Babinsa Jorongan Dukung Posyandu untuk Tingkatkan Kesehatan Balita dan Kesadaran Masyarakat

Probolinggo,- Suasana hangat dan penuh kepedulian menyelimuti Balai Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, pagi tadi. Bukan hanya para ibu dan balita yang antusias menghadiri Posyandu, tetapi juga kehadiran aparat TNI dan Polri yang bersinergi mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan di desa tersebut,(25/06).

Adalah Serma Umar Faruq, Babinsa Koramil 0820/03 Leces, yang bersama anggota Polsek Leces melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan tim Posyandu Balita. Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan tertib dan lancar.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang pemantauan kesehatan balita, namun menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tumbuh kembang anak usia dini. Para orang tua mendapatkan edukasi seputar gizi, imunisasi, serta perawatan anak, sementara balita ditimbang dan diperiksa kesehatannya.

“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi penerus bangsa. Kesehatan balita adalah fondasi penting bagi masa depan mereka,” ungkap Serma Umar Faruq di sela-sela kegiatan.

Komsos yang dilakukan ini juga menjadi bagian dari upaya TNI membangun kedekatan dengan masyarakat. Kolaborasi yang harmonis antara Babinsa, Polsek, dan tim Posyandu mendapat apresiasi dari warga yang merasa lebih diperhatikan dan terbantu dalam pemantauan kesehatan anak-anak mereka.

Dengan semangat kebersamaan, Desa Jorongan menunjukkan bahwa membangun kesehatan anak bukan hanya tugas tenaga medis, tapi tanggung jawab semua elemen bangsa.

Komunikasi Sosial TNI: Membangun Kebersamaan dan Ketertiban di Wilayah Probolinggo

Probolinggo, Perwira penghubung (Pabung) Kodim 0820/Probolinggo Mayor Kav Edy Surnoto ikut ambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan komunikasi sosial dengan komponen masyarakat tingkat pusat tahun 2025 secara virtual di Makodim 0820/Probolinggo, Rabu (25/6).

Mayor Kav Edy Surnoto mengatakan kegiatan komunikasi sosial ini merupakan bagian dari upaya Kodim Probolinggo untuk menjaga keharmonisan hubungan antara TNI dan semua komponen masyaraka.”Dengan mempererat silaturahmi, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik dalam berbagai bidang, termasuk dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah,” kata Mayor Kav Edy Surnoto.

Ditambahkan Mayor Kav Edy Surnoto bahwa forum seperti ini sangat tepat untuk dilaksanakan dalam rangka membangun sinergitas dan memperkokoh hubungan emosional antara prajurit aktif dengan semua komponen masyarakat demi terciptanya rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Selain itu kegiatan semacam ini dinilai sangat relevan dengan kegiatan komunikasi sosial.

“Upaya ini merupakan salah satu wujud silaturahmi TNI, terlebih dalam mengemban fungsi teritorial sehingga nantinya akan terjalin hubungan yang lebih harmonis antara Kodim Probolinggo dengan semua komponen masyarakat dalam mendukung tugas pokok TNI AD,” ujarnya.

Lebih lanjut Mayor Kav Edy Surnoto mengungkapkan dengan adanya komunikasi sosial yang berlangsung dengan penuh keakraban maka hubungan antara TNI dan komponen masyarakat semakin baik . “TNI semakin solid dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI, khususnya di wilayah Probolinggo,”tuturnya.

Atlet Muda Pamekasan Raih Emas dan Perunggu di Porprov IX Jawa Timur 2025

PAMEKASAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh para atlet muda dari Kabupaten Pamekasan. Kontingen IBCA-MMA (Indonesia Baku Cakar Association – Mixed Martial Arts) berhasil meraih 1 medali emas dan 3 medali perunggu dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 yang digelar di GOR Kanjuruhan, Malang.

Medali emas diraih oleh Johand Budiman, yang tampil impresif dan mengalahkan lawan-lawannya dengan dominasi penuh. Sementara itu, tiga medali perunggu disumbangkan oleh Taufiqurrahman Putra, Tofik, dan Ulul Albab, yang juga menunjukkan performa luar biasa di setiap pertarungan.

Pelatih sekaligus pendamping tim, Serda Ahmad Mahfud, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian para atlet binaannya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moral maupun doa.

“Kami sangat bersyukur atas hasil ini. Terima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Pamekasan yang telah memberikan dukungan penuh, baik selama persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan ini,” ujar Serda Ahmad Mahfud.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para atlet yang telah menunjukkan semangat juang dan disiplin tinggi sepanjang kompetisi.

“Mereka adalah pejuang sejati. Latihan keras, mental yang tangguh, dan semangat pantang menyerah adalah kunci dari keberhasilan ini. Kami bangga memiliki atlet-atlet seperti Johand, Taufiqurrahman, Tofik, dan Ulul. Mereka telah mengharumkan nama Pamekasan,” tambahnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa olahraga bela diri MMA di Pamekasan semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat provinsi. Diharapkan, prestasi ini menjadi motivasi untuk terus membina atlet-atlet muda berbakat demi membawa nama baik daerah di ajang yang lebih tinggi.

Satgas Yonif 512/QY Gelar Gotong Royong Bersama Warga Kampung Monggo Efi untuk Kebersihan Lingkungan

Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mempererat hubungan dengan masyarakat, Satgas Yonif 512/QY melaksanakan kegiatan gotong royong bersama warga Kampung Monggo Efi, Distrik Yaff. Rabu, (25/06/2025).

Dipimpin langsung oleh Sertu Bayu Pratama, kegiatan tersebut melibatkan bersama masyarakat setempat. Mereka bahu-membahu membersihkan saluran air agar tidak tersumbat serta merapikan rumput dan semak belukar di sisi jalan raya guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kegiatan ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Selain membantu menjaga kebersihan kampung, gotong royong seperti ini juga mempererat tali persaudaraan antara prajurit dan masyarakat,” ujarnya .

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 512/QY berharap dapat terus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong sebagai bagian dari budaya bangsa.

Kepedulian Lingkungan: Babinsa dan Ibu PKK Tanam Pohon Jambu Air di Desa Sabiyan

Bangkalan – Babinsa Desa Sabiyan, Sertu Agus Riyanto dari Koramil 0829-01/Kota, turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon jambu air yang digelar di sepanjang Jalan Raya Sabiyan, tepatnya sebelum jembatan Serpang, Desa Sabiyan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan. Pada hari Selasa, (24/6/25).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Ibu-ibu PKK dan perangkat Desa Sabiyan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus memperindah kawasan desa. Selain itu, penanaman pohon jambu air juga diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik secara ekologis maupun ekonomis.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Sabiyan, Ibu Haida Karohai mengapresiasi keterlibatan Babinsa dan seluruh warga yang turut serta. “Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kebersamaan dan kepedulian kita terhadap lingkungan. Semoga dengan ditanamnya pohon-pohon ini, desa kita menjadi lebih hijau dan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Sertu Agus Riyanto menambahkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan wujud sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. “Kami dari TNI selalu siap mendukung program-program positif yang melibatkan masyarakat, terutama dalam hal menjaga lingkungan hidup,” ungkapnya.

Penanaman pohon ini tidak hanya menjadi simbol penghijauan, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga dan pemerintah desa bersama TNI. Dengan semangat gotong royong, masyarakat Sabiyan menunjukkan komitmennya dalam menciptakan desa yang hijau dan nyaman untuk semua.

Keterlibatan TNI dalam Pertanian: Babinsa Ikut Serta dalam Panen Padi di Jl. Makam Bogangin

Surabaya – Wujud nyata keterlibatan TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali terlihat di lahan persawahan Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang. Dua Babinsa andalan Koramil 0830/19 Karangpilang, Serda Suparjo dan Serda Agus Achmad Efendi, turut terjun langsung mendampingi proses panen padi milik anggota Kelompok Tani (Poktan) Kedurus Subur, Bapak Supardi, di area sawah Jl. Makam Bogangin, Selasa (24/6).

Dengan tangan berlumur lumpur dan senyum bersahaja, kedua Babinsa tak hanya memantau dari kejauhan, tapi benar-benar ikut serta dalam kegiatan panen, sebagai bukti nyata sinergi antara TNI dan petani.

“Kami selalu siap membantu masyarakat, terutama petani. Panen ini adalah hasil kerja keras mereka selama berbulan-bulan, dan kehadiran kami adalah bentuk dukungan moral sekaligus tenaga,” ungkap Serda Suparjo di sela kegiatan.

Adapun gabah hasil panen rencananya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari, serta dijual langsung kepada warga sekitar yang sudah memesan dalam bentuk beras. Skema ini sekaligus memperpendek rantai distribusi dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani lokal.

Danramil 0830/19 Karangpilang, Mayor Inf Iwandono, mengapresiasi semangat para Babinsa dalam mendampingi petani binaannya. “Babinsa bukan hanya aparat teritorial, mereka adalah bagian dari masyarakat. Keterlibatan dalam panen ini menjadi salah satu bentuk konkret dari peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Kegiatan pendampingan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari komitmen TNI untuk menjaga stabilitas pangan dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kerja Bakti Babinsa di Dusun Sewugeni: Mewujudkan Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

Ponorogo,- Dusun Sewugeni merupakan salah satu dusun yang ada di Desa Gombang Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo dimana wilayah tersebut adalah wilayah yang setiap hari dijadikan Serma Hadi P sebagai tempat tugas menjadi Bintara Pembina Desa (Babinsa), Selasa (24/06/2025).

Berbagai bentuk kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) terus dilakukan di wilayah desa binaan salah satunya yaitu turut dalam pembangunan rumah milik Ibu Lamirah salah satu warga Dusun Sewugeni Desa Gombang.

“ Banyak jenis kegiatan yang bisa dilakukan di wilayah desa binaan diantaranya hari ini ada kerja bakti pembangunan rumah milik Ibu Lamirah salah satu warga Dusun Sewugeni Desa Gombang, “ kata Serma Hadi P.

“ Disamping untuk meningkatkan kebersamaan dan semangat gotong royong di masyarakat, kehadiran dan keikutsertaan kami pada setiap kegiatan merupakan wujud kepedulian terhadap kesulitan warga yang mana ini adalah tugas kami sebagai Babinsa, “ terang Babinsa Desa Gombang.

Dukungan Babinsa untuk Petani: Mencegah Gagal Panen di Surabaya Melalui Pendampingan Aktif

Surabaya – Dalam upaya nyata mendukung program ketahanan pangan nasional dan mencegah kerugian akibat serangan hama, Babinsa Kelurahan Sememi Koramil 0830/06 Benowo, Sertu M. Khusnudin, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani di lahan persawahan Kelompok Tani Kendung Subur, Selasa (24/06). Kegiatan berlangsung di Jl. Sememi Kidul RT 04 RW 04, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.

Pendampingan dilakukan bersama Bapak Suyanto, salah satu anggota aktif dari kelompok tani Kendung Subur. Mereka bersama-sama menghalau kawanan burung pipit yang menyerang tanaman padi. Burung pipit dikenal sebagai salah satu hama tanaman yang dapat menyebabkan kerusakan besar, terutama menjelang masa panen. Serangan burung pipit secara berkelanjutan mampu menggerus hasil produksi gabah dan berpotensi menimbulkan gagal panen jika tidak segera ditanggulangi.

Dalam keterangannya, Sertu M. Khusnudin menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata peran aktif TNI melalui Babinsa dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan, khususnya di wilayah binaan. “Kami hadir untuk memberikan motivasi dan dukungan langsung kepada para petani agar tidak menyerah menghadapi hama. Salah satunya seperti hari ini, kami bersama-sama menjaga tanaman padi dari serangan burung pipit,” ujar Sertu Khusnudin.

Selain mengusir burung secara manual dengan alat pengusir tradisional seperti tali plastik, kaleng bekas, dan bendera dari plastik, para petani juga membuat suara-suara untuk menakuti kawanan burung agar tidak mendekat ke sawah. Upaya ini dilakukan sejak pagi hari secara bergiliran, mengingat serangan burung paling sering terjadi saat pagi dan sore hari.

Bapak Suyanto menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan bantuan Babinsa. Menurutnya, pendampingan seperti ini bukan hanya memberikan semangat moral, tetapi juga mempererat sinergi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat, khususnya petani. “Kami sangat terbantu. Selain merasa lebih aman, kami juga jadi lebih semangat karena tahu ada yang peduli dengan perjuangan petani,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat lokal maupun nasional. Melalui keterlibatan aktif Babinsa, diharapkan produktivitas pertanian tetap terjaga dan para petani dapat panen dengan hasil maksimal.

Dengan kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat, ancaman gagal panen akibat hama seperti burung pipit dapat diminimalkan. Kegiatan seperti ini sekaligus menunjukkan bahwa upaya mencapai swasembada pangan memerlukan peran serta semua pihak, termasuk dukungan dari aparat kewilayahan seperti Babinsa.

Pentingnya Sinergitas: Kegiatan Komsos Kodim Mojokerto Fokus pada Disintegrasi Bangsa

Mojokerto – Kodim 0815/Mojokerto menyelenggarakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Keluarga Besar TNI (KBT), bertempat di Ruang Data Makodim 0815/Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 1, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (24/06/2025).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi, yang mewakili Dandim 0815/Mojokerto, para Danramil dan Perwira Staf, serta unsur Keluarga Besar TNI dari berbagai organisasi seperti Pepabri, Piveri, Perip, LVRI, PPM, KB FKPPI, GM FKPPI, Warakawuri, PPAD, dan HIPAKAD.

Dalam sambutan tertulis Dandim 0815/Mojokerto yang dibacakan Kasdim Mayor Inf Suwadi, disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara TNI AD dan Keluarga Besar TNI dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional, serta mendukung program pemerintah.

“Acara ini bertujuan untuk menjaga dan mempererat sinergitas antara TNI AD dengan KBT dalam menyikapi tantangan pembangunan nasional serta memperkokoh persatuan dan kesatuan guna menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI”, tegas Mayor Suwadi.

Dengan mengangkat tema “Peran Keluarga Besar TNI Dalam Mencegah Timbulnya Disintegrasi Bangsa Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Dalam Rangka Menjaga Keutuhan dan Kedaulatan NKRI”, kegiatan ini menyasar pada tiga tujuan utama, yakni Sosialisasi pokok-pokok kebijakan pimpinan TNI AD, khususnya program teritorial di wilayah.

Meningkatkan pemahaman, kesadaran bela negara, nilai-nilai kebangsaan dan patriotisme, serta menumbuhkan tata kehidupan berbangsa dan bernegara yang berlandaskan Pancasila bagi seluruh komponen KBT.

Selain itu, dalam kesempatan ini, Kasdim juga mengingatkan ancaman nyata yang kini melanda masyarakat, terutama bahaya narkoba, judi online, pinjaman online ilegal (pinjol), dan sabung ayam. Keempat penyakit sosial tersebut dinilai sangat merusak tidak hanya individu, tetapi juga keluarga dan stabilitas masyarakat secara luas.

“Narkoba merusak organ vital dan kejiwaan, judi online menyebabkan kerugian ekonomi besar, pinjol memiskinkan masyarakat lewat bunga mencekik, dan sabung ayam membawa keretakan rumah tangga serta kekerasan terhadap hewan”, jelasnya.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian materi dan sesi diskusi terbuka antara peserta, yang semakin mempererat hubungan emosional dan koordinatif antara prajurit aktif dan keluarga besar purnawirawan TNI di wilayah Mojokerto.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh unsur Keluarga Besar TNI dapat terus bersinergi sebagai perekat bangsa dan menjadi contoh dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, sekaligus turut serta mengedukasi masyarakat terhadap ancaman-ancaman sosial yang merusak sendi kehidupan bermasyarakat.

Babinsa Sertu Gunawan Dukung Penyaluran Benih Padi Unggul di Desa Terung Wetan untuk Ketahanan Pangan

Sidoarjo – Selasa, 24 Juni 2025 – Semangat kolaborasi dan kepedulian kembali menyelimuti Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Dalam sebuah langkah nyata yang mengukuhkan sinergi antara aparat kewilayahan dan para pelaku pertanian, Babinsa Koramil 0816/09 Krian, Sertu Gunawan Winarko, secara proaktif mendampingi proses penyaluran bantuan benih padi dari Kementerian Pertanian kepada para petani setempat. Kegiatan ini bukan hanya sekadar distribusi, melainkan wujud komitmen bersama untuk memperkuat pondasi ketahanan pangan daerah.

Sebanyak 1.425 kilogram (lebih dari 1,4 ton) benih padi unggul, yang merupakan varietas pilihan untuk meningkatkan produktivitas, telah diserahkan secara langsung kepada Kelompok Tani Desa Terung Wetan. Bantuan strategis ini merupakan bagian integral dari program pemerintah pusat yang berfokus pada penguatan sektor pertanian guna menjamin ketersediaan pangan nasional. Kegiatan penting ini berlangsung dengan lancar dan tertib, dimulai tepat pukul 09.00 WIB, dengan antusiasme yang terpancar jelas dari wajah para petani.

Proses penyaluran benih dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, disertai pendataan yang cermat dan akurat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kilogram benih sampai kepada petani yang berhak, sehingga bantuan dapat memberikan dampak optimal. Respons positif dan ucapan syukur tak henti-hentinya mengalir dari para petani, menganggap bantuan ini sebagai suntikan semangat yang krusial dalam menyongsong musim tanam yang akan datang.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Gunawan Winarko menyampaikan sebuah pernyataan yang penuh makna, menegaskan peran Babinsa yang melampaui tugas keamanan semata. “Kami hadir mendampingi petani sebagai bagian dari pengabdian tulus TNI kepada rakyat. Ketahanan pangan adalah elemen vital dari ketahanan nasional, sebuah fondasi yang tak bisa ditawar. Kami sangat berharap benih unggul ini mampu melipatgandakan hasil panen dan pada akhirnya membawa peningkatan kesejahteraan yang nyata bagi seluruh petani di sini,” tutur Sertu Gunawan dengan penuh harap.

Kegiatan ini secara gamblang membuktikan bahwa sinergi yang solid antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat petani adalah kekuatan dahsyat yang mampu mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan berdaulat pangan. Dukungan semacam ini sangat diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi pemicu energi positif yang tak terbatas bagi para petani, dalam upaya mereka menjaga stabilitas pangan, baik di tingkat lokal maupun nasional.