperilaku positif di sekolah.

Menurut Peltu Sugeng, kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan di sekolah merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial TNI AD. Melalui pendidikan karakter dan nasionalisme, diharapkan generasi muda tumbuh menjadi individu yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat bela negara.

Sementara itu, Kepala Sekolah MI Bahrul Ulum Ibu Hanik, S.Pd mengapresiasi kehadiran Babinsa yang telah memberikan motivasi dan pengetahuan kebangsaan kepada siswa. Ia menilai kegiatan ini memberikan pengaruh positif dalam pembentukan karakter peserta didik sejak usia sekolah dasar.

Kegiatan tersebut juga mempererat sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan dalam mendukung program pembinaan generasi muda. Hal ini sekaligus memperkuat peran Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial yang dekat dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa MI Bahrul Ulum mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat, sehingga menjadi generasi penerus bangsa yang berkepribadian luhur dan cinta tanah air.

Kodim 0806/Trenggalek Bersinergi Bangun Jembatan Perintis Garuda II Wujudkan Pemerataan Infrastruktur Pedesaan Watulimo

TRENGGALEK – Komitmen TNI AD melalui satuan teritorial kewilayahan dalam mendukung program pemerintah pusat terus diwujudkan secara nyata di lapangan. Hal tersebut ditunjukkan oleh Kodim 0806/Trenggalek melalui Koramil 0806-07/Watulimo yang bersinergi dengan warga masyarakat melaksanakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda II di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Senin (12/01/2026).

Pembangunan jembatan ini menjadi bukti peran aktif TNI sebagai garda terdepan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi. Sejak pagi hari, anggota TNI bersama masyarakat bahu-membahu mengerjakan tahap awal pembangunan dengan semangat gotong royong.

Komandan Kodim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda II merupakan bagian dari program bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang berorientasi pada pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui program bantuan Presiden RI, kami berupaya membangun dan memperkuat infrastruktur pedesaan agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat dapat berjalan lebih lancar,” ujar Letkol Roy.

Ia menjelaskan, tahap awal pengerjaan difokuskan pada pembuatan lapak dasar jembatan sebagai fondasi utama. Langkah ini dilakukan agar konstruksi jembatan nantinya kokoh, aman, dan mampu digunakan masyarakat dalam jangka panjang, sekaligus menunjang akses penghubung antarwilayah di kawasan pedesaan.

“Alhamdulillah, hari ini pembangunan Jembatan Perintis Garuda II sudah dimulai. Pengerjaan dilaksanakan langsung oleh anggota Koramil 0806-07/Watulimo bersama warga. Kami fokuskan pada lapak dasar agar jembatan benar-benar kuat dan aman digunakan masyarakat,” tegasnya di sela kegiatan.

Keberadaan jembatan ini diharapkan menjadi penghubung vital antarwilayah di Desa Prigi, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta meningkatkan akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan. Melalui kegiatan ini, Kodim 0806/Trenggalek menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan nasional yang merata dan berkeadilan.

Babinsa Karangwaru Dukung Program Kesehatan Melalui Pendampingan Posyandu Balita

TULUNGAGUNG – Babinsa Kelurahan Karangwaru, Serka Junaedi, anggota Koramil Tipe B 0807/01 Tulungagung, melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Balita di Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (12/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peran Babinsa dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.

Posyandu Balita tersebut mencakup kegiatan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Kehadiran Babinsa menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah, khususnya bidang kesehatan ibu dan anak di tingkat kelurahan.

Serka Junaedi menuturkan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa bertujuan memberikan motivasi kepada para orang tua agar aktif mengikuti kegiatan Posyandu. Ia juga memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar dengan dukungan penuh tenaga kesehatan serta kader Posyandu setempat yang berperan penting dalam pelaksanaannya.

“Sebagai Babinsa, kami memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir dan mendukung kegiatan kemasyarakatan, termasuk Posyandu Balita. Kesehatan anak adalah investasi masa depan bangsa, sehingga perlu mendapat perhatian bersama,” ungkap Serka Junaedi saat ditemui di lokasi kegiatan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat di wilayah binaan. Dengan terjalinnya kedekatan tersebut, pelaksanaan program pemerintah di bidang kesehatan dapat terlaksana lebih efektif dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Selain memastikan kelancaran kegiatan, Babinsa turut membantu memberikan edukasi ringan kepada para orang tua tentang pentingnya pola asuh sehat dan pemantauan gizi anak sejak dini sebagai langkah pencegahan stunting dan gangguan pertumbuhan pada balita.

Melalui sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat, diharapkan derajat kesehatan anak di Kelurahan Karangwaru semakin meningkat sehingga dapat terbentuk generasi muda yang sehat, kuat, dan berkualitas demi kemajuan bangsa.

Babinsa Bersama Aparat Wewilayahan Tanggap Longsor Jembatan Desa Gayam Lor Kecamatan Botolinggo

BONDOWOSO – Bencana alam berupa longsornya jembatan penghubung terjadi di Dusun Manteng RT 07 RW 04, Desa Gayam Lor, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, Senin, 12 Januari 2026. Longsor ini dipicu hujan deras sejak Minggu, 11 Januari 2026, yang menyebabkan plengsengan jembatan tergerus air deras.

Jembatan yang menjadi jalur vital aktivitas warga mulai mengalami kerusakan saat seorang warga melintas menuju pasar pada pagi hari. Sepulangnya, warga itu mendapati jembatan telah longsor dan segera melapor kepada Kepala Dusun Manteng agar segera diambil langkah pencegahan terhadap kemungkinan korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Dusun Manteng, Kikik, langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan lapangan. Hasil temuan dilaporkan kepada Kepala Desa Gayam Lor dan diteruskan dengan koordinasi bersama pihak Kecamatan Botolinggo serta warga untuk menentukan langkah penanganan awal yang diperlukan.

Babinsa Desa Gayam Lor, Serda Deny Wahyudi, bersama staf kecamatan dan perangkat desa segera tiba di lokasi. Kehadiran Babinsa berperan penting memastikan kondisi aman serta membantu pengamanan dan pendataan awal atas dampak longsor yang terjadi di sekitar struktur jembatan penghubung tersebut.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Namun, longsoran menyebabkan kerusakan pada bagian plengsengan yang menopang jembatan sehingga mengancam kestabilan jalur penghubung antarwilayah yang selama ini digunakan masyarakat untuk kegiatan ekonomi dan sosial sehari-hari.

Sebagai langkah tanggap darurat, Babinsa bersama aparat kewilayahan langsung melakukan pengamanan lokasi, memasang tanda peringatan agar warga tidak melintas, serta mendata tingkat kerusakan untuk dilaporkan kepada komando atas sebagai dasar tindakan lanjutan dan koordinasi perbaikan infrastruktur.

Diharapkan upaya sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan aparat kecamatan dapat mempercepat proses pemulihan akses warga serta menjaga keselamatan masyarakat sekitar dari potensi bencana susulan di wilayah Dusun Manteng dan sekitarnya.

Babinsa Kodim 0822/Bondowoso Bersama BPBD Tangani Longsor di Jalur Vital Bondowoso–Wringin

BONDOWOSO – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Wringin pada Minggu, 11 Januari 2026, memicu tanah longsor di Dusun Tambelang RT 10/RW 03, Desa Sumber Malang. Material longsor berupa tanah, pohon jati, dan tiang telepon menutup jalan raya Bondowoso–Wringin, menghambat arus lalu lintas warga.

Peristiwa tersebut terjadi setelah wilayah itu diguyur hujan berintensitas tinggi sejak siang hari. Lereng di tepi jalan poros tidak mampu menahan debit air yang besar hingga ambrol dan menutup badan jalan. Meski tidak ada korban jiwa, akses transportasi warga sempat terputus sementara akibat longsor tersebut.

Babinsa Koramil Wringin bersama piket Koramil dan tim BPBD segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian usai menerima laporan dari warga. Mereka melakukan penanganan darurat dengan alat seadanya untuk menyingkirkan material longsor, dibantu masyarakat dan perangkat desa setempat.

Dalam upaya penanganan awal, Babinsa juga turut memastikan area sekitar aman dari potensi longsor susulan. Langkah pengamanan dilakukan dengan menutup sebagian jalur rawan dan memberikan tanda peringatan kepada pengendara agar berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

Kepala Desa Sumber Malang bersama Babinsa mengoordinasikan rencana kerja bakti lanjutan untuk membersihkan sisa material yang masih menumpuk di tepi jalan. Koordinasi lintas sektor antara TNI, BPBD, dan pemerintah desa menjadi langkah penting dalam menjaga keselamatan serta mempercepat proses normalisasi jalur utama.

Menurut Babinsa Koramil Wringin, sinergi lapangan menjadi kekuatan utama dalam penanganan bencana. “Kami bersama BPBD dan masyarakat terus berkoordinasi agar jalur Bondowoso–Wringin bisa kembali normal secepatnya,” ujarnya di lokasi kegiatan penanganan longsor.

Hingga akhir penanganan awal, jalan Bondowoso–Wringin telah kembali bisa dilalui meski dalam kondisi terbatas. Melalui sinergi semua pihak, diharapkan kondisi infrastruktur dan keselamatan masyarakat dapat segera pulih agar aktivitas warga kembali berjalan lancar dan aman.

Pendampingan Babinsa Kodim 0820/Probolinggo Perkuat Ketahanan Pangan Petani Desa Kedawung Kecamatan Kuripan

PROBOLINGGO – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Kodim 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramil 0820-10/Kuripan terus aktif mendampingi para petani di wilayah binaan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan peningkatan produksi pertanian. (Senin, 12/01/2026)

Babinsa Koramil 0820-10/Kuripan, Sertu Mustaka, melaksanakan pendampingan kepada petani Bapak Tosan dalam penanaman padi di lahan seluas setengah hektare yang terletak di Dusun Watuewu, Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Pendampingan dilakukan sejak tahap awal penanaman hingga masa panen.

Upaya ini menjadi bagian penting dari peran aktif TNI AD dalam menjaga stabilitas pangan daerah serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Babinsa hadir langsung di lapangan memberikan arahan teknis dan motivasi kepada petani agar tetap bersemangat mengelola lahan pertanian secara optimal.

Menurut Sertu Mustaka, sinergi antara TNI dan masyarakat harus terus dijaga untuk mencapai hasil pertanian yang maksimal. “Kami hadir untuk memberikan dorongan moral dan pendampingan teknis agar produktivitas pertanian meningkat,” ungkapnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Selain membantu proses tanam, Babinsa juga mengedukasi petani tentang penggunaan pupuk berimbang dan pengendalian hama terpadu. Langkah ini bertujuan agar hasil panen lebih optimal serta dapat meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah binaan Koramil 0820-10/Kuripan.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Para petani menilai pendampingan ini bukan hanya sekadar kegiatan rutinitas, melainkan bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

Melalui kegiatan pendampingan pertanian ini, TNI AD berharap dapat terus memperkuat ketahanan pangan daerah serta menjaga hubungan harmonis antara TNI dan rakyat demi terciptanya kesejahteraan bersama yang berkelanjutan.

Pendampingan Babinsa Di Probolinggo Perkuat Ketahanan Pangan Petani Desa Kedawung Kecamatan Kuripan

PROBOLINGGO – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Kodim 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramil 0820-10/Kuripan terus aktif mendampingi para petani di wilayah binaan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan peningkatan produksi pertanian. (Senin, 12/01/2026)

Babinsa Koramil 0820-10/Kuripan, Sertu Mustaka, melaksanakan pendampingan kepada petani Bapak Tosan dalam penanaman padi di lahan seluas setengah hektare yang terletak di Dusun Watuewu, Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Pendampingan dilakukan sejak tahap awal penanaman hingga masa panen.

Upaya ini menjadi bagian penting dari peran aktif TNI AD dalam menjaga stabilitas pangan daerah serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Babinsa hadir langsung di lapangan memberikan arahan teknis dan motivasi kepada petani agar tetap bersemangat mengelola lahan pertanian secara optimal.

Menurut Sertu Mustaka, sinergi antara TNI dan masyarakat harus terus dijaga untuk mencapai hasil pertanian yang maksimal. “Kami hadir untuk memberikan dorongan moral dan pendampingan teknis agar produktivitas pertanian meningkat,” ungkapnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Selain membantu proses tanam, Babinsa juga mengedukasi petani tentang penggunaan pupuk berimbang dan pengendalian hama terpadu. Langkah ini bertujuan agar hasil panen lebih optimal serta dapat meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah binaan Koramil 0820-10/Kuripan.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Para petani menilai pendampingan ini bukan hanya sekadar kegiatan rutinitas, melainkan bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

Melalui kegiatan pendampingan pertanian ini, TNI AD berharap dapat terus memperkuat ketahanan pangan daerah serta menjaga hubungan harmonis antara TNI dan rakyat demi terciptanya kesejahteraan bersama yang berkelanjutan.