Desa Tamansari Gelar Asesmen Lapangan Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan Tahun 2025

Banyuwangi,- Bertempat di Pendopo Balai Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, berlangsung kegiatan pembukaan asesmen lapangan sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan tahun 2025. Acara ini menjadi langkah penting bagi Desa Tamansari yang dikenal sebagai salah satu desa wisata unggulan di Banyuwangi dalam upaya peningkatan kualitas dan pengakuan sebagai desa wisata berkelanjutan berskala nasional.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan susunan acara resmi, diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, penampilan Tari Gandrung sebagai ikon budaya Banyuwangi, serta rangkaian sambutan dari berbagai pihak terkait. Sambutan pertama disampaikan oleh tim editor penilaian asesmen desa wisata, kemudian oleh Pj Kepala Desa Tamansari, perwakilan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, serta Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tamansari. Acara juga diisi dengan sesi tanya jawab antara peserta dan tim asesmen untuk memperdalam pemahaman mengenai konsep desa wisata berkelanjutan.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Licin, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Banyuwangi, perwakilan dari Dinas Pariwisata Banyuwangi, tim asesmen dari Kementerian Pariwisata dan BCA, para pengusaha serta pelaku UMKM, pemilik homestay Desa Tamansari, Babinsa Desa Tamansari, Bhabinkamtibmas, akademisi dari Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) dan Universitas Airlangga (Unair), serta perangkat desa setempat.

Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan dukungan penuh terhadap kemajuan pariwisata Tamansari yang terus berbenah untuk menghadirkan konsep pariwisata berbasis masyarakat dengan tetap memperhatikan kelestarian budaya, lingkungan, dan ekonomi lokal.

Kegiatan asesmen ini berlangsung hingga pukul 12.45 WIB dan ditutup dengan penilaian langsung oleh tim asesmen di lapangan. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Dengan pelaksanaan asesmen ini, diharapkan Desa Tamansari semakin siap mewujudkan desa wisata berkelanjutan yang mampu menjadi contoh nasional sekaligus mendukung visi Banyuwangi sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.

TNI dan Masyarakat Bersama Melaksanakan Kerja Bakti untuk Lingkungan yang Bersih dan Sehat

Probolinggo – Kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali tampak nyata di Dusun Dawuhan, Desa Patalaan, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Koptu Sugito, Babinsa Koramil 0820-07/Wonomerto, turun langsung bersama warga melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar.

Sejak pukul 07.00 WIB, semangat gotong royong sudah terasa. Warga setempat bersama Babinsa bahu-membahu merapikan jalan dusun, membersihkan selokan, hingga menata lingkungan agar lebih bersih dan sehat. Suasana penuh keakraban terlihat, canda tawa masyarakat menyatu dengan semangat kerja yang guyub.

Koptu Sugito menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, namun juga mempererat tali persaudaraan antara TNI dan rakyat di wilayah binaan. “Kerja bakti adalah momentum penting untuk membangun kebersamaan. Selain itu, kami juga menyampaikan imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Kerja bakti yang dilakukan berjalan tertib dan aman. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memberi energi positif, membuat warga semakin termotivasi untuk menjaga lingkungan sekaligus memperkuat persatuan di tingkat desa.

Bagi warga Dawuhan, keberadaan Babinsa yang selalu hadir dalam kegiatan masyarakat memberikan rasa dekat dan nyaman. “Kami senang Babinsa selalu ada di tengah warga, kegiatan jadi lebih semangat,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan rakyat terus terjalin erat. Dengan kerja bakti, tidak hanya lingkungan yang menjadi bersih, tetapi juga tercipta suasana harmonis yang memperkokoh ketahanan wilayah dari tingkat paling bawah.

Satgas Yonif 512/QY Bersama Masyarakat Towe Hitam Bangun SMP Negeri 1 dengan Gotong Royong

Distrik Towe, Kabupaten Keerom, Papua – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pendidikan diwujudkan oleh Satgas Yonif 512/QY bersama masyarakat Kampung Towe Hitam, Distrik Towe, dengan melaksanakan gotong royong membangun bangunan SMP Negeri 1 Towe Hitam. Kamis, (11/9/2025).

Personel Satgas Yonif 512/QY dan warga kampung bahu membahu mengangkat bahan bangunan, menyiapkan pondasi, hingga membersihkan lokasi pembangunan sekolah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, tetapi juga bukti kepedulian Satgas Yonif 512/QY terhadap masa depan generasi muda di wilayah perbatasan.

Salah satu tokoh masyarakat Kampung Towe Hitam, Bapa Simon Kelami, merasa bersyukur dan bangga atas kepedulian Satgas Yonif 512/QY. “Kami sangat berterima kasih kepada Abang-abang TNI yang sudah membantu. Sekolah ini sangat penting untuk anak-anak kami supaya lebih layak sebagai tempat belajar,” ujarnya.

Gotong royong membangun SMP N 1 Towe Hitam ini menjadi bukti bahwa kehadiran Satgas Yonif 512/QY tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat perbatasan, terutama dalam bidang pendidikan.

Dandim 0820/Probolinggo Silaturahmi dengan FKUB untuk Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Probolinggo, Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya didampingi sejumlah perwira melakukan silahturahmi ke kantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo yang beralamat di jalan Ahmad Yani no 103 Keluahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Kedatangan para petinggi Kodim 0820/Problinggo ini pun disambut langsung oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo Ahmad Hudri bersama jajaran pengurus.

Dandim 0820/Probolinggo, Letkol Arh Iwan Hermaya mengatakan, kedatangan pihaknya ke kantor FKUB sebagai bentuk nyata bahwa TNI siap bersinergi dengan masyarakat dalam menjaga dan merawat kerukunan di Kota Probolinggo.

Kunjungan kami ke kantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) adalah sebagai bentuk komitmen untuk berkolaborasi dalam setiap agenda FKUB yang relevan dengan upaya memperkuat kerukunan antar umat beragama.

“Kami dari jajaran TNI siap mendukung dan bersinergi dengan masyarakat, terutama bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk menjaga dan merawat kerukunan di Kota Probolinggo,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya, Kamis (11/9).

Sementara Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo Ahmad Hudri, menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran TNI yang dinilai penting dalam mempererat komunikasi lintas lembaga.

“Komunikasi yang baik perlu terus dipupuk agar sinergitas dapat terbangun, dengan sinergitas akan lahir hubungan harmonis dan pembangunan akan lebih mudah terlaksana,” tuturnya.

Untuk diketahui dalam momentum silaturahmi antara Kodim 0820/Probolinggo dengan pihak FKUB Kota Probolinggo tersebut, juga digelar dialog terbuka dari masing-masing perwakilan agama yang menyampaikan masukan konstruktif dalam rangka memperkuat kerukunan dan memperkokoh semangat kebersamaan.

Babinsa Malang Dukung Kegiatan Posyandu Disabilitas untuk Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

Kota Malang,- Sebagai upaya memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat, Babinsa Kelurahan Klojen Koramil 0833-01/Klojen, Sertu Gunawan dan Koptu Rudi turut mendampingi kegiatan Posyandu Disabilitas “Sukma Gayatri” yang digelar Rabu siang, (10/9/2025) di Jalan Untung Suropati RW 01 Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kesehatan terpadu yang ditujukan khusus bagi penyandang disabilitas, guna memastikan pemeriksaan kesehatan rutin dan pemantauan tumbuh kembang berjalan optimal. Hadir pula dalam kegiatan ini Lurah Klojen Bapak Butet, kader posyandu, tenaga therapist Yayasan Bhakti Luhur, serta relawan dan keluarga pendamping disabilitas.

Dalam keterangannya, Sertu Gunawan mengatakan bahwa kehadirannya sebagai Babinsa adalah bagian dari tugas pembinaan teritorial serta wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.

“Kami dari Koramil 0833-01/Klojen selalu siap mendukung kegiatan sosial dan kesehatan masyarakat. Pendampingan seperti ini penting agar penyandang disabilitas dan keluarga merasa lebih aman dan termotivasi untuk terus menjaga kesehatannya,” ujar Sertu Gunawan.

Kegiatan posyandu ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum, terapi ringan, serta edukasi gizi bagi pendamping dan keluarga. Posyandu Disabilitas “Sukma Gayatri” sendiri rutin diselenggarakan setiap bulan dan telah menjadi bagian dari program pelayanan inklusif di wilayah Kelurahan Klojen.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan perhatian terhadap kebutuhan penyandang disabilitas semakin meningkat, sejalan dengan komitmen menciptakan masyarakat yang inklusif dan peduli.

Babinsa Kedungkandang Galang Gotong Royong Bersama Warga untuk Kebersihan Lingkungan yang Sehat

Kota Malang,- Tumbuh kembangkan semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, Babinsa Kelurahan Wonokoyo, Koramil 0833-02/Kedungkandang, melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan lingkungan bersama warga di wilayah binaannya, Kamis (11/9/2025).

Kegiatan difokuskan di RT 02, RW 07, Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, yang mencakup pembersihan saluran air, pemangkasan rumput liar, dan pengangkutan sampah organik maupun non-organik. Selain Babinsa, tampak hadir perangkat kelurahan, ketua RT/RW, serta puluhan warga yang antusias bergotong royong.

Babinsa Wonokoyo, Serka Heru, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan masyarakat. Selain mendorong kesadaran warga akan pentingnya kebersihan, karya bakti ini juga bertujuan mencegah berbagai penyakit yang dapat muncul akibat lingkungan yang kotor.

“Kami ingin memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. TNI hadir tidak hanya dalam aspek pertahanan wilayah, tapi juga sosial kemasyarakatan,” ucap Serka Heru.

Menurutnya, karya bakti seperti ini rutin dilakukan di berbagai titik wilayah binaan, sebagai bagian dari pembinaan teritorial dan penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Bapak Mahmudin, mengapresiasi inisiatif Babinsa yang dinilai mampu mendorong semangat gotong royong warga.

“Kalau sudah turun Babinsa, warga jadi makin semangat. Kami sangat terbantu, apalagi menjelang musim penghujan, khususnya saluran air warga harus benar-benar bersih agar tidak jadi sumber penyakit,” ungkapnya.

Selain turun langsung membantu warga, Babinsa juga menghimbau agar warga terus menjaga kebersihan secara mandiri dan berkala.

Babinsa Bersama Warga Antisipasi Bahaya Angin Kencang Melalui Penebangan Pohon Berisiko

Jombang – Babinsa Desa Sukosari Koramil 0814-18/Jogoroto, Serma M. Arifin, bersama warga melaksanakan penebangan pohon tinggi yang berpotensi membahayakan rumah warga saat angin kencang. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kerugian maupun kecelakaan. Rabu, 10 September 2025.

Sebelum penebangan, Babinsa terlebih dahulu berkoordinasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Hal ini guna memastikan kegiatan berjalan lancar serta tidak menimbulkan kerugian bagi pihak mana pun.

Kegiatan gotong royong tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga dinilai mempererat kebersamaan, sekaligus mewujudkan lingkungan desa yang aman dan nyaman.

Babinsa Jombang Dukung Ketahanan Pangan dengan Penanaman Padi Bersama Kelompok Tani

Jombang – Babinsa Koramil 0814-16/Bareng, Serda Jupri, bersama kelompok tani melaksanakan kegiatan penanaman padi di lahan seluas 1,5 hektar di Desa Mundusewu, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa sekaligus dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan. Rabu (10/09/2025).

Serda Jupri menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung swasembada pangan. “Kami ikut turun ke sawah agar penanaman padi dapat berjalan tepat waktu sesuai musim tanam, sekaligus mempererat hubungan TNI dengan masyarakat,” ujarnya.

Ketua kelompok tani, Ibu Sulikah, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang dinilai sangat membantu para petani. Dengan semangat gotong royong, penanaman padi diharapkan dapat meningkatkan hasil panen serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan di wilayah Bareng.

Babinsa Jombang Dampingi Pembuatan Sumur Irigasi untuk Mendukung Ketahanan Pangan Petani

Jombang – Babinsa Desa Plabuhan Koramil 0814-08/Plandaan, Sertu Joko Suprayitno, mendampingi petani dalam kegiatan pembuatan sumur sebagai sumber irigasi sawah. Kegiatan ini merupakan upaya mendukung ketahanan pangan, terutama dalam menghadapi musim kemarau. Rabu (10/09/2025).

Menurut Sertu Joko, ketersediaan air merupakan faktor utama untuk menjaga hasil panen tetap optimal. “Dengan adanya sumur irigasi, para petani tidak lagi kesulitan air. Kami dari TNI selalu siap membantu masyarakat demi terwujudnya swasembada pangan di wilayah,” ujarnya.

Para petani menyambut baik pendampingan yang diberikan Babinsa. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya memberi motivasi, tetapi juga memperkuat kebersamaan dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat.

Inspektorat Jatim Tinjau Program RTLH Bersama Kodim 0815 Mojokerto untuk Evaluasi dan Pengawasan

Mojokerto, – Dalam rangka pengawasan dan evaluasi program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) kolaborasi Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya, Inspektorat Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan kerja di Kodim 0815/Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 01, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (10/09/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua Tim Inspektorat Provinsi Jatim, Ibu Sari, disambut hangat Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., bersama para perwira staf. Turut hadir dalam rombongan Pabandya Bakti Kodam V/Brawijaya Letkol Caj Nur Hasin, Batih Bakti Kodam V/Brawijaya Peltu Khusul, serta perwakilan staf Inspektorat Jatim.

Dalam kunjungan tersebut, tim Wasev meninjau langsung beberapa rumah warga penerima program RTLH, di antaranya milik Isrianto dan Suyatno di Desa Kepuhanyar Kecamatan Mojoanyar, Suharto di Desa Kepuhanyar, serta rumah Sunoto di Desa Ngastemi, Budiarto di Desa Ngrowo, dan Sundoko di Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kualitas program RTLH berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi warga penerima. Lebih dari sekadar renovasi fisik, program RTLH diharapkan mampu menghadirkan lingkungan hunian yang layak, meningkatkan taraf hidup masyarakat, serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun kesejahteraan bersama.