Sinergi TNI, Pemerintah, dan Swasta Dukung TMMD ke-126 Percepat Pembangunan Desa Sumbertanggul Mojokerto

MOJOKERTO – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 Kodim 0815/Mojokerto di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, kembali menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Salah satu bentuk dukungan datang dari PT. Padi Indonesia Maju (PIM) yang turut berpartisipasi dalam kegiatan TMMD dengan menyediakan kebutuhan pokok untuk warga dan pelaku UMKM di Desa Sumbertanggul. Dukungan tersebut meliputi penyediaan beras premium merek Sawah Hijau sebanyak 1 ton serta minyak goreng merek Sania dan Fortune masing-masing 500 liter.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat desa yang menjadi lokasi TMMD, PT. PIM juga memberikan potongan harga khusus untuk beras Sawah Hijau, dari harga pasaran Rp74.000 menjadi Rp65.000 per 5 kilogram. Diskon ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan produk unggulan PT. PIM yang telah teruji kualitasnya.

Head HRD PT. Padi Indonesia Maju, Nanang Saifuddin, yang hadir bersama Humas PT. PIM Andika Pandu, menyampaikan dukungan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap pembangunan masyarakat desa. “PT. PIM sangat mengapresiasi kegiatan TMMD karena tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat. Kami ingin berkontribusi secara berkelanjutan dengan menyediakan kebutuhan pokok berkualitas dan mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan seperti TMMD ini,” ungkap Nanang Saifuddin.

Ia menambahkan, sinergi antara dunia usaha, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan pangan serta mempercepat pemerataan pembangunan di tingkat desa.

Kegiatan peninjauan TMMD yang berlangsung Rabu (08/10/2025) turut dihadiri Bupati Mojokerto H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara, S.Hub.Int., M.Hub.Int., Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., serta unsur Forkopimda Kabupaten Mojokerto. Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau sejumlah sasaran fisik TMMD, seperti sumur bor, bedah rumah, renovasi ruang kelas SDN 2 Sumbertanggul, serta jalan usaha tani (JUT).

Selain itu, Forkopimda juga meninjau UMKM Desa Sumbertanggul yang menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat lokal, diiringi dengan penampilan tari Sekartanggul dan paduan suara PKK Desa Sumbertanggul, menambah semarak suasana kegiatan.

Melalui dukungan lintas sektor ini, TMMD ke-126 diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjadi momentum nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa menuju pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Babinsa Sememi Latih Siswa MI H. Ahmad Ali Tanamkan Disiplin dan Wawasan Kebangsaan Sejak Dini

SURABAYA — Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang berdisiplin dan berjiwa nasionalis, Babinsa Kelurahan Sememi Koramil 0830/07 Benowo, Serma Shokib, melaksanakan kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan dan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada para siswa MI H. Ahmad Ali pada Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan, rasa cinta tanah air, serta sikap disiplin sejak dini. Melalui pembinaan ini, diharapkan para siswa mampu menerapkan kedisiplinan baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Serma Shokib menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung pembinaan karakter generasi penerus bangsa. “Kami ingin anak-anak memahami pentingnya disiplin, patuh pada aturan, hormat kepada guru di sekolah, dan berbakti kepada orang tua di rumah,” ujarnya.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini, karena selain menambah wawasan kebangsaan, latihan PBB juga melatih konsentrasi, kerja sama, dan rasa tanggung jawab siswa.

Dengan kegiatan seperti ini, TNI terus berperan aktif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat cinta tanah air.

Forkopimda dan Kodim 0815/Mojokerto Tinjau Sasaran TMMD ke-126 Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

Mojokerto, – Setelah pelaksanaan upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 di Pendapa Graha Maja Tama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, jajaran Forkopimda bersama Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., selaku Dansatgas TMMD, melanjutkan kegiatan dengan peninjauan langsung sejumlah sasaran fisik di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Rabu (08/10/2025).

Kegiatan peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen bersama TNI dan Pemerintah Daerah untuk memastikan program TMMD berjalan sesuai rencana dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD, Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Mojokerto H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara, S.Hub.Int., M.Hub.Int., serta jajaran Forkopimda dan para kepala OPD terkait.

Selama kegiatan, rombongan meninjau sejumlah titik sasaran fisik di antaranya pembangunan sumur bor air bersih, bedah rumah warga, pembuatan jalan usaha tani, renovasi ruang kelas SDN 2 Sumbertanggul, hingga perbaikan sarana ibadah. Tak hanya itu, rombongan juga menyempatkan diri untuk meninjau UMKM lokal serta menyerahkan bantuan sosial kepada warga.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat masyarakat menampilkan kesenian tari Sekartanggul dan paduan suara PKK Desa Sumbertanggul sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan TMMD yang sedang berjalan. Antusiasme warga terlihat dari sambutan hangat mereka kepada jajaran Forkopimda dan Satgas TMMD yang hadir di tengah-tengah desa.

Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., dalam kesempatan tersebut menyampaikan pelaksanaan TMMD di Desa Sumbertanggul telah mencapai sekitar 30 persen dimana sebelumnya telah dilaksanakan pra TMMD. Ia menegaskan, percepatan pembangunan akan terus dioptimalkan agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.

“Harapan kami, sasaran fisik bisa cepat selesai dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga Desa Sumbertanggul. Baik sasaran fisik maupun nonfisik, semuanya kami harapkan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat. Program TMMD ini merupakan hasil dari aspirasi masyarakat yang disampaikan mulai dari desa, kecamatan hingga kabupaten. Dari berbagai opsi yang ada, akhirnya Sumbertanggul dipilih karena dinilai paling membutuhkan”, ujar Dandim.

Sementara itu, Kepala Desa Sumbertanggul H. Candra Pambudi, S.T., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan melalui program TMMD. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kemajuan desanya, terutama dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

” Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada jajaran TNI dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto atas pelaksanaan TMMD di desa kami. Program ini sangat membantu masyarakat, baik dalam hal infrastruktur maupun semangat gotong royong. Warga kami menyambut dengan antusias karena hasilnya akan benar-benar dirasakan langsung”, ungkap Kades Sumbertanggul.

Melalui kegiatan TMMD ke-126 ini, TNI bersama pemerintah daerah berupaya mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan, serta memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Kodim 0830/Surabaya dan Persit Gelar Penyuluhan Bahaya Miras, Narkoba, HIV/AIDS, Pornografi dan LGBT

Surabaya, Rabu 8 Oktober 2025 – Dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga dan membentengi generasi muda dari pengaruh negatif gaya hidup modern, Kodim 0830/Surabaya bersama Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIX Dim 0830 Koorcab Rem 084 PD V/Brawijaya menggelar kegiatan penyuluhan tentang bahaya minuman keras (miras), narkoba, HIV/AIDS, pornografi, dan LGBT.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 0830/Surabaya, Jalan Gresik No. 52, Perak Barat, Kecamatan Krembangan, ini diikuti oleh personel TNI, PNS, dan anggota Persit dari seluruh Koramil jajaran Kodim 0830/Surabaya.

Dalam sambutannya, Dandim 0830/Surabaya yang diwakili Pasi Pers Mayor Inf Moh. Sidkon menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan penyuluhan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menghadapi berbagai ancaman sosial yang dapat merusak moral dan ketahanan keluarga.

“Acara ini sangat bagus, apalagi kita menghadirkan narasumber yang kompeten dari berbagai instansi. Harapan kami, para peserta dapat menyimak dengan baik dan menyampaikan kembali pengetahuan ini kepada rekan-rekan di Koramil masing-masing,” ujar Mayor Sidkon.

Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang XLIX Dim 0830, Ny. Ari B. Raditya, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para narasumber dari BNN Kota Surabaya, Puskesmas Tembok Dukuh, dan PLATO Foundation Surabaya yang telah hadir untuk memberikan pembekalan bagi keluarga besar Kodim 0830/Surabaya.

“Kita semua tentu sudah memahami dampak buruk narkoba, LGBT, maupun pornografi. Namun penting bagi kita untuk terus diingatkan agar tidak lengah. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan para ahli,” tuturnya.

Kegiatan penyuluhan kemudian diisi dengan pemaparan materi dari para narasumber, antara lain: Choirudin, S.E. dari BNN Kota Surabaya, membawakan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba; dr. Laudita dari Puskesmas Tembok Dukuh Kecamatan Bubutan, menyampaikan materi tentang HIV/AIDS dan LGBT; dan Ibu Dita Amalia, S.Sos., M.Psi., Direktur PLATO Foundation Surabaya, membawakan materi mengenai bahaya pornografi dan perselingkuhan.

Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber, diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Ketua Persit Ny. Ari B. Raditya kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Dengan tambahan pengetahuan yang diberikan, diharapkan keluarga besar TNI, khususnya anggota Persit, mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dalam upaya mencegah penyimpangan sosial dan memperkuat ketahanan keluarga.

Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan Kodim 0830/Surabaya terhadap program pemerintah dan TNI dalam menjaga moralitas, kesehatan, serta masa depan generasi penerus bangsa.

TMMD ke-126 Kodim 0816/Sidoarjo Wujudkan Sinergi TNI dan Pemerintah Dalam Pemerataan Pembangunan Desa

Sidoarjo, Rabu (8 Oktober 2025) – Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Komando Distrik Militer (Kodim) 0816/Sidoarjo secara resmi membuka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Lapangan Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” ini diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, serta pelajar.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) yakni Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, sedangkan Komandan Upacara (Danup) dijabat oleh Letda Inf Mohammad Rafly Fathoni, Dan SSK Satgas TMMD. Sementara itu, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han., Dandim 0816/Sidoarjo, bertindak sebagai Dansatgas TMMD ke-126 sekaligus penanggung jawab kegiatan.

Upacara pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Brigjen TNI Danny Alkadrie (Danrem 084/BJ), Brigjen TNI Mar Arinto Beny Sarana, S.E., M.M. (Wadan Pasmar 2), Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdullah Nasih, S.M., Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati, S.KM., M.Kes., serta para Kepala OPD, Kapolsek, Danramil, dan Camat se-Kabupaten Sidoarjo.

Usai laporan kesiapan dibacakan oleh Kapten Inf Lukky Arie Sandhi (Pasiterdim 0816), acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) antara Dandim 0816/Sidoarjo dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, sebagai tanda resmi dimulainya program TMMD ke-126.

Momen penting ini juga ditandai dengan penyerahan peralatan kerja dan penyematan tanda peserta TMMD oleh Irup, yang disusul dengan pembacaan amanat pembukaan TMMD secara resmi. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana menyampaikan apresiasi atas kontribusi TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

“TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, namun juga gerakan sosial yang membangkitkan semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap hasil kegiatan ini dapat dirawat dan dimanfaatkan masyarakat untuk keberlanjutan pembangunan desa,” ujar Wabup.

Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan nasional serta meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Sementara itu, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han. menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat. “Melalui TMMD, kami ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Tak hanya pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, tetapi juga kegiatan non-fisik berupa penyuluhan dan pembinaan wawasan kebangsaan,” jelas Dandim.

Ia menambahkan bahwa TMMD menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memperkokoh ketahanan sosial di tingkat desa. “Keberhasilan TMMD adalah keberhasilan bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Karena itu, partisipasi aktif warga menjadi kunci utama dalam menjaga hasil pembangunan ini,” pungkasnya.

Dengan dibukanya TMMD ke-126 Tahun 2025 di Kabupaten Sidoarjo, diharapkan sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah semakin solid dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, memperkuat ketahanan nasional, dan membangun desa yang maju, mandiri, serta sejahtera.

TMMD ke-126 Kodim 0815/Mojokerto Wujudkan Sinergi TNI dan Pemerintah Bangun Desa Tangguh

Mojokerto, – Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 secara resmi digelar di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) dan halaman kantor Pemkab Mojokerto, Jalan Ahmad Yani Nomor 16 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (08/10/2025). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Bupati Mojokerto dr. Muhammad Rizal Oktavian, sementara Komandan Upacara selaku Dan SSK TMMD Pasi Intel Yonif 516/CY Kapten Inf Warsito.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Mojokerto menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI dan Pemerintah Daerah untuk mempercepat pembangunan serta pemerataan kesejahteraan di wilayah pedesaan. “Program TMMD ini direncanakan dengan sistem bottom-up planning, yaitu berasal dari aspirasi masyarakat,” ungkap Wabup Rizal Oktavian.

Tema TMMD ke-126 Tahun 2025 adalah “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”. Kegiatan TMMD tahun ini berfokus di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, dengan sasaran fisik dan nonfisik yang mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.

Sasaran fisik meliputi pembangunan Tembok Penahan Tanggul (TPT) di Dusun Sumbertanggul RT 05 RW 04, pembangunan rabat beton jalan usaha tani, rehabilitasi Musholla Baitul Mukmin dan atap SDN Sumbertanggul 2, pembuatan jamban sehat sebanyak 16 unit, serta pengeboran pompa air di dua dusun.

Dandim 0815/Mojokerto selaku Dansatgas TMMD ke-126 Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa TMMD bukan hanya proyek fisik, tetapi juga bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. “Kami ingin menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat melalui gotong royong dan kebersamaan,” ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan naskah serah terima proyek TMMD, penyematan tanda peserta, dan penyerahan peralatan kerja secara simbolis. Program ini diharapkan memperkuat pemerataan pembangunan, mendorong ekonomi pedesaan, serta mewujudkan ketahanan nasional berbasis desa di Kabupaten Mojokerto.

Kodim Trenggalek Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bela Negara Melalui Outing Class Siswa MI Plus Darunnajah

Trenggalek – Mentari pagi yang hangat menyambut keceriaan ratusan siswa MI Plus Darunnajah Kelutan dalam kegiatan outing class yang digelar di halaman Kodim 0806/Trenggalek, Rabu (8/10/2025). Dengan mengenakan seragam sekolah, para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang dikemas secara edukatif dan menarik oleh anggota TNI. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda sejak dini.

Dua prajurit Kodim 0806/Trenggalek, Pelda Komarul Huda dan Pelda Suwoto, tampil sebagai pemateri dalam sesi Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan penuh semangat, keduanya berhasil menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan. Para siswa tampak aktif bertanya, berdiskusi, dan menanggapi setiap penjelasan yang diberikan, menunjukkan semangat belajar yang tinggi.

Dalam materinya, Pelda Komarul Huda menjelaskan pentingnya memahami dasar-dasar negara seperti Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Ia menegaskan bahwa empat pilar kebangsaan tersebut harus menjadi pedoman hidup setiap warga negara, termasuk generasi muda. “Anak-anak adalah penerus bangsa. Kalau sejak kecil sudah cinta tanah air dan paham makna persatuan, maka bangsa ini akan kuat,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah para siswa.

Kegiatan semakin menarik ketika para siswa diajak menyaksikan praktik Peraturan Baris Berbaris (PBB) bersenjata yang diperagakan langsung oleh anggota Kodim 0806/Trenggalek. Dengan penuh disiplin dan kekompakan, para prajurit menampilkan gerakan tegas yang mengundang decak kagum. Tak sedikit siswa yang terpukau dan antusias mencoba meniru gerakan baris-berbaris di bawah bimbingan instruktur TNI.

Selain menjadi ajang rekreasi edukatif, outing class ini juga berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter bagi para siswa. Melalui praktik kedisiplinan, semangat kebersamaan, serta rasa hormat terhadap simbol-simbol negara, nilai-nilai bela negara dapat tertanam secara alami dalam diri anak-anak. Seperti disampaikan Pelda Suwoto, “Belajar di luar kelas seperti ini membuat anak-anak lebih mudah memahami arti kedisiplinan dan kebangsaan secara nyata.”

Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi atas antusiasme para siswa dan pihak sekolah yang telah mempercayakan Kodim sebagai mitra dalam pendidikan karakter kebangsaan. “TNI melalui satuan teritorial seperti Kodim 0806/Trenggalek selalu siap menampung sekolah-sekolah yang ingin melaksanakan kegiatan outing class dengan pembekalan Wawasan Kebangsaan dan PBB. Generasi muda harus dibekali semangat cinta tanah air agar tidak mudah tergerus arus globalisasi,” tegasnya.

Kepala Sekolah MI Plus Darunnajah Kelutan, Imam Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran TNI yang telah membuka kesempatan belajar di lingkungan militer. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kodim 0806/Trenggalek. Anak-anak kami mendapatkan pengalaman berharga yang tidak mereka peroleh di ruang kelas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut sangat efektif untuk memperkuat karakter dan nasionalisme siswa. “Kami berharap anak-anak MI Plus Darunnajah Kelutan memiliki dasar pemahaman yang kuat tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta tumbuh menjadi generasi yang bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Kegiatan diakhiri dengan suasana penuh keakraban antara para prajurit dan siswa. Sebelum kembali ke sekolah, para peserta berfoto bersama sambil melambaikan bendera merah putih kecil. Wajah ceria dan semangat mereka menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebangsaan telah tumbuh subur di hati anak-anak muda Trenggalek.

Sinergi antara dunia pendidikan dan TNI yang terjalin dalam kegiatan outing class di Kodim 0806/Trenggalek ini menjadi contoh nyata upaya bersama dalam membangun karakter bangsa. Di tengah derasnya arus modernisasi, kegiatan semacam ini menjadi pengingat bahwa semangat cinta tanah air harus terus dijaga dan diwariskan agar Indonesia tetap teguh berdiri di atas nilai persatuan dan kebhinekaan.

Koramil Jiwan Bersinergi dengan Aparat Daerah Laksanakan Operasi Bersama Pemberantasan Rokok Ilegal di Madiun

Madiun – Dalam upaya menekan peredaran barang kena cukai ilegal, khususnya hasil tembakau tanpa pita cukai, anggota Koramil 0803/04 Jiwan bersama tim gabungan dari unsur pemerintah daerah dan aparat terkait melaksanakan Operasi Bersama Pemberantasan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) Ilegal di wilayah Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI terhadap penegakan hukum dan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan cukai. Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah toko, warung, dan titik-titik yang diduga menjual rokok tanpa pita cukai resmi.

Danramil 0803/04 Jiwan, Kapten Inf Sutomo, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah kerugian negara akibat peredaran rokok ilegal.

“Kami berkomitmen mendukung langkah pemerintah dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Selain itu, kami juga mengedukasi masyarakat agar tidak memperjualbelikan produk tanpa pita cukai,” ujarnya.

Selama pelaksanaan operasi, tim tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang ciri-ciri rokok legal dan sanksi hukum bagi pelaku pelanggaran cukai.

Kegiatan operasi bersama ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih bijak dalam bertransaksi dan turut berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah memberantas barang kena cukai ilegal di wilayah Kabupaten Madiun.

Koramil 0820-13/Krejengan Gelar Malam Tasyakuran HUT Ke-80 TNI Wujud Kebersamaan dan Pengabdian Prajurit

Probolinggo – Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, keluarga besar Koramil 0820-13/Krejengan menggelar malam tasyakuran memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Acara ini juga dirangkaikan dengan perayaan kenaikan pangkat dan pelepasan purna tugas personel.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (08/10/2025) di Makoramil 0820-13/Krejengan ini dipimpin langsung oleh Danramil bersama Ketua Ranting 14 Persit Kartika Chandra Kirana. Acara menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa.

Momen penuh syukur tersebut diisi dengan doa bersama agar TNI semakin kuat, solid, dan dicintai rakyat. Kegiatan berlangsung khidmat dengan partisipasi seluruh anggota Koramil beserta keluarga besar Persit.

Hadir dalam kesempatan itu Camat Krejengan beserta Ketua PKK, Kapolsek Krejengan dan anggota Polsek, Ketua MWC NU Kecamatan Krejengan, Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan Ansor dan Banser.

Dalam sambutannya, Danramil Krejengan menyampaikan rasa bangga atas perjalanan panjang TNI yang telah berusia 80 tahun. Ia juga memberikan selamat kepada anggota yang naik pangkat serta penghargaan kepada prajurit yang telah mengakhiri masa tugasnya dengan penuh dedikasi.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang memperlihatkan kuatnya rasa kekeluargaan di lingkungan Koramil 0820-13/Krejengan. Diharapkan semangat kebersamaan dan pengabdian prajurit terus terjaga demi mewujudkan TNI yang profesional dan dicintai rakyat.

Kasdim 0820/Probolinggo Hadiri Launching Akademi Pengentasan Kemiskinan Wujud Sinergi Pemerintah Percepat Kesejahteraan Masyarakat

Probolinggo – Kasdim 0820/Probolinggo Mayor Inf Herawadi Karnawan bersama jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) serta sejumlah pihak menghadiri kegiatan launching Akademi Pengentasan Kemiskinan di Pendopo Prasja Ngesti Wibawa, Rabu (8/10).

Kasdim 0820/Probolinggo Mayor Inf Herawadi Karnawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan peresmian berdirinya Akademi Pengentasan Kemiskinan sebagai program strategis nasional yang bertujuan mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui pendidikan, pelatihan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan launching akademi pengentasan kemiskinan menunjukkan adanya sinergitas yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan inovatif,” ujar Mayor Inf Herawadi Karnawan.

Bupati Probolinggo Muhamad Haris Damanhuri Romli menambahkan bahwa Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu dari tiga daerah yang dipilih sebagai lokasi peluncuran Akademi Pengentasan Kemiskinan, bersama Kabupaten Indramayu dan Kota Kupang.

Menurutnya, peluncuran ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat untuk mengurangi angka kemiskinan di daerah. Ia berharap kegiatan ini membawa dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Muhammad Taufik, menyebut bahwa Akademi Pengentasan Kemiskinan merupakan terobosan pemerintah dalam mengatasi kemiskinan melalui partisipasi aktif masyarakat. Ia berharap kolaborasi ini menjadi contoh nyata penguatan kesejahteraan berbasis pemberdayaan.