Dandim 0808 dan Bupati Blitar Hadiri Perayaan Maha Puja Waisak 2569 BE di Gedung Serbaguna

Blitar – Suasana penuh damai dan kebersamaan mewarnai Perayaan Maha Puja Tri Suci Waisak 2569 BE Tahun 2025 yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkab Blitar, Jl. Sudanco Supriyadi, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Acara yang berlangsung pada Minggu (01/05/2025) pukul 19.00 hingga 22.00 WIB ini mengangkat tema “Kebijaksanaan Dasar Keluhuran Bangsa” dan diikuti oleh sekitar 1.250 orang dari berbagai daerah, termasuk umat Buddha dari Blitar, Kediri dan Tulungagung.

Perayaan Waisak tahun ini dipimpin oleh Bapak Harnowo Dwi selaku ketua panitia dan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta tokoh-tokoh penting antara lain Drs. H. Rijanto, MM (Bupati Blitar), Letkol Inf. Hendra Sukmana, M.Han (Dandim 0808/Blitar), AKBP Titus Yudho Uly, SIK, M.Si (Kapolres Blitar Kota), Kompol Fadillah Langko Kasim Panara, SIP, SIK, MM (Wakapolres Blitar), Bpk. Guntur Wahono, SE (Anggota DPRD Prov. Jatim) Bpk. Edi Sutikno (DPRD Kab. Blitar), Bhikkhu Jayamedho Thera (Pembina Umat Buddha Prov. Jatim), Bhikkhu Sukhito Mahathera (Pembina Umat Buddha Blitar Raya), Bpk. Ketut Panji Budiawan, SH, S.Ag, MM (Pembimas Buddha Jatim).

Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Malam Suci Waisak, dilanjutkan pembacaan ayat suci Dhammapada dan pemutaran video “Gema Waisak Blitar 2025”. Dalam laporannya, Ketua Panitia Harnowo Dwi menyampaikan sejumlah kegiatan yang telah dilakukan menjelang Waisak, seperti nyekar ke makam tokoh leluhur, tirakat sebulan penuh, pembagian sembako dan penanaman pohon produktif sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Puncak spiritual acara adalah penyampaian Pesan Waisak oleh YM Bhikkhu Jayamedho Thera. Beliau menekankan bahwa Tri Suci Waisak memperingati tiga peristiwa agung dalam kehidupan Sang Buddha Gautama: kelahiran di Taman Lumbini (623 SM), pencapaian Pencerahan Agung di bawah Pohon Bodhi pada usia 35 dan wafatnya (Parinibbana) di Kusinara pada usia 80 tahun. Beliau juga menyampaikan bahwa momen Waisak kali ini sangat istimewa karena bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, sehingga menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai spiritual Buddha yang sejalan dengan semangat kebangsaan Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM mengungkapkan rasa bangganya atas pelaksanaan acara yang berlangsung damai dan inklusif. “Kerukunan umat beragama di Blitar sangat luar biasa. Malam ini menjadi bukti bahwa umat dari berbagai agama dapat hadir bersama dalam suasana kebhinekaan yang harmonis. Saya mewakili Forkopimda mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Waisak 2569 BE kepada seluruh umat Buddha,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf. Hendra Sukmana yang turut hadir dan ditemui di lokasi kegiatan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya perayaan Waisak secara damai dan tertib.

“Kami dari TNI, khususnya Kodim 0808/Blitar, mengapresiasi perayaan Waisak yang sarat makna spiritual sekaligus menjunjung tinggi nilai persatuan. Dalam suasana seperti ini, terlihat jelas bahwa kebhinnekaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan bangsa. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keharmonisan dan stabilitas wilayah,” tegas Letkol Hendra.

Beliau juga menambahkan bahwa ajaran Buddha yang menekankan pada kedamaian, kasih sayang dan kebijaksanaan, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan semangat bela negara yang terus dikembangkan oleh TNI bersama masyarakat.

Suasana hening penuh makna dan refleksi, menjadikan perayaan Waisak 2569 BE di Blitar sebagai momen spiritual yang memperkuat harmoni sosial dan kebersamaan lintas agama di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Babinsa Kwanyar Laksanakan Pengamanan Pasar untuk Ciptakan Rasa Aman bagi Masyarakat

BANGKALAN – Dalam upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, Babinsa Koramil 0829-05/Kwanyar, Serka Abdul Malik bersama satu orang anggota, melaksanakan kegiatan pengamanan (Pam) pasar di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, pada Minggu (1/6/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin aparat kewilayahan untuk mendukung ketertiban masyarakat, khususnya di area publik yang ramai seperti pasar tradisional. Pengamanan dilakukan sejak pagi hari, bertepatan dengan waktu aktivitas pasar sedang padat oleh para pedagang dan pembeli.

Menurut Serka Abdul Malik, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga sebagai wujud kedekatan dan dukungan terhadap kegiatan ekonomi warga.

“Kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di pasar,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat TNI ini pun mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dengan terciptanya suasana pasar yang lebih tertib dan terkendali.

Koramil 0829-05/Kwanyar berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan masyarakat dan unsur pemerintah desa demi menjaga stabilitas wilayah dan mendukung pembangunan lokal.

Panen Jagung Bersama: Babinsa Kadur Tingkatkan Semangat Pertanian di Desa Kertagenah Tengah

PAMEKASAN – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kemajuan sektor pertanian terus ditunjukkan oleh Babinsa Posramil 0826-12 Kadur, Serda Abdussalam. Dalam upayanya menumbuhkan semangat bertani di kalangan masyarakat, Serda Abdussalam terjun langsung membantu warga binaannya memanen jagung di Dusun Ruberruh, Desa Kertagenah Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan panen jagung tersebut dilakukan di lahan milik Husen, salah satu warga yang aktif mengelola lahan pertanian di daerah tersebut. Serda Abdussalam tampak berbaur dengan warga, ikut serta dalam proses pemetikan dan pengumpulan hasil panen.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan dorongan kami kepada masyarakat agar tetap semangat dalam bertani. Potensi lahan di desa ini sangat besar jika dikelola dengan baik,” ujar Serda Abdussalam di sela kegiatan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada agar menjadi lebih produktif, khususnya dengan menanam komoditas seperti jagung yang memiliki nilai ekonomis dan daya tahan tinggi.

“Jagung merupakan salah satu tanaman yang cocok dengan kondisi lahan di sini. Selain mudah ditanam, hasilnya juga dapat membantu menambah penghasilan keluarga,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga, yang merasa termotivasi dengan kehadiran dan dukungan langsung dari aparat TNI dalam pengembangan sektor pertanian.

Melalui langkah-langkah nyata seperti ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat terus terjalin dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan warga desa.

Kejuaraan Tenis Meja Se-Jawa Bali: Dandim 0825 Pimpin Pembukaan Turnamen di Banyuwangi

Banyuwangi,— Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol (Arh) Joko Sukoyo hadir dan memberikan dukungan penuh dalam pembukaan Kejuaraan Tenis Meja Se-Jawa Bali Kapolresta Banyuwangi Cup 2025 yang berlangsung di Gedung Olahraga Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba), Minggu (01/06/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Buruh 2025 sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-79.

Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi langkah produktif dalam membina bakat olahraga serta mempererat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Sebanyak 178 peserta dari berbagai usia — mulai dari pelajar SD, SMP, SMA hingga kategori umum — turut ambil bagian, menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat Jawa-Bali terhadap olahraga yang sehat dan kompetitif.

“Turnamen ini merupakan langkah luar biasa dalam pembinaan olahraga dan mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Kami berharap event seperti ini bisa digelar secara rutin setiap tahun,” ujar Letkol Joko Sukoyo.

Kehadiran Dandim 0825 bersama unsur Forkopimda menjadi simbol nyata dari kolaborasi positif TNI-Polri dan masyarakat sipil dalam membangun lingkungan yang sehat, sportif, dan produktif.

Lebih dari sekadar kejuaraan, Kapolresta Cup 2025 menjadi wadah pembinaan atlet, ruang ekspresi bakat muda, serta ajang hiburan berkualitas yang inspiratif. Harapannya, melalui kegiatan seperti ini, akan lahir generasi baru yang produktif, sportif, dan berprestasi, tidak hanya di Banyuwangi, tapi juga di seluruh wilayah Jawa-Bali.

Dandim 0825/Banyuwangi Pimpin Diskusi Kebangsaan untuk Bentuk Karakter Generasi Muda Nasionalis

BANYUWANGI,– Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., memimpin langsung Diskusi Kebangsaan yang digelar di Pondok Pesantren Adz Dzikra, Jl. Udang Windu No. 35, Tukang Kayu, Kecamatan Banyuwangi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya produktif membentuk karakter generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berjiwa nasionalis dalam memperingati Hari Lahir Pancasila.

Diskusi ini menjadi ruang terbuka untuk membahas nilai-nilai kebangsaan secara lebih mendalam, sekaligus membekali santri dan pemuda dengan pemahaman yang kuat tentang Pancasila di tengah tantangan era digital dan modernisasi global.

“Diskusi publik seperti ini sangat penting. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi untuk memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Letkol Joko Sukoyo.

Dalam pemaparannya, Dandim menegaskan bahwa Pancasila adalah warisan luar biasa dari para pendiri bangsa yang sarat makna dan kekuatan simbolik. Ia mengajak peserta untuk tidak hanya memahami makna Pancasila, tetapi juga menjadikannya pedoman dalam berperilaku, berinovasi, dan berkarya secara produktif di berbagai bidang.

“Kita semua punya peran dan tanggung jawab dalam merawat serta mewariskan nilai-nilai Pancasila. Generasi muda adalah kunci keberlanjutan bangsa ini. Mari kita wujudkan produktivitas bukan hanya di aspek ekonomi, tetapi juga dalam kontribusi sosial dan kebangsaan,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan interaktif ini turut dihadiri oleh para pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta puluhan santri dan pemuda yang antusias berdiskusi dan menyampaikan gagasan mereka.

Melalui Diskusi Kebangsaan ini, Kodim 0825/Banyuwangi berharap akan lahir generasi muda yang produktif secara intelektual, emosional, dan spiritual, yang mampu menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat.

Babinsa Pajarakan Panen Padi untuk Dukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional

Probolinggo,- Dalam rangka mendukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Babinsa Koramil 0820-15/Pajarakan, Serka Razak, melaksanakan kegiatan panen padi di lahan seluas 1,2 hektare milik H. Dulla yang terletak di Desa Gejugan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo,Minggu(1/6)

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD, khususnya jajaran Kodim 0820/Probolinggo, dalam membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah potensi krisis pangan global. Keikutsertaan Babinsa di tengah masyarakat menunjukkan peran strategis TNI dalam mendampingi petani serta mendorong produksi pertanian lokal.

Panen yang berlangsung pada Minggu pagi ini menjadi simbol sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan bahan pangan secara berkelanjutan,tuturnya.

Kegiatan Kerja Bakti Koramil Leces: Wujud Komitmen TNI dalam Meningkatkan Kebersihan Desa.

Probolinggo,- Koramil 0820/03 Leces mempelopori pelaksanaan kegiatan bersama masyarakat Desa Leces Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo berupa kerja bakti membersihkan jalan desa dan saluran irigasi, Minggu (1/6).

Anggota Koramil 0820/03 Leces Sertu Wahyu mengatakan bahwa kerja bakti ini dilakukan mengingat keberadaan kanan kiri jalan sudah dipenuhi semak belukar bahkan ada beberapa titik saluran air yang tersumbat tumpukan sampah dan mengalami pendangkalan.

“Sebelum pelaksanaan kerja bakti ini kami melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat, alhamdulilah direspon baik bahkan pihak pemerintah desa memerintah jajaran dan masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam kerja bakti kali ini,” kata Sertu Wahyu.

Ia menambahkan, dengan adanya kerja bakti bersih-bersih jalan desa bisa membuat kondisi jalan desa lebih rapi, indah dan sedap dipandang mata. “Kehadiran kami dari unsur TNI dalam kerja bakti ini untuk membantu masyarakat sebagai wujud bahwa TNI selalu ada untuk rakyat,” ujarnya.

Babinsa murah senyum ini berharap agar pelaksanaan kerja bakti semacam ini dapat berkesinambungan tentunya dengan keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat selaku pihak yang punya kepentingan.

“Kami berharap kerja bakti semacam ini dapat berkelanjutan jika memang untuk kemaslahatan dan kepentingan bersama, TNI akan selalu hadir untuk mensuport,” ungkapnya.

Sementara salah satu tokoh masyarakat Desa Leces yang identitas minta untuk tidak dipublikasikan sangat bersyukur dengan adanya kerja bakti yang dipelopori oleh Koramil 0820/03 Leces.

“Terimakasih pada pihak TNI yang mempelopori kegiatan kerja bakti bersih-bersih jalan desa ini alhamdulilah pasca kerja bakti ini keberadaan jalan desa tampak lebih indah dan bersih,”tuturnya.

Babinsa Koramil 0825/07 Cluring Dukung Luas Tambah Tanam dengan Pendampingan Tanam Padi.

Banyuwangi- Anggota Babinsa Koramil 0825/07 Cluring kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Luas Tambah Tanam (LTT) dengan melaksanakan pendampingan sekaligus ikut serta dalam kegiatan tanam padi bersama anggota kelompok tani di wilayah Desa Tampo Kecamatan Cluring pada Minggu (01/01/2025).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.15 WIB ini dilaksanakan di areal persawahan Dusun Simbar 2 Desa Tampo diikuti oleh Serka I Putu Merta selaku Babinsa Desa Tampo. Babinsa tidak hanya melakukan pendampingan, tetapi juga turun langsung ke sawah untuk menanam padi bersama para petani.

Kapten Inf Lukman Hartadi Komandan Koramil 0825/07 Cluring, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan anggota Babinsa tersebut. “Kegiatan pendampingan dan keterlibatan langsung Babinsa dalam tanam padi bersama kelompok tani ini merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap program ketahanan pangan pemerintah. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memotivasi para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Songgon,” ujar Kapten Inf Lukman Hartadi.

Program Luas Tambah Tanam (LTT) merupakan upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional, khususnya padi sebagai bahan pangan pokok masyarakat Indonesia. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat kepada para petani untuk terus meningkatkan produksi panennya.

Kegiatan pendampingan dan tanam padi ini berlangsung dengan lancar dan aman, serta mendapat sambutan positif dari anggota kelompok tani setempat.

TNI Manunggal Air: Koramil Pesanggaran Selesaikan Pembangunan Tandon Air untuk Warga

Pesanggaran, 01 Juni 2025 – Koramil 0825/11 Pesanggaran menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program TNI Manunggal Air dengan terus mendorong pembangunan sarana air bersih bagi masyarakat. Pada hari Rabu, 28 Mei 2025, dilakukan kegiatan pengecatan tulisan “TNI Manunggal Air” di salah satu tandon air yang terletak di wilayah Koramil 0825/11 Pesanggaran.

Tandon air ini sendiri telah dibangun sejak dua minggu yang lalu dan hari ini merupakan proses finishing atau penyelesaian akhir dari pembangunan. Pengecatan dilakukan langsung oleh anggota Kodim 0825 Banyuwangi dan didampingi oleh Babinsa Desa Sumbermulyo, Sertu Guntari.

Kegiatan pengecatan ini bertujuan untuk memperkuat identitas program serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran air bersih dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, keberadaan tulisan tersebut menjadi simbol bahwa tandon tersebut merupakan bagian dari program strategis TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses air bersih.

Koramil 0825/11 Pesanggaran berharap tandon air yang telah dibangun ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga serta dijaga dan dirawat bersama. Program TNI Manunggal Air ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat.

Dedikasi Babinsa Songgon: Dampingi Petani Dari Panen Padi hingga Penyerapan Gabah oleh Bulog

Banyuwangi – Menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 0825/20 Songgon turun langsung mendampingi petani mulai dari proses panen padi hingga serapan gabah (sergab) oleh Bulog di wilayah Kecamatan Songgon, Minggu (01/06/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini berlangsung di dua lokasi, yaitu areal sawah milik petani Abdul Mutolib di Dusun Kendal Desa Sragi dan sawah milik Supiyanto di Dusun Wiyayu Timur Desa Bedewang. Yang istimewa, Babinsa tidak hanya mendampingi proses sergab, tetapi turut membantu langsung proses panen padi dari sawah hingga penimbangan.

Di sawah Abdul Mutolib seluas 0,70 hektare, Babinsa turut membantu proses panen yang menghasilkan 31 karung padi. Setelah proses pengeringan, gabah tersebut langsung diserap Bulog dengan berat 3.544 kg senilai Rp 23.036.000. Sementara di sawah Supiyanto seluas 0,50 hektare, hasil sergab mencapai 1.955 kg senilai Rp 12.707.500.

Babinsa Koramil Songgon menunjukkan dedikasi luar biasa dengan tidak hanya mendampingi proses sergab, tetapi ikut turun langsung membantu petani dalam proses panen padi. Mulai dari pemotongan padi, pengangkutan hasil panen, hingga proses penimbangan dan serah terima kepada petugas Bulog.

“Kami tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi benar-benar menjadi mitra petani. Dari pagi buta sudah bersama petani di sawah, membantu panen hingga memastikan hasil panen mereka dibeli Bulog dengan harga yang adil,” ungkap salah satu Babinsa yang terlibat.

Proses pembayaran dilakukan secara transfer dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah yaitu Rp 6.500 per kilogram, menjamin keamanan dan tertib administrasi bagi petani.

Menanggapi kegiatan ini, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Inf Totok Yuliyanto memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Babinsa di lapangan.

“Kegiatan pendampingan komprehensif ini adalah wujud nyata moto ‘Kodim Banyuwangi Semakin Produktif’. Babinsa tidak hanya berperan sebagai pengayom, tetapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan petani, membantu dari proses panen hingga pemasaran hasil panen,” tegas Kapten Inf Totok Yuliyanto.

Ia menambahkan, “Program produktif seperti ini menunjukkan bahwa TNI hadir dalam setiap aspek kehidupan rakyat. Kami bangga dengan dedikasi Babinsa yang rela berkeringat bersama petani demi mewujudkan kesejahteraan bersama.”

Kegiatan sergab ini melibatkan sinergi yang baik antara Bulog, TNI melalui Babinsa, dan petugas BPP/PPL Kecamatan Songgon. Kolaborasi ini memastikan program pemerintah dapat berjalan efektif hingga ke tingkat grassroot.

Rangkaian kegiatan meliputi pendataan poktan, penimbangan langsung di lokasi panen atau pinggir jalan, serta pembayaran yang dilakukan secara transfer untuk menjamin keamanan dan transparansi.

“Alhamdulillah, Babinsa tidak hanya mendampingi tapi benar-benar membantu kami dari panen sampai dijual ke Bulog. Mereka datang pagi-pagi sekali, ikut memanen padi, dan memastikan kami mendapat harga yang sesuai. Ini sangat membantu kami,” ungkap Bapak Abdul Mutolib dengan penuh rasa syukur.

Kegiatan ini menjadi bukti konkret implementasi moto “Kodim Banyuwangi Semakin Produktif” dalam kehidupan nyata masyarakat. Babinsa tidak hanya hadir secara fisik, tetapi benar-benar produktif memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan petani dari hulu hingga hilir.