Koramil Plaosan Gelar Simulasi Bencana Alam Bersama BPBD dan Desa Puntukdoro

Magetan,- Koramil tipe B 0804/02 Plaosan,Dalam mengatasi situasi cuaca extrem yang sering terjadi di wilayah gunung lawu,BPBD bekerja sama dengan Desa Puntukdoro beserta Babinsa Serma Kuat mulyono,melaksanakan sosialisasi dan simulasi apabila terjadi bencana alam di wilayah kec plaosan.kegiatan ini di hadiri oleh Kades Puntukdoro diwakili Bpk Sekdes,Babinsa, Babinkamtibmas Desa Puntukdoro,Team BPBD Kab.Magetan,Anggotan Linmas Desa Puntukdoro,Anggota Destana Desa Puntukdoro,Para tokoh dan Ketua pemuda Desa Puntukdoro.

Dalam kegiatan simulasi ini di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya sebagai wujud rasa cinta tanah air dan bangsa.setelah itu di lanjutkan sambutan oleh kepala desa puntukdoro,beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting di laksanakan mengingat seringnya kejadian bencana alam di wilayah.

Serma Kuat mulyono menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak BPBD karena telah memberikan sosialisasi dan simulasi cara-cara melaksanakan bantuan pertama terhadap korban apabila ada bencana alam,sehingga komponen aparatur desa lebih memahami tentang pertolongan pertama apabila terjadi bencana alam.

Babinsa Tanggulwelahan Laksanakan Pendampingan Penyerapan Gabah Bersama Tim Bulog

Tulungagung – Babinsa Desa Tanggulwelahan, Koptu Adi, anggota Koramil Tipe B 0807/12 Besuki, melaksanakan pendampingan kegiatan penyerapan gabah oleh Tim Jemput Gabah Bulog tahun 2025 di wilayah tugasnya, Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Selasa (29/04/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional melalui optimalisasi serapan gabah petani. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bapak Setiya Agung Pamuji dari Tim Jemput Gabah Bulog, Bapak Fredy selaku Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Besuki, Bapak Ali Masruri sebagai Ketua Kelompok Tani Kenthen Makmur, serta perwakilan petani, Prista Ika Yuniati.

Proses penyerapan dimulai dengan kedatangan tim di lokasi lahan milik Poktan Kenthen Makmur. Gabah yang telah dipanen kemudian dilakukan penimbangan dengan total berat mencapai 10.394 kilogram. Selanjutnya, gabah tersebut dikirim ke tempat mitra Bulog, yakni penggilingan padi milik Pak Sutaji yang berlokasi di Desa Wateskroyo, Kecamatan Besuki.

Koptu Adi menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan petani merasa didampingi dalam proses penyerapan hasil panen mereka,” ujarnya.

Melalui sinergi antara TNI, Bulog, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, diharapkan proses penyerapan gabah dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi petani di wilayah Besuki.

Danramil 0820/08 Sukapura Ajak Warga Probolinggo Siapkan Rencana Mitigasi Bencana Secara Mandiri

Probolinggo,- Danramil 0820/08 Sukapura Kapten Arm Imam Wahyudi hadir dan ikut ambil bagian dalam kegiatan pembentukan desa tangguh bencana di Desa Wonontoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Selasa (29/4).

Dalam pembentuk desa tangguh yang dihadiri jajaran forkopimka Sukapura dan pihak BPBD Kabupaten Probolinggo tersebut, diharapkan agar para warga bisa cepat tanggap dalam mengatasi keadaan atau kondisi darurat bencana secara mandiri pada daerahnya masing-masing

Danramil 0820/08 Sukapura Kapten Arm Imam Wahyudi mengatakan dengan adanya desa tangguh bencana diharapkan ada peningkatan kapasitas masyarakat terhadap mitigasi dan penanggulangan bencana, paling tidak masyarakat bisa membuat rencana kontijensi jadi tahu siapa berbuat apa saat terjadi bencana.

“Tujuan dibentuknya desa tangguh bencana adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanggulangan bencana serta menekan resiko dampak bencana dengan memberdayakan sumber daya yang ada,”kata Kapten Arm Imam Wahyudi.

Danramil menambahkan desa tangguh bencana adalah desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk menghadapi potensi ancaman bencana serta mampu memulihkan diri dengan cepat dari berbagai dampak bencana.

“Penanganan bencana merupakan tanggung jawab kita bersama, untuk itu kami berharap kepada para peserta pelatihan agar mengikuti pelatihan dengan serius sehingga dapat mencapain tujuan yang ditargetkan,”ujarnya.

Lebih lanjut Perwira berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan diadakannya kegiatan pembentukan desa tangguh bencana (Destana) adalah proses untuk meningkatkan kemampuan desa dalam menghadapi dan mengatasi bencana.

“Destana melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam semua tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan serta fokus pada pengurangan risiko bencanan khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo,”tuturnya.

Pengembangan Kemampuan Teritorial Apkowil TNI AD 2025: Adaptasi Era Digital untuk Keamanan

Surabaya – Kegiatan Pengembangan Kemampuan Teritorial Apkowil TNI AD TA 2025 berlangsung di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya pada Selasa, 29 April 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan prajurit dalam menghadapi tantangan modern.

Kegiatan ini dimulai dengan pembekalan materi hukum oleh KABAGLUHKUM DITKUMAD, Letkol Chk Bungak Sarira Kadompi, S.H. Materi mencakup pengenalan doktrin hukum, payung hukum Apter, serta peran Ankum dan tanggung jawab prajurit Apter.

Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom., M.M., memberikan pengarahan penting. Ia menekankan bahwa kemampuan teritorial harus terus diperbarui dan diadaptasi dalam menghadapi tantangan kompleks di era digital yang berkembang pesat.

Lima kemampuan teritorial yang dibahas mencakup Temu Cepat Lapor Cepat, Manajemen Teritorial, Penguasaan Wilayah, Pembinaan Perlawanan Rakyat, dan Komunikasi Sosial. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kolaborasi berbasis data di lapangan.

Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi, Aster Kasdam V/Brawijaya, menutup kegiatan dengan harapan agar prajurit dapat mengimplementasikan pengetahuan baru ini dalam tugas sehari-hari. Adaptasi teknologi dan pendekatan inovatif menjadi kunci keberhasilan TNI dalam menjaga kedaulatan.

Dengan pelatihan yang intensif ini, diharapkan prajurit TNI semakin siap menghadapi tantangan keamanan yang terus berubah. Kerjasama dengan masyarakat akan semakin diperkuat untuk mewujudkan stabilitas nasional yang berkelanjutan.

Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal menuju penguatan kemampuan teritorial TNI, agar mampu menjaga keamanan dan kedaulatan negara dengan lebih efektif dan responsif di era digital.

Inovasi Kesehatan TNI: Pangdam V/Brawijaya Dapatkan Paparan Penurunan Penyakit Kronis

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menerima paparan Kakesdam V/Brawijaya, Kolonel CKM dr. Ketut Mahendra Barata, Sp.An., KIC. terkait penurunan kasus sakit kronis personel. “Kesehatan prajurit dan keluarga prioritas utama dalam menjaga kekuatan pertahanan nasional,” ujarnya tegas.

Kegiatan berlangsung di Ruang Bina Yudha Makodam V/Brawijaya, Selasa (29/04/2025), dipaparkan langsung oleh Kakesdam Kolonel CKM dr. Ketut Mahendra Barata, Sp.An., KIC. Paparan ini memuat data perkembangan kesehatan sejak 2022.

Data menunjukkan penurunan signifikan kasus sakit kronis dan angka kematian personel. Jumlah penderita sakit menahun turun 28 orang, sementara angka kematian menurun sebanyak 181 orang hingga Maret 2025.

Kesdam V/Brawijaya terus berupaya menekan risiko kematian akibat penyakit kronis melalui deteksi dini, pemantauan rutin, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan data kesehatan secara sistematis dan berkelanjutan.

Salah satu inovasi unggulan adalah aplikasi MOSANDALA (Monitoring Sakit Kronis Kodam Lima), yang memungkinkan pemantauan kondisi personel secara real-time dan terintegrasi di seluruh jajaran Kodam V/Brawijaya.

Diharapkan, optimalisasi layanan kesehatan ini mampu menjaga kesiapan operasional, meningkatkan kesejahteraan keluarga besar TNI, serta mendukung profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas-tugas pertahanan negara.

Pangdam V/Brawijaya Tegaskan Komitmen TNI dalam Musrenbang untuk Pembangunan Provinsi yang Inklusif

Surabaya,- Keterlibatan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., dalam Musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026, menunjukkan sinergi nyata antara TNI dan pemerintah daerah. “Kami siap mendukung pembangunan berkelanjutan di Jawa Timur,” tegasnya.

Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Shangri-la Surabaya dan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Dardak, serta beberapa menteri kabinet Indonesia. Selasa (29/09/2025)

Turut hadir Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. Acara ini memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menyusun rencana pembangunan provinsi yang inklusif.

Gubernur Khofifah menjelaskan program unggulan Quick Wins yang merupakan turunan dari Nawa Bhakti Satya, sejalan dengan Asta Cita dan prioritas pembangunan nasional Presiden RI, menekankan pentingnya sinkronisasi antar pemerintah pusat dan daerah.

Delapan poin Quick Wins mencakup kesehatan, pendidikan, pangan, kesejahteraan sosial, infrastruktur, hingga peningkatan pendapatan negara. Hal ini menjadi arahan bagi seluruh bupati dan wali kota dalam menyusun kebijakan pembangunan berkelanjutan.

Diharapkan, hasil Musrenbang ini mampu menjadi tonggak perencanaan pembangunan strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat Jawa Timur dan mendukung terwujudnya Indonesia Maju secara merata dan berkeadilan di seluruh wilayah.

Pangdam V/Brawijaya: TMMD ke-124 Harus Optimal untuk Berikan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Surabaya,– Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., memimpin rapat koordinasi guna memastikan kesiapan pelaksanaan TMMD ke-124 tahun 2025. Rapat yang digelar di Ruang Bina Yudha Makodam V/Brawijaya ini melibatkan seluruh Dansat Kowil jajaran Kodam V/Brawijaya. “TMMD harus terlaksana dengan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A..

Rapat dihadiri oleh Kasdam V/Brawijaya, Itdam V/Brawijaya, Kapoksahli Kodam V/Brawijaya, para PJU Kodam V/Brawijaya, para Danrem, Dansat jajaran, dan OPD terkait. Para peserta rapat membahas secara detail rencana sasaran TMMD ke-124 TA 2025 yang akan dilaksanakan di wilayah Kodim 0828/Sampang, Kodim 0817/Gresik, Kodim 0824/Jember, Kodim 0810/Nganjuk, dan Kodim 0812/Lamongan. Pembahasan difokuskan pada kesiapan personel, material, dan dukungan logistik.

Sasaran fisik TMMD ke-124 TA 2025 meliputi rehabilitasi kantor desa, pavingisasi halaman kantor desa, pembangunan tanggul penahan tanah, drainase, jalan usaha tani, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu). Sementara itu, sasaran non-fisik meliputi penyuluhan dan sosialisasi, pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, bantuan gizi ibu hamil dan anak stunting, serta khitanan massal. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara komprehensif.

Selain sasaran utama, TMMD ke-124 TA 2025 juga akan melaksanakan program unggulan Kasad, antara lain pembersihan sungai, rehabilitasi mushola, penanaman pohon, pembersihan pasar desa, rutilahu tambahan, pengembangan lahan pertanian, dan program TNI Manunggal Air. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung ketahanan pangan.

Kelima satuan yang terlibat telah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan TMMD ke-124 TA 2025. Laporan kesiapan dari masing-masing Dansat Kowil telah disampaikan dan dibahas secara rinci dalam rapat tersebut. Koordinasi dan kolaborasi antar instansi menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD ke-124 TA 2025.

Dengan persiapan yang matang dan komitmen dari seluruh pihak yang terlibat, diharapkan TMMD ke-124 TA 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Semoga program ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di daerah sasaran.

Rangkul Mahasiswa, Sukseskan Ketahanan Pangan di Jatim

Surabaya,- Halal bihalal bertajuk rumah kebangsaan yang dihadiri oleh mahasiswa di Jatim, ternyata mampu menampung aspirasi, sekaligus meningkatkan sinergitas antara Tiga Pilar dan Mahasiswa.

Halal bihalal yang tergabung dalam Cipayung Plus di Hotel Suites yang terletak di Kecamatan Genteng, Kota Surabaya pada Senin (28/04/2025) malam itu, berjalan dengan penuh nuansa keakraban berbalut ide-ide maupun aspirasi yang disampaikan oleh para mahasiswa.

Pada kesempatan itu pula, Kapok Sahli Pangdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arinto, S.I.P, M.M, memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan, hingga pentingnya kolaborasi mahasiswa dalam menyukseskan ketahanan pangan di Jatim.

“Sebab, mahasiswa ini juga memiliki peranan penting terutama dalam pembangunan dan kemajuan daerah,” kata Brigjen TNI Singgih.

Provinsi Jawa Timut, kata Kapok Sahli, saat ini menjadi lumbung padi terbesar di Indonesia. Maka dari itu, ia mengajak semua pihak, tanpa terkecuali mahasiswa untuk ikut berpartisipasi.

“Untuk itu, harus kita pertahankan dan kita tingkatkan agar program Pemerintah berjalan lancar,” jelasnya.

Selain pembekalan, acara yang dihadiri oleh Asintel Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Kris Bianto, Dirintelkam Polda Jatim, Kombes Pol Nanang Juni Mawanto, Bakesbangpol Pemprov Jatim, Eddy Supriyanto, hingga seluruh perwakilan mahasiswa se-Jatim, dan beberapa pihak lainnya itu, turut diwarnai dengan adanya deklarasi dukungan pelaksanaan program Pemerintah, khususnya ketahanan pangan.

Kodam V/Brawijaya Gelar Pengembangan Kemampuan Teritorial Satkowil Tingkatkan Profesionalisme Digital

Surabaya,- Aster Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi mendampingi Waaster Kasad Bid Ren dan Puanter Brigjen TNI Edy Rochmatullah membuka resmi Kegiatan Pengembangan Kemampuan Teritorial Apkowil TNI AD TA 2025 di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Senin, 28 April 2025. Profesionalisme Satkowil harus adaptif terhadap perkembangan teknologi lapangan.

Kegiatan ini merupakan program unggulan TNI AD yang bertujuan meningkatkan profesionalisme aparat kewilayahan dalam pelaksanaan tugas pembinaan teritorial berbasis pendekatan modern dan teknologi, sejalan dengan tantangan era digital dan globalisasi saat ini.

Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan seluruh satuan teritorial di bawah jajaran Kodam V/Brawijaya. Keterlibatan mereka menjadi wujud nyata komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia TNI AD menghadapi dinamika tugas kewilayahan.

Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi menyampaikan, “Adalah kehormatan besar bagi peserta menjadi motor penggerak pembinaan teritorial. Mereka dituntut inovatif serta mampu menguasai perkembangan teknologi untuk mendukung tugas di lapangan secara optimal.”

Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali personel Satkowil dengan kemampuan pengolahan data teritorial berbasis digitalisasi, sehingga dapat diterapkan secara praktis guna mendukung pelaksanaan tugas Binter lebih efektif di era milenial.

Brigjen TNI Edy Rochmatullah menegaskan seluruh peserta harus mengikuti kegiatan dengan penuh rasa tanggung jawab. “Serap seluruh ilmu yang diberikan, berikan masukan positif agar manfaatnya maksimal bagi seluruh peserta dan penyelenggara,” ujarnya.

Diharapkan kegiatan ini mampu melahirkan aparat kewilayahan profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga semakin memperkuat peran Satkowil dalam mewujudkan pembinaan teritorial yang modern, efektif, dan berdampak nyata.

Mayjen TNI Rudy Saladin Dinobatkan Sebagai Tokoh Ketahanan Pangan di Jatim

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, mendapat penghargaan sebagai tokoh ketahanan pangan. Penghargaan itu, diserahkan langsung oleh pihak PWI dalam kesempatan puncak peringatan Hari Pers Nasional tahun 2025, sekaligus peringatan HUT PWI ke-79 yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Senin (28/04/2025).

Selain dihadiri Pangdam, sejumlah pejabat turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Pangkoarmada II/Surabaya, serta sejumlah pejabat lainnya.

Penghargaan itu, diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi besar Pangdam dalam mendukung program ketahanan pangan di berbagai daerah di Jawa Timur.

Di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Rudy Saladin, Kodam V/Brawijaya dinilai berhasil mengoptimalkan lahan-lahan tidur, membina kelompok tani, serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam sektor pertanian.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbuat yang terbaik bagi masyarakat. Kami akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan kemandirian pangan di Jawa Timur,” ungkap Pangdam.

Bahkan, Kodam V/Brawijaya aktif melaksanakan program ketahanan pangan melalui berbagai pengembangan demplot pertanian, pelatihan pertanian modern, serta melakukan pendampingan pertanian di sejumlah daerah di Jatim.

“Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Satuan di jajaran Kodam Brawijaya, dan masyarakat untuk dapat menyukseskan dan mengoptimalkan ketahanan pangan,” jelasnya.