Pentingnya Keselamatan Berkendara: Kodim 0807/Tulungagung Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Prajurit dan PNS.

Tulungagung – Guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara serta mendukung tertib administrasi dan kelayakan kendaraan dinas, Kodim 0807/Tulungagung menggelar pemeriksaan kendaraan bermotor milik para prajurit dan PNS di halaman Makodim Tulungagung, Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 17, Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Rabu (06/08/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh personel Staf Intel dan Staf Logistik Kodim 0807/Tulungagung dengan memeriksa setiap kendaraan secara teliti. Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat-surat seperti SIM dan STNK, serta kondisi fisik kendaraan mulai dari fungsi rem, kondisi ban, lampu, klakson, hingga performa mesin.

Pasi Intel Kodim 0807/Tulungagung Lettu Inf wawan Handaru dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan ini merupakan langkah deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi kerawanan yang bisa timbul dari kelalaian berkendara.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan prajurit dan PNS Kodim 0807/Tulungagung. Dengan pemeriksaan berkala seperti ini, diharapkan seluruh personel semakin tertib dalam berkendara dan lebih memperhatikan kelayakan kendaraannya,” jelas Pasi Intel.

Dengan adanya kegiatan ini, Kodim 0807/Tulungagung berharap seluruh personel dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam mentaati aturan lalu lintas dan merawat kendaraan masing-masing agar selalu dalam kondisi prima.

239 Kepala Keluarga di Dukuh Pakis Terima Bantuan Pangan dari Badan Pangan Nasional.

Surabaya, Rabu, 6 Juli 2025 – Sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu, sebanyak 239 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya menerima bantuan pangan berupa beras sebanyak 20 kilogram per orang.

Bantuan tersebut berasal dari program Badan Pangan Nasional Republik Indonesia untuk alokasi bulan Juni dan Juli 2025, dan disalurkan langsung di Kantor Kelurahan Dukuh Pakis, Jalan Dukuh Pakis I No. 21. Proses penyaluran dikawal ketat oleh Babinsa Kelurahan Dukuh Pakis Koramil 0830/19 Karangpilang, Pelda Masroni, yang hadir langsung untuk melakukan pengawasan dan memastikan kelancaran serta ketertiban kegiatan.

Total Penerima: 239 KK (Kategori Gamis – Warga Kurang Mampu), Jumlah Paket: 478 sak, Berat Total: 4.780 kg beras, Setiap KK menerima: 20 kg beras dan Kemasan: @10 kg per sak

Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah kelurahan, serta pihak Bulog dalam memastikan bantuan pemerintah pusat tepat sasaran. Tak hanya itu, keterlibatan Babinsa menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana aman dan tertib selama distribusi berlangsung.

Turut Hadir dalam Kegiatan, Lurah Dukuh Pakis, Kasi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Dukuh Pakis, Babinsa Kelurahan Dukuh Pakis Pelda Makaroni, Projopati Kelurahan Dukuh Pakis, Staf Bulog Kota Surabaya dan Perwakilan warga penerima bantuan (Gamis Kelurahan Dukuh Pakis)

Program Makan Bergizi Gratis: Upaya Bersama untuk Anak dan Kelompok Rentan di Surabaya

SURABAYA – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0830/Surabaya, Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E., M.Tr (Han), menghadiri pengarahan dan evaluasi program makan bergizi gratis yang diadakan oleh Badan Gizi Nasional pada hari Rabu (6/8/2025). Acara berlangsung di Hotel Movenpick, Jl. Ahmad Yani No. 71, Margorejo, Wonocolo.

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional, Mayjen TNI (Purn) Dadang Hendra Yudha, memimpin kegiatan melalui Zoom Meeting. Peserta terdiri dari Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel), perwakilan yayasan, dan mitra pelaksana program di Jawa Timur.

Fokus utama kegiatan ini adalah optimalisasi pemantauan dan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tujuannya adalah menyukseskan program makan bergizi gratis, yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan kelompok rentan.

Letkol Inf Ahmad Fauzi menegaskan dukungan Kodim Surabaya terhadap program ini. “Kami siap bersinergi dan mendukung setiap upaya pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif pelaksana di lapangan, termasuk unsur TNI, yayasan, dan mitra lainnya. Sinergi antara berbagai pihak sangat penting untuk kelancaran dan efektivitas program.

Dandim 0828/Sampang Berikan Motivasi kepada Paskibraka Jelang HUT ke-80 Kemerdekaan RI

SAMPANG – Komandan Kodim (Dandim) 0828/Sampang, Letkol Czi. Dika Catur Yanuar Anwar S.T, memberikan suntikan semangat dan motivasi membara kepada para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sampang, Rabu (06/08), di Lapangan Pendopo Trunojoyo Sampang.

Kunjungan ini menjadi momen berharga bagi para calon pengibar bendera yang tengah menjalani latihan intensif jelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam sambutannya, Dandim menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air.

“Kalian adalah putra-putri terbaik Sampang. Kalian punya tugas mulia. Bukan hanya mengibarkan bendera, tapi juga menyalakan api nasionalisme di dada generasi muda,” tegas Letkol Dika dengan penuh semangat. Tak hanya memberikan motivasi,

Dandim juga turut menyapa para peserta secara langsung dan menyampaikan apresiasi atas dedikasi mereka selama masa pelatihan. Ia berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjalankan tugasnya dengan penuh kebanggaan dan kehormatan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan yel-yel penyemangat yang menggema di lapangan, membakar semangat para peserta untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik bagi bangsa.

TMMD ke-125: Sosialisasi Mitigasi Bencana di Desa Soko untuk Keselamatan Masyarakat

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun 2025 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan non fisik yang menyentuh kebutuhan dan keselamatan masyarakat di Desa Soko, Kecamatan Temayang.

Salah satu kegiatan non fisik adalah sosialisasi mitigasi bencana yang dilaksanakan pada 5 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Satgas TMMD ke-125 Kodim 0813 Bojonegoro dan BPBD Kabupaten Bojonegoro untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Agus Purnomo, S.H., Kasi Kedaruratan BPBD, menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Materi sosialisasi mencakup upaya mitigasi, pencegahan, dan langkah-langkah darurat yang perlu diambil saat situasi darurat terjadi.

Kemandirian masyarakat dalam penanggulangan bencana sangat penting. Agus berharap warga memahami tindakan yang harus dilakukan saat pra bencana, tanggap darurat, dan pasca bencana untuk meningkatkan keselamatan bersama.

Sinergi berbagai pihak diperlukan untuk mengurangi risiko bencana seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran. Kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat menjadi kunci dalam penanganan bencana yang efektif.

Letda Mar Rohmad Widodo dari Satgas TMMD menekankan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Diharapkan, dengan edukasi ini, masyarakat Desa Soko dapat lebih tanggap dan mandiri dalam menghadapi risiko bencana.

Dandim 0815/Mojokerto: Renovasi RTLH Harus Berikan Harapan Baru bagi Warga

Mojokerto – Untuk memastikan progres renovasi Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) berjalan sesuai rencana, Komandan Kodim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., kembali melaksanakan peninjauan lapangan. Kali ini, kunjungan dilakukan di wilayah Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (06/08/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mengawal pelaksanaan program sosial yang merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Kodam V/Brawijaya, di mana Kodim 0815/Mojokerto mendapat amanah membangun sebanyak 158 unit RTLH di wilayah Mojokerto Raya.

Dalam peninjauan tersebut, Dandim mengunjungi dua rumah warga penerima bantuan, yaitu milik Nur Rohiha (63) di Desa Seduri dan Winarto (60) di Desa Kebondalem, yang saat ini tengah dalam tahap renovasi. Suasana penuh keakraban tampak mewarnai kunjungan, saat Dandim berbincang langsung dengan warga penerima manfaat yang menyambut hangat kehadirannya.

Dalam keterangannya, Letkol Inf Rully Noriza menegaskan, kunjungan lapangan ini dilakukan untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami hadir langsung di lapangan untuk melihat progresnya. Harapan kami, rumah yang direnovasi ini tidak hanya layak huni secara fisik, tapi juga mampu memberikan semangat dan harapan baru bagi penghuninya”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Dandim menyebutkan bahwa program RTLH ini adalah salah satu bentuk kepedulian nyata TNI bersama Pemprov Jatim dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus melakukan pengawasan agar pelaksanaannya tepat waktu dan hasilnya benar-benar membawa perubahan positif jangka panjang”, tegasnya.

Tampak hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Danramil 0815/09 Mojosari Kapten Inf Benny Rawan, A.Md., Pasi Ter Lettu Cba Dodik Satriyo Nugroho, serta Babinsa setempat.

Malam Puncak HUT ke-701 Kabupaten Blitar: Pertunjukan Seni dan Kebersamaan Pemimpin Daerah

Blitar – Suasana penuh semangat dan kemeriahan mewarnai malam puncak peringatan Hari Jadi ke-701 Kabupaten Blitar yang digelar di Alon-Alon Pemkab Blitar, Jl. Kusuma Bangsa No. 60, Kanigoro Kabupaten Blitar. Selasa Malam (5/8/2025). Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan acara resepsi yang dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya khas Blitar, yakni pagelaran dramasoka dan wayang kulit semalam suntuk.

Salah satu yang paling menarik perhatian publik adalah pertunjukan drama panggung Dramasoka dengan lakon “Pendekar Caping Gunung”. Uniknya, lakon tersebut tidak hanya dimainkan oleh seniman lokal dan bintang tamu nasional seperti Cak Percil Cs, tetapi juga turut melibatkan langsung jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar sebagai pemain, termasuk Bupati Blitar Drs. Rijanto, MM, Wakil Bupati H. Beky Herdiansyah, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han, hingga Kapolres Blitar dan Kapolres Blitar Kota. Kebersamaan para pemimpin daerah dalam seni pertunjukan ini menciptakan suasana yang hangat dan menghibur.

Acara ini juga dimeriahkan oleh penyerahan penghargaan kepada lembaga dan instansi berprestasi serta ditutup dengan pertunjukan Wayang Kulit semalam suntuk oleh Ki Anom Dwijo Kangko, S.Sn dengan lakon “Naraya Madeg Ratu”. Penyerahan gunungan menjadi simbol dimulainya pementasan budaya tersebut.

Dalam sambutannya Bupati Blitar Drs. Rijanto, MM menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar yang ke-701. “Rangkaian hari jadi ini adalah bentuk penghormatan atas sejarah panjang Blitar. Malam ini kita saksikan kisah Pendekar Caping Gunung yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung nilai-nilai kepahlawanan dan perjuangan. Semoga Blitar semakin baik, wayang kulit semakin lestari, dan semangat gotong royong makin kuat demi Blitar yang berdaya dan berjaya,” ujarnya.

Usai pentas Dramasoka Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han mengungkapkan kebanggaannya bisa ikut serta dalam pertunjukan budaya bersama pimpinan daerah lainnya. “Ini pengalaman luar biasa. Kami tidak hanya menjalankan tugas sebagai aparat, tapi juga ikut menyemarakkan budaya daerah. Melalui lakon ‘Pendekar Caping Gunung’, kami ingin menyampaikan pesan bahwa menjaga budaya adalah bagian dari bela negara,” tutur Letkol Hendra sambil tersenyum usai tampil di panggung.

Kegiatan yang dikomandoi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar, Bpk. Suhendro Winarso, S.STP, M.Si, ini dihadiri sekitar 900 orang, termasuk para pejabat Forkopimda, Forkopimcam, Ketua Organisasi Wanita, jajaran OPD dan masyarakat umum.

Puncak peringatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan hari jadi, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan antara pemimpin daerah dan rakyat melalui budaya, sebagai identitas dan kekuatan Kabupaten Blitar.

Keterlibatan Koramil 0829-11/Konang dalam Peringatan HUT ke-80 RI: Memperkuat Semangat Nasionalisme.

Bangkalan – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Koramil 0829-11/Konang menunjukkan komitmennya dalam mendukung suksesnya berbagai kegiatan di wilayah binaan. Babinsa Koramil Konang Serka Kuslaili bersama tiga orang anggota dan didukung personel Polsek Konang, melaksanakan pengamanan kegiatan lomba lari tingkat SD/MI yang digelar di sepanjang Jalan Raya Bandung, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan. Pada Rabu (6/8/25).

Kegiatan lomba lari ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI yang diselenggarakan oleh panitia tingkat kecamatan. Pengamanan dilakukan untuk memastikan keselamatan peserta serta kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi lomba yang menggunakan jalan utama.

Usai kegiatan pengamanan lomba, personel Koramil 0829-11/Konang melanjutkan dengan pelatihan serta pemeriksaan kesehatan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan Konang yang dilaksanakan di Lapangan Tokotoh, Desa Bandung. Pelatihan ini bertujuan untuk memantapkan kesiapan fisik dan mental para anggota Paskibra menjelang pelaksanaan upacara 17 Agustus mendatang.

Serka Kuslaili menyampaikan bahwa keterlibatan Koramil dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi TNI dengan masyarakat dan instansi lain dalam mendukung peringatan hari kemerdekaan. “Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-80 di Kecamatan Konang dapat berjalan lancar, aman, dan penuh semangat nasionalisme, terutama bagi generasi muda,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, anggota Koramil 0829-11/Konang terus hadir di tengah masyarakat, turut menciptakan suasana kondusif serta mendukung kelancaran kegiatan di wilayah binaan.

Dedikasi Babinsa dalam Renovasi Rutilahu: Mewujudkan Rumah Layak Huni di Banyuwangi

Banyuwangi,- Babinsa Koramil 0825-20/Songgon menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program renovasi Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Kodam V/Brawijaya di wilayah Kodim 0825/Banyuwangi Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan renovasi yang berlangsung pada Rabu, 06 Agustus 2025 pukul 07.00 WIB di Dusun Balak Kidul, Desa Balak, Kecamatan Songgon ini melibatkan partisipasi aktif personel Babinsa yang bekerja secara produktif bersama masyarakat setempat. Rumah yang direnovasi adalah milik Saudari Mistonah (57 tahun), seorang petani/pekebun yang beralamat di Dusun Tegalwudi, Desa Bedewang, Kecamatan Songgon RT 08 RW 02. Personel yang Terlibat, Koptu Mahrus Ali (Babinsa Desa Bedewang) beserta 4 orang anggota Koramil 0825-20/Songgon, Serma Bagus Ismoko (Bati Wanwil), Serka Haryo (Babinsa), Serka Eko Purwanto (Babinsa), Serka Edy Mulyono (Babinsa), Kepala Dusun Tegalwudi dan Warga sekitar

Para Babinsa tidak hanya hadir sebagai pengawas, tetapi turut bekerja secara produktif membantu proses renovasi, mulai dari koordinasi teknis hingga gotong royong bersama masyarakat. Kehadiran mereka mencerminkan implementasi nyata tugas Babinsa sebagai ujung tombak TNI di tingkat desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Danramil 0825-20/Songgon menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja produktif para Babinsa dalam mendukung program Rutilahu ini. “Saya sangat bangga dengan dedikasi Babinsa-Babinsa kita yang tidak hanya menjalankan tugas pembinaan, tetapi juga aktif terlibat langsung dalam kegiatan pembangunan bersama masyarakat,” ujar Danramil.

“Program Rutilahu ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Para Babinsa telah menunjukkan produktivitas yang luar biasa dengan turun langsung membantu warga yang membutuhkan rumah layak huni, seperti yang dialami Saudari Mistonah, seorang petani yang sangat membutuhkan bantuan perbaikan rumah,” tambahnya.

Danramil juga menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tugas pokok TNI dalam membantu pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam bidang pembangunan infrastruktur dasar. “Kami akan terus mendorong seluruh personel, terutama Babinsa, untuk produktif dan proaktif dalam setiap program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Danramil.

Kegiatan renovasi Rutilahu ini berlangsung dengan lancar dan aman, mencerminkan koordinasi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.

Pendampingan Makan Bergizi: Upaya TNI dalam Percepat Penurunan Stunting di Banyuwangi.

Banyuwangi,- Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi muda, Babinsa Koramil 0825/07 Cluring Serka Arif Hadi Mintoyo melaksanakan pendampingan kegiatan makan bergizi gratis yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional (Dapur SPPG) di beberapa satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Cluring, Banyuwangi.

Program ini menyasar para pelajar di jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), dengan tujuan memberikan edukasi dan pemenuhan gizi seimbang sejak usia dini hingga remaja.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye nasional percepatan penurunan stunting dan penguatan gizi anak bangsa, yang dilakukan secara serentak di beberapa titik wilayah, termasuk Cluring.

Dalam keterangannya, Serka Arif Hadi Mintoyo menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dan instansi pemerintah serta lembaga sosial dalam menjaga kesehatan generasi penerus.

Pendampingan ini bukan sekadar tugas, tapi panggilan moral. Anak-anak kita adalah masa depan bangsa, dan memastikan mereka mendapatkan asupan gizi yang cukup adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Serka Arif.

Kegiatan makan bergizi gratis ini dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan melibatkan tim dari Dapur Sehat Pemberdayaan Perempuan Gizi (SPPG), yang menyiapkan menu sehat dan sesuai kebutuhan gizi pelajar di setiap jenjang usia. Selain itu, para siswa juga diberikan edukasi mengenai pentingnya makanan bergizi, pola makan sehat, dan kebersihan diri.

Antusiasme para siswa terlihat jelas, mulai dari siswa TK hingga SMA, yang menyambut dengan gembira kehadiran program ini. Para guru dan kepala sekolah juga mengapresiasi kehadiran Babinsa dan pihak penyelenggara yang turut mendampingi dan memastikan kegiatan berjalan lancar.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang baik antara aparat kewilayahan, lembaga pendidikan, dan instansi terkait dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh.