Kegiatan Donor Darah di Pendopo Desa Tamansari: Meningkatkan Stok Darah dan Solidaritas Sosial

Banyuwangi, 14 Juni 2025 – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Pada hari Sabtu (14/06), bertempat di Pendopo Balai Desa Tamansari, telah dilaksanakan kegiatan donor darah yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintahan desa, aparat keamanan, hingga masyarakat umum.

Kegiatan sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Desa Tamansari dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyuwangi, sebagai bentuk kepedulian terhadap ketersediaan stok darah di wilayah Banyuwangi.

Acara dimulai pukul 07.45 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan suasana yang tertib, aman, dan penuh antusiasme dari para peserta. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Licin, Pj. Kepala Desa Tamansari, Babinsa Desa Tamansari, serta Bhabinkamtibmas Desa Tamansari.

Babinsa Desa Tamansari Sertu M. Dardiri Nurdin yang turut hadir dan terlibat aktif dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasinya kepada seluruh warga dan pihak terkait yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan donor darah tersebut.

“Kegiatan ini sangat positif, selain membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah, juga sebagai wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah desa dalam mendukung kegiatan kemanusiaan di wilayah binaan,” ujar Sertu M. Dardiri Nurdin usai kegiatan.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya peserta yang dengan sukarela mendonorkan darahnya. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bagian dari aksi kemanusiaan.

Tepat pukul 10.30 WIB, kegiatan donor darah selesai dengan lancar. Seluruh proses berjalan dengan baik, tanpa kendala, dan mengikuti protokol kesehatan serta standar medis dari PMI.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat, serta membentuk solidaritas sosial yang kuat di tengah kehidupan bermasyarakat.

Seleksi Terakhir Paskibra Kecamatan Kabat Sukses, 45 Anggota Siap Kibarkan Bendera Merah Putih

Banyuwangi, – Seleksi terakhir Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan Kabat untuk tahun 2025 telah sukses dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Juni 2025. Kegiatan ini dimulai pada pukul 06.45 WIB dan berlangsung hingga selesai, bertempat di wilayah Kecamatan Kabat dengan melibatkan peserta dari tingkat SLTA dan SMP se-Kecamatan Kabat.

Proses seleksi berlangsung dengan lancar dan penuh semangat, diikuti oleh puluhan calon paskibra yang telah melalui tahap seleksi sebelumnya. Dari keseluruhan proses seleksi ini, terpilih sebanyak 45 orang anggota paskibra yang nantinya akan bertugas mengibarkan Sang Merah Putih dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada tanggal 17 Agustus 2025 mendatang.

Kegiatan seleksi ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting di wilayah Kecamatan Kabat. Camat Kabat, Bapak Teddy Radiansyah S.STP, hadir langsung memantau proses seleksi. Hadir pula perwakilan dari Danramil 14 Kabat, yaitu Peltu Sunaryo sebagai Bati Wanwil bersama Serka Hadi Purnomo dan serta Kapolsek Kabat, AKP Kusmin, SH bersama tiga orang anggota. Selain itu, dari pihak kecamatan turut hadir Kasi Trantib Bapak Yusup bersama satu orang anggota sebagai bentuk dukungan dan pengawasan.

Peltu Sunaryo Hadi, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta dan kerja keras tim seleksi. Ia juga menekankan pentingnya peran Paskibra dalam menanamkan semangat kebangsaan dan kedisiplinan di kalangan generasi muda. “Paskibra bukan hanya tentang baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter dan jiwa nasionalisme anak-anak kita,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya seleksi terakhir ini, Kecamatan Kabat kini telah memiliki 45 anggota Paskibra yang siap menjalani pelatihan intensif menuju tugas utama mereka di bulan Agustus mendatang. Keberhasilan seleksi ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam menyongsong perayaan kemerdekaan dengan semangat dan kedisiplinan tinggi.

Optimalkan Irigasi Pertanian: Babinsa dan Masyarakat Bersatu dalam Kerja Bakti di Kalibaru

Banyuwangi – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0825/05 Kalibaru bersama berbagai elemen masyarakat sukses menggelar kegiatan kerja bakti pembersihan endapan di Dam Induk Sumber Pangestu, Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Juni 2025, mulai pukul 06.42 WIB ini bertujuan untuk mengoptimalkan kapasitas tampungan air bendungan demi meningkatkan produksi pertanian.

Kegiatan kerja bakti ini menunjukkan sinergi kuat antara TNI, pemerintah desa, instansi terkait, dan masyarakat. Sejumlah tokoh dan perwakilan penting turut hadir.

Pembersihan endapan di bendungan ini sangat krusial untuk menjaga kelancaran irigasi pertanian, terutama di musim kemarau. Dengan kapasitas tampungan air yang optimal, pasokan air untuk lahan pertanian dapat terjamin, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan hasil panen dan stabilitas ketahanan pangan di wilayah Kalibaru.

Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, mencerminkan semangat gotong royong yang tinggi dari seluruh peserta. Inisiatif semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat yang semakin produktif.

Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Latihan Pencak Silat Militer untuk Tingkatkan Kesiapan Prajurit

BOJONEGORO, – Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro Jawa Timur, menggelar latihan bela diri Pencak Silat Militer (PSM) dilapangan Markas Kodim setempat, Jum’at (13/6/2025), Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan terhadap mental dan fisik bagi para prajurit.

Adapun dalam pelaksanaanya, bermacam teknik dan gerakan pencak silat militer seperti salam perguruan, sikap dasar, sikap pasang dan penjuru dilatihkan. Hal itu adalah bagian dari jati diri prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dalam membentuk karakter, kedisiplinan dan semangat juang.

Koordinator latihan, Kapten Inf Surahmat, mengatakan bahwa bela diri pencak silat yang dilaksanakan secara berkala ini merupakan warisan budaya bangsa yang harus dijaga, dilestarikan dan dikembangkan, terlebih bagi prajurit TNI Angkatan Darat (AD) sebagai penjaga kedaulatan negara.

Penyelenggaraan bela diri Pencak Silat Militer (PSM), menurut dia, difokuskan untuk pembinaan karakter, serta kemampuan prajurit dalam melaksanakan bela diri jarak dekat. Pihaknya berharap, seluruh prajurit dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat guna membentuk prajurit yang tangguh, disiplin dan berjiwa ksatria.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bela diri perorangan bagi para prajurit, dan juga supaya anggota Kodim 0813 Bojonegoro dapat menjaga kondisi fisik yang selalu prima dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Kapten Inf Surahmat.

Ditambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan, dan keterampilan anggota jajaran Kodim 0813 Bojonegoro. “Yakni untuk menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi dilapangan, dalam menjaga kondusifitas wilayah binaan yang aman, nyaman, damai dan tentram,” pungkasnya.

Kodim 0802/Ponorogo Gelar Latihan Pencak Silat Militer untuk Tingkatkan Kemampuan Prajurit

Ponorogo,- Anggota Kodim 0802/Ponorogo tadi pagi menggelar kegiatan Latihan Bela Diri Pencak Silat Militer (PSM) bertempat di Lapangan Apel Kodim 0802/Ponorogo jalan Basuki Rahmat nomor 38 Kota Kabupaten Ponorogo, Jumat (13/06/2025).

Kegiatan yang dipimpin Kapten Cba Nurlaili dibantu anggota Staf Ops Kodim 0802/Ponorogo tersebut diikuti oleh anggota baik yang ada di Makodim maupun Koramil jajaran Kodim 0802/Ponorogo.

Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono melalui Media Center 0802 mengatakan bahwa sangat penting bagi prajurit untuk mahir dalam bela diri guna mendukung suksesnya pelaksanaan tugas.

“ Sebagai prajurit tentunya harus professional dalam segala tugas yang dibebankan dan ini perlu adanya peningkatan kemampuan melalui berbagai latihan latihan termasuk salah satunya mahir dalam ilmu bela diri termasuk Pencak Silat Militer (PSM), “ kata Dandim Ponorogo.

“ Disamping memiliki kemampuan atau ketrampilan bertarung atau strategi perkelahian tangan kosong, dengan mahir melakukan Bela Diri PSM, tentunya kita sudah berpartisipasi dalam mengembangkan dan melestarikan budaya bela diri yang berasal dari tanah air kita Indonesia, dan ini juga merupakan kebanggan tersendiri, “ terang Letkol Inf Dwi Soerjono.

Sementara Kapten Cba Nurlaili selaku pemimpin latihan mengungkapkan bahwa sesuai perintah dari Komando Atas latihan Bela Diri PSM tersebut digelar secara rutin seminggu dua kali yaitu pada hari Rabu dan hari Jumat selama periode bulan Mei sampai dengan Juli 2025.

Peringati Hari Lingkungan Hidup: Kodim 0802/Ponorogo Laksanakan Pembersihan Masal di Sungai Dukuh Krajan.

Ponorogo,- Kodim 0802/Ponorogo hari ini melakukan Kerja Bakti pembersihan sampah di sepanjang sungai Dukuh Krajan Desa Mrican Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo, Jumat (13/06/2025).

Kerja bakti masal yang melibatkan berbagai unsur terkait baik Koramil Tipe B 0802/02 Jenangan, Polsek Jenangan serta Bidang Pencegahan dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup, Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Lahan Hijau, Forpimcam, TPA Mrican, Paguyuban Pepeleng serta masyarakat Desa Mrican tersebut dalam rangka memperingati hari Lingkungan Hidup sedunia tahun 2025.

Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono saat dikonfirmasi Media Center 0802 terkait kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dan bergotong royong melakukan kerja bakkti tersebut.

“ Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua unsur terkait atas sinergitas dan kerjasama yang sampai saat ini terus terjalin dan terjaga termasuk pada kegiatan pembersihan sampah secara masal di sepanjang sungai di Dukuh Krajan Desa Mrican Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo hari ini, “ kata Dandim Ponorogo.

“ Disamping dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni 2025, ini juga sebagai bentuk tindakan atau aksi nyata kami Kodim 0802/Ponorogo bersama Pemda dan unsur terkait lainnya dalam upaya menjaga lingkungan tetap bersih, nyaman dan indah serta bebas sampah termasuk plastik, “ terang Letkol Inf Dwi Soerjono.

Turut dalam aksi kerja bakti pembersihan sampah sepanjang memperingati Hari lingkungan Hidup sedunia tahun 2025 antara lain : Kabid P4 (LH) Arif Kurniawan; Kabid PSP (LH) Ibu Manda; Forpimcam Jenangan, Kepala TPA Mrican; Paguyupan Pepeleng Mrican serta anggota Ramil 02 Jenangan dan Polsek Jenengan.

Babinsa Pacarkeling Awasi Distribusi Makanan Sehat untuk Tingkatkan Gizi Anak Sekolah di Surabaya

Surabaya — Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan gizi anak sekolah, Babinsa Kelurahan Pacarkeling Koramil 0830-08/Tambaksari, Kodim 0830/Surabaya Utara, Koptu Khalil Arief melaksanakan pengawasan langsung kegiatan pendistribusian Makanan Sehat dan Bergizi di wilayah binaannya. Kegiatan ini berlangsung di Dapur 7, yang berlokasi di Jl. Sawentar No. 7, Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari, pada Jumat (13/06).

Kegiatan pendistribusian ini merupakan bagian dari program intervensi gizi yang ditujukan untuk siswa-siswi mulai jenjang pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas. Program ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan gizi para pelajar dapat terpenuhi dengan baik, yang secara tidak langsung mendukung konsentrasi belajar dan kesehatan secara menyeluruh.

Danramil Tambaksari Mayor Inf Budi Hermanto menyampaikan bahwa tugas monitoring dan pengawasan ini bertujuan untuk memastikan proses pendistribusian berjalan tertib, tepat sasaran, dan makanan yang diberikan sesuai dengan standar kebersihan dan gizi yang telah ditetapkan.

“Kami mendukung penuh program ini sebagai bagian dari pembinaan teritorial. Makanan bergizi ini tidak hanya penting untuk tumbuh kembang anak, tapi juga menunjukkan kepedulian nyata pemerintah dan mitra sosial terhadap generasi penerus bangsa,” jelas Danramil

Berikut rincian pendistribusian makanan sehat ke masing-masing sekolah:

TK Lasiyam: 80 porsi
TK Pengawas I: 150 porsi
SDN Ploso I: 428 porsi
SDN Pacarkeling V: 1.010 porsi
SMP Bina Insani: 202 porsi
SMK Bina Insani: 22 porsi
SMAN 4 Surabaya: 655 porsi.
Total keseluruhan: 2.547 porsi

Selain memberikan pengawasan, anggota Koramil juga berinteraksi langsung dengan para petugas dapur dan kurir pengantar, memastikan makanan sampai ke sekolah dengan baik dan tidak mengalami penurunan kualitas selama proses distribusi.

Pendampingan Pertanian oleh Babinsa: Upaya TNI Menjaga Ketahanan Pangan Melalui Kolaborasi dengan Petani.

Tulungagung – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Duwet, Serma Eko Yunianto dari Koramil Tipe B 0807/10 Pakel, melaksanakan pendampingan pertanian bersama para petani anggota Kelompok Tani Ngudi Kamulyan di Desa Duwet, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (13/06/2025).

Pendampingan tersebut dilakukan melalui kegiatan menyiangi atau matun padi di lahan pertanian milik warga binaan. Proses matun merupakan salah satu tahapan penting dalam budidaya padi yang bertujuan membersihkan gulma atau rumput liar yang tumbuh di sela-sela tanaman padi.

“Kegiatan matun ini sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman. Gulma yang dibiarkan tumbuh akan bersaing dengan padi dalam menyerap air dan nutrisi, sehingga bisa menghambat pertumbuhan dan menurunkan hasil panen,” ungkap Serma Eko Yunianto.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dengan rutin melakukan pemeliharaan seperti matun, petani dapat meningkatkan produktivitas lahan yang pada akhirnya akan berdampak pada kesejahteraan mereka.

“Kami sebagai aparat kewilayahan akan terus mendampingi para petani. Harapannya, produksi padi meningkat dan ketahanan pangan di wilayah tetap terjaga. Ini bagian dari wujud nyata TNI dalam membantu rakyat,” imbuhnya.

Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa tidak hanya sebatas teknis pertanian, namun juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Babinsa Embong Kaliasin Salurkan Bantuan Sosial untuk Lansia: Sinergi TNI dan Vihara Dana Maitreya

Surabaya — Kepedulian terhadap warga lanjut usia kembali diwujudkan melalui aksi nyata oleh Babinsa Kelurahan Embong Kaliasin, Koramil 0830/15 Genteng. Serda Bagus S., yang bertugas sebagai Babinsa di wilayah tersebut, bersama jajaran Koramil 0830/15 Genteng, menggandeng Vihara Dana Maitreya untuk menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada sejumlah janda lansia di wilayah binaan, Jumat (13/06).

Kegiatan kemanusiaan ini menyasar warga lanjut usia yang hidup sendiri dan tidak memiliki pendamping, dengan harapan dapat meringankan beban hidup mereka, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat. Program bantuan ini juga menjadi wujud dari nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial lintas agama dan institusi yang ada di Surabaya.

Serda Bagus S. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Koramil Genteng terhadap warga binaan, terutama yang masuk dalam kategori rentan secara sosial dan ekonomi.”Kami bersama Vihara Dana Maitreya ingin berbagi kepada para janda lansia yang membutuhkan. Ini bagian dari pembinaan teritorial yang terus kami lakukan untuk menjaga kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap TNI,” ujar Serda Bagus di sela kegiatan.

Adapun penerima manfaat bantuan sembako kali ini terdiri dari tiga warga lansia yang diketahui hidup sendiri dan sangat membutuhkan bantuan iantaranya Ibu Junaidah (73 tahun) Alamat: Jl. Embong Blimbing No. 36, Surabaya. Ibu Siti Marijam (72 tahun) Alamat: Jl. Kedondong Lor 4 No. 4, Surabaya , dan Ibu Guridjah (79 tahun) Alamat: Jl. Kedondong Lor No. 28, Surabaya

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen pemberian bantuan semata, tetapi juga ajang silaturahmi dan komunikasi sosial antara aparat teritorial dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Serda Bagus turut menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dan pentingnya menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

Pihak Vihara Dana Maitreya juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Koramil 0830/15 Genteng. Perwakilan vihara menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari praktik cinta kasih yang menjadi nilai utama dalam ajaran Buddha, dan mereka berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut ke depan.

Dengan semangat berbagi dan peduli, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi institusi lain maupun masyarakat luas untuk ikut membantu sesama, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan. Bantuan kecil yang diberikan dengan tulus dapat membawa dampak besar bagi kehidupan para lansia yang sering kali terlupakan dalam roda kehidupan kota besar seperti Surabaya.

Kolaborasi Kreatif: Pertemuan Inspiratif di Coffee Sho Gombengsari antara Babinsa dan Barista

Banyuwangi,- Di pagi yang sejuk di Gombengsari, sebuah pertemuan menarik terjadi di warung kopi “Coffee Sho”. Babinsa Sertu Ikhwan Wahyudi dan Barista Bpk. Rahman berbagi pengetahuan tentang kopi lokal. Momen ini mencerminkan sinergi antara aparat dan masyarakat.

Pertemuan ini bukan hanya sekadar menikmati kopi, tetapi juga menunjukkan komitmen Babinsa dalam mendukung ekonomi kreatif. Sertu Ikhwan dan Bpk. Rahman terlibat dalam diskusi yang hangat, membahas proses pembuatan kopi yang berkualitas. Keduanya saling menghargai, menciptakan suasana yang akrab dan inspiratif.

Warung kopi ini menjadi simbol keberhasilan usaha lokal. Dindingnya dipenuhi penghargaan, mencerminkan dedikasi pemilik dalam mengembangkan usaha. Sertu Ikhwan menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat dan masyarakat untuk mencapai kemajuan. Ini adalah langkah nyata dalam membangun desa yang mandiri.

Kapten Czi Sahar Susanto menegaskan bahwa peran Babinsa melampaui urusan keamanan. Babinsa juga berfungsi sebagai pembina masyarakat, mendukung inovasi dan kreativitas. “Kita harus hadir untuk menginspirasi masyarakat dalam membangun desa,” ujarnya. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial aparat.

Sertu Ikhwan menambahkan, “Perubahan besar dimulai dari obrolan hangat dan secangkir kopi.” Kolaborasi yang tulus antara rakyat dan aparat dapat menciptakan dampak positif. Ini adalah contoh nyata bagaimana interaksi sederhana dapat menghasilkan perubahan yang signifikan.

Kelurahan Gombengsari menunjukkan bahwa kemajuan desa bukan sekadar wacana. Dengan kerja keras dan cinta, masyarakat dapat menciptakan peluang baru. Warung kopi ini menjadi tempat berkumpulnya ide-ide dan inovasi yang bermanfaat bagi semua.

Harapan kami, sinergi ini terus berlanjut dan menginspirasi desa-desa lain untuk berinovasi. Dengan dukungan semua pihak, kita dapat membangun masa depan yang lebih baik dan mandiri. Mari bersama-sama mewujudkan cita-cita ini demi kemajuan bersama.