Babinsa Jepun Dukung Pengambilan Bibit Padi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

TULUNGAGUNG — Kegiatan pendampingan Babinsa Kelurahan Jepun, Koptu Dody dari Koramil Tipe B 0807/01 Tulungagung menjadi perhatian warga saat ia membantu pengambilan bibit padi di lahan petani binaan pada Jumat (31/10/2025). Langkah ini menegaskan peran TNI AD dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari program nasional.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama anggota Kelompok Tani Proyo Mulyo, Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung. Upaya ini merupakan wujud dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian guna mencapai swasembada pangan nasional melalui kerja nyata di lapangan secara berkelanjutan.

Koptu Dody menjelaskan bahwa pendampingan tersebut tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi bentuk komitmen TNI untuk terus hadir mendukung kesejahteraan masyarakat. “Kami selalu berupaya mendampingi para petani, mulai dari persiapan bibit hingga panen. Harapannya, hasil pertanian dapat meningkat dan masyarakat lebih sejahtera. Program ketahanan pangan ini adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengambilan bibit padi merupakan langkah awal yang sangat penting agar proses tanam dapat berjalan tepat waktu. Dengan perencanaan yang baik, para petani dapat memastikan hasil yang lebih optimal sehingga produktivitas padi di wilayah Kelurahan Jepun terus bertumbuh.

Sinergi antara Babinsa dan kelompok tani semakin terlihat melalui semangat gotong royong saat kegiatan berlangsung. Kekompakan tersebut menunjukkan bahwa kerja sama TNI AD dan masyarakat menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan secara berkelanjutan di tingkat desa.

Melalui pendampingan ini, diharapkan produksi pertanian masyarakat terus meningkat serta mampu memperkuat ketahanan pangan nasional secara konsisten. TNI AD berkomitmen mempertahankan peran aktifnya dalam mendukung sektor pertanian demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah

Satgas Yonif 511 Bangun Rumah Adat Perkuat Kebersamaan Warga Distrik Malagai

LANNY JAYA — Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY memperlihatkan dedikasi melalui pembangunan rumah adat bagi warga Desa Numbukawi, Distrik Malagai. Kegiatan ini melibatkan personel Pos Malagai untuk memperkuat kedekatan serta meningkatkan persaudaraan. “Respons masyarakat sangat positif,” ujar Danpos Malagai.

Pembangunan rumah adat dilaksanakan di wilayah Distrik Malagai sebagai bentuk kepedulian personel Satgas terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran prajurit membantu percepatan pembangunan yang sebelumnya sulit diwujudkan warga karena keterbatasan tenaga. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen Satgas dalam pembinaan teritorial.

Danpos Malagai Kapten Inf Sena Nurjabbar menjelaskan bahwa masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Antusias warga terlihat dari keterlibatan langsung dalam proses pembangunan. Kolaborasi ini menjadi bukti kemanunggalan antara Satgas Yonif 511/DY dan warga Desa Numbukawi yang terus terjaga.

Di tengah kondisi geografis yang menantang, pembangunan rumah adat menjadi simbol kebersamaan serta komitmen menjaga hubungan harmonis. Satgas menilai rumah adat memiliki nilai penting bagi warga, sehingga membantu percepatannya merupakan langkah strategis dalam memperkuat kepercayaan dan kedekatan emosional masyarakat.

Salah satu warga setempat, Andreanus, menyampaikan apresiasi kepada personel Satgas karena pembangunan tersebut sudah lama ditunggu. Ia menilai keterlibatan prajurit sangat membantu karena pembangunan tidak mungkin cepat selesai jika hanya mengandalkan warga yang terbatas tenaga.

Dengan terlaksananya pembangunan rumah adat tersebut, Satgas Yonif 511/DY berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat semakin kuat serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat di Distrik Malagai, sehingga kehadiran Satgas mampu mendukung kehidupan sosial warga secara berkelanjutan dan positif.

Babinsa Kawal Petani Mataraman Wujudkan Ketahanan Pangan dan Kedekatan TNI Rakyat

MADIUN — Kehadiran Babinsa di sawah wilayah Mataraman hampir terlihat setiap hari, menunjukkan peran nyata mereka dalam membantu petani mulai pendampingan teknis hingga dukungan sosial. Kehadiran ini membawa manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat upaya ketahanan pangan daerah.

Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa bersifat menyeluruh, mulai penyiapan lahan hingga panen. Ia menegaskan para Babinsa juga membantu penyerapan gabah petani melalui kerja sama dengan Bulog, memastikan hasil panen tersalurkan tepat sasaran sesuai kebutuhan wilayah.

Dalam menghadapi persoalan air, Babinsa turut terlibat dalam pelaksanaan pipanisasi dan pompanisasi yang diprogramkan TNI AD bersama Kementerian Pertanian. Program ini menjadi solusi bagi petani saat kekurangan pasokan air sehingga proses tanam tetap berjalan dan produksi pangan tetap terjaga seluruhnya pada musim tanam.

Ismail menilai peran Babinsa memiliki dimensi lebih luas dari sekadar bantuan teknis, karena ikut menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan. Ia menyebut kehadiran Babinsa memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui interaksi langsung di lapangan yang mampu menciptakan hubungan emosional positif antara aparat teritorial dan petani daerah.

Ia menegaskan komitmen satuan untuk selalu responsif terhadap kesulitan rakyat, sebagai wujud TNI yang lahir dari rakyat dan mengabdi untuk rakyat. Statement tersebut menggambarkan tanggung jawab moral TNI dalam mendukung masyarakat dan memberikan solusi konkret terhadap berbagai hambatan di sektor pertanian wilayah setempat.

Dengan berbagai langkah yang dilakukan, Babinsa menjadi motor penggerak ketahanan pangan dan jembatan emosional antara TNI serta masyarakat. Sinergi berkelanjutan ini diharapkan terus memperkuat kemandirian pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendampingan serta kolaborasi di wilayah Mataraman.

Kasdam V Brawijaya Tinjau Klaster Pertanian Kodim 0814 Jombang Perkuat Ketahanan Pangan

JOMBANG — Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar meninjau klaster pertanian Kodim 0814/Jombang di Kecamatan Diwek, menegaskan pentingnya optimalisasi lahan serta peningkatan hasil panen sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dalam program pengembangan pertanian TNI AD yang berlangsung pada hari Rabu.

Kasdam menekankan perlunya memaksimalkan potensi lahan dan meningkatkan produktivitas melalui pendampingan berkelanjutan. Ia mengapresiasi kontribusi Babinsa yang aktif membantu kelompok tani sehingga proses budidaya berjalan lebih efektif dan mampu menghasilkan panen yang memberi manfaat luas bagi masyarakat sekitar di wilayah.

Klaster pertanian Kodim 0814/Jombang meliputi komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan pertanian organik yang menerapkan metode ramah lingkungan. Pengelolaan terintegrasi ini melibatkan Babinsa sebagai pendamping utama untuk memastikan pola tanam, pemeliharaan, dan peningkatan hasil berjalan sesuai target wilayah yang ditetapkan komando.

Dandim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo menegaskan komitmen satuannya dalam memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah serta kelompok tani. Ia menuturkan bahwa pendampingan Babinsa akan terus ditingkatkan mulai tahap persiapan, penanaman, perawatan, hingga panen untuk memastikan hasil maksimal di lapangan.

Pendampingan intensif yang dilakukan Babinsa membantu petani menerapkan teknologi modern dan pola tanam tepat guna. Langkah ini mendorong peningkatan produktivitas serta meminimalkan risiko gagal panen sehingga perkembangan klaster pertanian mampu memberikan kontribusi penting bagi penguatan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Kegiatan peninjauan ini memperlihatkan komitmen TNI AD dalam mendukung sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan nasional. Melalui sinergi Babinsa dan petani, diharapkan upaya peningkatan produksi dapat terus berkembang dan memberi dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat wilayah Kodim 0814 Jombang.

TNI Bangun Karakter Kebangsaan Peserta Didik PAUD Gugus 4 Gandusari

TRENGGALEK – Dalam suasana pagi yang cerah, halaman Kodim 0806/Trenggalek menjadi pusat edukasi kebangsaan bagi peserta didik PAUD Gugus 4 Gandusari. Kamis (30/10/2025), anak-anak tampak antusias mengikuti outing class bertema pembinaan karakter kebangsaan yang digelar jajaran TNI setempat.

Kegiatan edukatif ini menghadirkan Pelda Komarul Huda sebagai narasumber. Dengan cara penyampaian yang ramah dan interaktif, ia mampu menciptakan suasana belajar yang hangat. Materi wawasan kebangsaan dikemas sederhana agar mudah dipahami anak-anak yang masih berada pada tahap usia dini.

Pembinaan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan seperti “Garuda Pancasila” dan “Indonesia Raya”. Suara lantang Pelda Komarul memicu antusiasme peserta didik yang ikut bernyanyi penuh semangat. “Kita harus cinta tanah air, karena Indonesia adalah rumah kita,” ucap Pelda Komarul, disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Pelda Komarul juga memperkenalkan para pemimpin bangsa dengan bahasa yang sederhana. Ia bercerita mengenai Presiden pertama Ir. Soekarno hingga Presiden RI Prabowo Subianto. Cara penyampaiannya yang ekspresif membuat anak-anak takjub dan mulai mengenal tokoh-tokoh penting yang berperan bagi Indonesia.

Kegiatan berlanjut dengan sesi Peraturan Baris-Berbaris yang dipimpin Serka Pait dari Staf Operasional Kodim 0806/Trenggalek. Meski masih usia dini, anak-anak menunjukkan semangat tinggi menirukan setiap gerakan dasar. Wajah ceria mereka menggambarkan kegembiraan mengikuti latihan disiplin secara menyenangkan.

Serka Pait menjelaskan bahwa PBB untuk anak-anak menjadi sarana efektif menanamkan disiplin dan kekompakan. Para guru pendamping juga memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Sinergi pendidikan dan TNI terus diperkuat agar karakter generasi muda terbentuk kokoh. Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro menegaskan pentingnya pembinaan karakter sejak dini sebagai investasi masa depan bangsa dan berharap kegiatan ini memberi dampak positif bagi perkembangan nasionalisme anak-anak.

Melalui kegiatan yang edukatif dan penuh keceriaan ini, TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai cinta tanah air pada generasi penerus bangsa.

Danramil Paiton Hadiri Sosialisasi MBG Perkuat Sinergi Dukung Gizi Anak Sekolah

PROBOLINGGO – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur Mitra SPPG Sidodadi menjadi perhatian penting bagi Danramil 0820/16 Paiton Kapten Cke Adi Suwarso. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan gizi anak sekolah sekaligus membangun generasi sehat yang berdaya saing melalui penyediaan makanan bergizi terukur dan merata di seluruh wilayah Paiton.

Acara dihadiri Camat Paiton, Kapolsek Paiton, Ketua Yayasan, Kepala SPPG, para kepala sekolah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta staf SPPG. Kegiatan ini menjadi ruang sinergi antarinstansi yang bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan anak.

Ketua Yayasan membuka acara dengan pemaparan tujuan utama program MBG. Ia menjelaskan bahwa penyediaan makanan bergizi merupakan langkah strategis untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan unggul. Komitmen ini dipertegas melalui kerja sama berbagai pihak yang peduli terhadap kualitas gizi anak sekolah.

Danramil Paiton Kapten Cke Adi Suwarso dalam sambutannya menegaskan kesiapan jajaran Koramil 0820/16 untuk mendukung penuh program MBG. Ia menyampaikan bahwa kesehatan dan kesejahteraan anak-anak merupakan tanggung jawab kolektif, sehingga sinergi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan program pemerintah.

Diskusi interaktif antara pengawas dapur sehat Kabupaten Probolinggo dan para kepala sekolah berlangsung dinamis. Berbagai masukan disampaikan terkait pelaksanaan program MBG di masing-masing sekolah, sehingga kualitas implementasi diharapkan semakin meningkat dan tepat sasaran.

Kegiatan ditutup dengan suasana ramah tamah penuh keakraban. Kehadiran unsur Forkopimka menunjukkan soliditas dan komitmen bersama dalam mendukung generasi sehat, dengan harapan program MBG terus berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi anak-anak di wilayah Paiton.

Dandim 0820/Probolinggo Pimpin Gowes Kebersamaan Perkuat Soliditas dan Pembinaan Fisik Personel

PROBOLINGGO – Kegiatan gowes yang dipimpin langsung Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama perwira staf dan jajaran Muspika Kraksaan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Agenda ini tidak sekadar olahraga, tetapi menjadi momen mempererat hubungan, menyegarkan fisik, dan memperkuat jalinan komunikasi antarunsur.

Pelepasan gowes dimulai dari Kodim 0820/Probolinggo menuju Koramil 0820-12/Kraksaan dengan peserta mencapai puluhan orang. Kegiatan ini melibatkan unsur internal Kodim dan beberapa pihak lain, sehingga memberi ruang interaksi positif sekaligus memperkuat sinergi di wilayah Kraksaan.

Letkol Arh Iwan Hermaya menegaskan bahwa gowes bersama menjadi bagian dari pembinaan fisik personel. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk menjaga kebugaran, membangun kekompakan, dan menghadirkan suasana yang lebih akrab antara pimpinan dengan seluruh anggota.

Selain menyehatkan tubuh, gowes juga menjadi wadah komunikasi internal agar hubungan kerja tetap solid. Meski baru pertama digelar, antusiasme peserta sangat tinggi, sehingga kegiatan ini berpotensi menjadi agenda rutin yang memperluas keterlibatan unsur masyarakat.

Dandim menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar membiasakan gaya hidup sehat melalui langkah sederhana. Ia menegaskan bahwa olahraga tidak boleh diabaikan karena menjadi fondasi menjaga kesiapan fisik dan daya tahan tubuh dalam menjalankan tugas kewilayahan.

Dengan semangat kebersamaan yang terlihat sepanjang kegiatan, diharapkan pola hidup sehat dan kekompakan personel semakin kuat, sekaligus menunjukkan bahwa soliditas dan kebugaran dapat tumbuh seiring kayuhan sepeda dalam kebersamaan yang positif.

Gotong Royong Babinsa Panglegur Perbaiki Pompa Air Dukung Ketahanan Pangan Desa

PAMEKASAN – Upaya menjaga kelancaran pengairan sawah menjadi fokus utama Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan, Sertu Achmad Supriyadi, saat melaksanakan gotong royong bersama Kelompok Tani Pandan Wangi memperbaiki pompa submersible di area persawahan Dusun Pandan, Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, karena sarana ini sangat vital bagi produktivitas pertanian.

Pompa submersible tersebut berperan memastikan kebutuhan air untuk lahan pertanian terpenuhi, terutama pada musim kemarau. Perbaikan difokuskan pada komponen utama agar aliran air ke sawah tetap lancar dan petani dapat menjalankan aktivitas tanpa hambatan yang berpotensi mengurangi hasil panen.

Sertu Achmad Supriyadi menegaskan bahwa sumur bor dan pompa air menjadi penopang utama keberlangsungan pertanian warga. Ia menekankan pentingnya perawatan rutin, karena kondisi peralatan yang baik dapat menjaga stabilitas pengairan serta mendukung ketahanan pangan wilayah secara berkelanjutan.

“Kami bersama warga melakukan perbaikan pompa ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kelangsungan pertanian di Desa Panglegur. Melalui gotong royong seperti ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sarana pertanian terus terjaga,” ujar Sertu Achmad Supriyadi memberikan pernyataannya saat kegiatan berlangsung.

Selain perbaikan pompa, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan Babinsa dengan masyarakat setempat. Keterlibatan warga menunjukkan bahwa semangat kolektif dalam menjaga sarana pertanian menjadi modal penting dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat desa.

Melalui kolaborasi antara aparat teritorial dan masyarakat, diharapkan kemandirian serta ketahanan pangan di Desa Panglegur semakin kuat dan memberi dampak positif bagi keberlanjutan sektor pertanian desa.

Pangdam V/Brawijaya Dampingi Kunjungan Menhan Sjafrie di Koarmada II

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, mendampingi kunjungan kerja yang dilakukan oleh Menhan RI, Jenderal TNI (Hor) Purn Sjafrie Sjamsoeddin di Koarmada II/Surabaya pada Kamis (30/10/2025).

Kunjungan itu, dilakukan dalam rangka meninjau pelaksanaan uji penembakan torpedo Kapal Selam Tanpa Awak atau Autonomous (KSOT) yang diikuti oleh sekitar 100 prajurit.

Selain Pangdam, kunjungan yang dilakukan oleh Menhan RI itu, turut didampingi oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, serta beberapa pejabat militer lainnya.

Menhan mengatakan, kapal selam tanpa awak itu adalah produksi dalam negeri. Indonesia, kata Menhan Sjafrie, menjadi negara keempat yang memproduksi kapal selam tanpa awak.

“Kitalah negara yang ke-4 di dunia untuk produksi kapal selam tanpa awak yang dikembangkan nasional,” kata Menhan.

Sementara itu, Pangdam Mayjen TNI Rudy menambahkan, uji penembakan penembakan torpedo Kapal Selam Tanpa Awak merupakan langkah penting dalam memperkuat kemandirian pertahanan nasional.

“Autonomous menunjukkan kemajuan besar industri pertahanan dalam mendukung kekuatan TNI yang modern dan berteknologi tinggi,” ujar Mayjen TNI Rudy.

Satgas Yonif 511 Gelar Aksi Peduli Kasih Tingkatkan Kepedulian Sosial di Kanggime

TOLIKARA — Di tengah suasana pegunungan Papua yang sejuk, Satgas Yonif 511/DY Pos Kanggime melaksanakan kegiatan sosial peduli kasih yang berfokus pada dukungan bagi masyarakat kurang beruntung. Wadanpos Letda Inf Arief Reskianto menegaskan bahwa kepedulian adalah bagian dari pengabdian prajurit.

Kegiatan ini diawali pembagian kue dan roti goreng kepada anak-anak serta warga setempat. Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari senyum ceria yang muncul saat menerima hidangan hangat tersebut, menciptakan interaksi humanis antara prajurit TNI dan warga Kanggime.

Satgas kemudian menggelar pertandingan voli bersama masyarakat yang berlangsung meriah. Olahraga ini menjadi sarana membangun kebersamaan sekaligus mempererat hubungan emosional antara prajurit dengan masyarakat yang selama ini hidup berdampingan di wilayah Distrik Kanggime.

Selain itu, Satgas juga menyalurkan bantuan kebutuhan dapur kepada ibu-ibu dan anak-anak. Bahan pokok seperti gula, bumbu masak, dan kebutuhan dasar lainnya menjadi dukungan penting untuk membantu memenuhi kebutuhan harian warga yang membutuhkan perhatian lebih.

Pendekatan sosial tersebut mencerminkan komitmen Satgas Yonif 511 dalam menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah penugasan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas wilayah.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Diharapkan kepedulian serta kedekatan antara prajurit Satgas Yonif 511 dan masyarakat Kanggime terus terpelihara, sehingga upaya pembinaan teritorial dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial di Papua Pegunungan.