Babinsa Koramil 0804/01 Magetan Pastikan Kelancaran Pengiriman Hasil Panen Padi ke Bulog untuk Ketahanan Pangan

Magetan,- Babinsa kelurahan Kepolorejo Koramil Tipe B 0804/01 Magetan Kodim Magetan Sertu Irvan melaksanakan pengiriman hasil panen padi dari kelurahan Kepolorejo Kecamatan Magetan ke Bulog Sentral Penggilingan Padi Magetan milik Bpk Suprapto dengan berat padi yg dikirim 5.390 kg.

Dalam upaya memastikan kelancaran dan keamanan proses pembelian gabah oleh Dinas Bulog, Babinsa desa Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan melaksanakan pendampingan kepada warga binaannya. Kegiatan ini berlangsung di rumah bapak Desa kecamatan Magetan kabupaten Magetan.

Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses transaksi antara petani dan pihak Bulog berjalan dengan lancar, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kehadiran Babinsa juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjual hasil panennya.

Sertu Irvan menegaskan bahwa TNI AD selalu siap mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya dalam penyerapan hasil pertanian masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa proses pembelian gabah berjalan sesuai aturan, tanpa ada kendala atau praktik yang merugikan petani. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Magetan,”pungkasnya.

Danrem 081/DSJ Tinjau Pra TMMD di Ngluyu: Sinergi TNI-Rakyat Wujudkan Desa Mandiri

Nganjuk,- Ngluyu adalah kecamatan di Kabupaten Nganjuk yang terletak di ujung utara. Ngluyu terletak di kawasan Pegunungan Kendeng dan terisolir dari kecamatan lainnya di Nganjuk. Geografisnya juga dikelilingi oleh perbukitan dan hutan jati yang dikelola oleh Perhutani.

Kondisi ini berbanding lurus dengan tertinggalnya Ngluyu dibanding kecamatan-kecamatan lainnya di Nganjuk. Hal ini diakibatkan kurangnya sarana infrastruktur yang layak untuk menunjang aktivitas warganya sehari-hari.

Begitu pula dengan kondisi masyarakat, kita dapat dengan mudah menjumpai rumah-rumah warga yang tidak layak huni.

Melihat kondisi itu, tentunya tak salah jika Ngluyu dipilih menjadi salah satu sasaran dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124. Tak hanya di Ngluyu, TMMD di Nganjuk juga akan menyasar Kecamatan Lengkong. Meski belum resmi dibuka, namun geliat dan semangat membangun sudah begitu terasa dalam pra TMMD yang baru dilakukan beberapa hari.

“Tadi kita lihat antusias dan semangat masyarakatnya sungguh luar biasa. Mereka bekerja keras dan bergotong-royong dengan para prajurit yang diterjunkan,” kata Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto di lokasi pengecoran jalan di Desa Lengkong Lor, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Minggu (27/4/2025).

“Kita semua dapat merasakan keinginan yang kuat dari masyarakat di Ngluyu ini untuk dapat hidup lebih baik,” tambahnya.

Sebagai sasaran utama, pengecoran jalan yang dilakukan akan menghubungkan Desa Lengkong Lor di Kecamatan Ngluyu dan Desa Sumbermiri di Kecamatan Lengkong.

Danrem optimis, peningkatan kondisi jalan sepanjang 1.100 meter itu dapat berbanding lurus dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat di sana.

“Jadi jalan ini kan fungsinya sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Ketika akses jalannya bagus, tentu kegiatan mereka akan lebih lancar. Baik itu untuk aktivitas pertanian, peternakan, jual beli, pendidikan, dan lain sebagainya,” terangnya.

“Dengan begitu tentunya masyarakat dapat lebih sejahtera dan ekonominya juga terangkat,” lanjutnya.

Untuk diketahui, selain pengecoran jalan, pada TMMD ke-124 di Desa Lengkong Lor dan Sumbermiri juga dilakukan berbagai sasaran lainnya. Mulai dari pembuatan 5 unit sumur bor, renovasi 2 unit Rutilahu (rumah tidak layak huni), penanaman jagung di lahan seluas 2 hektare, penanaman 1.500 pohon produktif, penanganan stunting, serta berbagai penyuluhan yang bermanfaat untuk masyarakat.

Satgas Yonif 512/QY Hadiri Ibadah di Gereja Kampung Tatakra Papua: Wujud Kehadiran TNI di Tengah Rakyat

Keerom, Papua – Di tengah sunyi dan teduhnya Distrik Web, kehadiran Satgas Yonif 512/QY di Gereja ST Yahanes, Kampung Tatakra, menghadirkan kehangatan yang tak mudah dilupakan.
Pada Minggu pagi yang penuh berkah ini, para prajurit sebagai saudara seiman, bersujud dan memanjatkan doa bersama masyarakat yang mereka cintai. Minggu, (27/4/2025).

Suasana penuh haru terasa sejak ibadah dimulai. Jemaat yang terbiasa beribadah dalam kesederhanaan, kini terselimuti oleh rasa syukur dan kebersamaan yang mendalam. Tidak ada lagi jarak antara prajurit dan rakyat semua bersisian, bernyanyi, dan berdoa dalam satu suara.

Bapa Frater Aji, Pendeta Distrik Web yang memimpin ibadah, tak mampu menyembunyikan rasa harunya menyampaikan,
“Beta lihat kehadiran TNI di tengah-tengah jemaat ini adalah jawaban doa kami. Mereka bukan hanya menjaga tanah ini, tapi juga membawa cinta, membawa damai. Beta percaya, Tuhan sendiri yang kirim mereka untuk jaga hati kita di sini.”

Kehadiran Satgas Yonif 512/QY dalam ibadah ini menunjukkan bahwa tugas menjaga negeri ini tidak berhenti di medan tugas semata, tetapi juga meliputi sentuhan kemanusiaan yang menguatkan iman dan mempererat tali persaudaraan.

Karena menjaga perbatasan negeri bukan hanya soal garis di peta, tetapi tentang menjaga cinta kasih yang hidup di dalam hati rakyatnya.

Pangdam V/Brawijaya Hadiri Jatim Retreat 2025 di Pusdik Arhanud Kota Batu

Kota Batu,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, menghadiri berlangsungnya Jatim Retreat 2025 yang diikuti oleh 72 Kepala OPD di lingkungan Pempriv Jatim.

Kegiatan yang digelar di Pusdik Arhanud, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur itu berlangsung selama dua hari.

Selain Pangdam, kegiatan tersebut nampak dihadiri oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, Sekda Prov Jatim Adhy Karyono, serta sejumlah pejabat TNI di Jatim.

Ditemui di sela kegiatan itu, Pangdam mengungkapkan, pelaksanaan Jatim Retreat 2025 itu, merupakan acara penting dalam menyelaraskan visi misi nasional dan daerah.

“Jatim Retreat ini bertujuan untuk menyelaraskan Asta Cita dengan Nawa Bhakti Satya,” kata Pangdam. Sabtu (26/04/2025).

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah mengungkapkan ditetapkannya Pusdik Arhanud sebagai lokasi Jatim Retreat, dikarenakan letak lokasinya yang sangat repretentatif.

“Sebelum masuk Musrenbang para Kepala OPD kami kumpulkan, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih komposit, tentang bagaimana mengintegrasikan antara Asta Cita dengan Nawa Bhakti Satya,” jelas Gubernur Khofifah.

Menurutnya, mengintegrasikan visi misi tersebut menjadi hal yang harus dilakukan. Sehingga program yang diturunkan oleh Pemerintah Pusat, ketika sampai di tingkat bawah realisasinya bisa langsung dengan cepat, baik dan cermat.

“Misalnya di Nawa Bhakti Satya ada Jatim Lestari, nah ini berurusan denga Asta Cita ke delapan, jadi ini nyambung, maka Kepala OPD harus paham,” jelasnya.

Babinsa Koramil 0808/16 Talun Bersama Warga Gelar Gotong Royong untuk Kebersihan Lingkungan

Blitar,- Dalam upaya mempererat kebersamaan dan Silaturahmi serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Babinsa Kelurahan Kaweron Serda Edi Prasetiyo dari Koramil 0808/16 Talun Kodim 0808/Blitar, bersama warga binaannya melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan kanan – kiri sepanjang jalan desa di Lingk. Gogolatar RT. 02 RW. 02 Kelurahan Kaweron Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, Sabtu (26/4/2025).

Serda Edi Prasetiyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan sebagai sarana mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat. “Kegiatan gotong royong seperti ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga menjadi ajang memperkuat tali silaturahmi serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Salah satu warga yang turut serta dalam kegiatan Bapak Supeno (42), mengapresiasi kehadiran dan peran aktif Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan. “Kami merasa sangat terbantu dan lebih semangat jika Babinsa ikut turun langsung. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga lingkungan bersama-sama,” ucapnya.

Sementara itu ditemui terpisah Danramil 0808/16 Talun Kapten Czi Wikodo, juga memberikan apresiasi atas kekompakan Babinsa dan warga. “Kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan dan menjadi budaya, karena selain menjaga kebersihan, juga memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat. Kami berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif,” tutur Kapten Wikodo.

Kegiatan gotong royong tersebut berjalan dengan lancar, penuh semangat dan diwarnai suasana keakraban antar warga serta Babinsa dan warga setempat.

Babinsa Koramil 0803/02 Madiun Dampingi Petani Serap Gabah untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Madiun, – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, Serma Bono, Babinsa Desa Betek dari Koramil 0803/02 Madiun, telah melaksanakan kegiatan pendampingan serapan gabah (Sergab) dalam panen padi milik Bapak Suntoro, seorang petani lokal. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (26/04/2025) dan dihadiri oleh sejumlah petani lainnya serta masyarakat setempat.

Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa merupakan bagian dari program TNI AD untuk membantu para petani dalam meningkatkan hasil panen mereka. Dalam kegiatan ini, Serma Bono tidak hanya mengawasi proses panen, tetapi juga memberikan bimbingan teknis mengenai cara panen yang baik dan benar agar hasil yang diperoleh maksimal. Dengan cara ini, diharapkan petani dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka.

Salah satubm petani, Bapak Suntoro, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. “Saya merasa lebih percaya diri saat panen, karena ada pendampingan dari TNI. Pengetahuan yang diberikan sangat berharga,” ungkapnya. Kegiatan ini juga menjadi momen untuk saling berbagi pengalaman antar petani dan memperkuat tali persaudaraan di antara mereka.

Kegiatan pendampingan ini tidak hanya fokus pada proses panen, tetapi juga mencakup pengolahan pasca-panen. Serma Bono memberikan informasi mengenai teknik penyimpanan gabah yang baik agar kualitasnya tetap terjaga. Ini merupakan langkah penting untuk menghindari kerugian akibat penanganan yang tidak tepat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kerjasama antara TNI dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Babinsa Desa Betek berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani, sehingga dapat terwujudnya ketahanan pangan yang lebih baik di Kabupaten Madiun.

Babinsa Mojokerto Dampingi Petani Panen Padi untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Mojokerto,- Panen padi kembali dilakukan di lahan pertanian milik Kelompok Tani Margo Makmur yang terletak di Dusun Klanjan, Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan panen yang berlangsung pada Sabtu pagi ini (26/04/2025) turut dihadiri Babinsa Desa Baureno, Serka Wahyudi.

Dalam keterangannya, Serka Wahyudi mengatakan kehadiran Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari upaya TNI untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kami terus mendampingi para petani dalam berbagai kegiatan, termasuk saat panen. Ini bentuk kepedulian dan dukungan kami terhadap program swasembada pangan”, ujar Serka Wahyudi saat ditemui di lokasi panen.

Adapun panen kali ini dilakukan di lahan milik Eli Rahmawati seluas 1,9 hektare, dengan jenis padi yang ditanam adalah varietas Inpari 32. Target hasil panen mencapai 13.000 kilogram, dan hingga hari ini telah terealisasi sebanyak 9.500 kilogram.

Selain Babinsa dan pemilik lahan, kegiatan ini juga melibatkan para pekerja tani setempat, yang secara gotong-royong menyelesaikan proses panen dengan semangat.

Serka Wahyudi juga menambahkan, sinergi antara TNI dan petani harus terus dipertahankan. “Kami berharap hasil panen tahun ini memberikan manfaat besar bagi para petani dan masyarakat sekitar”, pungkasnya.

Babinsa Koramil 0814/09 Kudu Latih Siswa SMP Negeri 1 dalam Pelatihan PBB untuk Tingkatkan Kedisiplinan

Jombang – Dalam upaya menanamkan nilai kedisiplinan dan semangat kebangsaan sejak dini, Babinsa Koramil 0814/09 Kudu melaksanakan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) kepada para siswa di SMP Negeri 1 Kudu, Sabtu (26/04/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Serda Bunyamin, yang juga memberikan materi dasar PBB sekaligus pelatihan karakter kepada para siswa kelas VII dan VIII. Latihan dilakukan di halaman sekolah dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta.

“Pelatihan PBB ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab dalam diri para siswa, yang merupakan bekal penting bagi generasi muda,” ujar Serda Bunyamin.

Pendampingan Babinsa Koramil 0804/08 Barat dalam Penyaluran BLT-DD Tahap I di Kabupaten Magetan

Magetan – Babinsa Koramil Tipe B 0804/08 Barat Serda Jermi menghadiri sekaligus melaksanakan pendampingan dan pengawalan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap l tahun 2025 oleh pemerintah desa di Balai Desa Karangmojo Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan,(Sabtu 26/4/25)

Bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) adalah program bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada masyarakat desa yang membutuhkan seperti Lansia, penyandang disabilitas dan keluarga miskin, dana ini merupakan bagian dari anggaran pendapatan dan belanja Negara (APBN) yang dialokasikan untuk desa-desa di Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri oleh kades Karangmojo Noor Achhirul,SE, Babinsa Serda Jermi dan masyarakat, secara simbolis penyerahan dilakukan dihadapan masyarakat penerima manfaat secara bergiliran disertai penanda tanganan pengambilan.

Babinsa Serda Jermi secara langsung ikut mengawasi dan mendampingi penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) tersebut kepada masyarakat yang menerima, agar tepat sasaran untuk penyaluran sesuai dengan aturan serta ketentuan yang berlaku dari pemerintah pusat hingga ke pemerintah desa.

Harapannya untuk masyarakat yang menerima bantuan tersebut agar dapat digunakan secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing sehingga dana yang digunakan seefisien mungkin untuk kelangsungan hidup, ujarnya

Kodim 0825 Banyuwangi dan Disdukcapil Gelar Pelayanan Adminduk Terpadu untuk Masyarakat

Banyuwangi, – Kodim 0825 Banyuwangi berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banyuwangi menggelar pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) terpadu bagi masyarakat yang belum memiliki akta kelahiran, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identitas Anak (KIA) serta Akte Kematrian.Kegiatan ini merupakan rangkaian Karya Bakti TNI Pelayanan Adminduk dan Pembuatan Akte Kelahiran TA. 2025 di wilayah Kodim 0825 Banyuwangi.Kegiatan tersebar di seluruh Wilayah Koramil 0825 Banyuwangi yang saat ini dilaksanakan di Aula terbuka Jenderal Sudirman Makodim 0825 Banyuwangi ini disambut antusias oleh warga.(Sabtu, 26/04/2025)

Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk mempermudah dan membantu masyarakat dalam mendapatkan dokumen kependudukan. Pihaknya juga menginstruksikan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk menjemput bola, menginformasikan dan memfasilitasi warga dalam pembuatan akta kelahiran yang diselenggarakan oleh Kodim.

Salah seorang warga Keluncing ibu Eva Lestari menyampaikan rasa terima kasihnya atas penyelenggaraan pelayanan yang dinilai cepat, bagus, dan tanpa biaya tersebut. “Baru kali ini kami mendapat pelayanan secepat dan sebaik ini, dan gratis pula,” ujarnya dengan nada gembira.

Koordinator Pelangi Pelayanan Adminduk Banyuwangi, Bapak Dean Hari Effendi, S.E, MM turut menyampaikan apresiasinya kepada Kodim 0825 Banyuwangi atas dukungan dalam mempercepat program pelayanan Disdukcapil. “Kami berterima kasih kepada Kodim 0825 Banyuwangi yang telah membantu program Dukcapil untuk mempercepat pelayanan dokumen kependudukan ini. Pembuatan Adminduk ini tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Sinergitas antara Disdukcapil Banyuwangi dan Kodim 0825 Banyuwangi ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Kegiatan pelayanan Adminduk ini dilaksanakan pada hari Jumat, 25 April 2025. Diharapkan, kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan.