Danrem 081/DSJ Lepas Anggota Baru, Perintahkan Optimalisasi Tugas Babinsa di Wilayah

Madiun,- Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto melepas anggota baru untuk masuk ke berbagai satuan di jajarannya, bertempat di Aula Jenderal Sudirman Makorem, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Rabu (19/3/2025). Kepada mereka yang mayoritas akan menjabat sebagai Babinsa, ia memerintahkan agar segera dapat menyesuaikan dengan tugas barunya.

“Banyak sekali nanti kamu tugas kalian di wilayah. Begitu kalian masuk, segera pelajari apa tugas-tugas Babinsa, tanyakan ke senior dan pimpinan,” kata Danrem dalam arahannya.

“Tak kalah pentingnya, kalian juga harus cepat melakukan orientasi wilayah yang menjadi desa binaan kalian,” tambahnya.

Sebagai langkah untuk optimalisasi tugas, Untoro mengimbau supaya selalu bersinergi dengan seluruh komponen bangsa.

“Kalian harus bersinergi, tidak hanya dengan kepolisian, tapi juga dengan seluruh elemen masyarakat. Rangkul seluruhnya!” sebutnya.

Tak ketinggalan, Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 itu berpesan untuk selalu mencari rezeki yang halal dan menjaga nama baik institusi TNI AD.

“Jangan mudah tergiur, carilah rezeki yang halal. Kalian bisa usaha apa saja, baik itu bertani maupun beternak. Banyak contoh dari rekan-rekan kita yang telah berhasil, silahkan kalian bertanya,” ujarnya.

“Terakhir jaga nama baik TNI Angkatan Darat, hindari pelanggaran sekecil apapun. Buat satuan ini bangga dengan kehadiran kalian!” lanjutnya.

Satgas Yonif 512/QY Gelar Posyandu untuk Tingkatkan Kesehatan Anak di Perbatasan Papua

Keerom, Papua – Dalam upaya meningkatkan kesehatan anak-anak di wilayah perbatasan, Satgas Yonif 512/QY melalui Pos Kout bersinergi dengan Puskesmas Distrik Senggi menggelar kegiatan Posyandu. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi balita dan ibu hamil, guna memastikan tumbuh kembang anak-anak di daerah perbatasan tetap optimal. Rabu, (19/3/2025).

Serma Andhika Prasetya, tenaga medis Pos Kout Satgas Yonif 512/QY, mengungkapkan bahwa kegiatan Posyandu ini menjadi bagian dari komitmen Satgas Yonif 512/QY dalam mendukung kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara rutin.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil, agar mereka mendapatkan imunisasi, pemeriksaan kesehatan, serta edukasi gizi yang memadai,” ujar Serma Andhika.

Kegiatan ini juga mencakup pemberian vitamin dan makanan tambahan bagi balita guna mencegah stunting serta menjaga daya tahan tubuh mereka. Kehadiran Satgas Yonif 512/QY dalam program kesehatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau.

Satgas Yonif 512/QY berkomitmen untuk terus bersinergi dengan instansi terkait guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan, tidak hanya dalam bidang kesehatan tetapi juga diberbagai aspek kehidupan lainnya.

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0828/11 Bantu Petani Membajak Lahan

Sampang– Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Babinsa Koramil 0828/11 Tambelangan, Serda Yakup, turun langsung membantu petani di wilayah binaannya. Kali ini, Serda Yakup membantu membajak sawah milik Bapak Bekar, seorang petani di Desa Tambelangan, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa dalam membantu petani, khususnya dalam mengoptimalkan proses pertanian yang ada di wilayah binaan. Dengan menggunakan traktor, Serda Yakup berkolaborasi dengan petani untuk membajak lahan yang siap ditanami padi, sekaligus memberikan arahan tentang cara-cara bertani yang efisien dan ramah lingkungan.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para petani untuk meningkatkan hasil pertanian mereka, serta mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan warga. Selain itu, melalui kegiatan ini, Babinsa juga dapat memantau perkembangan pertanian di wilayahnya, sehingga dapat memberikan solusi cepat apabila ditemukan kendala di lapangan.

Bapak Bekar, pemilik sawah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Serda Yakup dan seluruh jajaran Koramil 0828/11 Tambelangan atas bantuan yang diberikan. “Ini sangat membantu kami para petani. Kami merasa sangat terbantu dengan adanya dukungan dari Babinsa yang selalu hadir di tengah-tengah kami,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian. Koramil 0828/11 Tambelangan terus berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan petani dan masyarakat di wilayah binaannya.

Kasdim 0812 Lamongan Hadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2025

Lamongan,- kasdim 0812/Lamongan, Mayor Arh Moh Ngateno menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2025, yang diselenggarakan oleh Polres Lamongan bertempat di gedung Sasana Krida Jagratara Polres Lamongan, Rabu (19/03/2025).

Kegiatan rakor tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, S.T., B.Eng., M.Sc. dengan didampingi oleh Kapolres Lamongan AKBP Bobby Adimas Candra Putra S.I.K.,M.Si., dan Kasdim 0812 Mayor Arh Moh Ngateno, beserta segenap Forkopimda, Jajaran Personel Kepolisian,TNI dan Pemkab Lamongan serta Instansi terkait.

Rapat ini diselanggarakan guna melaksanakan koordinasi terkait kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Mekanisme dalam pengamanan dan penempatan pos serta Personil pengamanan juga dibahas dalam rapat lintas sektoral ini.

Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, S.T., B.Eng., M.Sc. mengatakan menurut hasil survei Kementerian Perhubungan RI melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT), jumlah pergerakan masyarakat saat musim mudik Lebaran 2025 diprediksi mencapai 193,6 juta orang atau mencapai 71,7% dari total jumlah penduduk Indonesia.

Sementara itu masyarakat yang akan melaksanakan mudik kurang lebih 16 persen akan bergerak ke Jawa Timur atau kurang lebih 34 juta orang.

“Diprediksi masyarakat Jatim yang akan melaksanakan mudik 31 juta namun demikian yang akan masuk Jatim kurang lebih 34 juta,” kata Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, S.T., B.Eng., M.Sc.

Senada dengan Bupati, Kapolres Lamongan, AKBP Bobby Adimas Candra Putra S.I.K.,M.Si. mengatakan bahwa angka masyarakat yang mudik tahun 2025 ini diklaim meningkat dibanding pergerakan masyarakat pada masa lebaran Idul Fitri 2024 yakni 123,8 juta orang.

“Maka dari itu hari ini kita menggelar Rakor lintas sektoral dan tengah membuat skema antisipasi pengamanan pada Operasi Ketupat Semeru 2025,”jelas Kapolres Lamongan.

Sementara itu, Kasdim 0812/Lamongan Mayor Arh Moh Ngateno mengatakan pada masa libur lebaran nantinya wilayah Wisata juga perlu mendapat perhatian setelah pelaksanaan lebaran karena merupakan libur panjang.

“Kami menyiagakan Pasukan yang dinamis bisa bertambah sesuai dengan permintaan Bapak Kapolres karena dalam hal ini TNI bersifat diperbantukan kepada Kepolisian. Semua berdasar situasi atau pemetaan kerawanan yang nanti akan kita temukan di lapangan bersama Pak Kapolres,” pungkas Kasdim 0812 Lamongan.

Melalui kerjasama dan sinergitas Operasi Ketupat Semeru 2025 tidak bisa dilaksanakan satu Instansi sendiri, namun harus gotong royong. Dengan harapan dapat menciptakan kondisi yang kondusif dan aman pada saat perayaan Idul Fitri tahun 2025 ini.

Evaluasi SPPG: Pentingnya Transparansi dan Sinergi untuk Pemenuhan Gizi Optimal

Surabaya,- Kapoksahli Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., Kapoksahli Kodam V/Brawijaya, turut serta mendampingi Mayjen TNI (Purn.) Dadang Hendrayudha, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional, dalam sebuah acara penting. Acara ini membahas pengarahan dan evaluasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur.

“Kodam V/Brawijaya siap mendukung penuh program pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat,” ujar Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M. dengan semangat.

Acara yang berlangsung di Aula Makodam V/Brawijaya, Surabaya, pada Selasa (18/03/2025) ini, dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari pengurus SPPG, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Yayasan SPPG, hingga mitra-mitra SPPG di Jawa Timur.

Waaster Kasdam V/Brawijaya, Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi, S.E., dan Dandim 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., juga hadir sebagai perwakilan Kodam V/Brawijaya, menunjukkan dukungan yang solid terhadap program ini.

Kolonel Inf Albertus Dony Dewantoro, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II, memaparkan laporan kegiatan SPPG. Mayjen TNI (Purn.) Dadang Hendrayudha menekankan pentingnya keterbukaan dalam melaporkan kondisi SPPG. “Dengan terbuka, kita bisa saling mengoreksi dan mengevaluasi agar program pemenuhan gizi ini semakin efektif,” tuturnya.

Para Kasatpel memaparkan berbagai tantangan dan keberhasilan dalam menjalankan program pemenuhan gizi. Ketersediaan sumber daya, efektivitas distribusi, dan dampak program bagi masyarakat menjadi fokus utama. Sesi ini ditutup dengan pemutaran video yang menggambarkan kondisi terkini SPPG di Jawa Timur.

Evaluasi dan tanggapan dari Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional diharapkan menjadi panduan untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja SPPG di masa depan. Sinergi antara pemerintah, mitra kerja, dan institusi terkait diharapkan semakin kuat dalam memastikan pemenuhan gizi masyarakat Jawa Timur berjalan dengan baik. Evaluasi berkala seperti ini dianggap penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan keberlanjutan program di masa depan.

Acara Buka Bersama Satgas TMMD 123: Perkuat Hubungan TNI dan Masyarakat Nglurup

Tulungagung,- Dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di bulan suci Ramadan, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Tulungagung menggelar acara buka bersama dengan warga Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (18/03/2025). Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Nglurup dengan suasana yang penuh kehangatan, kebersamaan, dan kekompakan.

Acara buka bersama ini dihadiri oleh para prajurit Satgas TMMD 123 Tulungagung serta masyarakat setempat. Momen ini menjadi ajang untuk semakin mempererat hubungan antara anggota Satgas dengan warga yang selama ini telah mendukung penuh pelaksanaan TMMD di desa mereka.

Pasiter Kodim 0807/Tulungagung, Kapten Arm Wasis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kebersamaan antara anggota Satgas dan masyarakat di lokasi TMMD. “Kami ingin menjalin hubungan yang erat dengan warga, bukan hanya sebatas pelaksanaan program TMMD, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kebersamaan ini tetap terjalin meskipun program TMMD akan segera berakhir,” ujarnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, acara ini juga menjadi momen perpisahan antara Satgas TMMD dan masyarakat Desa Nglurup. Mengingat program TMMD ke-123 akan resmi ditutup pada 20 Maret 2025, Danki Satgas TMMD 123 Tulungagung, Lettu Arh Nanang Wijayanto, atas nama seluruh personel Satgas, menyampaikan rasa terima kasih kepada warga yang telah berperan aktif selama pelaksanaan TMMD.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuan dari seluruh masyarakat Desa Nglurup, terutama para pemilik rumah yang telah menerima dan menyediakan tempat bagi Satgas untuk menginap selama program berlangsung. Semoga apa yang telah kami lakukan bersama dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ungkap Lettu Arh Nanang Wijayanto.

Dengan berakhirnya program TMMD ke-123 ini, diharapkan hasil pembangunan yang telah dilakukan dapat dimanfaatkan oleh warga untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian di Desa Nglurup. Kebersamaan yang telah terjalin diharapkan tetap terjaga sebagai wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat.

Program Pemenuhan Gizi TNI: Babinsa Awasi Distribusi Makanan Sehat di Surabaya

SURABAYA, – Babinsa Kelurahan Baratajaya, Koramil 0830/09 Gubeng, Serka Joko dan Serda M. Sholeh, secara aktif melakukan pengawasan terhadap kegiatan distribusi makanan sehat bergizi di dua sekolah wilayah tersebut, yaitu SMK Mahardika dan SDN Baratajaya. Kedua sekolah ini terletak di Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, dan menjadi fokus program pemenuhan gizi bagi siswa, Selasa (18/3/2025).

Sebanyak 1.295 siswa menerima manfaat dari program ini, terdiri dari 611 siswa di SMK Mahardika dan 684 siswa di SDN Baratajaya. Serka Joko menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memastikan setiap siswa mendapatkan asupan gizi yang cukup guna menunjang aktivitas belajar mereka.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan anak-anak, khususnya dalam hal pemenuhan gizi. Kami ingin memastikan bahwa program ini berjalan sesuai tujuan, yaitu memberikan manfaat maksimal bagi siswa,” ujar Serka Joko. Ia menambahkan bahwa program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Pengawasan langsung yang dilakukan oleh Babinsa ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program-program pemerintah yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga memperkuat hubungan antara TNI dan warga, sekaligus menegaskan peran aktif TNI dalam pembangunan di wilayahnya.

Diharapkan, program seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung terciptanya generasi muda yang sehat dan berprestasi, serta memperkuat ketahanan gizi di tingkat masyarakat.

Program SERGAB TNI: Dukung Petani Surabaya Jual Gabah untuk Stabilkan Harga Beras

Surabaya,– Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Kelurahan Lidahkulon, Koramil 0830/21 Lakarsantri, Serda Kasturi, terus berperan aktif mendampingi petani dalam kegiatan panen padi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan serapan gabah melalui himbauan kepada petani untuk menjual hasil panen mereka ke Badan Urusan Logistik (Bulog). Kegiatan ini merupakan bagian dari program SERGAB (Serbuan Gerakan Panen dan Serap Gabah) yang digalakkan oleh TNI untuk memastikan stok beras nasional tetap stabil.

Pada Selasa, 18 Maret 2025, Serda Kasturi turun langsung ke sawah milik Kelompok Tani yang diketuai oleh Bapak Suliyadi di Jalan Menganti Lidahkulon, RW 09, Kelurahan Lidahkulon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau proses panen padi sekaligus memberikan edukasi kepada petani tentang pentingnya menjual gabah ke Bulog guna menjaga kestabilan harga dan pasokan beras di pasar.

Pada kesempatan tersebut, petani setempat berhasil memanen padi varietas IRPARI 64 dengan hasil sebanyak 40 karung. Harga gabah yang ditawarkan kepada Bulog adalah Rp 6.500 per kilogram. Serda Kasturi menjelaskan bahwa menjual gabah ke Bulog memiliki banyak keuntungan, di antaranya adalah jaminan harga yang stabil, proses pembayaran yang cepat, serta kontribusi langsung dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kami mengimbau para petani untuk menjual gabahnya ke Bulog karena selain harga yang kompetitif, juga dapat membantu pemerintah dalam menjaga stok beras nasional. Ini adalah langkah nyata untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia,” ujar Serda Kasturi.

Program SERGAB ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan serapan gabah oleh Bulog, tetapi juga untuk memastikan bahwa petani mendapatkan harga yang layak untuk hasil panen mereka. Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, diharapkan petani semakin terbuka untuk bekerja sama dengan Bulog dan tidak tergiur oleh penawaran harga dari tengkulak yang sering kali tidak menguntungkan.

Bapak Suliyadi, selaku ketua kelompok tani, menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang telah mendampingi kami dari awal tanam hingga panen. Dengan menjual gabah ke Bulog, kami merasa lebih aman karena harga jelas dan pembayaran cepat,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar petani semakin sejahtera dan stok pangan nasional tetap terjaga.

Dengan adanya kolaborasi antara TNI, petani, dan Bulog, diharapkan program optimalisasi serapan gabah ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan nasional. Langkah ini juga menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan pertanian dan kesejahteraan petani di Indonesia.

Makan Bergizi Gratis: Dandim dan Forkopimda Mojokerto Kunjungi Ponpes Amanatul Ummah

Mojokerto, – Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto melaksanakan peninjauan Dapur Sehat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Hybrid Catering di Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (18/03/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi bagi para santri.

Dalam kunjungan ini, Forkopimda Mojokerto disambut pimpinan Ponpes Amanatul Ummah KH. Asep Saefudin Chalim, M.A, sekaligus meninjau secara langsung proses produksi makanan bergizi yang disiapkan oleh Dapur Sehat SPPG. Menu yang disiapkan meliputi telur, kacang, kurma, sari gandum, susu, dan buah salak. Selain meninjau dapur, rombongan juga menyaksikan proses distribusi makanan bergizi gratis kepada santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ponpes Amanatul Ummah.

Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. “Kami sangat mendukung inisiatif Ponpes Amanatul Ummah dalam menyediakan makanan bergizi gratis bagi para santri. Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat, khususnya generasi muda. Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya dalam memperhatikan asupan gizi bagi para siswa dan santri”, ungkap Dandim.

Dalam kesempatan tersebut, Forkopimda Kabupaten Mojokerto juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan lembaga pendidikan dalam mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis. Dengan adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan kualitas kesehatan dan gizi para santri semakin meningkat, sehingga mereka dapat belajar dan berkembang dengan lebih optimal.

Kegiatan yang berlangsung kali ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap kebijakan Presiden RI dalam pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi para santri di pondok pesantren.

Tampak hadir dalam kegiatan, Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., Danramil 0815/16 Pacet Kapten Czi M. Saikhu Anwar, Camat Pacet Aprianto, S.E., M.M., Kapolsek Pacet Iptu Muhammad Khoirul Umam, S.E., M.H., dan Para kepala desa di wilayah Kecamatan Pacet Kepala SPPG Ponpes Amanatul Ummah beserta tim

Pendampingan TNI Tingkatkan Ketahanan Pangan Melalui Pemasangan Jaring di Sawah

Blitar,- Dalam upaya melindungi tanaman padi dari serangan hama burung, Babinsa Desa Ngembul Koramil 0808/11 Binangun Kodim 0808/Blitar Koptu Yulianto turun langsung ke sawah membantu para petani memasang bentangan jaring. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di wilayah binaannya, Selasa (18/3/2025).

Pemasangan jaring dengan dibentangkan di sawah ini merupakan metode tradisional yang efektif untuk mengusir burung pipit yang sering menyerang tanaman padi. Ada kalanya juga di pasang kaleng kosong sebagai bunyi-bunyian yang dihasilkan saat terkena angin, diharapkan burung enggan mendekati area persawahan.

Koptu Yulianto menjelaskan bahwa hama burung menjadi ancaman serius bagi petani karena mampu menyebabkan penurunan hasil panen. “Burung bisa memakan sekitar 5 gram padi per hari. Jika tidak dikendalikan, mereka dapat menyebabkan penurunan produksi hingga 30-50 persen,” ungkap Babinsa.

Ia juga menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani. “Kami berharap dengan pemasangan alat sederhana ini, hasil panen petani tetap optimal sehingga meningkatkan kesejahteraan mereka,” imbuhnya.

Upaya ini disambut baik oleh para petani setempat. Musleh, pemilik sawah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan Babinsa. “Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Semoga hasil panen kali ini lebih baik dan tidak banyak yang rusak akibat hama burung,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah pencegahan yang dilakukan, diharapkan petani dapat terus meningkatkan produktivitas pertanian mereka dan mempertahankan ketahanan pangan di wilayah Binangun.

Ditemui terpisah Ps. Danramil 0808/11 Binangun Lettu Inf. Jony Chandra, mengapresiasi langkah Babinsa Desa Ngembul yang turun langsung ke sawah membantu petani memasang jaring untuk mencegah serangan hama burung.

“Pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan. Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi serta membantu mereka dalam mengatasi berbagai kendala di lapangan, seperti serangan hama burung ini,” ujar Lettu Inf. Jony Chandra