Prajurit Kodim 0825 Banyuwangi Ikuti PSJM 2025, Uji Ketahanan Fisik dan Kemampuan Renang Militer

Banyuwangi, 9 Mei 2025 – Demi menjaga kondisi fisik tetap prima sebagai garda terdepan negara, seluruh anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi mengikuti Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat (8-9 Mei 2025), ini meliputi ujian ketahanan mars (Hanmars) dan kemampuan renang militer dasar, yang dipusatkan di sekitar Gor Tawangalun Banyuwangi, Kecamatan Giri.

Sebelum mengawali serangkaian tes fisik yang menantang ini, setiap prajurit Kodim 0825/Banyuwangi terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk pengecekan tekanan darah oleh tim medis dari Polkes 05.09.21 Banyuwangi. Langkah ini krusial untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi fisik yang optimal dan siap untuk melaksanakan seluruh tahapan PSJM.

Pelaksanaan PSJM dibagi menjadi dua sesi. Pada hari pertama, Kamis (8/5/2025), semangat juang para prajurit diuji melalui Hanmars, sebuah tes ketahanan fisik dan mental yang mengharuskan mereka menempuh jarak tertentu sambil membawa beban perlengkapan militer. Keesokan harinya, Jumat (9/5/2025), giliran kemampuan berenang dengan teknik militer dasar yang diukur dalam sesi Renang Militer Dasar.

Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menegaskan bahwa PSJM merupakan agenda penting untuk mengevaluasi kesiapan jasmani setiap prajurit secara individual. Beliau menekankan bahwa kondisi fisik yang prima adalah fondasi utama bagi seorang prajurit dalam menjalankan tugas pokok dan menjaga daya tahan tubuh.

“Kesiapan fisik yang mumpuni adalah investasi penting bagi setiap prajurit. Melalui PSJM ini, kita dapat memetakan tingkat kemampuan fisik personel dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan,” tegas Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han.

Babinsa Jangkar Berperan Aktif dalam Pengamanan Transportasi Laut untuk Keamanan Wilayah Pesisir.

Situbondo,– Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah pesisir, personel Koramil 0823-09 Jangkar melaksanakan pengamanan dan monitoring kedatangan kapal penumpang KMP. Munggiyango Hulalo yang tiba dari Pelabuhan Kangean menuju Pelabuhan Jangkar, jumat (09/05/2025).

Babinsa Koramil 0823-09 Jangkar, Koptu Muh. Yasin, hadir langsung di lapangan dan berkoordinasi aktif dengan unsur maritim lainnya guna memastikan proses kedatangan penumpang berjalan aman dan tertib. Kehadiran Koramil dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata peran TNI AD dalam mendukung tugas pengamanan laut dan keselamatan transportasi masyarakat.

“Kami dari Koramil selalu siap bersinergi dengan semua pihak guna menjaga keamanan wilayah, termasuk dalam pengamanan transportasi laut seperti hari ini,” ujar Koptu Muh. Yasin.

Selain Koramil, kegiatan ini juga melibatkan Kamla Jangkar, Polairud, Syahbandar, UPT PPR Banyuwangi, BPTD XI Jatim, serta jajaran ASDP dan Supervisi ASDP Wilker Jangkar. Mereka bekerja sama melakukan pengawasan dan pendataan penumpang secara ketat.

Dari hasil manifest tercatat sebanyak 73 penumpang tiba dengan selamat, terdiri dari 69 penumpang dewasa dan 4 anak-anak. Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pelabuhan Jangkar terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Peran aktif Babinsa Koramil Jangkar dalam kegiatan ini mendapat apresiasi dari instansi terkait sebagai garda terdepan pengamanan wilayah di bawah naungan Kodim 0823/Situbondo.

Pendampingan Babinsa Klumutan dalam Program Sergab Pastikan Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan

MADIUN – Babinsa Desa Klumutan Koramil 0803/09 Saradan, Serka Juhartono, melaksanakan pendampingan serapan gabah (Sergab) panen padi oleh Bulog di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun pada Jumat (9/5/2025).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari program Serapan Gabah (Sergab) yang dilaksanakan oleh Perum Bulog untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani dan memastikan ketersediaan stok beras nasional.

Serka Juhartono menjelaskan, “Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses serapan gabah dari petani Desa Klumutan berjalan lancar. Kami membantu memfasilitasi komunikasi antara petani dengan pihak Bulog agar harga yang diterima petani sesuai dengan ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).”

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 30 ton gabah kering panen (GKP) dari lahan seluas kurang lebih 10 hektar berhasil diserap oleh Bulog. Gabah tersebut merupakan hasil panen dari kelompok tani di Desa Klumutan.

Anggota Kelompok Tani, Triastutik, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan Babinsa. “Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, kami petani merasa lebih tenang dan yakin bahwa gabah kami akan dibeli dengan harga yang layak sesuai ketentuan pemerintah,” ujarnya.

Perwakilan dari Perum Bulog Subdivre Madiun, bapak Amir, menambahkan, “Kolaborasi dengan TNI melalui Babinsa sangat membantu kami dalam pelaksanaan program Sergab. Pendampingan ini mempercepat proses penyerapan gabah dari petani dan memastikan kualitas gabah sesuai dengan standar yang ditentukan,”tambahnya.

Program Sergab merupakan implementasi dari kebijakan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan melindungi kesejahteraan petani. Melalui program ini, Bulog membeli gabah langsung dari petani dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah melalui HPP.

Danramil 0803/09 Saradan, Kapten Inf. Lulus, menegaskan bahwa pendampingan Sergab oleh Babinsa akan terus dilakukan hingga musim panen berakhir. “Kami akan terus mendampingi petani di seluruh wilayah Kecamatan Saradan untuk memastikan program Sergab berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi para petani,” terangnya.

Langkah Preventif Kodim 0807/Tulungagung : Cegah Pelanggaran Judi Online di Lingkungan

Tulungagung,- Untuk menjaga disiplin dan integritas prajurit serta PNS di lingkungan TNI AD, Kodim 0807 Tulungagung melaksanakan pengecekan personel usai apel pagi di halaman Makodim, Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 17, Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (09/05/2025).

Kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam mengantisipasi potensi pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan judi online, yang belakangan ini menjadi perhatian serius di lingkungan TNI AD. Pemeriksaan dilaksanakan oleh satuan intelijen Kodim 0807 yang bertugas melakukan deteksi dini, memberikan peringatan, serta mencegah berbagai bentuk ancaman terhadap personel dan satuan.

Kasdim 0807 Tulungagung, Mayor Arh Untung Wiyono, S.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pengawasan internal untuk menjaga moral dan profesionalisme prajurit.
“Pengecekan berkala menjadi langkah penting dalam upaya pengamanan personel. Kami ingin memastikan seluruh anggota Kodim 0807 menjunjung tinggi aturan dan bebas dari aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan, termasuk keterlibatan dalam judi online,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini, Kodim 0807 Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan demi terwujudnya prajurit dan PNS yang berintegritas serta patuh terhadap hukum.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Bersihkan Saluran Irigasi untuk Pertanian Berkelanjutan di Kediri.

KEDIRI – Ketika saluran irigasi tersumbat, bukan hanya air yang berhenti mengalir, tetapi juga harapan para petani.

Di Desa Nambakan, Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri semangat gotong royong mengalir seiring air yang kembali jernih, berkat aksi nyata TNI dan warga dalam membersihkan saluran irigasi pada ,Jum’at (9/5/2025) pagi.

Di tengah cuaca pagi yang bersahabat, personel Koramil 0809/09 Kandat Kodim Kediri bersama warga setempat bahu-membahu membersihkan rumput liar dan sampah yang menumpuk di saluran irigasi pertanian.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah penting menjaga keberlanjutan sektor pertanian yang menjadi nadi kehidupan desa.

“Tujuan kegiatan karya bakti ini untuk memperlancar aliran air yang sering tersumbat oleh sampah dan rumput yang tumbuh di sekitar saluran irigasi,” jelas Bati Wanwil yang memimpin kegiatan.

Lebih dari sekadar aksi bersih-bersih, kegiatan ini juga menjadi momen edukatif. Kopka Budi S sebagai Babinsa di desa binaan juga mengingatkan warga pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke saluran air.

“Kegiatan seperti ini harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, agar pengairan untuk lahan pertanian tidak tersumbat. Saluran irigasi sebagai penyedia bahan baku air pertanian harus dijaga kelancarannya, sehingga sektor pertanian mampu panen dengan baik untuk mendongkrak kesejahteraan para petani,” tegasnya.

Partisipasi warga pun terlihat luar biasa. Salah satu warga Desa Nambakan mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran Anggota Koramil Kandat yang tak henti menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Warga juga terlihat sangat antusias dalam membersihkan saluran irigasi agar lingkungan tetap sehat,” ujar warga.

Ia berharap kerja bakti seperti ini bisa menjadi kebiasaan, bukan hanya dalam bentuk gotong royong bersama, tetapi juga lewat kesadaran mandiri tiap warga.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Desa Nambakan menunjukkan bahwa menjaga ketahanan pangan bisa dimulai dari hal keci, saluran irigasi yang bersih dan mengalir lancar. Karena air yang lancar bukan hanya menyuburkan sawah, tapi juga semangat kebersamaan.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Kegiatan Karya Bakti Pengecoran Musholla di Desa Margoagung

BOJONEGORO, – Jajaran TNI dari Koramil 09/Sumberrejo Kodim 0813 Bojonegoro, bersama masyarakat melaksanakan karya bakti pengecoran pondasi Musholla Baitul Mukminin Dusun Nglandean RT.010/RW.002 Desa Margoagung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Jum’at (9/5/2025).

Selaku Babinsa Desa Margoagung, Peltu Agus Suyanto, menyampaikan bahwa perbantuan tenaga dari para Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 0813-09/Sumberrejo dalam kegiatan karya bakti tersebut merupakan tugas TNI disaat situasi damai, dan TNI selalu siap untuk membantu masyarakat.

“Seperti yang kita lakukan hari ini, masyarakat membutuhkan bantuan tenaga untuk mengecor pondasi Musholla Baitul Mukminin Dusun Nglandean, dengan senang hati kami akan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat. Kegiatan ini juga untuk menambah amal ibadah kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” harapnya.

Disampaikan juga bahwa kegiatan karya bakti bersama yang dilakukan dalam rangka membantu masyarakat tersebut agar terjalin keakraban yang erat, serta untuk terwujudnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang semakin mantap.

“Dan pada saatnya nanti juga akan diminta pertanggung jawaban kepada Tuhan, dan juga kepada pimpinan,” kata Peltu Agus Suyanto.

Ketua Takmir Musholla Baitul Mukminin, H. Mangil, mengucapkan terima kasih kepada warga dan juga para Babinsa Koramil 0813-09/Sumberrejo yang telah membantu proses pembangunan Musholla Baitul Mukminin.

Pembangunan Musholla Baitul Mukminin tersebut sangat dibutuhkan bagi warga Dusun Nglandean dan sekitarnya. Disamping sebagai tempat beribadah, menurut dia, keberadaan Musholla ini juga berfungsi sebagai tempat menuntut ilmu.

“Jadi Musholla tidak hanya digunakan hanya untuk shalat saja, akan tetapi sangat baik digunakan untuk kegiatan yang lain yang lebih bermanfaat untuk kemaslahatan umat,” tuturnya.

Kehadiran TNI, bapak-bapak Babinsa dari Koramil 09/Sumberrejo Kodim 0813 Bojonegoro yang telah bahu-membahu bersama masyarakat dalam membantu pengecoran pondasi Musholla Baitul Mukminin ini merupakan spirit tersendiri bagi warga masyarakat setempat.

“Kehadiran TNI menjadikan motivasi, sehingga kami lebih semangat dalam melaksanakan kerja bakti ini. Sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih atas partisipasi bapak-bapak Babinsa, juga warga dalam kegiatan ini. Semoga apa yang kita lakukan pada hari ini bisa bermanfaat, dan bisa menjalin kebersamaan TNI dengan rakyat,” pungkas H. Mangil.

Bantu Petani Panen Padi, Babinsa Hadir Beri Dukungan, Petani Semangat Hadapi Cuaca Ekstrem

Bondowoso – Di tengah terik matahari yang menyengat, semangat gotong royong tak pernah luntur. Serda Deny Wahyudi, Babinsa dari Posramil 0822/14 Botolinggo, turun langsung ke sawah membantu para petani melaksanakan panen padi di Desa Penang, Kecamatan Botolinggo, Jumat (09/05/2025).

Dengan mengenakan seragam loreng dan topi rimba, Serda Deny tampak akrab berbaur dengan petani, memotong batang padi dan mengangkut hasil panen. Meski keringat mengucur, senyum tak lepas dari wajahnya. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk dukungan TNI terhadap ketahanan pangan sekaligus wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat upacara atau latihan, tapi juga saat mereka bekerja keras di sawah seperti ini. Ini adalah bagian dari tugas kami sebagai aparat teritorial,” ujar Serda Deny.

Para petani menyambut baik kehadiran Babinsa di tengah-tengah mereka. Bantuan tenaga dari aparat TNI sangat berarti, terutama dalam menghadapi cuaca panas yang cukup ekstrem.

“Kami sangat terbantu. Panen jadi lebih cepat, dan kami merasa tidak sendiri,” kata Pak Suroso, salah satu petani yang turut memanen.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa tak hanya memberikan motivasi, tapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat pedesaan.

Babinsa Hadir di Tengah Rakyat Bondowoso, Kawal Penyaluran BLT DD Tahap Pertama Hingga Malam Hari

Bondowoso – Malam Kamis yang biasanya tenang berubah penuh harapan di Balai Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso. Sebanyak 30 keluarga penerima manfaat (KPM) tersenyum lega usai menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama tahun 2025, dengan total nilai Rp27 juta. Pendampingan penuh dilakukan oleh Babinsa Desa Wonosari, Serda Abubekar, yang turun langsung memastikan proses berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Jumat (09/05/2025)

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB ini turut dihadiri Kepala Desa Wonosari Bapak Henus Marzuki S.Sos, Babinkamtibmas Bripda Hendarta, seluruh perangkat desa, serta 20 orang perwakilan warga penerima BLT DD. Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp900 ribu untuk alokasi Januari hingga Maret 2025.

Serda Abubekar, sosok Babinsa yang dikenal dekat dengan masyarakat, mengungkapkan bahwa kehadirannya bukan hanya sebatas tugas, melainkan panggilan hati. “Saya ingin memastikan warga merasa aman dan nyaman. Bantuan ini sangat penting untuk mereka. Pendampingan ini bentuk nyata dari komitmen kami sebagai aparat teritorial,” tegasnya.

Bantuan ini sangat membantu perekonomian warga desa yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan buruh harian. Kehadiran Babinsa dalam proses pencairan mendapat apresiasi luas. Kepala Desa Wonosari, Henus Marzuki, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kami merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Beliau tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga memberi semangat bagi warga kami,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah desa, Babinsa, dan Babinkamtibmas dapat mempercepat penyaluran bantuan dan memastikan tepat sasaran. Kehadiran Serda Abubekar menjadi teladan dalam pelayanan masyarakat. Pendekatan humanis yang dilakukan menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat, tak hanya di siang hari, tetapi juga di malam yang penuh harapan.

Babinsa Magetan Jadi Jembatan Petani-Bulog, Pastikan Harga Gabah Sesuai HPP dan Stok Pangan Aman.

Magetan,– Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan menjaga stabilitas harga gabah, Babinsa Koramil Tipe B 0804-08/ Barat kembali menunjukkan peran aktifnya di lapangan. Kali ini, Babinsa turut mendampingi dan memfasilitasi penyerapan gabah petani oleh Perum Bulog di wilayah binaannya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara TNI AD, Kementerian Pertanian, dan Bulog dalam rangka menyerap hasil panen petani agar terserap maksimal dan tidak jatuh ke tangan tengkulak dengan harga rendah.

“Pendampingan ini merupakan bentuk nyata TNI AD, khususnya para Babinsa, dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Danramil Kapten Inf Deny Erwanto.

Penyerapan gabah dilakukan langsung di area panen dengan melibatkan kelompok tani, Bulog, dan Babinsa. Selain memastikan harga jual gabah sesuai HPP (Harga Pembelian Pemerintah), kehadiran Babinsa juga menjadi jembatan komunikasi antara petani dan Bulog, sehingga proses penyerapan berlangsung dengan lancar dan transparan.

Para petani menyambut baik kegiatan ini dan merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. “Alhamdulillah, kami merasa lebih tenang karena ada Babinsa yang bantu awasi dan mengarahkan, gabah kami dihargai pantas,” ujar salah satu petani.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tidak hanya menjamin stok beras nasional tetap aman, tetapi juga menjadi bukti komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan pangan dari akar rumput hingga gudang penyimpanan nasional.

Babinsa Saronggi Bantu Petani Tanam Kacang Hijau, Perkuat Ketahanan Pangan Dan Wujudkan Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

SUMENEP – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0827/06 Saronggi Sertu Masyono turut serta membantu petani dalam kegiatan penanaman benih kacang hijau di lahan pertanian milik warga Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. Jumat (9/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan.

Babinsa Serda Sertu Masyono, yang terjun langsung ke lapangan, mengatakan bahwa keterlibatan TNI di bidang pertanian adalah bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang siap mendukung segala bentuk kegiatan positif, termasuk dalam bidang pertanian,” ujarnya.

Penanaman benih kacang hijau ini dilakukan di lahan seluas 0,2 hektar. Diharapkan, hasil panen kacang hijau nantinya bisa mencukupi kebutuhan pangan lokal dan memberi nilai tambah ekonomi bagi petani setempat.

Pemilik Bapak Asmad, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang membantu melakukan penanaman kacang hijau di lahan miliknya.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari TNI, khususnya Babinsa yang selalu aktif di desa. Kehadiran mereka menjadi penyemangat bagi para petani,” ucapnya.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat terus terjalin erat demi tercapainya ketahanan pangan yang berkelanjutan.