Amankan Pelaksanaan Qurban: Babinsa Koramil Grujugan Koordinasi dengan Panitia di Pondok Pesantren

Bondowoso, 4 Juni 2025 — Momen Idul Adha sudah di depan mata. Untuk memastikan pelaksanaan penyembelihan dan pembagian hewan qurban berjalan tertib dan aman, Babinsa Koramil 0822/08 Grujugan Desa Dadapan, Koptu Alam, melakukan koordinasi strategis dengan panitia qurban di Pondok Pesantren Al Islah, Dusun Krajan Timur, RT 07 RW 01, Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sistem pengamanan (PAM) saat pelaksanaan qurban yang dijadwalkan pada Sabtu, 7 Juni 2025. Dalam koordinasi ini, Koptu Alam bertemu langsung dengan Ustad Yamin, selaku penanggung jawab keamanan panitia qurban.

“Kehadiran Babinsa seperti Koptu Alam membuat kami merasa tenang. Kami yakin proses penyembelihan dan pembagian daging nanti akan berjalan lancar dan tertib,” ujar Ustad Yamin penuh keyakinan.

Langkah preventif ini sangat penting mengingat potensi kerumunan dan tingginya aktivitas saat hari pelaksanaan. Koptu Alam memastikan bahwa semua aspek, dari kedatangan hewan qurban, proses pemotongan, hingga distribusi daging, akan dikawal ketat dan diawasi demi menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan warga sekitar.

Dengan semangat “TNI Bersama Rakyat”, Babinsa bukan hanya hadir dalam situasi darurat, tapi juga dalam momen-momen keagamaan yang sakral. Keterlibatan langsung Koptu Alam menjadi contoh teladan bahwa prajurit TNI adalah mitra masyarakat dalam menjaga harmoni sosial dan keamanan wilayah.

Kegiatan koordinasi ini berlangsung aman dan lancar. Dukungan penuh dari Koramil Grujugan menjadi penopang utama suksesnya kegiatan masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan ibadah qurban yang khusyuk dan tertib.

Pendampingan Pompanisasi oleh Babinsa Sebagai Upaya Dukung Ketahanan Pangan di Madiun

Madiun, – Serda Wahono, Babinsa Desa Kedungbanteng Koramil 0803/10 Pilangkenceng, melaksanakan kegiatan pendampingan pompanisasi dalam rangka mengairi sawah milik Kelompok Tani (Poktan) Kedung Rejeki. Kegiatan ini dilaksanakan di area persawahan Desa Kedungbanteng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Rabu (4/6).

Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses pengoperasian pompa air berjalan lancar sehingga air dapat tersalurkan dengan optimal ke lahan pertanian. Dengan terpenuhinya kebutuhan air irigasi, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Kedungbanteng meningkat, mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani setempat.

Serda Wahono menyampaikan, Sebagai Babinsa, pihaknya berkewajiban mendampingi dan membantu masyarakat khususnya para petani agar kegiatan pertanian dapat berjalan efektif. Pompanisasi ini sangat penting untuk menjaga ketersediaan air di musim kemarau.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para anggota Poktan Kedung Rejeki yang berharap pendampingan Babinsa dapat terus berlanjut, sehingga hasil panen mereka semakin maksimal.

Dengan semangat gotong royong antara Babinsa dan petani, Desa Kedungbanteng optimis akan terus maju dalam sektor pertanian.

Babinsa Besole Berperan Aktif dalam Pendampingan Pertanian untuk Ketahanan Pangan Nasional

Tulungagung – Sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Besole, Serka Robik Asnan, anggota Koramil Tipe B 0807/12 Besuki, melaksanakan kegiatan pendampingan pencabutan bibit padi bersama para petani anggota Kelompok Tani Utomo di Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (04/06/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi serta dukungan moral kepada para petani, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat desa binaan. Serka Robik Asnan tampak aktif terlibat langsung dalam proses pencabutan bibit padi yang akan segera ditanam di lahan pertanian milik warga.

Dalam keterangannya, Serka Robik menyampaikan harapannya agar semangat gotong royong dan kerja keras petani terus meningkat dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa membangkitkan semangat para petani untuk terus giat bercocok tanam. Ketahanan pangan dimulai dari desa-desa seperti Besole ini. Jika petani sejahtera, maka bangsa pun akan kuat. TNI akan selalu hadir mendampingi masyarakat demi terwujudnya kedaulatan pangan nasional,” ujar Serka Robik.

Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa ini juga merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah dalam sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Dengan sinergi antara TNI dan petani, diharapkan produksi pertanian semakin meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pangan baik di tingkat lokal maupun nasional.

Tradisi Militer: Upacara Pedang Pora Lettu Inf Aziz Aditya Sakti Dipimpin Dandim 0825/Banyuwangi

BANYUWANGI, 4 Juni 2025 — Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., memimpin langsung prosesi Upacara Pedang Pora dalam rangka pernikahan Lettu Inf Aziz Aditya Sakti, S.Tr. (Han), yang saat ini menjabat sebagai Dankipan B Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad. Prosesi sakral ini berlangsung khidmat dan penuh makna di Auditorium GBK STIKES Banyuwangi, Jalan Letkol Istiqlal No. 109, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, pada Rabu (4/6/2025).

Upacara Pedang Pora merupakan tradisi khas militer yang sarat nilai simbolis. Dalam prosesi ini, barisan prajurit membentuk lorong kehormatan dengan pedang terangkat tinggi sebagai lambang penghormatan, kesiapan, dan dukungan institusi TNI AD terhadap anggotanya yang memulai kehidupan baru sebagai keluarga.

Turut berperan dalam jalannya acara, Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yakni Serka (K) Dyah Retno Pratiwi dan Sertu (K) Dewi Rosi Pratiwi, yang bertugas sebagai pembawa acara dan turut menambah khidmat suasana perhelatan tersebut.

Dalam sambutannya, Letkol Joko Sukoyo menyampaikan rasa bangga serta apresiasi atas dedikasi Lettu Inf Aziz selama bertugas, serta doa terbaik untuk kehidupan rumah tangganya.

“Upacara Pedang Pora ini bukan hanya tradisi militer, tetapi juga bentuk penghargaan atas pengabdian prajurit. Kami mendoakan agar pernikahan ini membawa kebahagiaan dan menjadi awal yang baik dalam membentuk keluarga yang kuat, harmonis, dan berintegritas, sebagaimana nilai-nilai seorang prajurit sejati,” ungkapnya.

Suasana upacara dipenuhi rasa haru dan kebanggaan, disambut tepuk tangan meriah dari keluarga, rekan prajurit, dan para tamu undangan yang hadir. Momen ini menjadi simbol betapa kuatnya nilai kekeluargaan, kehormatan, dan kedisiplinan yang dijunjung tinggi oleh TNI AD, baik dalam kehidupan bertugas maupun pribadi.

Sertu (K) Dewi Rosi Pratiwi menyampaikan rasa bangganya dapat berpartisipasi dalam prosesi tersebut dan berharap tradisi seperti ini terus dilestarikan sebagai warisan budaya militer yang penuh nilai dan makna.

Dandim 0825/Banyuwangi dan Kejaksaan Negeri Bahas Kerja Sama Edukasi Hukum dan Kegiatan Sosial

BANYUWANGI, 4 Juni 2025 — Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., memimpin langsung prosesi Upacara Pedang Pora dalam rangka pernikahan Lettu Inf Aziz Aditya Sakti, S.Tr. (Han), yang saat ini menjabat sebagai Dankipan B Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad. Prosesi sakral ini berlangsung khidmat dan penuh makna di Auditorium GBK STIKES Banyuwangi, Jalan Letkol Istiqlal No. 109, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, pada Rabu (4/6/2025).

Upacara Pedang Pora merupakan tradisi khas militer yang sarat nilai simbolis. Dalam prosesi ini, barisan prajurit membentuk lorong kehormatan dengan pedang terangkat tinggi sebagai lambang penghormatan, kesiapan, dan dukungan institusi TNI AD terhadap anggotanya yang memulai kehidupan baru sebagai keluarga.

Turut berperan dalam jalannya acara, Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yakni Serka (K) Dyah Retno Pratiwi dan Sertu (K) Dewi Rosi Pratiwi, yang bertugas sebagai pembawa acara dan turut menambah khidmat suasana perhelatan tersebut.

Dalam sambutannya, Letkol Joko Sukoyo menyampaikan rasa bangga serta apresiasi atas dedikasi Lettu Inf Aziz selama bertugas, serta doa terbaik untuk kehidupan rumah tangganya.

“Upacara Pedang Pora ini bukan hanya tradisi militer, tetapi juga bentuk penghargaan atas pengabdian prajurit. Kami mendoakan agar pernikahan ini membawa kebahagiaan dan menjadi awal yang baik dalam membentuk keluarga yang kuat, harmonis, dan berintegritas, sebagaimana nilai-nilai seorang prajurit sejati,” ungkapnya.

Suasana upacara dipenuhi rasa haru dan kebanggaan, disambut tepuk tangan meriah dari keluarga, rekan prajurit, dan para tamu undangan yang hadir. Momen ini menjadi simbol betapa kuatnya nilai kekeluargaan, kehormatan, dan kedisiplinan yang dijunjung tinggi oleh TNI AD, baik dalam kehidupan bertugas maupun pribadi.

Sertu (K) Dewi Rosi Pratiwi menyampaikan rasa bangganya dapat berpartisipasi dalam prosesi tersebut dan berharap tradisi seperti ini terus dilestarikan sebagai warisan budaya militer yang penuh nilai dan makna.

Koordinasi Lintas Sektor: Dandim 0825/Banyuwangi Bahas Strategi Pertanian dalam Video Conference dengan Kementan

BANYUWANGI – Dalam rangka mendukung percepatan swasembada pangan nasional yang PRODUKTIF dan berkelanjutan, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., bersama jajaran Forkopimda Banyuwangi mengikuti video conference (vicon) dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Rapat Jenderal Besar Soeharto Makodim 0825/Banyuwangi, Jalan RA Kartini Nomor 02, Kepatihan, Kabupaten Banyuwangi, pada Selasa (03/06/2025).

Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han. (Dandim 0825/Banyuwangi), Dwiyanto (Asisten II Sekda Banyuwangi), Iptu Prasetyo (Polresta Banyuwangi), Letda Laut Apang Suprahman (Lanal Banyuwangi), Ilham Juanda (Plt. Kadistan Banyuwangi), Dwiyana Puspitasari (Pimca Bulog Banyuwangi) dan Andryawan Perdana (Perwakilan Kejaksaan Banyuwangi)

Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi musim kemarau tahun 2025. Ia menekankan agar seluruh jajaran pemerintahan daerah dan unsur TNI-Polri mengambil langkah strategis melalui pendataan lahan existing, lahan tadah hujan, serta lahan rawa yang masih dapat dimaksimalkan.

Upaya ini bertujuan agar produksi pangan tetap stabil dan PRODUKTIF meski dihadapkan pada tantangan iklim. Selain itu, perbaikan saluran irigasi juga menjadi prioritas agar ketersediaan air tidak terbuang sia-sia dan dapat dimanfaatkan secara optimal,” tegas Dandim.

Dengan adanya sinergi antar instansi dan perencanaan yang matang, diharapkan target Luas Tambah Tanam (LTT) padi tahun 2025 dapat tercapai secara maksimal dan menghasilkan produktivitas pertanian yang tinggi.

Ciptakan Desa Mandiri Pangan: Kegiatan Tematik di Desa Klaseman Libatkan Berbagai Unsur

Probolinggo,- Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan, Desa Klaseman, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan tematik yang melibatkan penanaman pohon asam dan penaburan bibit ikan lele di area desa, Rabu (4/6).

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai, dengan melibatkan berbagai unsur, baik dari pemerintahan, akademisi, maupun masyarakat. Hadir dalam acara ini Camat Gending, Danramil 0820/19 Gending Mayor Inf Asmawi, Kepala Desa Klaseman, dosen dan mahasiswa Universitas Panca Marga (UPM), PPL Kecamatan Gending, perangkat desa, serta warga setempat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata kolaborasi antar unsur pemerintahan, pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan desa yang mandiri pangan. Penanaman pohon asam berfungsi sebagai upaya penghijauan dan konservasi, sementara tabur bibit ikan lele mendukung pemanfaatan sumber daya air untuk pemenuhan gizi masyarakat.

Mayor Inf Asmawi menyampaikan apresiasi atas semangat warga dalam mendukung program ketahanan pangan, “Langkah ini kecil tapi berdampak besar bagi masa depan desa. Kami siap mendukung program-program serupa di wilayah binaan kami,”tuturnya.

Monitoring Kebutuhan Pokok: Kasdim 0820 Probolinggo Tindak Lanjuti Stabilitas Harga di Pasar

Probolinggo, Kasdim 0820/Probolinggo Mayor Czi Slamet Wahyudi bersama sejumlah pihak melakukan monitoring atau pengecekan harga kebutuhan pokok, pengecekan ketersediaan pupuk bersubsidi serta pengecekan ketersediaan beras di gudang Bulog, Rabu (4/6).

Kasdim Mayor Czi Slamet Wahyudi menyampaikan bahwa pengecekan tersebut laksanakan dalam rangka menjaga kestabilan harga serta melihat keberadaan stok yang ada. “Sampai saat ini harga bahan pokok masih terjangkau sementara stok pupuk bersubsidi dan beras masih mencukupi,” kata Mayor Czi Slamet Wahyudi.

Menurut Mayor Czi Slamet Wahyudi kegiatan pengecekan harga bahan pokok, stok pupuk bersubsidi dan beras juga bertujuan untuk mengetahui situasi dan kondisi keamanan di lapangan. “Dan tentunya tidak hanya soal keamanan, namun peran kami sebagai garda terdepan juga wajib untuk mengikuti perkembangan stabilitas harga dan keberadaan stok yang ada,”ujarnya.

Ditambahkan perwira berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan bahwa pelaksanaan monitoring atau pengecekan yang dilakukannya pihak nya juga sebagai bentuk dan peran setiap personel TNI Angkatan Darat (TNI AD) dalam mengayomi masyarakat. “Dengan turun ke lapangan tentunya dapat membuka komunikasi kita dengan pedagang dan pembeli, baik itu soal harga hingga kenyamanan saat berbelanja,”ungkapnya.

Lebih lanjut Kasdim menegaskan pengecekan dan monitoring sebagai upaya untuk mengantisipasi dan mencegah adanya oknum pedagang yang menaikan harga-harga semaunya tanpa mengikuti ketentuan harga yang diberikan oleh Pemerintah. “Kepada seluruh pedagang tetap mengikuti harga yang ditentukan oleh pemerintah serta jaga kebersihan sehingga pasar dalam keadaan bersih dan nyaman sebagai tempat bertransaksi,”tuturnya.

Berintegritas Tinggi, Mayjen TNI Rudy Beri Penghargaan Tiga Prajurit Koramil Masalembu

Sumenep,- Atas kejujuran, integritas dan reaksi cepat tiga personel Koramil Masalembu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, memberikan penghargaan kepada Serma Bambang, Serka Yohanes dan Kopda Yunus.

Itu dikatakan oleh Pangdam pada kunjungan kerja ke Makodim 0827/Sumenep pada Rabu (04/06/2025) sore.

“Begitu mendapat laporan dari masyarakat, langsung merespon dengan cepat mengamankan barang-barang tersebut serta berkoordinasi dengan Polsek setempat tanpa ada niat lain. Ini saya sangat salut, sungguh integritas yang tinggi, terima kasih. Saya hormat kepada prajurit-prajurit kita ini,” ujar Mayjen TNI Rudy.

Pangdam mengungkapkan, prestasi tiga prajurit koramil Masalembu itu telah dilaporkan kepada Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak beberapa waktu lalu.

“Saya sudah laporkan ke Panglima TNI dan KSAD prestasi berdasarkan laporan dari Danrem dan Dandim, “sesuai dengan petunjuk pimpinan maka ketiga prajurit itu akan diberikan reward (penghargaan),” jelasnya.

Tak hanya itu, pada kesempatan kunjungannya tersebut, Pangdam turut mewanti-wanti seluruh prajuritnya untuk tak terlibat di dalam peredaran narkotika.

“Hukum di TNI dari dulu sampai sekarang tidak berubah. Yang Namanya narkotika dan psikotropika, dari dulu sampai sekarang itu dilarang. Sanksinya juga jelas (PDTH),” tegas Mayjen TNI Rudy.

Terpisah, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Yoyok Wahyudi, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan pimpinan kepada ketiga Prajuritnya.

“Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih banyak atas penghargaan yang telah diberikan. Mudah-mudahan, penghargaan itu bisa dijadikan motivasi bagi prajurit lainnya,” jelas Dandim.

Diketahui, beberapa waktu lalu ketiga anggota Koramil Masalembu itu sebelumnya telah berhasil mengamankan penemuan narkotika jenis sabu-sabu seberat 35 kilogram. Penemuan barang itu, berdasarkan adanya laporan warga yang langsung direspon oleh ketiga prajurit tersebut.

Tak berselang lama, Koramil Masalembu kembali digegerkan dengan adanya bungkusan plastik di pintu masuk Makoramil. Setelah dibuka, isi plastik tersebut adalah paket sabu-sabu dengan berat hampir 8 kilogram. Tanpa berpikir panjang, pihak Koramil pun langsung berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk mengecek dan mengamankan barang temuan tersebut.

Kasdam V/Brawijaya Akhiri TMMD ke-124 di Jember

Jember,- Program TMMD ke-124 yang digelar di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, secara resmi berakhir.

Itu ditandai dengan adanya upacara penutupan yang dilakukan langsung oleh Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom, M.M.

“Keberhasilan TMMD ini, tentu tak lepas dari peran semua pihak yang berkolaborasi dengan Satgas TMMD,” ujar Kasdam. Rabu (04/06/2025).

Program TMMD, kata Brigjen TNI Terry, bertujuan untuk membantu Pemerintah Daerah, khususnya dalam mempercepat pembangunan maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” jelasnya.

Selain pembangunan insfrastruktur utama, pada pelaksanaan TMMD kali ini juga terdapat program-program unggulan KSAD, diantaranya ialah TNI-AD Manunggal Air, ketahanan pangan, RTLH, hingga penanaman pohon yang dilakukan secara serentak.

“Saya berharap apa yang telah dicapai melalui TMMD 124 ini dapat terus dirawat dan dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka Panjang,” jelasnya.

Selain berlangsung di Kabupaten Jember, upacara penutupan TMMD juga berlangsung di beberapa daerah lainnya, diantaranya di Kabupaten Lamongan, Gresik, Nganjuk, Jember dan Kabupaten Sampang.

Untuk upacara penutupan TMMD di Lamongan, tepatnya di Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran, dilakukan langsung oleh Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Ramli, S.E.