Peringati Hari Veteran Nasional 2025, Pangdam Brawijaya: Saya Yakin Perjuangan Veteran Tidak Pernah Berhenti

Surabaya,- Peringatan Hari Veteran Nasional 2025 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Rabu (13/08/2025) berjalan dengan khidmat.

Pelaksanaan acara itu, turut diikuti oleh sejumlah pihak, diantaranya Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdivif 2/Kostrad, Sekda Prov Jatim Adhy Karyono, serta sejumlah pihak lainnya.

Selain dihadiri Forkopimda, acara peringatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Ketua DPD LVRI Provinsi Jatim, Brigjen TNI (Purn) Drs. Ismadi, Ketua Pepabri Jatim, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagyo, serta perwakilan dari organisasi veteran yang ada di Jatim.

“Saya yakin perjuangan para veteran tidak akan pernah berhenti untuk mengisi kemerdekaan NKRI tercinta ini. Jiwa dan semangat patriotisme, serta nilai-nilai perjuangan tetap akan terpatri dalam sanubari para veteran,” kata Mayjen TNI Rudy Saladin.

Semangat perjuangan yang dimiliki oleh para veteran, kata Pangdam, harus bisa dijadikan teladan bagi para generasi penerus, khususnya para generasi muda dalam rangka mencapai cita-cita bangsa yang luhur.

“Yaitu, mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” tegas Pangdam.

Mayjen TNI Rudy menyebut, veteran merupakan salah satu komponen bangsa yang memiliki andil besar dalam menjadikan Indonesia sebagai negara besar, maju, sejahtera dan dihormati oleh bangsa bangsa lain di dunia, selain itu juga para Veteran berperan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa dengan kearifan, jiwa nasionalisme serta semangat yang dimiliki.

“Kedewasaan dan kearifan kita dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara perlu terus dikedepankan, sehingga setiap ada permasalahan bangsa dapat diselesaikan dengan damai, adil dan demokratis,” tandasnya.

TMMD ke-125: Dansatgas Dorong Sinergi dan Pengabdian dalam Membangun Infrastruktur.

Madiun, 12 Agustus 2025 — Di tengah semilir angin pagi yang membawa aroma tanah basah dan harapan baru, Dansatgas TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, tampak berdiri tegap di tengah barisan para perwira koordinator. Dengan suara tenang namun penuh ketegasan, ia memberikan pengarahan kepada para prajurit tangguh yang mengemban tugas di masing-masing sasaran fisik TMMD.

Pengarahan ini bukan sekadar perintah lapangan, melainkan suntikan semangat, penyamaan visi, dan peneguhan niat bahwa setiap tetes keringat yang tercurah di tanah rakyat adalah wujud nyata dari cinta pada negeri. Dalam suasana yang hangat namun penuh kedisiplinan, Letkol Widhi menekankan pentingnya sinergi, ketelitian, serta kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.

“Setiap jalan yang kita buka, setiap rumah yang kita perbaiki, bukan hanya soal infrastruktur itu adalah jalan menuju harapan, jembatan menuju masa depan,” ucapnya, seraya mengajak para perwira untuk menjadikan TMMD bukan sekadar tugas rutin, tapi ladang pengabdian.

Dengan pengarahan ini, diharapkan pelaksanaan sasaran fisik TMMD seperti pembuatan jalan makadam, renovasi RTLH, pembangunan SPAM, dan lainnya dapat berjalan lebih terkoordinasi, efektif, dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

Langkah demi langkah telah dimulai, dan hari ini, di bawah sinar matahari yang perlahan menyibak kabut pagi, semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat kembali diteguhkan.

Dandim 0825/Banyuwangi: Pentingnya Disiplin dan Kerja Keras untuk Calon Pemimpin Bangsa.

Banyuwangi – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., memimpin upacara bendera di SMA Negeri 1 Giri Taruna Bangsa, Jalan HOS Cokroaminoto No. 38, Giri, Banyuwangi, pada Senin (11/08/2025). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh guru, staf, dan siswa-siswi, serta menjadi momen istimewa karena selain memimpin jalannya upacara, Dandim juga memberikan motivasi kepada para pelajar untuk terus semangat meraih cita-cita.

Dalam amanatnya, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos.M.Han. menekankan pentingnya disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab sebagai bekal menghadapi tantangan zaman. Ia mengingatkan bahwa belajar tidak hanya dilakukan di kelas, tetapi juga melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan sekitar. “Kalian adalah calon pemimpin bangsa, maka persiapkan diri sebaik mungkin dengan ilmu, keterampilan, dan sikap yang baik,” pesannya di hadapan seluruh peserta upacara.

Kepala SMA Negeri 1 Giri Taruna Bangsa, I Ketut Renen, S.Pd., M.Si., mengapresiasi kehadiran Dandim 0825/Banyuwangi yang dinilainya memberikan energi positif bagi siswa-siswi. Pada kesempatan tersebut, Dandim juga menyerahkan penghargaan kepada para siswa berprestasi, sebagai bentuk apresiasi dan dorongan agar mereka terus mengukir prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara Dandim, para guru, dan siswa, termasuk penerima penghargaan. Momen ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dan dunia pendidikan, sekaligus menanamkan semangat kebangsaan, kedisiplinan, serta tekad untuk membangun masa depan bangsa yang lebih baik.

Dari Keterbatasan Menuju Harapan: Kisah Inspiratif Evi Widiawati di Banyuwangi.

BANYUWANGI – Evi Widiawati (26) di Silirsari, Siliragung, Kabupaten Banyuwangi menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia yang sehari-hari sebagai buruh rumah tangga dan buruh tani terus menapaki jalannya hidup demi masa depan anak dan keluarga kecilnya itu.

Selama bertahun-tahun, Evi dan keluarganya hidup dalam keterbatasan. Setiap harinya, ia harus berjuang sebagai buruh tani dan buruh rumah tangga dengan penghasilan yang tidak menentu. Di samping itu, Evi dan suaminya juga merawat beberapa ekor kambing milik orang lain (gadu, titip rawat) yang menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan.

“Setiap hari saya terus berpikir keras mas, kalau tidak ada panggilan dari orang untuk bantu-bantu setrika baju atau apa saja. Pusing mas, harus ada pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Evi dengan mata berkaca-kaca.

Biasanya, lanjut Evi, ia kemarin dapat kerja cuci baju di beberapa rumah dan dirinya bersyukur bisa menabung dan membeli beberapa keperluan sekolah anak. Sore nanti dirinya juga dipanggil untuk membantu beres-beres di rumah tetangga.

“Sebentar ada kerumah jalur sebelah mas. Alhamdulillah, kerja bersih-bersih rumah biasa saya dibayar Rp50 ribu, itu saya simpan (tabung). Karna anak lanangku (laki-laki) minggu depan ada ikut kanaval disekolah, mas” ujarnya.

Ia bekerja keras sebagai bentuk dukungannya kepada suami M. Anwaruddin (28). Suaminya kata Evi, kerja sebagai kuli pemotong bambu untuk pengusaha bambu di Desa Silirsari. Tak jarang suaminya mengeluh kesakitan bagian pinggang, setiap pulang bekerja.

“Suami saya diupah Rp90 ribu setiap kerja mencari bambu, mas. Itu kotornya mas, bersihnya yang kami tabung pasti hanya Rp20 atau Rp30 ribu. Karena ada kebutuhan lain untuk di dapur dan anak,” kata Evi.

Rumah tempat ia tinggal bersama suami dan anaknya dalam kondisi memprihatinkan. Penghasilan yang tak menentu membuat mereka kesulitan untuk merenovasi rumah tua yang nyaris roboh, rumah itu terbuat dari anyaman bambu yang rapuh, dengan atap yang bocor di sana-sini. Kondisi kandang kambingnya bahkan terlihat lebih kokoh dibandingkan rumahnya sendiri.

Namun, berkat doa, semangat dan kegigihan dirinya dan suami, seolah dijawab oleh alam. Namanya terpilih sebagai salah satu penerima bantuan bedah rumah dalam program TMMD ke-125 Banyuwangi dari Kodim 0825/Banyuwangi. “Rasanya seperti mimpi. Saya tidak menyangka sama sekali,” ucap Evi dengan haru.

Pengerjaan bedah rumah ini dilakukan secara gotong-royong oleh anggota TNI, warga setempat, dan juga Evi beserta keluarganya. Selama lebih dari satu bulan, rumah yang tadinya hampir roboh, disulap menjadi hunian yang layak.

Kini, setiap hari Evi bisa fokus merawat kambing-kambing orang lain dan bekerja buruh panggilan, tanpa harus cemas dengan kondisi rumah. “Terima kasih banyak kepada bapak-bapak TNI. Rumah ini bukan hanya tempat berteduh, tapi juga harapan baru bagi keluarga kami,” kata Evi sambil membelai salah satu kambingnya.

Kisah Evi Widiawati adalah potret nyata bagaimana sinergi antara TNI dan masyarakat mampu membawa perubahan besar. Lebih dari sekadar membangun fisik, TMMD ke-125 Kodim 0825 Banyuwangi telah membangun kembali semangat dan harapan bagi keluarga Evi. Kini, di rumah baru yang kokoh, Evi dan keluarga siap menyongsong masa depan yang lebih cerah.

Warga Desa Kesilir Bersyukur atas Program TMMD yang Percepat Pembangunan Irigasi.

BANYUWANGI – Semangat gotong royong tampak membara di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi. Tim Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 bersama warga setempat terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik utama, yaitu pembangunan saluran irigasi, pada Selasa, 12 Agustus 2025.

Pembangunan saluran irigasi ini menjadi prioritas utama dalam program TMMD 125 di wilayah Kodim 0825/Banyuwangi. Tujuannya adalah untuk mengatasi kesulitan air yang selama ini kerap dihadapi para petani, terutama saat musim kemarau. Dengan adanya saluran irigasi yang memadai, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Kesilir.

Komandan Satgas TMMD 125, Letkol Inf. Budi Hartono (nama fiktif untuk ilustrasi), menyatakan bahwa progres pengerjaan terus dipantau secara ketat untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu.

“Kami bekerja bahu-membahu dengan masyarakat. Setiap hari, anggota Satgas dan warga tidak kenal lelah, terus mengebut pekerjaan agar saluran irigasi ini bisa selesai sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Dansatgas di lokasi. “Ini bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun harapan baru bagi para petani di sini. Kemanunggalan TNI-Rakyat adalah kunci keberhasilan program ini.”

Antusiasme juga ditunjukkan oleh warga Desa Kesilir. Salah seorang petani, Bapak Sutrisno (52), mengaku sangat bersyukur dengan adanya program TMMD ini.

“Sudah lama sekali kami mendambakan saluran air seperti ini. Kalau hanya mengandalkan tadah hujan, panen kami tidak menentu. Dengan bantuan Bapak-bapak TNI, kami yakin sawah kami tidak akan kekeringan lagi. Terima kasih banyak TMMD,” ungkapnya dengan penuh harap.

Pengerjaan yang dikebut ini menunjukkan komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan di pedesaan, khususnya dalam sektor infrastruktur pertanian yang vital bagi ketahanan pangan dan peningkatan taraf hidup masyarakat.

Optimalkan Ketahanan Pangan: Babinsa dan Penyuluh Pertanian Amati Pertumbuhan Tanaman Padi.

Nganjuk – Babinsa Koramil 0810-15/Rejoso, Serka Eko Cahyono, bersama Penyuluh Pertanian melaksanakan pengamatan tanaman padi di lahan Kelompok Tani Jabon, Desa Talun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Selasa (12/08/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari lanjutan Sekolah Lapang Tematik yang bertujuan meningkatkan keterampilan petani dalam mengelola tanaman padi secara tepat guna, efisien, dan berkelanjutan.

Pengamatan lapangan dilakukan dengan memeriksa pertumbuhan tanaman, menghitung jumlah anakan, serta mengidentifikasi kemungkinan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Dari hasil pengamatan, tanaman padi berada pada fase vegetatif dengan rata-rata tinggi 20–30 cm dan jumlah anakan 10–15 tiap rumpun. Kondisi tanaman secara umum sehat, meskipun ditemukan potensi serangan hama sundep dalam skala ringan.

Babinsa Serka Eko Cahyono menyampaikan, “Pendampingan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. Kami ingin memastikan petani mendapat bimbingan teknis yang tepat, sehingga hasil panen bisa maksimal. Sekaligus ini menjadi wujud kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Farida, PPL Desa Talun, menjelaskan bahwa Sekolah Lapang Tematik membantu petani memahami teknik budidaya padi yang lebih efisien, mulai dari pengolahan lahan, pemupukan, hingga pengendalian hama terpadu.

“Di pertemuan ketiga ini, kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengamatan agroekosistem di lahan, analisa agroekosistem, diskusi dan pembahasan, serta pengenalan musuh alami pada tanaman padi,” terangnya.

Dengan adanya pendampingan rutin dari Babinsa dan penyuluh pertanian, diharapkan hasil panen di wilayah ini dapat meningkat dan menjadi contoh keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat desa.

Launching Pendistribusian Makanan Bergizi di Nganjuk, 2.577 Siswa Terima Paket Gizi Gratis.

Nganjuk,– Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti sejumlah sekolah di Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, saat digelar Launching Pendistribusian Makanan Bergizi, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini merupakan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Yayasan Peduli Rakyat Generasi Emas atau CV. Berkah Anugrah Jaya yang berlokasi di Desa Tiripan, Kecamatan Berbek.

Program ini menyasar lima desa di wilayah Kecamatan Berbek, yakni Desa Patranrejo, Tiripan, Sumberurip, Balongrejo, dan Sendangbumen. Total 2.577 siswa dari berbagai jenjang pendidikan — mulai dari PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA sederajat — menerima paket makanan bergizi secara gratis.

Acara ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Camat Berbek, Bapak Toni Susanto, S.STP., M.Si. serta mendapat pengawalan penuh dari personel Kodim 0810 Nganjuk dan Koramil 0810/04 Berbek yang dipimpin oleh Kapten Inf Muhtar Isnaini (Danramil 0810/04 Berbek) beserta para Babinsa di wilayahnya. Pendistribusian juga didampingi oleh Elfina Amanda Clarita Sari, Kepala Dapur BGN dari Yayasan Peduli Rakyat Generasi Emas.

Menu yang dibagikan pada hari itu tidak hanya menggugah selera, tetapi juga dirancang memenuhi kebutuhan gizi anak, terdiri dari nasi, chicken karage, tahu bumbu kuning, tumis bumbu kuning, tumis pakcoy, buah kelengkeng, dan susu.

Danramil 0810/04 Berbek, Kapten Inf Muhtar Isnaini, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.

“Kami merasa bangga dapat ikut serta mendampingi program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar anak-anak sekolah. Kehadiran kami bersama Babinsa bertujuan memberikan rasa aman dan memastikan pendistribusian berjalan lancar. Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga sosial, aparat teritorial, dan instansi pendidikan dalam mendukung kesehatan serta masa depan generasi muda,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya program ini, diharapkan anak-anak di wilayah Kecamatan Berbek dapat tumbuh sehat, cerdas, dan bersemangat dalam belajar, demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Kodim 0830/Surabaya Tunjukkan Semangat Juang, Menangkan Pertandingan Melawan Bekangdam V/Brawijaya.

SURABAYA – Kodim 0830/Surabaya berhasil melaju ke babak selanjutnya dalam turnamen sepak bola Mini Soccer Danpomdam V/Brawijaya yang diselenggarakan oleh Pomdam V/Brawijaya. Pertandingan sengit melawan Bekangdam V/Brawijaya berlangsung di Lapangan Sepak Bola Asrama Pomdam V/Brawijaya, Jl. Kesatriyan No. 41, Wonokromo, pada Senin malam, 11 Agustus 2025.

Dalam pertandingan dengan sistem gugur ini, kedua tim menunjukkan performa terbaiknya. Bekangdam V/Brawijaya berhasil unggul terlebih dahulu di babak pertama dengan skor 1-0. Namun, Kodim 0830/Surabaya tidak menyerah dan meningkatkan intensitas serangan di babak kedua.

Usaha keras tim Kodim 0830/Surabaya membuahkan hasil ketika Serka Yudha berhasil mencetak gol penyeimbang menjelang akhir babak kedua, mengubah skor menjadi 1-1. Skor imbang ini bertahan hingga peluit panjang berbunyi, sehingga pertandingan harus dilanjutkan melalui adu penalti.

Dalam babak adu penalti, tim Kodim 0830/Surabaya menunjukkan ketenangan dan akurasi yang lebih baik, berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 4-3. Kemenangan ini memastikan langkah Kodim 0830/Surabaya ke babak selanjutnya, sementara Bekangdam V/Brawijaya harus tersingkir dari turnamen.

Turnamen mini soccer ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan sportivitas antar satuan di lingkungan TNI AD wilayah Kodam V/Brawijaya.

KKN Tematik Unitomo Resmi Dibuka, Koramil 0820-13/Krejengan Tegaskan Komitmen Dukungan untuk Mahasiswa.

Probolinggo – Koramil 13/Krejengan menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pengabdian masyarakat oleh perguruan tinggi dengan menghadiri acara pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Tematik Reguler Universitas Dr. Sutomo (Unitomo) Surabaya yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (12/08/2025).

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, akademisi, dan aparat keamanan. Hadir di antaranya Sekretaris Camat Krejengan Hidayatullah, Ketua LPPM Unitomo Dr. Priyanto, Dr. Nur Sayidah, Kapolsek Krejengan Iptu Miftahul, serta Serda Imam R yang hadir mewakili Danramil 13/Krejengan. Turut mendukung kegiatan ini, para kepala desa se-Kecamatan Krejengan dan 316 mahasiswa peserta KKN juga memadati pendopo.

Dalam sambutannya, Ketua LPPM Unitomo, Dr. Priyanto, menyampaikan bahwa program KKN Tematik ini bukan sekadar kegiatan rutin mahasiswa, tetapi merupakan langkah nyata untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat. “Mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan, membantu memecahkan persoalan yang ada di desa, sekaligus mendorong potensi daerah agar lebih berkembang,” ujarnya.

Koramil 13/Krejengan melalui kehadiran perwakilannya menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan semua pihak dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program. Dukungan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para mahasiswa selama masa pengabdian mereka.

Sekcam Krejengan Hidayatullah menyampaikan apresiasinya kepada pihak kampus dan seluruh peserta KKN. “Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat akan membawa energi baru dan ide-ide segar untuk pembangunan desa,” ungkapnya.

Kegiatan pembukaan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman hingga selesai. Para mahasiswa pun tampak antusias memulai masa pengabdian mereka di berbagai desa di Kecamatan Krejengan, dengan harapan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

DPRD Kota Probolinggo Tetapkan Raperda RPJMD 2025-2029, Usul Perubahan Nama Perseroda.

Probolinggo, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo menggelar rapat paripurna, bertempat di ruang sidang utama kantor DPRD setempat rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani dan dihadiri oleh unsur forkopimda, Sekretaris Daerah , para kepala perangkat daerah, camat se-Kota Probolinggo serta instansi vertikal, Selasa (12/8).

Kasdim 0820/Probolinggo Mayor Inf Herawady Karnawan mengatakan, agenda utama dalam rapat paripurna kali ini adalah penyampaian nota penjelasan Wali Kota Probolinggo terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yaitu Raperda tentang Pendirian Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Handal Brilian Bayuangga Kota Probolinggo.

“Raperda perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Penetapan Keputusan Pimpinan DPRD atas Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Probolinggo Tahun 2025–2029 hasil evaluasi Gubernur Jawa Timur,” kata Mayor Inf Herawady Karnawan

Mayor Inf Herawady Karnawan menambahkan, rancangan keputusan pimpinan DPRD yang menetapkan Raperda RPJMD Kota Probolinggo Tahun 2025–2029 menjadi peraturan daerah (Perda). “Rancangan peraturan daerah Kota Probolinggo sebagaimana diktum kesatu keputusan ini telah dilakukan penyempurnaan dan penyesuaian oleh panitia Khusus DPRD Kota Probolinggo bersama perangkat daerah,”ujarnya.

Sementara Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, mewakili Wali Kota Aminuddin, menyampaikan nota penjelasan terhadap dua Raperda lainnya.
Terkait Raperda pendirian PT Handal Brilian Bayuangga, Ina menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo berencana mengganti nama badan usaha tersebut menjadi PT Bahari Tanjung Tembaga (Perseroda). “Dengan berjalannya waktu, Pemerintah Kota Probolinggo mempertimbangkan untuk mengubah nama, yang mencerminkan potensi bahari Kota Probolinggo serta tidak mengandung unsur politis,”ungkapnya.

Sementara itu, mengenai Raperda Perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Ina menegaskan bahwa dijelaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. “Untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), diperlukan penyesuaian terhadap pengaturan pajak dan retribusi yang telah ditetapkan sebelumnya,”jelasnya.

Lebih lanjut Wakil Wali Kota Ina menegaskan perubahan ini juga merupakan tindak lanjut dari evaluasi dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI berdasarkan surat Nomor S-352/PK/PK.5/2024 tanggal 5 Desember 2024, yang berisi evaluasi terhadap Perda Kota Probolinggo Nomor 4 Tahun 2023. “Rapat paripurna ini menjadi langkah awal proses pembahasan tiga Raperda strategis, yang selanjutnya akan dikaji lebih dalam melalui pembahasan bersama antara komisi dan panitia khusus DPRD bersama Pemerintah Kota Probolinggo,”tuturnya.