Peltu Sugeng Hariyono Jadi Narasumber PKKMB: Pembekalan Kepemimpinan untuk Mahasiswa Baru.

SURABAYA – Dalam rangka membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan sejak dini, Batituud Koramil 0830-19/Karangpilang, Peltu Sugeng Hariyono, menjadi narasumber pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Griya Husada, Jalan Dukuh Pakis II Baru No. 110, Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Dukuh Pakis, Kamis (14/8/2025).

Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua Panitia PKKMB 2025, Bpk Andy Asmara, S.A.P., M.PSDM, ini bertujuan membekali mahasiswa baru dengan dasar-dasar kepemimpinan serta keterampilan baris-berbaris (PBB) sebagai landasan kedisiplinan. Materi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat, rasa tanggung jawab, dan kemampuan mengatur kelompok kompetensi penting yang akan bermanfaat selama menempuh pendidikan maupun di dunia kerja.

Dalam sesi penyampaian materi, Peltu Sugeng Hariyono menekankan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal memimpin orang lain, tetapi juga mengendalikan diri, berpikir strategis, dan mampu mengambil keputusan tepat. “Seorang pemimpin yang baik akan mampu menggerakkan kelompok menuju tujuan bersama, menjaga kekompakan, serta menginspirasi anggotanya untuk berbuat yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, pelatihan PBB yang diberikan tidak hanya dimaksudkan untuk melatih keteraturan gerak, tetapi juga membentuk kebiasaan disiplin, kerja sama, dan koordinasi yang efektif. Mahasiswa baru diajak memahami bahwa keterampilan ini selaras dengan kebutuhan mereka di masa depan, baik dalam organisasi kemahasiswaan maupun ketika berkiprah di dunia profesional.

Peltu Sugeng juga mengajak para mahasiswa untuk memandang kepemimpinan sebagai bekal hidup jangka panjang. “Kepemimpinan adalah kunci keberhasilan, baik di organisasi kecil seperti kelompok belajar, hingga di organisasi besar seperti pemerintahan atau perusahaan,” tambahnya.

Kegiatan PKKMB ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru STIKES Griya Husada untuk mengenal budaya kampus, menjalin kebersamaan, dan membangun pondasi karakter yang kuat. Dengan adanya pembekalan dari TNI, diharapkan mereka tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki mental tangguh dan jiwa kepemimpinan yang siap menghadapi tantangan.

Babinsa Pamekasan Turun Tangan: Penyiraman Tanaman Sebagai Dukungan Ketahanan Pangan.

PAMEKASAN – Kepedulian TNI kepada masyarakat kembali terlihat di lahan pertanian Dusun Nagasari, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan. Babinsa setempat, Koptu Imam Hambali, turun langsung membantu Tohir, seorang petani, menyirami tanaman cabai dan kacang panjang.

Dengan membawa ember penyiram, Koptu Imam Hambali bersama Tohir bekerja sama menyusuri bedengan tanaman. Mereka memastikan setiap tanaman mendapatkan pasokan air yang cukup agar tetap subur dan produktif di tengah musim kemarau.

“Bantuan seperti ini sangat berarti bagi kami, apalagi saat air agak sulit. Kehadiran Babinsa membuat pekerjaan lebih ringan dan cepat selesai,” ujar Tohir dengan senyum lega.

Koptu Imam Hambali mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan.
“Kami siap membantu petani kapan saja. Pertanian yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ujarnya.

Selain membantu penyiraman, Babinsa juga memberikan motivasi dan saran sederhana dalam perawatan tanaman agar hasil panen lebih maksimal. Kehadiran TNI di lahan pertanian ini diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi para petani untuk terus produktif.

Prioritas Utama: Pembangunan Jalan TMMD ke-125 di Jombang Terus Berlanjut Meski Cuaca Buruk.

Jombang, – Semangat gotong royong mewarnai Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, saat anggota TNI bersama warga bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jalan dalam rangka Program TMMD Ke-125.Kamis,14 Agustus 2025.

Meski cuaca tidak menentu, pengerjaan jalan tetap berlangsung tanpa henti bahkan hingga malam hari. Hal ini menunjukkan tekad kuat TNI dan warga untuk menuntaskan proyek demi kelancaran akses dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Danki Satgas TMMD Ke-125, Lettu Inf Warsito, menegaskan bahwa penyelesaian pembangunan jalan menjadi prioritas utama.

“Kami berpacu dengan waktu untuk segera menyelesaikan pengerjaan jalan ini, mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana kekompakan dan kerja sama menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur desa.

Kunjungan Tim Wasev: Evaluasi Pelaksanaan TMMD ke-125 di Desa Soko, Bojonegoro.

BOJONEGORO, – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Markas Besar TNI Angkatan Darat mengunjungi Makodim 0813 Bojonegoro, Jawa Timur. Kunjungan tersebut terkait dengan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 tahun 2025 diwilayah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (14/8/2025).

Rombongan tim Wasev dalam kegiatan program terpadu dan lintas sektoral TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro ini dipimpin Paban V/Bakti TNI Sterad, Kolonel Inf M. Herry Subagyo, S.I.P., didampingi Pabandya-2/Bin Karbak TNI Spaban V/Bakti TNI Sterad, Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf, dan Pabandya Komsos Sterdam V Brawijaya Mayor Inf Setyadi Purnomo, S.Sos., M.Tr.Mil.

Kedatangan Tim Wasev disambut langsung oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., Kasiter Korem 082/CPYJ, Letkol Arm Indra Asmara Manurung, jajaran Forkopimda Bojonegoro, Kasdim 0813 Bojonegoro Mayor Inf Bambang Riyanto, para Perwira Kodim 0813 Bojonegoro dan Kepala OPD terkait, serta Camat Temayang dan Kepala Desa Soko.

Ketua Tim Wasev, Kolonel Inf M. Herry Subagyo, S.I.P., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Bojonegoro atas dukungannya yang memastikan kelancaran TMMD ke- 125 tahun 2025 di Desa Soko Kecamatan Temayang. TMMD diwilayah Kabupaten Bojonegoro, merupakan suatu kebanggaan bagi TNI dalam mendukung program pemerintah daerah untuk kemajuan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyampaikan salam hormat, dan mengapresiasi perubahan signifikan di Kabupaten Bojonegoro, dibandingkan 9 tahun lalu saat saya Dandim 0813 Bojonegoro. Kami berharap sasaran-sasaran dalam program TMMD ini tepat dan bernilai strategis, bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, selaku Dansatgas TMMD ke- 125 Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., memaparkan kondisi dan program TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro kepada Tim Pengawasan dan Evaluasi dari Sterad. Ia menegaskan komitmennya dalam menjalankan program TMMD baik kegiatan fisik maupun non fisik.

Pertimbangan pemilihan lokasi kegiatan program TMMD ke- 125 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro ini berdasarkan pemerataan kesejahteraan dan pembangunan kawasan. Lokasi TMMD ke- 125 tahun 2025 merupakan program pembangunan berkelanjutan infrastruktur diwilayah Bojonegoro bagian selatan, karena selama ini masih terbelakang.

“Dipilihnya lokasi TMMD ini juga sebagai pancangan kaki untuk membuka jalan di desa-desa wilayah selatan, perbatasan yang terisolir agar dapat terhubung satu kawasan yang maju, serta menunjang perencanaan pembangunan infrastruktur desa khususnya peningkatan konektivitas wilayah dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan program TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro yang berlangsung dari tanggal 23 Juli hingga 21 Agustus 2025 diharapkan terus memberikan dampak positif. Tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga non fisik melalui penguatan wawasan kebangsaan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat desa.

Kegiatan non fisik penyuluhan kesehatan, pelatihan dan ketrampilan UMKM, kedisiplinan dan lainnya ini merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk masyarakat yang sehat, berkarakter dan sadar akan pentingnya pembangunan desa.

“Sedangkan pembangunan fisik menyasar pembangunan jalan beton, peningkatan kualitas atap, lantai dan dinding rumah tinggal layak huni, pembangunan mushola dan pagar sekolah, serta pembangunan sumur bor dan rehabilitasi check dam,” kata Dansatgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM.

Selanjutnya, Tim Wasev TMMD ke- 125 bersama rombongan bergerak menuju Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro untuk meninjau sasaran fisik yang dilaksanakan yaitu pembereman pembangunan jalan beton, peningkatan kualitas atap, lantai dan dinding rumah tinggal layak huni, rehabilitasi check dam dan pembangunan sumur bor.

Peninjauan ini menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan bahwa manfaat kegiatan program yang mengusung tema ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’ dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan diwilayah tersebut.

Pembinaan Mental di Kodim 0829/Bangkalan: Membangun Keharmonisan Keluarga dan Tanggung Jawab Prajurit.

Bangkalan – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kodim 0829/Bangkalan menggelar kegiatan Pembinaan Mental (Bintal) bagi seluruh personel, Persit, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0829/Bangkalan, Kamis (14/8/25).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Manunggal Kodim 0829/Bangkalan tersebut diikuti sekitar 145 peserta dan dipimpin oleh Pgs. Pasipers Kodim 0829/Bangkalan, Kapten Arm Muasari.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd, para Perwira Staf, Danramil jajaran, perwakilan anggota Koramil, Ketua Persit KCK Cabang XLVIII beserta pengurus dan anggota, serta para PNS Kodim 0829/Bangkalan.

Acara dimulai pukul 08.40 WIB dengan pembacaan Basmallah, dilanjutkan laporan Perwira tertua Mayor Inf Parnowo (Danramil 0829-07/Labeng). Dalam sambutannya, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan Bintal ini diharapkan dapat menjadi pengingat akan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI dan keluarga. “Pembinaan ini juga untuk menjaga keharmonisan rumah tangga, menumbuhkan kesadaran beragama, serta membentuk kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan saling menghormati,” ujarnya.

Sesi inti Bintal disampaikan oleh Ust. Sofwan, S.Ag, yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan, memelihara keimanan dan ketakwaan, menjauhi perbuatan maksiat, judi, dan narkoba, serta selalu menjadikan agama sebagai pedoman hidup.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa pada pukul 09.55 WIB, diakhiri laporan Perwira tertua, dan berakhir dengan tertib pada pukul 10.00 WIB. Seluruh rangkaian berjalan aman, lancar, dan penuh khidmat.

Kodim 0806/Trenggalek Gelar Penjualan Beras SPHP: Solusi di Tengah Lonjakan Harga Beras.

Trenggalek – TNI melalui satuan teritorial kewilayahan terus menunjukkan peran aktif dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah melonjaknya harga beras di pasaran. Wujud nyata komitmen itu ditunjukkan oleh Kodim 0806/Trenggalek yang bersinergi dengan Perum Bulog Trenggalek menggelar penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai bagian dari Gerakan Pangan Murah, Kamis (14/8/2025).

Program ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi dilaksanakan secara serentak di 14 Koramil jajaran Kodim 0806/Trenggalek. Setiap Koramil menyalurkan 2 ton beras SPHP yang dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp 60.000 per kemasan 5 kilogram. Harga ini jauh di bawah harga pasar yang saat ini bisa menembus lebih dari Rp 75 ribu.

Launching dipusatkan di Koramil 0806-06/Gandusari, dihadiri langsung Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek Dr. Imam Nurhadi, S.P., M.Agr. Bahkan keduanya turun langsung melayani pembelian beras warga di lapangan.

“Program ini adalah wujud sinergi nyata antara TNI dan Bulog dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penyaluran beras SPHP bukan sekadar distribusi bahan pangan, tetapi juga langkah strategis menekan laju inflasi dan memperkuat akses masyarakat terhadap komoditas pokok,” tegas Letkol Roy.

Pantauan di lapangan, suasana halaman Koramil 0806-06/Gandusari sejak pagi sudah dipadati warga. Antrean panjang terlihat mengular, sebagian warga membawa karung atau tas besar untuk menampung beras yang dibeli. Harga murah menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat di tengah kondisi harga pasar yang terus merangkak naik.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek menilai, keterlibatan TNI dalam program SPHP mampu mempercepat distribusi dan menjangkau wilayah-wilayah yang sulit. “Kehadiran TNI di lini distribusi menjamin penyaluran lebih tepat sasaran, menjangkau desa-desa, dan memotong rantai harga yang terlalu panjang,” ujar Imam Nurhadi.

Tak hanya di Gandusari, antusiasme warga juga terlihat di seluruh Koramil jajaran Kodim 0806/Trenggalek, mulai dari Kecamatan Munjungan hingga Bendungan. Banyak warga rela datang lebih awal sebelum stok beras dibuka.

Gerakan Pangan Murah ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, Bulog, dan TNI. Melalui distribusi masif dan harga terjangkau, program SPHP diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan perekonomian di tingkat bawah.

Pengerjaan Saluran Irigasi TMMD: Meningkatkan Hasil Panen Petani Melalui Kerja Sama TNI dan Warga.

Banyuwangi – Pengerjaan saluran irigasi dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi terus menunjukkan progres signifikan. Anggota TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu mempercepat pembangunan, demi memastikan aliran air ke sawah warga berjalan lancar.

Kegiatan ini dilakukan di tengah hamparan persawahan yang menjadi sumber penghidupan utama warga. Dengan sistem kerja gotong royong, prajurit TNI bersama warga saling membantu mulai dari pengadukan adonan semen, pemasangan batu, hingga perataan saluran. Semangat kebersamaan terlihat jelas di setiap langkah pekerjaan.

Pembangunan saluran irigasi ini tidak hanya bertujuan memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani. Air yang mengalir lancar akan membantu tanaman padi tumbuh optimal, mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan.

Selain itu, pengerjaan irigasi ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Melalui interaksi langsung di lapangan, terjalin komunikasi yang baik, sehingga tercipta rasa saling percaya dan kepedulian bersama terhadap kemajuan desa.

Dengan cuaca yang mendukung, diharapkan pembangunan saluran irigasi ini dapat selesai tepat waktu. Keberhasilan program ini akan menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan rakyat mampu menghadirkan perubahan positif dan berkelanjutan bagi desa.

TMMD Sukses Renovasi RTLH: Semangat Gotong Royong Warga dan TNI di Siliragung Terlihat Nyata.

Banyuwangi,– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus menunjukkan hasil positif, salah satunya pada progres pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Teguh di Desa Siliragung.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (14/08/2025), anggota Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu melakukan tahap penyelesaian akhir. Tampak beberapa personel tengah memasang kusen dan mengecat bagian kayu pintu serta ventilasi, memberikan sentuhan rapi pada bangunan yang sudah berdiri kokoh dengan cat dinding warna kuning dan hijau khas TMMD.

Semangat gotong royong begitu terasa. Dengan peralatan sederhana, personel TNI dan warga mengerjakan setiap detail pekerjaan secara teliti demi memastikan rumah ini layak huni dan nyaman ditempati. Tak hanya menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, pengerjaan RTLH ini juga menjadi hadiah berharga menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Program RTLH ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup warga, sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat di wilayah Siliragung.

Satgas TMMD ke-125 Tingkatkan Infrastruktur Jalan dan Fasilitas Sanitasi di Siliragung

Banyuwangi – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi melanjutkan pengerjaan paving jalan menuju jembatan penghubung di Kecamatan Siliragung pada Kamis, 14 Agustus 2025. Kegiatan ini meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat. Proyek ini menunjukkan komitmen TNI dalam pembangunan desa.

Pengerjaan paving dilakukan secara bergotong royong antara Satgas TMMD dan warga setempat. Kerja sama yang solid terlihat dari semangat warga yang ikut membantu menata paving. Antusiasme ini mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menyatakan bahwa pavingisasi jalan akan memberikan manfaat besar bagi warga. “Kami berharap hasil pembangunan ini dapat digunakan dan dirawat bersama demi kemajuan wilayah,” tegasnya, menekankan pentingnya perawatan fasilitas.

Program TMMD ke-125 juga melibatkan kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan dan pembinaan masyarakat. Dengan pendekatan holistik ini, diharapkan hasil pembangunan dapat berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup warga. Kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kunci utama dalam program ini.

Progres pembangunan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Desa Siliragung menunjukkan kemajuan signifikan. Pada hari yang sama, pengerjaan telah memasuki tahap akhir, seperti pemasangan keramik dan pengecatan. Upaya ini bertujuan untuk memastikan MCK siap digunakan dengan baik oleh masyarakat.

Diharapkan, selesainya fasilitas MCK ini dapat mengatasi masalah sanitasi dan meningkatkan kesehatan warga. Dengan semangat gotong royong, program TMMD ke-125 diharapkan menjadi simbol kemajuan dan kepedulian TNI terhadap masyarakat di Desa Siliragung.

Babinsa Latsari Kunjungi Warga Sakit: Berikan Dukungan Moril dan Perhatian Kesehatan.

Jombang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat, Sertu Yunan Fattachi, Babinsa Desa Latsari Koramil 0814-15/Mojowarno, menyambangi kediaman salah satu warga binaannya yang sedang sakit, Bapak Nurochim, warga Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Kamis (14/08/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan semangat dan dukungan moril kepada warga yang tengah menjalani perawatan di rumah. Dalam kesempatan itu, Babinsa tidak datang sendiri, melainkan didampingi oleh bidan desa.

Selain memberikan semangat, bidan desa juga melakukan pemeriksaan kesehatan ringan dan memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat.

“Kami ingin memastikan bahwa warga yang sakit tetap mendapatkan perhatian, baik dari sisi kesehatan maupun sosial. Sinergi antara Babinsa dan tenaga medis desa sangat penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat,” ujar Sertu Yunan Fattachi.

Sementara itu, bidan desa, Ibu Sisca, menambahkan bahwa kunjungan ini juga bertujuan untuk memantau kondisi pasien serta memberikan saran medis agar proses pemulihan berjalan optimal.

Keluarga Bapak Nurochim menyambut hangat kedatangan Babinsa dan bidan desa. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bentuk nyata kehadiran Babinsa di tengah masyarakat.