Prajurit TNI Dirikan Rumah Pintar di Magetan, Wujud Bela Negara di Zaman Modern

Magetan,- Kodim 0804/Magetan bangga memiliki sosok prajurit seperti Pelda Masyhuriah. Di tengah kesibukannya sebagai anggota TNI, Pelda Masyhuriah menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak dengan mendirikan Rumah Pintar Nawasena. Ia berkomitmen mendidik generasi penerus.

Rumah Pintar Nawasena berdiri di Kelurahan Panekan, Magetan, sebagai tempat belajar yang memupuk karakter dan kecintaan terhadap Indonesia. Didirikan sejak 2022, rumah ini memberi kesempatan bagi anak-anak PAUD, TK, dan SD sekitar untuk mengasah wawasan kebangsaan. Jumat (8/11/2024).

Selain memberikan ilmu pengetahuan, Pelda Masyhuriah juga menanamkan nilai-nilai Pancasila, cinta lingkungan, dan disiplin. Hal ini dilakukan sebagai wujud bela negara, membantu mencerdaskan generasi muda, dan mempersiapkan mereka menjadi penerus bangsa yang berintegritas.

Menurut Pelda Masyhuriah, Rumah Pintar Nawasena merupakan tempat bela negara modern. “Ini adalah bentuk bela negara di era modern, membantu anak-anak mencintai tanah air sejak dini,” ujarnya di Nawasena.

Pendirian rumah pintar ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemkab Magetan, yang bahkan memberikan lahan untuk lokasi Nawasena. Pemkab berharap, rumah pintar ini mampu meningkatkan minat baca dan nasionalisme generasi muda Magetan.

Pelda Masyhuriah berharap Rumah Pintar Nawasena dapat terus menginspirasi generasi muda dan membawa Indonesia menuju cita-cita besar di tahun 2045. “Indonesia belajar, cerdas, maju, dan sejahtera dimulai dari pendidikan,” ungkapnya.

Kodim 0807/Tulungagung dan Ratusan Prajurit TNI Tanam 1.250 Pohon Produktif di Pagerwojo untuk Kelestarian Alam

Tulungagung,– Ratusan prajurit TNI AD dari Kodim 0807/Tulungagung bersama Korem 081/DSJ menanam 1.250 pohon produktif di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung. Kegiatan ini bertujuan melestarikan alam dan menjaga keseimbangan ekosistem. Rabu (06/11/2024)

Penanaman pohon dilakukan di area berketinggian, dengan bibit pohon sukun, akasia, trembesi, salam, sono, dan mahoni yang diangkut menggunakan karung untuk mempermudah distribusi. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh TNI, namun juga oleh Polri, Dinas Lingkungan Hidup, Perhutani, serta masyarakat setempat.

Kapenrem 081/DSJ Mayor Cpl Eko Sudarto menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kelestarian alam. “Penanaman pohon ini merupakan upaya bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan yang akan membawa manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Mayor Cpl Eko Sudarto menambahkan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program unggulan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yaitu “TNI AD Menyatu dengan Alam,” yang bertujuan mendekatkan TNI pada upaya konservasi lingkungan di daerah.

Penanaman pohon ini memiliki banyak manfaat, termasuk mengurangi risiko tanah longsor, menjaga sumber air, dan meningkatkan kualitas udara. “Akar pohon berperan dalam menyerap dan mengikat air tanah, sehingga ketersediaan air tetap melimpah,” jelas Mayor Cpl Eko Sudarto.

Harapannya, aksi penanaman pohon ini dapat mengedukasi masyarakat dan mengajak mereka terlibat dalam menjaga kelestarian alam, demi lingkungan yang lebih sehat dan lestari di masa mendatang.

Kapendam Brawijaya Apresiasi Penyerahan Penghargaan pada Kelompok Tani

Surabaya,- Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati, S.Sos, mengapresiasi penyerahan penghargaan kepada Petani Milenial Inovatif Jatim atau PMIJ yang berlangsung di Luxe Hotel, Kota Surabaya. Kamis (07/11/2024).

Penyerahan penghargaan itu diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kerja keras para petani dalam meningkatkan produksi pertanian, yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Hal itu, dikatakan oleh Kapendam V/Brawijaya dalam kehadirannya di sebuah ulang salah satu media lokal yang ada di Jawa Timur.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial,” ujar Kapendam V/Brawijaya.

Pada kesempatan itu juga, Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati, menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah, TNI, dan para petani untuk mencapai swasembada pangan yang kuat dan berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi usaha dan kerja keras para petani yang berjuang di lapangan. Mereka adalah pahlawan dalam menciptakan ketahanan pangan bagi bangsa ini,” ujar Kolonel Kav Donan.

Penghargaan itu, diharapkan bisa menjadi motivasi bagi kelompok tani lain untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.

Kapendam Brawijaya menegaskan jika pihak Kodam juga menyatakan komitmennya untuk mendukung para petani dengan memberikan pendampingan serta pelatihan teknis guna meningkatkan keterampilan dalam bidang pertanian.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan petani semakin erat, sehingga program ketahanan pangan nasional dapat terlaksana dengan lebih baik, khususnya di wilayah Jawa Timur,” pintanya.

Kodam V/Brawijaya Gelar Komunikasi Sosial, Rajut Persatuan Bangsa Lewat Pemberdayaan Komunitas

Surabaya,– Waster Kasdam V/Brawijaya Letkol CZI Donny Pramudya Mahardi, S.E., memimpin kegiatan penyelenggaraan komunikasi sosial bersama komponen bangsa di aula Makodam V/Brawijaya pada Kamis, 7 November 2024.

Mengusung tema “Merajut Persatuan dalam Keberagaman melalui Pemberdayaan Komunitas,” kegiatan ini bertujuan mempererat persatuan dan semangat gotong-royong di tengah masyarakat. Melalui sinergi ini, Kodam V/Brawijaya mengajak semua pihak aktif berkontribusi.

Sebagai narasumber, Pabandya Wanwil Sterdam V/Brawijaya Letkol Inf Budi Santoso, S.Pd., menekankan pentingnya pemberdayaan komunitas untuk mendukung stabilitas nasional. Hal ini mencakup aspek sosial, ekonomi, dan keamanan.

Kegiatan komunikasi sosial ini juga merupakan bagian dari program tahunan Kodam V/Brawijaya. Program ini bertujuan menciptakan keterpaduan antar komponen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain diskusi, kegiatan diisi dengan sesi tanya jawab, memberi kesempatan peserta menyampaikan pandangan dan aspirasi. Interaksi ini diharapkan mempererat hubungan Kodam dengan berbagai komunitas di Jawa Timur.

Harapan besar agar kegiatan ini memperkuat persatuan dalam keberagaman. Dengan kebersamaan dan pemberdayaan komunitas, diharapkan bangsa Indonesia semakin solid menghadapi tantangan masa depan.

Kasdam V/Brawijaya Pimpin Rapat Persiapan Kunjungan Menteri PPPA RI di Surabaya

Surabaya,– Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Endro Satoto, S.I.P., M.M., M. Han., memimpin rapat persiapan kunjungan kerja Menteri PPPA RI, Ibu Arifah Fauzi, di wilayah Surabaya.

Rapat yang berlangsung pada Kamis, 7 November 2024, membahas detail persiapan penyambutan Menteri PPPA RI di SMP Kartika IV-1 Surabaya. Kunjungan ini dijadwalkan pada Sabtu, 9 November 2024.

Dalam rapat tersebut, Danyonif 500/Sikatan Mayor Inf Danang Rahmayanto, S.I.P., M.M., sebagai penanggung jawab acara, memaparkan rencana pelaksanaan dan mekanisme kunjungan kerja menteri.

Kegiatan ini bertujuan memastikan persiapan berlangsung lancar, termasuk kesiapan lokasi dan pengamanan untuk menjamin kelancaran agenda Menteri PPPA RI. Rencana detail tersebut disampaikan kepada Kasdam V/Brawijaya.

Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Endro Satoto, S.I.P., M.M., M. Han. berharap seluruh jajaran bekerja maksimal dan memperhatikan setiap detail untuk menyukseskan kunjungan menteri. Dengan koordinasi yang baik, acara diharapkan berjalan aman dan tertib.

Harapannya, kunjungan Menteri PPPA ini dapat mendorong perhatian lebih terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Jawa Timur, khususnya dalam lingkungan pendidikan.

Koptu Parnianto: Saat Wayang Jadi Jembatan Babinsa Menyapa Masyarakat

Nganjuk,- Koptu Parnianto, seorang Babinsa di Kodim 0810/Nganjuk, memiliki cara unik dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Ia memanfaatkan seni wayang, warisan budaya adiluhung, sebagai jembatan komunikasi yang efektif dan humanis.

Ketertarikannya pada wayang berawal dari kebiasaan masa kecilnya menonton pertunjukan wayang. Ia pun belajar membuat wayang dari kardus dan mendalaminya hingga kini. Bagi Koptu Parnianto, wayang bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarat akan filosofi kehidupan.

“Wayang mengajarkan tentang toleransi, dialog dalam perbedaan, dan nilai-nilai keutamaan hidup. Semua itu relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Koptu Parnianto.

Salah satu contoh penerapannya adalah ketika ia menyampaikan pesan tentang bahaya membakar lahan di musim kemarau. Ia menyelipkan kisah Batara Brahma, dewa api dalam mitologi Jawa, dalam setiap dialognya dengan masyarakat.

Tak hanya itu, Koptu Parnianto juga memanfaatkan tokoh-tokoh pewayangan seperti Petruk, Gareng, dan Bagong untuk memperkenalkan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada anak-anak. Metode ini dinilai efektif karena mudah dipahami dan membekas di ingatan.

Dandim 0810/Nganjuk, Letkol Inf Andi Sasmito, mengapresiasi dedikasi dan kreativitas Koptu Parnianto. Ia berharap upaya pelestarian budaya dan pendekatan humanis ini dapat diteruskan dan menginspirasi para Babinsa lainnya.

Diharapkan, metode Komunikasi yang unik ini dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan agar pesan-pesan kebangsaan dan kemasyarakatan dapat tersampaikan dengan baik dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

Bersama BPIP, Perguruan Silat Mojokerto Kobarkan Semangat Kebangsaan dan Implementasi Pancasila di Era Digital

Mojokerto,- Sebanyak 17 perguruan pencak silat di wilayah Mojokerto menunjukkan komitmennya dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Komitmen ini diwujudkan dalam kegiatan “Implementasi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda”, Rabu (6/11) di Aston Mojokerto Hotel Conference Center.

Acara yang digagas oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI ini dihadiri langsung oleh Direktur Pengkajian Implementasi Ideologi Pancasila BPIP RI, Dr. Irene Camelyn Sinaga, A.P., M.Pd. Turut hadir pula perwakilan dari Kodim 0815/Mojokerto, Kasdim Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., dan Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Drs. Teguh Gunarko, M.Si.

Dalam paparannya, Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., menyoroti pentingnya wawasan kebangsaan di era digital. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi berpotensi menggerus identitas dan karakter bangsa jika tidak diimbangi dengan pemahaman nilai-nilai luhur Pancasila.

“Di era modern ini, kita harus mampu memilah informasi dan tidak mudah terprovokasi. Kita perlu memperkuat karakter, etika, dan attitude agar tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mayor Arh Putu Ardana mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pendekar silat, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia berharap generasi muda dapat belajar dari sejarah keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat perpecahan internal.

Dr. Irene Camelyn Sinaga, A.P., M.Pd., menyampaikan materi tentang sejarah dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. Ia menegaskan bahwa Pancasila adalah ideologi yang mampu mempersatukan berbagai suku, agama, dan budaya di Indonesia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Drs. Teguh Gunarko, M.Si., mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, para pemuda di Mojokerto dan seluruh Indonesia dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kodim 0807/Tulungagung Tanam Ribuan Pohon untuk Lestarikan Lingkungan

Tulungagung,- Kodim 0807/Tulungagung menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menggelar kegiatan penanaman 1.250 pohon keras dan buah di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (6/11/2024).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pgs Pasiter Kodim 0807/Tulungagung, Kapten Arm Wasis Bintoro, ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait, menunjukkan sinergi yang solid dalam upaya pelestarian lingkungan.

Sebanyak 1.250 pohon yang ditanam terdiri dari 800 batang pohon sukun, 100 batang akasia, 75 batang trembesi, 75 batang salam, 100 batang sono, dan 100 batang mahoni. Penanaman difokuskan pada kawasan yang rawan bencana di wilayah Pagerwojo.

Kapten Arm Wasis Bintoro menyampaikan bahwa penanaman pohon keras dan buah ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk penghijauan, tetapi juga untuk menanggulangi erosi dan mencegah banjir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapten Arm Wasis menjelaskan bahwa pohon-pohon tersebut juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat, seperti hasil buah yang dapat dipanen dan peningkatan kualitas udara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penghijauan yang dicanangkan oleh pemerintah dan menjadi salah satu wujud nyata komitmen Kodim 0807/Tulungagung dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Diharapkan, kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama menjaga kelestarian alam demi masa depan yang lebih baik.

Satgas Yonif 512/QY di Kiwirok, Papua, Bangun Keakraban dan Kedekatan dengan Masyarakat Setempat Melalui Berbagai Kegiatan

Kiwirok,– Satgas Yonif 512/QY terus mempererat hubungan dengan masyarakat di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, melalui berbagai kegiatan bersama yang penuh kehangatan dan kebersamaan. Kedekatan ini menciptakan suasana akrab yang menyentuh hati warga. Senin (4/11/2024).

Dalam keseharian, anggota Satgas Yonif 512/QY berinteraksi langsung dengan masyarakat Kiwirok. Mereka berbagi cerita dan menjalani kegiatan bersama yang sederhana namun bermakna. Sikap akrab masyarakat terhadap Satgas mencerminkan rasa persaudaraan yang terjalin erat di antara mereka.

Salah satu warga, Mama Ball, menyampaikan harapan dan apresiasi atas kehadiran Satgas Yonif 512/QY di wilayahnya. “Kami merasa senang atas kehadiran Kaka-kaka Tentara dari Satgas Yonif 512/QY di tempat kami,” ujar Mama Ball penuh haru.

Satgas Yonif 512/QY tak hanya menciptakan rasa aman tetapi juga semangat kebersamaan dengan masyarakat setempat. Mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari warga sekitar dan memberikan rasa saling memiliki yang kuat di Kiwirok.

Berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti membantu pekerjaan harian, pelayanan kesehatan, dan berbagi pengetahuan, menjadi wujud nyata komitmen Satgas Yonif 512/QY. Mereka hadir tidak hanya untuk menjaga perbatasan RI-PNG tetapi juga sebagai keluarga besar masyarakat Papua.

Harapannya, ikatan kuat ini dapat semakin mempererat persaudaraan antara Satgas Yonif 512/QY dan masyarakat Kiwirok, menciptakan lingkungan Papua yang lebih aman, damai, dan sejahtera bagi semua warga.

Yayasan Kartika Jaya dan Goethe-Institut Hadirkan Science Film Festival 2024 di Surabaya, Peduli Lingkungan Sejak Dini

Surabaya,- Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang IV Brawijaya, Ny. Chrisma Virawanti, menunjukkan dukungan nyata terhadap kemajuan pendidikan dengan menghadiri Science Film Festival (SFF) 2024. Acara yang diselenggarakan oleh Goethe-Institut ini bertajuk “Emisi Nol Bersih dan Ekonomi Sirkular” dan digelar di SMA Kartika IV-3 Surabaya, Selasa (05/11/2024).

Kehadiran Ny. Chrisma Virawanti didampingi oleh Wakil Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang IV Brawijaya, Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 084, serta para pengurus yayasan. Dukungan ini menunjukkan komitmen Yayasan Kartika Jaya dalam memajukan pendidikan khususnya di bidang sains.

SFF 2024 merupakan ajang pemutaran film-film sains internasional dan eksperimen sains sederhana yang menyenangkan bagi siswa-siswi SD hingga SMA. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Emisi Nol Bersih dan Ekonomi Sirkular”.

Tema ini diangkat berdasarkan fenomena 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang menjadi isu utama dalam penyelamatan lingkungan. Melalui film dan eksperimen, SFF 2024 mengajak generasi muda untuk peduli terhadap dampak lingkungan terhadap kehidupan manusia.

Ny. Chrisma Virawanti menyampaikan harapannya agar SFF 2024 dapat menginspirasi anak didik untuk belajar sains dengan cara yang menarik dan interaktif.

Cultural Program Assistant Wisma Jerman, Dhahana Adi Pungkas, menjelaskan bahwa film-film yang ditayangkan disesuaikan dengan tingkat pendidikan mulai dari SD hingga SMA, bahkan beberapa film dapat dinikmati oleh anak-anak TK bersama keluarga.

Diharapkan, SFF 2024 dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa-siswi terhadap sains, serta menumbuhkan kepedulian terhadap isu-isu lingkungan hidup sejak dini.