Upacara Pembaretan di Madiun: Prajurit Infanteri Diharapkan Jadi Garda Terdepan untuk Bangsa

Madiun – “JANGAN PERNAH LUPAKAN JATI DIRIMU SEBAGAI TENTARA RAKYAT, TENTARA PEJUANG, TENTARA NASIONAL DAN TENTARA PROFESIONAL!” tegas Kolonel Infanteri Sugiatmono, Wakil Komandan Rindam V/Brawijaya. Pesan ini menggema saat beliau menyematkan baret dan brevet herbak kepada prajurit infanteri.

Upacara tradisi pembaretan bagi siswa Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri (Dikjurbaif) dan Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri (Dikjurtaif) ini berlangsung khidmat. Lokasi sakral yang dipilih adalah Waduk Bening, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, menjadi saksi pengukuhan para prajurit muda tersebut.

Turut hadir dalam momen penting ini Kolonel Infanteri Gandu selaku Kepala Bagian Latihan (Kabaglat) Rindam V/Brawijaya dan Letkol Infanteri Seco Wiguno, Komandan Secata. Kehadiran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Saradan serta orang tua siswa menambah haru dan bangga suasana.

Penyematan baret infanteri bukan sekadar seremonial, melainkan simbol tanggung jawab dan kehormatan baru yang kini disandang para prajurit. Kolonel Inf Sugiatmono menekankan agar pesan tentang jati diri tersebut senantiasa terpatri dalam setiap langkah pengabdian mereka kepada bangsa dan negara.

Diharapkan, para prajurit infanteri yang baru dibaretkan ini akan menjadi garda terdepan yang tangguh, profesional, dan selalu mencintai rakyat. Semoga mereka mampu mengemban amanah serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan penuh dedikasi dan kehormatan tinggi.