Pelaksanaan Diklat Pramuka Saka Wira Kartika di Tuban Berhasil, Dapatkan Pembekalan Ilmu dan Keterampilan

TUBAN, – Babinsa Koramil 09/Jatirogo, Serda Sulton memimpin pelaksanaan kegiatan penutupan Diklat Pramuka Saka Wira Kartika angkatan ke XV Di Lapangan Makoramil Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban.

Babinsa Koramil 0811/09 Jatirogo menjelaskan bahwa Selama pelaksanaan kegiatan latihan lapangan, , anggota Koramil 0811/09 Jatirogo memberikan pembekalan ilmu pengetahuan kepada anggota Saka Wira Kartika, baik secara materi maupun dengan praktek langsung di lapangan.

“Sebagai generasi muda, kalian harus memiliki sikap dan mental yang tangguh, sehingga harapannya nanti dapat menjadi pribadi yang bertanggung jawab, mandiri serta memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara”, Jelas Danramil didepan anggota Saka Wira Kartika.

Lanjut Danramil, kita patut bersyukur bahwa dalam, pelaksanaan perkemahan selama dua hari ini dapat berjalan aman dan lancar. Terima kasih atas kerjasama dan semangat yang telah ditunjukkan oleh adik-adik Pramuka. Semoga kegiatan ini dapat menjadi bekal dan bermanfaat kelak untuk masa depan.

“Terima kasih kepada seluruh adik-adik Saka Wira Kartika, bahwa kegiatan perkemahan dapat terselenggara dengan sukses, aman dan lancar”, Tutup Danramil.

Kodim 0811/Tuban Gelar Tes Kesegaran Jasmani 2025, Tingkatkan Kemampuan Fisik Prajurit Secara Berkala

TUBAN, – Untuk membina dan mengukur serta meningkatkan kemampuan fisik prajurit, Kodim 0811/Tuban melaksanakan tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik tahun 2025 bertempat di lapangan Makodim Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban.

Sebelum pelaksanaan dimulai, para personel yang mengikuti Garjas ini terlebih dahulu melaksanakan pengecekan tensi dan kesehatannya oleh Tim Kesehatan dari Poskes 05.10.07 Tuban, pengisian blangko samapta yang dilanjutkan dengan senam peregangan dan pemanasan.

Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto S.Sos., M.I.P., mengatakan bahwa kegiatan garjas ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan, membina kemampuan fisik serta mengukur kemampuan para personel dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

“Tes Garjas ini merupakan program yang harus dilaksanakan oleh setiap prajurit TNI AD, khususnya prajurit Kodim 0811/Tuban yang akan melaksanakan Usul Kenaikan Pangkat (UKP).

”Selain itu, Garjas ini juga sebagai kelengkapan adminitrasi mengikuti pendidikan dalam alih golongan, serta program lainnya. Sehingga, apabila ada waktu kegiatan pembinaan fisik harus dilatihkan secara teratur dan berjenjang, ” ujar Dandim.

Komandan Kodim juga menekankan bagi seluruh personel yang akan melaksanakan tes kesegaran jasmani, agar melaksanakannya dengan serius dan tetap memperhatikan faktor keamanan, jangan sampai terjadi hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri, maupun orang lain.

”Laksanakan Garjas ini dengan baik, penuh semangat dan serius, dengan mengutamakan faktor keamanan”, Pungkasnya.

Sinergi TNI dan Masyarakat Terwujud, Babinsa Bangun Rumah Warga di Dusun Morasen Sumenep

SUMENEP – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0827/11 Pasongsongan Serda Dadang Sulistyo bersama masyarakat Dusun Morasen, Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sabtu (10/5/2025)

Dalam aksi yang digelar hari ini, Babinsa dan warga bergotong royong membangun rumah milik salah satu warga binaannya yang kurang mampu.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang telah menjadi budaya bangsa Indonesia.

“Kami hadir untuk membantu dan memberikan semangat kepada warga, agar tetap kuat dalam menghadapi kesulitan. Ini juga bagian dari tugas kami sebagai Babinsa untuk selalu dekat dengan masyarakat,” ujar Serda Dadang Sulistyo.

Pembangunan rumah ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan partisipasi aktif warga sekitar. Gotong royong ini juga didukung oleh pemerintah desa serta tokoh masyarakat yang turut hadir dan membantu di lokasi.

Warga Dusun Morasen Muhalli turut mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut.

“Kehadiran Babinsa memberi semangat luar biasa bagi warga. Kami harap kebersamaan seperti ini terus terjaga demi kemajuan desa,” tandasnya.

Kegiatan seperti ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus menjaga budaya gotong royong demi kesejahteraan bersama.

Gerakan Tanam Padi Musim Tanam II 2025, Babinsa Lakukan Pendampingan untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

SUMENEP – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0827/01 Kota Kopda Wahyudi bersama para petani setempat melaksanakan Gerakan Tanam Padi Musim Tanam (MT) II Tahun 2025 di lahan pertanian Desa Parsanga, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Sabtu (10/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI Angkatan Darat melalui Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan masyarakat tani dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya sebatas pengamanan wilayah, tetapi juga mencakup peran aktif dalam mendukung program-program pemerintah, termasuk swasembada pangan.

Kopda Wahyudi mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam gerakan tanam ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir membantu masyarakat.

“Dengan pendampingan ini, semangat para petani semakin tinggi dan hasil panen ke depan lebih maksimal, harapan kami petani yang lain terus meningkatkan produksi padi,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Salah satu petani Rohemah turut mengapresiasi peran Babinsa dalam membantu petani. Ia menyatakan bahwa kolaborasi ini sangat membantu, terutama dalam hal motivasi dan peningkatan efektivitas kerja di lapangan.

“Terima kasih banyak pak Babinsa, ini motivasi bagi saya dan petani yang lain,” ungkapnya.

Gerakan tanam ini mencakup luasan lahan sekitar 0,5 hektar, dengan varietas padi unggul Inpari 42 yang diharapkan mampu memberikan hasil panen yang optimal. Kegiatan berjalan dengan lancar dan disambut antusias oleh para petani yang ikut serta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Sumenep terus meningkat serta terwujudnya kemandirian pangan di tingkat lokal hingga nasional.

Kegiatan Posyandu di Desa Branta Pesisir, Sertu Umarul Faruk Pastikan Kesehatan Ibu dan Anak Terjaga

PAMEKASAN – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Babinsa Desa Branta Pesisir, Sertu Umarul Faruk, aktif mendampingi kegiatan Posyandu yang dilaksanakan di wilayah binaannya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan balita.

Dalam kegiatan Posyandu yang digelar baru-baru ini, hadir Bidan Desa, para Kader Posyandu, serta sekitar 25 orang peserta yang terdiri dari ibu hamil dan balita. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan, penimbangan balita, pemberian vitamin, serta edukasi tentang gizi dan pola asuh anak.

Sertu Umarul Faruk menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan sosial seperti Posyandu merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. “Kami selalu siap mendukung kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga, terutama dalam bidang kesehatan,” ujarnya.

Kami berharap keterlibatan ini dapat memberikan semangat dan rasa aman kepada warga, serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang sehat dan mandiri.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, kegiatan Posyandu di Desa Branta Pesisir dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Satgas TMMD Ke-124 Kodim 0812 Lamongan Fokus Pemasangan Besi Rap untuk Pembangunan Jalan Rabat.

Lamongan,- Satgas TMMD Ke-124 Kodim 0812 Lamongan terus menunjukkan progres signifikan dalam pelaksanaan program pembangunan infrastruktur di wilayah Lamongan. Pada hari ke-5, satgas fokus pada pemasangan besi rap dan bagasting sebagai dasar untuk pengecoran jalan rabat beton.

Pemasangan besi rap dan bagasting ini merupakan tahapan penting dalam pembangunan jalan rabat beton yang kuat dan tahan lama. Dengan kerja keras dan ketelitian anggota satgas TMMD ke 124 Kodim 0812 Lamongan, pemasangan besi rap dan bagasting diharapkan dapat selesai sesuai dengan standar kualitas yang diharapkan.

“Progres pemasangan besi rap dan bagasting secara bertahap terus di lakukan dengan teliti. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan jalan rabat beton ini dengan baik dan tepat waktu,” ujar Danki satgas TMMD Ke-124 Kodim 0812 Lamongan Lettu Arh Nanang Wijayanto

Dengan progres ini, Satgas TMMD Ke-124 Kodim 0812 Lamongan menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program TMMD ke 124 Kodim 0812 Lamongan dengan profesional dan penuh tanggung jawab, serta memastikan bahwa program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lamongan demi memajukan perekonomian warga.

Babinsa Koramil Kraton Laksanakan Pendampingan Penyerapan Gabah, Pastikan Stabilitas Harga bagi Petani

Pasuruan, Sabtu (10/05/2025) — Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0819-03/Kraton, Sertu M. Arifin, melaksanakan kegiatan pendampingan serap gabah petani di Dusun Dawan Mas RT 01 RW 08, Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat, 9 Mei 2025, mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara TNI dan petani dalam memperlancar proses penyerapan gabah hasil panen, sekaligus memastikan harga gabah tetap stabil di tingkat petani. Dalam pendampingannya, Sertu M. Arifin turut membantu proses pengumpulan dan distribusi gabah hasil panen dari lahan pertanian warga setempat.

“Pendampingan ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani, serta dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional,” ujar Sertu M. Arifin di sela-sela kegiatan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pertanian di wilayah binaannya diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat kepada para petani, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari warga serta para petani setempat.

Serapan Gabah Berhasil di Desa Karangrejo, TNI Dukung Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Petani

Madiun, – Anggota Koramil 0803-05/Wungu, Serda Eko melaksanakan kegiatan pendampingan serapan gabah (Sergab) panen padi di wilayah Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun yang dibeli oleh Bulog pada Sabtu (10/5).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari program Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mengawal ketahanan pangan nasional. Serda Eko memastikan bahwa proses pembelian gabah oleh Bulog berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami berkomitmen untuk membantu para petani dalam menjaga stabilitas harga gabah dan memastikan kesejahteraan mereka. Pendampingan ini juga bertujuan untuk menjaga pasokan beras nasional tetap aman,” ujar Serda Eko.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Eko juga memberikan penyuluhan kepada para petani tentang pentingnya menjaga kualitas gabah untuk memenuhi standar yang ditetapkan oleh Bulog. Para petani di Desa Karangrejo menyambut positif kehadiran anggota Koramil dalam mendampingi proses serapan gabah ini.

Sutrisno, petani asal desa Karangrejo mengapresiasi kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Koramil 0803-05/Wungu. “Dengan adanya pendampingan dari TNI, kami merasa lebih aman dan terlindungi. Kami harap kerja sama ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kesejahteraan petani di desa kami,” tuturnya.

Panen padi di Desa Karangrejo kali ini mencatat hasil yang cukup memuaskan. Bulog berhasil menyerap gabah dari petani sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP), sehingga memberikan keuntungan yang layak bagi para petani.

Koramil 0803-05/Wungu akan terus melaksanakan pendampingan serupa di desa-desa lain dalam wilayah tanggung jawabnya untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Pencegahan Banjir di Madiun, Babinsa Bersama Warga Gelar Pembersihan Selokan Secara Gotong Royong

MADIUN – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Babinsa Desa Kenongorejo Koramil 0803/10 Pilangkenceng, Serma Nopi Tri Cahyanto bersama warga setempat menggelar kegiatan kerja bakti pembersihan selokan pada hari Sabtu (10/5).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan RT 31 RW 04 Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun ini bertujuan untuk mencegah banjir serta meningkatkan kebersihan lingkungan desa.

Serma Nopi Tri Cahyanto, selaku Babinsa Desa Kenongorejo, mengatakan bahwa kegiatan pembersihan selokan merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi masalah genangan air selama musim hujan.

“Pembersihan selokan secara berkala sangat penting untuk memastikan aliran air tetap lancar, terutama saat curah hujan tinggi. Kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong di masyarakat,” ujar Serma Nopi.

Dalam pelaksanaannya, warga secara antusias berpartisipasi dengan membawa peralatan seperti cangkul, sekop, dan sabit untuk membersihkan selokan dari sampah dan lumpur yang mengendap. Kegiatan ini dilakukan secara bergotong royong, mencerminkan nilai kebersamaan yang masih kuat di kalangan masyarakat desa.

Ketua RT 31, Bapak Sumarno, mengapresiasi peran aktif Babinsa dalam menggerakkan masyarakat. “Kami berterima kasih atas inisiatif dan dukungan dari Babinsa. Kegiatan seperti ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antar warga,” ungkapnya.

Selain pembersihan selokan, kegiatan juga dilanjutkan dengan sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air.

Kegiatan kerja bakti pembersihan selokan ini merupakan bagian dari program rutin TNI untuk membantu masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan terhindar dari berbagai penyakit serta bencana alam seperti banjir.

Dandim 0820/Probolinggo Hadiri Perayaan Harjakapro ke-279, Rayakan Budaya dan Pendidikan Bersama Masyarakat

Probolinggo, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya P bersama jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupatan Probolinggo menghadiri semarak budaya dalam rangka tasyakuran perayaan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-279 dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Sabtu (10/5/2025).

Salah satu yang menarik dalam gelaran tersebut adalah sesi rebutan lima gunungan hasil bumi yang disusun menjulang tinggi, gunungan tersebut berisi aneka hasil panen seperti sayur-mayur, buah-buahan hingga jajanan tradisional. Masyarakat yang berhasil merebut sebagian isi gunungan diyakini akan mendapatkan keberkahan dan kemakmuran.

Letkol Arh Iwan Hermaya P mengatakan rasa syukur dan bangganya atas antusiasme masyarakat dalam merayakan Harjakapro ke-279. Kita rayakan dengan sederhana namun penuh makna tradisi sedekah bumi ini bukan sekedar seremoni, tapi bagian dari identitas kita sebagai masyarakat Kabupaten Probolinggo yang menjunjung tinggi kebersamaan, gotong royong dan rasa syukur.

“Kegiatan ini merupakan bentuk konkret pelestarian budaya sekaligus penguat rasa cinta masyarakat terhadap Kabupaten Probolinggo, Saya berharap tradisi seperti ini bisa menjadi daya tarik pariwisata budaya yang mampu mendongkrak perekonomian lokal dan sangat penting untuk membangun ruang-ruang ekspresi bagi seni dan budaya lokal,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya P.

Ditambahkan Dandim bahwa pihaknya akan mendukug Pemda untuk menjadikan Kabupaten Probolinggo sebagai kabupaten yang maju secara infrastruktur, budaya dan pariwisata. Harapannya ke depan wisatawan ini kemudian datang menikmati keindahan Bromo tetapi juga mengenal dan mencintai budaya Kabupaten Probolinggo.

Mari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Probolinggo terus bersatu membangun daerah. Harapannya perayaan Harjakapro di masa depan bisa lebih meriah dan menjadi kebanggaan bersama. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. “Mari kita akhiri peringatan Harjakapro ini dengan tekad menjaga semangat pelayanan dan semangat pembangunan, rawat harmoni dan kedamaian serta memberi ruang seluas-luasnya bagi kreativitas, inovasi dan budaya lokal,”tuturnya.

Untuk diketahui perayaan Harjakapro ke-279 ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Probolinggo tidak hanya kaya akan sumber daya alam tetapi juga memiliki kekuatan sosial budaya yang luar biasa untuk menopang kemajuan daerah, tradisi seperti ruwatan agung dan sedekah bumi menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan yang penuh harapan.