Kegiatan Senam Bersama di Probolinggo: TNI dan Masyarakat Satu Langkah Menuju Gaya Hidup Sehat

Probolinggo,- Suasana pagi di Alun-Alun Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, berbeda dari biasanya. Ratusan warga dari berbagai kalangan berkumpul dengan penuh semangat untuk mengikuti kegiatan Senam Bersama yang digelar Sabtu (9/5). Tidak hanya menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan antara masyarakat dan para pejabat di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Bupati Probolinggo Gus Dr. Haris, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Irwan Hermaya P, Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardhana, Kajari Kabupaten Probolinggo Ahmad Nuril, serta jajaran muspika dan kepala desa se-Kecamatan Kraksaan. Dari unsur TNI, tampak Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya yang turut memimpin dan menyemangati peserta senam.

“Senam ini bukan hanya soal fisik, tapi juga semangat kebersamaan, sinergi, dan gaya hidup sehat yang perlu terus kita gaungkan di masyarakat,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya saat ditemui usai kegiatan.

Dengan iringan musik yang enerjik dan gerakan instruktur senam yang lincah, peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan. Kegiatan ini juga menjadi ajang komunikasi langsung antara warga dan para pejabat, menciptakan hubungan yang lebih dekat dan akrab.

Menurut Camat Kraksaan, Puja Kurniawan, kegiatan senam bersama ini akan diagendakan rutin sebagai bagian dari gerakan masyarakat hidup sehat. “Kita ingin masyarakat Kraksaan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan harmonis,” Pungkasnya.

Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Di akhir kegiatan, panitia menyediakan minuman sehat dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta, menambah nilai sosial dalam kegiatan ini.

Senam bersama ini menunjukkan bahwa membangun daerah tidak hanya lewat program besar, tapi juga melalui hal-hal kecil yang bermakna—seperti mengajak masyarakat bergerak bersama demi kesehatan dan kebersamaan.

Keamanan Jamaah Haji 2025: Babinsa Kelurahan Badean Terlibat Aktif dalam Rapat

Babinsa Serma Imam S hadir dalam Rapat Koordinasi Pemberangkatan Haji 2025 di Bondowoso, memastikan keamanan dan ketertiban jamaah haji.

Bondowoso – Persiapan pemberangkatan jamaah haji Kabupaten Bondowoso tahun 2025 dipastikan berjalan aman dan tertib. Hal ini dibahas tuntas dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Kantor KUA Kecamatan Bondowoso, Jalan MT Haryono No. 26, Kelurahan Badean. Dalam rapat tersebut, Babinsa Kelurahan Badean Serma Imam S tampil aktif mewakili Danramil 0822/01 Kota, menunjukkan kesiapan TNI dalam mendukung suksesnya pelaksanaan ibadah haji. Sabtu (10/05/2025)

Rapat yang dihadiri unsur Forkopimcam serta tokoh agama dan panitia haji ini menghasilkan sejumlah keputusan penting, di antaranya jadwal pemberangkatan jamaah haji pada Minggu, 11 Mei 2025 pukul 12.00 WIB. Sebanyak 82 jamaah akan dilepas secara resmi oleh Bupati Bondowoso pada pukul 15.00 WIB dari titik pemberangkatan kabupaten.

“Pengamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami dari Koramil mengerahkan empat personel, termasuk saya, untuk memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar tanpa gangguan,” ujar Serma Imam S, Babinsa Kelurahan Badean yang turut hadir dalam rapat tersebut. Ia menambahkan, seluruh Babinsa di wilayah kota siap bersinergi menjaga keamanan jamaah selama proses keberangkatan.

Pengamanan gabungan melibatkan 7 personel Polsek, 4 dari Koramil, 6 aparat kecamatan, 4 petugas kesehatan, serta 12 anggota Banser. Sementara itu, teknis pemberangkatan akan dimulai dengan masuknya jamaah ke Masjid At-Taqwa melalui pintu timur usai salat Dzuhur, kemudian dilakukan sterilisasi area sebelum keberangkatan ke lokasi utama.

Kepala KUA Kecamatan Bondowoso, Drs. H. Moh. Mildanul Ulum, menyampaikan apresiasinya atas dukungan TNI-Polri dan elemen masyarakat lainnya. “Kami bersyukur seluruh elemen turun tangan. Kehadiran Babinsa sangat penting dalam memastikan ketertiban dan kenyamanan jamaah haji,” ungkapnya.

Dengan koordinasi yang matang dan sinergi antarinstansi, pemberangkatan haji tahun ini diharapkan berjalan lebih baik, aman, dan penuh kekhusyukan. Peran aktif Babinsa seperti Serma Imam menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir dalam setiap momentum penting masyarakat.

Ketahanan Pangan Nasional: Buktikan Peran TNI dalam Mendukung Pertanian di Bondowoso

Serda Didit Yuhandoko membantu serapan gabah padi di Desa Kejawan, wujudkan ketahanan pangan nasional

Bondowoso – Di bawah sinar matahari pagi, semangat tak surut terpancar dari sosok Serda Didit Yuhandoko, Babinsa Desa Kejawan, yang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan (Hanpangan) nasional. Serda Didit terjun langsung ke sawah milik Bapak Erfan di Dusun Kenanga, RT 29 RW 04, Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan, membantu pelaksanaan Sergab (Serapan Gabah) hasil panen padi jenis Impari 32 seluas 350 meter persegi. Sabtu (10/05/2025)

Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Bulog yang dipimpin Ibu Triyas serta Ketua Kelompok Tani (Poktan) Bapak Sijo. Keterlibatan langsung Babinsa dalam proses serapan gabah ini menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir bukan hanya di medan perang, tapi juga di tengah-tengah masyarakat, khususnya petani, untuk menjamin ketersediaan pangan nasional.

“Pendampingan seperti ini sangat membantu kami. Kehadiran Babinsa di sawah menambah semangat para petani. Kami merasa didampingi dan diperhatikan,” ungkap Bapak Erfan, pemilik lahan, sambil tersenyum puas melihat hasil panennya.

Serda Didit sendiri mengungkapkan bahwa tugas Babinsa bukan hanya soal keamanan, tetapi juga menyatu dengan masyarakat dalam setiap lini kehidupan, termasuk pertanian. “Kami ingin memastikan gabah petani terserap dengan baik oleh Bulog, demi mendukung stok beras nasional dan menjaga stabilitas harga di tingkat petani,” jelasnya dengan tegas.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan sinergi antara TNI, Bulog, dan kelompok tani. Kolaborasi yang erat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan menjadikan Bondowoso sebagai salah satu penyangga pangan penting di Jawa Timur. Babinsa Desa Kejawan membuktikan, bahwa ketahanan pangan dimulai dari sawah, dan TNI siap menjadi garda terdepan dalam mendukungnya.

“TNI tak hanya pegang senjata, tapi juga cangkul demi rakyat,” pungkas Serda Didit dengan semangat.

Satgas Yonif 512/QY Gelar Posyandu di Kampung Yabanda, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat Perbatasan.

Keerom, Papua — Wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat perbatasan, Satgas Yonif 512/QY Pos Yabanda bersinergi bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Distrik Yaffi menggelar kegiatan Posyandu di Kampung Yabanda. Sabtu, (10/5/2025).

Kegiatan ini menjadi oase harapan bagi para ibu dan balita yang tinggal di wilayah pedalaman Papua, dimana akses pelayanan kesehatan tidak selalu mudah dijangkau. Namun, ditengah keterbatasan itu, TNI dan tenaga medis hadir sebagai garda terdepan menjaga tumbuh kembang generasi bangsa.

Dalam kesempatan itu, Serda Wildan, salah satu personel Pos Yabanda yang terlibat langsung dalam kegiatan, menyampaikan rasa bangganya:

“Melihat senyum anak-anak dan rasa tenang di wajah para ibu, itu jadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Karena anak-anak inilah masa depan Papua, masa depan Indonesia.”
Kegiatan Posyandu meliputi penimbangan balita, pemberian vitamin dan makanan tambahan, serta pemeriksaan kesehatan ibu hamil. Kehadiran para personel Satgas pun membawa suasana penuh keakraban, membantu warga dengan sepenuh hati tanpa sekat.

Pelantikan Pengurus Askab PSSI Banyuwangi, Semangat Kebangkitan Sepak Bola di Era Baru 2025-2029

Banyuwangi,– Semangat kebangkitan sepak bola Banyuwangi terasa kental saat pelantikan Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Banyuwangi periode 2025-2029 digelar meriah di Agrowisata Alam Indah Lestari, Sabtu (10/05/2025).

Acara yang dimulai pukul 20.15 WIB ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Banyuwangi serta tokoh-tokoh penting persepakbolaan Jawa Timur.

Sejumlah nama penting hadir memberikan dukungan, di antaranya Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H Mujiono, Msi., Ketua DPRD Banyuwangi I. Made Cahya Negara, Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra, S.I.K. M.Si, M.H, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arh. Joko Sukoyo, S.Sos, M.Han, dan DanLanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc. Ketua Askab PSSI Banyuwangi terpilih, Michael Edy Hariyanto, S.H, M.H, juga hadir bersama Ketua PCNU Banyuwangi KH. Sunandi Zubaidi, Ketua Asosiasi PSSI Provinsi Jawa Timur Ahmad Riyadh, UB, Ph.D, serta perwakilan PSSI Provinsi Jawa Timur lainnya.

Rangkaian acara pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PSSI, dilanjutkan pembacaan doa, pembacaan Surat Keputusan pengurus, hingga pengukuhan pengurus oleh Ketua Asprov PSSI Jatim. Penyerahan Bendera Petaka PSSI dan sesi foto bersama Forkopimda menambah semarak acara.

Dalam sambutannya, Ketua Askab PSSI Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, menyampaikan komitmennya untuk memajukan persepakbolaan Banyuwangi dengan dukungan penuh dari Forkopimda. Ia menegaskan potensi besar Banyuwangi sebagai gudang atlet sepak bola dan fokus pada pembinaan bibit muda, termasuk untuk kemajuan Persewangi, dengan harapan dukungan dari Pemerintah Daerah.

Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos.M.Han Dandim 0825/Banyuwangi menyampaikan menyambut baik pelantikan ini dan menyatakan bahwa Banyuwangi sedang berada di masa keemasan olahraga berkat dukungan para pemimpin daerah. Ia mendorong Askab PSSI untuk segera melaksanakan Rapat Kerja dan mengapresiasi keberadaan 170 klub sepak bola di Banyuwangi.

KONI menargetkan Banyuwangi meraih posisi 3 besar dalam Forprov di Malang Raya, di mana Askab akan mengirimkan 4 klub terbaiknya.

Ketua Asprov PSSI Jawa Timur, Ahmad Riyadh, UB, Ph.D., memberikan apresiasi atas animo dan dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terhadap sepak bola. Ia melihat potensi besar Banyuwangi yang memiliki banyak talenta muda berbakat seperti Brasil. Ia juga menyinggung potensi anggaran di Dinas Pendidikan dan Kesehatan untuk pembinaan atlet dan menunjang kesehatan mereka.

Babinsa Ponorogo Dukung Petani dalam Pendampingan Panen, Perkuat Program Swasembada Pangan Nasional

Ponorogo,- Pendampingan dan pengawalan terhadap para petani terus dilakukan oleh para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0802/Ponorogo, Sabtu (10/05/2025).

Mulai dari penyiapan lahan, pembuatan bibit, penanaman, perawatan bahkan hingga panen tiba tak luput dari campur tangan Babinsa. Hal tersebut disamping untuk mambantu meningkatkan kesejahteraan petani juga sebagai salah satu tigas dan tanggung jawabnya untuk menyukseskan Program Pemerintah yaitu Swasembada Pangan Nasional.

Seperti hari ini ada kegiatan pendamping dan pengawalan yang dilakukan Serka Yudik D Setiawan anggota TNI di Koramil Tipe C 0802/18 Sooko, Kodim 0802/Ponorogo kepada petani Dukuh Sepung Desa Bedoho Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo.

” Hari ini, salah satu kegiatan yang ada dan kami lakukan di wilayah desa binaan yaitu membantu Bapak Mulyono salah satu anggota Kelompok Tani (Poktan) Gemah Ripah Dukuh Sepung yang sedang memanen padi di lahan milik pribadi, ” ujar Serka Yudik D Setiawan.

” Pendampingan dan pengawalan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada petani termasuk agar terus giat bekerja sehingga memperoleh hasil panen melimpah, ” ujar Babinsa Bedoho.

Pendampingan Babinsa di Situbondo, Tingkatkan Stabilitas Harga Pangan dan Ketersediaan Gabah Nasional

Situbondo —Komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui keterlibatan aktif para Babinsa di wilayah. Kali ini, Babinsa dari lima desa di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, melaksanakan pendampingan serapan gabah petani oleh Perum Bulog di lokasi penggilingan KUD Karya Makmur, Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo. Sabtu (10/05/2025)

Pendampingan tersebut dilakukan oleh lima Babinsa dari Koramil 0823/11 Besuki, yaitu Serka Hamzah (Babinsa Desa Besuki), Serka Hartono (Babinsa Desa Langkap), Serma David (Babinsa Desa Jetis), Serda Painem (Babinsa Desa Kalimas), dan Babinsa dari Desa Belimbing.

Melalui sinergi antara Babinsa, petani, dan pihak Bulog, kegiatan serapan gabah ini berhasil mengumpulkan total gabah sebanyak 20, 664 ton dari lima desa di wilayah Kecamatan Besuki. Desa-desa yang berkontribusi dalam serapan tersebut adalah Desa Belimbing, Desa Langkap, Desa Bloro, Desa Jetis, dan Desa Besuki.

Danramil 0823/11 Besuki menyampaikan apresiasi atas peran aktif para Babinsa dalam mendampingi kegiatan serapan gabah petani. “Ini adalah bentuk nyata dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai motivator bagi para petani,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut sebagai langkah strategis untuk membantu petani dalam menjual hasil panennya dengan harga yang layak, sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional melalui jalur resmi seperti Bulog.

Bantuan Pompa Air Submersible Diharapkan Perkuat Ketahanan Pangan di Kecamatan Kunjang.

KEDIRI, – Danramil 0809/23 Kunjang Kodim Kediri Lettu Inf. Herry Pittono mengajak kepada kelompok tani di wilayah binaan untuk terus bersemangat dalam meningkatkan hasil pertanian. Hal itu disampaikan Lettu Inf. Herry Pittono orang nomor satu di Koramil 23/Kunjang melalui Bati Komsos dan Babinsa saat menghadiri pertemuan musyawarah, sosialisasi bantuan Irigasi Tanah Dangkal (ITD) berupa pompa air Sibmersible tenaga listrik, bantuan dari pemerintah. Bantuan alsintan ini diperuntukkan bagi kelompok tani untuk mendukung swasembada pangan.

Kegiatan musyawarah ini digelar di rumah Ketua Kelompok Tani Barokah Dusun Wangkal, Desa Tengger Lor, Kecamatan Kunjang ,Kabupaten Kediri. Hadir pula dalam kegiatan itu Sekcam Kunjang Nursalam, PPL BPP Kecamatan Kunjang bapak Umar dan seluruh anggota kelompok tani barokah.

Danramil 0809/23 Kunjang Lettu Inf Herry Pittono menyampaikan pesan melalui Babinsa nya, dengan adanya bantuan alat Pompa air dari Pemerintah, agar alat tersebut bisa di rawat dengan baik, karena nantinya bisa bermanfaat bagi petani, dan memberikan solusi kebutuhan air bagi petani khususnya di musim kemarau, sehingga ketersediaan air bisa mencukupi.

Dengan adanya bantuan alat tersebut Danramil berharap jumlah Luas Tambah Tanam ( LTT) khususnya pada tanaman padi dapat meningkat dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan sebagaimana yang menjadi fokus pemerintah pada saat ini,”ujar Danramil kepada awak media, Sabtu (10/5/2025).

Sementara itu, Ketua kelompok tani Wangkal Tengger Lor bapak Hodo menyampaikan kepada semua kelompok tani tujuan adanya kegiatan ini sebagai sarana untuk mensosialisasikan adanya bantuan berupa Irigasi Tanah Dangkal ( ITD) dalam bentuk rumah pompa dan pompa air submersible.

Pompa air ini menggunakan tenaga listrik sebagai penggeraknya sehingga diharapkan akan lebih murah, efisien dan praktis. Selain pompa air submersible dan rumah pompa, dalam paket bantuan ini juga dibuat saluran air sebagai sarana distribusi.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan anggota kelompok taani turut merasa memiliki sehingga mereka mau untuk berpartisipasi tidak hanya untuk menggunakan namun juga mau untuk merawat keberadaan bantuan pompa air maupun rumah pompa,”Pungkasnya.

Kepedulian Kodim 0815 Terhadap Lingkungan: Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi di Desa Sumberjati

Mojokerto, – Alam adalah anugerah yang tak ternilai, namun menjaga kelestariannya membutuhkan kerja sama dan kepedulian nyata dari seluruh elemen masyarakat. Menyadari pentingnya peran lingkungan dalam menunjang kehidupan, khususnya di sektor pertanian, Kodim 0815/Mojokerto melalui Koramil 0815/15 Jatirejo menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan.

Bertempat di Dusun Sumberpetung, Desa Sumberjati, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, sebanyak 15 orang yang terdiri dari personel Koramil, aparat desa, tokoh pemuda, dan para petani setempat melaksanakan kerja bakti membersihkan saluran air, Jumat (09/05/2025). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan suasana kebersamaan.

Kegiatan pembersihan saluran air yang berfungsi sebagai irigasi pertanian ini difokuskan pada pengangkatan sampah, endapan lumpur, dan batu yang menyumbat saluran air. Bila saluran air yang terbentuk secara alami ini terjaga dan terawat bersih, maka akan menunjang kelancaran distribusi air ke lahan pertanian warga, terutama disaat musim tanam.

Babinsa Sumberjati Koptu Taufik Hidayat yang terjun langsung di lapangan, menyampaikan, kerja bakti ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga fungsi vital infrastruktur pertanian, salahsatunya saluran alam Sumberpetung yang bersumber dari kawasan hutan di hulu pegunungan.

“Kami memiliki tanggung jawab untuk selalu dekat dan hadir bersama masyarakat dalam setiap aspek kehidupan, termasuk menjaga lingkungan. Saluran irigasi ini sangat penting bagi para petani, dan jika dibiarkan tersumbat, tentu akan berdampak pada hasil panen mereka”, terang Babinsa.

Lebih lanjut, ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya sebatas aksi fisik semata, melainkan juga sebagai wujud kebersamaan dan semangat gotong royong yang harus terus dipelihara. “Kami berharap ke depan kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan, tidak hanya saat ada permasalahan, tapi juga sebagai bagian dari budaya hidup bersih dan sehat. Kami, TNI, akan selalu siap mendampingi dan bekerja bersama rakyat”, pungkasnya.

Peran aktif TNI melalui Babinsa dalam kegiatan ini semakin mempererat kedekatan antara aparat dan masyarakat, sekaligus menjadi contoh nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam menjaga lingkungan serta mendukung ketahanan pangan.

Pendampingan Babinsa di Kegiatan Sergab Pastikan Harga Adil dan Stabilitas Pangan di Banyuwangi

Banyuwangi,- Anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 0825-20/Songgon kembali membuktikan peran pentingnya sebagai garda terdepan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Empat personel Babinsa melakukan pendampingan dan pengawalan intensif pada kegiatan Serapan Gabah (Sergab) yang dilaksanakan Bulog di enam titik lokasi di wilayah Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Jumat (09/05/2025).

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga selesai ini merupakan implementasi dari program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga gabah dan kesejahteraan petani. Babinsa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Serka Eko Purwanto (Babinsa Songgon), Serka Pujiyanto (Babinsa Balak), Sertu Sudarto (Babinsa Parangharjo), dan Koptu Mahrus Ali (Babinsa Bedewang).

“Kami bertugas memastikan proses serapan gabah berjalan lancar dan transparan, sehingga petani mendapatkan harga yang adil sesuai ketentuan pemerintah,” ujar Serka Eko Purwanto yang memimpin tim Babinsa dalam kegiatan tersebut.

Dalam operasi sergab kali ini, total gabah kering yang berhasil diserap dari enam petani mencapai 14.878 kg dari lahan seluas 4,4 hektar. Harga pembelian yang ditetapkan sesuai kebijakan nasional yaitu Rp 6.500 per kilogram, dengan pembayaran dilakukan melalui transfer untuk menjamin keamanan dan tertib administrasi.

Para Babinsa bersama petugas BPP/PPL Kecamatan Songgon melakukan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari pendataan kelompok tani yang akan panen, membantu koordinasi saat penimbangan, hingga memastikan proses transaksi berjalan dengan baik.

Petani yang terlibat mengaku puas dengan pendampingan yang diberikan. “Kehadiran Babinsa membuat kami merasa lebih tenang dan terlindungi. Proses jual beli menjadi transparan dan kami mendapatkan harga yang layak,” kata Bapak Amatir, salah satu petani dari Dusun Sumberrejo, Desa Songgon.

Hasil panen tertinggi dicatatkan oleh Bapak Atim dari Dusun Krajan Wetan, Desa Parangharjo dengan total 4.450 kg dari lahan seluas 1 hektar, menunjukkan produktivitas yang baik pada musim panen kali ini.

Komandan Koramil 0825-20/Songgon menyatakan bahwa kegiatan sergab ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI, Bulog, dan Dinas Pertanian dalam mendukung program ketahanan pangan. “Babinsa sebagai perpanjangan tangan TNI di tingkat desa memiliki peran strategis dalam mengawal kebijakan pemerintah di sektor pertanian,” jelasnya.

Pendampingan serupa akan terus dilakukan di desa-desa lain di wilayah Kecamatan Songgon selama masa panen berlangsung, untuk memastikan stabilitas harga dan kesejahteraan petani tetap terjaga.