Babinsa Koramil 0826-03 Proppo Ikut Gotong Royong Pembongkaran Rumah Warga di Pamekasan

PAMEKASAN – Babinsa Koramil 0826-03 Proppo, Sertu Abdurrahman, melaksanakan kegiatan Binter di wilayah binaannya dengan ikut serta dalam kegiatan gotong royong bersama warga. Kegiatan tersebut berupa pembongkaran rumah milik Muhlas, warga Dusun Pongpongan, Desa Rangperang Daya, Kecamatan Proppo.

Dalam kegiatan itu, Babinsa bersama warga saling bahu-membahu menurunkan genteng dan membongkar rangka rumah dengan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran Babinsa tidak hanya membantu meringankan pekerjaan fisik, tetapi juga memberikan motivasi kepada warga agar semangat gotong royong tetap terjaga.

Sertu Abdurrahman menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami selalu siap hadir di tengah masyarakat untuk membantu segala bentuk kesulitan, termasuk dalam kegiatan pembongkaran rumah warga seperti ini,” ujarnya.

Kegiatan gotong royong tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan silaturahmi antara Babinsa dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Babinsa Desa Durenan Dampingi Imunisasi HPV untuk Siswi SMPN 02 Gemarang di Madiun

Madiun, – Babinsa Desa Durenan, Koramil 0803-15/Gemarang, Serka Urip Triyogo, melaksanakan pendampingan kegiatan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) bagi siswi kelas VII SMPN 02 Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Selasa (9/9/2025).

Sebanyak 30 siswi mengikuti imunisasi yang digelar di sekolah tersebut. Program ini merupakan bagian dari upaya pencegahan kanker serviks sejak dini melalui pemberian vaksin HPV bagi remaja putri.

Dalam kesempatan itu, Serka Urip Triyogo menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mendukung kelancaran kegiatan. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, sekaligus memberikan motivasi kepada para siswi agar tidak ragu mengikuti imunisasi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, vaksinasi ini sangat penting sebagai langkah perlindungan kesehatan jangka panjang. Dengan kesadaran sejak dini, generasi muda diharapkan tumbuh sehat dan terhindar dari risiko penyakit berbahaya.

Kegiatan imunisasi berjalan lancar dengan antusiasme para siswi yang didampingi guru dan tenaga kesehatan setempat. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada Babinsa atas dukungan dan perhatiannya terhadap kegiatan yang menyangkut kesehatan siswa.

Babinsa Koramil 0833-04/Sukun Dukung Panen Padi untuk Tingkatkan Ketahanan Pangan di Malang

Kota Malang,- Terus dukung ketahanan pangan wilayah binaan, Babinsa Koramil 0833-04/Sukun, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, turut mendampingi para petani dalam kegiatan panen padi di wilayah binaannya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.

Pendampingan dilakukan secara langsung oleh Babinsa kepada kelompok tani di Kelurahan Bandulan. Tidak hanya membantu dalam proses panen, Babinsa juga turut memberikan motivasi dan memastikan kegiatan berjalan lancar.

“Kami hadir untuk memberikan semangat dan membantu warga dalam setiap tahapan pertanian, termasuk saat panen seperti sekarang. Ini juga bagian dari tugas kami sebagai aparat teritorial dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Serka Ludi Iswanto Babinsa Bandulan, di sela kegiatan panen, Selasa (9/9/2025).

Menurut para petani, hasil panen padi tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan musim sebelumnya. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara petani, Babinsa, dan penyuluh pertanian yang terus aktif memberikan pendampingan sejak masa tanam.

Ketua kelompok tani setempat, Jumali, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa. “Kami merasa sangat terbantu, tidak hanya secara fisik dalam proses panen, tetapi juga dalam hal motivasi dan pendampingan teknis,” katanya.

Sementara itu, Danramil 0833-04/Sukun Kapten Kav Sarmeli menjelaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam sektor pertanian merupakan bagian dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Kami selalu mendorong Babinsa untuk aktif di lapangan, membantu masyarakat, dan menjadi solusi atas tantangan yang dihadapi petani. Kami bangga jika kehadiran Babinsa bisa memberikan dampak positif,” ucap Kapten Kav Sarmeli.

Dengan adanya sinergi yang terus terjaga antara TNI dan petani, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Sukun, khususnya di Kelurahan Bandulan, dapat semakin produktif dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan di Kota Malang.

Babinsa Koramil 0833-01/Klojen Dukung Program Pemerintah dengan Pembagian Makanan Bergizi untuk Anak Sekolah

Kota Malang,- Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk meningkatkan gizi anak dan menekan angka stunting, Babinsa Koramil 0833-01/Klojen, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang turut ambil bagian dalam pendampingan pembagian makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah di wilayah binaannya.

Kegiatan ini berlangsung, Selasa (9/9/25), merupakan bagian dari upaya lintas sektor yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta unsur kesehatan dan pendidikan. Babinsa Kelurahan Bareng hadir langsung untuk memastikan proses distribusi makanan berjalan tertib, aman, dan lancar.

“Kami dari Koramil 0833-01/Klojen siap mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Pemberian makanan bergizi kepada anak sekolah sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang mereka, sekaligus mendukung program nasional percepatan penurunan stunting,” ujar Serda Putu, Babinsa Kelurahan Bareng.

Menu makanan yang dibagikan telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak usia sekolah, terdiri dari karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur, serta buah-buahan segar. Selain pendistribusian, Babinsa juga turut memberikan edukasi sederhana kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga pola makan sehat dan kebersihan makanan.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan orang tua murid, yang merasakan langsung dampak positif dari keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Peran Babinsa tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra aktif dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Komitmen ini menjadi bagian dari pengabdian TNI yang tidak terbatas pada bidang pertahanan, tetapi juga menyentuh langsung aspek kehidupan warga di tingkat lokal.

Babinsa Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Pendampingan Petani di Probolinggo

Probolinggo – Peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan kepada para petani di desa-desa. Sertu Idhar, Babinsa Desa Jurang Jeruk Koramil 0820-23/Gading, ikut serta membantu petani menanam padi di lahan milik Bapak Juni, warga Desa Jurang Jeruk, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Dengan semangat kebersamaan, Sertu Idhar turun langsung ke sawah, berbaur dengan petani untuk memastikan proses penanaman berjalan baik. Kehadirannya bukan hanya memberikan semangat kepada para petani, tetapi juga menjadi bentuk pendampingan nyata TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Babinsa hadir bukan sekadar mengamankan wilayah, tapi juga ikut mendorong kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan mendampingi petani agar hasil panen bisa lebih maksimal,” ungkap Sertu Idhar di sela kegiatan.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa ini mendapat apresiasi dari para petani. Bapak Juni, pemilik lahan, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Sertu Idhar. “Kami merasa lebih bersemangat karena ada perhatian dan dukungan dari TNI. Harapannya, hasil panen tahun ini bisa lebih baik,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat terus terjalin, sehingga tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendorong ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Dandim 0820 Probolinggo Memimpin Dialog dan Doa Bersama untuk Menjaga Kondusivitas Daerah

Probolinggo, Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo ikut ambil bagian dalam pelaksanaan dialog dan doa bersama.

Letkol Arh Iwan Hermaya mengatakan, kegiatan dialog dan doa bersama yang juga melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda tersebut bertujuan untuk menjaga kondusifitas daerah, khususnya dalam menghadapi dinamika sosial, politik dan keamanan yang berkembang di masyarakat saat ini.

Melalui kegiatan ini Forkopimda Probolinggo berkomitmen untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kebersamaan antar unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh lapisan warga.

“Sehingga tercipta suasana damai, rukun, harmonis dan kegiatan tersebut juga menjadi simbol sinergi antara nilai budaya, kearifan lokal serta semangat kebangsaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan di Kabupaten Probolinggo,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Sementara Bupati Probolinggo Muhammad Haris mengungkapkan, Kabupaten Probolinggo menyimpan kekuatan yang luar biasa, dimana mengharuskan kita untuk senantiasa bersama-sama terlibat dalam menjaganya.

Sebagai Bupati kami memiliki harapan agar tidak memiliki sekat dengan siapapun terutama dengan adik-adik mahasiswa untuk berdialog maupun berdiskusi mengenai isu-isu nasional. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya dengan adik-adik mahasiswa, pergerakan ini merupakan solidaritas,”ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Haris menambahkan, Probolinggo masih kondusif tidak terjadi aksi yang mengarah ke hal-hal anarkis seperti di wilayah lain. Kami juga membuka kesempatan bagi adik-adik mahasiswa untuk berdiskusi, membawa arah masa depan Indonesia menjadi lebih baik.

Mahasiswa adalah suara nurani, pemerintah adalah amanah rakyat dan Forkopimda adalah penjaga kondusivitas. “Apabila ketiganya dapat bersatu Insya Allah kondusivitas wilayah Kabupaten Probolinggo dapat terus terjaga,”pungkasnya.

Babinsa Koramil 0814-03/Tembelang Dukung Ketahanan Pangan dengan Pembuatan Sumur Bor di Jombang

Jombang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Koramil 0814-03/Tembelang, Serka Sumadi, melaksanakan pendampingan pembuatan sumur bor Sibel lengkap dengan pompanisasi dan pipanisasi di lahan pertanian Kelompok Tani (Poktan) Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.

Pembuatan sumur bor ini merupakan program dari Kementerian Pertanian yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian, terutama pada musim kemarau. Dengan adanya sumber air yang memadai, diharapkan tanaman padi dan komoditas pertanian lainnya dapat tumbuh optimal sehingga produktivitas petani semakin meningkat.

Serka Sumadi menyampaikan bahwa pendampingan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat. “Melalui program ini, kami berharap ketersediaan air dapat terjamin sehingga ketahanan pangan tetap terjaga dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujarnya.

Satgas Yonif 512/QY Gelar Posyandu dan Pelayanan Kesehatan Gratis di Kampung Tatakra, Papua

Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua – Wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus ditunjukkan Satgas Yonif 512/QY. Bersama tenaga medis dari Puskesmas Ubrub, Satgas Yonif 512/QY menggelar kegiatan Posyandu dan pelayanan kesehatan gratis bagi anak-anak serta masyarakat di Kampung Tatakra, Distrik Web. Senin, (8/9/2025).

Dalam kegiatan ini, Personel Satgas Yonif 512/QY bersama tenaga kesehatan memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan, penimbangan balita, hingga pembagian vitamin serta obat-obatan secara gratis. Kehadiran Posyandu ini menjadi harapan baru bagi masyarakat perbatasan yang selama ini sulit mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

Sementara itu, salah satu warga Kampung Tatakra, Mama Berti, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. “Biasanya kalau anak sakit kami bingung mau bawa ke mana, sekarang ada Abang TNI dan petugas Puskesmas yang datang langsung bantu kami. Anak-anak kami dapat vitamin dan obat gratis. Terima kasih sudah peduli dengan kami,” ungkapnya.

Satgas Yonif 512/QY pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan kesehatan dan kesejahteraan warga di perbatasan.

Dankikav 3/TSC Berikan Penghargaan kepada Prajurit Juara 1 Lomba Menembak di Sidoarjo

Sidoarjo – Dankikav 3/TSC beri penghargaan kepada Prajurit berprestasi Juara 1 Perorangan Lomba Menembak Baksilan Match 3 pada kegiatan Apel Komandan Satuan Kodam V/Brawijaya TA. 2025, Sidoarjo. Senin (08/09/2025).

Dankikav 3/TSC menyerahkan piagam penghargaan kepada Wadankikav 3/TSC Letda Kav Puthut Ananto Wibowo yang telah mengharumkan nama Satuan Kikav 3/TSC berhasil meraih Juara 1 Perorangan Lomba Menembak Baksilan Match 3 dengan nilai total 96,77 pada kegiatan Apel Komandan Satuan Kodam V/Brawijaya TA. 2025 yang digelar di Lapangan Bedali, Kec. Lawang, Malang, Jawa Timur pada Selasa, 24 Juni 2025.

“Piagam penghargaan dan bonus yang saya berikan ini merupakan gambaran bagi kalian semua Prajurit Kikav 3/TSC yang telah berhasil mengukir prestasi dan mengharumkan nama satuan kita. Saya berharap kalian semua dapat menjadi prajurit-prajurit yang berprestasi juga nantinya. Saya selaku Dansat sangat mendukung segala aktivitas positif kalian yang dapat menghasilkan prestasi. Jadilah Prajurit yang berprestasi, jika tidak bisa menjadi Prajurit berprestasi minimal jangan membuat pelanggaran. Keberhasilan ini sebagai hasil latihan kerja keras dan kemauan untuk berlatih. Saya berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan diri demi menunjang tugas pokok kita bersama,” ujar Kapten Kav Andrie R. Perkasa, S.T. Han.

Kegiatan ini telah berlangsung selama dua hari mulai tgl 23 s.d 24 Juni 2025 dan diikuti oleh para Komandan Satuan jajaran Kodam V/Brawijaya.

Pemerintah Resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Dukung Generasi Emas di Blitar

Blitar – Menyiapkan generasi emas tidak hanya bicara soal pendidikan, tetapi juga gizi yang mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, pemerintah meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional di Yayasan Sananul Huda Kecamatan Kanigoro, Senin (8/9/2025). Melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), ribuan siswa di Blitar kini mendapatkan asupan sehat untuk menunjang prestasi mereka di sekolah.

Kepala SPPG Satreyan Agista Rizky Meylandari, dalam laporannya menyampaikan bahwa program MBG merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo yang menyasar anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Khusus di Kecamatan Kanigoro, kami melayani sebanyak 3.064 siswa yang terdiri dari 77 siswa TK/RA, 938 siswa SD/MI, dan 2.049 siswa SMP/MTs. Untuk ibu hamil dan menyusui, akan dijadwalkan menyusul,” terangnya.

Pada peluncuran perdana, menu yang disajikan antara lain nasi putih, ayam saus asam manis, bola-bola tahu, sayur sop dan buah jeruk.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya sinergi semua pihak agar program berjalan sesuai tujuan. “SPPG ini harus kita sukseskan bersama untuk menyiapkan generasi emas 2045 dengan memberikan makanan bergizi gratis. Kualitas bahan dan standar keamanan harus benar-benar dijaga, serta distribusi perlu dipetakan agar merata tanpa menimbulkan kecemburuan,” tegasnya.

Rijanto juga menilai program ini berpotensi mendorong perekonomian daerah, terutama dengan melibatkan UMKM lokal, peternak sapi perah, dan penyedia bahan pangan dari Blitar. “Dengan begitu, manfaat program tidak hanya dirasakan anak-anak, tetapi juga masyarakat luas,” imbuhnya.

Selain soal gizi, Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan wilayah dengan mengaktifkan kembali Pam Swakarsa sebagai bentuk partisipasi menjaga kondusifitas Blitar dan Jawa Timur.

Dalam kesempatan yang sama Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han memberikan apresiasi atas hadirnya program strategis nasional tersebut. Ia menilai program Makan Bergizi Gratis tidak hanya penting untuk kesehatan pelajar, tetapi juga sejalan dengan upaya pemerintah membangun ketahanan bangsa.

“Anak-anak yang sehat dan kuat akan menjadi generasi penerus yang mampu menjaga dan membangun negeri ini. Kami dari TNI, khususnya Kodim 0808/Blitar, siap bersinergi mendukung program pemerintah ini agar berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat, sangat dibutuhkan. “Dengan gotong royong, bukan hanya kesehatan anak-anak yang meningkat, tetapi juga perekonomian daerah ikut tumbuh,” tambahnya.

Program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan melalui gizi anak sekolah, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal dan penopang ketahanan pangan nasional.